FEB

Penulis: admin

  • UNS Signs MoU with the Expertise Board of DPR RI

    Universitas Sebelas Maret (UNS) signed a Memorandum of Understanding (MoU) with the Expertise Board of the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI), Thursday, May 27, 2021, in the Faculty of Economics and Business (FEB) UNS Hall. The ceremony was also broadcasted virtually.

    The MoU was signed directly by the Rector of UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M. Hum., and the Expertise Board of DPR RI, Dr. Inosentius Samsul, SH, M.Hum., witnessed by the Secretary-General of the DPR RI, Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si, and Vice-Rector for Planning, Partnership, Business, and Information Affairs UNS, Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si.

    The scope of the MoU includes the implementation of education and training such as research, studies, scientific activities, seminars and workshops, human resource competencies improvement and development, integrated management assistance in improving academic quality, and experts mentoring or Journal Peer-Reviewer.

    Additionally, the cooperation will also cover data sharing or open access to research or libraries, preparation of Response to the Constitutional Court, implementation of expert support in the formation of laws, preparation of academic texts, budget functions, and supervisory functions, as well as internship programs for lecturers/students at the Expertise Board of the Secretariat General of the DPR RI, and other activities agreed upon by the parties.

    After the MoU signatory ceremony, a seminar entitled “Guarding Accountability of the Pre-Employment Program during the Covid-19 Pandemic” was conducted, delivered by Rahmad Handoyo, S.Pi, MM, the Member of Commission IX DPR, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak., the Dean of FEB UNS, Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H. M.H., the Chairman of the UNS Academic Senate, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si., Vice Dean for Academic, Research, and Student Affairs FEB UNS, and Dr. Atmaji MM, the Head of the Management Study Program FEB UNS.

    In his speech, the Secretary-General of DPR RI, Dr. Indra Iskandar, states that the Covid-19 pandemic had encouraged the government to carry out policies to reduce the significant impact of the pandemic on the community. One of the policies implemented is the Pre-Employment Program to reduce the soaring open unemployment, as one of the major impacts of the economic contraction during the pandemic.

    “In terms of evaluation, we have a record of supervision activities carried out by DPR RI members on the implementation of the Pre-Employment Program in 2020 and 2021. To strengthen the analysis on the Pre-Employment Program management, the Center for State Financial Accountability Study (PK AKN), Expertise Board of the DPR RI, views that the collaboration and seminars inviting speakers from DPR RI members and UNS academic members are necessary to ensure that the studies conducted can be applied to the society,” he explained.

    Dr. Indra also hopes that various inputs will provide significant benefits for PK AKN to create studies that will support the supervisory function of the DPR RI, especially in the supervision of state finances.

    UNS Chancellor, Prof. Jamal Wiwoho, thanked the Expertise Board of DPR RI for trusting UNS in this cooperation. He hopes that the ideas and discussions with the seminar speakers can be beneficial both at the national and international levels, contributing to the significant improvement of employment quality in Indonesia.

    Meanwhile, the Dean of FEB UNS. Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak., conveyed that FEB UNS institutionally is willing to support the role and function of the Expertise Board of DPR RI in creating a Professional Parliament to support the 3 (three) main functions of the DPR RI, namely Monitoring, Budgeting, and Legislation.

    One of the main functions of the DPR is to supervise the implementation of government programs. In the academic realm, this function is closely related to accountability. FEB UNS, supported by study programs and research groups, is ready to support supervisory functions and scientific studies for the Expertise Board of DPR RI, including providing in-depth reviews and studies on the accountability of the Pre-Employment Program. (Humas FEB)

  • FEB UNS Adakan Silaturahmi Tahunan, Dekan Mengajak untuk Jaga Kekompakan

    FEB UNS Adakan Silaturahmi Tahunan, Dekan Mengajak untuk Jaga Kekompakan

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Silaturahmi Tahunan dan Halal Bihalal 1442 Hijriyah di Selasar FEB, Senin 17 Mei 2021.

    Kegiatan yang digelar usai Silaturahmi Tahunan di UNS itu diikuti oleh seluruh pimpinan FEB dan tenaga kependidikan.

    Di awal sambutannya, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com., (Hons)., Ph,D, Ak., Dekan  FEB menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 Hijriyah. Setelah sebulan lamanya menunaikan ibadah puasa hingga sampai pada hari kemenangan di hari raya. Permohonan maaf atas segala kesalahan juga disampaikan, atas nama pribadi maupun mewakili seluruh pimpinan FEB UNS.

    Menurutnya, silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menyatukan visi ke depan agar apa yang dilakukan memberikan manfaat, bagi diri pribadi, keluarga, institusi dan juga masyarakat.

    Seyogyanya acara ini diselenggarakan dengan mengundang seluruh keluarga besar FEB, seperti yang dilaksanakan sebelum pandemi.  Namun, karena kondisi yang belum memungkinkan, masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan terbatas dan tetap menjaga protokol kesehatan.  Hal ini diharapkan tidak akan mengurangi esensi silaturahmi.

    Prof. Djoko berharap agar seluruh sivitas akademika FEB selalu menjaga kekompakan dalam membawa misi FEB agar FEB menjadi lebih baik dan go internasional.

    “Berubahnya status UNS menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menuntut kita untuk semakin bekerja keras dan cepat. Perubahan-perubahan banyak sekali, tidak hanya pada struktur organisasinya, tapi juga perubahan dalam cara kerja, kita dituntut go internasional” tegasnya.

    Di akhir sambutannya, Prof. Djoko berharap seluruh keluarga besar FEB dalam keadaan sehat walafiat dan selalu mengoptimalkan diri untuk bekerja, pandemi bukan menjadi penghalang (Humas-FEB)

  • Dua Mahasiswa FEB Akan Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Dua Mahasiswa FEB Akan Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Shoffan Mujahid, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan berhasil meraih juara 1 pada pada Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FEB yang digelar secara daring, Senin,10 Mei 2021. Sementara itu, Dian Cita Putri, mahasiswa Prodi Manajemen sebagai juara ke 2.

    Dengan keberhasilan tersebut, Shoffan dan Dian  akan mewakili FEB untuk berlaga kembali di Seleksi Mawapres 2021 tingkat universitas.

    Tiga mahasiswa lainnya pada  Grand Final Pilmapres FEB  memiliki nilai yang tidak terpaut jauh dari kedua pemenang yaitu Raka Muhammad Iqbal dari Prodi Akuntansi, Namira Fairuz Wibowo dari Prodi Manajemen, dan Umu Ni’matun Nada Al Muhib dari Prodi Manajemen.

    Shoffan Mujahid dan Dian Cita Putri

    Tim juri Pilmapres FEB terdiri atas dosen FEB, Retno Tanding Suryandari, Ph.D, Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, Ariyanto Adhi Nugroho, M.Ec. Dev serta alumni FEB,  Arif Darmawan,M.A.

    Ketua Tim Juri, Retno Tanding, Ph.D. menyampaikan bahwa secara umum, kelima paper yang telah sampai pada juri memiliki satu topik yang unik. Namun di sisi lain, keunikan topik itu, agar menjadi suatu kekuatan perlu ditunjang dengan pendalaman literatur review. Demikian juga ide dan topik perlu dituangkan dengan lebih tajam.

    “Topik anda perlu dikupas lebih jauh lagi, digali dan dikembangkan agar menjadi paper ilmiah yang menarik. Dari sisi presentasi, luar biasa, power point yang disusun sangat menarik, demikian juga kemampuan menggunakan bahasa asing sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing ke depan, sudah menjadi satu kebutuhan yang harus ditingkatkan, apalagi jika mampu menguasai dua bahasa asing’  tegasnya.

    Dari kelima paper mahasiswa tersebut, sebagian besar menggunakan sisi pendekatan  aplikasi atau platform sebagai model untuk mengembangkan paper.

    Grand Final Mawapres FEB 2021

    Di akhir acara, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. mengapresiasi paper dan presentasi kelima mahasiswa pada Grand Final Pilmapres. 

    “Selamat kepada Mas Shoffan dan Mbak Dian yang telah berhasil untuk mewakili FEB menuju seleksi mawapres di tingkat universitas. Perlu diperhatikan, apa yang telah diarahkan tim juri terkait perbaikan paper dan presentasi. Bagi ketiga mahasiswa yang lain, jangan patah semangat. Jadikan ini sebagai pemicu untuk lebih giat beraktifitas di kegiatan kemahasiswaan baik di dalam maupun luar universitas” tutupnya menyemangati.

    Kelima mahasiswa mendapatkan apresiasi berupa hadiah pembinaan untuk memberikan semangat yang lebih agar mahasiswa semakin aktif mengikuti kompetisi-kompetisi. (Humas FEB)

  • Two FEB Students On The UNS Pilmapres 2021

    Two FEB Students On The UNS Pilmapres 2021

    Shoffan Mujahid, a student from the Development Economics Study Program, Faculty of Business (EP FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) is succeeded in being the Winner in FEB UNS Outstanding Student Selection. The Grand Final stage was conducted virtually on Monday, May 10th, 2021. Meanwhile, Dian Cita Putri, a student from Management Study Program FEB UNS, is determined as the second-place champion. Following this achievement, both Shoffan and Dian will compete as the representative of FEB UNS in the UNS 2021 Outstanding Student Selection (Pilmapres).

    Shoffan Mujahid and Dian Cita Putri

    The grand final stage invites four judges to assess students’ competency. The judges are Retno Tanding Suryandari, Ph.D., Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, Ariyanto Adhi Nugroho, M.Ec. Dev., and Arif Darmawan, M.A. Regarding the outcome, Dr. Retno, as the Chair of the Board of Judges, states that in general, the top five articles submitted to the Judges have unique ideas. The articles are mostly using the application or platform approach as the model of their article development. However, this uniqueness must be supported with an extensive literature review. “Your topic needs more detailed explanation and development to be an interesting scientific article. In terms of presentation, it was excellent, your PowerPoint slides are designed well, and your foreign language proficiency should be improved,” she explains.

    Concluding the event, the FEB UNS Vice-Dean for Academic, Research, and Student Affairs, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si., appreciate the articles submitted and the presentation delivered by the top five participants. “Congratulations to Shoffan and Dian, who are selected as the representative of FEB UNS in the UNS Pilmapres. Pay attention to the judges’ suggestions to improve your article and presentation. For the three students in the top five, do not be discouraged. Use this experience to encourage yourself to learn more and get more involved in other students’ activities either inside the UNS campus and in the other campuses,” Dr. Izza suggested.

    FEB UNS Mawapres Grand Final 2021

    Right after Shoffan and Dian, the three other students, who also passed to the top five, get a score that is not far from the two winners. They are Raka Muhammad Iqbal from Accounting Study Program, Namira Fairuz Wibowo from Management Study Program, and Umu Ni’matun Nada Al Muhib from Management Study Program. The five students receive coaching prizes to encourage students to be more active in participating in the next competitions. (Humas FEB)

  • Tim Peneliti FEB UNS Raih Research Grant Bank Indonesia 2021

    Tim Peneliti FEB UNS Raih Research Grant Bank Indonesia 2021

    Tim Peneliti  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil memenangkan Research Grant Bank Indonesia (RGBI) Tahun 2021. RGBI merupakan program pemberian hibah kompetisi riset oleh Bank Indonesia yang bertaraf internasional.

    Tim peneliti diketuai oleh Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Dosen FEB UNS, dengan anggotanya yakni Prof. Dr. Mansor Ibrahim dari International Center for Education in Islamic Finance (INCEIF-Malaysia), dan Inas Nurfadia Futri, S.M., alumni FEB UNS Tahun 2021.

    Topik “Digital Finance, Household Consumption, and Covid-19 Pandemic: Evidence from Indonesia”yang diangkat tim berhasil menjadi salah satu pemenang kompetisi hibah riset dari ratusan proposal penelitian yang masuk.

    RGBI tahun ini diikuti oleh 1334 akun yang mendaftar dengan 454 proposal penelitian. Dari ratusan proposal penelitian yang masuk, dipilih 24 tim untuk maju ke tahap presentasi dan kemudian menetapkan pemenang hibah riset.

    Hibah RGBI 2021 memiliki tiga topik penelitian untuk diajukan. Pertama, Pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif: Peran digitalisasi di sektor UMKM, Ekonomi Syariah, dan Green Economy. Kedua, Stable Coin, Cryptocurrency and Other Payment Innovations: Opportunities, Risk, and Policy Implication for Indonesia Economy. Ketiga, Dinamika ketenagakerjaan dan strategi kebijakan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi.

    Saat dihubungi Media FEB, Tastaftiyan menyampaikan bahwa timnya memiliki keyakinan jika rencana penelitian itu ditulis dengan baik, dengan metodologi yang tepat, dan isu serta kontribusinya terkini akan memiliki peluang untuk bersaing dalam pendanaan maupun publikasi ilmiah.

    “Tim kami berusaha untuk mengangkat isu terkini tentang Pandemi Covid-19 dan Keuangan Digital serta kontribusinya, Alhamdulillah akhirnya tim kami bisa menjadi salah satu pemenang RGBI ” ungkapnya.

    Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dipublikasikan di jurnal internasional untuk menambah wawasan dan studi penelitian kedepannya. (Humas – FEB)

    Sumber: Tastaftiyan Risfandy

  • Pameran Virtual Produk Unggulan FEB Raih Juara 1

    Pameran Virtual Produk Unggulan FEB Raih Juara 1

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 1 pada lomba Virtual Exhibition dalam rangka Dies Natalis ke 45 UNS. Hasil lomba diumumkan secara luring dan daring pada Awarding Ceremony Virtual Exhibition and Virtual Choir Festival bertepatan pada Hari Pendidikan Nasional, Minggu, 2 Mei 2021.

    Lomba Virtual Exhibition diikuti oleh 15 tim dari fakultas, lembaga dan unit di lingkungan UNS yang menghadirkan tayangan beragam produk inovasi dan unggulannya. Penilaian lomba pameran virtual, selain video harus bersifat orisinal dan tidak pernah atau sedang diikutsertakan dalam kompetisi serupa juga berdasarkan like terbanyak di laman youtube UNS.

    Dari berbagai lomba yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke 45 UNS, selain Virtual Exhibition, FEB juga berhasil meraih juara 3 lomba Kantin Sehat dan juara 2 pada lomba UNS Bercerita untuk kategori peserta dari Tenaga Kependidikan (Tendik). Kemenangan lomba di kedua lomba itu telah diumumkan pada tanggal 20 Maret 2021 lalu pada Pagelaran Wayang Kulit Virtual.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak. memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada tim FEB  yang telah meraih juara. Dekan juga menyemangati dan mengucapkan terima kasih kepada dosen, tendik dan mahasiswa FEB yang telah turut berpartisipasi dalam berbagai lomba dan telah bekerja sama dengan cukup baik meskipun ada yang belum meraih kemenangan.

    “Selamat kepada para pemenang. Terima kasih atas partisipasi semuanya, sivitas akademika FEB UNS di berbagai lomba yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis UNS. Kita harus selalu bekerja sama, guyub rukun agar FEB lebih kuat. Ke depan harus lebih ditingkatkan, harus lebih banyak yang aktif mengikuti lomba, harus lebih kreatif dan bergerak lebih cepat.” tegasnya.

    Beberapa lomba lainnya yakni external competition yang berupa kegiatan ilmiah, seni dan budaya serta lomba olah raga virtual akan diumumkan pada tanggal 20 Mei mendatang. (Humas-FEB)

  • FEB UNS Researcher Won Bank Indonesia Research Grant 2021

    FEB UNS Researcher Won Bank Indonesia Research Grant 2021

    Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta faculty member, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc, Ph.D., successfully won the Research Grant Bank Indonesia (RGBI) 2021. RGBI is an international research competition grant from Bank Indonesia. In his RGBI research proposal, Tastaftiyan has a three-member team, himself as research team leader, and Prof. Dr. Mansor Ibrahim (International Center for Education in Islamic Finance/INCEIF-Malaysia) and Inas Nurfadia Futri, S.M. (UNS) and research team members.

    Their research topic “Sustainable and Inclusive Economic Development: the Role of Digitalization in MSME Sector,” become one of the winners over 1,334 international applicants with total 454 proposals. and received a Bank Indonesia research grant for MSME topic.

    The funding is provided annually under a specific topic each year. This year the RGBI includes three different topics, namely, (1) the Sustainable and Inclusive Economic Development: the role of digitalization in MSME, Sharia Economic, and Green Economy; (2) Stable Coin, Cryptocurrency and Other Payment Innovations: Opportunities, Risk, and Policy Implication for Indonesia Economy; (3) Employment Dynamics and Policy Strategy to Support the Economic Recovery During the Pandemic.

    When contacted by the FEB UNS Media team, Tastaftiyan reveals that his team is confident if the research plan was prepared according to the correct methodology and providing a contribution according to the current issue, they will have a great opportunity to compete for funding grants or publication opportunity.

    “Our team strive to take on the current issues in Covid-19 pandemic and Digital Finance, as well as its contributions. Alhamdulillah, finally our team can become one of the winner in RGBI,” Tastaftiyan states.

    Tastaftiyan’s study is expected to provide a suggestion for Indonesian economic authority in preparing a future policy that supports the development of digital finance in Indonesia. (Humas-FEB)

  • FEB UNS Won First Place in Excellent Product Virtual Exhibition

    FEB UNS Won First Place in Excellent Product Virtual Exhibition

    The Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) succeeded winning the Virtual Exhibition in UNS 45th Anniversary. The result of the competition is announced virtually during the Awarding Ceremony Virtual Exhibition and Virtual Choir Festival, which coincided with the National Education Day on Sunday, May 2nd, 2021.

    In total there are 15 teams participating in the Virtual Exhibition, from the faculties, institutes, and units in UNS campus with their various featured products and innovations. The video participated in the competition must be original and never been participated in another competition.

    Other than the exhibition, FEB succeeded to win various other competitions for the celebration of UNS anniversary, among others are Healthy Canteen competition (3rd place) and Staff Storytelling Competition (2nd place). Both competitions were announced during the virtual shadow puppet performance on March 20th, 2021.

    The Dean of FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak., appreciates the achievements accomplished by the FEB Team. “Congratulations to all the winners. Thank you for your participations as the academic members of the FEB UNS during the UNS Anniversary celebration. We must work together to achieve a stronger FEB UNS,” he states.

    Following these achievements there will be another announcement for other competitions on May 20th, 2021, for external competition in scientific activities, art and culture, as well as virtual exercise. (Humas-FEB)

  • 10 Tim Terbaik di International Business Canvas Competition Kembali Berlaga, Presentasikan Ide-Ide Bisnis

    10 Tim Terbaik di International Business Canvas Competition Kembali Berlaga, Presentasikan Ide-Ide Bisnis

    Sebanyak 10 tim terbaik berhasil lolos dan menyisihkan 41 tim lainnya dalam ajang International Business Canvas Competition yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS). Tim tersebut berlaga kembali secara daring menampilkan presentasi ide-ide bisnis  terbaiknya dihadapan para juri,  Selasa, 27 April 2021.

    Kesepuluh tim itu yakni Tim Sentelala dari Universitas Prasetiya Mulya, Diceritain dari Universitas Indonesia, CoC Unsoed dari Universitas Jenderal Sudirman, Labs dari Telkom Unibersoty, CnW dari Universitas Negeri Malang, Jetz! dari Universitas Gadjah Mada, tim * dari Universitas Padjadjaran, Team Deadline Susulan dari Univeristas Sebelas Maret, PalePale dari Institut Teknologi Bandung dan Castelo dari Telkom University.

    Juri di kompetisi ini dari akademisi yakni Catur Sugiarto, S.E., M.S.M. Ph.D dan Ariyanto Adhi Nugroho, SE, M.Ec,Dev, MAPPI, dosen FEB UNS. Selain itu juga dari praktisi, Kusdarmawan Aryo Brakoso, CEO Rown Division, Bull Syndicate dan Hallosolo Kitchen.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com, (Hons), Ph.D, Ak mengatakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-45 UNS ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur bagi mahasiswa dalam suatu wadah kompetisi bisnis tingkat nasional maupun internasional. Generasi muda yang mampu memunculkan ide-ide baru yang out of the box. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mencetak entrepreneur muda yang memiliki ide bisnis cemerlang serta mendukung bagi pengembangan bisnis para entrepreneur muda.

    International Business Canvas Competition telah berlangsung sejak 22 Februari 2021 lalu dan diikuti oleh 51 tim mahasiswa dari perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Kegiatan Dimulai dari proses registrasi dan selanjutnya secara bertahap, tim yang berjumlah 51 beradu ide bisnis secara daring yang dilaksanakan pada tanggal 5, 6 dan 19 April 2021.

    Tim Jetz!, salah satu tim International Business Canvas Competition

    10 tim terbaik yang terpilih dan telah mempresentasikan ide bisnisnya pada 27 April 2021 akan disaring menjadi 5 tim sebagai pemenang kompetisi dan akan diumumkan pada tanggal 20 Mei 2021 mendatang. (Humas FEB)

  • Dekan FEB UNS: International Business Model Canvas Competition Munculkan Ide-Ide Baru yang Out of The  Box

    Dekan FEB UNS: International Business Model Canvas Competition Munculkan Ide-Ide Baru yang Out of The  Box

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Webinar Internasional Business Model Canvas Competition bertema Finding Success as Creative Millenial Entrepreneurs in The Digital Economy Era dan diikuti oleh lebih dari 1000 peserta melalui zoom cloud meeting dan youtube, Senin 26 April 2021.

    Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. menghadirkan empat narasumber yakni Utari Octavianty, Co-Founder and General Director Aruna; Keke Genio, Co-Founder and CMO of Lokapoin Content Creator at Youtube; Meidy Fitranto, Co-Founder and CEO Nodeflux serta Agung Nur Probohudono, SE, M.Si. Ph,D, AK, CA, CFrA, Kepala Program Studi Akuntansi FEB UNS.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiago Salahuddin Uno hadir sebagai Keynote Speaker pada webinar yang juga merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke 45 UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto

    Mengawali sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com, (Hons). Ph,D.,Ak, mengatakan pandemi Covid 19 telah memberikan efek domino yang multisektoral dari semua aspek kehidupan seperti kesehatan, sosial, ekonomi, keuangan dan lain sebagainya. Meskipun demikian, aktifitas ekonomi harus terus berjalan dengan tetap memperhatikan faktor-faktor kesehatan.

    Selama masa pandemi ini, pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara mengalami peningkatan. Banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital seperti berbelanja online, ecommerce hingga jasa pengantar makanan.

    Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebutkan bahwa perkembangan ekonomi digital dan industri 4,0 di Indonesia merupakan yang tercepat di Asia Tenggara dan akan menjadi kekuatan tersendiri untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas melalui industri 4,0.

    Agung Nur Probohudono, Ph,D, Kepala Program Studi Akuntansi FEB UNS

    Selanjutnya disampaikan bahwa adanya pandemi covid 19 membawa percepatan adopsi digital permanen dan yang masif. Pertumbuhan ini juga tidak terlepas dari perkembangan infrastruktur dan penetrasi digital di Indonesia.

    Bersumber dari Google, Temasek, Bain and Company  menyebutkan  pengguna baru sebanyak 37% dari total pengguna digital di Indonesia.

    Meidy Fitranto, Co-Founder and CEO Nodeflux

    “Bisnis startup di Indonesia mulai menjadi trend dan mulai banyak digandrungi para milenial  sejak 5 tahun belakangan ini. Kesuksesan para perusahaan start up besar di tanah air menjadi suatu penggerak utama bagi bisnis-bisnis startup di Indonesia. Pemilik bisnis startup lokal selalu bertambah setiap tahunnya dan menyentuh jumlah hingga 1500 bisnis. Hal ini karena pengguna internet di Indonesia terus meningkat secara drastis setiap harinya” jelas Dekan FEB yang di tahun ini juga sebagai Ketua Dies Natalis ke 45 UNS.

    Keke Genio, Co-Founder and CMO of Lokapoin Content Creator at Youtube

    Meskipun peluang dalam membangun startup sangat terbuka, namun  Profesor Thomas R. Eisenmann dari Havard Business School mencatat bahwa bisnis rintisan atau startup banyak yang berujung pada kegagalan.

    Utari Octavianty, Co-Founder and General Director Aruna

    Berdasarkan riset CB Insights berjudul Top 20 Reasons Startup Fail, ada 5 faktor utama penyebab kegagalan perusahaan rintisan antara lain, produk tidak sesuai dengan kebutuhan pasar, kurangnya pendanaan, tim yang tidak solid, kalah bersaing, dan penetapan harga produk atau biaya operasional yang tidak akurat. Hal tersebut merupakan catatan penting bagi para milenial yang akan memulai bisnis startup.

    Di akhir sambutannya, Prof. Djoko berharap dengan terselenggaranya Internasional Business Model Canvas Competition akan menumbuhkan bibit-bibit baru di Indonesia yang mampu berinovasi, memunculkan ide-ide baru yang out of the box.

    Di kegiatan ini pula sebanyak 51 tim dari perguruan terbaik di Indonesia berkompetisi mengeksplorasikan ide-ide bisnis mereka. Dari sejumlah itu,  10 tim terbaik akan berlaga kembali mempresentasikan ide-ide bisnis mereka. (Humas FEB)