FEB

Blog

  • FEB UNS dan FEBM UMRAH Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

    FEB UNS dan FEBM UMRAH Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) telah bersepakat untuk melakukan kerja sama.

    Kesepakatan ini ditandai dengan dilaksanakannya seremoni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Bhimo Rizky Samudro, S.E, M.Si, Ph.D.,  Dekan FEB UNS  dan Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si., Dekan FEBM UMRAH pada Selasa 8 Agustus 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

    PKS tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama, koordinasi dan efektifitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, pelaksanaan merdeka belajar kampus merdeka serta pengembangan sumber daya.

    Adapun ruang lingkup PKS mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta impelementasi Merdeka Belajar Kampus Medeka (MBKM).

    Di bidang pendidikan diantaranya pengembangan kurikulum bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, kegiatan seminar dan pelatihan serta pengembangan kapasitas dosen.

    Di bidang penelitian meliputi kolaborasi riset, publikasi ilmiah bersama dan penyelanggaraan konferensi Ilmiah yang melibatkan para peneliti kedua belah pihak.

    Sedangkan di bidang pengabdian kepada masyarakat meliputi program pemberdayaan masyarakat dan proyek sosial berbasis teknologi.

    Di dalam rangkaian acara itu juga dilaksanakan penandatanganan PKS dalam rangka Program Visiting Lecturer oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Bisnis Digital (Bisdig) FEB UNS, Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.REch., Ph. D dan Kaprodi Bisdig UMRAH, Risdy Absari Indah Pratiwi, S.E., M.Si.

    Dekan FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan delegasi FEB UMRAH dalam rangka penandatanganan kerja sama yang dilanjutkan dengan diskusi.

    Dikatakan, antara FEB UNS memiliki hubungan yang baik dengan FEBM UMRAH, dimulai saat Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., Dosen FEB UNS menjabat sebagai Dekan di FEB UMRAH pada 2014-2015 lalu.

    “Ini merupakan kunjungan FEBM UMRAH yang ke 2. Kunjungan pertama 2020 lalu. Dari tahun 2014 sudah ada hubungan yang erat antara FEB UNS dengan FEB UMRAH, saat Dr.  Mugi menjadi Dekan UMRAH. Punya hubungan baik, saling menjalin kerja sama dan silaturahmi dengan UMRAH” paparnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, sejak jadi Dekan di FEB UMRAH, Dr. Mugi mengirimkan lulusan S1 FEBM menjadi mahasiswa S2, ada 4 orang alumni FEBM yang melanjutkan  S2 di FEB UNS. Dan juga alumni S2 ada 1 orang yang melanjutkan ke PDIE.

    FEB UNS dan UMRAH juga sama-sama memiliki Prodi Bisnis Digital. Hal ini sangat baik untuk menjalin kerja sama, memberikan kemanfaatan bagi kedua belah pihak.

  • FEB UNS Terima Kunjungan SMA IT Nurul Fikri Depok

    FEB UNS Terima Kunjungan SMA IT Nurul Fikri Depok

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu (IT) Nurul Fikri Depok, Rabu 9 Oktober 2024.

    Ratusan siswa SMAIT dan beberapa guru pendamping diterima oleh pimpinan FEB UNS di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.Rech.,Ph.D, Ketua Program S1 Bisnis Digital FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan profil FEB UNS.

    Dikatakan, di FEB UNS ada 4 program studi S1, Manajemen, Ekonomi dan Pembangunan, Akuntansi serta Bisnis Digital. Penjelasan detil terkait prodi akan dipaparkan oleh masing-masing kaprodi yang hadir.

    Dari kunjungan ini, para siswa diharapkan bisa mengambil banyak hal positif, mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Ketika akan masuk ke FEB UNS tahu gambarannya program studi, mencoba mengenal FEB UNS.

    Selain mendapatkan wawasan Prodi Bisnis Digital yang disampaikan Aldy Fariz Achsanta, Ph.D, para siswa juga mendapat banyak wawasan tentang Prodi S1 Manajemen dari  Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si.,SHRM.CP., Kaprodi S1 Manajemen  dan juga tentang prodi Ekonomi pembangunan yang dipaparkan oleh Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D, Kaprodi EP.

    Kepala Sekolah SMA IT Nurul Fikri, Dra. Euis Ernawati berterima kasih kepada pimpinan FEB UNS atas penyambutan siswa-siswinya.

    “Kami dari SMA IT sangat berterima kasih dan berbahagia bisa berkunjung ke FEB UNS pada kesempatan program visit kampus untuk tahun ini. Kedatangan kami banyak harapan yang diinginkan untuk terealisir agar siswa-siwa kami kelas XII, 2 dari jurusan IPS dan 1 dari jurusan IPA untuk mendapatkan wawasan tambahan terkait FEB UNS” ungkapnya.

    Kepala Sekolah juga memohon agar FEB UNS bisa memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya untuk banyak bertanya. Hal ini agar para siswa banyak mendapat wawasan menjelang pengisian data PDSS di akhir tahun 2024, bulan Desember. Sehingga para siswa mendapat penguatan dalam pemilihan program studi atau universitas yang akan dituju dalam penerimaan melalui SNBT dan seleksi mandiri.

  • FEB UNS and Graduate School of Universitas Terbuka Discuss Collaboration on Higher Education Tri Dharma

    FEB UNS and Graduate School of Universitas Terbuka Discuss Collaboration on Higher Education Tri Dharma

    The Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) welcomed delegations from the Graduate School of Universitas Terbuka (UT) to discuss a potential collaboration and formalize a partnership agreement. The meeting was held on Thursday, October 10, 2024, in Meeting Room I, Soeharno TS Building, FEB UNS.

    The UT delegation, led by Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Vice Director II for Non-Academic Affairs, was warmly welcomed by FEB UNS leadership, Head of the Master of Management program, Doctoral Program in Economics, and the Quality Assurance Unit.

    The collaboration aims to establish institutional collaboration between the two entities in executing the Tridharma of Higher Education at the postgraduate level as specified in the proposed partnership agreement. This collaboration will cover education, research, and community service activities.

    In education field, the initiatives will involve faculty member exchanges for guest lectures, expert sessions and teaching collaborations, curriculum design and review, development and assessment of instructional materials, creation of tutorial modules, implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program, and practice sessions. As for research field, the collaboration will include collaborative studies, joint publications, journal reviews, co-authored books and references, and joint committees for international seminars. Meanwhile, community service collaboration will involve joint community engagement programs, shared content development for service initiatives, and joint publications of results.

    In his opening remarks, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., Dean of FEB UNS, extended a warm welcome to the UT delegation and introduced FEB leadership ranks in attendance. Dr. Bhimo emphasized the need of collaboration, particularly in supporting the international accreditation efforts of FEB UNS through research groups, specialized areas, and other academic activities.

    Dr. Joko Rizkie Widokarti extended his gratitude for FEB UNS’s exceptional hospitality, noting the impressive scale of UT’s operations, this semester UT sees a total of 662,000 active student registrations out of a total of 1.4 million students. He further highlighted the challenges faced by the graduate program. “Thanks to FEB UNS for establishing a partnership with us, thus, hopefully we can solve the need for thesis supervisor, expert discussant, considering that the graduate study have approximately 2,000 students with only 70 lecturers across 11 study programs,” he explains.

    Dr. Joko also shared that UT’s Graduate School has achieved the highest accreditation from LAMEMBA, further solidifying its commitment to partnerships like this one with FEB UNS.

    The discussion, moderated by Dr. Lilik Wahyudi, S.E., M.Si., Head of the Master of Management Program, proceeded smoothly and concluded with an exchange of souvenirs and a group photo.

  • FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka (UT) untuk melakukan diskusi dan juga penyerahan dokumen kerja sama, Kamis, 10 Oktober 2024 di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB  UNS.

    Kehadiran delegasi dari Sekolah Pascasarjana UT yang dipimpin oleh Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana disambut oleh Dekanat, Pengelola Prodi S2 Magister Manajemen, Pengelola Program Doktor Ilmu Ekonomi dan Unit Penjamin Mutu FEB UNS.

    Seperti tertuang dalam Draf Perjanjian Kerja Sama (PKS), kerja sama tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan kelembagaan di antara PARA PIHAK dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi pada jenjang pendidikan pascasarjana.

    Adapun ruang lingkup PKS mencakup kerja Sama di pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. 

    Di bidang pendidikan diantaranya sharing dosen dalam rangka kuliah tamu, kuliah pakar, dosen penguji, kolaborasi mengajar, dan rekognisi; kerja sama penyusunan dan review kurikulum; kerja sama penyusunan bahan tutorial, penulisan, dan pemeriksaan soal ujian; kolaborasi penyusunan modul dan bahan ajar; kolaborasi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); dan kerja sama dalam pelaksanaan praktikum.

    Di bidang penelitian, meliputi kolaborasi penelitian dan publikasi; pertukaran reviewer jurnal; publikasi bersama dosen dan mahasiswa; kolaborasi penyusunan buku monograf dan referensi; dan kepanitian bersama dalam melaksanakan kegiatan seminar internasional.

    Sedangkan di bidang pengabdian kepada masyarakat, meliputi kegiatan kerja sama dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat; kerja sama dalam pengisian materi pengabdian kepada Masyarakat; dan publikasi bersama hasil pengabdian kepada masyarakat.

    Bhimo Rizky Samudro,S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS di awal sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi Sekolah Pascasarjana UT dan juga memperkenalkan pimpinan FEB yang hadir.

    Dr. Bhimo menyambut baik adanya inisiasi kerja sama yang dijalin antara FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana UT.

    Dikatakan, FEB meliliki grup riset, memiliki beberapa peminatan, dan berbagai kegiatan penunjang akreditasi. Terutama untuk kegiatan penunjang akreditasi internasional yang harus dilakukan secara masif, sehingga sangat perlu adanya kolaborasi.

    Sementara itu, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana UT menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari FEB UNS.

    Dr. Joko juga menyampaikan jumlah mahasiswa UT tahun ini mencapai 662 ribu mahasiswa per registrasi semester ini dari total 1,4 juta mahasiswa. Sedangkan S-2 punya sekitar 2000-an mahasiswa yang registrasi.

    “Kami berterimakasih dengan FEB bisa bekerja  sama dengan kami sehingga bisa menemuni kebutuhan akan pembimbing, penguji, pembahas ahli karena total dosen hanya sekitar 700 orang untuk mahasiswa sebanyak itu, untuk pascasarjana 70 dosen dari 11 program studi ” ungkapnya..

    Sekolah Pascasarjana UT sudah mendapatkan akreditasi unggul dari LAMEMBA sehingga lebih memantabkan untuk bekerja sama dengan FEB UNS.

    Diskusi terkait kerja sama yang dimoderatori oleh Dr. Lilik Wahyudi, S.E., M.Si., Ketua Program Studi S-2 Manajemen berlangsung dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama.

  • Final Round of the Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Welcomes 10 Teams

    Final Round of the Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Welcomes 10 Teams

    The Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 serves as the opening event of the “Management Carnival,” organized by the Management Student Association of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS). The competition, themed “Sustaining Innovative Business in Technology Information on Digital Marketing,” brings together university students from across Indonesia to develop solutions to real-world business challenges.

    As an annual event, SMBCC provides a platform for students to sharpen their analytical and critical thinking skills while crafting innovative business strategies. Held from October 10 to 12, 2024, at FEB UNS, SMBCC consists of four stages: registration, preliminary rounds, semifinals, and the final round. The initial three stages were conducted online, while the final round was conducted through an on-site session.

    Ten teams advanced to the final round, including three teams from Institut Teknologi Bandung (ITB), three teams from Universitas Indonesia, one from Universitas Gadjah Mada (UGM), one from Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, and two from UNS.

    During his opening remarks at the SMBCC final, Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si., SHRM.CP., the Head of the Undergraduate Management Study Program, extended her felicitations to the finalists. “Congratulations to all the teams for making it to the final round. We highly appreciate this annual SMBCC event as it stands out as one of the nationally recognized business competitions,” she stated.

    Dr. Sinto emphasized the importance of national achievements, noting their significant impact on institutional reputation and accreditation, particularly with LAMEMBA. Such achievements also enhance the résumés of graduating students, adding valuable milestones as they enter the professional world.

    “Those who compete at the national level championship demonstrates the caliber of the best teams from Indonesia’s leading business schools and universities. I encourage all participants to make the most of SMBCC, not only to enrich your accomplishments but also as a preparation for your careers. Remember, being a student is not just about studying; it’s about building character and carving accomplishments,” she added.

    The SMBCC 2024 final was officially launched with a symbolic identity badge pinning ceremony by Dyah Wasita Winahyu, S.E., Non-Academic Sub-Coordinator of FEB UNS, for two student participants representing SMBCC.

  • Final Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Diikuti 10 Tim

    Final Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Diikuti 10 Tim

    Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 merupakan pembuka acara dari rangkaian Management Carnival yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Acara yang mengangkat tema “Sustaining Innovative Business in Technology Information on a Digital Marketing” diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia.

    Para peserta yang tergabung dalam sebuah tim akan berkompetisi dalam mencari solusi dari suatu masalah bisnis.

    Agenda SMBCC yang rutin digelar sekali dalam setahun mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir analitik, kritis serta mampu menyusun strategi bisnis yang inovatif .

    SMBCC yang dilaksanakan pada 10-12 Oktober 2024 di FEB UNS terbagi dalam empat tahapan yaitu tahap registration, preliminary, semifinal, dan final round. Tiga tahapan awal dilaksanakan secara online dan tahap final round dilaksanakan secara offline.

    10 tim berhasil lolos ke final yakni 3 tim dari Intitut Teknologi Bandung,  3 tim dari Universitas Indonesia, 1 tim dari Universitas Gadjah Mada, 1 tim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, serta 2 tim dari UNS.

    Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si.,SHRM.CP, Ketua Program Studi (Kaprodi) S-1 Manajemen dalam sambutannya di Final SMBCC menyampaikan selamat kepada seluruh tim mahasiswa yang telah berhasil masuk ke final.

    “Selamat kepada seluruh tim yang masuk final, kami sangat mengapresiasi acara tahunan dari SMBBC karena menjadi salah satu kompetisi bisnis yang diakui ditingkat nasional” ucapnya.

    Dikatakan, prestasi mahasiswa yang diakui di tingkat nasional sangat penting. Prestasi itu akan bermanfaat bagi lembaga atau prodi, menjadi poin yang tercatat unggul diakreditasi LAMEMBA.

    Prestasi nasional yang telah dicapai juga akan memperkaya Curriculum Vitae (CV) mahasiswa yang telah lulus studi dan akan memasuki dunia kerja, kaya dengan berbagai capaian.

    “Yang berkompetisi di tingkat nasional, adalah tim-tim terbaik dari sekolah bisnis atau univerisitas yang ada di Indonesia. Kami dari prodi mendorong teman-teman untuk semangat mengikuti SMBCC, berkompetisi, memperkaya prestasi Anda dan persiapan Anda masuk ke dunia kerja, saya sering menyampaikan kepada mahasiswa jangan jadi mahasiswa yang kupu-kupu, kuliah pulang kuliah pulang tapi mahasiswa harus buktikan punya karakakter, yang punya prestasi” tutupnya.

    Sebagai tanda dimulainya acara Final SMBCC 2024, dilaksanakan penyematan simbolis delegasi SMBCC 2024 oleh Dyah Wasita Winahyu, S.E.. Sub Koordinator Non Akademik FEB UNS kepada dua mahasiswa peserta SMBCC.

  • Nine Teams Advance to the Finals of the Sebelas Maret Investment Championship (SMIC) 2024

    Nine Teams Advance to the Finals of the Sebelas Maret Investment Championship (SMIC) 2024

    The Sebelas Maret Investment Festival (SMARTVEST) is an annual program organized by the Investor Club of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS). Designed for undergraduate and diploma students across Indonesia, SMARTVEST serves as a competition to test and enhance knowledge about the investment world through a series of activities.

    SMARTVEST 2024 aims to help students assess their understanding of capital markets, particularly stocks/shares, while broadening their knowledge in areas such as stock theories, fundamental and technical analysis, and more. These objectives were highlighted by Abel Rizky Agustian, Director of the Investor Club FEB UNS, during the opening of the Sebelas Maret Investment Championship (SMIC) 2024 finals on Friday, October 4, 2024, at the 5th floor Auditorium of the Soedarah Soepono Building FEB UNS. He explained that the event comprises three main activities: the SMIC competition, a field trip, and a seminar entitled “Investalk.”

    SMIC 2024 is part of SMARTVEST 2024 and carries the grand theme entitled “The Future Prospect of Indonesia’s Capital Market: Taking Advantage of Economic Distrust.” Participants in the competition represent universities from across Indonesia, with nine teams advancing to the finals.

    The finalists will engage in three stages of competition from October 4 to 6, 2024, including a post-test, paper presentations, and a stocklab session.

    The nine finalist teams include one team each from Semarang State Polytechnic, Universitas Diponegoro, Universitas Mataram, Universitas Negeri Semarang, Universitas Brawijaya, and Universitas Terbuka Surakarta, along with three teams from UNS.

    The event aims to encourage the development of investment strategies, foster interest among young people in capital markets, and cultivate a competitive spirit in navigating the stock market.

  • Over 300 Participants Join National Seminar on Empowering Youth Potential to Advance the Circular Economy through Social Media and Culture

    Over 300 Participants Join National Seminar on Empowering Youth Potential to Advance the Circular Economy through Social Media and Culture

    Student Association of Development Economics Study Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), organized the 18th Annual Conference of Economics Forum 2024 (ALCOFE) on Wednesday, October 2, 2024, at the Suhardi Hall FEB UNS. The National Seminar, under the grand theme “Empowering Youth Potential to Advance the Circular Economy through Social Media and Culture,” attracted over 300 participants.

    The event featured notable speakers, including Dr. Anto Prabowo, MBA., Senior Advisor and Deputy Commissioner of Human Resources Operations at the Financial Services Authority; Anindytha Arsa, Edu-Content Creator and Special Advisor to the Ministry of Youth and Sports; and Rifal Afandi, President of GenBI Solo.

    Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech., Ph.D., Head of the Bachelor of Development Economics Program, highlighted in his opening remarks that the seminar’s theme is highly relevant in today’s context.

    “We are discussing sustainable economics, the role of youth, and the influence of social media and culture. Our cultural diversity is one of the strengths of our nation. This diversity often becomes a key driver for innovation,” he explained.

    He further emphasized that while the circular economy has been widely discussed, this seminar offers students a valuable opportunity to learn directly from the speakers.

    Unlike the linear economic approach, which views the economy as a conventional cycle of producing, using, and discarding waste, the circular economy focuses on sustainability and innovation. He also pointed out the critical role of social media in spreading awareness and promoting circular economy practices across all levels of society.

    Additionally, he reminded the participants that the nation has an important capital related to the cultural wealth. He then, encouraged students, as agents of change, to utilize information platforms and social media effectively to advocate for these initiatives, considering the vast role of social media and digital campaign.

    “I urge all participants to use this forum as an opportunity to exchange ideas and put forward questions relevant to today’s speakers. Let’s ensure the insights gained here extend beyond this hall. Sustainability in economics doesn’t stop at the classroom or seminar—it’s about individual contributions, whether it’s waste management or extending production chains to optimize resource use,” he concluded.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Vice Dean for Student Affairs and Alumni FEB UNS, echoed the sentiment, emphasizing the importance of collaboration among government, industries, and youth in advancing the circular economy.

    “Promoting positive initiatives like the circular economy is crucial. The more we amplify this message, the greater the chance it reaches policymakers, leaders, members of parliament, ministers, and even the president, paving the way for sustainable policies,” he remarked.

  • 9 Tim Lolos Final Sebelas Maret Investment Champhionship (SMIC) 2024

    9 Tim Lolos Final Sebelas Maret Investment Champhionship (SMIC) 2024

    Sebelas Maret Investment Festival (SMARTVEST) adalah program kerja tahunan dari Investor Club Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    SMARTVEST merupakan ajang perlombaan untuk tingkat mahasiswa bagi mahasiswa Diploma dan Strata 1 seluruh Indonesia yang menguji pengetahuan tentang dunia investasi yang terdiri dalam beberapa rangkaian perlombaan.

    Diharapkan dengan terselenggaranya SMARTVEST 2024 ini mahasiswa dapat mengevaluasi sejauh mana mahasiswa tersebut paham mengenai dunia pasar modal, khususnya saham, dan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa di dunia pasar modal, seperti teori-teori mengenai saham, analisis saham, baik analisis fundamental dan teknikal, dan lainnya.

    Pernyataan itu disampaikan Abel Rizky Agustian,  Direktur Investor Club FEB UNS saat sambutan di pembukaan Final Sebelas Maret Investment Champhionship (SMIC) 2024, Jumat 4 Oktober 2024 di Aula Lantai 5 Gedung Soedarah Soepono.

    Lebih lanjut dijelaskan, dalam ajang ini ada 3 rangkaian acara yaitu lomba investasi SMIC, Field trip, dan Seminar yang bernama Investalk.

    SMIC 2024 merupakan salah satu dari rangkaian Sebelas Maret Investment Festival (SMARTVEST) 2024 yang mengusung tema, “The Future Prospect of Indonesia’s Capital Market: Taking Advantage of Economy Distrust”.

    SMIC diikuti peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

    Sembilan tim berhasil masuk dalam final dan akan melaksanakan 3 tahapan kompetisi yang dilaksanakan 4 – 6 Oktober 2024 meliputi post test, presentasi paper dan stocklab.

    Kesembilan tim tersebut yakni 1 tim dari Politeknik Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Mataram, Universitas Negeri Semarang, Universitas Brawijaya, Universitas Terbuka Surakarta, dan 3 tim dari UNS.

    Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendorong pengembangan strategi investasi, mengembangkan minat generasi muda terhadap dunia pasar modal, serta mendorong jiwa kompetitif dalam persaingan pasar saham.

  • Lebih dari 300 Peserta Ikuti Seminar Nasional Optimalisasi Potensi Generasi Muda dalam Mewujudkan Ekonomi Sirkular melalui Media Sosial dan Budaya

    Lebih dari 300 Peserta Ikuti Seminar Nasional Optimalisasi Potensi Generasi Muda dalam Mewujudkan Ekonomi Sirkular melalui Media Sosial dan Budaya

    Himpunan Mahasiswa Jurusan S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Annual Conference of Economics Forum 2024 (18th ALCOFE), Rabu 2 Oktober 2024 di Aula Gedung Suhardi.

    Seminar Nasional bertema Optimalisasi Potensi Generasi Muda dalam Mewujudkan Ekonomi Sirkular melalui Media Sosial dan Budaya diikuti lebih 300 peserta.

    Hadir sebagai narasumber Dr. Anto Prabowo, MBA, Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber daya Manusia Otoritas Jasa Keuangan; Anindytha Arsa, Edu-Content Creator Special Advisor Team at Kemenpora RI, serta Rifal Afandi, President GenBI Solo.

    Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D. Ketua Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan dalam sambutannya menyampaikan  topik seminar ini sangat relevan untuk didiskusikan pada hari ini.

    “Kita berbicara tentang ekonomi yang berkelanjutan, ada peran anak muda, disini juga ada bagaimana sosial media, dan juga ada bagaimana budaya yang itu sebenarnya menjadi kekuatan kita, kekuatan sebagai bangsa yang secara kultural salah satu negara yang sangat beragam, seringkali keragaman budaya ini menjadi poin penting untuk melakukan inovasi” terangnya.

    Dikatakan, topik ekonomi sirkular banyak yang telah mendiskusikan dan hari ini para mahasiswa akan banyak belajar dari para narasumber.

    Berbeda dengan pemikiran ekonomi linier yang beranggapan bahwa proses jalannya perekonomian seperti proses konvensional, memproduksi, menggunakan dan kemudian terdapat sisa hasil produksi yang terkenal dengan limbah. Berbicara tentang ekonomi sirkular, harapannya membawa dampak keberlanjutan, maka poin penting adalah adanya inovasi.

    Lebih lanjut disampaikan kita punya modal penting terkait kekayaan budaya kita. Dan tidak kalah penting, peran sosial media, bagaimana campaign, menyuarakan ekonomi sirkular sampai ke semua lapisan masyarakat. Para mahasiswa yang diharapkan menjadi agen perubahan dengan mengoptimalkan beberapa kanal informasi, sosial media.

     “Terakhir saya mengajak kepada para peserta untuk manfaatkan forum untuk saling bertukar pikiran, bertanya apapun yang sangat relevan dengan pembicara-pembiara yang akan hadir hari ini, semoga acara hari ini tidak hanya berhenti di gedung ini, kalian masing-masing bisa menerapkan, karena bicara ekonomi berkelanjutan tidak hanya berhenti di kelas, tidak hanya berhenti di seminar, bagaimana peran kita masing-masing sekecil apapun itu, misalkan  bagaimana sampah itu dikelola, bagaimana mengusahakan rantai produksi itu sepanjang mungkin sehingga pemanfaatan sumber daya itu bisa berkelanjutan” pungkasnya.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menambahkan untuk mewujudkan ekonomi sirkular tidak mudah karena perlu kerja sama dari semua pihak, pemerintah, industri, dan para generasi muda sebagai agen yang mempromosikannya.

    “Semakin kita menggaungkan hal-hal yang positif seperti ekonomi sirkular ini, kedepannya harapan kita bisa masuk ke pemangku kebijakan, para pimpinan, anggota  DPR, menteri dan presiden, akan jadi kebijakan yang sustain” pungkasnya.