FEB

Penulis: admin

  • Pengabdian Masyarakat Internasional: Tiga Mahasiswa Magister Manajemen Asal Libya Latih UMKM Kuliner Mangkubumen  

    Pengabdian Masyarakat Internasional: Tiga Mahasiswa Magister Manajemen Asal Libya Latih UMKM Kuliner Mangkubumen  

    Tiga Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan pelatihan memasak kepada lebih dari dua puluh UMKM Kuliner Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024.

    Ketiga mahasiswa yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan melatih para Ibu-Ibu agar ahli memasak masakan asal yakni Libya Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia.

    Kegiatan yang mengangkat tema Pelatihan Arabian Food: Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food diinisiasi oleh Program Studi MM FEB UNS

    Mientansih, Ketua PKK Mangkubumen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FEB UNS,  yang telah memberikan pengetahuan kepada para Ibu-Ibu tentang masakan dari luar negeri, Libya.

    “Harapannya, dengan demo masakan dari Libya, Ibu-Ibu bisa mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya, nanti melihat bagaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa, bisa meniru dan kalo bisa juga untuk dijual. Ini dari unit PKK juga ada dapur masak semoga saling bertukar pengetahuan, terima kasih kepada mahasiswa UNS juga telah membantu” ungkap Ibu yang telah berusia  81 tahun itu.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi MM sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahaan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Retno Tanding Suryandari, S.E., M.E., Ph.D, Plt. Kepala Program Studi MM menambahkan, kegiatan ini untuk mewadahi keinginan masyarakat, khususnya pelaku UMKM Kuliner untuk mengenal masakan dari Libya.

    Lebih lanjut disampaikan, usai kegiatan ini, nantinya juga akan ada pendampingan bagi peserta yang memang benar-benar ingin belajar untuk dapat memasak masakan asal Libya ini dan mungkin jenis-jenis masakan lain selain empat jenis makanan yang telah didemokan.

    Usai memasak, seluruh peserta yang hadir mencicipi hidangan menu Libya yang telah disajikan.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • Prodi S-1 Manajemen Sosialisasikan Wirausaha Merdeka 2024

    Prodi S-1 Manajemen Sosialisasikan Wirausaha Merdeka 2024

    MBKM Wirausaha adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang difokuskan pada pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa Indonesia.

    MBKM Wirausaha merupakan program yang sangat membantu mahasiswa dalam rangka menyalurkan talenta-talenta yang belum terwadahi dalam kurikulum konvensional yang diselenggarakan oleh prodi, sehingga MBKM Wirausaha menjadi solusi.

    Program ini diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk memberikan mahasiswa kesempatan memperoleh pengalaman praktis di luar kurikulum akademik mereka melalui kegiatan kewirausahaan.

    Tahun 2024, Universitas Sebelas Maret (UNS) telah ditunjuk Kemendikbudristek untuk menjadi host di MBKM Wirausaha. Kegiatan di tahun ini adalah kelanjutan tahun-tahun sebelumnya, tahun kemarin ada beberapa mahasiswa FEB yang lolos di program MBKM Wirausaha.

    Pernyataan itu disampaikan Sarwoto, S.E., M.Sc., Ph.D., LSS.Cp. Plt. Kepala Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS pada kegiatan Sosialisasi Wirausaha Merdeka 2024, Selasa 3 September 2024 secara daring.

    Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Prodi S-1 Manajemen kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen.

    Kaprodi mengatakan Prodi S-1 Manajemen adalah prodi yang sangat akomodatif dengan MBKM. Prodi Manajemen tidak hanya menawarkan MBKM wirausaha, tapi untuk semuanya, 8 bidang MBKM, MBKM  wirausaha salah satunya.

    “Setiap semester ada pesertanya, kami berharap dari mahasiswa prodi manajemen bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menyalurkan talenta, mensimulasikan wirausaha yang didampingi oleh para mentor sehingga bisa menjadi wirausaha yang berbobot.” jelasnya memberi semangat.

    Kaprodi juga memastikan mahasiswa yang mengikuti MBKM wirausaha bukan menjadi pedagang biasa tapi menjadi wirausaha.

    “Ingat, ikut seleksinya, jika diterima, lapor ke prodi,  jangan berhenti kuliah sebelum dinyatakan diterima agar tidak ada masalah” tegasnya.

    Bagi mahasiswa yang perlu penjelasan lebih lanjut terkait MBKM, Kaprodi sangat terbuka untuk membantu.

    Sementara itu,  Koordinator Bidang MBKM Kewirausahaan Prodi S1 Manajemen FEB UNS Dila Maghrifani, S.E., B.Sc., M.Sc.,Ph.D menjelaskan di kegiatan Wirausaha Merdeka 2024 mahasiswa akan mendapatkan benefit yakni acess funding, coaching clinic, startup community serta expo and business matching.

    Di kegiatan ini, Mahasiswa berpeluang mendapatkan akses pendanaan dari venture capital, government, community dan university. Mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dan mentoring oleh praktisi bisnis dan praktik secara langsung di UKM untuk pengembangan bisnis. Mahasiwa dapat membangun jaringan dengan sesama wirausahawan, mentor dan investor yang bisa membuka peluang kolaborasi, pembelajaran dan pendanaan.

    Selain itu, mahasiswa berkesempatan emas untuk memasarkan produk atau jasa startup kepada calon investor, mitra bisnis dan pelanggan potensial mahasiswa.

    Menjawab pertanyaan salah satu peserta terkait ide bisnis, Dila menyampaikan untuk gambaran  ide bisnis itu tidak perlu terlalu detil.

    “Untuk ide bisnis kalian,  tidak perlu sedetil mungkin, intinya ketika menjelaskan ide bisnis kalian  why, what, how bisa kalian sampaikan. Why mengapa bisnis kalian berdiri, identifikasi ada masalah apa di market yang pengen kalian tuju sehingga menjadikan bisnis ini; What, apa bisnis kalian, misalkan produknya apa, fitur-ftur produkya apa, benefit dari produk itu apa yang menyelesaikan permasalahan dari target market yang kalian tuju;  How, secara garis besar bagaimana kalian akan membuat bisnis ini akan dijangkau oleh target market kalian, misal lewat digital, atau lewat offline, pameran dan sebagainya” paparnya.

    Dila juga menyampaikan di Wirausaha Merdeka 2024 hanya menerima 400 mahasiswa S1, S2, S3 dari seluruh Indonesia. Diharapkan mahasiswa segera melakukan pendaftaran.

  • Three Libyan Students of FEB UNS Provide Training for PKK Mangkubumen in an International Community Service Program by MESP

    Three Libyan Students of FEB UNS Provide Training for PKK Mangkubumen in an International Community Service Program by MESP

    Three students of FEB UNS from Libya—Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, and Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan, providing training material to over twenty members of the Mangkubumen PKK (Family Welfare Program), on Tuesday, August 27, 2024. The three explained in detail on how to cook three Libyan cuisines namely the Mahlabia, Brack, Almubatana, and Rashtah Musqia.

    The agenda is conducted by the Master of Economics Development (MESP), Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS)  entitled “Arabian Food Training: Culinary Innovation through Arabian Food Product Diversification for Mangkubumen Culinary MSMEs.”

    Mientansih, the Leader of Mangkubumen PKK, in her remark extended her gratitude to FEB UNS, for introducing the attendees to Libyan cuisine. “Through this Libyan cooking demonstration, I hope the participants will gain as much knowledge as possible. They will see the process and results, and hopefully replicate it or even start selling it. We also have a cooking kitchen in the PKK unit, so we hope to exchange knowledge with the speakers. Thank you to the UNS students for their assistance,” said the 81-year-old Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Interim Vice Dean for Academic Affairs, Research, and Student Affairs, thanked all participants for attending the agenda. Such community service activities are a routine endeavor for the MESP FEB UNS, representing a collaboration between faculty members and students to benefit the community.

    She further noted that the event qualifies as international community service because it involved not only UNS team members but also international participants. “This activity focuses on the development of culinary MSMEs, with Libyan student speakers and participants from the PKK group. It empowers women who were previously unaware of foreign cuisines and now have the opportunity to learn and potentially start side businesses,” she explained.

    The community service involved students from undergraduate, master’s, and doctoral programs. The outcomes of the event will be disseminated through YouTube videos, printed media, the FEB UNS website, and publications in community service journals.

    Concluding the event, Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., expressed gratitude to all attendees, including PKK members, leadership, FEB UNS lecturers, and students.

    “I hope this activity introduces Libyan cuisine and cooking methods to a wider audience, and that participants enjoy the dishes. If they align with our culture, they might be incorporated into our cuisine. Thank you, Middle Eastern food is truly delicious,” he concluded.

  • Digital Business Study Program Introduces Libyan Culinary Innovation in an International Community Service

    Digital Business Study Program Introduces Libyan Culinary Innovation in an International Community Service

    Digital Business Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS)  hosted an International Community Service entitled “Arabian Food Training: Culinary Innovation through Arabian Food Product Diversification for Mangkubumen Culinary MSMEs,” Tuesday, August 27, 2024, in Karanganyar. Three students of FEB UNS from Libya—Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, and Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan, providing training material to over twenty members of the Mangkubumen PKK (Family Welfare Program).

    The three explained in detail on how to cook three Libyan cuisines namely the Mahlabia, Brack, Almubatana, and Rashtah Musqia.

    Mientansih, the Leader of Mangkubumen PKK, in her remark extended her gratitude to FEB UNS, for introducing the attendees to Libyan cuisine. “Through this Libyan cooking demonstration, I hope the participants will gain as much knowledge as possible. They will see the process and results, and hopefully replicate it or even start selling it. We also have a cooking kitchen in the PKK unit, so we hope to exchange knowledge with the speakers. Thank you to the UNS students for their assistance,” said the 81-year-old Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Interim Vice Dean for Academic Affairs, Research, and Student Affairs, thanked all participants for attending the agenda. Such community service activities are a routine endeavor for the Digital Business Study Program FEB, representing a collaboration between faculty members and students to benefit the community.

    She further noted that the event qualifies as international community service because it involved not only UNS team members but also international participants. “This activity focuses on the development of culinary MSMEs, with Libyan student speakers and participants from the PKK group. It empowers women who were previously unaware of foreign cuisines and now have the opportunity to learn and potentially start side businesses,” she explained.

    The community service involved students from undergraduate, master’s, and doctoral programs. The outcomes of the event will be disseminated through YouTube videos, printed media, the FEB UNS website, and publications in community service journals.

    Concluding the event, Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., expressed gratitude to all attendees, including PKK members, leadership, FEB UNS lecturers, and students.

    “I hope this activity introduces Libyan cuisine and cooking methods to a wider audience, and that participants enjoy the dishes. If they align with our culture, they might be incorporated into our cuisine. Thank you, Middle Eastern food is truly delicious,” he concluded.

  • Libyan Students of FEB UNS Introduces Arabian Cooking in an International Community Service by Development Economics Study Program

    Libyan Students of FEB UNS Introduces Arabian Cooking in an International Community Service by Development Economics Study Program

    Three students of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) from Libya—Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, and Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan—served as cooking trainer for over twenty members of the Mangkubumen PKK (Family Welfare Program), Tuesday, August 27, 2024, in Karanganyar.

    The three provided training on how to cook three Libyan cuisines namely the Mahlabia, Brack, Almubatana, and Rashtah Musqia. This training is part of an International Community Service Program conducted by the Development Economy Study Program FEB UNS.

    Mientansih, the Leader of Mangkubumen PKK, in her remark extended her gratitude to FEB UNS, for introducing the attendees to Libyan cuisine. “Through this Libyan cooking demonstration, I hope the participants will gain as much knowledge as possible. They will see the process and results, and hopefully replicate it or even start selling it. We also have a cooking kitchen in the PKK unit, so we hope to exchange knowledge with the speakers. Thank you to the UNS students for their assistance,” said the 81-year-old Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Interim Vice Dean for Academic Affairs, Research, and Student Affairs, thanked all participants for attending the agenda. Such community service activities are a routine endeavor for Development Economy Study Program FEB, representing a collaboration between faculty members and students to benefit the community.

    She further noted that the event qualifies as international community service because it involved not only UNS team members but also international participants. “This activity focuses on the development of culinary MSMEs, with Libyan student speakers and participants from the PKK group. It empowers women who were previously unaware of foreign cuisines and now have the opportunity to learn and potentially start side businesses,” she explained.

    The community service involved students from undergraduate, master’s, and doctoral programs. The outcomes of the event will be disseminated through YouTube videos, printed media, the FEB UNS website, and publications in community service journals.

    Concluding the event, Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., expressed gratitude to all attendees, including PKK members, leadership, FEB UNS lecturers, and students.

    “I hope this activity introduces Libyan cuisine and cooking methods to a wider audience, and that participants enjoy the dishes. If they align with our culture, they might be incorporated into our cuisine. Thank you, Middle Eastern food is truly delicious,” he concluded.

  • International Community Service, Management Study Program Introduces Libyan Cuisine

    International Community Service, Management Study Program Introduces Libyan Cuisine

    Over twenty members of the Mangkubumen PKK (Family Welfare Program) take part in an International Community Service hosted by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), on Tuesday, August 27, 2024, in Karanganyar. Three students of FEB UNS from Libya—Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, and Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan, explained in detail on how to cook three Libyan cuisines namely the Mahlabia, Brack, Almubatana, and Rashtah Musqia.

    Mientansih, the Leader of Mangkubumen PKK, in her remark extended her gratitude to FEB UNS, for introducing the attendees to Libyan cuisine. “Through this Libyan cooking demonstration, I hope the participants will gain as much knowledge as possible. They will see the process and results, and hopefully replicate it or even start selling it. We also have a cooking kitchen in the PKK unit, so we hope to exchange knowledge with the speakers. Thank you to the UNS students for their assistance,” said the 81-year-old Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Interim Vice Dean for Academic Affairs, Research, and Student Affairs, thanked all participants for attending the agenda. Such community service activities are a routine endeavor for Management Study Program FEB, representing a collaboration between faculty members and students to benefit the community.

    She further noted that the event qualifies as international community service because it involved not only UNS team members but also international participants.

    “This activity focuses on the development of culinary MSMEs, with Libyan student speakers and participants from the PKK group. It empowers women who were previously unaware of foreign cuisines and now have the opportunity to learn and potentially start side businesses,” she explained.

    The community service involved students from undergraduate, master’s, and doctoral programs. The outcomes of the event will be disseminated through YouTube videos, printed media, the FEB UNS website, and publications in community service journals.

    Concluding the event, Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., expressed gratitude to all attendees, including PKK members, leadership, FEB UNS lecturers, and students.

    “I hope this activity introduces Libyan cuisine and cooking methods to a wider audience, and that participants enjoy the dishes. If they align with our culture, they might be incorporated into our cuisine. Thank you, Middle Eastern food is truly delicious,” he concluded.

  • Introducing Arabian Food, Accounting Study Program Hosted an International Community Service

    Introducing Arabian Food, Accounting Study Program Hosted an International Community Service

    The Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), hosted an International Community Service entitled “Arabian Food Training: Culinary Innovation through Arabian Food Product Diversification for Mangkubumen Culinary MSMEs,” on Tuesday, August 27, 2024, in Karanganyar.

    Three students of FEB UNS from Libya—Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, and Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan, served as the main speaker for the international community service.

    In this occasion they introduces three Libyan cuisines namely the Mahlabia, Brack, Almubatana, and Rashtah Musqia to over twenty members of the Mangkubumen PKK (Family Welfare Program), led by Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Interim Vice Dean for Academic Affairs, Research, and Student Affairs, thanked all participants for attending the agenda. Such community service activities are a routine endeavor for Accounting Study Program FEB, representing a collaboration between faculty members and students to benefit the community.

    Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA., Head of Accounting Study Program stated that this activity served as a networking opportunity between FEB UNS faculty members and the Mangkubumen community.

    “In this agenda three Libyan student speakers introduces on how to cook Libyan cuisine to the Mangkubumen culinary MSMEs. Hopefully, it can broaden their culinary knowledge and  adding to the diversity of cuisines in Surakarta and particularly in Mangkubumen,” he explained.

    Lecturers from the Accounting Study Program FEB UNS, also contribute to the accomplishment of the excellent community service, by assisting the PKK member and culinary entrepreneurs in Surakarta. The event qualifies as international community service because it involved not only UNS team members but also international participants.

    The community service involved students from undergraduate, master’s, and doctoral programs. The outcomes of the event will be disseminated through YouTube videos, printed media, the FEB UNS website, and publications in community service journals.

    Concluding the event, Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., expressed gratitude to all attendees, including PKK members, leadership, FEB UNS lecturers, and students.

    “I hope this activity introduces Libyan cuisine and cooking methods to a wider audience, and that participants enjoy the dishes. If they align with our culture, they might be incorporated into our cuisine. Thank you, Middle Eastern food is truly delicious,” he concluded.

  • Tiga Mahasiswa FEB Asal Libya Latih Pengurus PKK Mangkubumen di Pengabdian Masyarakat Internasional MESP

    Tiga Mahasiswa FEB Asal Libya Latih Pengurus PKK Mangkubumen di Pengabdian Masyarakat Internasional MESP

    Tiga Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)  dari Libya yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan memberikan pelatihan memasak kepada lebih dari dua puluh Pengurus PKK Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024 di Karanganyar.

    Ketiganya melatih cara memasak masakan asal Libya Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia.

    Kegiatan ini merupakan agenda dari Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi Studi Pembangunan (MESP) UNS dengan tema Pelatihan Arabian Food: Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food untuk UMKM Kuliner Mangkubumen.

    Mientansih, Ketua PKK Mangkubumen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FEB UNS,  yang telah memberikan pengetahuan kepada para Ibu-Ibu tentang masakan dari luar negeri, Libya.

    “Harapannya, dengan demo masakan dari Libya, Ibu-Ibu bisa mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya, nanti melihat bagaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa, bisa meniru dan kalo bisa juga untuk dijual. Ini dari unit PKK juga ada dapur masak semoga saling bertukar pengetahuan, terima kasih kepada mahasiswa UNS juga telah membantu” ungkap Ibu yang telah berusia  81 tahun itu.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi MESP sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahaan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Di pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa S-1, S-2 dan S-3. Untuk luaran dari kegiatan ini dalam bentuk tayangan di youtube, media cetak, website FEB UNS, publikasi, jurnal pengabdian, sebagai bentuk diseminasi.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • Pengabdian Masyarakat Internasional Program Studi S-1 Bisnis Digital, Hadirkan Inovasi Kuliner Libya

    Pengabdian Masyarakat Internasional Program Studi S-1 Bisnis Digital, Hadirkan Inovasi Kuliner Libya

    Program Studi S-1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan pengabdian masyarakat Internasional dengan tema Pelatihan Arabian Food: Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food untuk UMKM Kuliner Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024 di Karanganyar.

    Di kegiatan itu, Mahasiswa FEB  dari Libya yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan memberikan pelatihan memasak kepada lebih dari dua puluh Pengurus PKK Mangkubumen.

    Ketiganya melatih cara memasak masakan asal Libya Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia.

    Pelatihan memasak ini merupakan agenda kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi S-1 Bisnis Digital FEB UNS.

    Mientansih, Ketua PKK Mangkubumen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FEB UNS,  yang telah memberikan pengetahuan kepada para Ibu-Ibu tentang masakan dari luar negeri, Libya.

    “Harapannya, dengan demo masakan dari Libya, Ibu-Ibu bisa mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya, nanti melihat bagaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa, bisa meniru dan kalo bisa juga untuk dijual. Ini dari unit PKK juga ada dapur masak semoga saling bertukar pengetahuan, terima kasih kepada mahasiswa UNS juga telah membantu” ungkap Ibu yang telah berusia  81 tahun itu.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi S-1 Bisnis Digital sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahaan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Di pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa S-1, S-2 dan S-3. Untuk luaran dari kegiatan ini dalam bentuk tayangan di youtube, media cetak, website FEB UNS, publikasi, jurnal pengabdian, sebagai bentuk diseminasi.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • Mahasiswa FEB Asal Libya Latih Memasak di Pengabdian Masyarakat Internasional Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan

    Mahasiswa FEB Asal Libya Latih Memasak di Pengabdian Masyarakat Internasional Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan

    Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dari Libya yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan memberikan pelatihan memasak kepada lebih dari dua puluh Pengurus PKK Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024 di Karanganyar.

    Ketiganya melatih cara memasak masakan asal Libya, Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia.

    Pelatihan memasak ini merupakan agenda kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi)  S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS.

    Mientansih, Ketua PKK Mangkubumen dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada FEB UNS,  yang telah memberikan pengetahuan kepada para Ibu-Ibu tentang masakan dari luar negeri, Libya.

    “Harapannya, dengan demo masakan dari Libya, Ibu-Ibu bisa mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya, nanti melihat bagaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa, bisa meniru dan kalo bisa juga untuk dijual. Ini dari unit PKK juga ada dapur masak semoga saling bertukar pengetahuan, terima kasih kepada mahasiswa UNS juga telah membantu” ungkap Ibu yang telah berusia  81 tahun itu.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewiurausahan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Di pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa S-1, S-2 dan S-3. Untuk luaran dari kegiatan ini dalam bentuk tayangan di youtube, media cetak, website FEB UNS, publikasi, jurnal pengabdian, sebagai bentuk diseminasi.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.