FEB

Penulis: admin

  • Artefac Watu Abadi FEB UNS, Dalam Semalam Terkumpul 48 Donatur dan Capai 2 Miliar

    Artefac Watu Abadi FEB UNS, Dalam Semalam Terkumpul 48 Donatur dan Capai 2 Miliar

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mengumpulkan 48 donatur Dana Abadi pada peresmian Artefac Watu Abadi dan mencapai 2 Miliar.

    Artefac Watu Abadi mengadopsi konsep  Endowment Funds For Sustainable Educations.  Dana abadi yang terkumpul akan dikelola secara khusus untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Kegiatan yang digelar dalam rangka kegiatan Dies Natalis ke-48 UNS tersebut diadakan pada Jumat 1 Maret 2024 di FEB UNS.

    Turut hadir di kegiatan itu, Irwan Trinugroho, Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi; Djoko Suhardjanto, Dekan FEB UNS; Wimboh Santoso, Ketua Komisioner OJK 2017-2022; Doni P. Joewono, Ketua Umum KAFEB UNS; Ahmad Sumbalawi, Pembina Yayasan; R. Andiona Boedisoejoto, Dewan Pembina Yayasan dan Jati Haryanto, Ketua Yayasan Dharma Bekti.

    Doni P. Joewono mengatakan dana abadi ini diharapkan terus berkembang, tidak hanya untuk beasiswa tapi juga bisa untuk membiayai kompetisi-kompetisi mahasiswa.

    “Dana abadi ini adalah persembahan alumni kepada kampus, kepada mahasiswa, insyaAllah semuanya akan diridoi Allah SWT. Terima kasih kepada 48 donatur. Artefac Watu Abadi akan melahirkan Magda-Magda yang lain, lulusan FEB UNS yang langsung masuk Bank Indonesia, ternyata viralnya Magda membuat UNS terangkat, seorang anak kuli bangunan menjadi 10 terbaik dan saat ini kita terima di Bank Indonesia” ungkapnya.

    Jati Haryanto menambahkan bahwa dana abadi ini akan dikembangkan agar penerimanya lebih banyak.

    “Untuk tahun ini diberikan kepada 25 orang, target kita bahkan sampai 50 orang,  akan bertambah seiring dengan bertambahnya dana abadi” jelasnya.

    Dikatakan, ada persyaratan untuk memperoleh beasiswa dari dana abadi ini, harus berprestasi dan juga aktif mengikuti  organisasi di kampus.

    Harapannya bagi penerima beasiswa menjadi termotivasi untuk semakin berprestasi, meraih yang terbaik dan menjadi kebanggaan institusi.

    Dekan FEB UNS, Djoko Suhardjanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan KAFEB bagi FEB.

    “Atas nama pimpinan FEB UNS, saya  mengucapkan terimakasih atas kolaborasi dan dukungan dari  KAFEB dalam pengembangan FEB. Banyak program yang kemarin diluncurkan seperti magang, sertifikasi,  beasiswa dan banyak lagi lainnya” ungkapnya.

    FEB menyambut baik dukungan ini dengan mengajak para alumninya untuk  juga masuk ke kampus, ikut mengajar, ikut berpartisipasi di dalam tri dharma perguruan tinggi.

    Dekan juga mengapresiasi kepada KAFEB dan pengurusnya dalam membentuk dana abadi  yang dinamai Artefac Watu Abadi dan diletakkan di Gedung Soeharno TS. Semoga kolaborasi dan partisipasi alumni yang hebat ini bisa membuat FEB semakin jaya.

  • Ratusan Mahasiswa UNS Ikuti Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bertema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable Future

    Ratusan Mahasiswa UNS Ikuti Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bertema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable Future

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu yang diikuti oleh lebih dari 250 mahasiswa di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, 28 Februari 2024 .

    Serangkaian kegiatan dengan mengambil tema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable telah terselenggara, diantaranya: (i) penandatanganan kerja sama antara FEB UNS dan Kemenkeu, (ii) Conference perekonomian terkini dan arah kebijakan fiskal, talkshow ekonomi kreatif dan dukungan APBN, serta peresmian Fiscal Corner.

    Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dalam sambutannya mengatakan bahwa Kemenkeu sudah saatnya menggandeng FEB dan fakultas lain di UNS untuk maju bersama-sama mengembangkan SDM baik di UNS maupun Kemenkeu.

    Prof. Yunus juga memandang bahwa fitur-fitur di Fiscal Corner yang telah digagas oleh Kemenkeu dan FEB UNS sangat mendukung bagi pelaksanaan perkuliahan di FEB terutama pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Di fitur-fitur Fiscal Corner yang akan diisi dengan adanya materi perkuliahan itu sangat penting karena untuk kerja sama di kampus ada MBKM, mahasiswa diberi kesempatan 1 sampai 2 semester untuk beraktivitas di luar kampus, dosennya juga demikian boleh mengajar di luar kampus baik sebagai pengajar maupun sebagai konsultan dan sebagai tutor” tegasnya.

    Menurutnya, perguruan tinggi memiliki SDM yang berlebih sehingga menjadi motor pendorong untuk memajukan inovasi-inovasi dalam melakukan penelitian. Untuk ini, UNS  memberikan seluas-luasnya bagi Kemenkeu untuk berkolaborasi.

    Sementara itu, Tri Wahyuningsih, Kepala Perwakilan Kemenkeu Jawa Tengah (Jateng) di hadapan peserta yang mayoritas mahasiswa menegaskan bahwa Kemenkeu merupakan institusi yang diberikan mandat untuk mengelola kebijakan fiskal atau menyelenggarakan urusan di bidang keuangan dan kekayaan negara di dalam pemerintahan yang tentunya dalam kapasitas membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

    Dikatakan, amanah yang diemban oleh kemenkeu adalah mengelola APBN yang merupakan uang rakyat Indonesia yang digunakan tentunya untuk sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Lebih lanjut, dijelaskan pertumbuhan ekonomi global berdampak pada ekonomi khususnya di Jateng, namun APBN mampu berperan menjadi peredam. APBN dapat menjadi peredam benturan atas resiko-resiko yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat

    “Jika kita lihat kinerja APBN tahun 2023 yang sehat dan terjaga kuat serta momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan merupakan pijakan kuat bagi APBN di dalam rangka mencapai target pembangunan Jawa Tengah di tahun 2024. Penerimaan APBN Jawa Tengah sampai dengan 31 Desember 2023 berhasil mencapai Rp111,85 triliun atau 105,73% dari target serta realisasi belanja APBN mencapai 108,57 triliun atau 97,63% dari pagu.  Selain itu, kemanfaatan APBN di dalam pembangunan provinsi Jawa Tengah diantaranya adalah sebagai instrumen di dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi” paparnya.

    Hari ini Kemenkeu telah lebih dekat dengan mahasiswa ditandai dengan adanya Fiscal Corner yang merupakan wadah atau ruang bersama dengan mahasiswa untuk mengetahui lebih mendalam tentang Kemenkeu ataupun terkait APBN.

    Dia juga mengingatkan agar mahasiswa membangun koneksi dan lingkungan yang dapat menjadi support system untuk berkembang dan maju, salah satunya adalah dengan menjadi anggota dari komunitas yang berkualitas dan berdampak positif.  Saat ini Kemenkeu telah membina Komunitas Uang Kita atau Komunita yaitu sebagai wadah generasi produktif yang memahami kebijakan pengelolaan uang.

    Pada sesi conference, Analis Kebijakan Ahli Madya BKF, Dewi Puspita menyampaikan overview mengenai kondisi perekonomian terkini dan arah strategi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan. Kepada generasi muda, beliau berpesan agar senantiasa produktif, kreatif, inovatif, dan berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

    Selanjutnya, pada sesi talk show, Heru Mataya, pelaku industri kreatif di Solo, menyatakan bahwa kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia merupakan potensi yang besar dalam pengembangan industri kreatif. “Potensi itu (Ekonomi Kreatif) sudah sangat banyak sekali ya, artinya memang Indonesia itu negara yang sangat kaya terhadap seni budayanya dan memang dia juga sudah sangat ratusan tahun ada. Menurut saya ketika kita sekarang ini ada era industri kreatif saya pikir memang tinggal bagaimana kita mengolah yang ada, pusaka-pusaka nusantara kita itu menjadi bagian dalam atas proses-proses kreatif yang kita laksanakan,” jelas Heru.

    Sependapat dengan pernyataan tersebut, Analis Kebijakan Ahli Pertama BKF, M. Olgiano juga menyatakan jika kekayaan budaya dieksplorasi dan dioptimalkan dengan baik, maka akan berpengaruh pada perekonomian. “Bayangin kalo budaya Indonesia yang demikian ragam, bisa dieksplorasi lebih, bisa dibuat cerita, dibuat film, dibuat animasi itu bisa memberikan efek (perekonomian),” ujar Olgi.

    Sementara itu, Direktur Kreatif Nussa Rarra, Bony Wirasmono, mengapresiasi pelaksanaan Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah pada industri kreatif. “Acara-acara seperti ini merupakan salah satu dukungan ya buat kami di pelaku industri kreatif ini untuk mendapatkan exposure yang lebih, karena memang di industri ini terutama di animasi, ini industri sangat muda banget”, tutup Bony.

    Masih dalam rangkaian kegiatan Nyimak dan Bicara Fiskal Kemenkeu,  telah dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Perwakilan Kemenkeu Provinsi Jateng dengan FEB UNS tentang Fiscal Corner.

    Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, S.H., M.Hum., Kepala Perwakilan Kemenkeu Jateng dan  Prof. Djoko Suhardjanto, M,Com. (Hons), Ph.D, Ak,  Dekan FEB UNS .

    Perjanjian kerja sama tersebut bertujuan untuk menyediakan wadah dalam penyelenggaraan kegiatan pengkajian, penelitian, pelatihan dan edukasi serta publikasi terkait keuangan negara di lingkungan perguruan tinggi.

    Selain itu, juga sebagai bentuk komitmen civitas academica dalam mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

  • Pelantikan Pengurus BEM, DEMA, Ormawa Periode Tahun 2024, Pengurus Baru Diharapkan Lakukan Tugas Lebih Baik

    Pelantikan Pengurus BEM, DEMA, Ormawa Periode Tahun 2024, Pengurus Baru Diharapkan Lakukan Tugas Lebih Baik

    Bismillahirahmanirahim, atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Jumat 23 Februari 2024 telah dilantik Pengurus  BEM, DEMA dan Ormawa FEB UNS Periode 2024. Semoga Allah SWT melimpahkan taufik dan hidayah-Nya serta ketabahan dan kesabaran kepada segenap pengurus untuk melakukan tugas dan kewajiban sebagai pengurus BEM, DEMA dan Ornawa FEB UNS Periode 2024 sejalan dengan aturan-aturan organisasi. Ditetapkan pada tanggal 23 Februari 2024. Atas nama Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak.

    Demikian naskah yang dibacakan Dr. Dwi Prasetyani, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Dwi Prasetyani mewakili Dekan saat melantik Pengurus BEM, Dema dan Ormawa Tahun 2024.

    Pelantikan digelar pada Jumat 23 Februari 2024 di Aula Konimex FEB UNS yang diikuti oleh sejumlah pimpinan FEB.

    “Saya mewakili Dekan FEB UNS mengucapkan terima kasih, apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus BEM, DEMA dan Ormawa tahun 2023, atas kerja kerasnya dedikasinya dan legacy,  apa yang bisa Anda tinggalkan dan tinggalkan kebermanfaatan untuk FEB dan tentu saja untuk organisasi di bawah Anda  masing-masing. Semoga pengalaman Anda selama memimpin  organisasi ini memberikan pengalaman yang berharga, memberikan kemanfaatan karena Anda , termasuk mahasiswa yang tidak hanya mengejar kinerja akademis saja tapi mengisi waktu selama menjadi mahasiswa FEB dengan kegiatan-kegiatan positif” ungkap Dr. Dwi Prasetyani.

    Dr. Dwi Prasetyani juga mengucapkan selamat kepada pengurus BEM, DEMA dan Ormawa   tahun 2024, sebuah pengharapan yang tinggi, terimakasih atas kesediaannya untuk menjadi pengurus. Berharap kepengurusan 2024 bisa lebih baik membawa FEB menjadi fakultas yang lebih gemilang.

    Beberapa rangkaian acara pelantikan terselenggara dengan lancar diantaranya penandatanganan berita acara pelantikan pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2024, penandatanganan dan serah terima pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2023 kepada pengurus tahun 2024.

    Dalam kepengurusan yang baru, telah terpilih  Surya Azhar Ketua BEM, dan Ketua Dema, Liesa Sandea dan beberapa pengurus Ormawa lainnya.

    Pimpinan yang hadir secara bergantian memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA 2023 dan juga arahan kepada para pengurus baru.

  • Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan Lubuklinggau Berkunjung ke FEB UNS Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

    Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan Lubuklinggau Berkunjung ke FEB UNS Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Kunjungan Pimpinan  dan Mahasiswa Universitas Bina Insan Lubuklinggau , Rabu 31 Januari 2024 di Gedung Suhardi.

    Dekan mengucapkan selamat datang di Kota Solo, di UNS kepada rombongan Universitas Bina Insan yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Akbar, M.IT Wakil Rektor Bidang Akademik.

    Dekan juga memperkenalkan beberapa pimpinan FEB yang turut diundang untuk menyambut, Wakil Dekan Akademik, Riset  dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan SDM, Keuangan dan Logistik, Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, para Kaprodi S1, Koordinator dan sub koordinator.

    “Kami ucapkan selamat datang di kota Solo dan juga di UNS kampus yang teduh. Di tahun 2023, Solo berada pada peringkat pertama dalam daftar kota ternyaman di Indonesia. Saat ini, Solo banyak destinasi wisata baru, diantaranya Masjid Raya Sheikh Zayed yang baru dibuka satu tahun ini, wisata Solo Safari. Wisata kulinernya 24 jam dan murah, dimanapun tempat ada kulinernya, Solo juga terhubung oleh tol” paparnya.

    Lebih lanjut Dekan memaparkan berbagai capaian prestasi UNS maupun FEB.

    Pada kurun waktu 5 tahun terakhir ini, UNS selalu masuk dalam klasifikasi 10 besar universitas terbaik di Indonesia. UNS terdiri dari 13 fakultas dan FEB menjadi salah satu fakultas favorit.

    FEB UNS memiliki 7 program studi (prodi), 4  S-1, Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Bisnis Digital;   3 prodi S-2 , Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi Studi Pembangunan; 1  program S-3, Program Doktor Imu Ekonomi.

    Disampaikan juga, berdasarkan World University Ranking (WUR),  Prodi S-1 Akuntansi masuk dalam peringkat 300 besar dunia dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan masuk dalam peringkat 400 besar dunia.

    Prodi S1 Akuntansi, prodi S1 Manajemen dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan telah meraih Akreditasi Internasional AQAS. Ketiga prodi tersebut juga memperoleh akreditasi Unggul dari LAMEMBA.

    Semua prodi S-1 sudah terakreditasi internasional AQAS. Demikian juga untuk Prodi S-2 dan S-3 telah terakreditasi unggul.

    Di kunjungan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara FEB UNS dan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan.

    Pelaksanaan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masayarkat  (Tridharma) tertanggal Rabu 20 Desember  2023.

    Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan kurikulum bersama (merencanakan output pembelajaran, konten dan metode pembelajaran), mengisi kegiatan pembelajaran dengan dosen tamu praktisi, menyediakan resource sharing sarana dan prasarana, melakukan kegiatan tridharma lainnya, misalnya penelitian bersama dan/atau publikasi ilmiah bersama dan pengabdian masyarakat.

    Usai penandatanganan kerja sama digelar sesi sharing dengan nara sumber Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan, Dr. Dhe Rimbano. Sesi ini dimoderatori oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D.

  • Siapkan Perkuliahan Semester Februari-Juli 2024, FEB Gelar Rapat Dewan Dosen

    Siapkan Perkuliahan Semester Februari-Juli 2024, FEB Gelar Rapat Dewan Dosen

    Rapat Dewan Dosen merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mempersiapkan perkuliahan dan juga evaluasi pembelajaran di setiap semesternya.

    Untuk persiapan semester Februari-Juli 2024, Rapat Dewan Dosen digelar di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Selasa 6 Februari 2024.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ak. dalam sambutannya menyampaikan beberapa informasi agenda universitas diantaranya pemilihan anggota Majelis Wali Amanat (MWA), pemilihan Rektor, Dekan dan seterusnya. Diinformasikan juga beberapa agenda dalam rangka Dies Natalis ke-48 UNS.

    Dikatakan, Upacara Dies Natalis akan diselenggarakan pada tanggal 7 Maret 2024 dan Sidang Senat Terbuka pada tanggal 8 Maret 2024.

    Dies Natalis FEB UNS bersamaan dengan Dies Natalis UNS, dan untuk memeriahkan pelaksanaan Dies Natalis tersebut, pimpinan telah menugaskan Retno Tanding Suryandari, Ph.D sebagai Ketua  dan untuk kegiatannya menyesuaikan yang ada di universitas.

    Dekan juga menyampaikan berbagai prestasi FEB. FEB masuk dalam peringkat 600 besar dunia berdasarkan World University Ranking (WUR). Dalam konteks ini, dimana Prodi S1 Akuntansi masuk dalam peringkat 300 besar dunia dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan masuk dalam peringkat 400 besar dunia.

    Prodi S1 Akuntansi, prodi S1 Manajemen dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan telah meraih Akreditasi Internasional AQAS. Ketiga prodi tersebut juga memperoleh akreditasi Unggul dari LAMEMBA.

    “Untuk Prodi S-1 Bisnis Digital akan diakreditasi tahun ini, mohon disiapkan dengan baik untuk akreditasi LAMEMBA-nya. Sehingga seluruh Prodi di FEB terakreditasi unggul” ungkapnya.

    Dekan juga menyampaikan adanya penambahan Dosen ASN yang akan bergabung di FEB, 10 dosen yang benar-benar baru, dan tiga dosen lainnya, sebelumnya telah berstatus Non ASN.

    Lebih lanjut, Dekan juga akan berjuang untuk mendapatkan CSR untuk perluasan masjid Al Latief.

    “Kalau Jumatan sampai ke sebelah ruang dekan, saya akan berjuang untuk mendapatkan CSR untuk perluasan masjid.  Semoga Masjid Al-Latief lebih baik, lebih makmur” tegasnya.

    Setelah pengantar Dekan, dilanjutkan dengan paparan Wakil Dekan Akademik Riset dan kemahasiswaan khususnya mengenai persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) Semester Genap Februari-Juli 2024.

    Perkuliahan semester genap akan dimulai pada tanggal 12 Februari hingga 21 Juni 2024.

    “Dikarenakan pada Minggu pertama ada pesta demokrasi,  sehingga perkuliahan dilakukan secara daring. Minggu kedua luring kembali, diharapkan para dosen dapat betul-betul melaksanakan PBM-nya secara luring yang dimulai pada pekan kedua. Jika berhalangan bisa memberikan alasan” tegasnya.

    Paparan selanjutnya oleh Wakil Dekan Sumber Daya Manusia Keuangan dan Logistik serta Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi.

    Dalam kegiatan itu, juga digelar Sosialisasi Penghitungan Kinerja Pengajaran Dosen dari Tim Remunerasi dan juga dari Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu (LPPMP) tentang Penarikan dan Penghitungan Beban Kerja Dosen (BKD) di Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER).

    Usai pengantar Dekan, paparan Wakil Dekan serta sosialisasi dari Tim Remunerasi dan LPPMP, para dosen berkesempatan untuk memberikan pertanyaan, saran dan masukan.

  • Pelatihan dan Akurasi IKM Gula Kelapa Di Kecamatan Paranggupito, Wonogiri

    Kegiatan pendampingan IKM gula kelapa oleh Dinas KUKM dan Perindag Kab. Wonogiri bekerjasama dengan FEB UNS dilatar belakangi oleh kecenderungan mata pencaharian masyarakat di Kecamatan Paranggupito Kab. Wonogiri sebagai petani sekaligus pengolah gula kelapa. Hal ini, disorot oleh pemerintah daerah dimana peluang usaha produk gula kelapa kedepan akan diprediksi meningkat sehingga dinas terkait bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS melalui BPU FEB UNS untuk memberikan pendampingan cara memproduksi dari teknik tradisional dengan membumbui metode-metode modern yang tidak menghilangkan khas dari gula kelapa itu sendiri. Tim dari FEB UNS memberikan pelatihan mengenai pentingnya pencatatan keuangan perusahaan dan kiat-kiat pemasaran produk gula kelapa, sehingga nilai dari produk tersebut dapat meningkat. Harapannya dari penyelenggarakan kegiatan tersebut dapat memberikan suatu dorongan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa yang dimana hal tersebut dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap pendapatan daerah.

  • Focus Group Discussion Business Gathering “Sinergi Perguruan Tinggi dengan Sektor Pemerintah, BUMN Dan Swasta”

    Perguruan Tinggi sangat erat kaitannya dengan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. dimana revolusi ini menitikberatkan pola digitalisasi dan otomasi disemua aspek kehidupan manusia. Banyak pihak yang belum menyadari akan adanya perubahan tersebut terutama pada bidang pendidikan. Dimana pendidikan memiliki tiga peran utama yakni sebagai agen konservatif (agent of conservation), agen inovatif (agent of innovation), dan agen perubahan (agent of change).

    Pendidikan merupakan suatu sistem yang terdiri atas komponen-komponen yang saling terkait secara fungsional bagi tercapainya pendidikan yang berkualitas. Terdapat empat komponen utama dalam pendidikan, yaitu: SDM, pendanaan, sarana, prasarana, dan kebijakan. Dalam kegiatan ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta berupaya untuk mengadakan diskusi dengan sektor – sektor terkait dengan tujuan untuk mengakselerasi pembangunan regional melalui kerjasama dengan pemerintah, perusahaan (BUMN, BUMD, Industri Swasta). Upaya tersebut sebgai pemenuhan kewajiban Pendidikan Tinggi dengan Tri Dharmanya yaitu pengajaran, pengabdian, dan penelitian. Sehingga secara tidak langsung perguruan tinggi dapat memberikan dampak kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini sasaran (output) yang diharapkan adalah: 1. Peningkatan kualitas kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Pemerintah, BUMN, BUMD, dan Sektor Swasta. 2. Pengembangan SDM secara formal dan informal. 3. Peningkatan pembangunan ekonomi regional. 4. Pengembangan kualitas output Mitra maupun Universitas Sebelas Maret pada produk dan layanan untuk pemenuhan pelayanan masyarakat.

  • Pelatihan Penguatan Produk UMKM Daerah Wonogiri dengan Dinkopukm Perindag Wonogiri

    Kegiatan pelatihan ini adalah bentuk kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret melalui BPU FEB UNS dengan Dinas KUKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri pada tanggal 20 dan 22 April 2022. Penyelenggaraan kegiatan tersebut dilatar berlakangi oleh analisis dari dinas terkait membaca peluang pasar untuk UMKM Kabupaten Wonogiri dalam mengembangkan produk unggulan daerah, hal ini direspon baik oleh FEB UNS dengan mengadakan pelatihan penguatan produk unggulan daerah narasumber pelatihan tersebut adalah Bapak Johadi, S.E., M.Sc. dosen dari FEB UNS Program Ekonomi Pembangunan yang memberikan pengarahan untuk pelaku usaha mikro dan kecil Kab. Wonogiri untuk meningkatkan nilai tambah dan penguatan produk industri masing-masing. Selanjutnya, pelatihan kiat sukses impor produk UMKM menghadirkan narasumber dari alumni FEB UNS Bapak Raditriono yang berkarir pada bidang eksportir di PT. Bening Big Tree Farms yang berlokasi di Kab. Sukoharjo. Pelatihan ini ditujukan untuk pelaku usaha mikro dan kecil untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekspor produk unggulan daerah Kab. Wonogiri.

  • Pelatihan Mahasiswa FEB UNS “Strategi Meningkatkan Entrepreneur Muda Di Kampus”

    Badan Pengelola Usaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggelar kegiatan dengan mahasiswa yang bertema strategi meningkatkan entrepreneur muda di kampus. Maksud dan tujuan diselenggarakannya seminar ini untuk menumbuhkan minat dan skill (keahlian) pada bidang entreprenurship, khususnya untuk para mahasiswa dengan bekal ilmu yang dimiliki di kampus dapat diimplikasikan secara nyata didunia nyata. Hal ini dilatar belakangi oleh sebagian besar arah perilaku mahasiswa memulai usaha dengan keinginan yang dimiliki oleh masing-masing mahasiswa. Sehingga harapannya dengan diselenggarakannya acara tersebut dapat menjadi wadah untuk mahasiswa mengembangkan kemampuan berwirausaha dengan takaran yang terukur dan harapan selanjutnya BPU FEB UNS mengadakan seminar kolaborasi dengan mahasiswa tujuannya untuk menjaring dan mewadahi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan diluar perkuliahan. Tujuan yang lain juga yang ingin dicapai oleh BPU FEB UNS adalah menjalin kolabirasi dengan internal civitas akademika FEB UNS sehingga dengan adanya kerjasama dan kolaborasi dari eksternal maupun internal Universitas Sebelas Maret khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat menjadi motor penggerak untuk mencapai visi dan misi Universitas Sebelas Maret dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi.