FEB

Penulis: admin

  • Development Economics Study Program at FEB UNS Holds Workshop on Teaching Preparation and Knowledge Cluster Socialization

    Development Economics Study Program at FEB UNS Holds Workshop on Teaching Preparation and Knowledge Cluster Socialization

    The Development Economics Study Program (DESP), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) hosted a workshop and faculty meeting entitled “Teaching Preparation Workshop and Knowledge Cluster Socialization” on Tuesday, August 6, 2024, at Hotel Adhiwangsa Solo.

    The event was led by the Head of the Study Program, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., and aimed to enhance teaching quality and deepen understanding of the knowledge cluster among faculty members. The workshop was marked by high enthusiasm, with active interaction from the lecturers of the Development Economics Study Program at FEB UNS. “We are very pleased with the level of participation and enthusiasm shown by the lecturers in this workshop,” said Bhimo Rizky Samudro.

    He further noted that this participation reflects the lecturers’ commitment to continuously improving the quality of education in the Development Economics Program at FEB UNS.

    The workshop covered several important topics, including the latest teaching methods, curriculum development, and aligning course materials with recent advancements in the field of development economics. This workshop is part of the ongoing efforts by the Development Economics Study Program FEB UNS to ensure that students receive high-quality education that meets current job market needs.

  • Komunitas Mesen Kampus Kenangan Donasikan Sejumlah Dana untuk Beasiswa

    Komunitas Mesen Kampus Kenangan Donasikan Sejumlah Dana untuk Beasiswa

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Komunitas Mesen Kampus Kenangan  (MKK) FEB UNS 76-80 turut berkontribusi dalam Artefac Watu Abadi FEB UNS Endowment Fund for Sustainable Education.

    Sonny Arifin, perwakilan Komunitas MKK menyerahkan sejumlah dana untuk beasiswa kepada perwakilan Yayasan Dharma Bekti KAFEB yang hadir saat itu, Ellytahatin Indah di Ruang Fiscal Corner FEB UNS, Senin 29 Juli 2024

    Kehadiran MKK FEB UNS 76-80 dan perwakilan Yayasan Dharma Bekti diterima oleh Pimpinan FEB UNS.

    Dalam sambutannya, Sonny mengatakan bahwa dana tersebut dikumpulkan dari seluruh anggota MKK, angkatan 1976 hingga1980.

    Sony juga menceritakan Komunitas MKK 76-80 lahir pada bulan September 2011. Saat itu hanya beberapa yang tergabung, namun saat ini sudah bertambah banyak, semua mahasiswa yang pernah kuliah di kampus Mesen tergabung dalam MKK.

    Sementara itu Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan dalam sambutannya menyampaikan adanya Yayasan Dharma Bekti yang diinisiasi  KAFEB memiliki banyak manfaat bagi  FEB UNS.

    “Adanya Yayasan Dharma Bekti ini sangat mendukung kegiatan kami, beasiswa mahasiswa, UKT, kegiatan-kegiatan kemahasiwaan, pembiayaan lomba dan kegiatan-kegiatan lainnya, pada dasarnya untuk mendukung ketercapaian indikator kinerja utama FEB menjadi lebih baik.” ungkapnya.

    Di kesempatan itu pula, Dr. Dwi Prasetyani juga menyampaikan berbagai capaian FEB. Di skala nasional, FEB masuk dalam peringkat ke-4 untuk Jurusan Ekonomi terbaik di Indonesia

    Saat ini, dengan kerja sama dengan alumni, FEB berusaha untuk memposisikan FEB menjadi yang lebih baik, harapannya menjadi nomor 1 di Indonesia.

    Di skala internasional versi World Class Rangking (WUR), FEB berada di peringkat 301-350 untuk bidang Accounting & Finance dan juga bidang Economics & Aconometrict.

    FEB juga akan bersiap untuk mengikuti akreditasional internasional  AACSB. Harapannya ketika sudah teraih, maka akan lebih mudah dalam program pertukaran mahasiswa ke universitas-universitas top di dunia.  

    Di akhir sambutannya, Dr. Dwi Prasetyani kembali menyampaikan bahwa keberadaan KAFEB sangat membantu dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di FEB.

    “KAFEB sangat membantu kami, mengakselerasi performance kinerja pekerjaan kami, karena tantangan kami semakin besar, sehingga kami perlu support diluar kemampuan kami” ungkapnya.

    Sebagai contoh, berdirinya Ruang Fiscal Corner, merupakan ruang yang dibangun untuk kerja sama FEB dengan kementerian keuangan. Rapat-rapat rutin digelar, program-program bersama antara alumni yang ada di kementerian dan dosen-dosen di FEB mulai dibangun dan secara bertahap direalisasikan.

    Kerja sama dengan alumni juga mempermudah akses untuk melakukan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di luar negeri.

    Ketua Senat FEB UNS Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek. menambahkan bahwa untuk membesarkan FEB tidak bisa sendirian tapi harus menjalin kerja sama dengan para alumni, banyak alumni-alumni FEB yang sukses.

    Usai seremoni penyerahan dana beasiswa oleh MKK 76-80, peserta yang hadir berfoto bersama di depan “Artefac Watu Abadi FEB UNS” yang merupakan simbol keabadian dari kegiatan amal, mengadopsi konsep Endowment Funds.

  • Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS Gelar Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu

    Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS Gelar Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu

    Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan workshop dan rapat dosen dengan tema “Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu”, Selasa  6 Agustus 2024 di  Hotel Adhiwangsa Solo.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.S.i., Ph.D.

    Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memperkuat pemahaman tentang rumpun ilmu di kalangan staf pengajar.

    Acara berlangsung dengan sangat antusias, ditandai dengan interaksi aktif dari para dosen anggota program studi.

    “Kami sangat puas dengan tingkat partisipasi dan antusiasme yang ditunjukkan oleh para dosen dalam workshop ini,” ujar Bhimo Rizky Samudro.

    Dikatakan, ini mencerminkan komitmen para dosen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Prodi S1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS

    Workshop ini mencakup berbagai topik penting, termasuk metode pengajaran terkini, pengembangan kurikulum, dan penyelarasan materi kuliah dengan perkembangan terbaru dalam bidang ekonomi pembangunan.

    Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS untuk memastikan bahwa para mahasiswa mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

  • MESP Invited Speakers from Universiti Kebangsaan Malaysia at an International Workshop

    MESP Invited Speakers from Universiti Kebangsaan Malaysia at an International Workshop

    Writing papers for publication in reputable international journals is a crucial skill for academics, especially MESP students. This process not only requires authors to clearly convey their findings, but also requires them to meet the quality standards set by the journal to which they submit the article. Therefore, an in-depth understanding of the structure and important elements in academic writing is the key to producing acceptable papers.

    Monday, July 29, 2024, at the Bachtiar Effendi Building Teleconferencing Room, MESP invited Dr. Suziana Hasan, a lecturer from Universiti Kebangsaan Malaysia, as a keynote speaker at a workshop entitled “How to Write an Outstanding Manuscript for A Reputable Publication.”

    On this occasion, Dr. Suziana introduced several reputable international journals such as Scopus, Elsevier, Web of Science, and Springer. Further, she mentioned that in preparing a good paper, the article must be prepared in accordance with the format determined by each journal; negligence in preparing the article can be one of the reasons for reviewers to reject our paper. An AI-assisted paper writing is common nowadays, but the author must maintain due diligence and be careful in understanding the results provided by AI. This will ensure that the article content remains in accordance with the desired purpose and maintains the originality of the writing.

    Additionally, before the paper is sent, it is important that the author proofreads to ensure that there are no errors in both writing and research content. Another suggestion is to include a cover letter during submission, allowing the editor of the journal to briefly understand the submitted paper and understand the reason the paper deserves to be published in the journal.

    In determining the research problems, Dr. Suziana states that it is possible to draw from the limitations of previous research, where the research topic selected is expected to have the potential to make significant contributions to the community. Afterward, it is advised that the title of the article should not exceed 10 words, thus, it will be interesting to read. Further, the abstract of an article usually consisted of between 150-200 words. This section includes background, problem formulation, objectives, methods, results, suggestions, implications, and limitations (make an effort to reveal the implementation of the results of the research in other countries or research).

    At the end of the presentation, Dr. Suziana did not forget to provide motivation to participants, especially to students who were still in the process of preparing theses and journal articles, to remain enthusiastic about writing and contributing to the development of empirical research.

  • Ainina Ratnadewati, MESP Student, Participates in the UNS Joint Supervision Program with Universiti Kebangsaan Malaysia

    Ainina Ratnadewati, MESP Student, Participates in the UNS Joint Supervision Program with Universiti Kebangsaan Malaysia

    Joint Supervision is a program that provides a space for selected students to prepare their final assignments, supervised directly by lecturers from universities abroad. Ainina Ratnadewati is one of the students of the Master of Economics and Development Studies (MESP) Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) who had the opportunity to participate in the program.

    The thesis preparation conducted by Ainina was directly supervised by Associate Professor Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled as a lecturer from the Faculty of Economics, Universiti Kebangsaan Malaysia. On Monday, July 29, 2024, a thesis proposal seminar was held as one of a series of Joint Supervision activities that directly invited supervisors from the National University of Malaysia.

    On this occasion, Ainina presented a research proposal entitled “Implementation of Circular Economy as a Solution to Waste Problems in Traders in Prambanan Temple Tourism Park: Multi-Analysis Approach.”

    The event was attended by students from several cross-majors, namely the Economics and Agribusiness Study Program at Universiti Kebangsaan Malaysia. Throughout the seminar, both participants and supervisors, especially Associate Professor Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled provided numerous suggestions to produce a quality final project.

    In the long term, this initiative is expected to attract more FEB UNS students and motivate them to participate in this Joint Supervision Program, improving relations with international university partners while improving the quality of students’ writing, particularly during their final project.

  • Community Service in Krikilan Village, Sragen: MESP FEB UNS Collaborates with Universiti Kebangsaan Malaysia

    Community Service in Krikilan Village, Sragen: MESP FEB UNS Collaborates with Universiti Kebangsaan Malaysia

    Strengthening the synergy of international community service as part of the Tri Dharma of Higher Education, the Master’s Program in Economics and Development Studies (MESP), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) conducted a community service program in Krikilan Village, Sragen, on Monday, July 29, 2024.

    The initiative aims to foster community collaboration to enhance the international tourism value of the Krikilan Village. This activity is expected to create mutual benefits through the exchange of tourism knowledge between the community of Krikilan Village and a delegation of faculty members from Universiti Kebangsaan Malaysia.

    The delegation from Universiti Kebangsaan Malaysia was led by Associate Professor Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh, accompanied by Dr. Suziana Binti Hasan. They were warmly welcomed by the FEB UNS team, led by Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si., and Dewi Ismoyowati, S.E., M.Ec.Dev., along with their team.

    The community service program began with remarks from Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., and the village officials of Krikilan. The village officials expressed their gratitude and welcomed the initiative, highlighting its potential to benefit the local SMEs and to further develop the tourism value in Krikilan.

    Following the opening remarks, Prof. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh presented material on tourism in both Malaysia and Indonesia. Her presentation aims to inspire and motivate the SMEs in Krikilan Village to continue enhancing the tourism value in Krikilan, Sangiran.

  • MESP Hadirkan Pembicara dari Universiti Kebangsaan Malaysia di International Workshop

    MESP Hadirkan Pembicara dari Universiti Kebangsaan Malaysia di International Workshop

    Menulis paper untuk publikasi pada jurnal dengan reputasi baik merupakan suatu keterampilan yang sangat penting bagi akademisi khususnya mahasiswa MESP. Proses ini tidak hanya mengharuskan penulis untuk menyampaikan temuan mereka dengan jelas, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh jurnal tempat mereka mengirimkan karya tersebut. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang struktur dan elemen penting dalam penulisan akademik adalah kunci untuk menghasilkan paper yang dapat diterima.

    Senin, 29 Juli 2024 di Ruang Telekonferen Gedung Bachtiar Effendi, MESP mengundang Dr. Suziana Hasan, dosen dari Universiti Kebangsaan Malaysia sebagai narasumber pada agenda workshop berjudul “How to Write an Outstanding Manuscript for A Reputable Publication”.

    Pada workshop tersebut narasumber mengenalkan beberapa jurnal internasional bereputasi baik seperti Scopus, Elsevier, Web of Science dan Springer.

    Adapun langkah-langkah dalam menyusun paper yang baik harus sesuai dengan format penulisan yang telah ditentukan oleh masing-masing jurnal, kelalaian dalam penulisan dapat menjadi salah satu alasan reviwer untuk menolak paper kita.

    Penulisan paper yang dibantu dengan AI merupakan hal yang umum saat ini namun kita mesti teliti dalam memahami hasil yang diberikan agar tetap sesuai dengan maksud yang diinginkan dan menjaga orginalitas tulisan.

    Sebelum paper dikirim lakukan proof read untuk memastikan tidak ada kesalahan baik dalam penulisan maupun konten penelitian.

    ketika akan mempublikasikan paper sebaiknya menyertakan cover letter agar editor jurnal dapar secara singkat memahami paper yang akan dipublikasikan dan mengerti alasan paper layak dipublikasikan pada jurnal tersebut.

    Dalam penentuan permasalahan yang akan diteliti boleh mengambil dari limitasi penelitian terdahulu dan penentuan tema penelitian diharapkan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi signifikan di masyarakat.

    Judul penelitian yang dibuat disarankan untuk tidak lebih dari 10 kata sehingga menarik untuk dibaca. Penulisan abstrak biasanya cukup singkat antara 150-200 saja yang mencakup latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metode, hasil, saran, implikasi, limitasi (usahakan hasil penelitian dapat diimplementasikan pada negara atau objek penelitian lain).

    Diakhir pemaparan, narasumber tidak lupa memberikan motivasi kepada peserta khususnya kepada mahasiswa yang masih dalam proses penyusunan tesis maupun jurnal untuk tetap bersemangat menulis dan memperkaya literatur.

  • Ainina Ratnadewati, Mahasiswi MESP Ikuti Program Joint Supervision UNS dan Universiti Kebangsaan Malaysia

    Ainina Ratnadewati, Mahasiswi MESP Ikuti Program Joint Supervision UNS dan Universiti Kebangsaan Malaysia

    Joint Supervision merupakan program yang memberikan ruang bagi mahasiswa terpilih untuk menulis tugas akhir yang dibimbing langsung dengan dosen dari universitas di luar negeri.

    Ainina Ratnadewati merupakan salah satu mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berkesempatan untuk mengikuti program tersebut.

    Penyusunan tesis yang dilakukan oleh Ainina dibimbing langsung dengan Profesor Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled selaku dosen dari Fakultas Ekonomi Universiti Kebangsaan Malaysia.

    Senin, 29 Juli 2024 telah diadakan kegiatan seminar proposal tesis sebagai salah satu rangkaian kegiatan Joint Supervision yang mendatangkan langsung dosen pembimbing dari Univeristi Kebangsaan Malaysia tersebut.

    Proposal yang dipresentasikan Ainina berjudul “Implementasi Ekonomi Sirkular sebagai Solusi terhadap Permasalahan Sampah pada Pedagang di Taman Wisata Candi Prambanan: Pendekatan Multi-Analisis”.

    Acara ini dihadiri oleh banyak mahasiswa dari beberapa lintas jurusan yakni Program Studi Ekonomi dan Agribisnis.

    Pada agenda tersebut para peserta seminar sekaligus dosen pembimbing, khususnya Profesor Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled memberikan banyak saran untuk menghasilkan tugas akhir yang berkualitas.

    Program Joint Supervision ini diharapkan dapat dikenal dan diminati oleh banyak mahasiswa di lingkup UNS, sehingga dapat meningkatkan relasi dengan universitas di luar negeri dan mampu meningkatkan kualitas kepenulisan tugas akhir yang baik.

  • Pengabdian Masyarakat di Desa Krikilan Sragen, MESP FEB UNS Gandeng Universiti Kebangsaan Malaysia

    Pengabdian Masyarakat di Desa Krikilan Sragen, MESP FEB UNS Gandeng Universiti Kebangsaan Malaysia

    Dalam rangka memperkuat sinergi pengabdian masyarakat internasional sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Krikilan, Sragen, Senin, 29 Juli 2024.

     

    Pengabdian ini bertujuan untuk kolaborasi masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah pariwisata yang berada di Desa Krikilan secara internasional. Harapannya saling menguntungkan dari pertukaran pengetahuan pariwisata antara masyarakat Desa Krikilan dengan delegasi dosen Universiti Kebangsaan Malaysia.

    Delegasi dari pihak Universiti Kebangsaan Malaysia dipimpin oleh Prof. Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh bersama dengan Dr. Suziana Binti Hasan yang kemudian disambut dan diterima baik oleh Tim FEB UNS yang dipimpin oleh Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si, Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si, Dewi Ismoyowati, S.E., M.Ec.Dev beserta tim.

     

    Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan masyarakat UMKM di Desa Krikilan diawali dengan sambutan oleh Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si serta perangkat Desa Krikilan.

     

    Perangkat Desa memberikan sambutan selamat datang dan ucapan terimakasih, serta memberikan harapan kedepannya dengan adanya kegiatan ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat UMKM di Desa Krikilan untuk terus mengembangkan nilai tambah pariwisata.

     

    Kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Prof. Mayda Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh. Ia memaparkan mengenai pariwisata baik di negara Malaysia maupun di Indonesia sehingga mendorong dan memotivasi masyarakat UMKM di Desa Krikilan untuk terus mengembangkan nilai tambah pariwisata di Desa Krikilan, Sangiran.

  • Working Paper Series Features Three FEB UNS Presenters and a Discussant from Khalifa University, Qatar

    Working Paper Series Features Three FEB UNS Presenters and a Discussant from Khalifa University, Qatar

    The Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), in collaboration with the UNS Fintech Center, organized the Working Paper Rising Star Student in Finance on Friday, 26 July 2024, at Meeting Room 1, Soeharno TS Building, FEB UNS. The event featured three presenters: M. Yusuf Indra Purnama, newly graduated PhD student of National Central University, Taiwan, and a lecturer at FEB UNS; Bambang Sutrisno, a doctoral student of the Doctoral Program in Economics (PDIE) UNS; and Inas Nurfaida Futri, a master’s student in Management at FEB UNS. The session was discussed by Prof. Ahmet Faruk Aysan from Hamad Bin Khalifa University, Qatar.

    Representing the FEB UNS leadership, Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D., Head of the Undergraduate Study Program in Digital Business, expressed his appreciation to Prof. Aysan and the three presenters. He conveyed his gratitude to Prof. Ahmet Faruk Aysan for his willingness to attend and share insights with the presenters, as well as to the presenters for contributing their working papers in the field of finance.

    He further noted that the agenda provided a valuable opportunity for academic exchange, enabling participants to learn together and discuss approaches to developing existing research topics. Putra also extended his appreciation to all participants, emphasizing that the event was designed to benefit attendees through two sessions: the first featuring presentations by the three speakers, and the second providing an opportunity for participants to consult and discuss their research topics and challenges directly with Prof. Aysan.

    The first presenter, M. Yusuf Indra Purnama, presented a paper entitled “Robot Deployment and Corporate Risk-Taking,” which examined the economic impact of robot adoption in the industrial sector. His study found that the implementation of robots in industrial firms is associated with a lower level of corporate risk-taking.

    The second presenter, Bambang Sutrisno, delivered a paper entitled “Dividend Policy, Stock Price Crash Risk, and Islamic Label,” analyzing the effects of the presence of politically connected members of the Board of Commissioners within firms. The study identified differences between transactional and relational political connections, showing that commissioners with transactional political ties are associated with a higher risk of firm collapse.

    The final presenter, Inas Nurfaida Futri, presented her study entitled “The Success of Social Projects in Online Crowdfunding in Indonesia.” Her research indicated that fundraising activities for social causes demonstrate a higher success rate compared to fundraising initiatives for other purposes.