FEB

Blog

  • PKKMB 2023: FEB Deans Welcome New Students from Undergraduate Study Programs

    PKKMB 2023: FEB Deans Welcome New Students from Undergraduate Study Programs

    New students of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) were welcomed by the Deans of FEB UNS, Tuesday, August 22, 2023, at the Djarwanto PS Building parking yard for the FEB UNS Introduction to Campus Life for New Students (PKKMB) Series.

    The Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons) Ph.D., Ak., in his remarks, welcomed all new students and also introduced the Deans, Head of the Undergraduate Study Programs, Coordinator Head, and Sub-Coordinator Staff.

    “Welcome all of you on the second day of PKKMB, today’s agenda is set for you to know the FEB UNS campus. I am very proud and happy to meet all of you who are very persistent and smart. You are the selected few from several thousands of prospective students from all over Indonesia who want to get enrolled in FEB. And there are 546 students joining today’s agenda and will study in FEB UNS. So if you a few months ago are still called a kid, you are now a student and become part of the FEB family,” said the Dean.

    The Dean also motivates new students to be diligent during teaching and learning activities. During academic sessions, students are required to be more independent, study alone, find their own journal articles, and find their own books with the guidance of lecturers or teaching assistants. Students must be able to manage time well so that they can graduate on time.

    Prof. Djoko also advised that students not only study but also actively participate in student organization activities provided and supported by FEB, including the Student Executive Board (BEM), Student Executive Council (DEMA), Study Program Student Association, and other Student Activity Units.

    The PKKMB activities will last for 3 days. On the first day, the new students participated in various activities at the University level, and the following two days students will be engaged in the faculty, study program, and study program student association.

  • Prodi MESP FEB UNS Menerima Kunjungan Kerja Sama  Prodi MIE FEB UNJA

    Prodi MESP FEB UNS Menerima Kunjungan Kerja Sama Prodi MIE FEB UNJA

    Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Prodi Magister Ilmu Ekonomi (MIE) FEB Universitas Jambi, Selasa 29 Agustus 2023.


    Kaprodi MIE FEB UNJA, Dr. Erni Achmad, SE, M.Si., Sekretaris Prodi, Dr. Candra Mustika, S.E., M.Si beserta staf diterima oleh Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani, SE, M.Si, Kaprodi MESP, Dr. Evi Gravitiani, SE M.Si., Kaprodi S1 Ekonomi Pembangunan Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., beserta sejumlah Dosen.

    Kunjungan dalam rangka external benchmarking ke Prodi MESP FEB UNS. Di kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan kerjasama. Kerjasama tersebut dalam rangka meningkatkan dan memupuk hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam melaksanakan kegiatan dibidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat serta berbagai aspek lainnya dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

  • Sambut Mahasiswa Baru di Hari Pertama Kuliah, Prodi Ekonomi Pembangunan Undang Dosen Tamu dari Universitas Sains Malaysia

    Sambut Mahasiswa Baru di Hari Pertama Kuliah, Prodi Ekonomi Pembangunan Undang Dosen Tamu dari Universitas Sains Malaysia

    Di hari pertama masuk perkuliahan semester gasal Agustus 2023-Januari 2024, Senin 28 Agustus 2023, Prodi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menyambut maba dengan mendatangkan Dosen Tamu, Assoc. Prof. Dr. Radij Firdaus Radin Badaruddin dari Universitas Sains Malaysia. Selain itu, hadir pula sebagai narasumber. Dr. Suryanto, S.E., M.Si. Dosen Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan.

    Kegiatan yang diadakan di Aula Gedung Suhardi FEB membahas The Impact of Climate Change on Food Security and Economic Growth. Di kegiatan yang dibuka oleh  Kepala Program Studi S1 Pembangunan,  Dr. Bhimo Rizky Samudra, SE. M.Si , juga diikuti oleh beberapa dosen Ekonomi Pembangunan .

    Prof. Radij dalam paparannya menyampaikan bahwa perubahan iklim telah masuk dalam SDG, lebih spesifiknya adalah SDG13, karena dianggap sebagai hambatan yang paling signifikan dalam pertumbuhan ekonomi. Hal ini didukung dengan banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa perubahan iklim secara langsung mempengaruhi kondisi pertumbuhan dan perkembangan sosial, ekonomi, dan sumberdaya manusia di sebuah negara.

    Perubahan iklim sendiri bukanlah sebuah kejadian alam yang baru-baru saja terjadi. Meskipun begitu peningkatan atau percepatan perubahan iklim mulai terjadi sejak pertengahan tahun 1970-an.

    Dilain sisi, beberapa aktifitas kegiatan manusia terbukti memiliki peran dalam kenaikan level karbondioksida (CO2). Diantara banyak kegiatan, sektor produksi listrik dan pertanian (termasuk kehutanan dan penggunaan lahan lainnya) masing-masing berkontribusi sebesar 25% dan 24% pada kenaikan tingkat CO2 di dunia. Kenaikan ini akan membawa banyak efek negatif seperti mencairnya permafrost (salju abadi), kenaikan tinggi air laut, sering terjadinya kekeringan dan cuaca ekstrim, hingga ancaman terhadap produksi pangan. Lebih lanjut dijelaskan mengenai mitigasi perubahan iklim yang dapat dilakukam melalui enam langkah yaitu reduce, remove, regulate, put a price, use of government subsidies, dan international cooperation.

    Sementara itu, Dr. Suryanto mengatakan Indonesia sebagai wilayah agraris juga dipastikan mendapat pengaruh negatif dari perubahan iklim. Menurut catatan KLH (2004), perubahan iklim seperti suhu udara dan curah hujan yang terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang antara 50 sampai 100 tahun. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa temperatur udara global telah meningkat 0,6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit) sejak 1861.

    “Kenaikan suhu dari tahun ke tahun semakin meningkat, meskipun mungkin tidak terasa, namun jika tidak segera diantisipasi maka suhu akan semakin panas, mungkin bukan Saudara atau kita yang menerima dampaknya, tapi generasi dibawah kita yang mendapatkan efek yang luar biasa” ungkapnya.

    Terkait ketahanan pangan, masalahya bukan hanya pada ketersediaan pangan saja namun  juga tetang aksesibilitas dan pada pilihan bagaimana kita bisa memanfaat kan pangan untuk kesehatan.. Impacts of Climate Change

    Secara garis besar disampaikan bahwa dalam food security atau Impacts of Climate Change terhadap food security adalah cukup signifikan. Ketika gaya dalam kita berekonomi atau ketika mengejar pertumbuhan ekonomi masih menggunakan cara-cara lama yang tidak ramah lingkungan, dan lingkungan memiliki daya tampung dan daya dukung yang terbatas,

    “Sama seperti kita, jika kita diganggu sekali mungkin bisa tahan, dua kali tahan, ketiga mungkin sudah tidak tahan dan marah. Demikian juga dengan  bumi, lingkungan, bagaimana kita bisa berbaik hati terhadap lingkungan supaya ada imbal balik lingkungan dengan kita, bisa beraktifitas ekonomi, lingkungan juga masih mendukung kehidupan kita” jelasnya.

    Ekonomi tidak perlu tinggi jika harus menghancurkan bumi dan manusia menderita.Namun pertumbuhan yang ramah lingkungan tapi jangan panjang, berkelanjutan.

  • PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    Mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) diterima oleh jajaran pimpinan FEB UNS, Selasa 22 Agustus 2023 di Halaman Gedung Djarwanto PS dalam rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons) Ph.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan juga memperkenalkan Dekanat, Kepala Program Studi S1, Koordinator dan Sub Koordinator.

    “Selamat datang Saudara-Saudara semua yang di hari kedua PKKMB ini masuk ke kampus FEB UNS. Saya sangat bangga dan bahagia bisa bertemu Saudara-Saudara semua yang sangat tangguh dan pintar. Saudara merupakan pilihan dari sekian ribu calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin masuk ke FEB. Dan ada 546 mahasiswa di hari ini bergabung dan akan berkuliah di FEB. Jadi jika Saudara-Saudara beberapa bulan lalu masih disebut anak-anak sekarang sudah menjadi mahasiswa dan menjadi bagian dari keluarga besar FEB” kata Dekan.

    Dekan juga memotivasi maba untuk tekun selama menjalani aktifitas perkuliahan. Selama kuliah, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, belajar sendiri, cari jurnal sendiri, cari buku sendiri dengan bimbingan dosen atapun asisten. Mahasiswa  harus bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dapat lulus tepat waktu.

    Prof. Djoko juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya kuliah namun juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang telah difasilitasi FEB diantaranya Badan Eksekutif Mahasiswa, DEMA, Himpunan Mahasiswa Program Studi, dan Unit Kegiatan Kemahasiswaan lainnya.

    Kegiatan PKKMB berlangsung selama 3 hari. Hari pertama, Maba mengikuti berbagai kegiatan dari Universitas dan dua hari berikutnya kegiatan dari fakultas, program studi dan himpunan mahasiswa jurusan.

  • PDIE FEB UNS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu,  Adakan Workshop Pendampingan

    PDIE FEB UNS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu,  Adakan Workshop Pendampingan

    Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Workshop Pendampingan yang ber Pemanfaatan AI dalam Riset dengan narasumber Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS CA Akuntan dari STIE YKPN Yogyakarta, Selasa 15 Agustus 2023.

    Kepala Program Studi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya memotivasi para mahasiswa agar fokus mengikuti kegiatan yang difasilitasi oleh prodi dan dapat langsung berkonsultasi dengan narasumber untuk memperlancar penyusunan disertasinya, tentang cara pengolahan data, analisis data dan lain sebagainya.

    Prof. Rahma sangat berharap agar mahasiswa bisa menyelesaikan studinya tepat waktu.

    Selain Pendampingan Pemanfaatan AI dalam Riset, PDIE juga mendatangkan dua narasumber Tips dan Trik Lulus S3 Tepat Waktu yang akan digelar di Aula Konimex FEB UNS dan menghadirkan Dr. Wuryan Andayani S.E., M.Si, Ak dari Universitas Brawijaya dan Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM dari Universitas Gajayana pada Senin, 21 Agustus 2023.

    Sebelum memasuki materi, Dr. Wing menyampaikan pengantar kepada hampir 50 mahasiswa PDIE bahwa kesulitan pertama bagi sebagian mahasiswa adalah mencari topik yang kira-kira menyakinkan pembimbing, promotor kopromotor, para penguji dan juga meyakinkan diri sendiri.

    “Jika bisa, topik disertasi Anda adalah topik yang keren, yang fenomenal sehingga bisa dikutip banyak orang. Tapi jika tidak bisa, pokoknya memenuhi kriteria sebuah disertasi, ada rumusan masalah, ada teorinya, ada alat analisisnya, dan studi literaturnya” ungkapnya.

    Permasalahan yang kedua adalah faktor dari luar, promotor dan kopromotor (2 orang). Menyatukan pendapat tiga orang itu tidak mudah. Bagaimana mengatasi itu, mahasiswa harus tahu bagaimana karakteristik masing-masing promotor dan kopromotor, interesnya dimana dan waktu mahasiswa harus memahami waktu yang baik untuk berkonsultasi. Faktor eksternal lainnya adalah faktor dari lingkungan keluarga.

    Ada dua faktor yang mempengaruhi kelancaran studi mahasiswa S3, faktor akademik 50%, faktor  non akademik 50%, sama pentingnya.  tidak cukup hanya fakotr aksmeisnya. Mahasisa harus punya ilmu bagaimana memahami pembimbing, karena karakternya berbeda-beda.

    Lebih lanjut,  Dr. Wing menunjukkan beberapa tahapan menulis karya ilmiah. Dalam hal  bagaimana mencari topik, Dr. Wing menyampaikan carilah beberapa paper utama (3-5 paper) yang akan dijadikan acuan. Temukan research gap-nya.  (scholar.google.com, openknowledgemaps.org,  connectedpapers,com).  Hal ini wajib agar kita tahu paper-paper yang menulis itu siapa, harus mengacu kepada penelitian-penelitian yang sudah ada.

    Setelah itu mencari referensi-refensi pendukung untuk:  landasan teori, studi pustaka, referensi  model dan analisis (semanticscholar.org, researchrabbit.org, connnectedpapers.com).

    Lebih lanjut menggunakan AI untuk mempelajari konten tiap paper, untuk membuat literature review, hanya untuk memancing ide (lateral.ai, TYPESET.IO. chatpdf.com).

    Lalu mulai menulis mulai dari membuat outline, menuliskan artikel, menganalis data, memuliskan pembahasan.  Manfaatkan berbagai program penulisan (MS Word dengan fitur-fiturnya, grammarly, Quibot, Speedwrote, Mendelety, Zotero Endnote). Manfaatkan fitur-fitur yang ada,  jangan menulis dengan tangan kosong

    Selesaikan naskah dan pilihlah jurnal yang dituju. Perhatikan bagian about The Journal, pilih yang sesuai dengan paper anda (journalfinder.elsevier.com, journalfinder.wiley.com, journalsuggester.springer.com.

  • Commemorating the 78th Anniversary of the Republic of Indonesia, the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team Holds the Independence Day Competition with the Community of Karangturi Village

    Commemorating the 78th Anniversary of the Republic of Indonesia, the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team Holds the Independence Day Competition with the Community of Karangturi Village

    Commemorating the 78th anniversary of the Republic of Indonesia, the Capacity Improvement Program for Student Organizations (PPK Ormawa) Team BEM FEB UNS held the 3rd Program with the theme “Women Love Indonesia” adorned with various interesting activities in Karangturi Village on Friday, August 18, 2023.

    The 3rd program class themed “Women Love Indonesia” was opened with an afternoon exercise led by members of the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team, namely Chiniko and Yumna, as exercise instructors. This exercise activity was carried out for about 15 minutes and was attended by the PKK members of Karangturi Village with full enthusiasm. The enthusiasm of the PKK members of Karangturi Village during the exercise added to the festivity and cheerfulness of the atmosphere of the 3rd program class in celebrating the momentum of Indonesia’s Independence Day.

    After the exercise was finished, the agenda for the 3rd program continued with the Independence Day competitions. Various interesting competitions were held, such as Cerdas-cermat competitions and song guessing. The mothers who attended and participated in this competition were divided into several groups guided by members of the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team.

    After being divided into groups, each group was guided to their respective posts to follow the competition that had been prepared and determined by the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team. The excitement of the competition and the spirit of the participants increased when each group made very diverse cheers.

    At the end of the 3rd program, an awarding session was held for participants who won the competition. Of course, this awarding is expected to increase the enthusiasm of the village housewives in celebrating Indonesia’s Independence Day and their activeness in following PPK Ormawa BEM FEB UNS programs in the future.

  • Peringati HUT ke-78 Republik Indonesia, Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Adakan Lomba Kemerdekaan Bersama Masyarakat Desa Karangturi

    Peringati HUT ke-78 Republik Indonesia, Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Adakan Lomba Kemerdekaan Bersama Masyarakat Desa Karangturi

    Dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM FEB UNS mengadakan Kelas Program ke-3 dengan tema “Perempuan Cinta Indonesia” yang dihiasi berbagai kegiatan menarik di Desa Karangturi pada hari Jumat, 18 Agustus 2023.

    Kelas program ke-3 yang bertemakan “Perempuan Cinta Indonesia” ini dibuka dengan senam sore yang dipimpin oleh anggota Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS, yakni Chiniko dan Yumna, sebagai instruktur senam. Kegiatan senam ini dilaksanakan selama sekitar 15 menit dan diikuti oleh Ibu-Ibu PKK Desa Karanturi dengan penuh semangat. Antusiasme Ibu-Ibu PKK Desa Karangturi dalam mengikuti senam turut menambah kemeriahan dan keceriaan suasana kelas program ke-3 dalam merayakan momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia.\

    Setelah senam selesai, agenda kelas program ke-3 dilanjutkan dengan lomba tujuh belasan. Berbagai lomba yang menarik diadakan dalam agenda kali ini, seperti lomba cerdas cermat dan tebak lagu. Ibu-Ibu yang hadir dan berpartisipasi dalam lomba ini dibagi ke dalam beberapa kelompok yang dipandu oleh anggota dari Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS.

    Setelah dibagi ke dalam kelompok, setiap kelompok dipandu menuju ke posnya  masing-masing untuk mengikuti lomba yang sudah disiapkan dan ditentukan oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS. Semarak kemeriahan lomba dan semangat para peserta pun semakin bertambah di saat setiap kelompok pun membuat yel-yel yang sangat beragam.

    Di akhir kegiatan kelas program ke-3, diadakan sesi awarding bagi para peserta yang memenangkan perlombaan. Tentunya, melalui awarding tersebut diharapkan dapat menambah semangat Ibu-Ibu dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia dan keaktifan dalam mengikuti program-program PPK Ormawa BEM FEB UNS ke depannya.

  • Semesta 2023 Independent Entrepreneurship Ready to Prepare Independent Young Entrepreneurs

    Semesta 2023 Independent Entrepreneurship Ready to Prepare Independent Young Entrepreneurs

    Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta hosted the Semesta Merdeka Entrepreneurial Onboarding event, Monday (8/14/2023). A total of 300 selected students from 24 universities from all over Indonesia were invited to attend the Semesta onboarding ceremony at the Suhardi Hall, Building 3, Faculty of Economics and Business (FEB) UNS.

    UNS became one of the partner universities for the Kampus Merdeka to organize an initiative program from the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek), namely Wirausaha Merdeka (Merdeka Entrepreneurship). This program provides opportunities for students to learn and develop themselves into prospective entrepreneurs. They hone the entrepreneurial spirit, encourage entrepreneurial experience improvement, and increase student employability.

    The Rector of UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum., attended the ceremony and delivered a speech to the students. While opening the ceremony, Prof. Jamal expressed his gratitude for the Ministry of Education and Culture’s trust in UNS to be the venue of this program implementation. He also fastened a symbolic participation sign by draping a co-card on two representative students, which was later followed by all students present.

    “We hope this program can give birth to young entrepreneurs who make positive contributions to Indonesia,” said Prof. Jamal.

    Additionally, Laksmindra Saptyawati, S.E., M.B.A., as the representative of Central Wirausaha Merdeka; representative of the Indonesian Young Entrepreneurs Association (HIPMI); Indonesian Entrepreneurs Association (APINDO); Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin); and Indonesia Marketing Association (IMA) were also attending the ceremony.

    The Chairperson of the UNS 2023 WMK Onboarding Program, Khresna Bayu Sangka, S.E., M.M., Ph.D., CMILT, confirmed that this program is the result of multi-directorates collaboration at UNS and partner universities in its implementation. UNS carries the program under the “Sebelas Maret Startup Academy” (Semesta) Wirausaha Merdeka program. A curriculum specifically designed to prepare tough young Indonesian entrepreneurial candidates. “There are three main stages in this program namely, the Pre-immersion, Immersion, and Post-immersion, all these stages lasted for 1 semester with the potential to get 20 full semester credits,” explained Khresna.

    Laksmindra Saptyawati, S.E., MBA., as a representative of the Central Merdeka Entrepreneurship program team, explained that the Merdeka Entrepreneurship program was established in response to the low percentage of entrepreneurs in Indonesia, which is only around 3.47% in Asia. The main focus of this program is to provide comprehensive entrepreneurship education through various workshops, training, and self-development programs.

    Students gain knowledge of basic business concepts, business modeling, marketing, financial management, and business growth strategies. UNS successfully competed with various universities to become WMK 2023 implementing universities in improving the quality of national entrepreneurship.

    Entering the main event, the agenda went on with a Talk Show Striking Success Story (3S) carrying the theme “Begin Our Business Journey” This activity presented the Founder and CEO of Creative Kokedama, Dwi Lili Indayani, and Founder of Allied Coffee Company, Ricky Vernandes Setiady. The talk show was led by Brian Gregory Adhihendra, S.E., M.Sc., as moderator.

    Dwi Lili Indayani said that starting a business should be based on the interest in the activities done, as well as the need for focus and consistency in achieving success. Meanwhile, Ricky Vernandes Setiady revealed that to grow the business, it is important to maximize all potential. They agreed that the potential is not only related to money but also expanding a strong network can also be a valuable capital in the business world. Humas UNS

    Reposted from uns.ac.id

  • Semesta Wirausaha Merdeka UNS 2023 Siap Cetak Wirausahawan Muda Mandiri

    Semesta Wirausaha Merdeka UNS 2023 Siap Cetak Wirausahawan Muda Mandiri

    Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi tuan rumah dalam acara Onboarding Semesta Wirausaha Merdeka, Senin (14/8/2023). Sebanyak 300 mahasiswa terpilih dari 24 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, diundang untuk hadir secara luring di Aula Suhardi Gedung 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS.

    UNS menjadi salah satu kampus mitra Kampus Merdeka untuk menyelenggarakan program inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yakni Wirausaha Merdeka. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan. Mereka mengasah jiwa kewirausahaan, mendorong peningkatan pengalaman wirausaha, dan peningkatan kemampuan daya kerja mahasiswa.

    Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., hadir dan memberi sambutan kepada para mahasiswa. Sembari membuka kegiatan, Prof. Jamal menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepercayaan Kemendikbudristek terhadap UNS dalam pelaksanaan program ini. Beliau turut menyematkan tanda simbolis dengan mengalungkan co-card kepada 2 mahasiswa perwakilan yang kemudian diikuti seluruh mahasiswa yang hadir.

    “Kami berharap program ini dapat melahirkan wirausaha muda yang memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ujar Prof. Jamal.

    Selain itu, turut hadir Laksmindra Saptyawati, S.E., M.B.A., selaku perwakilan Wirausaha Merdeka Pusat; Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI); Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo); Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin); dan Indonesia Marketing Association (IMA).

    Ketua Pelaksana Onboarding Program WMK UNS 2023, Khresna Bayu Sangka, S.E., M.M., Ph.D., CMILT, menegaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai direktorat di UNS dan kampus mitra dalam pelaksanaannya. UNS mengusung identitas program “Sebelas Maret Startup Academy” (Semesta) Wirausaha Merdeka. Kurikulum yang dirancang khusus untuk mencetak calon wirausaha muda Indonesia yang tangguh.

    “Terdapat tiga tahapan utama dalam kegiatan ini Pre-immersion, Immersion, dan Post-immersion, selama 1 semester dengan potensi rekognisi 20 SKS penuh selama 1 semester,” terang Khresna.

    Laksmindra Saptyawati, S.E., MBA., sebagai perwakilan tim program Wirausaha Merdeka Pusat, menjelaskan bahwa program Wirausaha Merdeka hadir sebagai respons atas rendahnya persentase wirausaha di Indonesia, yang hanya sekitar 3.47% di Asia. Fokus utama dalam program ini adalah memberikan pendidikan kewirausahaan yang komprehensif melalui berbagai workshop, pelatihan, dan program pengembangan diri.

    Mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang konsep dasar bisnis, pemodelan bisnis, pemasaran, manajemen keuangan, dan strategi pertumbuhan bisnis. UNS berhasil bersaing dengan berbagai kampus untuk menjadi perguruan tinggi pelaksana WMK 2023 dalam meningkatkan kualitas wirausaha di tanah air.

    Memasuki acara inti, Talk Show Striking Success Story (3S) mengusung tema “Begin Our Business Journey”. Kegiatan ini menghadirkan Founder sekaligus CEO of Creative Kokedama, Dwi Lili Indayani dan Founder of Sekutu Coffe Company, Ricky Vernandes Setiady. Talkshow dipandu oleh Brian Gregory Adhihendra, S.E., M.Sc., selaku moderator.

    Dwi Lili Indayani menyampaikan bahwa memulai bisnis seharusnya didasarkan pada kesukaan terhadap apa yang dilakukan, serta perlu adanya fokus dan konsistensi dalam upaya mencapai kesuksesan. Sementara itu, Ricky Vernandes Setiady mengungkapkan bahwa untuk mengembangkan bisnis, penting untuk memaksimalkan segala potensi yang ada. Mereka sepakat bahwa potensi itu tak hanya terkait dengan uang, tetapi juga memperluas  jejaring  yang kuat dapat juga menjadi modal berharga dalam dunia bisnis. Humas UNS

     Repost uns.ac.id

  • UNS Community Service Team Assisted Putri Kawung Bayat Collaborative Business Group

    UNS Community Service Team Assisted Putri Kawung Bayat Collaborative Business Group

    Jarum Village is the center of Hand-drawen batik fabrics, Batik kayu (t/n. Batik pattern printed on wood/lumber), and leather-based batik. The establishment of Jarum Village as rural tourism has not been optimal in creating value for the village residents, even with the establishment of tourism awareness groups and batik craftsmen associations. This is because the available supporting infrastructure has not been optimally utilized due to limited human resources (HR).

    Community Service Team from Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo provides assistance by providing science and technology and business management mentoring, as well as providing support and solutions in accordance with the problems faced by the Putri Kawung Bayat Joint Business Group (Kube).

    The team consists of Dr. Djuminah, MSi., Ak.; Prof. Dr. Rahmawati, MSi., Ak.; Dr. Sri Hartoko, MBA., Ak.; Ari Kuncara Widagdo, SE., MBA., PhD., Ak.; Drs. Agus Budiatmanto, MSi., Ak.; Dr. Sarah Rum Handayani, MHum.; and Dra. Siti Nurlaela, MSi., Ak.

    The team mapped the need and assessment using in-depth interview techniques. This assessment includes problems faced by partners and the priority of problems to be resolved according to their urgency.

    “Support from UNS includes support from the expert teams in order to improve production process capacity. The advanced technology innovation shared with the business group also includes the transfer of appropriate technology (TTG) for the coloring process to improve the quality of the color and prevent the color from fading,” said Djuminah.

    The UNS expert team also assists the business group regarding its long-term independence. This assistance was done by strengthening the business group institution with the incubation of Sharia cooperatives. The village also received support from other parties to foster the crafters’ motivation in Jarum Village. The joint business group also received support from the village government in the form of a showroom for the group members’ products and the assistance of six sewing machines from the Klaten Industry and Labor Office (Diperinaker). However, the assistance has not been optimally utilized by Kube Putri Kawung. “The community service activities carried out by the UNS team are designed in such a way that they provide benefits for all parties,” she said.

    Further, she elaborates that for UNS academics, lecturers are one of the Tri Dharma of Higher Education activities implementation. Students assisting in this activity can get additional knowledge for hands-on learning about problems in the community and solutions that can be taken. Especially for Kube Batik Putri Kawung, this activity provides an overview and experience for the next product innovation.

    “The purpose of this community service activity is to encourage the development of the Jarum Village potential, which is constrained by several problems after the Covid-19 pandemic. The community service and research activities are designed for multi-year in order to improve the environmentally friendly production processes capacity, to improve marketing capacity based on information technology, strengthen institutional aspect, and improve the adoption of appropriate technology,” Rahmawati explained.

    In terms of innovation, the community service team offers a particular method to improve the quality of batik products, which is by mixing natural colors with clay soil in the region.

    The initial observation was carried out in order to evaluate the limitations and constraints faced by Kube Putri Kawung in order to popularize batik potential to the wider community in Jarum Village. Until then, a number of strategic activities were carried out.

    The team also provides various other assistance. Among others are, conducting education on brand awareness and a number of business management skills, such as financial management, sales packaging, and promotion. The practice of environmentally friendly production processes with natural colors mixed with clay soil, as well as strengthening the capacity to diversify both the diversification of Klaten’s distinctive motifs and batik derivative products.

    The activity was attended by participants from Kube Putri Kawung. This assistance is expected to improve the products quality, thus, boosting sales turnover. Further, it will improve the standard of living of the people of Jarum Village, Bayat District, Klaten Regency.