FEB

Blog

  • Talkshow Keamanan Siber Bank, Kerja Sama Infobank Media, FEB UNS dan ISEI

    Talkshow Keamanan Siber Bank, Kerja Sama Infobank Media, FEB UNS dan ISEI

    Infobank Media Group kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menggelar Talkshow dan Launching Buku Keamanan Siber Bank, Rabu, 18 September 2024 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian Kongres ISEI XXII.

    Dalam talkshow tersebut menghadirkan dua pembicara yakni Zuwin Adriano, Business Development Manager Privy dan Roberto Akyuwen, penulis buku sekaligus Kepala OJK Jabodebek dan Provinsi Banten.

    Turut hadir di kegiatan itu Bhimo Rizky Samudro, SE, M.Si., Ph.D. Dekan FEB UNS; Apriyani Kurniasih, Direktur Infobank; Eko B Supriyanto, Chairman Infobank; dan Lukman Hakim, S.E., M.Si., Ph.D, Ketua ISEI Surakarta.

    Dekan FEB UNS sangat mengapresiasi terselenggaranya talkshow yang mengangkat tema keamanan siber perbankan.

    “Ini sangat bermanfaat sekali terutama bagi kami kalangan akademisi, bagi para mahasiswa untuk selalu improve terutama bagi mahasiswa program studi Bisnis Digital yang merupakan salah satu prodi di FEB yang peminatnya cukup banyak. Saya harap teman-teman mahasiswa bisa memperhatikan terhadap topik kali ini, Keamanan Siber Bank, ini sangat sangat penting” terangnya.

    Dekan  juga mengapresiasi kerja sama dengan ISEI, talkshow ini merupakan satu rangkaian kolaborasi yang sangat baik dari seluruh elemen dan stakeholder. Ke depan semoga ini tidak hanya berhenti sampai di sini, namun berlanjut dengan kerja sama lainnya.

    Sementara itu Eko B Supriyanto, Chairman Infobank Media Group dalam catatan pembuka menyampaikan ungkapan yang luar biasa dengan hadirnya Buku Keamanan Siber Perbankan karya Roberto Akyuwen.

    “Di tengah Indonesia yang rendah literasi keuangan, rendah literasi digital, rendah literasi cyber crime, hadir buku yang luar biasa karya Bapak Roberto dengan  600 halaman lebih. Kaya teori, kaya regulasi, ada praktek yang terjadi, dan jarang buku seperti itu, ada hasil risetnya, jadi ini luar biasa untuk kita” ungkapnya.

    Sebagai editor buku, Eko melihat buku ini sangat menarik. Satu benang merah dalam buku ini adalah bagaimana upaya pencegahan risiko kejahatan siber khususnya di perbankan.

    Buku ini menyebutkan apa sebenarnya definisi dari kejahatan siber. Kejahatan atau cyber crime mengacu pada kegiatan ilegal atau penipuan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dan internet.

    Dalam bab awal dijelaskan jenis-jenis cyber crime yang sering terjadi, diantaranya phising, malware, ransomware dan juga jenis-jenis kejahatan yang merupakan ancaman dari dalam.

    Kasus-kasus yang pernah terjadi yang digambarkan merupakan kasus yang terjadi di seluruh dunia dengan berbagai macam ragam kejahatan siber. Lembaga keuangan mengalami peningkatan tentang adanya kejahatan, trennya naik, hampir setiap hari, setiap menit ada orang menjebol dan jumlahnya adalah jutaan kali.

    Lebih lanjut dijelaskan, perlu ada komitmen dari manajemen puncak tertinggi untuk keamanan siber. Ada keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan.

    “Harus ada prioritas keamanan siber untuk manajemen tingkat tertinggi, bosnya harus aware, bukan hanya satu bagian saja. Dan ini proses harus berkelanjutan, tidak berhenti cukup hari ini beli IT, tapi proses keamanannya perlu terus menerus dijaga, itu adalah pembelajaran dari membaca buku ini” paparnya kemudian.

    Lebih lanjut disampaikan, dalam buku itu juga menjelaskan secara jelas protokol krisis, apa yang harus dilakukan jika terkena cyber crime  dan yang paling penting di bab akhir buku itu adalah pengembangan budaya tentang cyber crime. Setidaknya ada tiga unsur yaitu keamanan kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus menjadi budaya kerja.

  • Apel Pagi Pegawai, Dekan Sampaikan Tiga Hal Pokok Hasil Kontemplasi FEB UNS

    Apel Pagi Pegawai, Dekan Sampaikan Tiga Hal Pokok Hasil Kontemplasi FEB UNS

    Apel Pagi Pegawai di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) secara daring rutin diselenggarakan pada tanggal 17 setiap bulan. Penanggungjawab Apel Pagi  secara bergilir ditugaskan kepada 17 unit kerja yang ada di UNS.

    Pada tanggal 17 September 2024 ini, FEB bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya.

    Dalam amanat Apel Pagi, Dekan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D. menyampaikan tiga hal pokok sebagai hasil kontemplasi FEB UNS.

    Pertama, kita masih akan dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi di tahun 2024 karena masih adanya dinamika ekonomi global sebagai dampak krisis pembiayaan perumahan di Tiongkok. Selain itu, kita juga harus bersiap menghadapi tantangan global lainnya, seperti ancaman perubahan iklim, peningkatan dinamika geopolitik, serta pemulihan ekonomi global yang tidak merata.

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu terjaga di kisaran 5,0 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4 persen. Penambahan tenaga kerja baru sebanyak 21,3 juta pada periode 2015–2024. Rasio utang kita juga menjadi salah satu yang paling rendah di antara kelompok negara G20 dan ASEAN.

    Di sisi lain, nilai ekspor Indonesia naik lebih dari 70 persen, mencapai 250 miliar dolar AS di akhir tahun 2023. Neraca transaksi berjalan secara bertahap terus menguat. Dan, neraca dagang selalu mencatat surplus selama 51 bulan terakhir ini. Indikator kesejahteraan masyarakat juga meningkat signifikan.

    Tingkat pengangguran turun menjadi 4,8 persen di tahun 2024. Tingkat kemiskinan turun tajam menjadi 9,03 persen di tahun 2024. Angka kemiskinan ekstrem juga turun signifikan menjadi 0,83 persen di tahun 2024.

    Namun, harus tetap waspada, karena perkembangan ekonomi dan situasi global masih sangat dinamis. Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.350 per US Dollar, dan suku bunga Surat Utang Negara 10 tahun diperkirakan sekitar 6,82%, mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia dan pengaruh dinamika global.

    Selain menurunnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia dalam durasi 2021-2024 menjadi salah satu hal yang akan mempengaruhi sektor pendidikan terutama dari sisi permintaan.

    Kedua, UNS sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang berkembang dari Rakyat, Kampus Benteng Pancasila dan mengabdikan seluruh kemampuannya untuk kesejahteraan rakyat, harus berperan aktif dalam mendukung kebijakan ekonomi pemerintah dalam rangka menjawab tantangan seperti disampaikan pada poin pertama.

    Dalam konteks ini, kegiatan Pembelajaran yang melibatkan seluruh stakeholder dalam kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu kontribusi UNS.

     

    FEB UNS juga mengambil bagian dalam peran aktif MBKM untuk seluruh prodi yang ada. Peran serta dalam MBKM ini diperkuat dengan adanya capaian dalam standardisasi internasional bagi keempat prodi yang ada, yaitu prodi Akuntansi, prodi Manajemen, prodi Ekonomi Pembangunan dan prodi Bisnis Digital.

    Prodi Manajemen. Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan memperoleh akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) dan akreditasi internasional AQAS. Selain itu, prodi baru Bisnis Digital mampu menjadi salah satu prodi dengan tingkat peminatan yang progresif dalam rentang 2 tahun ini.

    Capaian akademik ini diharapkan dapat sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam konsolidasi pendidikan tahun 2024, dimana akan lebih fokus untuk mendukung pelaksanaan reformasi pendidikan, terutama akselerasi pendidikan SDM, melalui reformasi bidang kesehatan dan perlindungan sosial.

    Hal ini sejalan dengan pemerintah yang mengalokasikan anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp427,5 triliun, anggaran Pendidikan sebesar 541,7 triliun dan anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp255,3 triliun.

    Ketiga, sejalan dengan pergerakan capaian pada poin 2 di atas, FEB UNS mencoba berkontribusi sebagai bagian terintegrasi dari UNS, untuk menuju pada aras peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dengan merespon akreditasi Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB).

    Perubahan standar kualitas pelayanan dan budaya kerja akademik diperlukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk bersama bersinergi merespon tantangan ini. Suatu modal yang baik bagi FEB UNS, dimana beberapa prodi nya masuk dalam peringkat 101-300 versi World University Ranking (WUR).

    Hal ini menambah semangat dan optimistis untuk merespon tantangan ini, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi di tahun 2024.  Semoga aras sinergi yang positif ini dapat berproses dan sekaligus berkelanjutan menghasilkan capaian inovatif di tahun-tahun ke depan.

    “Demikian tadi tiga kontemplasi yang kami sampaikan untuk menyambut pertengahan tahun 2024 ini. Harapan kami, UNS semakin berjaya baik dalam ranah nasional maupun internasional dalam mengarungi tahun 2024’ tutupnya.

    Petugas lain di Apel Pagi Pegawai UNS yakni pembawa acara oleh Priyo Widodo, S.E.; Penghormatan kepada Sang Merah Putih dipimpin oleh Ahmad Budianto, A.Md.; Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Dekan, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D; Pembacaan Naskah Pancasila oleh Nur Chayati, M.Sc.; Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 oleh Dr. Wahyu Widarjo; Pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai RI oleh Isna Putri Rahmawati, M.Sc.; Serta doa oleh Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D..

  • FEB UNS and FEIS UBakrie Sign Partnership for Higher Education Tri Dharma Implementation

    FEB UNS and FEIS UBakrie Sign Partnership for Higher Education Tri Dharma Implementation

    The Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) has established a collaboration with the Faculty of Economics and Social Sciences (FEIS) at Universitas Bakrie (UBakrie). The partnership was formalized through the signing of a Cooperation Agreement on Friday, September 6, 2024, in Meeting Room 1 in the Soeharno TS Building.

    This cooperation agreement, which focuses on the Implementation of Tri Dharma of Higher Education, was signed by Prof. Dr. Dudi Rudianto, S.E., M.Sc., Ph.D., Dean of FEIS UBakrie, and Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., Dean of FEB UNS.

    The primary goal of this collaboration is to align joint programs aimed at developing each institution’s potential and to enhance synergy in resource optimization within FEB UNS and FEIS UBakrie. Together, they aim to realize the respective visions and missions of each faculty.

    The scope of the agreement includes cooperation in research development, seminars, guest lectures, student exchange programs, and student internships.

    The event was attended by leaders from Universitas Bakrie, including Tri Pujadi Susilo, S.E., M.M., Ak., CA., Vice Rector I of Universitas Bakrie, and Prof. M. Taufiq Amir, S.E., M.M., Ph.D., Head of the Undergraduate Management Program at FEIS Universitas Bakrie. FEB UNS was also represented by its Interim Vice Deans, Interim Program Heads, Coordinators, and Sub-Coordinators.

    The Dean of FEB UNS warmly welcomed the FEIS UBakrie delegation, expressing the faculty’s enthusiasm for partnerships across education, research, and community engagement. He emphasized that such collaborations offer valuable insights and benefits to both institutions involved.

  • BEM FEB UNS PPK Ormawa Team Launches Ndalem Waru in Karanganyar

    BEM FEB UNS PPK Ormawa Team Launches Ndalem Waru in Karanganyar

    The Student Executive Board (BEM) of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), through the Organizational Capacity Strengthening Program (PPK Ormawa), has officially launched the Ndalem Waru. This institution, developed in collaboration with the youth organization and local arts group Pasewa, was inaugurated as part of the Waru Cultural Festival. This annual cultural event, hosted by the Waru Village Government in cooperation with the local community and the Waru Artists Association (Pasewa), took place on Wednesday, August 28, 2024, in the village hall courtyard.

    The Ndalem Waru launching ceremony was attended by 35 of Ndalem Waru managing committee for the 2024-2029 term, village officials, 10 Pasewa representatives, community members, the Waru Village Chief, the PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024 supervising lecturer, and other UNS representatives. Rosyid Tryanggana Alvi, the Head of the PPK Ormawa BEM FEB UNS Team, shared that this institution was initiated to create an inclusive platform that empowers the community while enhancing Waru Village’s reputation as a center of cultural arts.

    Supporting this vision, the Supervising Lecturer, Retno Tanding Suryandari, emphasized the benefits of the PPK Ormawa program. “The PPK Ormawa initiative brings valuable benefits to all participants—Waru Village as a partner, the student team, and UNS as the supporting institution. This launch signifies a strong commitment to sustaining the programs previously designed by BEM FEB students,” she remarked.

    The establishment of this institution involved a series of discussions and collaborations with the local community. Its primary focus includes initiatives in personal branding and social media development, including creating official social media accounts and a dedicated website to promote the cultural activities of Waru Village. Ndalem Waru is expected to mark a positive start in increasing community collaboration and engagement in preserving the artistic heritage of Waru Village, which has been recognized as a cultural art village.

    The institution also aims to raise public awareness about Waru Village’s identity as a cultural art hub. “I hope this institution encourages everyone in our community, whether young or old, artists or not, to work together to promote, preserve, and manage Javanese art and culture in Waru Village,” said Sularto, the Village Chief of Waru.

    The launch event also featured a performance of the “Ronggeng Nyentrik” dance by elementary school students from Waru Village School 01. Dance training is one of the programs introduced by the PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024 Team, aimed at fostering an appreciation of cultural arts among the younger generation.

  • FEB UNS dan FEIS UBakrie Tandatangani Kerja Sama Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    FEB UNS dan FEIS UBakrie Tandatangani Kerja Sama Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) Universitas Bakrie (UBakrie).

    Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FEB UNS dan FEIS UBakrie, Jumat 6 September 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kerja sama tentang Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi itu ditandatangani oleh prof. Dr. Dudi Rudianto, S.E., M.Sc., Ph.D,  Dekan FEIS UBakrie dan Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS.

    Tujuan kerja sama adalah untuk menyelaraskan program kegiatan bersama dalam upaya mengembangkan potensi yang ada dan juga untuk meningkatkan sinergitas potensi sumber daya yang dimiliki FEB UNS dan FEIS UBakrie untuk mewujudkan visi dan misi.

    Ruang lingkup PKS meliputi pengembangan kerja sama penelitian, seminar kegiatan, dosen tamu pertukaran mahasiswa dan pemagangan mahasiswa.

    Di kegiatan itu, hadir pula pimpinan dari Universitas Bakrie yakni  Tri Pujadi Susilo, S.E., M.M., Ak., CA, Wakil Rektor I Universitas Bakrie dan Prof. M. Taufiq Amir , S.E., M.M., Ph.D, Kaprodi S1 Manajemen.

    Dari FEB UNS turut hadir menyaksikan penandatanganan, para Plt. Wakil Dekan, Plt. Kaprodi, Koordinator dan Sub Koordinator.

    Dekan FEB UNS mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kehadiran rombongan dari FEIS UBakrie.

    FEB UNS sangat terbuka untuk kerja sama, baik di bidang pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Kerja sama seperti ini sangat baik untuk menambah khasanah bagi kedua pihak yang bekerja sama.

  • Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Launching Lembaga Ndalem Waru di Karanganyar

    Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Launching Lembaga Ndalem Waru di Karanganyar

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) meresmikan lembaga Ndalem Waru. Lembaga tersebut diinisiasi bersama karang taruna Desa Waru dan Pasewa bersamaan dengan Gelar Budaya Waru.

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Gelar Budaya yang merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Desa Waru bersama masyarakat dan Paguyuban Seniman Waru (Pasewa) di halaman Balai Desa Waru  Rabu (28/8/2024).

    Launching Ndalem Waru dihadiri oleh 35 orang pengurus Ndalem Waru masa bakti 2024–2029, perangkat desa, 10 orang perwakilan Pasewa, masyarakat Desa Waru, Kepala Desa Waru, dosen pendamping PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024, serta perwakilan UNS.

    Ketua Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS, Rosyid Tryanggana Alvi, menyampaikan inisiasi lembaga ini berawal dari kebutuhan desa untuk memiliki wadah inklusif yang dapat memberdayakan masyarakat dan memperkuat branding Desa Waru sebagai desa seni budaya.

    Sementara itu, Retno Tanding Suryandari, Dosen Pendamping menyampaikan manfaat program yang diluncurkan PPK Ormawa.

    “Kegiatan PPK Ormawa ini sangat bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya, baik Desa Waru sebagai desa mitra, mahasiswa tim pelaksana, atau UNS sebagai perguruan tinggi. Launching ini diharapkan menjadi sebuah bentuk komitmen keberlanjutan yang nyata dari program-program yang sudah adik-adik mahasiswa dari BEM FEB rancang sebelumnya,” ujarnya.

    Proses pembentukan lembaga ini melibatkan berbagai diskusi dan kolaborasi dengan masyarakat setempat. Fokus utama dari lembaga ini adalah pada program pengembangan personal branding dan media sosial, termasuk pembuatan akun media sosial dan situs web resmi untuk mempublikasikan kegiatan seni budaya Desa Waru.

    Keberadaan Ndalem Waru diharapkan menjadi awal yang baik untuk dapat meningkatkan kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan dan melestarikan kesenian Desa Waru yang sudah dicanangkan sebagai desa seni budaya.

    Melalui lembaga ini juga diharapkan dapat meningkatkan awareness publik terhadap keberadaan Desa Waru sebagai desa seni budaya.

    “Saya harap dengan adanya lembaga ini semua masyarakat dari berbagai kalangan, muda ataupun tua, seniman atau yang bukan seniman bisa bersama, gotong royong mempromosikan, melestarikan, dan mengelola kesenian dan juga kebudayaan Jawa di Desa Waru,” ujar Kepala Desa Waru, Sularto.

    Acara launching Ndalem Waru juga dimeriahkan penampilan Tari Ronggeng Nyentrik oleh siswi Sekolah Dasar Desa Waru 01.

    Pelatihan seni tari merupakan salah satu program yang diusung oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024 yang bertujuan melestarikan seni budaya kepada generasi muda.

  • FEB UNS Holds Handover Ceremony to the New Dean

    FEB UNS Holds Handover Ceremony to the New Dean

    Following the recent inauguration of the Dean by the Rector of Universitas Sebelas Maret (UNS) on Thursday, September 5, 2024, at the UNS Auditorium, the Faculty of Economics and Business (FEB) held a Dean Handover Ceremony in Meeting Room I, Soeharno TS Building at FEB.

    The event, attended by all FEB UNS leadership, included the reading and signing of the handover document and the submission of the final report from the previous Dean’s term for 2019-2024.

    In his remarks, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., Dean from 2019 to 2024, congratulated Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., on his inauguration as the new Dean of FEB UNS for the 2024-2029 term.

    Excitement filled the air as the Academic Support Staff warmly welcomed the new Dean in the lobby of the Soeharno TS Building following the inauguration.

    “Congratulations to Mr. Bhimo on his inauguration. The lively reception by the Academic Support Staff after the ceremony shows everyone’s support for Mr. Bhimo’s leadership,” Prof. Djoko remarked. Prof. Djoko also highlighted several achievements and developments at FEB UNS during his tenure, as well as some ongoing initiatives for the new Dean to continue the hard work.

    “Our undergraduate, master’s, and doctoral programs have all achieved top-tier accreditation, with the exception of the Digital Business program, which is currently in the accreditation process. Regarding international accreditation, we were previously accredited by AQAS, which is no longer recognized. I encourage Mr. Bhimo to pursue AACSB accreditation, the international standard recognized by the Ministry of Education, which requires everyone’s support,” he explained.

    Additionally, he noted that FEB’s International Class is well-established, being the only such program at UNS, but acknowledged that work remains to further enhance its success and reputation.

    Prof. Djoko pointed out that although much has been improved in terms of facilities, there are still areas that need attention, including international-standard classrooms, faculty offices, thesis examination rooms, and the expansion of the Al-Latief Mosque at FEB.

    He encouraged further development within FEB not solely through budgeted funds but also by seeking external collaborations and sponsorships.

    He also emphasized the importance of unity and cooperation among all FEB members, promoting harmony for FEB’s continued success. “Let’s bring everyone together without prioritizing any specific group, so FEB can thrive on an international level,” he stated.

    The new Dean expressed gratitude for Prof. Djoko’s advice. “Thank you, Prof. Djoko, for your valuable guidance. The advice and tasks you’ve shared are certainly challenging and inspiring for us. There are numerous areas that will require my best responses. As mentioned by the Rector, there will be two-year evaluation period, during which we could be replaced if we don’t respond effectively. This is a personal challenge for me to perform my duties well. Prof. Djoko’s final message will serve as a benchmark for us in the new Dean’s office, maintaining harmony at FEB and addressing the tasks at hand,” he explained.

    On this occasion, the Dean also extended his gratitude to the Vice Deans and Program Heads for their cooperation while he served as the Head of the S-1 Development Economics Program. He reminded everyone of the importance of learning from the virtues of past leaders and applying their valuable lessons.

    “Although my leadership style may differ, the aim remains the same—to make FEB into an even more progressive and successful faculty,” he concluded.

  • Encouraging Timely Graduation, Master of Management Program Holds New Student Orientation

    Encouraging Timely Graduation, Master of Management Program Holds New Student Orientation

    New students in the Master of Management (MM) Program at the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) participated in the program’s New Student Orientation, held on Saturday, August 31, 2024, at the Konimex Hall, Bachtiar Effendi Building, FEB UNS.

    The orientation included an introduction to the program by the Head of Program and Academic Information from the Academic Sub-Coordinator, as well as presentations by both academic and industry professionals.

    Speakers included Tri Mulyaningsih, Ph.D., and Dr. Nuryakin, who discussed academic writing techniques; Dr. Mulyanto and Dr. Roderikus Agus Trihatmoko, who focused on popular science writing; Suwarmin, MM., who covered Managerial Challenges; and Vika Laretha Dyahsasanti, S.E., who presented on Digital Literacy.

    Interim Vice Dean for Academic Research and Student Affairs at FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., opened the online session by warmly welcoming the new students and congratulating them on joining the MM program.

    “Congratulations! You are part of a select group. Many desire admission to the MM Program, and you have been accepted. At the university level, our MM program is one of the most sought-after, with a highly competitive admission process,” she shared.

    Dr. Dwi emphasized the program’s four-semester duration, advising students to stay focused and aim for timely graduation. She acknowledged that some postgraduate students find the publication requirement challenging, but assured that thorough preparation from the beginning would make it manageable. She stressed the importance of planning.

    “We are confident you will achieve all of this, and we hope you will excel, both as individuals and as representatives of FEB. We encourage you to actively publish and engage in academic activities,” she addressed the 44 new students in attendance.

    New students, she added, are essential in advancing knowledge and contributing to the future growth of FEB. MM Program Head, Retno Tanding Suryandari, Ph.D., also extended her welcome to the new MM students.

    According to her, the orientation aims to ensure students have a clear understanding of the program’s academic flow and know what they need to accomplish to graduate from the MM Program. The orientation was thoughtfully designed to be engaging and informative.

    Dr. Retno further detailed the MM Program profile, including its vision and mission, faculty, curriculum, facilities, extracurricular activities, and partnership programs. The MM curriculum is designed to allow students to complete their studies within four semesters, provided they stay motivated and focused. The program offers various facilities to support students’ learning experiences.

    “To complete the program, students must earn 36 credits, including core courses, elective courses, and thesis writing. Students are encouraged to graduate within four semesters, which is highly achievable. By the second semester, the goal is to have a thesis proposal in progress—don’t linger on campus longer than necessary,” she motivated.

    During the orientation, Dr. Retno also introduced ten fundamental qualities essential for master’s students: willingness, collaboration, hard work, motivation, creativity, consistency, learning, communication skills, commitment, and the ability to analyze and predict.

  • Management Program Introduces 2024 Wirausaha Merdeka Initiative

    Management Program Introduces 2024 Wirausaha Merdeka Initiative

    MBKM Wirausaha is part of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative, which focuses on fostering entrepreneurial development among Indonesian students. This program serves as an avenue for students to explore and cultivate entrepreneurial skills that may not be fully covered in conventional academic curriculums, making MBKM Wirausaha a vital solution.

    Launched by the Indonesian Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek), MBKM Wirausaha enables students to gain practical experience outside their academic courses through hands-on entrepreneurship activities.

    In 2024, Universitas Sebelas Maret (UNS) has been selected by Kemendikbudristek to host MBKM Wirausaha. This year’s program continues previous efforts, with FEB students having participated in past MBKM Wirausaha cohorts.

    Sarwoto, S.E., M.Sc., Ph.D., LSS.Cp., Acting Head of the S-1 Management Program at the Faculty of Economics and Business (FEB) UNS, addressed this during the 2024 Wirausaha Merdeka socialization event held online on Tuesday, September 3, 2024. This event was organized by the S-1 Management Program in collaboration with the Management Student Association (HMJ).

    According to Sarwoto, the S-1 Management Program actively supports MBKM, offering not only the MBKM Wirausaha pathway but also all eight MBKM options. “Each semester, we see new participants, and we hope our students will take full advantage of this opportunity to channel their talents, an opportunity for entrepreneurship simulation, and be mentored by experienced entrepreneurs, ultimately becoming quality entrepreneurs,” he encouraged.

    He emphasized that students joining MBKM Wirausaha are not merely learning to trade but are developing the skills of a true entrepreneur. “Remember to apply, and if accepted, report to the program head. Do not drop courses until you are officially accepted to avoid any issues,” he advised.

    Sarwoto also welcomed students to reach out with any questions regarding MBKM, assuring them of his support. Meanwhile, Dila Maghrifani, S.E., B.Sc., M.Sc., Ph.D., Coordinator of the MBKM Entrepreneurship Program for the S-1 Management Program at FEB UNS, highlighted that Wirausaha Merdeka 2024 offers various benefits, including access to funding, coaching clinics, startup communities, and opportunities for expos and business matching.

    Through this initiative, students can connect with venture capital, government agencies, communities, and university funding sources. Additionally, they will receive mentoring from business practitioners and gain hands-on experience in small and medium-sized enterprises (SMEs) to grow their businesses. Students will also have networking opportunities with other entrepreneurs, mentors, and investors, potentially paving the way for partnerships, further learning, and funding.

    Moreover, students have a unique chance to present their startup products or services to potential investors, business partners, and prospective customers.

    Responding to a participant’s question on business ideas, Dila advised that a business idea does not need to be overly detailed. “Your business idea doesn’t have to be overly specific. Just focus on explaining the why, what, and how of your concept. Why—why your business exists, identifying a problem in the market that you aim to solve; What—what your business is, the product, its features, and the benefits it offers to address the target market’s needs; and How—how you plan to reach your target market, whether digitally, offline, through expos, or other methods,” she explained.

    Dila further noted that Wirausaha Merdeka 2024 will only accept 400 undergraduate, master’s, and doctoral students from across Indonesia, urging students to register promptly.

  • FEB UNS Gelar Serah Terima Jabatan Dekan

    FEB UNS Gelar Serah Terima Jabatan Dekan

    Usai pelantikan Dekan oleh Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) yang dilaksanakan di Auditorium UNS, Kamis 5 September 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) langsung mengelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dekan FEB UNS di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB.

    Rangkaian acara yang diikuti oleh seluruh pimpinan FEB UNS tersebut diantaranya pembacaan naskah sertijab, penandatangan naskah dilanjutkan dengan penyerahan laporan memorandum akhir jabatan Dekan FEB UNS periode 2019-2024.

    Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak, Dekan di periode 2019-2024 dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D. yang telah dilantik sebagai Dekan FEB UNS untuk periode  2024-2029.

    Dikatakan, eforia juga nampak dalam penyambutan Dekan periode  2024-2029  oleh Tenaga Kependidikan (Tendik) di  lobi Gedung Soeharno TS usai pelantikan.

    “Selamat atas dilantiknya Pak Bhimo, sambutan oleh Tendik tadi  usai pelantikan begitu meriah ini menandakan bahwa semuanya mendukung untuk kepemimpinan Pak Bhimo, semuanya mendukung” ungkapnya.

    Prof. Djoko juga menjelaskan berbagai capaian perkembangan FEB UNS selama kepemimpinannya serta beberapa program yang masih harus diselesaikan oleh Dekan baru.

    “Prodi di FEB, S-1, S2, dan S-3 telah mendapat akreditasi unggul,  kecuali Prodi S-1 Bisnis Digital karena sedang proses akreditasi. Dan untuk akreditasi internasional sudah terakreditasi AQAS tapi sekarang tidak diakui lagi, mohon Pak Bhimo bisa mengarahkan ke AACSB karena itu yang diakui Kemdikbud untuk akreditasi internasional, itu pekerjaan yang tidak mudah, perlu dukungan semuanya” jelasnya.

    Lebih lanjut disampaikan, Kelas Internasional di FEB telah berjalan, kelas ini merupakan satu-satunya kelas internasional di UNS. Namun tentunya masih banyak pekerjaan agar keberadaan Kelas Internasional di FEB sesuai harapan, semakin berkembang dengan baik.

    Untuk sarana dan prasarana sudah banyak yang dibenahi, namun masih ada beberapa yang perlu diselesaikan, kelas-kelas yang berstandar internasional, ruang-ruang dosen, ruang ujian skripsi dan juga perluasan Masjid Al-Latief FEB.

    Prof. Djoko berpesan untuk mendukung pengembangan yang ada di FEB tidak hanya mengandalkan dari anggaran yang ada tapi juga bisa diraih dari kerja sama dari pihak eksternal, bisa menarik para sponsor.

    Lebih lanjut agar sebagai pimpinan dapat merangkul semua elemen yang ada di FEB, guyup rukun untuk kejayaan FEB.

    “Semua dirangkul jangan hanya memprioritaskan golongan tertentu ataupun pihak pihak tertentu agar FEB semakin moncer go internasional” jelasnya kemudian.

    Dekan menyampaikan banyak terima kasih atas pesan-pesan yang disampaikan Prof. Djoko.

    “Terimakasih Prof. Djoko atas ular-ularnya tadi, nasihat dan juga pekerjaan rumah (PR) yang cukup challenging bagi kami dan sudah menginspirasi kami. Banyak poin-poin yang penting yang harus saya respon dengan baik seperti juga yang disampaikan saat pelantikan dekan oleh Rektor tadi, bahwa jabatan tersebut akan dievaluasi selama 2 tahun, jadi bisa diganti juga jika tidak dapat merespon dengan baik. Ini menjadi suatu tantangan bagi saya pribadi agar bisa melakukan dengan baik. Dan pesan terakhir dari Prof. Djoko menjadi tolak ukur kami dengan teman-teman di Dekanat yang baru yakni untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan yang ada di FEB, dan PR-PR itu semoga bisa kita respon dengan baik” paparnya.

    Di kesempatan itu, Dekan juga berterimakasih kepada para wakil dekan, para kepala program studi (prodi) yang telah bekerja sama selama beliau menjabat sebagai kaprodi S-1 Ekonomi Pembanguman.

    Dekan juga mengingatkan untuk perlunya berkaca kepada kebaikan-kebaikan para pendahulu dan bisa menerapkan kebaikan-kebaikan yang dilahirkan.

    “Meski dengan gaya kepimpinan saya yang berbeda, tidak bisa sama, namun tujuannya sama yakni untuk memajukan FEB agar menjadi fakultas yang lebih maju lagi, lebih baik lagi” pungkasnya.