FEB

Blog

  • FEB UNS Financial Accounting Research Group is Awarded Best Community Partner Development Program

    FEB UNS Financial Accounting Research Group is Awarded Best Community Partner Development Program

    The Financial Accounting Research Group (RG), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, led by Prof. Dr. Rahmawati, won first place in Community Partner Development Championship in the UNS 46th Anniversary Celebration.

    “The Financial Accounting Research Group generally targeted and established a partnership with local community members, especially in community economic development and income growth. The aspects covered in development partnership are income growth, socio-cultural improvement, community health improvement, environmental condition enhancement, gender equality development, and independent sustainability,” explains Prof. Rahma.

    Prof. Rahma also reveals the track record of the Financial Accounting Research Group partnership from 2018 to 2021 in detail. In 2018, the Research Group organized a household waste management based on green-preneurship at Joyosuran Surakarta; in 2019, the Research Group constructed Islamic trade value in Kudus and hosted an accounting training and natural-dye batik in Bantul DIY; in 2020, the Group hosted several events including assistance for shadow puppets creative performance, natural dye development at Bantul DIY, and embroidery batik training in Paderenan Kudus; lastly, in 2021, the team hosted print batik mentoring in Solo Jawa Tengah, tourism trash waste management in Berjo Village Karanganyar, and digital marketing product design assistance in MJoint Yogya.

    Numerous accomplishments made by the Research Group have supported the fulfillment of several Key Performance Indicators, namely the KPI assessment point no. 1, 2, 3, 5, 6, and 7.

    Prof. Rahma added that the role of the Research Group in community partnership is to provide solutions for the problems encountered by the partners in line with the Research Group’s field of expertise. Indeed, this condition shall not rule out the possibility of collaboration with other qualified parties under circumstances that require such collaboration to solve the problem that arises.

    A future community partners’ development plan is established according to the effectiveness and efficiency analysis of the previous program. Therefore, the future program is expected to be more efficient and enhanced.

    The Financial Accounting Research Group wishes for support from all parties for their future programs and agenda, hoping for a better and more beneficial cause.

  • RG Akuntansi Keuangan FEB UNS Juara 1 Lomba Pengembangan Mitra Binaan

    RG Akuntansi Keuangan FEB UNS Juara 1 Lomba Pengembangan Mitra Binaan

    Riset Grup (RG) Akuntansi Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai oleh Prof. Dr. Rahmawati, M.Si, Ak. berhasil meraih juara 1 pada Lomba Pengembangan Mitra Binaan dalam rangka Dies Natalis UNS ke 46.

    “RG Akuntansi Keuangan secara umum menyasar dan bermitra dengan masyarakat, terutama berkaitan dengan peningkatan pendapatan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Aspek yang dikembangkan meliputi pertumbuhan pendapatan, perbaikan sosial budaya, perbaikan kesehatan masyarakat, perbaikan lingkungan hidup, peningkatan kesetaraan gender dan keberlanjutan mandiri” papar Prof. Rahma.

    Prof. Rahma juga menyampaikan secara detil rekam jejak program kemitraan RG Akuntansi Keuangan sejak tahun 2018 hingga 2021. Pada tahun 2018, RG mengadakan program pengelolaan sampah rumah tangga berbasis greenpreneurship di Joyosuran Surakarta; Tahun 2019, konstruksi nilai Islami dalam berdagang di Kudus, pelatihan Akuntansi dan pewarnaan alam batik di Bantul DIY; Tahun 2020, Industri kreatif pertunjukan wayang, pengembangan warna alam di Bantul DIY dan batik bordir di Paderenan Kudus; serta di Tahun 2021, print batik di Solo Jawa Tengah, pengolahan sampah wisata Desa Berjo Karanganyar dan design produk digital marketing MJoint Jogya.

    Dari berbagai aktifitas pengembangan mitra binaan tersebut, RG Akuntansi Keuangan telah mendukung pencapaian IKU 1,2,3,5,6 dan 7.

    Prof. Rahma menambahkan, peran RG terhadap kemitraan terutama adalah memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi mitra sesuai dengan bidang ilmu RG. Meskipun tidak menutup kemungkinan akan menggandeng pihak berkompeten yang lain sekiranya memang diperlukan dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi mitra.

    Rencana pengembangan mitra binaan yang akan datang didasarkan pada pertimbangan efektifitas efisiensi kegiatan terdahulu. Dengan demikian diharapkan hasil kegiatan yang dilakukan ke depan dapat lebih optimal.

    RG Akuntansi Keuangan mengharapkan dukungan dari semua pihak terkait agar kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan kedepannya lebih berkembang dan lebih bermanfaat untuk semua pihak. (Tetri)

  • P4M FEB UNS Adakan Workshop, Bahas Penyusunan Roadmap Penelitian

    P4M FEB UNS Adakan Workshop, Bahas Penyusunan Roadmap Penelitian

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Sebelas Maret (UNS) UNS memiliki 20 Riset Grup (RG). Dari ke 20 RG tersebut terdapat tema-tema yang bersinggungan, ada 6 tema utama yakni Kemandirian Ekonomi, Pembangunan SDM dan Daya Saing; Makro Ekonomi Keuangan dan Perbankan; Good  Corporate Governance,  Budaya dan Kearifan Lokal; Lingkungan dan Pariwisata, serta Strategik, Marketing dan Enterpreneur.

    Pernyataan itu disampaikan Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si., Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS saat memaparkan Arah Penelitian FEB UNS di acara Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P4M) FEB UNS, Rabu 31 Agustus 2022 di Syariah Hotel Solo.

    Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si.

    Keenam tema itu dapat digunakan dalam membangun rencana induk untuk  pengembangan FEB khususnya dibidang penelitian.

    Prof. Izza optimis akan semakin meningkatnya aktifitas penelitian yang dilakukan oleh para dosen di FEB. Pada level sosial humaniora, FEB sudah cukup tinggi dari fakultas lain, dan jika dilihat dari person, ketua peer grupnya rata-rata scopus indeksnya sudah di atas 3. Ketua P4M, Prof. Doddy diharapkan mampu meng“create” bagaimana agar antar RG dapat saling berkolaborasi, demikian juga untuk personal yang ada didalam RG tersebut.

    Sementara itu, narasumber workshop, Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS menyampaikan,  RG harus punya arah yang ditetapkan sejak awal sebelum melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian dan  telah disepakati oleh masing-masing anggota riset grup, bukan hanya sekedar pindah-pindah topik sesuai tren.

    Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S

    Prof. Okid berharap FEB bisa melaju kencang. Roadmap dibentuk agar semua orang aktif melakukan berbagai aktifitas, tidak harus di ruang sempit RG itu saja, kita bisa kerjasama, bisa menyeberang dengan RG-RG yang lain. Kita bikin riset grup itu yang sejenis yang sifatnya memperkuat” tegasnya.

    Prof. Dr. Eng. Syamsul Hadi, S.T., M.T

    “Sebagai contoh, produk-produk yang dihasilkan oleh fakultas teknik atau pertanian, ketika harus melakukan proses pemasaran, sangat membutuhkan rekan dari bidang ekonomi. Komersialisasi melalui BPU atau model yang dihasilkan untuk proses penerapan di masyarakat membutuhkan juga keahlian dari rekan ekonomi, bahkan ekonomi bisa berada dimana-mana, apapun kegiatannya, ini jadi satu keuntungan bidang ekonomi” katanya memotivasi.

    Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Syamsul Hadi, S.T., M.T., Sekretaris LPPM memaparkan capaian penelitian yang diraih oleh  RG -RG di UNS terutama RG FEB.

    Prof. Doddy Setiawan, SE.,MSi,. Ph.D, Ak

    Disesi terakhir, berlangsung diskusi penyusunan draf roadmap peneliltian FEB UNS yang dipandu langsung oleh Prof. Doddy Setiawan, SE.,MSi,. Ph.D, Ak. Ketua P4M FEB UNS. (Tetri).

  • Discussing Emerging Issues on Sustainable Economy, Natural Resources and Environment, and Green Economy, FEB UNS Hosted the 2nd INCREDIBLE

    Discussing Emerging Issues on Sustainable Economy, Natural Resources and Environment, and Green Economy, FEB UNS Hosted the 2nd INCREDIBLE

    Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), in collaboration with the Indonesian Students Association (PPI), FEB Universitas Shia Kuala, FEB University Udayana, Faculty of Economics Universitas Tidar, and Journal of Economics Malaysia, held The 2nd International Congress on Regional Economic Development, Information Technology and Sustainable Business (INCREDIBLE), 25-26 August 2022, in a hybrid meeting at Alana Hotel Solo and through zoom cloud meeting as well as FEB UNS Youtube channel.

    FEB UNS Dean-2nd Incredible
    Dean of FEB UNS delivering opening remark

    The conference, which was attended by more than 350 participants from academics and practitioners, invited three keynote speakers, namely Aranka Ignasiak-Szulc, Ph.D. (Nicolaus Copernicus University, Poland); Prof. Dr. Benny Tjahjono (Coventry University, UK); and Associate Prof. Dr. Felix Ter Chian Tan (UNSW, Australia); and three invited speakers, Prof. Dr. Arief Anshory Yusuf (Universitas Padjajaran, President IRSA); Agoes Ganesha Rahyuda, Ph.D. (Universitas Udayana); and Retno Tanding Suryandari, Ph.D. (UNS).

    In his remarks, the Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak., said that since February 2022, FEB UNS has invited numerous partners to discuss the current international conferences organization. The FEB Dean also expressed his deepest appreciation to the speakers, writers, and invited guests who participated in the conference.

    Agoes Ganesha Rahyuda,Ph.D, one of invited speakers in the 2nd INCREDIBLE

    “We convey our greatest appreciation to all authors who will present their research results for the next two days’ agenda. There are about 105 research articles that will be presented at this conference. In particular, we also express our appreciation to all invited speakers and guests. Hopefully, through this international conference, participants can gain new knowledge from the invited speakers and also participate in the entire series of conference agendas,” he hoped.

    In both the welcome speech and the event opening remark, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., as the UNS Rector, stated that regional economic development has been widely discussed among academics to reveal the latest issues on sustainable economy, natural resources and environment, and green economy. In particular, information and communication technologies, and sustainable business will boost local economic growth in the long term.

    Rector of UNS supports international conference

    Therefore, current issues and research challenges in economic development, information technology, and sustainable business need to be discussed extensively. UNS, as one of the higher-ranking universities in Indonesia, pays more attention to these issues.

    According to him, FEB UNS has taken the right steps by organizing a conference that raises strategic issues on regional economic development, information technology, and sustainable business in an international conference on August 25-26, 2022, which is known as the 2nd INCREDIBLE. (Humas FEB UNS)

  • Angkat Isu-Isu Terkini Ekonomi Berkelanjutan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan, serta Ekonomi Hijau , FEB UNS Gelar 2nd INCREDIBLE

    Angkat Isu-Isu Terkini Ekonomi Berkelanjutan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan, serta Ekonomi Hijau , FEB UNS Gelar 2nd INCREDIBLE

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia, FEB Universitas Syiah Kuala, FEB Universitas Udayana, Fakultas Ekonomi Universitas Tidar dan Jurnal Ekonomi Malaysia menggelar The 2nd  International Congress on Regional Economic Development, Information Technology and Sustainable Business (INCREDIBLE), 25-26 Agustus 2022,  secara hybrid di Alana Hotel Solo serta online melalui zoom meeting dan saluran Youtube FEB UNS .

    Dekan FEB UNS saat memberikan sambutan

    Konferensi yang diikuti oleh lebih dari 350 peserta dari kalangan akademisi maupun praktisi menghadirkan tiga “keynote speaker” yakni Aranka Ignasiak-Szulc, Ph.D. (Nicoulaus Copernicus University, Polandia), Prof. Dr. Benny Tjahjono (Coventry University, Inggris dan Associate Prof. Dr felix Ter Chian Tan (UNSW, Australia) serta tiga narasumber, Prof. Dr. Arief Anshory Yusuf (Universitas Padjajaran, Presiden IRSA), Agoes Ganesha Rahyuda, Ph.D. (Universitas Udayana) dan Retno Tanding Suryandari, Ph.D. (UNS).

    Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak mengatakan sejak Februari 2022, FEB UNS telah mengundang beberapa mitra untuk menyelenggarakan konferensi internasional yang saat ini digelar.  Dekan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber, penulis paper dan juga kepada para tamu undangan yang berpartisipasi di konferensi.

    “Kami memberikan apresiasi kepada para penulis paper yang akan mempresentasikan makalah selama dua hari. Ada  105 makalah yang disampaikan dalam konferensi ini. Secara khusus, kami juga  memberikan apresiasi kepada para narasumber dan seluruh peserta undangan. Harapan dari konferensi ini, para peserta dapat memperoleh pengetahuan baru dari para narasumber dan juga bagi para peserta dapat berpartisipasi di seluruh rangkaian agenda konferensi” harapnya.

    Agoes Ganesha Rahyuda,Ph.D, salah satu narasumber 2nd INCREDIBLE

    Dalam kesempatan sambutan sekaligus membuka acara, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Rektor UNS mengatakan pembangunan ekonomi daerah telah banyak dibahas di kalangan akademisi untuk mengungkapkan isu-isu terkini ekonomi berkelanjutan, sumber daya alam dan lingkungan, dan ekonomi hijau. Secara khusus, teknologi informasi dan komunikasi, dan bisnis yang berkelanjutan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dalam jangka panjang.

    Rektor UNS mendukung penyelenggaraan konferensi internasional

    Oleh karena itu, isu-isu terkini dan tantangan penelitian pembangunan ekonomi, teknologi informasi dan bisnis berkelanjutan perlu dipaparkan secara mendalam. UNS sebagai salah satu perguruan tinggi dengan peringkat tinggi di Indonesia lebih memperhatikan isu-isu tersebut.

    Menurutnya, FEB UNS telah mengambil langkah untuk menyelenggarakan konferensi yang mengangkat isu strategis tentang pembangunan ekonomi regional, teknologi informasi, dan bisnis berkelanjutan dalam konferensi internasional pada 25-26 Agustus 2022 dan dikenal dengan 2nd INCREDIBLE. (Tetri dan Aulia)

  • Dekan: Kuliah Perdana Luring di FEB Berjalan Lancar

    Dekan: Kuliah Perdana Luring di FEB Berjalan Lancar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mulai melaksanakan perkuliahan secara luring atau tatap muka, Senin 22 Agustus 2022.  Sekitar 40-an kelas di sesi pertama terlihat mulai dipenuhi dengan aktifitas belajar mengajar, setelah hampir 2,5 tahun aktifitas perkuliahan dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19.

    Ditemui seusai berkeliling meninjau pelaksanaan perkuliahan luring, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D, Ak.,  Dekan FEB UNS menyampaikan bahwa secara umum perkuliahan luring  atau tatap muka di FEB berjalan lancar. Hal ini dikarenakan sejak ada kebijakan akan diadakannya perkuliahan luring, FEB sudah mempersiapkan jauh-jauh hari.

    Perkuliahan luring mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona virus Disease  (Covid-19), tertanggal 12 Juli 2022.

    Dosen dan mahasiswa bersiap memulai kuliah luring 

    “Syukur alhamdulillah, perkuliahan luring perdana hari ini berjalan dengan lancar. Masalah kecil tetap ada, tapi secara keseluruhan lancar, mulai dari distribusi ke kelas-kelas, properti yang ada di ruang kelas, laboratorium, toilet, tempat parkir, ruang tunggu serta formulir-formulir yang diperlukan untuk kuliah luring telah disiapkan dengan baik. Terima kasih kepada semuanya terutama tenaga kependidikan (tendik) FEB UNS yang telah bekerja keras untuk kelancaran perkuliahan luring” paparnya.

    Menurutnya, transfer “knowledge” lebih “enjoy” dilakukan dengan aktifitas perkuliahan luring, demikian juga untuk kegiatan diskusi-diskusi dan sebagainya. Para dosen dan mahasiswa akhirnya dapat berinteraksi langsung di kampus, mereka tampak gembira. Mahasiswa dan dosen bisa mengenal lebih dekat.

    Dekan juga berharap semoga pandemi segera berakhir. Meskipun saat ini belum 100% terlepas dari pandemi Covid-19 tapi kekebalan kita semoga mampu menanggulangi virus Covid-19.

    Sementara itu, seusai mengajar di ruang kelas 2203, Prof. Dr. Bandi, M.Si, Ak, Wakil Rektor Umum dan Sumber Daya Manusia UNS, yang juga Dosen pengampu matakuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan melihat mahasiswa sangat antusias sekali mengawali perkuliahan luring hari ini.

    Sebelum memulai perkuliahan, Prof. Bandi melakukan tes untuk melihat sejauhmana pemahaman mahasiswa yang saat ini duduk di semester V.

    Dekan, dosen dan tendik berdiskusi di ruang transit

    “Saya tadi sebelum memulai perkuliahan matakuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan memberikan beberapa pertanyaan kepada mahasiswa semester V yang selama lebih dari 2 tahun menerima materi secara daring, dan mahasiswa lemah dalam pemahaman materi, ini beban berat, kita perlu kerja keras” ungkapnya.

    Untuk mendorong agar mahasiswa memiliki pemahaman materi seperti yang diharapkan, selain di kelas, Prof. Bandi melalui WAG aktif  membimbing mahasiswa, memberikan penugasan.

    Prof. Bandi mengusulkan agar mahasiswa lebih banyak diberi tugas terutama untuk mahasiswa di semester III dan V yang memang sebelumnya belum pernah mendapatkan perkuliahan luring.

    Petugas siap melayani perkuliahan luring

    Setelah jam kuliah berakhir,  dua orang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Prof. Bandi yakni Muhammad Risad dan Santi Wijayanti mengatakan sangat senang dengan dimulainya perkuliahan luring, lebih memberikan kenyamanan berinteraksi antara dosen dan mahasiswa.

    Saat perkuliahan daring kemarin, mereka memiliki keterbatasan berkomunikasi ataupun berdiskusi, baik dengan dosen pengampu maupun dengan sesama teman kuliah. Hal ini juga diiyakan oleh seluruh mahasiswa yang masih berada di ruang kelas itu.

    Menurut mereka, keterbatasan ini berdampak pada mahasiswa kesulitan untuk memahami materi yang diberikan oleh dosen (Tetri).

  • Workshop “Bikin Web Bisnis Sampai Tayang”, Hadirkan Tiga Pakar

    Workshop “Bikin Web Bisnis Sampai Tayang”, Hadirkan Tiga Pakar

    Sejumlah peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, karyawan dan juga praktisi mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Grup Riset Pemasaran Keperilakuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu 5/8/2022 di Bolodewe Cafe, Manahan, Solo.

    Kegiatan yang mengangkat tema “Bikin Web Bisnis Sampai Tayang” itu menghadirkan Prof. Dr. Budhi Haryanto, pakar pemasaran keperilakuan UNS,  Dr. Ahmad Ikhwan S., pakar pemasaran digital UNS dan Arif Winata Patanduk, founder & CEO Wiyata Academy.

    Arif Winata mengatakan keuntungan menggunakan website adalah untuk meningkatkan kredibilitas atau kepercayaan calon konsumen, mempermudah pencarian informasi, media promosi dan juga mudah diakses dari berbagai perangkat.

    Tidak hanya mendapatkan pengetahuan membuat web bisnis,  peserta juga diajak untuk praktek langsung membuat web bisnis dan konsultasi online hingga menjadi web yang menarik.

    Menurut Budhi Haryanto, 4 kriteria website yang berkualitas baik adalah website responsive, design yang simpel dan mudah digunakan, speed website yang cepat, serta konten yang menarik dan relevan.

    Ikhwan Setiawan menambahkan, web bisnis melengkapi strategi penggunaan sosmed dalam promosi bisnis seperti facebook, instagram, twitter, youtube maupun tiktok.

    Melalui website, perusahaan dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan dan memperkuat persepsi kualitas produk. Selain itu, web bisnis menjadi sarana efektif memperluas area pasar dan mendongkrak omset penjualan

    Peserta sangat antusias mengikuti jalannya workshop. Mereka mendapatkan banyak pengetahuan dan pemahaman tentang cara membuat wordpress secara umum; Proses memilih template wordpress yang sesuai peruntukan: personal, lembaga atau swasta; Tips mengupdate info bisnis : produk dan info lain,  Metode menginstal web berbasis wordpress di webhosting gratis dan  berbayar; Teknik memilih, dan mendaftar webhosting yang bagus, cepat dan sesuai budget;  Strategi agar web cepat diakses   serta cara agar web sering dikunjungi. (Tetri)

  • Prosedur Dosen Ber NIDK

    Prosedur Dosen Ber NIDK

    Prosedur-Dosen-ber-NIDK.pdf

    [Peraturan-Rektor-No-1-Tahun-2018-Dosen-Non-PNS_Pasal-4-Ayat-2-C1.pdf]

    [pdf-embedder url="https://oktobrima.feb.uns.ac.id/wp-content/uploads/2022/07/Prosedur-Dosen-ber-NIDK.pdf" title="Prosedur Dosen ber NIDK"]

  • FEB UNS Research Group Trains Teachers to Write Islamic Stories

    FEB UNS Research Group Trains Teachers to Write Islamic Stories

    The Islamic Economics and Finance Research Group, Faculty of Economics and Business (FEB) at Universitas Sebelas Maret (UNS), conducted a Community Service (PKM) activity at KB/RA al-Islam, Jamsaren, Surakarta, on Saturday, July 23, 2022.

    The PKM team from FEB UNS led by Dr. Falikhatun, M.Si., Ak, CA, SAS., as the Head of Community Service Program, along with Prof. Dr. Salamah Wahyuni, SU., Dr. Muthmainah, M.Si., Ak., and Dr. Susanto Tirtoprojo, MM., provided a Workshop and Training on Writing Islamic Children’s Stories for teachers of the Kindergarten (KB/RA) al-Islam in Jamsaren, Surakarta.

    The activity held in the KB/RA al-Islam classroom aimed to assist teachers in enhancing their teaching capabilities, including preparing teaching materials through writing Islamic children’s stories.

    In her presentation, Falikhatun expressed that the idea for this PKM was motivated by the lack of Islamic children’s storybooks written by teachers at KB/RA al-Islam Jamsaren, despite the kindergarten’s long establishment. So far, the storybooks used in the teaching process were purchased from various publishers and written by other authors.

    “Storybooks are one of the learning resources for children that can be used to enhance their knowledge and instill moral values. Storytelling is expected to cultivate children’s curiosity towards new knowledge and enable them to respond to moral messages,” Falikhatun explained.

    The event featured a highly competent guest speaker, Nur Laili Munazalah, S.Sos, a writer of Islamic Children’s Storybooks who has published dozens of books and won various National Competitions for Writing Children’s Stories.

    Laili explains that writing children’s books presents its own challenges. This process requires adults to genuinely immerse themselves in children’s world both in language and behavior. She also shared some tips for writing children’s books, such as using short sentences, easily understandable diction, and incorporating moral messages and educative teachings in simple language.

    The activity aims to motivate teachers to create their own works to improve their entrepreneurial competence, enabling them to produce quality and marketable books that can ultimately increase their revenue. (Tetri)

  • Riset Grup FEB UNS Latih Guru, Menulis Cerita Islami

    Riset Grup FEB UNS Latih Guru, Menulis Cerita Islami

    Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di KB/RA al-Islam, Jamsaren, Surakarta, Sabtu, 23 Juli 2022.

    Tim PKM FEB UNS yaitu Dr. Falikhatun, M.Si., Ak, CA, SAS sebagai ketua dan didampingi oleh Prof. Dr. Salamah Wahyuni, SU, Dr. Muthmainah, M. Si., Ak., serta Dr. Susanto Tirtoprojo, MM memberikan Workshop dan Pelatihan Menulis Cerita Anak Islami bagi Guru-Guru Kelompok Bermain atau Raudhotul Athfal (KB/RA) al-Islam, Jamsaren Surakarta.

    Kegiatan yang digelar di ruangan kelas KB/RA al Islam tersebut bertujuan untuk mendampingi guru-guru dalam meningkatkan kapabilitas guru dalam proses pembelajaran termasuk dalam menyiapkan materi pembelajaran dengan cara menulis cerita anak Islami.

    Dalam paparannya, Falikhatun menyampaikan bahwa ide PKM ini muncul karena belum adanya buku cerita  anak Islami yang ditulis oleh Guru-guru KB/RA al Islam Jamsaren Surakarta, walaupun KB/RA ini juga cukup lama didirikan. Selama ini buku cerita anak yang digunakan dalam proses pembelajaran dibeli dari beberapa penerbit yang ditulis oleh penulis lain.

    “Buku cerita merupakan salah satu sumber belajar anak yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan anak sekaligus untuk menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Hasil pemberian cerita diharapkan menumbuhkan rasa penasaran anak terhadap pengetahuan baru dan anak-anak juga mampu merespon dengan pesan moral yang ada”.

    Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang sangat kompeten dibidangnya yaitu Nur Laili Munazalah, S. Sos, penulis buku Cerita Anak Islami yang sudah menerbitkan puluhan buku dan menjuarai berbagai kompetisi Menulis Cerita Anak Nasional.

    Laili menyampaikan bahwa menulis buku cerita mempunyai tantangan tersendiri yaitu bagaimana kita orang dewasa harus benar-benar masuk dalam dunia anak dalam segala perkataan dan pola tingkahnya. Selanjutnya Laili menambahkan beberapa tip menulis buku anak, antara lain menggunakan kalimat-kalimat pendek, menggunakan diksi yang mudah dimengerti dan selipkan pesan-pesan moral dan ajaran kebaikan yang mendidik dengan bahasa yang sederhana.

    Kegiatan ini diharapkan memotivasi guru untuk membuat hasil karya sendiri dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan, sehingga mampu membuat buku yang berkualitas dan layak jual (marketable) yang pada pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan (revenue) guru. (Tetri)