FEB

Blog

  • Gelar Rapat Dewan Dosen, FEB Siapkan Perkuliahan semester Agustus 2024-Januari 2025

    Gelar Rapat Dewan Dosen, FEB Siapkan Perkuliahan semester Agustus 2024-Januari 2025

    Rapat Dewan Dosen merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mempersiapkan perkuliahan dan juga evaluasi pembelajaran di setiap semesternya.

    Pada semester Agustus 2024-Januari 2025, Rapat Dewan Dosen digelar di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Senin 19 Agustus 2024.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ak. dalam sambutannya menyampaikan agenda perkuliahan yang sudah akan dimulai pada Senin 26 Agustus 2024.

    Untuk proses pembelajaran di semester Agustus 2024-Januari 2025, pimpinan sudah berkoordinasi agar semuanya dapat berjalan dengan lancar, termasuk juga dalam hal ploting ruang bagi para dosen pengampu.

    Prof. Djoko juga menyampaikan, segera dalam waktu dekat akan dilakukan renovasi ruang-ruang dosen yang berada di lantai lantai 4 Gedung Soedarah Soepono karena banyak yang sudah tidak layak.

    Di penutup sambutannya, Prof. Djoko menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh dosen yang hadir.

    “Ini menjadi rapat dosen yang terakhir dalam kepemimpinan kami, para dekanat, kami mohon pamit, mohon maaf apabila ada tindakan tutur kata yang tidak berkenan, kami tetap mendukung pimpinan ke depan, semoga FEB semakin baik dan semakin jaya” tutupnya.

    Di Rapat Dewan Dosen,  Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc,.Ph.D, Dosen FEB yang juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan.

    Prof. Irwan menjelaskan tentang mekanisme pemilihan pejabat di bawah Rektor.

    Dikatakan, dalam hal pemilihan Dekan, Rektor memberikan ruang desentralisasi atau otonomi kepada fakultas dengan adanya mekanisme masukan dari Senat Akademik Fakultas.

    Prof. Irwan juga menjelaskan adanya beberapa perubahan SOTK di UNS untuk efisiensi dan efektifitas organisasi.

    Di sesi berikutnya, para wakil dekan memberikan paparan materi sesuai bidang masing-masing.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan  memaparkan materi diantaranya Kalender Akademik Agustus 2024-Januari  2025, Metode Perkuliahan, Penerimaan Mahasiswa Baru FEB UNS tahun 2024, Implementasi Kerja Sama Kolaborasi Akademik, Kerja Sama MBKM, Publikasi, serta International Office FEB.

    Selanjutnya, Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik, Dr. Djuminah, M.Si. Ak memaparkan Informasi SDM, Sarana dan Prasarana dan juga  Daya Serap FEB per 16 Agustus 2024.

    Di kesempatan itu, Dr. Djuminah juga memberikan ucapan selamat kepada lima dosen yang baru saja menyelesaikan Program Doktornya yakni Arum Setyowati, S.E., M.M., Ph.D., Danur Condro Guritno, S.E., M.E., Ph.D., Arif Rahman Hakim, S.E.,M.Ec.Dev, Ph.D., Yogi Pasca Pratama, S.E., M.E, Ph.D.  dan Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi menjelaskan berbagai aktifitas Kerja Sama yang telah dilaksanakan baik nasional maupun internasional.

    Juga telah dilakukan penataan di bidang layanan informasi, salah satunya adalah media sosial dengan tampilan yang jauh lebih baik.

    Usai paparan Wakil Dekan, para dosen berkesempatan untuk memberikan pertanyaan, saran dan masukan.

  • Islamic Economics and Finance Research Group at FEB UNS Discusses Halal Industry for Sustainable Economy at Islamic Economics Student Seminar

    Islamic Economics and Finance Research Group at FEB UNS Discusses Halal Industry for Sustainable Economy at Islamic Economics Student Seminar

    The Chair of the Islamic Economics and Finance Research Group (RG), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) served as the keynote speaker at the Seminar (Halaqah) organized by the Islamic Economics Student Unit (KEI) of FEB UNS on Monday, August 19, 2024.

    This seminar, themed “Halal Industry for a Sustainable Economy,” was conducted in collaboration with the Regional Board (PD) of the Sharia Economic Society (MES) of Surakarta, the Regional Executive Board of the Indonesian Association of Islamic Economists (DPW IAEI) Central Java Province, and the Regional Board of the Forum Alumni HMI Wati (PD Forhati) Solo Raya.

    The event, attended by a total of 37 students from the 2024 KEI FEB UNS board and members, featured Dr. Falikhatun, M.Si., Ak., SAS., the Chair of the Islamic Economics and Finance Research Group, as the main speaker.

    During her speech, Dr. Falikhatun emphasized the significance of the halal industry in the development of a sustainable economy, particularly focusing on the circular economy model. This model aims to achieve economic growth while maintaining the value of products, materials, and resources in the economy for as long as possible, and pursuing a zero-waste agenda.

    Dr. Falikhatun further explained that “to promote the halal industry—which includes Islamic Finance, Halal Food, Muslim Friendly Travel, Modest Fashion, Halal Pharmaceuticals and Cosmetics, and Halal Media & Recreation—several key strategies are needed. These include enhancing productivity and competitiveness, implementing and strengthening regulations, boosting halal brand awareness, and reinforcing financial and infrastructural support.”

    The seminar is expected to bring inspiration and motivation to the students, especially the board and members of KEI, to delve deeper into Islamic economics concepts, particularly those related to the halal industry both in Indonesia and globally.

    Additionally, in the long term, the seminar aims to motivate students to engage in developing the circular economy, which incorporates the 5R concept: reuse, reduce, recycle, repair, and recover. This concept seeks to ensure that waste or by-products are either transformed into new products or used as raw materials for other products, thereby minimizing economic resource wastage.

  • Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Bahas Industri Halal untuk Ekonomi Berkelanjutan di Seminar UKM Kajian Ekonomi Islam  

    Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Bahas Industri Halal untuk Ekonomi Berkelanjutan di Seminar UKM Kajian Ekonomi Islam  

    Ketua Riset Grup (RG) Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi narasumber pada kegiatan Seminar (Halaqah) pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kajian Ekonomi Islam (KEI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNS, pada hari Senin, 19 Agustus 2024.

    Kegiatan RG Ekonomi dan Keuangan Islam ini bekerja sama dengan Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta, Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam (DPW IAEI) Propinsi Jawa Tengah, dan Pengurus Daerah Forum Alumni HMI Wati (PD Forhati) Solo Raya.

    Kegiatan seminar yang mengambil tema ”Industri Halal untuk Ekonomi Berkelanjutan” diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota KEI FEB UNS tahun 2024, yang berjumlah 37 mahasiswa.

    Narasumber seminar tersebut adalah Dr. Falikhatun, M. Si., Ak., SAS, yang merupakan Ketua RG Ekonomi dan Keuangan Islam.

    Pada kesempatan tersebut, Falikhatun menjelaskan tentang pentingnya industri halal dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan (ekonomi sirkular). Model ekonomi ini berupaya untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertahankan nilai produk, bahan, sumber daya dalam perekonomian selama mungkin, dan mewujudkan produk bebas sampah atau yang disebut sebagai agenda zero waste.

    Lebih lanjut, Falikhatun menyatakan bahwa ”Untuk mengembangkan industri halal yang meliputi Islamic Finance, Halal Food, Muslim Friendly Travel, Modest Fashion, Halal Pharma and Cosmetics, dan Halal Media & Recreation, dibutuhkan beberapa strategi utama, yaitu peningkatan produktifitas dan daya saing, penerapan dan penguatan regulasi, penguatan halal brand & awareness, dan terkahir penguatan keuangan dan infrastruktur”.

    Kegiatan ini  diharapkan memotivasi mahasiswa, khususnya pengurus dan anggota UKM Kajian Ekonomi Islam, untuk lebih mendalami konsep-konsep ekonomi Islam, terutama hal-hal yang berkaitan dengan industri halal di Indonesia dan di dunia global.

    Selain itu, harapan dalam jangka panjang, kegiatan ini akan memicu dan memacu mahasiswa untuk ikut serta dalam mengembangan ekonomi sirkular, yang menerapkan  konsep 5R yakni reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi), recycle (mendaur ulang), repair (memperbaiki kembali), dan recovery (pengolahan kembali).

    Konsep ini berupaya agar sampah atau limbah dapat diproduksi ulang menjadi sebuah produk baru atau sebagai bahan baku bagi produk lain, sehingga tidak terjadi pemborosan sumber daya ekonomi.

  • UNS, UMPO, UPG, and STIE Arlindo Collaborate to Provide Training and Support to the Karangpatihan Community

    UNS, UMPO, UPG, and STIE Arlindo Collaborate to Provide Training and Support to the Karangpatihan Community

    Universitas Sebelas Maret (UNS), in collaboration with Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Universitas Primagraha (UPG), and STIE Arlindo, conducted a community service program titled “Training and Support for Utilizing Corn Cobs and Sustainable Fashion” in Karangpatihan Village, Ponorogo, on Sunday, July 28, 2024.

    The community service team was led by Prof. Dr. Rahmawati, M.Si, Ak., along with its members M. Rudianto, S.E., S.Sn., M.Sn., Dr. Rochmat Aldi Purnomo, S.E., M.Si., Sarah Rum Handayani Pinta, M.Hum., Siti Nurlaela, and Isnayni Sabila.

    The team provided training on sustainable fashion through the production of Batik Ciprat using corn cobs to workers with disabilities in Karangpatihan Village and disabled students from Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO).

    As the main speaker, Prof. Rahmawati outlined several innovations introduced in the training, including the use of corn cobs in waste processing, natural dyes as alternatives to synthetic dyes traditionally used, and the application of bone meal to enhance the efficiency of Batik Ciprat production.

    “The objectives of this training and support activity are twofold: first, to teach the use of processed corn cobs for waste management. Second, to introduce natural dyes as an alternative to synthetic ones, as international consumers are increasingly interested in natural colors,” she explained.

    Dr. Rochmat Aldi added that the objective of the program is to equip the Karangpatihan community, especially UNS’s partner, with skills in sustainable fashion and waste management, specifically how to use corn cobs in Batik Ciprat production.

    “And this effort doesn’t end with us; it can be further developed using other methods, such as fans or improved batik techniques and motifs that are more sustainable,” he noted.

    Meanwhile, Karangpatihan Village Head Eko Mulyadi expressed his gratitude to the FEB UNS Community Service Team for their assistance in alleviating poverty in the village. “Thank you to all parties who have contributed to our efforts to reduce poverty in Karangpatihan. We are also deeply grateful to everyone who has collaborated to help us develop Batik Ciprat,” he said.

    He praised the training as extraordinary, highlighting its potential to help the Karangpatihan community with the development of Batik Ciprat and the implementation of efficient drying techniques.

    This event is expected to have a positive impact on the economic and social development of Karangpatihan Village and to promote the use of natural materials in the Indonesian batik industry.

  • Kolaborasi UNS, UMPO, UPG dan STIE Arlindo Beri Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Karangpatihan

    Kolaborasi UNS, UMPO, UPG dan STIE Arlindo Beri Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Karangpatihan

    Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Universitas Primagraha (UPG) dan STIE Arlindo mengadakan pengabdian masyarakat bertajuk Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Bonggol Jagung dan Fesyen Berkelanjutan di Desa Karangpatihan Ponorogo, Minggu 28 Juli 2024.

    Tim pengabdian masyarakat diketuai Prof. Dr. Rahmawati, M,Si, Ak. dan beranggotakan M. Rudianto, S.E., S.Sn., M.Sn., Dr. Rochmat Aldi Purnomo, S.E , M.Si., Sarah Rum Handayani Pinta, M.Hum., Siti Nurlaela, Isnayni Sabila.

    Tim memberikan pelatihan produksi Batik Ciprat berbasis fesyen berkelanjutan kepada pekerja difabel Desa Karangpatihan serta mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

    Sebagai pemateri, Prof. Rahmawati menjelaskan beberapa inovasi dalam pelatihan ini termasuk pemanfaatan bonggol jagung dalam pengolahan limbah, penggunaan warna alami sebagai alternatif dari pewarna sintetis yang selama ini digunakan serta penggunaan pupuk tulang sapi untuk meningkatkan efisiensi produksi Batik Ciprat.

    “Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini pertama pemanfaatan bonggol jagung untuk olah limbahnya, Kemudian yang kedua warna alam selama ini warnanya sintetis, jadi kita mencoba memberikan suatu inovasi warna yang baru, warna alam, karena kalau orang luar negeri itu justru senangnya warna alam” ungkapnya.

    Sementara itu, Dr. Rochmat Aldi mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat di Karangpatihan terutama mitra bisa mendapatkan keterampilan baik dari sisi fesyen berkelanjutan maupun bagaimana cara mengolah limbah dengan limbah, limbah Batik Ciprat mengolahnya dengan limbah bonggol jagung.

    “Dan ini tidak hanya selesai di kita saja, bisa dikembangkan dengan metode yang lain misalkan kipas ataupun dengan teknik atau motif batik juga yang lebih baik lagi dan berkelanjutan

    Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabdian Masyarakat yang telah membantu mengentaskan kemiskinan di desa tersebut.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam upaya mengentaskan kemiskinan di desa Karangpatihan, juga kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, sudah berkolaborasi membantu kami bagaimana agar Batik Ciprat bisa berkembang” ungkapnya.

    Dikatakan, pelatihan ini sangat luar biasa, bisa membantu masyarakat Karangpatihan dengan pengembangan Batik Ciprat, selanjutnya bagaimana teknik pengeringan batik yang sangat efisien.

    Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat desa Karangpatihan. pelatihan serta mendorong penggunaan bahan-bahan alami dalam industri batik Indonesia.

  • Jadwal Herregistrasi Agustus 2024-Januari 2025

    Jadwal Herregistrasi Agustus 2024-Januari 2025 dapat diunduh di link berikut:

    [Jadwal-Herregistrasi-Agustus-2024-Januari-2025]

     

  • Preparing for Reaccreditation: FEB UNDANA Visits FEB UNS

    Preparing for Reaccreditation: FEB UNDANA Visits FEB UNS

    The Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) welcomed a visit from the FEB Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang on Thursday, August 8, 2024. The delegation, led by Dr. Apriana H.J. Fanggidae, SE., M.Si., Dean of FEB UNDANA, was welcomed by the Dean’s Office, Heads of Programs, and Development Economics Study Program (DESP) lecturers at FEB UNS.

    In his welcome remarks, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Vice Dean for Planning, Business Partnership, and Information, extended his greetings and thanks to Dr. Apriana and her team for their visit to FEB UNS.

    Tastaftiyan highlighted that UNS has transitioned from a Public Service Agency (PTN-BLU) to a Legal Entity State University (PTN-BH), based on Government Regulation No. 56 of 2020 concerning UNS Surakarta PTN-BH.

    He further explained that the faculty-level transformation involves achieving international accreditation. “Achieving international accreditation is not just about obtaining the accreditation itself, but also about the process to attain it, which helps in creating a better culture and governance within the faculty,” he noted.

    At the end of his speech, Tastaftiyan invited the FEB UNDANA delegation to engage in direct discussions with Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., Head of the DESP Program, and other DESP lecturers present, hoping that the visit would be beneficial for both FEB UNDANA and FEB UNS.

    Meanwhile, Dr. Apriana explained that the purpose of her visit was to benchmark the program to the Development Economics Study Program at FEB UNS, as her faculty is currently preparing for reaccreditation. She highlighted that one crucial aspect of the accreditation document is related to benchmarking quality management practices in program development.

    Consequently, FEB UNDANA chose FEB UNS as their benchmark. Dr. Apriana also introduced the members of her delegation, including the Vice Dean 1, Program Coordinators, Quality Control Team, and lecturers from the S1 Development Economics Program at UNDANA.

    The discussion proceeded smoothly and was concluded with a gift exchange between FEB UNS and FEB UNDANA, followed by a group photo.

  • Guyub Rukun Agawe Santosa: FEB Partners with Pertamina for Team Gathering

    Guyub Rukun Agawe Santosa: FEB Partners with Pertamina for Team Gathering

    The Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), in collaboration with Pertamina, hosted a gathering entitled “Guyub Rukun Agawe Santosa” held in Bandungan from 2-4 August 2024. The agenda, which involved all academic support staff, leaders ranks, academic supervisors, student mentors, and Dharma Wanita FEB, was organized to strengthen the bonds within the FEB UNS academic community.

    In his opening remarks, the Dean of FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com(Hons), Ph.D., Ak., extended his gratitude to Pertamina for their support in making the gathering possible. Prof. Djoko also expressed his thanks to the attending leaders, lecturers, support staff, students, and Dharma Wanita FEB. He acknowledged that his tenure as Dean was coming to an end in a few weeks and apologized for any shortcomings during his leadership. “These are the final weeks of our leadership at FEB. I apologize if there have been any words or actions that did not meet your expectations,” he said.

    Prof. Djoko encouraged FEB academic members to maintain harmony and to support each other, emphasizing the need to unite and support the future Dean to ensure further progress for FEB.

    “Once again, on behalf of the Dean’s Office and program heads, I apologize. We hope to remain healthy and strong to continue contributing to FEB UNS,” he added.

    The event also served as a celebration for Dr. Atmaji, MM’s retirement, who previously served as the Head of the Management Study Program. Prof. Djoko expressed his appreciation for Dr. Atmaji’s contributions to FEB UNS and wished him continued health and enthusiasm.

    In response, Dr. Atmaji thanked the Dean and his team for the invitation to the retirement gathering. “Thank you for the invitation, Dean. On behalf of myself and my family, I apologize for any mistakes during our interactions,” he said.

    Dr. Atmaji also urged the FEB family to maintain quality, strengthen relationships, and work together to build FEB. “Let us preserve our unity, forgive each other’s mistakes, and support one another to make FEB even better,” he advised.

    To further strengthen relationships within the FEB UNS community, enhance teamwork, and improve communication, the gathering included outbound activities. Two teams were recognized for their performance and were presented with awards. Additionally, various prizes were presented to the gathering participants.

    The three main prizes were awarded to academic support staff members Ago Yudiantos and Runi Nuvianti, and FEB student Arif Santoso.

  • Persiapkan Reakreditasi, FEB UNDANA Kunjungi FEB UNS

    Persiapkan Reakreditasi, FEB UNDANA Kunjungi FEB UNS

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan FEB Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Kamis 8 Agustus 2024.

    Tim yang dipimpin oleh Dr. Apriana H.J Fanggidae, SE, M.Si,  Dekan  FEB UNDANA diterima oleh Dekanat, Kepala Program Studi (Prodi) dan Dosen Ekonomi Pembangunan (EP) FEB UNS.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Dekan FEB UNDANA beserta rombongan  atas kunjungannya ke FEB UNS.

    Tastaftiyan mengatakan UNS telah bertransformasi dari status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

    Perubahan status ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2020 tentang UNS Surakarta PTN-BH.

    Lebih lanjut dijelaskan, untuk transformasi yang ada di level fakultas yaitu dengan akreditasi internasional.

    “Pencapaian akreditasi internasional bukan semata-mata memperoleh akreditasinya, tetapi lebih kepada prosesnya untuk mencapai akreditasi itu, bisa membuat culture atau tata kelola fakultas yang lebih baik” jelasnya.

    Di akhir sambutannya, Tastaftiyan mempersilahkan rombongan dari FEB UNDANA  untuk berdiskusi langsung dengan Kaprodi EP, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D dan beberapa dosen EP yang hadir, semoga kunjungan ini memberikan kemanfaatan bagi FEB UNDANA dan juga FEB UNS.

    Sementara itu, Dr. Apriana menyampaikan tujuan kunjungannya untuk benchmark ke Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS mengingat Prodi di fakultasnya sedang dalam tahapan persiapan untuk mengajukan reakreditasi.

    Dikatakan, salah satu poin penting dalam borang akreditasi adalah terkait benchmark pengelolaan audit mutu dalam pengembangan prodi. Oleh karena itu FEB UNDANA memilih FEB UNS sebagai benchmark.

    Dekan FEB UNDANA juga memperkenalkan peserta yang ikut dalam kunjungan itu yakni Wakil Dekan 1, Koordinator Prodi, Gugus Kendali Mutu dan Dosen Prodi S1 Ekonomi Pembangunan UNDANA.

    Diskusi berjalan dengan lancar dan usai acara diadakan pertukaran cinderamata antara FEB UNS dan FEB Nusa Cendana serta foto bersama.

  • Guyub Rukun Agawe Santosa, FEB Gandeng Pertamina adakan Gathering

    Guyub Rukun Agawe Santosa, FEB Gandeng Pertamina adakan Gathering

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Pertamina adakan Gathering bertemakan Guyub Rukun Agawe Santosa yang digelar di Bandungan, 2-4 Agustus 2024.

    Kegiatan yang diikuti seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik), Pimpinan, Dosen Pembimbing dan Pendamping Mahasiswa Kelas Kerja Sama Pertamina serta Dharma Wanita FEB tersebut diadakan untuk mempererat hubungan antar Civitas Academica FEB UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com, (Hons), P.h.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pertamina yang telah membantu untuk terlaksananya kegiatan gathering FEB.

    Prof. Djoko juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan yang hadir, dosen, tendik, mahasiswa dan juga Dharma Wanita FEB.

    Di kesempatan itu Prof. Djoko juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya beserta jajaran hanya tinggal beberapa minggu, Ia pun meminta maaf apabila selama memimpin FEB ada hal-hal tidak sesuai dengan harapan.

    “Ini adalah minggu-minggu terakhir bagi kami memimpin FEB. Mohon maaf bila ada perkataan maupun tingkah laku, tindakan yang tidak sesuai dengan harapan Bapak Ibu semua” ungkapnya.

    Prof. Djoko juga mengajak agar civitas academica FEB selalu rukun, guyub rukun agawe santoso. Siapapun penggantinya, calon dekan mendatang kita support bersama-sama agar perkembangan FEB lebih jaya lagi.

    “Sekali lagi, kami atas nama jajaran dekanat dan kaprodi mohon maaf, semoga kami tetap sehat, kuat untuk berkontribusi kepada FEB UNS” terangnya.

    Di kegiatan itu, sekaligus dalam rangka mangayubagyo purnatugas Dr. Atmaji, MM, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Program Studi S-1 Manajemen.

    Prof. Djoko mengucapkan terima kasih kepada Dr. Atmaji yang telah berjasa ke FEB UNS, semoga tetap sehat dan tetap semangat, diharapkan tetap berkontribusi.

    Sementara itu, Dr. Atmaji mengucapkan terima kasih kepada Dekan dan jajarannya yang telah mengundang di acara gathering untuk mangayubagyo purna tugas.

    “Terima kasih atas undangan yang diberikan Pak Dekan untuk mengikuti acara ini, atas nama pribadi dan keluarga kami mohon maaf apabila selama berinteraksi dengan bapak Ibu ada salah” tuturnya.

    Dr. Atmaji juga berharap agar keluarga besar FEB tetap menjaga kualitas, semakin mempererat hubungan, guyub rukun untuk bisa bersama-sama membangun FEB.

    “Marilah kita jaga kebersamaan, jika ada yang salah saling memaafkan, saling mengingatkan,  FEB bisa menjadi lebih baik lagi apabila saling mendukung, saling mengisi hingga semakin baik lagi dan lebih baik lagi.

    Untuk lebih mempererat hubungan keluarga besar FEB UNS, membangun kerja sama tim dan meningkatkan komunikasi, di kegiatan itu juga digelar outbond. Dua tim yang dinilai terbaik diberikan hadiah sebagai apresiasi.

    Berbagai hadiah hadir menarik juga diberikan kepada peserta gathering.

    Tiga  hadiah utama yang diundi jatuh kepada Tendik, Ago Yudiantos dan Runi Nuvianti, serta mahasiswa FEB, Arif Santoso.