Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan (EP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), Surakarta kembali mengadakan webinar internasional dengan tajuk State, Political Corruption, and Pandemic on Heterodox Perspective dengan mengundang Dr. Peter Bratsis sebagai pembicara tunggal, Jumat, 23 Juli 2021.
Dr. Bratsis adalah seorang Associate Professor di bidang Political Science di the City University of New York, Amerika Serikat. Webinar tersebut terselenggara atas kolaborasi dari Prodi EP FEB UNS dengan Riset Grup Ekonomi Kerakyatan, Evolusi Institusi, dan Studi Dinamika Pembangunan, serta Prodes Institute.
Dr. Bratsis mengawali paparan dengan definisi tindak korupsi yang definisinya terus berubah dari waktu ke waktu. Pada awalnya korupsi dianggap sebagai sesuatu yang di luar kondisi normal serta dianggap sebagai sesuatu yang buruk. Meskipun begitu, definisi korupsi berubah menjadi kondisi dimana terjadi ketidakterbukaan informasi atau tidak adanya transparansi.
“Pada kenyataannya, persepsi akan korupsi di berbagai negara tidaklah sama. Terkadang korupsi dipersepsikan dalam lingkup yang luas atau terkadang lebih sempit di negara lain,” ungkap Dr. Bratsis.
Secara universal, korupsi dihubungkan dengan ketidakterbukaan informasi dan kondisi korup di sektor privat. Namun kondisi riil dari korupsi dapat berbeda dari setiap negara akibat adanya efek budaya dan lain hal.
Webinar berjalan secara interaktif dimana peserta dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pembicara disela-sela pemaparan materi.
Riset Grup (RG) Monetary and Fiscal Studies Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kepada karyawan BMT KUBE COLOMADU SEJAHTERA, Rabu, 7 Juli 2021.
Tim PKM yang diketuai oleh Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu, M.Si dan beranggotakan Drs. Sutanto, M.Si., Lukman Hakim, S.E., M.Si., Ph.D., Dr. Mulyanto, M.E, Riwi Sumantyo, S.E.M.M, Ariyanto Adhi Nugroho, SE, M.Ec,Dev, MAPPI (Cert), Hery Sulistio Jati Nugroho Sriwiyanto, S.E., M.S.E, Dr. Tetuko Rawidyo Putro, S.E., M.Si, dan Johadi, S.E., M.Sc memberikan pelatihan pelayanan prima secara online via zoom dan offline.
Kegiatan yang dilakukan di Kantor KSPPS BMT KUBE COLOMADU SEJAHTERA itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dan kinerja karyawan KSPPS BMT KUBE COLOMADU SEJAHTERA dengan cara memberikan pelatihan pelayanan prima (service excellent) kepada karyawan.
Dr. Aisyah mengatakan, fokus pelatihan ini adalah pada upaya peningkatan kinerja karyawan supaya dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya pelayanan prima dalam interaksi internal maupun eksternal.
Tim membekali peserta dengan pemahaman tentang konsumen sebagai seorang individu yang mempunyai banyak keinginan dan persepsi pada sebuah produk atau pelayanan.
“Peserta diharapkan mampu memberikan pelayanan prima, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan seorang konsumen dan berbagai metode pengukuran pelayanan prima serta mampu menangani berbagai keluhan” jelasnya.
Hasil pelatihan diharapkan mampu menjadi motivasi dan memberikan skill yang diperlukan bagi karyawan yang akan meningkatkan kualitas layanan Lembaga keuangan syari’ah di era global.
Dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang keuangan dan perbankan juga dihadirkan yakni Lukman Hakim, S.E., M.Si., Ph.D., akademisi dari FEB UNS dan Ita Jaya Puspitarini, S.Psi., M.M. praktisi di bidang perbankan.
Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu cara yang dapat diambil oleh BMT untuk meningkatkan kemampuan sumberdayanya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabahnya.
Pelayanan yang prima terhadap nasabah akan meningkatkan kepuasan nasabah, sehingga pada akhirnya akan memperbesar jumlah nasabah BMT dan meningkatkan dana nasabah yang bisa dihimpun oleh BMT untuk disalurkan kepada pihak ketiga yang memerlukan pembiayaan.
Dengan semakin banyaknya nasabah BMT baik sebagai penyimpan dana maupun sebagai pemohon dana, pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan yang diperoleh oleh BMT.
Sumber: Riset Grup Monetary and Fiscal Studies FEB UNS
Program Studi (Prodi) S-1 Akuntansi dan S-1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret membuka Kelas Internasional. Kelas Internasional merupakan program pendidikan tingkat sarjana yang berkolaborasi dengan Curtin University. Pendaftaran telah dilaksanakan dari tanggal 15 Juni hingga 2 Juli 2021. Sedangkan pengumuman akan diumumkan pada tanggal 13 Juli 2021 mendatang.
Dalam kesempatan “Jagongan Kelas Internasional UNS”, Selasa 6 Juli 2021, Unit SPMB UNS mengundang Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D, Ak., CA , Kepala Program Studi (Kaprodi) S-1 Akuntansi dan Bhimo Rizky Samudro, M.Si., Ph.D, Kaprodi S-1 Ekonomi Pembangunan untuk mengupas lebih detil tentang kelas yang baru kali pertama dibuka.
Agung Nur Probohudono menjelaskan Program Unggulan Kelas Internasional diantaranya menghasilkan lulusan yang memiliki kepribadian yang kuat, kreatif dan berkemampuan nalar yang tinggi serta memiliki kemampuan dalam menghadapi tantangan era globalisasi.
Kurikulumnya hampir sama dengan program reguler, yang membedakan adalah proses pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar, summer course, program double degree, visiting professor dan event internasional lainnya. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman pendidikan di luar negeri dan juga mendapat pengakuan internasional.
“Meskipun kelas ini bercorak internasional namun bukan berarti menjadi kelas yang eksklusif. Kami akan membentengi mahasiswa dari sikap yang tidak mencerminkan jati diri bangsa. Jargon-jargon local wisdom akan kita tanamkan semisal memayu hayuning bawana, urip hanguripi agar mampu diimplementasikan para mahasiswa di kelas ini nantinya ketika menjalani studi ” tegasnya.
Dikatakannya, peserta yang mendaftar di Kelas Internasional cukup banyak, namun di tahun ini, masing-masing prodi hanya membuka satu kelas saja untuk 25 mahasiswa. Semoga di tahun besok bisa membuka lebih dari satu kelas.
Bhimo Rizky Samudro, Ph.D menambahkan, beberapa aspek yang dilihat di seleksi Kelas Internasional meliputi potensi akademik, kemampuan berbahasa Inggris dan juga kepribadian peserta melalui tes wawancara.
“Di informasi yang telah dishare, kita memang tidak mencantumkan berapa score TOEFL atau IELTS nya. Kita berkeinginan agar yang lolos di seleksi ini bukan hanya yang berkemampuan Bahasa Inggrisnya bagus saja namun juga imbang, memiliki kemampuan di akademiknya dan juga dari sisi kepribadiannya. diharapkan dapat input yang baik.” ungkapnya.
Selanjutnya disampaikan, di angkatan pertama ini, kami berusaha memberikan yang terbaik, terus berproses dan belajar. Di tahun depan akan direformat lagi pendaftarannya agar lebih fleksibel sehingga bisa memungkinkan peserta yang dari luar negeri juga ikut bergabung di Kelas Internasional ini. Quality control-nya juga harus kami jaga, agar mahasiswa dan orang tua wali mendapatkan pelayanan yang memuaskan. (Humas FEB)
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) terlihat mengantri untuk mendapatkan vaksin di Auditorium Fakultas Kedokteran UNS, Senin 5 Juli 2021. Peserta dari FEB yang berjumlah 230 bergabung dengan mahasiswa fakultas lain dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Keolahragaan (FKOR).
Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini bertajuk Serbuan Vaksin untuk Mahasiswa Universitas Sebelas Maret. Aktifitas ini merupakan kerjasama UNS dengan Panglima TNI, Kapolri, Pemerintah Kota Surakarta dan Korem 074/Warastratama, diikuti oleh 1000 mahasiswa di setiap tahapnya.
Utamanya, vaksinasi diberikan kepada mahasiswa yang tinggal di Wilayah Solo Raya atau juga mahasiswa dari luar Solo Raya namun hingga saat ini berada di Solo.
Menurut Prof. Izza, kuota untuk mahasiswa FEB sebenarnya ada 300, namun kemungkinan karena saat ini sedang dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga kuota tersebut belum terpenuhi. Harapannya, semoga untuk tahap berikutnya, mahasiswa yang belum mendapatkan vaksin akan memiliki kesempatan yang sama seperti rekannya yang lain.
Pelaksanaan vaksinasi tetap menjaga Protokol Kesehatan
“Pemberian vaksin bagi mahasiswa ini sangat membantu karena kita memang berharap agar perkuliahan luring atau minimal blended learning bisa dilakukan pada semester depan. Ini adalah ikhtiar sehat kita. Kita memang tidak menjamin yang sudah divaksin tidak terkena covid, namun minimal ketika sudah divaksin tingkat kebekebalan tubuh menjadi lebih tinggi dan ketika terkena pun tingkat keparahan tidak terlalu, harapannya seperti itu” katanya optimis.
Nur Hariawan, SH, Sub Koordinator Akademik FEB UNS menambahkan, mahasiswa FEB mendapatkan kesempatan vaksin hari ini, di tahap ketiga bersama dengan tiga fakultas lain. Tahap pertama sudah dilakukan untuk Fakultas Kedokteran dan tahap kedua untuk Fakultas MIPA, Pertanian dan FKOR.
Sebelumnya, sosialisasi untuk pendaftaran vaksin telah langsung disebarluaskan ke WhatsApp Grup dan juga Telegram agar mahasiswa dapat cepat mendaftar dan menyiapkan berkas yang diperlukan.
Kegiatan akan berlangsung dari pagi hingga sore hari. Untuk tahap berikutnya masih akan dikoordinasikan pimpinan, harapannya, semua mahasiswa UNS akan mendapatkan vaksin.
Sementara itu, saat ditemui media FEB di sela antrian, Isti Farida, mahasiswa Program Studi Manajemen FEB yang berasal dari Temanggung mengatakan sangat senang mendapatkan informasi bahwa UNS menfasilitasi vaksinasi bagi mahasiswa.
Salah satu mahasiswa FEB sedang divaksin
“Dengan adanya fasilitas vaksin ini, saya senang dan sangat terbantu, karena ternyata tidak mudah untuk mendapatkannya. Jika ada info untuk vaksin bagi masyarakat umum, biasanya rebutan dan cepet habis. Penyebaran info dari bagian kemahasiswaan FEB untuk pendaftaran vaksin sangat cepat, teman-teman bisa dengan mudah untuk mendapatkan penjelasan jika ada kendala ” tutur mahasiswa yang punya sambilan usaha online di tengah studinya. (Humas FEB)
Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menandatangani MoU atau Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek. Kesepakatan Bersama tersebut berlaku selama tiga tahun, ditandatangani oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho dan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Kegiatan penandatanganan berlangsung secara daring, dihadiri oleh pejabat Pemkab Trenggalek dan pejabat di lingkungan UNS, Selasa 29/6/2021.
Kerjasama yang diinisiasi oleh Bidang Kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS ini mencakup lingkup pendidikan, penelitian dan pengembangan, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perencanaan strategis daerah, kajian dan evaluasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis implementasi pembangunan daerah, pendampingan dan bantuan teknis peningkatan pendapatan asli daerah serta pelaksanaan Kampus Merdeka Merdeka Belajar (KMMB).
Dalam sambutannya, Prof. Jamal menyampaikan bahwa tujuan kerjasama ini adalah untuk meningkatkan potensi dan keunggulan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak, baik oleh UNS maupun Kabupaten Trenggalek. Khususnya untuk kepentingan pembangunan daerah Trenggalek dan peningkatan mutu pendidikan di UNS.
“Diantara ruang lingkup kerjasama UNS dan Pemkab Trenggalek adalah untuk melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program KMMB. Seperti yang telah dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, kita berharap ada pertautan dan hubungan yang dekat antara kampus dan dunia usaha serta dunia industri, termasuk didalamnya dengan Pemkab Trenggalek” ungkapnya.
Selanjutnya disampaikan institusi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam berbagai kesempatan memang harus melakukan kegiatan sinergitas dan memadukan program kerja agar arah dan pengembangan masing-masing memiliki titik temu untuk menyukseskan kebijakan antara pemerintah daerah dengan kampus UNS.
Di akhir sambutan, Prof. Jamal berharap MoU ini tidak hanya sekedar penandatanganan saja tapi lebih dari itu, UNS dan Pemkab Trenggalek bersama-sama bisa mengimplementasikan isi kesepakatan kerjasama tersebut sehingga berdaya guna dan berhasil guna. (Humas FEB)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Training of Trainer Kewirausahaan secara daring, Sabtu 5 Juni 2021.
Kegiatan yang diikuti khusus oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan FEB UNS itu menghadirkan narasumber Prof. Nurul Indarti, Sivilikonom, Cand Merc, Ph.D dari FEB UGM.
Pembahasan materi dengan topik Model Bisnis dan Pembelajaran Kewirausahaan diawali dengan melihat kembali pola pembelajaran kewirausahaan sebelumnya, melihat beberapa inovasi yang dilakukan perusahaan. Selanjutnya masuk ke materi konsep model bisnis, pola model bisnis dan inovasi model bisnis.
Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE., M,Si., Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS dalam sambutan awalnya menyampaikan, FEB UNS telah memiliki tiga model pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa yaitu AMT (Achievement Motivation Training), Business Motivation Training (BMT) dan Pre Job Training (PJT).
“BMT atau kewirausahaan sebagai salah satu model pelatihan perlu adanya pembaharuan. Model BMT sebelumnya masih menggunakan pola yang lama padahal kewirausahaan saat ini berjalan dengan sangat cepat, ada keterbaruan yang luar biasa. Hal inilah yang mendorong kami untuk mengadakan acara ini” ungkapnya.
Selanjutnya disampaikan, para dosen muda yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan menjadi instruktur, membantu fakultas dengan model-model kewirausahaan yang terbarukan mendorong mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda. Hasil dari pelatihan kepada mahasiswa, salah satunya adalah mahasiswa mampu menyusun bisnis plan.
Untuk pendampingan mahasiswa, FEB juga akan bekerja sama dengan Direktorat Inovasi dan Hilirisasi UNS.
Dari hasil pelatihan ini, fakultas akan melakukan revisi terhadap modul kewirausahaan yang sudah dimiliki sebelumnya. Direncanakan di awal bulan Juli akan ada pelatihan bagi mahasiswa.
Kegiatan Training of Trainer Kewirausahaan ini merupakan titik awal yang akan berkesinambungan dengan aktifitas-aktifitas lainnya. Hasil akhirnya adalah Indikator Kinerja Utama (IKU) tercapai dan aktifitas kewirausahaan dapat dilakukan mahasiswa hingga lulus kuliah. (Humas FEB)
Universitas Sebelas Maret menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Kamis 27 Mei 2021 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS dan juga disiarkan secara daring.
MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum, dan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Dr. Inosentius Samsul, S.H., M.Hum dengan saksi Sekretaris Jenderal DPR RI Dr. Ir. Indra Iskandar, M.Si, dan Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi UNS, Prof. Dr. rer.nat. Sajidan, M.Si.
Ruang lingkup MoU mencakup penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penelitian, riset, kajian, kegiatan ilmiah, seminar dan lokakarya; peningkatan dan pengembangan kompetensi sumberdaya manusia; perbantuan manajemen secara terpadu dalam rangka peningkatan mutu akademik dan pendampingan pakar/Mitra Bestari Jurnal.
Selain itu, kerjasama yang akan dijalin juga dalam hal sharing data/open access penelitian atau perpustakaan; penyusunan jawaban mahkamah konstitusi; penyelenggaraan dukungan keahlian dalam pembentukan undang-undang, penyusunan naskah akademik, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan; serta program magang dosen/mahasiswa di Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI dan kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.
Dr. Indra Iskandar, Sekretaris Jenderal DPR RI
Usai penandatanganan MoU, dilaksanakan seminar bertema Mengawal Akuntabilitas Program Kartu Prakerja di Masa Pandemi Covid-19 dengan narasumber Rahmad Handoyo, S.Pi, M.M, Anggota Komisi IX DPR, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D, Ak., Dekan FEB UNS, Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H. M.H. Ketua Senat Akademik UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M,.SI. Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiwaan FEB UNS dan Dr. Atmaji MM, Ketua Program Studi S1 Manajemen FEB UNS.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Dr. Indra Iskandar dalam sambutannya menyampaikan adanya pandemi Covid-19 mendorong pemerintah untuk melakukan berbagai inovasi kebijakan untuk memastikan pandemi tidak memberikan dampak sinifikan kepada masyarakat. Salah satu kebijakan yang dilaksanakan yaitu Program Kartu Prakerja guna mengurangi peningkatan penggangguran terbuka yang menjadi salah satu dampak utama kontraksi ekonomi pada masa pandemi.
“Terdapat evaluasi yang menjadi catatan pengawasan yang dilakukan oleh anggota DPR RI terhadap dinamika pelaksanaan Program Kartu Pekerja di tahun 2020 lalu dan 2021 yang sedang berjalan. Untuk memperkuat analisis pengelolaan Program Kartu Prakerja tersebut, Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara (PK AKN) Badan Keahlian DPR memandang adanya kerjasama MoU dan juga seminar dengan narasumber dari anggota DPR dan akademisi UNS ini sangat penting untuk memastikan kajian yang disusun tidak berada pada ruang hampa tapi mampu diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat” jelasnya.
Dr. Indra juga berharap agar berbagai masukan akan memberikan manfaat yang besar bagi PK AKN untuk mampu menciptakan kajian yang akan mendukung fungsi pengawasan DPR khususnya pengawasan atas keuangan negara.
Prof. Jamal Wiwoho, Rektor UNS
Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho mengucapkan terimakasih kepada Badan Keahlian DPR RI yang telah memberi kepercayaan kepada UNS untuk menjalin kerjasama. Gagasan dari para narasumber seminar dan juga diskusi yang dilaksanakan semoga memberikan manfaat baik ditingkat nasional dan internasional, berkontribusi besar untuk peningkatan kualitas ketenagakerjaan di Indonesia.
Sementara itu, Dekan FEB UNS. Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D, Ak. menyampaikan bahwa FEB UNS secara kelembagaan bersedia untuk mendukung peran dan fungsi Badan Keahlian DPR, mewujudkan Parlemen Profesional dalam memberikan dukungan 3 fungsi utama DPR yakni Pengawasan, Anggaran dan Legislasi.
Prof. Djoko Suhardjanto, Dekan FEB UNS
Salah satu fungsi utama DPR yaitu pengawasan penyelenggaraan program pemerintah, dalam ranah akademik, fungsi ini sangat lekat dengan istilah akuntabilitas. FEB UNS didukung program studi dan grup riset siap mendukung fungsi-fungsi pengawasan dan dukungan kajian ilmiah kepada Badan Keahlian, termasuk hari ini memberikan pandangan dan kajian secara mendalam mengenai akuntabilitas Program Kartu Prakerja. (Humas FEB)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Silaturahmi Tahunan dan Halal Bihalal 1442 Hijriyah di Selasar FEB, Senin 17 Mei 2021.
Kegiatan yang digelar usai Silaturahmi Tahunan di UNS itu diikuti oleh seluruh pimpinan FEB dan tenaga kependidikan.
Di awal sambutannya, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com., (Hons)., Ph,D, Ak., Dekan FEB menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 Hijriyah. Setelah sebulan lamanya menunaikan ibadah puasa hingga sampai pada hari kemenangan di hari raya. Permohonan maaf atas segala kesalahan juga disampaikan, atas nama pribadi maupun mewakili seluruh pimpinan FEB UNS.
Menurutnya, silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menyatukan visi ke depan agar apa yang dilakukan memberikan manfaat, bagi diri pribadi, keluarga, institusi dan juga masyarakat.
Seyogyanya acara ini diselenggarakan dengan mengundang seluruh keluarga besar FEB, seperti yang dilaksanakan sebelum pandemi. Namun, karena kondisi yang belum memungkinkan, masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan terbatas dan tetap menjaga protokol kesehatan. Hal ini diharapkan tidak akan mengurangi esensi silaturahmi.
Prof. Djoko berharap agar seluruh sivitas akademika FEB selalu menjaga kekompakan dalam membawa misi FEB agar FEB menjadi lebih baik dan go internasional.
“Berubahnya status UNS menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) menuntut kita untuk semakin bekerja keras dan cepat. Perubahan-perubahan banyak sekali, tidak hanya pada struktur organisasinya, tapi juga perubahan dalam cara kerja, kita dituntut go internasional” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Djoko berharap seluruh keluarga besar FEB dalam keadaan sehat walafiat dan selalu mengoptimalkan diri untuk bekerja, pandemi bukan menjadi penghalang (Humas-FEB)
Shoffan Mujahid, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan berhasil meraih juara 1 pada pada Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FEB yang digelar secara daring, Senin,10 Mei 2021. Sementara itu, Dian Cita Putri, mahasiswa Prodi Manajemen sebagai juara ke 2.
Dengan keberhasilan tersebut, Shoffan dan Dian akan mewakili FEB untuk berlaga kembali di Seleksi Mawapres 2021 tingkat universitas.
Tiga mahasiswa lainnya pada Grand Final Pilmapres FEB memiliki nilai yang tidak terpaut jauh dari kedua pemenang yaitu Raka Muhammad Iqbal dari Prodi Akuntansi, Namira Fairuz Wibowo dari Prodi Manajemen, dan Umu Ni’matun Nada Al Muhib dari Prodi Manajemen.
Shoffan Mujahid dan Dian Cita Putri
Tim juri Pilmapres FEB terdiri atas dosen FEB, Retno Tanding Suryandari, Ph.D, Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, Ariyanto Adhi Nugroho, M.Ec. Dev serta alumni FEB, Arif Darmawan,M.A.
Ketua Tim Juri, Retno Tanding, Ph.D. menyampaikan bahwa secara umum, kelima paper yang telah sampai pada juri memiliki satu topik yang unik. Namun di sisi lain, keunikan topik itu, agar menjadi suatu kekuatan perlu ditunjang dengan pendalaman literatur review. Demikian juga ide dan topik perlu dituangkan dengan lebih tajam.
“Topik anda perlu dikupas lebih jauh lagi, digali dan dikembangkan agar menjadi paper ilmiah yang menarik. Dari sisi presentasi, luar biasa, power point yang disusun sangat menarik, demikian juga kemampuan menggunakan bahasa asing sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing ke depan, sudah menjadi satu kebutuhan yang harus ditingkatkan, apalagi jika mampu menguasai dua bahasa asing’ tegasnya.
Dari kelima paper mahasiswa tersebut, sebagian besar menggunakan sisi pendekatan aplikasi atau platform sebagai model untuk mengembangkan paper.
Grand Final Mawapres FEB 2021
Di akhir acara, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. mengapresiasi paper dan presentasi kelima mahasiswa pada Grand Final Pilmapres.
“Selamat kepada Mas Shoffan dan Mbak Dian yang telah berhasil untuk mewakili FEB menuju seleksi mawapres di tingkat universitas. Perlu diperhatikan, apa yang telah diarahkan tim juri terkait perbaikan paper dan presentasi. Bagi ketiga mahasiswa yang lain, jangan patah semangat. Jadikan ini sebagai pemicu untuk lebih giat beraktifitas di kegiatan kemahasiswaan baik di dalam maupun luar universitas” tutupnya menyemangati.
Kelima mahasiswa mendapatkan apresiasi berupa hadiah pembinaan untuk memberikan semangat yang lebih agar mahasiswa semakin aktif mengikuti kompetisi-kompetisi. (Humas FEB)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 1 pada lomba Virtual Exhibition dalam rangka Dies Natalis ke 45 UNS. Hasil lomba diumumkan secara luring dan daring pada Awarding Ceremony Virtual Exhibition and Virtual Choir Festival bertepatan pada Hari Pendidikan Nasional, Minggu, 2 Mei 2021.
Lomba Virtual Exhibition diikuti oleh 15 tim dari fakultas, lembaga dan unit di lingkungan UNS yang menghadirkan tayangan beragam produk inovasi dan unggulannya. Penilaian lomba pameran virtual, selain video harus bersifat orisinal dan tidak pernah atau sedang diikutsertakan dalam kompetisi serupa juga berdasarkan like terbanyak di laman youtube UNS.
Dari berbagai lomba yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke 45 UNS, selain Virtual Exhibition, FEB juga berhasil meraih juara 3 lomba Kantin Sehat dan juara 2 pada lomba UNS Bercerita untuk kategori peserta dari Tenaga Kependidikan (Tendik). Kemenangan lomba di kedua lomba itu telah diumumkan pada tanggal 20 Maret 2021 lalu pada Pagelaran Wayang Kulit Virtual.
Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak. memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada tim FEB yang telah meraih juara. Dekan juga menyemangati dan mengucapkan terima kasih kepada dosen, tendik dan mahasiswa FEB yang telah turut berpartisipasi dalam berbagai lomba dan telah bekerja sama dengan cukup baik meskipun ada yang belum meraih kemenangan.
“Selamat kepada para pemenang. Terima kasih atas partisipasi semuanya, sivitas akademika FEB UNS di berbagai lomba yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis UNS. Kita harus selalu bekerja sama, guyub rukun agar FEB lebih kuat. Ke depan harus lebih ditingkatkan, harus lebih banyak yang aktif mengikuti lomba, harus lebih kreatif dan bergerak lebih cepat.” tegasnya.
Beberapa lomba lainnya yakni external competition yang berupa kegiatan ilmiah, seni dan budaya serta lomba olah raga virtual akan diumumkan pada tanggal 20 Mei mendatang. (Humas-FEB)