Laboratorium Teknologi Informasi Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Alat Analisis STATA I, Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Laboratorium Teleconference Gedung Soedarah Soepono Lantai 3 FEB UNS terbuka bagi mahasiswa, khususnya yang ingin memperdalam kemampuan analisis data kuantitatif.
Pelatihan ini menghadirkan Randy Kurniawan, S.E., M.Sc sebagai trainer, yang memberikan pembekalan terkait penggunaan perangkat lunak STATA dalam analisis evaluasi dampak.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan teknik evaluasi dampak, metode Difference in Difference (DiD), serta Regression Discontinuity Design (RDD), yang merupakan pendekatan penting dalam penelitian ekonomi terapan dan kebijakan publik.
Dalam modul pelatihan dijelaskan bahwa evaluasi dampak bertujuan untuk mengukur pengaruh suatu program terhadap kelompok sasaran dengan membandingkan kondisi aktual dengan counterfactual atau kondisi yang seharusnya terjadi tanpa intervensi program.

Lebih lanjut, peserta juga diperkenalkan pada berbagai tantangan dalam analisis, seperti potensi endogeneity yang dapat muncul akibat omitted variables, measurement error, maupun simultaneity. Oleh karena itu, metode kuasi-eksperimental seperti DiD dan RDD menjadi penting untuk menghasilkan estimasi yang lebih akurat dan tidak bias.
Selain itu, pelatihan ini juga memberikan praktik langsung penggunaan STATA, termasuk instalasi perintah tambahan seperti rdrobust untuk analisis RDD, serta studi kasus terkait evaluasi program, seperti dampak pemberian kredit terhadap konsumsi rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, FEB UNS berupaya meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam melakukan analisis data berbasis bukti (evidence-based analysis), sehingga mampu menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia akademik maupun praktis.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari komitmen FEB UNS dalam mendukung penguatan kompetensi digital dan metodologis mahasiswa di era data-driven.
Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan keterampilan analitis mahasiswa, tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan lulusan yang kompeten di bidang analisis data, serta tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi dalam pengolahan dan analisis data.






) dan poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), melalui penguatan literasi keuangan dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi ekonomi digital.































Following the opening remarks, each laboratory head presented their respective training plans for the year 2026. The laboratories currently operating under FEB include the Financial Technology Laboratory, the Export-Import Laboratory, the Logistics and Capital Market Laboratory, the Entrepreneurship Simulation Laboratory, the Taxation Laboratory, the Project-Based Learning Laboratory, the Village Development Laboratory (Laboratorium Bina Desa), and the Integrated Information Technology Laboratory. In the subsequent session, each laboratory head elaborated on the types of training offered, the subject matter to be covered, and the benefits students stand to gain from participating in the programs.
Through this socialization activity, FEB UNS encourages students to take full advantage of the available training and certification programs to enhance their practical skills, strengthen their readiness for the professional world, and support competency development from their undergraduate years onward. The activity is also consistent with efforts to advance the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4 (Quality Education) through the enhancement of skills-based learning, and SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) by preparing graduates who are competent, adaptive, and competitive in the labor market.