Tim Audit Mutu Internal (AMI) Level 2 yang diketuai oleh Dr. Supianto, S.Pd., M.Pd. melakukan audit selama satu hari penuh di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu 12 Juni 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.
Kehadiran Tim AMI di ruang Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEB disambut oleh Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak, Tim Unit Penjaminan Mutu (UPM) Koordinator dan Sub Koordinator FEB UNS.
Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M, Ketua UPM dalam sambutannya menyampaikan informasi bahwa FEB telah berkali-kali diakreditasi, baik di lingkungan internal dan juga eksternal dan semuanya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Mudah-mudahan, proses penjaminan mutu yang kita lalukan menjadi budaya mutu di FEB sehingga menjadikan kebanggaan bagi seluruh stakeholder yang berkaitan dengan FEB. Terima kasih kepada asesor atas kedatangannya dalam rangka melakukan AMI level 2, mudah-mudahan Asesor pada tingkat UPPS ini juga membawa berkah kepada kita semua” paparnya.

Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak, mengucapkan selamat datang kepada Tim AMI.
Kegiatan AMI merupakan kegiatan rutin tahunan yang berguna untuk peningkatan mutu. AMI level 1 telah diselesaikan beberapa minggu lalu dan di kesempatan ini adalah AMI level 2, setiap prodi sudah diaudit.
FEB selalu berusaha untuk meningkatkan layanan dalam proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Meskipun demikan, akan masih ada saja yang kekurangan yang perlu dibenahi.
Dekan juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. Supianto, Dr. Veronika Ika Budiastuti, Abdul Haris Setiawan, Ph.D yang telah meluangkan waktumya untuk melakukan audit di FEB. Dan untuk mekanismenya, dari FEB mengikuti arahan Tim AMI.
“Terima kasih kepada Tim Audit, selamat menjalankan audit mutu, apapun hasilnya kita merima dengan lapang dada, semoga akan lebih meningkatkan layanan di FEB” pungkasnya.

Dr. Supianto, sebagai Ketua AMI di FEB menjelaskan pelaksanaan AMI Level 2 ini merupakan lanjutan dari AMI level 1 yang sudah dilaksanakan sebelumnya.
Kegiatan AMI bukan untuk mencari kesalahan dan kekurangan tapi bertujuan agar hasil dari AMI ini untuk meningkatkan layanan, khususnya di FEB.

Dikatakan, tahun ini LPPM di tahun ini mengerucutkan standar yang diaudit menjadi 3 standar yakni standar proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Sesuai dengan kesepakatan, untuk lebih efektif dan efisien maka proses audit dibagi per kelompok sesuai standar masing-masing.









At this year’s ICBE, the study program invited 4 (four) speakers from three universities, namely Universiti Malaya, UNS, and Universitas Prima Graha. The four keynote speakers are Dr. Farzana Parveen Tajudeen and Prof. Dr. Noor Ismawati Binti Jaafar, from Universiti Malaya, Malaysia. Prof. Doddy Setiawan, Ph.D., from Universitas Sebelas Maret, and Prof. Dr. Endang Dwi Amperawati, MM., from Universitas Prima Graha.
Taking on the theme of Inclusive Innovation: “Co-creating digital entrepreneurship with the disabled community and its ecosystem-insight from Indonesia,” ICBE 2024 is organized in collaboration with 6 (six) publication outlets, three of which are Scopus-indexed reputable international journals.
Regarding innovation, the first keynote speaker, Dr. Farzana Parveen, delivered material on the development of Artificial Intelligence (AI), which is currently being implemented in various fields, including business and education. Furthermore, related to inclusive innovation, AI plays a role in increasing accessibility for disability community and providing a more personalized learning interaction experience.
The last speaker, Prof. Doddy Setiawan, Ph.D., delivered a material entitled ‘The Role of Accounting in Climate Change Mitigation,’ which focuses on the role of the accounting sector in handling climate change. Further, Prof. Doddy also discussed two of the most recent publications carried out by FEB UNS faculty members related to climate reporting by companies in Indonesia.
ICBE 2024 also awarded the Best Paper Award to three participants with the best article, they are Lilik Nurcholidah with an article entitled “Investigating The Impact of Work Family Conflict, Job Stress On Innovative Work Behavior With Job Satisfaction As a Mediator On University Women Teacher In Indonesia” as the 1st Best Paper. Meanwhile, Lukman Hakim with an article entitled “Disability and Poverty: Study In Central Java Indonesia At Village Level,” and Afif Yoga Perdana with an article entitled “Research Trends And Networks In Sustainability Reporting: A Bibliometric Approach” were awarded the 2nd Best Paper Award and the 3rd Best Paper Award, respectively.







This event, initiated by the Islamic Study and Practice Board (BPPI) of FEB UNS, served as a means of strengthening networking and demonstrated the active collaboration between BPPI and all student organizations (Ormawa) within FEB UNS, including the Islamic Economics Study Group (KEI), which played a key role in this sacrificial event.
“Alhamdulillah, for this year’s FEB sacrificial event, we have nine cattle, consisting of five goats and four sheep. May this event strengthen the bonds between BPPI and all Ormawa and KAFEB UNS, fostering greater collaboration,” he said.