Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) pada Selasa-Rabu, 8-9 Juli 2025 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.
Kunjungan tim asesor, Prof. Suyanto, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., dari Universitas Surabaya dan Prof. Ida Bagus Putu Purbadharmaja, S.E., M.E., dari Universitas Udayana dalam rangka asesmen lapangan Program Studi S2 Ekonomi dan Studi Pembangunan FEB UNS.

Dalam sambutannya dihadapan Dekanat, Kaprodi S2 Ekonomi dan Studi Pembangunan, Unit Penjaminan Mutu (UPM) serta Tim Taskforce Akreditasi, Prof. Suyanto menyampaikan bahwa kehadiran asesor adalah untuk mengonfirmasi beberapa hal yang tertuang dalam borang akreditasi prodi.

“Jadi, semua hal yang tertulis disana, tidak boleh hanya narasi tapi harus ada bukti. Bukti yang Ibu Bapak bisa tunjukkan meliputi regulasi dan bukti pelaksanaan. Kami akan bekerja cukup detil, jadi Ibu Bapak nanti akan harus konsisten jawabannya. nanti kita akan memberikan semua lembaran yang kita potret di lapangan. Biasanya di lapangan lebih cantik, Ibu Bapak, mohon nanti kerjanya semakin cepat, semakin baik.” tuturnya.

Dalam asesmen tersebut, sesi wawancara dilaksanakan oleh asesor Prof. Ida Bagus Putu Purbadharmaja. Wawancara dilakukan secara bertahap kepada user, alumni, dosen, dan mahasiswa pada hari pertama asesmen.

Hari kedua asesmen dilaksanakan peninjauan ke fasilitas FEB di

antaranya ruang Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P4M), ruang Fiscal Corner, ruang profesor, ruang arsiparis, ruang kelas, Aula Konimex, ruang kerja mahasiswa, dan Laboratorium Komputer. Dilanjutkan sesi penyampaian feedback, penandatangan berita acara asesmen lapangan dilanjutkan penutupan.
Kunjungan asesor LAMEMBA untuk akreditasi Prodi S2 Ekonomi dan Studi Pembangunan merupakan bentuk nyata komitmen terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena akselerasi dalam meningkatkan mutu akademik dan sistem penjaminan mutu akan menghasilkan lulusan yang kompeten, relevan, dan siap bersaing. Proses ini mendukung upaya penyelenggaraan pendidikan tinggi yang inklusif dan berstandar tinggi.






