FEB

Blog

  • FEB UNS Students Participated in the Dissemination of Academic Senate Rules on Student Code of Conduct

    The dissemination of the Code of Ethics is the second activity held by the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) to disseminate the UNS Academic Senate Regulation (PSA) to the FEB UNS academic community, especially students.

    Previously, dissemination on the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS) had been carried out. In the future, there will be another dissemination on PSA on scientific autonomy and academic tribune.

    The statement was conveyed by the Vice Dean of Academic Research and Student Affairs FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE M.Si., when delivering a remark at the Academic Senate Dissemination on Student Code of Conduct on Thursday, April 6, 2023 at the Konimex Hall of Bachtiar Effendi Building and Zoom Cloud Meeting.

    “In PSA, mostly or even almost all activities have been regulated, therefore, we need to take a stance on how we react, how to determine punishment and also reward when there are cases or problems related to violations or fulfillment of the code of ethics. These aspects need to be understood by students,” she said.

    Prof. Izza hopes that when students carry out teaching and learning activities, both curricular and non-curricular, they will always be in a straight line, a line that is in accordance with the guidelines and rules applicable at UNS.

    According to her, so far there have been several complaints from lecturers regarding student ethics, possibly due to the influence of online learning for the past 2 years. With this enlightenment activity, there are no more students who violate the norms that exist on campus.

    Dr. Sunny at the beginning of her material presentation in front of the Head of the Study Program, Ormawa (students organization) manager, and students representative attending the hybrid agenda, said that Academic Senate Regulation 17 of 2021 is not a prohibition, but what should be done, thus, each action will not be detrimental to others even though it is actually our right.

    “One thing we need to understand together is that at the higher education level, all academic members, both employee lecturers, and students, are expected to be able to instill and build a value system in the campus environment,” she explained.

    According to her, each campus has its own code of ethics that must be fulfilled and implemented and must not be violated by the Academic community. Every university has a code of ethics that is not necessarily the same.

    “Why should we follow this code of ethics? The code of ethics has been formulated in such a way as to allow the teaching and learning process, the process of character formation, to run in accordance with expectations. Because we believe this code of ethics is not issued solely because it is important to have a code of ethics, but there is a purpose. The learning objectives of character building are in accordance with what is the vision and mission of UNS,” she explained.

    Dr. Sunny summarizes the elaboration of the code of ethics into four points, the first is the ethics of integrity, loyalty, and courtesy and decency, which were combined into one material. The second is lecture ethics, the preparation of scientific works and examinations. The third is the ethics for building relationships with the academic environment, with lecturers, students, education staff, and relationships with the community. And the fourth is the ethics for student activities.

  • Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB: Mahasiswa Berkegiatan di Kampus Harus Clear dan Clean  

    Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB: Mahasiswa Berkegiatan di Kampus Harus Clear dan Clean  

    Bidang Akademik Riset dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan koordinasi dengan organisasi kemahasiswaan (Ormawa), Rabu 5 April 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kegiatan itu digelar untuk mendiskusikan berbagai hal diantaranya program kerja kemahasiswaan, penyampaian materi Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (Simkatmawa) dan lain-lain.

    Mengawali sambutannya, Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. menyampaikan beberapa hal yang harus dipahami mahasiswa ketika berkegiatan di kampus.

    Mahasiswa yang menggunakan pendanaan ada acuan yang harus ditaati, yaitu Standar Biaya Masukan (SBM) UNS. SBM adalah satuan biaya berupa harga satuan, tarif, dan indeks yang ditetapkan untuk menghasilkan biaya komponen keluaran dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran UNS.

    “Bukan hanya mahasiswa, fakultas pun harus mengikuti aturan-aturan di SBM dan aturan-aturan itu diturunkan dalam Sistem Perencanaan dan Evaluasi Anggaran (SIREVA) UNS. Semua kegiatan yang menggunakan keuangan negara harus dipertanggungjawabkan dan sesuai ketentuan yang berlaku.” ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakan,  mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan harus Clear dan Clean.

    Clear, setiap aktifitas yang dilakukan mahasiswa harus bersih, artinya harus jelas sebelum dan juga sesudahnya. Apakah mendapatkan pendanaan dari fakultas, atau dari sponsor. Apakah akan menarik pembiayaan dari peserta dan sebagainya.

    Clean, setiap kali aktifitas yang telah dilakukan baik dari perencanaan, pelaksanaan maupun pertanggungjawabannya harus bersih, tidak meninggalkan sumbatan-sumbatan. Pertanggungjawaban dalam bentuk pelaporan kegiatan harus diselesaikan juga.

    Prof. Izza juga berpesan agar mahasiswa selalu mengikuti aturan-aturan yang ada dikampus,  jangan sampai terjadi pelanggaran kode etik.

    “Jika ada permasalahan atau kasus selesaikan di internal kita, jangan mudah-mudah untuk berbagi  ke media sosial (medsos). Mahasiswa harus bijak dalam menggunakan medsos. Jangan menggunakan  bahasa yang kasar, perbuatan tidak menyenangkan, share foto pun harus hati-hati karena jika melanggar UU ITE bisa ditindak secara pidana”  jelasnya.

    Dalam perekrutan pegawai, saat ini perusahaan sangat mudah untuk menilai kepribadian para pencari kerja yang melamar dengan melihat sosial media yang dimiliki.

    Di koordinasi tersebut mahasiswa juga mendapat arahan tentang SIMKATMAWA dari Pengelola di Bagian Kemahasiswaan Pusat.

  • Pelatihan Kebijakan Fiskal dan Ekonomi Makro Diikuti 18 Mahasiswa MM Kelas Kerja Sama BPS

    Pelatihan Kebijakan Fiskal dan Ekonomi Makro Diikuti 18 Mahasiswa MM Kelas Kerja Sama BPS

    Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan Pelatihan Kebijakan Fiskal dan Ekonomi Makro bagi 18 Mahasiswa Kelas Kerja Sama Badan Pusat Statistik, 27 Maret s.d. 6 April 2023 di Ruang Teleconference FEB UNS.

    Tiga Dosen FEB menjadi pengajar pada pelatihan tersebut, Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu, S.E., M.Si., Dr. Mulyanto, M.E., dan Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. Ketiga pengajar  merupakan instruktur bersertifikat terkait dengan pembangunan ekonomi, monitoring evaluasi, kebijakan fiskal, maupun ekonomi makro.

    Kepala Program Studi (Kaprodi) MM, Retno Tanding Suryandari, SE, M.E, Ph.D dalam sambutannya berharap pelatihan ini memberikan manfaat bagi mahasiswa.

    “Pelatihan yang diselenggarakan prodi MM ini memang khusus untuk kelas kerja sama BPS. Apa yang Anda pelajari hampir dua  minggu ini saya berharap memberikan manfaat bagi Anda dan tugas-tugas Anda di masa yang akan datang” ucapnya mengawali sambutan.

    Di pelatihan ini menarik sekali karena ada perbedaan pada pre test dan post test, ada loncatan yang merupakan cerminan dari pengetahuan yang diterima mahasiswa selama 2 minggu mengikuti pelatihan.

    Dua mahasiswa yang memiliki loncatan nilai terbaik mendapatkan kesempatan awal untuk menerima sertifikat, Johan Wahyu Utomo dan Era Miftakhul Jannah.

    Setelah pelatihan ini, Kaprodi MM juga akan mempersiapkan satu pelatihan lagi tentang leadership.

  • Mahasiswa FEB UNS Ikuti Sosialisasi Peraturan Senat Akademik tentang Kode Etik Mahasiswa

    Sosialisasi Kode Etik merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mensosialisasikan Peraturan Senat Akademik (PSA) UNS kepada sivitas akademika FEB UNS, terutamanya mahasiswa.

    Sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Untuk berikutnya akan disosialisasikan juga PSA  tentang otonomi keilmuan dan mimbar akademik.

    Pernyataan itu disampaikan Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E. M.Si. saat memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Senat Akademik tentang Kode Etik Mahasiswa, Kamis, 6 April 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi dan Zoom Cloud Meeting.

    “Di dalam PSA,  sebagian bahkan hampir seluruh aktivitas sudah diatur, kemudian bagaimana kita menyikapinya, bagaimana punishment dan juga reward ketika ada kasus atau permasalahan yang berkaitan dengan pelanggaran atau pemenuhan dari kode etik, nah ini perlu dipahami dan disadari oleh mahasiswa” ungkapnya.

    Prof. Izza berharap ketika mahasiswa melakukan aktivitas pembelajaran baik yang sifatnya kurikulum maupun non kurikulum selalu berada pada garis yang lurus, garis yang sesuai dengan pedoman dan aturan yang ada di UNS.

    Menurutnya, selama ini ada beberapa keluhan dari dosen mengenai etika mahasiswa, dimungkinkan karena pengaruh pembelajaran secara daring selama 2 tahun ini.  Dengan adanya kegiatan pencerahan ini tidak ada lagi mahasiswa  yang melanggar terhadap norma-norma yang ada di kampus .

    Dr. Sunny di awal paparan materinya dihadapan Kepala Program Studi, pengelola ormawa dan mahasiswa yang hadir secara luring maupun daring itu mengatakan Peraturan Senat Akademik 17 tahun 2021 bukan larangan tetapi apa yang mestinya kita lakukan sehingga yang kita lakukan ini tidak merugikan orang lain walaupun itu sebenarnya menjadi hak kita.

    “Satu hal yang perlu kita pahami bersama bahwa pada jenjang pendidikan tinggi, seluruh sivitas akademika baik dosen karyawan dan mahasiswa diharapkan dapat menanamkan dan membangun sistem nilai di lingkungan kampus” jelasnya. .

    Menurutnya, setiap kampus memiliki kode etik masing-masing yang wajib dipenuhi dan dilaksanakan dan tidak boleh dilanggar oleh siviitas Akademika.  Setiap perguruan tinggi mempunyai kode etik yang belum tentu sama.

    “Kenapa kita harus mengikuti kode etik ini? kode etik sudah dirumuskan sedemikian rupa agar proses belajar mengajar, proses pembentukan karakter berjalan sesuai dengan harapan. Karena kita yakin kode etik ini tidak dikeluarkan semata-mata yang penting punya kode etik, tidak demikian tapi ada tujuan. Tujuan pembelajaran pembentukan karakter ini sesuai apa yang menjadi visi misi UNS.” Jelasnya.

    Dr. Sunny mempersingkat penjabaran kode etik ke dalam empat poin, yang pertama etika tentang integritas, loyalitas, kesopanan dan kesusilaan dijadikan satu materi. Kemudian yang kedua etika perkuliahan, penyusunan karya ilmiah dan ujian.

    Ketiga adalah etika membangun hubungan dengan lingkungan akademik, dengan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan dan hubungan dengan masyarakat. Dan yang keempat etika berkegiatan mahasiswa.

     

  • Diskusikan Hasil Riset dalam Special Workshop on Academic Writing and Publication, FEB UNS Undang Prof. Tamat dari Universiti Kebangsaan Malaysia, FEB UNS

    Diskusikan Hasil Riset dalam Special Workshop on Academic Writing and Publication, FEB UNS Undang Prof. Tamat dari Universiti Kebangsaan Malaysia, FEB UNS

    Kegiatan publikasi riset merupakan salah satu indikator reputasi akademik bagi fakultas dan perguruan tinggi dalam perangkingan internasional QS.

    Dalam rangka mendukung proses publikasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) menyelenggarakan workshop bertajuk ‘Special Workshop on Academic Writing and Publication,’ secara hybrid di Aula Konimex, Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3, FEB UNS, dan Zoom Cloud Meeting.

    Workshop tersebut menghadirkan pembicara utama yaitu Prof. Dr. Tamat Sarmidi dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen UKM, Malaysia.

    Dipandu oleh Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si., selaku moderator, workshop dihadiri oleh dosen FEB UNS serta mahasiswa dari jenjang S1, S2, serta S3 di FEB UNS.

    Workshop dibuka oleh Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., yang sekaligus menyampaikan sambutan mewakili Dekan FEB UNS.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada Prof. Tamat yang sudah bersedia hadir di UNS. Beliau, Prof. Tamat ini sudah sering datang ke UNS sampai sudah seperti bapak kita sendiri. Untuk workshop kali ini akan fokus kepada academic writing, walaupun juga akan ada materi terkait ekonometrika,” ungkap Prof. Izza dalam pidato sambutannya.

    Selain menyampaikan materi terkait ekonometrika dan academic writing, agenda kali ini juga mencakup presentasi artikel penelitian terpilih dari mahasiswa program PDIE untuk kemudian mendapatkan saran dari Prof. Tamat.

    “Binary model memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang riset, terutama dalam proses pengambilan keputusan dalam proyek dan penetapan kebijakan,” jelas Prof. Tamat membuka paparan materi.

    Lebih lanjut, Prof. Tamat menyampaikan materi ekonometrika yang terdiri dari dua topik yaitu interpretasi koefisien regresi dan regresi dengan variabel terikat terbatas.

    “Seringkali mahasiswa kurang tepat dalam menginterpretasikan koefisien hasil regresi, mahasiswa seringkali bingung dalam menentukan interpretasi yang sesuai untuk koefisien regresi, khususnya untuk variabel dengan unit pengukuran yang berbeda.” ungkapnya.

    Selain menyampaikan materi, disela-sela penyampaian materi, Prof. Tamat melayangkan pertanyaan kuis kepada peserta yang hadir secara langsung maupun daring. Bagi setiap peserta yang berhasil menjawab pertanyaan Prof. Tamat, tersedia hadiah berupa buku eksklusif.

    Pada sesi selanjutnya, empat mahasiswa PDIE FEB UNS mempresentasikan artikel hasil riset dan berdiskusi secara intensif bersama Prof. Tamat Sarmidi

  • FEB UNS Invited Prof. Tamat from Universiti Kebangsaan Malaysia in the Special Workshop on Academic Writing and Publication Discussing Research Publication

    FEB UNS Invited Prof. Tamat from Universiti Kebangsaan Malaysia in the Special Workshop on Academic Writing and Publication Discussing Research Publication

    Research publications are one indicator of academic reputation for faculty and universities within the QS international rankings. In order to support the publication process carried out by students, the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), in collaboration with Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) hosted a hybrid workshop entitled ‘Special Workshop on Academic Writing and Publication,’ at Konimex Hall, Bachtiar Effendi Building 3rd Floor, FEB UNS, and Zoom Cloud Meeting, Wednesday, April, 5th, 2023.

    The workshop invited Prof. Dr. Tamat Sarmidi from the Faculty of Economics and Management UKM, Malaysia, as the main speaker.

    Led by Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si., as a moderator, the workshop was attended by FEB UNS lecturers and students from Bachelor (S1), Graduate (S2), and Doctoral (S3) levels at FEB UNS.

    The workshop was opened by the Vice Dean of Academic, Research, and Student Affairs FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., who also delivered a speech representing the Dean of FEB UNS.

    “I would like to thank Prof. Tamat who is willing to visit UNS. Prof. Tamat has often visited UNS to the point that we feel like he is our own father. For this workshop we will focus on academic writing, although there will also be material related to econometrics,” said Prof. Izza in her opening remark.

    In addition to delivering material related to econometrics and academic writing, this workshop will also include a presentation of selected research articles from PDIE program students to then get suggestions and inputs from Prof. Tamat. “The binary model has enormous potential in economic research, especially in the decision-making process in projects and policy making,” explained Prof. Tamat, opening material exposure.

    Further, Prof. Tamat delivers econometric material consisting of two topics, namely the interpretation of regression coefficients and regression with limited dependent variables. “Often students are not precise in interpreting the coefficient of regression results. Students are often confused in determining the appropriate interpretation for the regression coefficient, especially for variables with different measurement units,” he said.

    In addition to delivering the material, in between the material presentation, Prof. Tamat asked quiz questions to participants who attended the workshop in person or virtually. For each participant who successfully answered Prof. Tamat, an exclusive book prize, is available.

    In the following session, four FEB UNS PDIE students presented their research articles and engaged in an intensive discussion with Prof. Tamat Sarmidi.

  • UPM FEB UNS Discuss a Follow-up on AMI Result

    UPM FEB UNS Discuss a Follow-up on AMI Result

    The Quality Assurance Unit (UPM) of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta held a Follow-up Monitoring for the 2022 Internal Quality Audit (AMI) Decision, on Thursday, March 30, 2023.

    The event which was held in a hybrid manner at the Konimex Hall of Bachtiar Effendi Building and Zoom Meeting was attended by the Head of the Study Program, Field Coordinator for Monitoring and Evaluation (MONEV), Field Coordinator for Internal Quality Assurance System (Koorbid SPMI), External Quality Assurance System (SPME) and Quality Control Group (GKM).

    The Field Coordinator for SPME, Dr. Setianingtyas Honggowati, MM, Ak., in her remarks representing the Chairman of UPM FEB UNS, expressed her gratitude to the participants who had attended the session both at Konimex Hall and Zoom Cloud Meeting. It is said that the UPM  of FEB UNS was given the task of monitoring the learning process in FEB UNS and the current  meeting aims to plan for a follow-up for AMI Result in 2022.

    “This AMI follow-up activity is very important because it is related to the accreditation process. When accrediting, we are always inquired about Internal Audit (AMI), what are the results, and also asked to show the evidence. This meeting is to remind you and as motivation, especially for the Head of Study Program, to fulfill or improve the existing AMI results,” she said.

    Furthermore, Dr. Sri Hartoko, MBA., Ak., Field Coordinator for Monev explained the results of the Level 1 AMI decision for the Study Program in FEB, which then receiving direct responses from the Heads of Study Programs attending the meeting.

  • UPM FEB UNS Diskusikan Tindak Lanjut Hasil AMI

    UPM FEB UNS Diskusikan Tindak Lanjut Hasil AMI

    Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan Monitoring Tindak Lanjut Hasil Audit Mutu Internal (AMI) 2022, Kamis 30 Maret 2023.

    Kegiatan yang diadakan secara hybrid di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi dan melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh Kepala Program Studi (Kaprodi),  Koordinator Bidang (Korbid) Monitoring dan Evaluasi (Monev), Korbid Sistem Penjaminan Mutu Internal (Koorbid SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Gugus Kendali Mutu (GKM).

    Korbid SPME, Dr. Setianingtyas Honggowati, M.M, Ak dalam sambutannya mewakili Ketua UPM menyampaikan terima kasih kepada undangan yang telah hadir baik secara luring maupun daring.

    Dikatakan, UPM diberi tugas untuk mengawal proses pembelajaran di FEB dan pertemuan yang diadakan saat ini adalah untuk tindak lanjut AMI tahun 2022.

    “Kegiatan tindak lanjut hasil AMI ini sangat penting karena ada kaitannya dengan akreditasi. Saat akreditasi, kami selalu ditanya tentang AMI, hasilnya apa dan juga harus menunjukkan buktinya. Pertemuan ini untuk mengingatkan kembali, untuk memotivasi terutama Bapak Ibu Kaprodi agar melengkapi atau memperbaiki hasil-hasil AMI yang sudah ada” ungkapnya.

    Lebih lanjut Dr. Sri Hartoko, MBA, Ak, Korbid Monev memaparkan hasil Audit AMI level 1 Program Studi di FEB dan ditanggapi langsung oleh para Kaprodi yang hadir.

  • Adakan Orientasi Mahasiswa Baru, Prodi MM Hadirkan Sembilan Narasumber

    Adakan Orientasi Mahasiswa Baru, Prodi MM Hadirkan Sembilan Narasumber

    Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru yang digelar Prodi MM, Kamis-Jumat, 30-31 Maret 2023, di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Selain pengenalan prodi, di kegiatan orientasi tersebut, Prodi MM menghadirkan sembilan narasumber dari akademisi dan praktisi.

    Tri Mulyaningsih, Ph.D. dan Anto Satrio Nugroho, Ph.D memberikan materi penulisan karya ilmiah, Dr. Mulyanto dan Dr. Ana Sriekaningsih dengan materi penulisan karya ilmiah populer, Suwarmin, MM dengan materi Tantangan Bisnis dan Skill Manajerial, Zahra Noor Eriza, MM dengan materi Reinventing Personality, Dr. Masmira Kurniawati dan Prof. Budhi Haryanto dengan materi Pengembangan Ide Penelitian, serta Erwina Sulistyaningrum, S.,Sos dengan materi Digital Literacy.

    Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si di awal sambutannya yang disampaikan secara daring mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dan selamat bergabung menikmati proses pembelajaran di MM.

    Selanjutnya dikatakan Prodi MM sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan terakreditasi internasional Abest 21. FEB UNS saat ini sedang bersiap untuk maju pada  akreditasi AACSB setelah dari tahun 2012 menjadi member.

    “MM mempunyai slogan simbiosis mutaliasme, saling membutuhkan, saling bekerja sama sehingga insya Allah apa yang kita harapkan, yakni Prodi MM akan menjadi salah satu bagian dari AACSB FEB UNS dan mahasiswa bisa menikmati proses perkuliahan dan juga hasil kelulusan yang bagus juga” jelasnya,

    Prof. Izza Mafruhah saat sambutan yang disampaikan secara daring

    Prof. Izza memotivasi mahasiswa agar mampu menyelesaikan studi di MM maksimal 2 tahun dan tidak memperpanjang studi. Jika masuk ke MM dengan semangat 45 maka luluspun dengan semangat 45, input yang terbaik, output-pun juga yang terbaik.

    Prof. Izza  juga berpesan agar mahasiswa jangan sungkan-sungkan untuk berkonsultasi jika menemui kendala. Sivitas akademika FEB UNS siap membantu mulai dari Dekanat, Kaprodi, Dosen, Tendik Akademik dan Non Akademik agar mahasiswa bisa menyelesaikan perkuliahan dengan baik dan lancar.

    Kaprodi MM, Retno Tanding Suryandari, Ph.D menyampaikan Profil Prodi

    Sementara itu, Kepala Program Studi (Kaprodi) MM, Retno Tanding Suryandari, Ph.D. menyampaikan kegiatan orientasi untuk mahasiswa baru MM ini merupakan upaya prodi untuk memastikan bahwa maba memahami alur dari kegiatan belajar mengajar dan memiliki gambaran tentang apa saja yang harus dihasilkan untuk bisa lulus dari Prodi MM.

    Dikatakan, kurikulum Prodi MM didesain agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam 4 semester. Mahasiswa harus memiliki motivasi dan fokus selama menempuh studi agar dapat menyelesaikannya dalam 4 semester. Prodi telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang studi mahasiswa.

    Lebih lanjut Kaprodi menyampaikan profil MM meliputi SDM, kurikulum, fasilitas di MM serta peringatan akademik.

    “Untuk menyelesaikan program studi,  mahasiwa wajib menempuh 35 Satuan Kredit semester (SKS) yang terdiri dari 23 SKS matakuliah inti, 6 SKS mata kuliah minat, dan 6 SKS penulisan tesis. Diharapkan mahasiswa dapat lulus 4 semester. Dan itu sangat bisa. Semester 2 targetnya sudah menyusun proposal tesis” jelasnya.

    Perkuliahan tidak hanya dilakukan dengan pemberian materi dikelas oleh dosen, mahasiswa MM juga dapat mengikuti kegiatan-kegiatan workshop dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh prodi maupun fakultas.

  • Dua Mahasiswa Terbaik FEB Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Dua Mahasiswa Terbaik FEB Maju ke Pilmapres Tingkat Universitas

    Kiagus Muhammad Mullah Ibadurrahman  dan Puji Sholikhatun terpilih untuk mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Pemilihan Mahasiswa Berpestasi (Pilmapres) di tingkat universitas.

    Dari sembilan mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres tingkat fakultas yang digelar pada tanggal 31 Maret 2023 di Alumni Lounge FEB UNS tersebut,  keduanya dinilai yang terbaik oleh para juri.

    Juara 1, 2, dan 3, Kiagus Muhammad Mullah Ibadurrahman, Puji Sholikhatun dan Hanun Aulia Yasmin

    Tiga dosen FEB menjadi juri di Pilmapres yakni Malik Cahyadin, S.E., M.Si., Ibrahim Fatwa Wijaya, S.E., M.Sc., Ph.D dan Sarjiyanto, S.E., MBA., Ph.D.

    Pengarahan Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan

    Portofolio peserta, karya tulis, kepribadian dan kemampuan bahasa Inggris menjadi komponen dalam penilaian Pilmapres. Peserta secara bergantian melakukan presentasi di hadapan para juri disaksikan oleh perwakilan Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) FEB UNS.

    Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si  dalam arahannya usai pengumuman hasil seleksi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada sembilan mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres.

     

    Peserta dan juri berfoto bersama

    “Kami dari bidang akademik sangat mengapresiasi kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti seleksi Pilmapres hari ini. Dalam waktu yang sangat singkat, sekitar satu minggu mahasiswa dengan cepat untuk mempersiapkannya.  Kalian adalah mahasiswa yang luar biasa, mulai dari portofolio, karya ilmiah, selisih nilainya sangat tipis. Namun kami harus menunjuk dua orang yang mewakili FEB untuk universitas. Kami berharap teman-teman yang belum diberi kesempatan untuk dapat memperbaiki diri, jangan pernah berhenti, ini bukan titik akhir tapi titik awal kalian untuk lebih meningkatkan prestasi” urai Prof. Izza.

    Pada seleksi Pilmapres tahun ini, fakultas memberikan penghargaan Piala Dekan kepada Juara 1, Piala Ketua Senat kepada Juara II dan Piala Wakil Dekan kepada Juara III.

    Sebagai bentuk apresiasi, fakultas juga memberikan uang pembinaan kepada seluruh peserta Pilmapres.