FEB

Penulis: admin

  • FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang

    FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan  SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi, Senin, 4 Maret 2024.

    Para guru dan siswa dengan koordinator Sandi Faizal, S.Pd diterima oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Kepala Program Studi (Kaprodi) S-1 Ekonomi Pembangunan Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., Kaprodi S-1 Manajemen, dan Estetika Mutiaranisa Kurniawati, S.E., M.Acc., Dosen Akuntansi mewakili prodi serta Iwan Kusmartono, S.H, Koordinator FEB UNS.

    Di awal sambutannya, Tastaftiyan, Ph.D mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para guru dan siswa SMA  Islam Al-Azhar 16 yang telah mengunjungi dan melakukan kerja sama dengan FEB UNS.

    “Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat terbuka untuk bisa sharing dan bekerja sama, terbuka lebar karena sekarang kampus diminta untuk tidak ekslusif tapi diminta inklusif bagi pihak luar. Salah satu yang bisa dilakukan di kampus yaitu dengan kerja sama berupa pengabdian masyarakat, kampus mengajar di sekolah, bisa juga dengan penelitian dan lainnya, dilakukan di sekolah maupun di eksternal kampus lainnya. InsyaAllah kerja sama ini dan kunjungan Bapak Ibu serta adik-adik semua juga sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa di kunjungan ini, dari perwakilan masing-masing program studi, ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital bisa berbagi tentang prodi-prodi yang ada  di FEB UNS.

    Sandi Faizal, S.Pd dalam penyampaian maksud dan tujuannya menyampaikan kunjungan ke FEB UNS diikuti oleh  62 siswa serta 12 guru pendamping dan kepala sekolah SMA  Islam Al-Azhar 16.  Diharapkan kunjungan ini membawa banyak pengetahuan tentang program studi dan proses pembelajaran di FEB serta  prospek kerja bagi lulusan FEB.

    Tastaftiyan, Ph.D menekankan agar para siswa tidak perlu terlalu bingung untuk memilih program studi di FEB UNS, karena pada dasarnya semua program studi di FEB UNS akan berkaitan dengan bidang-bidang ekonomi yang lebih luas. Demikian, prospek pekerjaannya juga akan luas.

    Dalam kunjungan tersebut, selain sosialisasi program studi FEB UNS, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara FEB UNS dengan SMA Islam 16 Al Azhar Semarang.

  • Webinar Grup Riset Kearifan Lokal Bahas Nilai-Nilai Kepemimpinan

    Webinar Grup Riset Kearifan Lokal Bahas Nilai-Nilai Kepemimpinan

    Grup Riset Kearifan Lokal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) hadirkan Ki Purbo Asmoro, S. Kar., M.Hum., Budayawan dan Akademisi ISI Surakarta serta Dr. Joko Suyono, S.E., M.Si.  pada webinar yang bertajuk Nilai-Nilai Kepemimpinan dalam Perspektif Kearifan Lokal: Menyongsong Suksesi Kepemimpinan Nasional.

    Secara spesifik, Ki Purbo Asmoro mengangkat tema Menggali Nilai-Nilai Budaya Jawa sedangkan Dr. Joko Suyono dengan tema Menggali Pikiran, Ucapan dan Tindakan Bung Karno dan Pak Harto dalam Kepemimpinan Hasthabrata dengan Content Analysis.

    Dalam paparan materinya, Ki Purbo mengatakan konsep kepemimpinan Jawa sebenarnya mulai keberadaannya saat  orang Jawa dengan keanekaragaman budayanya meninggalkan jejak sejarah, ada pitutur, piweling, konsep-konsep kepemimpinan dan butir-butir budaya Jawa yang telah mampu membuktikan kehebatan masa lalu, diantaranya ada Zaman Kalingga, Kahuripan, Singosari, Kediri, Majapahit, Mataram Islam.

    Dikatakan, banyak sekali item-item di dalam wayang yang merupakan konsep-konsep kepemimpinan yang bersumber dari budaya lokal.

    Di dalam wayang, seorang pemimpin harus ada aura keagungan, yang dititahkan dari Yang Maha Kuasa. Karena hanya titipan, maka pemimpin tidak boleh sewenang-wenang, pemimpin hanya melaksanakan kewajiban, tidak mempunyai ambisi atau pamrih pribadi, namun untuk kebaikan bersama.

    Bahkan di Kalimasada, pusakanya Yudhistira, ada lima konsep kepemimpinan yang tertuang dalam kaligrafi yakni ada mengesakan Tuhan, mengabdi, berjuang dengan gigih, kasih kepada sesama, dan sebagai petugas alam.

    Menurutnya, konsep kepemimpinan juga ada di dalam aksara Jawa, hanacaraka datasala padhajayanya magabathanga. Hana, keberadaan keesaan Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga seorang pemimpin itu harus percaya kepada yang maha kuasa. Lalu caraka,  manusia itu terpilih sebagai utusan, pemimpin itu adalah utusan. Datasawala, jangan menentang; padajayanya, tindakan harus ke arah jalan Tuhan, sehingga pemimpin tidak boleh adigang adigung adiguna.

    Lebih lanjut dikatakan, banyak generasi muda yang belum mengenal budaya Jawa khususnya wayang dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar mereka lebih memahami makna-makna kepemimpinan dalam dunia wayang.

    “Di dalam wayang, jika orang Jawa yang masih mencintai budayanya biasanya masih bisa memahami makna-makna dari kata-kata dalam dunia wayang, sekarang sepertinya sudah banyak mulai hilang atau akan punah, misalnya generasi Z dengan bahasa wayang tidak begitu akrab. Meski masih ada yang bisa memahami” ungkapya.

    Ki Purbo juga mengajak peserta webinar yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian terkait kepemimpinan yang ada dalam dunia wayang.

    “Jika akan meneliti kepemimpinan selain hastabrata banyak, pokoknya hampir setiap lakon yang ada nuansanya dadi ratu misalnya Parikesit Dadi Ratu, Gatotkaca Dadi Ratu dan sebagainya mesti ada.  Kalau dalangya pandai untuk memasukkan unsur-unsur dan item-item konsep-konsep kepemimpinan di dalam sebuah cerita itu pasti itu menarik” paparnya kemudian.

    Pembicara kedua, Dr. Joko Suyono menyajikan bagaimana  proses menggali pikiran, ucapan dan tindakan Bung Karno dan Pak Harto dalam kepemimpinan hastabrata. Sehingga dapat dibuat parameter dan berhasil dijadikan sebuah ukuran-ukuran yang menjadi pedoman, alat analisis kecenderungan sifat-sifat pemimpin dari hastabrata.

     

    Sarjiyanto,Ph.D., moderator webinar yang juga merupakan peneliti Grup Riset Kearifan Lokal menyampaikan bahwa apa yang telah diteliti Dr. Joko Suyono ini adalah terobosan baru atau novelty luar biasa dan dapat mengispirasi mahasiswa ataupun peneliti lain yang fokus kepada kepemimpinan.

  • Students of FEB UNS Digital Business Participate in Adhi Karya Lecture

    Students of FEB UNS Digital Business Participate in Adhi Karya Lecture

    Business development and corporate financial strategy become the pivotal topic discussed at the Adhi Karya Lecture at the Konimex Hall of Bachtiar Effendi Building, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), end of February.Public Lectures attended by students of the Digital Business Study Program FEB UNS presented Ir. Lasarus Bambang S., ST., MM., IPM., General Manager, Business Development Department, PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.

    The activity was also attended by Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Vice Dean for Planning, Cooperation, Business, and Information Affairs FEB UNS, and Johadi S.E., M.Sc Lecturer of FEB UNS.

    Adhi Karya Persero is a construction public company, where most of its share ownership is owned by the state with 64% of the stake and the remaining 36% is owned by the public.

    Adhi Karya’s business lines include Engineering and Construction, Property, Manufacture, Investment, and Concession.

    Some of the famous projects from Adhi Karya include the Sigli-Banda Aceh Toll Road, Riau National Road Preservation, Integrated Waste Management Facility (FPLT), South Sumatra National Road Preservation, LRT, Jabodetabek, and recently the Solo-Yogyakarta-Kulonprogo Toll Road.

    In front of students, Lasarus explained several theories used by Adhi Karya in running the company’s business in order to grow and develop.

    The five theories outlined are (1) Collaborative Governance Theory, which is a collaborative governance that brings together stakeholders from various sectors to jointly develop and implement a joint policy; (2) Business Development Theory, in order to develop business successfully, it is necessary to seek new business opportunities, build and maintain existing client relationships or strategic partnerships, and other plans to increase profit and market share; (3) Corporate Financial Strategy Theory, this strategy seeks to maximize the company’s financial value by taking into account the best financial actions; (4) Public Private Partnership Theory, this theory means that it is important to have a relationship between the government and business entities in the context of infrastructure development and provision; (5) IMBT Theory (Ijara Muntahiyaa Bit-Tamleek), which is a lease agreement related to the transfer of ownership of the contract object from the tenant to the tenant.

    Lasarus conveyed a message that we must view diversity in this case as a positive aspect and must be used to always innovate.

  • Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Ikuti Adhi Karya Mengajar

    Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Ikuti Adhi Karya Mengajar

    Pengembangan Bisnis dan Strategi Keuangan Perusahaan menjadi tema yang diangkat pada Adhi Karya Mengajar di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), akhir Februari lalu.

    Kuliah Umum yang diikuti oleh Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS menghadirkan Ir. Lasarus Bambang S., ST., MM., IPM., General Manager, Departemen Pengembangan Bisnis, PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.

    Kegiatan juga dihadiri oleh Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi FEB UNS, dan Johadi S.E., M.Sc Dosen FEB UNS.

    Perusahaan Adhi Karya merupakan perusahaan publik dibidang konstruksi yang mana sebagain besar kepemilikan sahamnya yakni sebesar 64% dimiliki oleh negara dan sisanya 36% dimiliki oleh publik.

    Perusahaan Adhi Karya memiliki lini Bisnis meliputi: Engineering and Construction, Property, Manufacture, Investment and Concession.

    Beberapa proyek yang terkenal dari Adhi Karya diantaranya Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Preservasi Jalan Nasional Riau, Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu (FPLT), Preservasi Jalan Nasional Sumatera Selatan, LRT, Jabodetabek, dan yang baru-baru ini adalah  Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo.

    Dihadapan mahasiswa, Lasarus menjelaskan beberapa teori yang digunakan oleh perusahaan Adhi karya dalam menjalankan bisnis perusahaan agar dapat maju dan berkembang.

    Lima teori yang dijabarkan yakni (1) Teori Collaborative Governance, merupakan tata Kelola kolaboratif yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk secara bersama-sama Menyusun dan mengimplementasikan suatu kebijakan bersama; (2) Teori Business Development, pengembangan bisnis agar berkembang dengan sukses perlu mencari peluang bisnis baru, membangun dan mempertahankan hubungan klien yang sudah ada atau strategic partnership, dan rencana lainnya untuk meningkatkan profit dan market share; (3) Teori Strategi Keuangan Perusahaan, strategi ini berupaya untuk memaksimalkan nilai keuangan perusahaan dengan memperhatikan Tindakan keuangan yang terbaik; (4) Teori Public Private Partnership, teori ini memiliki arti bahwa penting untuk memiliki hubungan antara pemerintah dengan badan usaha dalam rangka pembangunan dan penyediaan infrastruktur; (5) Teori IMBT (Ijarah Muntahiyah Bit-Tamlik), merupakan akad sewa menyewa berkaitan dengan pemindahan kepemilikan objek akad dari pemberi sewa kepada penyewa.

    Lasarus memberikan pesan bahwa kita harus memandang keberagaman dalam hal ini adalah teman-teman mahasiswa FEB UNS sebagai suatu hal yang positif dan harus dimanfaatkan untuk selalu berinovasi.

  • Jadwal Perkuliahan Bulan Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024

    Menindaklanjuti Edaran Wakil Rektor Umum dan Sumber Daya Manusia nomor 9/UN27/KP.00/2024 tentang Peraturan Jam Kerja Pegawai selama Bulan Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024 di Lingkungan UNS, maka perlu dilakukan penyesuaian jadwal kuliah. Terlampir  Surat-Edaran-Perkuliahan-Ramadhan-Tahun-2024.pdf

     

  • Peraturan Jam Kerja Pegawai Selama Bulan Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024 di Lingkungan UNS

    Dalam rangka menjamin keberlangsungan penyelenggaraan layanan dan efektifitas pelaksanaan tugas kedinasan di lingkungan UNS  selama Bulan Ramadhan 1445 Hijriah Tahun 2024, maka perlu dilakukan penyesuain jam kerja. Terlampir Surat Edaran sebagai berikut:  SE-Rektor_Jam-Kerja-Ramadhan-1445-H-Th-2024.pdf

  • Disusun Maraton dalam Sebulan, Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi UNS dan Perkembangannya Karya Prof. Tulus Launching pada Dies Natalis ke 48-UNS  

    Disusun Maraton dalam Sebulan, Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi UNS dan Perkembangannya Karya Prof. Tulus Launching pada Dies Natalis ke 48-UNS  

    Prof. Tulus Haryono, M.Ek, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil menyusun buku sejarah bertajuk Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret dan Perkembangannya.

    Penyusunan buku sejarah itu dilakukan secara maraton dalam waktu satu bulan agar dapat tayang pada saat Dies Natalis ke-48 UNS. Buku yang telah disusun dan telah mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk juga para alumni dilaunching pada Selasa, 5/3/2024 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Menurutnya, belum pernah ada yang menulis sejarah berdirinya FEB sehingga keinginannya begitu kuat dan gagasan itu muncul pada akhir Agustus 2023 lalu.

    Prof. Tulus memberanikan menulis buku ini karena boleh dikatakan ia melihat, merasakan dan melakukan apa yang ada di UNS. Melihat peristiwa yang terjadi, merasakan bagaimana susahnya UNS untuk menjadi sebuah perguruan tinggi negeri dan ia juga merasakan setelah UNS jadi negeri.

    Sementara itu, pembedah buku, Drs. K. Tjilik Suwito mengatakan sangat menyetujui dan mengapresiasi penyusunan buku yang dilakukan Prof. Tulus. Ia juga menyampaikan beberapa tambahan koreksi untuk melengkapi kesempurnaan buku tersebut. Salah satunya adalah dengan perlunya disesuaikan dengan  tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebagai contoh, dulu ada Pendidikan Antar Universitas (PAU) dan juga pengabdian masyarakat Pembinaan Golongan Ekonomi Lemah (Pegel).

    Dekan FEB UNS,  Prof. Djoko Suhardjanto dalam sambutannya mengingatkan kepada civitas academica FEB agar Jangan Sekali kali Meninggalkan Sejarah (Jas Merah) seperti kutipan pidato Presiden Pertama Indonesia Soekarno.

    “Seperti yang disampaikan Presiden Soekarno Jas Merah, ‘Jangan Meninggalkan Sejarah’. Civitas Academica FEB harus mengetahui perjuangan para letak dasar perkembangan FEB. Jika kita tidak menggali sejarah berdirinya, maka akan dilupakan para penerus,” ucapnya.

    Selanjutnya dikatakan, penulisan buku sejarah ini menjadi sangat penting dan harus dipahami, dimengerti oleh khususnya generasi-generasi penerus pada saat ini.

    “Dengan buku ini, kita akan terinspirasi, begitu besarnya perjuangan para pendiri maupun para peletak dasar berdirinya FEB, bagaimana perkuliahan pada masa itu. Jika tidak ada buku sejarah ini kita tidak akan tahu, tidak akan paham bagaimana sejarah maupun arah ke mana kita akan mengembangkan FEB. Bagaimana juga pada saat-saat kita mendirikan prodi-prodi misalnya D3, Ekstensi, MM, S2, Maksi, MESP maupun PDIE. Bagaimana juga perjuangan kita untuk meraih hibah-hibah penelitian. Sedangkan saat ini banyak dosen maupun tendik yang masih muda yang belum mengerti belum tahu mengenai sejarah FEB” tuturnya kemudian.

    Prof. Djoko juga mengucapkan terima kasih kepada Prof. Tulus yang telah menggagas dan mempelopori untuk menyusun buku ini, sebagai penulis tunggal sejarah perkembangan FEB.

    Senada dengan Prof. Djoko, Wakil Rektor Riset dan Inovasi Prof. Dr.Ir. Kuncoro Diharjo, S.T., juga menekankan agar civitas academica FEB tidak melupakan pendiri-pendiri FEB yang terdahulu hingga saat ini. Masa itu memang ada generasinya dan generasi itu memang ada masanya. Sebagai generasi penerus harus sangat hormat dan menghargai para pendiri FEB.

    “Kita sebagai generasi penerus yang sekarang menikmati besarnya FEB, ini betul-betul karena jasa pengorbanan dari para pendahulu kita dan launching buku ini kami harapkan benar-benar menjadi momentum penguat untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri kita dalam membangun fondasi FEB UNS dan bahkan menjadikan sejarah pembangunan dan sebagai batu loncatan untuk kita semua generasi muda untuk membangun FEB yang lebih maju, lebih tangguh.

    Bahkan kami memberikan apresiasi yang sangat besar kepada FEB, semua prodi di FEB kalau kita lihat posisinya itu menjadi prodi-prodi yang beauty, yang cantik, yang menarik ketika mahasiswa baru mau mendaftar, manajemen, ekonomi pembangunan, akuntansi dan yang terakhir ini sangat luar biasa ini yaitu Prodi Bisnis Digital yang sekarang lagi sangat didorong untuk maju dalam hal bisnis.

    Dalam forum bedah buku yang dimoderatori oleh Dr. Mulyanto, tamu undangan juga diberi kesempatan berdiskusi dengan penulis dan juga pembedah buku.

  • SMA Assalam Sukoharjo Visits FEB UNS, Get to Know the Undergraduate Study Program in FEB

    SMA Assalam Sukoharjo Visits FEB UNS, Get to Know the Undergraduate Study Program in FEB

    Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) welcomed a visit from SMA Assalam Sukoharjo at Konimex Hall, Bachtiar Effendi Building, Tuesday, March 5, 2024.

    The teachers and students were welcomed by the Vice Dean of Planning, Partnership, Business, and Information, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D.; the Head of the Development Economics Study Program, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., and lecturers representing the Accounting and Digital Business Study Program, Isna Putri Rahmawati, M.Sc., and Aldy Fariz Achsanta, Ph.D.

    Tastaftiyan, Ph.D. in his remarks welcomed and thanked the teachers and students of Assalam Sukoharjo High School who have visited and collaborated with FEB UNS.

    “Thank you for visiting, we are very open to sharing and working together because the campus is now required to not be exclusive but to be inclusive to outside parties. One of the activities that can be done on campus is by collaborating in the form of community service, campus teaching in schools, can also be done with research and others both in schools and outside other campuses. InsyaAllah, this cooperation and the visits of SMA Assalam’s teachers and students are also very beneficial for us,” he said.

    In this activity, representatives of each study program, Development Economics, Management, Accounting, and Digital Business can share about the study programs in FEB UNS.

    Introduction to the Digital Business Study Program was delivered by Aldy Fariz Achsanta, Ph.D., Lecturer of the FEB UNS Digital Business Study Program.

    “Currently, the Digital Business Study Program led by Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D., FEB UNS Digital Business Study Program connects the knowledge of the business world with the digital world. So that my fellow Assalam’s students who are interested in this study program will learn the implementation of governance in the field of business as well as data analysis that will be used to face the challenges of the digital business environment,” he explained.

    Currently, the FEB UNS Digital Business Study Program is also a superior study program with the highest admission competitiveness ratio at UNS. The career opportunities for the Digital Business Study Program FEB UNS graduates include becoming a Digital Start-up entrepreneur, e-commerce and digital strategy manager, digital marketing expert, digital business analyst, and so on.

    The introduction of the study program was also delivered by the representative from the Undergraduate Study Program in Development Economics, Accounting, and Management.

    Tastaftiyan, Ph.D., emphasized that students do not need to be too confused to choose a study program at FEB UNS, because basically all study programs at FEB UNS will be related to the wider fields of economics. Thus, the job prospects will also be broad.

    In the discussion session, the students asked several questions including related to the short course program, the prospect of the Development Economics Study Program, the appropriate study program to continue the family business, and many others.

  • SMA Assalam Sukoharjo Kunjungi FEB UNS, Kenal Lebih Dekat Prodi S-1 di FEB

    SMA Assalam Sukoharjo Kunjungi FEB UNS, Kenal Lebih Dekat Prodi S-1 di FEB

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan  SMA Assalam Sukoharjo di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi, Selasa, 5 Maret 2024.

    Para guru dan siswa diterima oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D.; Kepala Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., dan dosen yang mewakili Prodi S-1 Akuntansi serta Bisnis Digital, Isna Putri Rahmawati, M.Sc. dan  Aldy Fariz Achsanta, Ph.D.

    Tastaftiyan, Ph.D dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para guru dan siswa  SMA Assalam Sukoharjo yang telah mengunjungi dan melakukan kerja sama dengan FEB UNS.

    “Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat terbuka untuk bisa sharing dan bekerja sama, terbuka lebar karena sekarang kampus diminta untuk tidak ekslusif tapi diminta inklusif bagi pihak luar, salah satu yang bisa dilakukan di kampus yaitu dengan kerja sama berupa pengabdian masyarakat, kampus mengajar di sekolah, bisa juga dengan  penelitian dan lainnya baik bisa dilakukan disekolah maupun  di eksternal kampus lainnya. InsyaAllah kerja sama ini dan kunjungan Bapak Ibu serta adik-adik semua juga sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya.

    Dalam kegiatan ini, perwakilan masing-masing program studi, Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital bisa berbagi tentang prodi-prodi yang ada  di FEB UNS.

    Pengenalan Prodi Bisnis S-1 Digital disampaikan oleh Aldy Fariz Achsanta, Ph.D. Dosen Program Studi Bisnis Digital FEB UNS.

    “Saat ini Program Studi S-1 Bisnis Digital dikepalai oleh Bapak Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D. Prodi S1 Bisnis Digital FEB UNS menghubungkan pengetahuan dunia bisnis dengan dunia digital. Sehingga teman-teman siswa yang tertarik di prodi ini akan mempelajari penerapan tata kelola dibidang bisnis sekaligus analisis data yang akan digunakan untuk menghadapi tantangan lingkungan bisnis digital.” paparnya.

    Saat ini Program Studi S1 Bisnis Digital FEB UNS juga menjadi program studi yang unggul dengan angka keketatan persaingan yang paling tinggi di UNS.

    Adapun peluang karir yang ditawarkan dari prodi S1 Bisnis Digital FEB UNS diantaranya adalah menjadi wirausaha Start-up Digital, manager e-commerce dan strategi digital, ahli pemasaran digital, analis bisnis digital, dan sebagainya.

    Pengenalan prodi juga disampaikan oleh Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan, Akuntansi dan juga Manajemen.

    Tastaftiyan, Ph.D menekankan agar para siswa tidak perlu terlalu bingung untuk memilih program studi di FEB UNS, karena pada dasarnya semua program studi di FEB UNS akan berkaitan dengan bidang-bidang ekonomi yang lebih luas. Demikian, prospek pekerjaannya juga akan luas.

    Di sesi diskusi, para siswa menanyakan beberapa hal diantaranya terkait program short course, prospek Prodi Ekonomi Pembangunan, prodi yang sesuai untuk meneruskan bisnis keluarga dan lainnya.

  • Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S-2 Akuntansi Undang Pembicara dari Curtin University Australia,

    Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S-2 Akuntansi Undang Pembicara dari Curtin University Australia,

    Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS menyelenggarakan webinar dengan tema ”A Scientif Writing Journey Begins: Understanding Current Issue In Accounting Research” dan menghadirkan Dr. Yuni Yuningsih dari Curtin University Australia.

    Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid pada Rabu, 28 Februari 2024 ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 mahasiswa baru Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS.

    Selain menjadi media paparan internasionalisasi bagi mahasiswa, webinar juga diharapkan membuka pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana memulai menulis dan memilih topik penelitian.

    Pemilihan pembicara ini selaras dengan upaya Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS untuk memberikan international exposure kepada mahasiswanya sedini mungkin. Mahasiswa diharapkan agar lebih mengenal penulisan publikasi sedini mungkin.

    Dr. Wahyu Widarjo, Kepala Program Studi S-2 Akuntansi diawal sambutannya memperkenalkan kepada mahasiswa baru  beberapa kepala Prodi S-2 Akuntansi sebelum akhirnya ia menjabat. Juga memperkenalkan beberapa stakeholder yang ada di Prodi S-2 Akuntansi.

    Lebih lanjut Dr. Wahyu menunjukkan kurikulum dan mendeskripsikan bagaimana kurikulum baru Prodi S-2 Akuntansi menawarkan kemampuan waiver beberapa mata kuliah dalam kurikulum kepada beberapa mata uji sertifikasi CA dan CPA. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan pemilihan mata kuliah penjurusan dengan tema tesis yang diambil.

    Kaprodi juga menjelaskan Peraturan Rektor no 23 tahun 2020 pasal 31 pada bagian capaian pembelajaran untuk menekankan pentingnya menyelesaikan perkuliahan tepat waktu dan prasayarat publikasi bagi mahasiswa untuk bisa lulus.

    ” Setiap mahasiswa memiliki setidaknya satu karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional atau nasional terakreditasi minimal sinta 2. Selain itu, mahasiswa Prodi S-2 Akuntansi juga diwajibkan memiliki karya ilmiah di prosiding internasional maupun nasional. Hal ini menjadi syarat wajib pendaftaran ujian tesis sebelum menyelesaikan perkuliahan di Prodi S-2 Akuntansi” jelasnya.

    Sementara itu, pada paparan materinya, Dr. Yuningsih memberikan gambaran pemilihan isu terkini penelitian akuntansi dengan menekankan bahwa riset di bidang akuntansi perlu berevolusi dan mengikuti tren kontemporer yang ada di bidang teknologi, lingkungan, dan bidang keilmuan lainnya.

    Khusus untuk topik lingkungan, topik ini telah menjadi tren terutama di Asia Pasific, salah satunya mengenai Net Zero atau pengurangan emisi pada berbagai entitas bisnis. Hal ini juga menjadi concern bagi penulis di bidang akuntansi karena akuntansi menyediakan tools untuk memahami tidak hanya kondisi keuangan, tapi juga kondisi sosial dan lingkungan.

    Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai lingkungan ini di latar belakangi dari perubahan iklim yang juga meningkatkan resiko keuangan. Di Australia, tren penelitian ini juga menjamur dan telah diimplementasikan misalnya di perusahaan AMPOL dan VIVA ENERGY AUSTRALIA.

    Selain menunjukkan beberapa tren topik penelitian terkini di bidang akuntansi, Dr. Yuningsih juga memberikan penekanan untuk tidak berputus asa dalam pembuatan artikel ilmiah.

    ”Artikel ilmiah yang disubmit akan membutuhkan banyak waktu dan upaya untuk di-publish. Akan tetapi mahasiswa perlu mengingat bahwa semua peneliti mengalami hal tersebut. Jangan menyerah, healing dan take a little break jika mengalami kebuntuan” tuturnya menyemangati.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi, beberapa mahasiswa baru dan mahasiswa lama Prodi S-2 Akuntansi yang mengikuti acara melalui zoom berpartisipasi aktif dalam memberikan pertanyaan.