Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner di Kota Barat Solo menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi.
Dari hasil pengamatan Riset Grup (RG) Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai Dr. Setianingtyas Honggowati, M.M., Ak. dan beranggotakan Dr. Bambang Hadinugroho, S.E.,M.Si , Dr. Endang Suhari, M.Si., Drs. Harmadi, MM, serta Yohana Tamara, S.E., M.M. ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh para pedagang.

Permasalahan tersebut diantaranya adalah masih rendahnya motivasi strategi usaha para pelaku usaha; masih rendahnya pemahaman tentang digital marketing baik melalui media sosial seperti e-commerce dan media sosial, serta pencatatan keuangan digital; serta masih rendahnya pemahaman tentang kelembagaan yang telah didirikan, tugas tanggungjawab pengelola dan manfaat yang diterima bagi para pelaku usaha.

Sehubungan dengan hal tersebut RG Manajemen Keuangan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertemakan Penguatan UMKM Pedagang Kuliner di Kota Barat Solo untuk Meningkatkan Pendapatan Melalui Pendampingan dan Pengelolaan Usaha, 9 Juli 2024.
Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan partisipasi aktif UMKM pedagang kuliner, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, serta memastikan peningkatan pendapatan mereka melalui program pendampingan.

Tim memberikan ceramah pembekalan, konsultasi, diskusi dan juga pendampingan tentang pentingnya penguatan motivasi dan kreativitas dalam usaha. Harapannya para pelaku UMKM benar-benar sadar dan termotivasi untuk mempunyai semangat baru untuk maju.
Tim juga memberikan pembekalan pengembangan teknologi, baik itu penjelasan maupun praktik pemasangan aplikasi yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM kuliner.
Untuk mengatasi pemahaman dan kemanfaatan lembaga-lembaga yang mendukung usaha, maka pedagang diberikan pembekalan tentang fungsi, manfaat, tugas dan tanggung jawab pengurus dan anggota lembaga.













The MESP UNS delegation was led by the Head of the MESP Study Program, Dr. Evi Gravitiani, S.E., M.Si., accompanied by several MESP lecturers, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., Dr. Suryanto, S.E., M.Si., Dr. Sarjiyanto, S.E., M.M., and Dewi Ismoyowati, S.E., M.Ec.Dev. The delegation was welcomed by the PERMAI management board, including Khozaeni Ambon as Vice President of PERMAI, Agung Kartajaya as Secretary I of PERMAI, other board members, as well as teachers from Sanggar Bimbingan PERMAI.






Through the FGD involving key stakeholders engaged in migrant worker assistance, the activity was expected to inform the formulation of a follow-up international Community Engagement program in the coming year. The planned program will focus on specific themes and roles related to the economic empowerment of migrant workers, both during their employment period in Malaysia and after their return to Indonesia.
On the second day, the team carried out Community Engagement activities with children of Indonesian Migrant Workers who are under the care of PERMAI. One of the key sessions focused on learning motivation and the introduction of Indonesian cultural values, delivered by Prof. Izza Mafruhan and Dr. Suryanto.