ECOFAIR 2023 merupakan gong pembuka dari serangkaian acara Management Carnival yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMP) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), 7-9 September 2023 di Halaman Gedung Djarwanto PS.
Kegiatan yang mengangkat tema “Let’s Collaborate with your business and make MSMEs a Game Changer Keep the spirit to find opportunities” bertujuan untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan cara memberikan media kolaborasi, pengembangan dan pemberdayaan kepada para pemilik UMKM yang berada di wilayah Solo dan sekitarnya.

Plt.Kepala Program Studi Manajemen FEB UNS, Dr. Atmaji, MM dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menggelar ECOFAIR 2023.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, kolaborasi antara mahasiswa dengan UMKM menjadi satu hal yang penting. Salah satu pondasi ekonomi kita adalah UMKM. UMKM itu kapanpun dimanapun bisa hidup bahkan di masa pandemi UMKM justru sebagai salah satu penyangga ekonomi di Indonesia. Sehingga sangat tepat jika kalian mengangkat tema tentang UMKM” ungkapnya

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini merupakan salah satu satu bentuk praktek perkuliahan.

Upaya yang dilakukan prodi adalah profil lulusan nanti salah satunya adalah bisa menjadi wirausaha. Tentu saja dimulai dari usaha mikro kecil dan menengah, selanjutnya jika dikelola dengan baik, dengan manajemen yang bagus dan ilmu yang dimiliki maka usaha yang dimiliki akan semakin besar.
Plt. Wakil Dekan Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., juga mengapresiasi kegiatan ECOFAIR.
Ia berharap kedepannya, himpunan mahasiswa jurusan bisa mulai berpikir bagaimana agar ECOFAIR bisa diselenggarakan dengan dua jalur. Yang pertama secara offline, lalu untuk mengefisiensi waktu bisa diselenggarakan dengan sistem digital atau online karena perkembangan UMKM yang ada sekarang ini semuanya mengarah pada digitalisasi.

Harapan kami semoga kegiatan yang seperti ini bisa membawa manfaat baik kepada panitia, fakultas, maupun UMKM di sekitar UNS.
Selanjutnya, mewakili Dekan, Tastaftiyan, Ph.D. membuka ECOFAIR 2023 dengan seremoni pengguntingan pita yang disaksikan oleh sejumlah tamu undangan dan pengunjung ECOFAIR.
ECOFAIR yang berjalan selama tiga hari dimeriahkan dengan lomba e-sport dan fun games.




Certain values and principles in helping, alleviating, and facilitating other people’s affairs needs to be instilled, thus the staff can conduct their job well and contributes positively to FEB in particular and also UNS.


One of the collaboration initiatives that is still in the discussion process is the establishment of a Fiscal Corner. The Fiscal Corner will be a space for collaboration between FEB and the Ministry of Finance.










Meanwhile, Dr. Suryanto said Indonesia as an agrarian region was also certainly affected negatively by climate change. According to the records of KLH (2004), examples of climate change are the rise of air temperature and continuous rainfall over a long period of time between 50 to 100 years. The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) concluded that global air temperatures have increased 0.6 degrees Celsius (1 degree Fahrenheit) since 1861.
“Just like us, if we are disturbed once, we may withstand it, the second we can withstand it, the third time we can’t withstand it anymore and will get angry. A similar concept applies to the earth, the environment, and how can we be kind to the environment, thus creating a mutual relationship between the environment and humans. Meaning that we can carry out our economic activities, while the environment also maintained to supports our lives,” he explained.