Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari RUDN University Rusia, Rabu 8 November 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB.
Delegasi RUDN University yang berkesempatan hadir yakni Svetlana Ratner, Professor RUDN University, Irina Pugacheva, Senior Lecturer RUDN University, Mark Agafoshin, Graduate student RUDN University, serta dua mahasiswa Matvei Slavkin dan Svetlana Tretiakova.
Kunjungan diterima oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si, Kepala UPT Kerjasama dan Layanan Internasional, M.Si, Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I., Ph.D., Kepala Program Studi di FEB dan sejumlah Dosen UNS.

Dalam sambutannya, Dr. Dwi Prasetyani menyambut baik kedatangan delegasi dari RUDN University sekaligus memperkenalkan program studi yang ada di FEB UNS.
“Kami sangat bahagia karena dapat menyambut Anda di FEB UNS, semoga kunjungan hari ini dapat memberikan kesan dan pengalaman yang menyenangkan. Kami di FEB UNS senantiasa berusaha untuk mengembangkan jaringan kerja sama internasional, oleh karenanya semoga dalam kesempatan ini kita dapat mendiskusikan program-program yang dapat dilaksanakan antar kedua institusi,” jelasnya.
Lebih lanjut Dr. Dwi menyampaikan bahwa di FEB UNS saat ini terdapat 4 program studi sarjana, 3 program studi master (S2), dan satu program studi doktoral (S3).
Menyambung perkenalan dari FEB UNS, Rino Ardhian, Ph.D. turut menyampaikan informasi terkait program riset dan pendidikan di UNS.
Dikatakan, kunjungan ke UNS ini adalah kali kedua bagi RUDN University, yang sebelumnya juga telah mengunjungi UNS, meskipun belum sempat bertemu dengan perwakilan dari program studi yang ada di lingkungan UNS.
Svetlana Ratner menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan kunjungan tersebut.

“Terima kasih kepada FEB UNS, ini adalah kali kedua kami datang ke UNS, kami sangat bahagia dapat bertemu dan berdiskusi dengan pihak IO UNS dan FEB UNS,” ungkap beliau.
Dalam perkenalan tersebut dibahas mengenai program riset yang dilaksanakan yang mayoritas berfokus pada topik terkait ekonomi berkelanjutan (sustainable economy) dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Menanggapi pertanyaan diskusi terkait program yang tersedia bagi mahasiswa dari Rusia, Prof. Dr. Drs. Pranoto, M.Sc., Kepala Program Studi S3 Ilmu Lingkungan UNS menjelaskan bahwa UNS secara rutin menyediakan short course yang diselenggarakan oleh Pusat Unggulan IPTEK (PUI) yang ada di UNS.
Selain itu, UNS juga mengembangkan customized course untuk Future ASIAN Program yang merupakan salah satu program internasional.
“Salah satu PUI di UNS, yaitu PUI Fintech dan Banking, secara rutin telah menyelenggarakan short course yang banyak menarik peserta dari berbagai negara. Selain itu kami di UNS juga menyediakan mata kuliah normal dan mata kuliah khusus untuk program tertentu, dan juga tersedia beasiswa bagi mahasiswa internasional di UNS” paparnya kemudian.
Acara berlanjut dengan diskusi antara peserta yang hadir dan delegasi dari Rusia.




The highlight of the occasion, as well as the closing ceremony of the FEBstival activity, was a tribute to the FEB UNS academic members, namely the FEB AWARDS. The committee has designated the nominations and nominee, which was voted by FEB UNS academic members before D-Day, with 3 categories of nominations, including Lecturer nominations, Student nominations, and SME/ORMAWA nominations.








Prof. Wimboh Santosa, Professor of FEB UNS who previously served as Chairman of the OJK Board of Commissioners for the period 2017-2022 in his remarks said this occasion was an effort to provide encouragement for MSMEs to enter the capital market.
Furthermore, in the economic system in Indonesia, MSMEs play an important role in life, especially as a source of income in the community. We continue to increase thousands and even millions of MSMEs, to make MSMEs more empowered, one of which we do is provide funding for MSMEs. “The financing provided seems to be the only rational choice for MSMEs so that their business can maintain its operations, besides providing an understanding of information technology and innovations from MSMEs themselves,” he explained later.









