FEB

Kategori: Uncategorized

  • FEB UNS Welcomes a Visit from Al Azhar 15 Islamic Senior High School Semarang

    FEB UNS Welcomes a Visit from Al Azhar 15 Islamic Senior High School Semarang

    Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta welcomed a visit from Al Azhar 15 Islamic Senior High School Semarang on Tuesday, 30 September 2025. The event took place at the Suhardi Building Hall, FEB UNS. The visiting group consisted of 52 students and 6 accompanying teachers and was received by the Vice Dean for Academic and Research Affairs, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., along with the Heads of Undergraduate Study Programs at FEB UNS.

    In her remarks, Prof. Tri expressed her appreciation for the visit and emphasized the importance of introducing university life to high school students early on as preparation for their future educational paths. She also highlighted FEB UNS’s position as one of the leading faculties offering internationally recognized education. This is reflected in the achievement of international accreditation from AQAS, in addition to national accreditation from LAMEMBA, which has granted the Accounting, Management, and Development Economics Study Programs the “Excellent” rating, while the Digital Business Study Program received “Excellent” status—an impressive accomplishment considering the program was established only three years ago.

    Prof. Tri further explained that the Digital Business Study Program is among the most competitive at UNS, ranking second among programs in the social sciences and humanities cluster. Interest among high school students to enroll at UNS is also very high, with the number of applicants placing UNS in the second position nationwide. At the international level, FEB UNS maintains a strong position. In global rankings, the fields of Economics and Accounting are positioned in the 300s, while Business and Management are ranked in the 600s globally. “You don’t need to go abroad to get a quality education because FEB UNS is already competitive at the global level,” stated Prof. Tri.

    She also introduced FEB UNS’s four regular undergraduate study programs, the Development Economics, Accounting, Management, and Digital Business study program, along with international classes offered in Accounting, Management, and Development Economics. These international programs were presented to students through a special video screening during the visit.

    Representing the school, Ainun Jariyati, S.Pd., Gr., Vice Principal for Student Affairs, explained the purpose of the visit. The event continued with presentations from the Heads of Undergraduate Study Programs and an interactive discussion and Q&A session with the students.

    To make the session more engaging, students participated in a quiz using the Kahoot! platform, which generated high enthusiasm. Through this educational game, students were able to test their knowledge and gain deeper insights into FEB UNS in a fun way. Those who achieved the highest scores received prizes as a token of appreciation for their active participation and enthusiasm.

    This visit not only strengthened the partnership between educational institutions but also provided students with a closer look at academic life in higher education, particularly at FEB UNS.
    The activity aligns with UNS’s commitment to supporting the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 (Quality Education), by expanding educational access and improving quality for younger generations.

  • Akselerasi Bisnis Startup Binaan Perguruan Tinggi, Kolaborasi RG Pemasaran Keperilakuan FEB UNS dan IBISMA UII

    Akselerasi Bisnis Startup Binaan Perguruan Tinggi, Kolaborasi RG Pemasaran Keperilakuan FEB UNS dan IBISMA UII

    Startup mahasiswa mempunyai peran strategik dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Tumbuhnya banyak bisnis yang diiniasi perguruan tinggi mendukung munculnya banyak wirausaha muda yang mempunyai kemampuan penguasaan teori bisnis dan teknologi terapan. Mereka diharapkan mampu membuat usaha yang mempunyai keunggulan bersaing dan stamina untuk selalu beradapatasi dan berinovasi.

    Riset Grup (RG) Pemasaran Keperilakukan FEB UNS bekerjasama dengan Inkubasi Bisnis dan Inovasi Bersama (IBISMA) UII pada tanggal 13 Nopember 2024 mengadakan workshop dan FGD untuk mengidetikasi faktor keberhasilan bisnis start-up mahasiswa dan memberikan rekomendasi ke stakeholder bagi peningkatan bisnis.

    Dr. Ahmad Ikhwan Setiawan S.E., M.T., ketua RG Pemasaran Keperilakuan mengatakan bahwa tingkat keberhasilan start-up yang relatif kecil merupakan suatu tantangan bahwa hanya model bisnis startup yang berkarakter khusus yang mampu bertahan dalam lingkungan persaingan bisnis yang ketat.

    Sedangkan Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M dalam paparannya mengatakan bisnis startup memerlukan kemampuan yang tangguh dalam memperbesar usahanya yaitu keunggulan teknologi, kompetensi dan organisasi.

    Staf ahli IBISMA, Bagus Panuntun, SE.MBA dalam penjelasannya mengatakan bahwa keterkaitan bisnis startup mahasiswa dengan ekosistem bisnis sangat menentukan kesuksesannya yang dipandang sebagai penta helix : pengusaha, perguruan tinggi, pemerintah, komunitas dan media.

    Workshop yang berlangsung di UII dan dihadiri oleh 25 start-up binaan IBISMA sepakat untuk mengadakan kerja sama bagi peningkatan startup bagi mahasiswa di UNS melalui program riset dan pengabdian.

  • Pengambilan Jaket Almamater Mahasiswa Baru 2024

    Pemberitahuan Pengambilan Jaket Almamater Mahasiswa Baru 2024  dapat dilihat di Pengambilan-Jaket-Almamater-Mahasiswa-Baru-2024-20240626_08123939.pdf

     

  • Webinar Grup Riset Kearifan Lokal Bahas Nilai-Nilai Kepemimpinan

    Webinar Grup Riset Kearifan Lokal Bahas Nilai-Nilai Kepemimpinan

    Grup Riset Kearifan Lokal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) hadirkan Ki Purbo Asmoro, S. Kar., M.Hum., Budayawan dan Akademisi ISI Surakarta serta Dr. Joko Suyono, S.E., M.Si.  pada webinar yang bertajuk Nilai-Nilai Kepemimpinan dalam Perspektif Kearifan Lokal: Menyongsong Suksesi Kepemimpinan Nasional.

    Secara spesifik, Ki Purbo Asmoro mengangkat tema Menggali Nilai-Nilai Budaya Jawa sedangkan Dr. Joko Suyono dengan tema Menggali Pikiran, Ucapan dan Tindakan Bung Karno dan Pak Harto dalam Kepemimpinan Hasthabrata dengan Content Analysis.

    Dalam paparan materinya, Ki Purbo mengatakan konsep kepemimpinan Jawa sebenarnya mulai keberadaannya saat  orang Jawa dengan keanekaragaman budayanya meninggalkan jejak sejarah, ada pitutur, piweling, konsep-konsep kepemimpinan dan butir-butir budaya Jawa yang telah mampu membuktikan kehebatan masa lalu, diantaranya ada Zaman Kalingga, Kahuripan, Singosari, Kediri, Majapahit, Mataram Islam.

    Dikatakan, banyak sekali item-item di dalam wayang yang merupakan konsep-konsep kepemimpinan yang bersumber dari budaya lokal.

    Di dalam wayang, seorang pemimpin harus ada aura keagungan, yang dititahkan dari Yang Maha Kuasa. Karena hanya titipan, maka pemimpin tidak boleh sewenang-wenang, pemimpin hanya melaksanakan kewajiban, tidak mempunyai ambisi atau pamrih pribadi, namun untuk kebaikan bersama.

    Bahkan di Kalimasada, pusakanya Yudhistira, ada lima konsep kepemimpinan yang tertuang dalam kaligrafi yakni ada mengesakan Tuhan, mengabdi, berjuang dengan gigih, kasih kepada sesama, dan sebagai petugas alam.

    Menurutnya, konsep kepemimpinan juga ada di dalam aksara Jawa, hanacaraka datasala padhajayanya magabathanga. Hana, keberadaan keesaan Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga seorang pemimpin itu harus percaya kepada yang maha kuasa. Lalu caraka,  manusia itu terpilih sebagai utusan, pemimpin itu adalah utusan. Datasawala, jangan menentang; padajayanya, tindakan harus ke arah jalan Tuhan, sehingga pemimpin tidak boleh adigang adigung adiguna.

    Lebih lanjut dikatakan, banyak generasi muda yang belum mengenal budaya Jawa khususnya wayang dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar mereka lebih memahami makna-makna kepemimpinan dalam dunia wayang.

    “Di dalam wayang, jika orang Jawa yang masih mencintai budayanya biasanya masih bisa memahami makna-makna dari kata-kata dalam dunia wayang, sekarang sepertinya sudah banyak mulai hilang atau akan punah, misalnya generasi Z dengan bahasa wayang tidak begitu akrab. Meski masih ada yang bisa memahami” ungkapya.

    Ki Purbo juga mengajak peserta webinar yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian terkait kepemimpinan yang ada dalam dunia wayang.

    “Jika akan meneliti kepemimpinan selain hastabrata banyak, pokoknya hampir setiap lakon yang ada nuansanya dadi ratu misalnya Parikesit Dadi Ratu, Gatotkaca Dadi Ratu dan sebagainya mesti ada.  Kalau dalangya pandai untuk memasukkan unsur-unsur dan item-item konsep-konsep kepemimpinan di dalam sebuah cerita itu pasti itu menarik” paparnya kemudian.

    Pembicara kedua, Dr. Joko Suyono menyajikan bagaimana  proses menggali pikiran, ucapan dan tindakan Bung Karno dan Pak Harto dalam kepemimpinan hastabrata. Sehingga dapat dibuat parameter dan berhasil dijadikan sebuah ukuran-ukuran yang menjadi pedoman, alat analisis kecenderungan sifat-sifat pemimpin dari hastabrata.

     

    Sarjiyanto,Ph.D., moderator webinar yang juga merupakan peneliti Grup Riset Kearifan Lokal menyampaikan bahwa apa yang telah diteliti Dr. Joko Suyono ini adalah terobosan baru atau novelty luar biasa dan dapat mengispirasi mahasiswa ataupun peneliti lain yang fokus kepada kepemimpinan.

  • Workshop Materi Kegiatan Brevet Pajak A dan B

    Tim Pengembangan Kerjasama Akuntansi (Pengelola Kegiatan Brevet Pajak), Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan Workshop Materi Kegiatan Brevet Pajak A dan B pada Jumat, 25 Agustus 2023. Yang dilaksanakan di Ruang Teleconference, Gedung Soedarah Soepono (Gedung 5 Lantai 3), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret. Dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu: Warsito S.E., M.Si dan Mukh. Nurkholis, Ak., BKP-C., CA. Konsultan Pajak MNCo.

  • Dua Mahasiswa Terbaik FEB Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Dua Mahasiswa Terbaik FEB Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Kiagus Muhammad Mullah Ibadurrahman  dan Puji Sholikhatun terpilih untuk mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Pemilihan Mahasiswa Berpestasi (Pilmapres) di tingkat universitas.

    Dari sembilan mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres tingkat fakultas yang digelar pada tanggal 31 Maret 2023 di Alumni Lounge FEB UNS tersebut,  keduanya dinilai yang terbaik oleh para juri.

    Juara 1, 2, dan 3, Kiagus Muhammad Mullah Ibadurrahman, Puji Sholikhatun dan Hanun Aulia Yasmin

    Tiga dosen FEB menjadi juri di Pilmapres yakni Malik Cahyadin, S.E., M.Si., Ibrahim Fatwa Wijaya, S.E., M.Sc., Ph.D dan Sarjiyanto, S.E., MBA., Ph.D.

    Pengarahan Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan

    Portofolio peserta, karya tulis, kepribadian dan kemampuan bahasa Inggris menjadi komponen dalam penilaian Pilmapres. Peserta secara bergantian melakukan presentasi di hadapan para juri disaksikan oleh perwakilan Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) FEB UNS.

    Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si  dalam arahannya usai pengumuman hasil seleksi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada sembilan mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres.

     

    Peserta dan juri berfoto bersama

    “Kami dari bidang akademik sangat mengapresiasi kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres hari ini. Dalam waktu yang sangat singkat, sekitar satu minggu mahasiswa dengan cepat untuk mempersiapkannya.  Kalian adalah mahasiswa yang luar biasa, mulai dari portofolio, karya ilmiah, selisih nilainya sangat tipis. Namun kami harus menunjuk dua orang yang mewakili FEB untuk universitas. Kami berharap teman-teman yang belum diberi kesempatan untuk dapat memperbaiki diri, jangan pernah berhenti, ini bukan titik akhir tapi titik awal kalian untuk lebih meningkatkan prestasi” urai Prof. Izza.

    Pada seleksi Pilmapres tahun ini, fakultas memberikan penghargaan Piala Dekan kepada Juara 1, Piala Ketua Senat kepada Juara II dan Piala Wakil Dekan kepada Juara III.

    Sebagai bentuk apresiasi, fakultas juga memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta Pilmapres.

     

  • Prodi EP Gelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono

    Prodi EP Gelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono

    Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)  menggelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono Sukirno, guru besar dan penulis buku terkenal dalam bidang ekonomi pembangunan,  Selasa, 20 September 2022 secara hybrid, di Ruang Telekonferen FEB dan Zoom Meeting.

    Kegiatan dibuka oleh Kepala Program Studi Ekonomi Pembangunan, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D dan diikuti oleh lebih dari 90 peserta.

    Prof. Sadono mengatakan buku terbarunya berjudul  Prinsip-Prinsip Ekonomi, Teori Dasar dalam Mikroekonomi dan Makroekonomi adalah untuk menyempurnakan buku Pengantar Teori Mikroekonomi dan Makroekonomi yang ditulis 40 tahun yang lalu.

    Di awal paparannya, Prof. Sadono menyampaikan bahwa kegiatan ekonomi terdiri dari dua sisi, pertama adalah sisi untuk menghasilkan barang dan jasa, yang kedua adalah sisi membelanjakan uang yang diterima untuk membeli barang dan jasa.  Jadi, dalam kegiatan ekonomi ada sisi produksi dan membelanjakan/ konsumsi.

    Kegiatan memproduksi dilakukan di sektor primer, sekunder, tertier, atau dari sektor pertanian sampai dengan sektor jasa, misalnya pengangkutan dan lainnya,

    Sisi konsumsi, sebagai contoh rumah tangga membeli barang dan jasa untuk keluarga, perusahaan membeli barangnya untuk investasi, pemerintah melakukan investasi, akhirnya ekspor dan impor menimbulkan kegiatan perbelanjaan di dalam dan luar negeri.

    Apa peran penting ilmu ekonomi? untuk menganalisa kegiatan yang berlaku dalam ekonomi, caranya ada dua, pertama dengan melakukan analisa secara deskriptif, misalnya menganalisa perbelanjaan rumah tangga, investasi perusahaan, kegiatan pemerintah, ekspor impor.

    Disamping itu ada cara kedua, yakni yang bersifat analitis, teori mengenai kegiatan perdagangan luar negeri, teori mengenai ekonomi kemakmuran, itu adalah yang bersifat analitis.  Dan yang paling penting adalah menganalisa secara analitis mengenai kegiatan memproduksi dan mengkonsumsi yang dilakukan dalam teori mikroekonomi dan makroekonomi.

    Dalam buku sebelumnya, Prof. Sadono mendefinisikan mikroekonomi merupakan satu bidang yang mempelajari tentang bagian-bagian kecil dari satu perekonomian. Bagian kecil dari satu perekonomian diantaranya perilaku konsumen, fungsi produksi, biaya produksi yang dikeluarkan dan lainnya.

    Sedangkan di  buku terbarunya, Prof Sadono mengubah definisi mikroekonomi sebagai satu rangkaian analisa mengenai kegiatan perekonomian pasar, kebaikan dan kelemahan sistem pasar dan peranan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi perekonomian dan meningkatkan kemakmuran masyarakat. Jadi, dalam mikroekonomi ada 3 komponen yang perlu dipelajari, mengenai sistem pasar, baik buruknya sistem pasar, dan bagaimana peranan pemerintah memperbaiki sistem pasar tersebut agar lebih berguna bagi masyarakat dan lebih memberikan kemakmuran masyarakat. Tiga aspek ini yang harus dipelajari dalam mikroekonomi. (Tetri)

  • Internal Announcement

    Internal Announcement

    30th September 2021

    Indonesia’s impressive socio-economic development over the past two decades has brought with it a substantial negative impact on the environment. The continuing lack of urban infrastructure leads to widespread congestion, excessive pressure on electricity and water supplies and causes significant environmental impacts and further increased of emissions due to pollution in urban areas. The profound need for further policy reforms and increased investment in urban infrastructure to improve the provision of public services, reduce pollution and reduce CO2 emissions will be medium-term development plan for the years 2020-2024.

    Against this background, the German Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) and the Indonesian Ministry for National Development Planning (BAPPENAS) agreed to launch the Indonesian – German Green Infrastructure Initiative in the framework of the bilateral government negotiations on 01.and 02. 10.2019. As part of the initiative, an additional EUR 2.5 billion will be made available for subsidized loans via the German Development Bank KfW for investments to promote environment- and/or climate-relevant infrastructure in Indonesia (Urban Public Transport, Solid Waste Management, Water and Wastewater Management). GIZ has been commissioned by BMZ with the implementation of the project Green Infrastructure Development (GID) as a Technical Cooperation assignment complimentary to the Financial Cooperation. In this context, the project aims to strengthen the Indonesian Government’s approach to the coherent identification and development of investment projects in the fields of support for the Indonesian – German Green Infrastructure Initiative.

    To this end, the planning agencies of selected provincial governments, under the coordination of Ministry of National Development Planning (BAPPENAS) and the Committee for the Acceleration of Priority Infrastructure Delivery (KPPIP) under Coordinating Ministry of Maritime Affairs and Investment (CMMAI) and the Coordinating Ministry of Economic Affairs (CMEA), in close coordination with key infrastructure financing institutions, will be supported in project development and implementation in the areas of future-oriented, climate-friendly transport turnaround, implementation of the national waste and marine waste strategy as well as in the area of climate and environmental protection in municipal of urban infrastructure.

    The first stage of implementation will take place at the following provinces that have been selected by the Steering Committee namely West Java, Central Java, East Java and Bali.

    To support the Provincial Advisor for the implementation of the Green Infrastructure Development (GID), we are seeking 4 (four) trainees for the following position:

    Trainee Program for
    West Java Province, Central Java Province, East Java Province, Bali Province

    A. Responsibilities
    During the trainee, participants will be mentored by Provincial Advisor and will be given specific assignments such:
    • Support preparation of various GID activities carried out online and offline, including joint activities with GID Counterparts
    • Collecting and processing data (legal, numeric, and graphic) related to urban infrastructure development in the respective Province
    • Supporting Project list and Process of Project dossiers
    • Supporting Sector Workshops Program conducted by GID and Counterparts
    • Supporting Presentation materials and materials of press release of social media publications
    • Study on green infrastructure development with 3 sectors including water and wastewater management, waste management, and urban public transport.

    B. Tasks

    • Assist the Provincial Advisor in compiling data needed
    • Assist the Provincial Advisor in collecting baseline survey data and radical listening at priority locations
    • Assist the Provincial Advisor in compiling pre-survey and survey reports including preparation for the presentation materials
    • Assist the Provincial Advisor in providing the content for the social media publications for GII website or Provincial website respectively
    • Support to carry out activities or work in the field according to the direction of the Provincial Advisor
    • Support Logistic preparation for the workshop/meeting
    • Assist the Provincial Advisor to provide update report to the Provincial Advisor
    • Assist the Provincial Advisor to provide activity report (and financial report if needed) for administrative purpose in GID.

    C. Required qualifications and competences

    • Fresh graduate or last semester master student in in Economics/Business, Social Science, Development Studies, Urban/Regional Development, or other related academic fields
    • Have a laptop and familiar using the platform for online meetings
    • Good communication, organization, writing skills, and information management skills,
    • Intercultural understanding is additional advantages
    • Self-motivated with time management skills and ability to work with minimum supervision, and strong willingness to learn
    • Good command of Ms. Office (Excel, PowerPoint, Word, Teams) and graphic software
    • Good command of English skills (both written and spoken)
    • Experience in literature research and expert interviews
    • Have an interest in engaging in local, national and international cooperation
    • Preferably active in student/public organizations or activities in Social or Urban/ Regional Development or Environment (climate change).

    Please note that you can only apply for this traineeship if you are currently enrolled as a student or your graduation was no longer than one year ago.

    Duty Station: Bandung / Semarang / Surabaya / Denpasar (during COVID-19 pandemic mostly conducted virtual)
    Working Hours: 5 working days per week, 8 working hours per day
    Expected Joining Date: October 2021
    Period of Traineeship: 3 months
    Direct Supervisor: Provincial Advisor of GID

    Interested candidates shall submit comprehensive resume and a motivation letter to: recruitment-indo@giz.de before October 14th, 2021.

    Please put: GID Trainee EJ or GID Trainee WJ or GID Trainee CJ or GID Trainee Bali as your email subject and name the files using following format:
    [Your Complete Name]_[Motivation Letter/CV]

    Only short-listed candidates will be notified

    GIZ Office Jakarta – HR Department
    Menara BCA, 46th Floor, Jl. MH Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Indonesia
    www.giz.de