FEB

Blog

  • FEB UNS Lecturers Attended IKU 3 and IKU 4 Reporting

    FEB UNS Lecturers Attended IKU 3 and IKU 4 Reporting

    Lecturers from the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, participated in Assistance for IKU 3 and IKU 4 Data Reporting to SISTER. The assistance was hosted by Performance Assessment Team UNS, Thursday, 27 April 2023 at FEB UNS Computer Laboratory.

    IKU 3 and IKU 4 TrainingThe Vice Dean for Human Resources, Finance, and Logistics FEB UNS, in her remarks, thanked the lecturers participating in the assistance, for taking the time to attend the agenda. Further, she reveals that the SISTER Data update is important aside from the urgent IKU 3 and IKU 4 report, which later will be the basis for BKD’s assessment.

    “Hopefully, the lecturers can use this opportunity to help them in updating their SISTER account independently, at least once a semester. Therefore, after this transition all lecturers can be comfortable with the responsibility to update their SISTER account,” she said.

    Participants of IKU 3 and IKU 4 TrainingThe session is also available for the lecturers, who have completed updating their accounts, to discuss other topics related to SISTER. Previously, Dr. Djuminah has sent several reminders through the lecturers’ chat group to share various information regarding IKU 3 and IKU 4 reporting. PowerPoint material has also been disseminated to lecturers, allowing them to learn the topic beforehand, the lecturers also requested to prepare any supporting documents in pdf format to have an efficient and effective assistance session.

    The organizing committee divided lecturers into two groups, the first group (Kelompok I) consists of lecturers’ data that has not been included in IKU-4, which requires Competency Certification Certificate. The second group (Kelompok II) consists of lecturers who have conducted out-of-campus academic activities such as QS-100, working as industrial practitioners, and assignments as a supervisor for Outstanding Students mentoring.

    FEB UNS Lecture at IKU 3 and IKU 4 TrainingMeanwhile, Iwan Kusmartono, S.H., the Coordinator for UNS Human Resources Office, in his remarks states that the HR Office will oversee or assist lecturers in filling their IKU-3 and IKU-4 reports, which will be closed today.

    Hopefully, all FEB UNS lecturers can update their activities related to IKU-3 such as external assignments from other institutions and supervision for Outstanding Students. Meanwhile, for IKU-4, he considers the update sufficient.

    In this event, lecturers can deliver any questions regarding the IKU update to the UNS HR team assigned to FEB UNS. Iwan also reminds the lecturers that if they receive any multi-year assignment starting from 2021 to 2024, the assignment letter can be updated in their system each year.

  • Local Wisdom Research Group Workshop, Cultural Capital in Economics Study: The Role of Culture in Indonesia’s Economy Development

    Local Wisdom Research Group Workshop, Cultural Capital in Economics Study: The Role of Culture in Indonesia’s Economy Development

    “In our daily life, we have understood how biodiversity contributes to economic activity, meanwhile, there is limited study on the role of cultural diversity or cultural diversification in the economic sectors. Our Research Group (RG) sees culture as capital in development process, in this context is economic development.” This statement was delivered by Sarjiyanto S.E., MBA., Ph.D., FEB UNS lecturer, in a Workshop by Local Wisdom Research Group entitled ‘Cultural Capital in Economics Study: The Role of Culture in Indonesia Economy Development,’ Friday, 28 April 2023.

    Local Wisdom RG FEB UNSFurther, he explains that Indonesia as a country with rich cultural diversity can have a unique cultural capital in its development.

    “In fact, the International Culture and Development Commission states that economic development should also involve cultural aspects. A development that no longer considers the community and culture is a soulless development. Rapid economic development is part of community culture, as it should be,” he explains.

    Sajiyanto invites webinar participants to discuss how this cultural diversity becomes a spirit in economic activities and development, similar to biodiversity.

    The cultural economy according to the index determined by the Ministry of Education and Culture consists of several indicators such as the percentage of the population involved as performing arts supporters or performers, whose involvement in the cultural acts becomes their source of income. Based on recent data, some regions in Indonesia have had a very high cultural economy such as Yogyakarta Special Region (DIY) and Nusa Tenggara.

    In fact, the cultural economy has a significant contribution to the economic development of a region. This sector revolves around how residents get their source of income from cultural activity. This disparity becomes the role of academicians to discuss. Academicians need to determine whether this dimension should be a single measure as well as to establish better proxies in measuring cultural economy to be factually measured and predicted.

    Based on previous research, culture can contribute to the sustainable development goals (SDGs) accomplishment. Culture is found to have a mediating role in 17 SDGs’ role accomplishment, where 70% represent the SDGs target and 25% represent cultural values.

    In development economics study, there is still room for measurement mechanisms and modeling, especially for novel development.

    This occasion opens up the discussion on how cultural capital can be included in the development of economic models or research. The academic community shall provide supporting data and conduct research to prove that cultural capital can have a significant contribution to economic development, especially in Indonesia.

  • Dosen FEB Ikuti Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4

    Dosen FEB Ikuti Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4

    Sejumlah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) ikuti kegiatan Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4 di SISTER oleh Tim Penilaian Kinerja, Kamis 27 April 2023 di Laboratorium FEB UNS.

    Wakil Dekan Sumber Daya Manusia Keuangan dan Logistik FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ibu Dosen yang telah meluangkan hadir untuk mengikuti kegiatan pendampingan pengisian IKU 3 dan IKU 4.

    Dikatakan juga bahwa update data SISTER itu selain untuk kepentingan IKU 3 dan IKU 4 yang sangat mendesak, juga ke depannya menjadi dasar penilaian BKD.

    “Diharapkan para dosen bisa memanfaatkan kesempatan pendampingan ini agar selanjutnya setiap pemilik AKUN SISTER bisa secara mandiri meng-update untuk setiap periode secara rutin, minimal per semester. Dengan demikian diharapkan setelah masa transisi ini, semua pihak merasa nyaman dengan kewajiban Up-date data SISTER tersebut,” paparnya.

    Bagi Dosen yang sudah melakukan pemutakhiran data silahkan bisa dimanfaatkan untuk diskusi hal lainnya yang masih relevan dengan  SISTER ini.

    Sebelumnya, Dr. Djuminah telah beberapa kali mengingatkan melalui grup  dosen informasi seputar pengisian IKU 3 dan IKU 4.  Power point  sudah dishare agar Dosen dapat mempelajari terlebih dahulu, disertai persiapan dokumen yang diperlukan dan sudah disimpan dalam bentuk pdf agar saat pendampingan bisa berjalan dengan efisien dan efektif.

    Daftar kelompok-I memberikan data dosen yang belum termasuk dalam IKU-4 sehingga diperlukan dukungan data Sertifikat Kompetensi.

    Daftar kelompok-II menunjukkan dosen yang berkegiatan di kampus lain, seperti:  QS-100, bekerja sebagai praktisi industri, dan pembimbingan Mahasiswa Berprestasi.

    Sementara itu, Iwan Kusmartono, S.H., Koordinator Bagian SDM UNS dalam pengantarnya menyampaikan, Bagian SDM akan memantau atau  mendampingi proses pengisian IKU 3 dan UKI 4 yang hari ini adalah batas akhir pengisian.

    Mudah-mudahan semua dosen FEB UNS dapat membantu mengisi kegiatan-kegiatannya yang difokuskan pada IKU 3 yaitu dosen yang bekerja di luar institusi dan juga dosen yang membimbing mahasiswa beprestasi. Untuk IKU 4 menurutnya sudah cukup terpenuhi.

    Di pendampingan ini, para dosen bisa langsung menanyakan jika ada hal-hal yang kurang jelas kepada tim SDM yang bertugas di FEB hari ini.

    Iwan juga mengingatkan apabila Dosen mendapatkan penugasan yang berlaku di tahun 2021 hingga 2024 maka bisa dipakai terus di setiap tahunnya untuk diinputkan.

  • Webinar Grup Kearifan Lokal Angkat Tema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    Webinar Grup Kearifan Lokal Angkat Tema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    Jika dalam keseharian, kita sudah mengenal bagaimana biodiversifikasi atau keanekaragaman hayati sudah jelas memberikan kontribusi terhadap ekonomi namun sisi lain diversikasi budaya atau keanerakaragam budaya belum banyak riset-riset yang mengukur bagaimana dampaknya  terhadap ekonomi.

    Grup riset kami memandang budaya adalah kapital atau modal didalam pembangunan, dalam hal ini konteks pembangunan ekonomi.

    Pernyataan itu disampaikan Sarjiyanto S.E., MBA., Ph.D, Akademisi FEB UNS dalam Webinar Grup Riset Kearifan Lokal yang bertema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia, Jumat, 28 April 2023.

    Lebih lanjut dikatakan, Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman budaya yang sangat banyak dan beragam tentunya ini menjadi modal dasar di dalam melakukan pembangunan.

    “Bahkan komisi kebudayaan dan pembangunan internasional mengatakan ketika melakukan pembangunan dalam konteks pembangunan ekonomi itu harusnya juga membangun dari sisi budayanya. Pembangunan yang terlepas dari konteks manusia dan budaya adalah pembangunan yang tanpa jiwa. Pembangunan ekonomi yang berkembang pesat itu adalah bagian dari budaya masyarakat, seharusnya begitu” paparnya.

    Sarjiyanto mengajak peserta webinar untuk tertarik mendiskusikan bagaimana keanekaragaman budaya ini bisa menjadi semangatnya di dalam ekonomi dan pembangunan itu sama dengan keanekaragaman hayati.

    Ekonomi budaya dalam indeks yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, indikatornya adalah prosentase penduduk yang pernah terlibat sebagai pelaku atau pendukung pertunjukan seni yang menjadikan keterlibatan sebagai sumber penghasilan.

    Dari data terakhir, dari provinsi-provinsi itu ada daerah-daerah yang ekonomi budayanya sudah  sangat tinggi, contohnya Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara.

    Sebetulnya, ekonomi budaya juga sangat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi di suatu daerah. Bagaimana penduduk bisa mendapatkan sumber penghasilan dari aktifitas kebudayaan.

    Kita sebagai akademisi masih perlu mendiskusikan kembali apakah ini merupakan satu ukuran yang tunggal, kita perlu membuat pengukuran-pengukuran yang lebih mendekati bagaimana ekonomi budaya bisa kita prediksi dan kita ukur secara riil di lapangan.

    Dari beberapa penelitian, budaya bisa berkontribusi terhadap capaian pembangunan berkelanjutan. Budaya itu memediasi pencapaian 17 peran Sustainable Development Goals (SDGs) yang diwakili 70% dari target SDGs itu dan 25% bisa dijelaskan dari nilai-nilai budaya.

    Dalam kajian ekonomi pembangunan khususnya sesuatu yang baru, masih banyak celah-celah termasuk bagaimana menciptakan mekanisme pengukuran dan juga pemodelannya.

    Webinar di hari ini sedikit membuka wacana kita berdiskusi bagaimana cultural capital ini bisa kita masukkan di dalam sebuah model-model atau penelitian ekonomi pembangunan. Kita memberikan dukungan data dan juga menghasilkan sebuah riset  bahwa modal budaya bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan ekonomi khususnya di Indonesia.

  • Sidak Rektor ke FEB: Mari Kita Jaga Semangat Kebersamaan

    Sidak Rektor ke FEB: Mari Kita Jaga Semangat Kebersamaan

    Dalam rangka disiplin pegawai Universitas Sebelas Maret (UNS), Pimpinan UNS melakukan sidak ke Fakultas, Sekolah, Rumah Sakit UNS dan Unit Kerja di lingkungan UNS pasca cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Rabu 26 April 2023.

    Kehadiran Rektor dan sejumlah Pimpinan UNS di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS disambut oleh Dekanat, Kaprodi, Dosen dan Tenaga Kependidikan di Lobi Gedung Soeharno .

    Berdasarkan pengamatan Rektor usai mengunjungi beberapa fakultas di lingkungan UNS, peserta terbanyak di hari pertama kerja adalah FEB.

    Setelah foto bersama di halaman Gedung Bachtiar Effendi, Rektor memberikan arahan singkat agar sivitas akademika FEB mampu menjaga semangat kebersamaan.

    “Mari kita menjaga semangat kebersamaan. Dengan kebersamaan maka  kita yakin akan lebih dapat memajukan UNS” ungkapnya.

    Rektor meminta maaf jika dalam memimpin UNS ada kekurangan. Rektor juga sangat terbuka jika ada yang hal-hal atau permasalahan yang ingin disampaikan oleh sivitas akademika demi kemajuan UNS.

    Diakhir arahannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Dosen dan Tendik FEB atas kebersamaannya.

    Usai melakukan sidak, Rektor dan Pimpinan UNS lainnya berkesempatan sejenak beramah tamah dengan Pimpinan FEB di Ruang Alumni Lounge FEB UNS.

  • Exciting! FEB UNS Alumni Meet on Fun Football Halal Bi Halal

    Exciting! FEB UNS Alumni Meet on Fun Football Halal Bi Halal

    The festivity of Eid al-Fitr momentum is perfect to promote networking among FEB UNS Alumni. This opportunity was taken by alumni of the Football Student Activity Unit (UKM), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) by organizing Halal bi Halal Fun Football for alumni from any year intake. The event follows the concept of the Trofeo Cup, which is done by bringing together 3 teams at once.

    The match was held on April 25, 2023, starting at 19.00 WIB at Klumprit Football Field, Mojolaban District, Sukoharjo.

    The Trofeo Cup was attended by approximately 50 people from the Class of 1998 to the Class of 2018. Bester (Class of 2005 alumni), as the organizing committee, stated that this event was held as a reunion for the alumni of FEB UNS Football UKM and at the same time recommencing football matches between alumni that have been stopped for several years. FEB used to have a football event called Dokarmasale (Lecturer, Employee, Student, and Economics Alumni) which was held every year.

    As the host, Sapto, an alumnus of the Class of 2003 who is currently also the Deputy of the Sukoharjo Regency DPRD, conveyed this event not only to maintain personal health but also aims to introduce the potential of football fields located in the village area. These football fields are now professionally managed, one of them is the Klumprit Village football field. This field is equipped with standardized lights, thus, it can be used for night matches.

    Ariyanto Adhi Nugroho, Supervisor of FEB UNS Football UKM, who is also an alumnus of the class of 2002, encourages this type of activity. He considers these activities very beneficial for fellow FEB UNS alumni to expand their network. This event not only serves as a sports game but also to strengthen the FEB UNS Alumni network.

    The Trofeo Cup is quite entertaining. Participants are divided into 3 teams, the Legend team (Class of 1998-2007), Oldstar (Class of 2008-2013), and Youngstar (Class of 2014-2018).

    The final results of the match were 2-1 for the Legend vs Oldstar match; 3-0 score for the Oldstar vs Youngstar match, and lastly the Youngstar vs Legend match with a score of (5-4) on penalties. Overall the match was won by Youngstar Team. The ranking order for these matches was Youngstar Team on the 1st rank, followed by Legend Team on the 2nd rank, and Oldstar Team on the 3rd rank.

  • Seru! Halal bi Halal Fun Football Alumni FEB UNS antar Lintas Angkatan

    Seru! Halal bi Halal Fun Football Alumni FEB UNS antar Lintas Angkatan

    Momentum lebaran memang banyak dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi. Hal itu juga dilakukan oleh alumni Unit Kegiatan Mahaisiswa (UKM) Bola Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan menyelenggarakan Halal bi Halal Fun football alumni antar lintas Angkatan.

    Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan konsep Trofeo Cup, yaitu dengan mempertemukan 3 tim sekaligus.

    Pertandingan tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 April 2023 mulai pukul 19.00 WIB di Lapangan Klumprit Kecamatan Mojolaban Sukoharjo.

     

    Peserta Trofeo Cup tersebut kurang lebih 50 orang dari Angkatan 1998 sampai Angkatan 2018. Bester (alumni Angkatan 2005) selaku panitia menyatakan event ini diselenggarakan untuk temu kangen alumni UKM Bola dan sekaligus memulai kembali kegiatan sepakbola antar alumni yang sempat vakum beberapa tahun. Dulu FEB memiliki event sepakbola yang disebut Dokarmasale (Dosen Karyawan Mahasiswa dan Alumni Ekonomi) yang diselenggarakan tiap tahun.

    Selaku tuan rumah, Sapto, alumni Angkatan 2003 yang saat ini juga sebagai Wakil DPRD Kabupaten Sukoharjo menyampaikan event ini tidak hanya untuk menjaga Kesehatan tetapi juga bertujuan untuk mengenalkan potensi lapangan-lapangan sepakbola di desa yang sekarang sudah banyak dikelola dengan baik, salah satunya adalah lapangan Desa Klumprit ini. Lapangan ini dilengkapi dengan lampu yang sudah distandarisasi sehingga dapat digunakan untuk pertandingan pada malam hari.

    Ariyanto Adhi Nugroho, Pembina UKM bola FEB UNS yang juga alumni angkatan 2002 mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat bagi temen-temen alumni untuk memperluas jaringan. Even ini tidak hanya bertujuan untuk olahraga tetapi memperkuat jaringan Alumni FEB UNS. 

    Jalannya kegiatan Trofeo Cup ini cukup menghibur. Peserta pertandingan dibagi menjadi 3 tim yaitu tim Legend (Angkatan 1998-2007), Oldstar (Angkatan 2008-2013) dan Young star (Angkatan 2014-2018).

    Hasil pertanding tersebut Tim Legend vs Tim Oldstar dengan Skor 2-1, Tim Oldstar vs Tim Youngstar dengan skor 3-0 dan Tim Youngstar vs Tim Legend dengan skor (5-4) lewat adu pinalti. Secara keseluruhan pertandingan dimenangkan oleh Tim Youngstar. Urutan peringkat pertandingan ini adalah Tim Youngstar sebagai peringkat 1, kemudian Tim Legend peringkat 2 dan Tim Oldstar Peringkat 3.

  • FEB UNS Become the Second Runner-up in UNS Inclusion Metric Championship

    FEB UNS Become the Second Runner-up in UNS Inclusion Metric Championship

    Faculty of Economics and Business (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), was awarded as the Second Runner-up in the UNS Inclusion Metric Competition among the faculties and schools in UNS, which was held as part of the 47th UNS Anniversary Celebration in 2023.

    The handover ceremony of the Winner’s Letter of Decree, Certificate, and Trophy was held on April 3, 2023, in the Press Room, on the 1st Floor of the UNS Research and Community Service Institute (LPPM).

    The winner is determined through the Decree of the Head of the Center for Disability Study LPPM UNS No. 28/UN27.22.2.12/TU.00/2023 dated March 9, 2023. The decision was made by taking into account the documents and field visits assessment for the UNS Inclusion Metric Competition that has been carried out by the organizing committee throughout February-March 2023.

    FEB has provided various supporting facilities for people with disabilities including parking lots, ramps, and toilets. However, there are still some things that need to be improved.

    This year, to facilitate the learning process for deaf and speech-impaired students in FEB, the Dean has also assigned three Signal Spokesmen (JPI). In addition, the lecturers are also very supportive of these students through assistance and guidance.

    Dra. Y. Anni Aryani, M.Proff., Acc., Ph.D., Ak, CSRS., CSRA., one of the FEB Lecturers also serving as a manager at the Center for Disability Studies (PSD) said that the construction of facilities has been regulated and must include facilities that support inclusion. In this case, in the UNS environment, there needs to be additions and improvements.

    “To build a restroom must be in accordance with the standards, it needs to be accessible to people with disabilities, it is not enough to be wheelchair-accessible but need to have a handle, and sliding door. Likewise, for ramps, it must be in accordance with standards, not too steep, some facilities in FEB need to be fixed,” she said.

    Additionally, FEB UNS has not put supporting facilities for the blind, there is no guiding block including no braille marking on other facilities. Further, it was revealed that the learning process standards in FEB need improvement.

    “As it happens, there are students with hearing impairments in FEB. The lecturers should understand the standard for teaching students with disabilities, if the lecturer cannot use sign language, they shall ask for assistance from PSD UNS. There should be tools that can be used to help students with disabilities in attending lectures, faculty members can ask for guidance from PSD UNS.”

    The tool in question is a type of software installed on the students’ laptops. Additionally, the students must sit at the front, and the lecturer must also understand that this way their voices will be more audible with clear articulation.

    Therefore, to support disabled students during lectures, not only supporting tools, FEB UNS academic members also need to understand the special needs of disabled students.

    The main psychological support from the leadership is crucial for the development of FEB UNS to be a highly inclusive faculty.

    It needs the support and involvement of all parties to make FEB UNS an inclusive campus, not only lecturers, employees, and students, but also the support from the faculty leaders. Particularly in terms of budget to optimize and build disability facilities that are not yet available.

  • FEB UNS Juara Harapan II UNS Inclusion Metric

    FEB UNS Juara Harapan II UNS Inclusion Metric

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas sebelas Maret (UNS) memperoleh Juara Harapan II pada Lomba UNS Inclusion Metric antar fakultas dan sekolah di lingkungan UNS yang digelar dalam rangka Dies Natalis UNS ke 47 tahun 2023.

    Penyerahan SK, Piagam dan Piala Pemenang Lomba telah dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023 di Press Room Lantai 1 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS.

    Pemenang ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Studi Difabilitas LPPM No 28/UN27.22.2.12/TU.00/2023 tanggal 9 Maret 2023. Penetapan tersebut dengan memperhatikan hasil Penilaian dokumen lomba dan visitasi lapangan dalam rangka Lomba UNS Inclusion Metric telah dilakukan panitia sepanjang bulan Februari-Maret 2023.

    FEB saat ini sudah memfasilitasi  sarana bagi penyandang disabilitas diantaranya tempat parkir, ram, toilet. Namun memang masih ada beberapa yang perlu pembenahan dan peningkatan.

    Di tahun ini, untuk memperlancar proses pembelajaran bagi mahasiswa tuna rungu dan wicara yang ada di FEB, pimpinan juga telah menugaskan tiga Juru Bicara Isyarat (JPI). Selain itu para dosen pengampu juga sangat memberikan dukungan pembimbingan bagi mahasiswa tersebut.

    Dra. Y. Anni Aryani, M.Proff., Acc., Ph.D., Ak, CSRS., CSRA, Dosen FEB yang juga menjadi pengelola di Pusat Studi Disabilitas (PSD) menyampaikan pembangunan fasiltas sudah ada peraturannya, harus memasukkan fasilitas yang mendukung inclusion. Dalam hal ini di lingkungan UNS perlu ada penambahan dan juga perbaikan.

    “Untuk membangun kamar mandi harus sesuai standar, ya dipikir juga sekalian untuk bisa diakses difabel, tidak cukup hanya bisa masuk kursi roda tapi juga harus ada pegangannya, pintunya geser. Demikian juga  untuk ram include disitu, harus sesuai standar, tidak terlalu curam, beberapa fasilitas di FEB perlu dibenahi” ungkapnya.

    Ditambahkan juga untuk fasilitas tuna netra di FEB, belum ada guiding block termasuk fasilitas lain belum bertanda huruf Braille.

    Lebih lanjut dikatakan, untuk standar pembelajaran di FEB perlu peningkatan.

    “Kebetulan ada mahasiswa  difabel tuna rungu di FEB, standarnya dosen yang mengajar harusnya sudah memahami, kalo tidak bisa menggunakan isyarat, meminta bantuan PSD. Harusnya bisa menggunakan alat yang bisa digunakan untuk membantu mahasiswa difabel dalam mengikuti perkuliahan, bisa minta bimbingan juga oleh PSD.

    Alat itu semacam soft ware di instal  di labtop, mahasiwa harus duduk di paling depan, dosen juga paham,  suaranya lebih dapat didengar dengan artikulasi yang jelas.

    Jadi, untuk pembelajaran tidak hanya butuh alat tapi juga pemahaman dari sivitas akademika di FEB, para dosen, tendik dan mahasiwa dengan adanya keperluan disabilitas seperti itu.

    Dukungan psikologis yang utama dari pimpinan, mendukung dulu usaha menjadi FEB yang sangat inklusif.

    Perlu dukungan dan keterlibatan semua  pihak untuk menjadikan FEB UNS sebagai kampus yang inklusif, tidak hanya dosen, karyawan dan mahasiswa namun juga dukungan pimpinan. Utamanya dalam hal anggaran untuk mewujudkan fasiltas difabel yang belum tersedia.

  • Fiscal and Macroeconomic Policy Training was Attended by 18 MM Students of BPS Class

    Fiscal and Macroeconomic Policy Training was Attended by 18 MM Students of BPS Class

    The Master of Management (MM) Study Program of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), hosted a Fiscal and Macroeconomic Policy Training for 18 Students from the Central Statistics Agency (BPS) Partnership Program, 27 March to 6 April 2023 in the FEB UNS Teleconference Room.

    Three FEB Lecturers servings as instructors in the training were, Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu, SE, M.Sc., Dr. Mulyanto, M.E., and Tri Mulyaningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. The three lecturers are certified instructors in economic development, monitoring evaluation, fiscal policy, and macroeconomics.

    Head of the MM Study Program, Retno Tanding Suryandari, SE., M.E., Ph.D., in her speech, hoped that this training would be beneficial for students.

    “The training organized by the MM study program is indeed special for the BPS Partnership class. What you have learned in almost two weeks I hope it will be useful for you and your duty in the future,” she said, starting the welcome remarks.

    This training is very interesting because there are significant differences in the pre-test and post-test scores, there is a jump, which is a reflection of the knowledge received by students for 2 weeks of training.

    Two students, Johan Wahyu Utomo and Era Miftakhul Jannah, who have the best grades get a chance to receive certificates earlier.

    After this training, the Head of the MM Study Program will also prepare one more training on leadership.