FEB

Blog

  • PDIE FEB UNS Organizes the 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    PDIE FEB UNS Organizes the 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    Doctoral Program in Economics (PDIE), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), hosted the 4th International Colloquium of Business and Economics (ICBE) under the theme “The Business and Economic Ramifications of the COVID-19 Pandemic” on 27–28 September 2022. The event was conducted in a hybrid format, taking place at the Konimex Hall of FEB UNS and via Zoom Meeting.

    Dean of FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto

    The international colloquium was organized in collaboration with several partner institutions, namely Universitas Gajayana Malang, Widya Gama Lumajang Institute of Technology and Business, Universitas Dian Nusantara, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), and the Indonesian Accounting Lecturers Association (Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia/ADAI).

    4th ICBE 2022: On-site participants
    On-site participants of 4th ICBE

    In his opening remarks, the Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com., Hons., Ph.D., Ak., stated that the international colloquium represents one of the long-standing academic traditions of the Doctoral Program in Economics. He explained that its primary objective is to encourage doctoral students to disseminate their scholarly work within an international academic setting.

    “I hope this event will inspire the academic community of Universitas Sebelas Maret in Surakarta, particularly PDIE, to continue progressing and developing, while also supporting the implementation of the Merdeka Belajar Program and contributing to the development of high-quality human resources capable of leading Indonesia in the future,” he remarked.

    Prof. Djoko also expressed his appreciation to the keynote speakers, Prof. Dr. Corina ak Joseph (Universiti Teknologi MARA Sarawak), Prof. Dr. Evan Lau Poh Hock (Universiti Malaysia Sarawak), Rayenda Khresna Brahmana, Ph.D., (University of Bahrain), and Prof. Dr. Irwan Trinugroho (Universitas Sebelas Maret, Surakarta).

    Head of the PDIE Study Program, Prof. Dr. Rahmawati

    Meanwhile, the Head of the PDIE Study Program, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., conveyed her gratitude to all participants for their involvement in the 4th Doctoral Colloquium in Business and Economics, as well as to the speakers and discussants for their contributions to improving the overall quality of the colloquium. She noted that more than 300 participants were registered for the event, with 45 research papers presented.

    Prof. Evan Lau Poh Hock (right) during his presentation

    She further explained that the colloquium was designed to facilitate doctoral students and other scholars in disseminating their research findings. Reviewers provided critical assessments and constructive feedback on the papers presented during the sessions.

    Prof. Rahmawati also briefly introduced PDIE FEB UNS, noting that the program received an “Excellent” (A) accreditation status from the National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT) since 2015. In line with the long-term vision of UNS and FEB to become a world-class university, PDIE has developed a roadmap aimed at accelerating its international reputation, particularly through research outputs produced by its students.

    Prof. Dr. Corina ak Joseph

    On the first day of the colloquium, 45 presenters, distributed across nine parallel sessions, delivered their research papers. At the conclusion of the event on Wednesday, 28 September 2022, three best papers were scheduled to be announced based on the reviewers’ evaluations.

  • PDIE FEB UNS Gelar The 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    PDIE FEB UNS Gelar The 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar  The 4th International Colloquium of Business and Economics (ICBE) dengan tema The Business and Economic Ramifications of the COVID-19 Pandemic, 27-28 September 2022 secara hybrid, di Aula Konimex FEB UNS dan Zoom Meeting.

    Kolokium internasional tersebut terselenggara atas kerjasama dengan beberapa mitra yakni Universitas Gajayana Malang, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang, Universitas Dian Nusantara, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), dan Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI).

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com., Hons. Ph.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolokium internasional ini merupakan salah satu tradisi akademik dari Program Doktor Ilmu Ekonomi. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong mahasiswa doktoral dalam mendiseminasikan karya ilmiah yang telah mereka hasilkan di lingkungan internasional.

    “Saya berharap acara ini akan menginspirasi Civitas Akademika Universitas Sebelas Maret di Surakarta, khususnya PDIE untuk terus maju dan berkembang, serta dapat mengimplementasikan  “Program Merdeka Belajar”, mengembangkan sumber daya manusia yang unggul untuk memimpin Indonesia ke depan” paparnya.

    Peserta yang hadir luring

    Prof. Djoko juga berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada para pembicara utama kolokium yakni Prof. Dr. Corina ak Joseph (Universiti Teknologi Mara Serawak, Prof. Dr. Evan Lau Poh Hock, (Universiti Malaysia Sarawak),  Rayenda Khresna Brahmana, Ph. D  (Universiti of Bahrain) serta Prof. Dr. Irwan Trinugroho  (Universitas Sebelas Maret Surakarta).

    Kaprodi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati

    Sementara itu, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak,  Kaprodi PDIE dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para peserta  atas partisipasinya di Kolokium Doktor ke-4 Bidang Bisnis dan Ekonomi. Juga kepada semua pembicara dan pembahas atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas kolokium ini.

    Selanjutnya dikatakan, ada lebih dari 300 peserta yang terdaftar dalam acara ini dan 45 makalah dipresentasikan.

    Acara ini pada dasarnya didedikasikan untuk memfasilitasi mahasiswa doktoral dan cendekiawan lainnya untuk mendiseminasikan makalah penelitian yang telah dihasilkan. Reviewer  akan mengkritik dan memberikan masukan kepada makalah yang disajikan dalam kolokium ini.

    Prof. Evan Lau Poh Hock (kanan) saat presentasi

    Prof. Rahma juga memperkenalkan secara singkat PDIE FEB UNS. PDIE telah terakreditasi A (unggul) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2015. Sejalan dengan visi jangka panjang UNS dan FEB untuk menjadi world class university, PDIE juga telah merancang roadmap untuk mempercepat reputasi internasionalnya termasuk hasil penelitian yang khususnya dihasilkan oleh para mahasiswa.

    Prof. Dr. Corina ak Joseph

    Pada hari pertama kolokium, 45 peserta yang terbagi dalam 9 ruang mempresentasikan makalahnya.  Diakhir acara kolokium,  besok,  Rabu 28 September 2022 akan diumumkan 3 makalah terbaik berdasarkan hasil penilaian dari reviewer. (Tetri & Aulia)

  • Prodi EP Gelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono

    Prodi EP Gelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono

    Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)  menggelar Forum Diskusi Prinsip-Prinsip Ekonomi bersama Prof. Sadono Sukirno, guru besar dan penulis buku terkenal dalam bidang ekonomi pembangunan,  Selasa, 20 September 2022 secara hybrid, di Ruang Telekonferen FEB dan Zoom Meeting.

    Kegiatan dibuka oleh Kepala Program Studi Ekonomi Pembangunan, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D dan diikuti oleh lebih dari 90 peserta.

    Prof. Sadono mengatakan buku terbarunya berjudul  Prinsip-Prinsip Ekonomi, Teori Dasar dalam Mikroekonomi dan Makroekonomi adalah untuk menyempurnakan buku Pengantar Teori Mikroekonomi dan Makroekonomi yang ditulis 40 tahun yang lalu.

    Di awal paparannya, Prof. Sadono menyampaikan bahwa kegiatan ekonomi terdiri dari dua sisi, pertama adalah sisi untuk menghasilkan barang dan jasa, yang kedua adalah sisi membelanjakan uang yang diterima untuk membeli barang dan jasa.  Jadi, dalam kegiatan ekonomi ada sisi produksi dan membelanjakan/ konsumsi.

    Kegiatan memproduksi dilakukan di sektor primer, sekunder, tertier, atau dari sektor pertanian sampai dengan sektor jasa, misalnya pengangkutan dan lainnya,

    Sisi konsumsi, sebagai contoh rumah tangga membeli barang dan jasa untuk keluarga, perusahaan membeli barangnya untuk investasi, pemerintah melakukan investasi, akhirnya ekspor dan impor menimbulkan kegiatan perbelanjaan di dalam dan luar negeri.

    Apa peran penting ilmu ekonomi? untuk menganalisa kegiatan yang berlaku dalam ekonomi, caranya ada dua, pertama dengan melakukan analisa secara deskriptif, misalnya menganalisa perbelanjaan rumah tangga, investasi perusahaan, kegiatan pemerintah, ekspor impor.

    Disamping itu ada cara kedua, yakni yang bersifat analitis, teori mengenai kegiatan perdagangan luar negeri, teori mengenai ekonomi kemakmuran, itu adalah yang bersifat analitis.  Dan yang paling penting adalah menganalisa secara analitis mengenai kegiatan memproduksi dan mengkonsumsi yang dilakukan dalam teori mikroekonomi dan makroekonomi.

    Dalam buku sebelumnya, Prof. Sadono mendefinisikan mikroekonomi merupakan satu bidang yang mempelajari tentang bagian-bagian kecil dari satu perekonomian. Bagian kecil dari satu perekonomian diantaranya perilaku konsumen, fungsi produksi, biaya produksi yang dikeluarkan dan lainnya.

    Sedangkan di  buku terbarunya, Prof Sadono mengubah definisi mikroekonomi sebagai satu rangkaian analisa mengenai kegiatan perekonomian pasar, kebaikan dan kelemahan sistem pasar dan peranan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi perekonomian dan meningkatkan kemakmuran masyarakat. Jadi, dalam mikroekonomi ada 3 komponen yang perlu dipelajari, mengenai sistem pasar, baik buruknya sistem pasar, dan bagaimana peranan pemerintah memperbaiki sistem pasar tersebut agar lebih berguna bagi masyarakat dan lebih memberikan kemakmuran masyarakat. Tiga aspek ini yang harus dipelajari dalam mikroekonomi. (Tetri)

  • Beri Motivasi Maba, Prodi MM Hadirkan 6 Pemateri di PKKMB

    Beri Motivasi Maba, Prodi MM Hadirkan 6 Pemateri di PKKMB

    Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Tahun 2022 mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Sabtu, 17 September 2022, di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Dalam kegiatan yang digelar seharian penuh itu, enam pembicara dihadirkan untuk memotivasi maba, Tri Mulyaningsih, Ph.D. dan Catur Sugiarto, Ph.D. memberikan materi tentang Mengembangkan Ide Penelitian,  Prof. Doddy Setiawan dan Dr. Sinto Sunaryo dengan materi Menulis Karya Ilmiah, Zahra Noor Eriza, MM dengan materi Reinventing Online Personality serta Erwina Tri dengan materi Literasi Digital.

    Kepala Program Studi MM, Retno Tanding Suryandari, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PKKMB untuk mahasiswa baru MM ini merupakan upaya prodi untuk memastikan bahwa maba memahami alur dari kegiatan belajar mengajar dan memiliki gambaran tentang apa saja yang harus dihasilkan untuk bisa lulus dari Prodi MM.

    Mahasiswa akan mengikuti kuliah secara terstruktur selama 3 semester. Di semester 4 sudah fokus pada penulisan tesis dan memproduksi artikel publikasi sebagai syarat untuk mendaftar ujian tesis.

    Lebih lanjut dikatakan, kurikulum Prodi MM didesain agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi  dalam 4 semester. Mahasiswa harus memiliki motivasi dan fokus selama menempuh studi agar dapat menyelesaikannya dalam 4 semester. Prodi telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang studi mahasiswa.

    “Yang menjadi tantangan adalah ketika selesai semester 3, sering mahasiswa merasa tugas selesai,  justru mulai dari semester 3 masuk ke semester 4 akan menjadi tantangan yang luar biasa bagi Anda  untuk mengembangkan tesis. Mudah-mudahan  semester 2 sudah punya ide penelitian, semester 3 selesai proposal, semester 4 sudah bisa mengembangkan untuk menyelesaikan tesis kemudian memulai menulis artikel untuk publikasi dan juga menghasilkan publikasi” tegasnya memotivasi.

    Di kegiatan ini, prodi sengaja memberikan materi, salah satunya terkait ide penelitian kepada maba karena 4 semester itu tidak lama, waktu yang sangat singkat.

    “Mengapa saya di orientasi maba MM selalu memberikan menu salah satunya tentang ide penelitian? Saya memandang hal ini penting untuk Anda peroleh yang kemudian dapat menjadi bahan diskusi di semester pertama, untuk selanjutnya dibawa sepanjang perkuliahan untuk memperkuat apa yang akan menjadi tesis anda nantinya”, ungkapnya.

    Menyelesaikan 3 semester itu mudah, tetapi menghasilkan tesis dan publikasi adalah dua pekerjaan berbeda yang akan memerlukan fokus dan motivasi yang jauh lebih besar. Selamat mengikuti orientasi, harapannya, mahasiswa mendapat insight dari kegiatan ini. (Tetri)

  • Mahasiswa Baru Program Pascasarjana FEB UNS Ikuti PKKMB

    Mahasiswa Baru Program Pascasarjana FEB UNS Ikuti PKKMB

    Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Tahun 2022 mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis, 15 September 2022, di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan yang dihadiri oleh Dekanat, Kepala Program Studi (Kaprodi) S2 Magister Akuntansi (MAKSI), Magister Manajemen (MM), Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP), Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) serta Sub Koordinator Akademik dilaksanakan usai penerimaan mahasiswa baru di universitas.

    Mewakili sambutan Dekan, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru pascasarjana FEB UNS.

    “Selamat datang kepada para mahasiswa baru, kalian sangat beruntung, mahasiswa yang jempolan, mahasiswa yang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar karena tidak setiap mahasiswa memiliki kesempatan bergabung menjadi mahasiswa FEB” ucapnya.

    Prof. Izza menyampaikan, masa pandemi  membawa dampak yang luar biasa terhadap tingkat kemandirian dan tingkat kecepatan mahasiswa S1 dalam melaksanakan tugas dan sebagainya. Industri 4.0 benar-benar sudah mulai masuk ke dalam perkuliahan. Mahasiswa S2 dan S3 diharapkan jauh lebih dari itu, karena mahasiswa pascasarjana sudah memiliki pengalaman yang lebih banyak, teori-teori dari S1 yang sudah matang.

    Selanjutnya dikatakan, FEB memiliki SDM yang bagus yang terdiri dari 17 profesor dan hampir  50% dosen di FEB bergelar doktor. Seluruh prodi di FEB UNS telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Prodi MM telah terakreditasi internasional ABEST21. PDIE,  MAKSI dan  MESP sudah proses akreditasi internasional ABEST21. FEB telah menjadi member AACSB dan juga masuk ke 500 Top Perguruan Tinggi di dunia

    Dalam mendukung proses pembelajaran pascasarjana, FEB memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, work station dan sebagainya.

    Harapan kami, mahasiswa dapat memanfaatkan semua fasilitas yang telah kami miliki. Mahasiswa berangkat bersama-sama, keluar pun bersama, jangan sampai ada yang tertinggal, artinya lulus tepat waktu sesuai yang telah dicanangkan pada saat ini. Dari level prodi akan selalu melakukan monitoring kepada mahasiswa dan di level fakultas akan melakukan monitoring prodi. 

    “Kami berharap masuknya gampang keluarnya juga gampang artinya dalam proses pembelajaran, mahasiswa bisa cepat menyelesaikan tugas-tugas, tepat waktu  lulusnya dan dengan indeks prestasi yang terpuji atau cumload. Kami selaku dosen merasa sangat senang apabila para mahasiswa melebihi dari apa yang kami miliki”  ungkapnya memotivasi.

    Mahasiswa harus selalu semangat belajar dan memperkuat jati diri di kawah candradimuka FEB, tempat menggembleng agar semua menjadi sukses, dan diharapkan menjalani prosesnya dengan bahagia.

    Usai paparan dari Wakil Dekan dan Sub Koordinator Akademik, mahasiswa dari masing-masing prodi menuju ruang-ruang kelas untuk menerima penjelasan kurikulum dari Kaprodi. (Tetri)

  • FEB UNS Menerima Kunjungan Tim Unit Penjaminan Mutu FEB Universitas Tadulako

    FEB UNS Menerima Kunjungan Tim Unit Penjaminan Mutu FEB Universitas Tadulako

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan Tim Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEB Universitas Tadulako di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS, Selasa 13 September 2022.

    Sesi diskusi pengembangan mutu di perguruan tinggi

    Tim dari Universitas Tadulako diterima langsung oleh Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Dr. Mugi Harsono, Ketua Unit Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Budhi Haryanto, MM serta Koordinator Bidang dan Gugus Kendali Mutu FEB UNS.

    Dr. Mugi mengucapkan selamat datang kepada tim UPM FEB Universitas tadulako atas kunjungannya ke FEB UNS untuk berdiskusi tentang pengembangan mutu di pendidikan tinggi.

    Menurutnya, pengembangan mutu adalah jantungnya pendidikan tinggi, sebuah proses yang wajib dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, membutuhkan tim yang tidak hanya cerdas namun juga membutuhkan kesabaran karena akan berhubungan dengan banyak pihak, banyak yang harus dikontrol dan dievaluasi.

    Ketua UPM FEB UNS menyerahkan cindera mata

    Sementara itu, Prof. Budhi dalam sambutannya mengatakan fungsi UPM adalah menjalankan fungsi-fungsi manajemen diantaranya adalah planning, organizing, directing, staffing, dan cotrolling. Secara umum, tugas UPM membuat kebijakan, standar dan peraturan dan membudayakannya.

    “Kita harus punya ide kreatif, bagaimana mengaplikasikan fungsi-fungsi manajemen itu dalam bentul riil penjaminan mutu di tingkat fakultas” ungkapnya.

    Dalam pelaksanaan tugasnya,  UPM mengacu kepada standar pendidikan tinggi, dibantu oleh Koordinator Bidang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Koordinator Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), Koordinator Monitoring, Evaluasi dan Audit serta Gugus Kendali Mutu yang berada di masing-masing prodi.

    Acara berlangsung lancar, masing-masing koordinator bidang dan juga gugus kendali mutu menyampaikan paparan terkait tugasnya dilanjutkan dengan sesi diskusi. (Tetri)

  • Dekan FEB Ajak Peserta Apel Bersyukur Atas Capaian Prestasi UNS

    Dekan FEB Ajak Peserta Apel Bersyukur Atas Capaian Prestasi UNS

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada kali keempat bertugas sebagai penanggungjawab Apel Pegawai Universitas Sebelas Maret yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan channel Youtube UNS, Senin 12 September 2022.

    Apel digelar tepat pukul 07.30 dengan petugas Apel FEB yakni: Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ph.D., Ak,  Dekan FEB, sebagai Pembina Apel; Sarjiyanto, SE, MBA. Ph.D, Komandan Apel; Retno Tanding Suryandari , SE, ME, Ph, D, pembaca Naskah Pembukaan UUD 1945; Prof. Irwan Trinugroho,SE, M.Sc., Ph.D., pembaca Naskah Pancasila; Putra Pamungkas, M.Rech, Ph.D., pembaca Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia; Taufiq Arifin, SE, M.Sc, Ph.D, Ak, pembaca doa dan Diah Ayu Kusumaningtyas, S.Pd.,M.Pd sebagai master of ceremony.

    Sarjiyanto, SE, MBA. Ph.D

    Dalam arahan Apel Pagi, Prof. Djoko Suhardjanto menyampaikan bahwa pencapaian prestasi UNS sepanjang paruh tahun 2022 ini sangat baik dengan capaian peringkat selalu dalam 10 besar baik dalam level nasional; dan terus meningkat di level internasional.  Semakin banyak Program Studi yang memperoleh Status Unggul untuk Akreditasi Nasional dan pengakuan akreditasi internasional. Hal ini tidak terlepas kerja yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan yang ada di UNS, baik pada level pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa maupun alumni.

    Selanjutnya dikatakan, alumni merupakan salah satu kekuatan yang mendukung keberhasilan UNS. Ikatan yang erat dengan alumni akan mendorong reputasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Alumni UNS saat ini telah menduduki posisi yang strategis, baik di pemerintahan, BUMN, swasta, maupun sebagai expert di luar negeri. Peran alumni sebagai dosen luar biasa, dosen tamu, program MBKM dengan magang kerja, kolaborasi riset dan berbagai peluang yang lain harus terus didorong.

    Retno Tanding Suryandari , SE, ME, Ph, D.
    Prof. Irwan Trinugroho,SE, M.Sc., Ph.D.

    Peran alumni dalam membantu mahasiswa melalui program adik asuh diharapkan membantu mahasiswa yang mempunyai talenta dan intelegensia yang cemerlang namun kurang beruntung dalam aspek ekonomi. Peran alumni juga sangat penting untuk pelatihan motivasi dan pre-job training.

    “Marilah kita bersyukur atas peraihan kinerja UNS di tingkat Nasional dan level internasional. Semua ini berkat arahan Rektor dan bapak ibu pimpinan semua, serta kerja kompak antar fakultas maupun unit pendukung di level universitas maupun fakultas dan unit kerja lainnya. Mari jadikan kinerja sebagai kendaraan bagi kita semua untuk bisa lebih berkontribusi kepada UNS, bangsa dan negara tercinta ini. Semoga UNS bisa memberikan landasan bagi peradaban ke depan untuk bangsa ini yang lebih sehat, baik dan mandiri” ajaknya memotivasi.

    Putra Pamungkas, M.Rech, Ph.D.
    Taufiq Arifin, SE, M.Sc, Ph.D, Ak
    Diah Ayu Kusumaningtyas, S.Pd.,M.Pd

    Di akhir arahan, Prof. Djoko berharap agar sivitas akademika UNS selalu menjaga kesehatan dan tetap semangat  dengan  4AS: Kerja CerdAS, Kerja KerAS, Kerja TuntAS dan kerja IkhlAS agar visi UNS yaitu menjadi universitas yang unggul di level nasional maupun internasional dengan tetap mempertahankan budaya nasional yang luhur akan tercapai. Semoga barokah bagi generasi kini, generasi yang akan datang dan peradaban manusia ke depan. (Tetri)

  • FEB UNS Establishes Partnership with Universiti Teknologi MARA Johor

    FEB UNS Establishes Partnership with Universiti Teknologi MARA Johor

    Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, has established another international partnership with foreign institutions. On this occasion, FEB UNS virtually signed a Memorandum of Agreement (MoA) with Universiti Teknologi MARA Johor (UiTMCJ) Malaysia Monday, September 12, 2022.

    The signing of the MOA was virtually carried out by Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ph.D., Ak, as the Dean of FEB UNS and Assoc. Prof. Akmal Aini Othman, Vice-Chancellor of Academic Affairs of UiTMCJ. This MoA becomes a mandatory requirement for recipients of Grant Strategic Research Partnership (SRP), which aims to increase research achievement through various partnerships, both with the industrial sector and national and international institutions.

    Dean of FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ph.D., Ak. delivering remarks

    In her welcoming speech, Assoc. Prof. Dr. Akmal Aini Othman, representing the Rector of UiTM Johor, Prof. Dr. H. Ismail Ahmad, thanked UNS for its willingness to collaborate with UiTM. “We are very proud that an excellent university like UNS is willing to work with UiTM to achieve excellence and become even greater in the future. This MoA could create more opportunities for more strategic collaboration and research. It is our hope that the cooperation that will take place will yield beneficial results for both universities. We would like to thank you once again, especially Prof. Djoko as the Dean of FEB UNS and all Vice-Deans at FEB UNS,” she said.

    Meanwhile, in his remarks, Prof. Djoko Suhardjanto stated that the signing of the partnership was an honor for FEB UNS to be able to cooperate with the Faculty of Accounting at UiTM. He further revealed that this partnership is in line with FEB UNS’ vision to become an internationally recognized Faculty of Economics and Business.

    “This cooperation is a good step towards strengthening the international network and introducing graduates from both universities to become better known internationally. In this era of globalization and interdependence, a partnership is a must. The signing of this MoA represents cooperation that will lead to many research initiatives and other academic activities, thus, it can become a new synergy and add academic value for UNS and UiTM in the coming year,” explained Prof. Djoko.

    Previously, UNS FEB had conducted numerous collaborations with UiTM academic members, including guest lecturer lectures, research collaborations, and student exchanges (student in-bound and out-bound).

  • FEB UNS Jalin Kerja Sama dengan Universiti Teknologi MARA Cawangan Johor

    FEB UNS Jalin Kerja Sama dengan Universiti Teknologi MARA Cawangan Johor

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menjalin kerja sama internasional dengan institusi luar negeri. Pada kesempatan ini, FEB UNS menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universiti Teknologi MARA Cawangan Johor (UiTMCJ) Malaysia, Senin, 12 September 2022, yang dilaksanakan secara virtual.

    Penandatanganan MoA secara virtual dilakukan oleh Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ph.D., Ak,  Dekan FEB UNS dan Prof. Madya. Akmal Aini Othman,Wakil Rektor Bidang Akademik UiTM. MoA tersebut menjadi syarat yang diwajibkan untuk penerima Grant Strategic Research Partnership (SRP) yang bertujuan untuk meningkatkan pencapaian riset melalui kerjasama industri, dan institusi nasional maupun internasional.

    Dalam pidato sambutannya, Prof. Madya. Dr. Akmal Aini Othman, mewakili Rektor UiTM Cawangan Johor, Prof. Dr. HJ. Ismail Ahmad mengucapkan terima kasih kepada UNS atas kesediaannya dalam menjalin kerja sama dengan UiTM.

    “Kami sangat bangga karena universitas sehebat UNS bersedia bekerja sama dengan UiTM dalam mencapai kecemerlangan dan menjadi lebih hebat di masa depan. MoA ini dapat menciptakan lebih banyak peluang kerjasama dan penelitian yang lebih strategik. Besar harapan kami agar kerja sama yang akan berlangsung akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi kedua universitas. Sekali lagi kami ucapkan jutaan ucapan terima kasih, khususnya Prof. Djoko sebagai Dekan dan seluruh Wakil Dekan di FEB UNS,” ungkapnya.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, , M.Com (Hons), Ph.D., Ak. saat memberikan sambutan

    Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Djoko Suhardjanto  menyatakan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi FEB UNS untuk dapat bekerja sama dengan Fakultas Akuntansi UiTM. Lebih lanjut beliau mengungkapkan bahwa kerjasama tersebut selaras dengan visi FEB UNS untuk menjadi fakultas ekonomi dan bisnis yang diakui secara internasional.

    “Kerja sama ini merupakan langkah yang baik untuk memperkuat jaringan internasional dan memperkenalkan lulusan dari kedua universitas untuk lebih dikenal secara internasional. Di era globalisasi dan saling ketergantungan ini, kemitraan menjadi suatu keharusan. Penandatanganan MoA ini melambangkan kerja sama yang akan menghasilkan banyak inisiatif penelitian dan kegiatan akademik yang lain, sehingga dapat menjadi sinergi baru dan menambah nilai akademik bagi UNS maupun UiTM di tahun mendatang,” jelas Prof. Djoko.

    Sebelumnya FEB UNS telah banyak melakukan kolaborasi dengan akademisi dari UiTM, meliputi kuliah dosen tamu, kolaborasi riset, dan pertukaran pelajar (student in-bound dan out-bound). (Tetri & Aulia)

  • PPK ORMAWA BEM FEB UNS Kerja Sama dengan Krealogi dan Radhia Tani Beri Pelatihan UMKM Desa Karangturi

    PPK ORMAWA BEM FEB UNS Kerja Sama dengan Krealogi dan Radhia Tani Beri Pelatihan UMKM Desa Karangturi

    Tim Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Krealogi dan Radhia Tani  melakukan Workshop dan Pelatihan Diversifikasi dan Pengemasan Produk di Desa Karangturi, Gondangrejo, Karanganyar, Sabtu 3 September 2022.

    Sejak Agustus 2022, Tim PPK Ormawa membentuk Komunitas Langkah Berdikari sebagai wadah pembinaan dan pendampingan para pelaku UMKM Desa Karangturi, khususnya UMKM Food and Beverage.

    Kegiatan yang menghadirkan pembicara dari Krealogi, Muhammad Choirul Chakim, salah satu Start-Up yang menangani UMKM diikuti oleh ibu-ibu pengurus Komunitas Langkah Berdikari,  Kelompok Wanita Tani (KWT), dan ibu-ibu PKK Desa Karangturi.

    Tim yang dibimbing oleh Dr. Aisyah Tri Rahayu, SE, M.Si., Dosen FEB UNS melakukan pelatihan kepada  pelaku UMKM Desa Karangturi yang memiliki usaha keripik pisang, rambak jari, karakturi, wedang uwuh, dan balung kethek. Tujuannya adalah untuk mendukung pemasaran produk, upgrading kemasan pelaku usaha.

    Dalam sambutannya, Dr. Aisyah mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim PPK ORMAWA BEM FEB UNS ini merupakan satu kegiatan yang masuk dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan bertujuan mengimplementasikan pengetahuan dan skill yang dimiliki mahasiswa untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Dr. Aisyah juga berharap semoga dengan pelatihan tersebut bisa memperbaiki pengemasan produk dan meningkatkan nilai jual produk UMKM sehingga membantu memajukan UMKM khususnya di Desa KarangTuri.

    Sementara itu, Mulyani, S.Ag, Lurah Karangturi menyampaikan terima kasih atas pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh  Tim PPK Ormawa FEB UNS kepada lima UMKM yang fokus di bidang makanan. Ia berharap agar ada pelatihan dan pendampingan lanjutan dari program ini kepada UMKM dengan bidang usaha lain yang berbeda karena di Karangturi terdapat 62 UMKM. (Tetri)