FEB

Kategori: fakultas

  • Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Beri Materi Kajian tentang Khiyar dalam Transaksi e-commerce

    Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Beri Materi Kajian tentang Khiyar dalam Transaksi e-commerce

    Riset Grup (RG) Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta, dan Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam (DPW IAEI) Propinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan Kajian Ekonomi dan Keuangan Islam, Selasa, 24 Juni 2024.

    Kegiatan ini digelar secara daring dan diikuti oleh Pengurus Daerah dan Anggota Forum Alumni HMI Wati (PD Forhati) Solo Raya, Jawa Tengah, yang dipimpin Koordinator Presidium Sri Murni Endarwati.

    Pada kesempatan tersebut, Falikhatun menjelaskan tentang pentingnya pemahaman tentang khiyar terutama dalam transaksi online. Tujuan khiyar antara lain untuk menghindari kerugian, menciptakan keadilan, dan membangun kepercayaan antara pembeli dan penjual.  Selain itu, transaksi e-commerce harus mengikuti Fatwa DSN MUI No. 146 tahun 2021 tentang jual beli online yang menyatakan antara lain pedagang yang menjual barang kepada pelanggan tidak boleh melakukan tadlis (informasi barang tidak sesuai), tanajusy (berlebihan dalam menjelaskan keunggulan barang) dan ghysysy (testimonial palsu).

    Lebih lanjut, Falikhatun menyatakan bahwa: ”Khiyar adalah hak pilihan yang diberikan kepada pembeli atau penjual dalam transaksi jual beli (Murabahah) untuk melanjutkan atau membatalkan transaksi tersebut. Dalam bahasa Arab, khiyar berarti “memilih” atau “option“. Dalam konteks jual beli, khiyar memberikan kebebasan kepada pihak-pihak yang bertransaksi untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka setelah akad jual beli dilakukan” Pemahaman tentang khiyar ini perlu disosialisasikan, agar dalam menjalankan bisnis, kita bisa menggunakan khiyar sebagai salah satu strategi pemasaran yang dilakukan kepada konsumen”.

    Kegiatan ini  diharapkan memotivasi Pengurus Daerah dan anggota Forum Alumni HMI Wati (PD Forhati) Solo Raya,, Jawa Tengah untuk lebih memahami konsep khiyar dalam kegiatan bisnis baik secara online, maupun offline. Selain itu, dalam jangka panjang, hasil kajian ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan omset penjualan, utamanya dalam meningkatkan kepuasan konsumen (customer satisfaction) karena adanya pelayanan purna jual dalam bentuk khiyar.

    Kegiatan kajian ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dengan memperkuat pemahaman dan praktik transaksi keuangan Islam yang adil dan transparan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan di Bidang Ekspor Impor, Mahasiswa FEB UNS Ikuti Pelatihan

    Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan di Bidang Ekspor Impor, Mahasiswa FEB UNS Ikuti Pelatihan

    Laboratorium Ekspor Impor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan Pelatihan Ekspor Impor: Persiapan Ekspor bagi Pemula, Rabu, 25 Juni 2025 di Ruang Laboratorium Project Based Learning (PBL) FEB UNS.

    Kegiatan yang dikuti oleh 15 mahasiswa semester akhir dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi menghadirkan tiga narasumber,  Paramita Rika Sari (Koordnator Hub BNI Xpora Solo), Anindya Cahya Putri (Product Spesialist BNI Xpora Solo) dan Ivan Kurniawan (Direktur CV ISA- Export Import Consultan Solo).

    Materi yang disampaikan meliputi Riset Pasar Ekspor & Identifikasi Komoditi Ekspor, Menentukan Harga Jual Ekspor dan Negosiasi Ekspor, Metode Pembayaran dan Syarat Pasar, Promosi, Distribusi, dan Pembiayaan Ekspor

    Arif Rahman Hakim, SE, M.Ec.Dev., Ph.D, Ketua Laboratorium Ekspor Impor FEB UNS menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan mahasiswa mengikuti sertifikasi ekspor impor.

    Adapun materi-materi yang akan diujikan dalam sertifikasi ekspor impor seperti riset pasar ekspor, penentuan harga jual, negosiasi, metode pembayaran, hingga klasifikasi barang sesuai HS Code.

    “Dengan menguasai materi ini, mahasiswa diharapkan mampu melakukan riset pasar yang tepat, memilih metode pembayaran yang aman, serta memahami syarat dan kondisi Letter of Credit (L/C) untuk mengurangi risiko transaksi internasional. Selain itu, materi seperti pembuatan kontrak dagang, promosi ekspor, serta pemilihan saluran distribusi barang sangat penting untuk memastikan produk dapat diterima dan kompetitif di pasar tujuan ekspor.” ungkapnya kepada feb.uns.ac.id.

    Lebih lanjut dikatakan, kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh dan praktis agar mahasiswa tidak hanya siap menghadapi ujian sertifikasi, tetapi juga siap terjun langsung dalam dunia ekspor impor dengan pengetahuan yang komprehensif dan aplikasi nyata.

    Dengan pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang ekspor impor sehingga mampu bersaing secara global dan siap mengikuti sertifikasi ekspor impor.

    Pelatihan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dengan membekali mahasiswa keterampilan praktis ekspor impor yang siap pakai untuk meningkatkan daya saing dan kontribusi mereka dalam perdagangan global yang berkelanjutan.

  • Perkuat Kompetensi, Tendik FEB UNS Ikuti Pelatihan Microsoft Office

    Perkuat Kompetensi, Tendik FEB UNS Ikuti Pelatihan Microsoft Office

    Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Pelatihan Microsoft Office di Laboratorium Komputer FEB UNS, Kamis 5 Juni 2025.

    20 Tendik FEB yang mengikuti pelatihan sebagian besar merupakan Tendik di bagian administrasi akademik, layanan kuliah dan kemahasiswaan.

    Pelatihan berlangsung selama 1 hari dan  dipandu oleh Tri Haryatmo, M.Pd dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP).

    Pelatihan Microsoft Office memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi Tendik, khususnya dalam kinerja layanan, efisiensi kerja, dan keterampilan digital.

    Melalui pelatihan ini, Tendik FEB diharapkan dapat menguasai aplikasi seperti Word, Excel, PowerPoint untuk kebutuhan dalam bekerja. Selain itu, pelatihan ini juga membantu dalam pengembangan karier dan persiapan sertifikasi profesional. Dengan keterampilan Microsoft Office yang baik, Tendik FEB akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia digital dan dunia kerja modern.

    Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan fasilitas yang diberikan fakultas sebagai penguatan kapasitas Tendik FEB.

    “Sebelum kegiatan ini dilakukan, kami melakukan identifikasi, kebutuhan capacity building-nya apa? ternyata yang paling mendasar di bagian akademik adalah kemampuan microsoft  office, kebetulan banyak yang perlu ditingkatkan. Harapannya mempermudah pekerjaan Teman-Teman Tendik, bisa lebih efektif, misalnya dalam membuat surat, bisa lebih cepat dan dengan format yang rapi” paparnya.

    Staf yang memiliki keahlian Microsoft Office sangat vital dalam mendukung kelancaran dan efisiensi kerja di FEB.

    Dengan kemampuan mengoperasikan aplikasi seperti Word, Excel, dan PowerPoint, staf dapat mengelola data, menyusun laporan, membuat presentasi, serta memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi dengan lebih efektif.

    Keahlian ini tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil kerja, sehingga menjadi nilai tambah penting dalam menunjang tugas sehari-hari.

    Prof. Tri juga berharap para Tendik bisa menyampaikan apa yang bisa dieksplor lebih lanjut agar dapat meningkatkan keterampilannya.

    Selanjutnya disampaikan bahwa Bidang I juga tidak hanya menawarkan pelatihan untuk administrasi akademik,  telah direncanakan juga pelatihan bagi Operator Siakad dengan mengundang narasumber dari dari TIK UNS untuk sistemnya dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) untuk regulasinya.

    Pelatihan ini sejalan dengan upaya mendukung SDGs, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dengan meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan dalam keterampilan digital yang esensial untuk mendukung efektivitas layanan pendidikan dan pengelolaan akademik yang berkualitas di era digital.

  • Universitas Sebelas Maret Gandeng TPS3R ”Mojo Makmur” dalam Pengelolaan Sampah Organik melalui integrasi UMAITA (Unggas, Magot, Ikan dan Tanaman) di Kota Surakarta

    Universitas Sebelas Maret Gandeng TPS3R ”Mojo Makmur” dalam Pengelolaan Sampah Organik melalui integrasi UMAITA (Unggas, Magot, Ikan dan Tanaman) di Kota Surakarta

    Dalam upaya mendorong pengelolaan sampah organik berkelanjutan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengelolaan Sampah Organik di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) ”Mojo Makmur”, Jebres, Surakarta.

    Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor Juradi Situmorang, S.I.P., M.I.P. yang ingin berdampingan dan bersinergi dalam pengelolaan sampah organik.

    Acara dimulai dengan sambutan pertama yang sampaikan oleh Prof. Dr. Suryanto, S.E., M.Si selaku Ketua Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

    Prof. Suryanto menyampaikan bahwa banyak orang beranggapan sampah organik menjadi barang yang tidak berguna bahkan dicap sebagai barang negatif. Namun, melalui model integrasi UMAITA (Unggas, Magot, Ikan dan Tanaman) akan diubah menjadi barang positif dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

    Acara selanjutnya yaitu sambutan dan pembukaan oleh Ibu Santi Yuniati, S.So,MAP selaku Sekertaris Kelurahan Jebres. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan UNS tidak berhenti pada kegiatan ini saja, melainkan terus berlanjut sebagai lembaga akademisi yang selalu mendampingi kegiatan TPS3R.

    Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. sebagai narasumber utama yang memaparkan konsep ekonomi sirkular serta inovasi pemanfaatan maggot (Black Soldier Fly) dalam mengatasi persoalan sampah organik. Menurut Prof. Izza, timbunan sampah nasional mencapai ±34,2 juta ton per tahun dengan sekitar 40% belum terkelola. Di Surakarta, khususnya wilayah Jebres, rumah tangga dan mahasiswa menjadi penyumbang utama sampah, terutama sisa makanan. Maggot dinilai sebagai solusi yang efektif karena mampu mengurai limbah organik secara cepat, tanpa bau, dan aman bagi kesehatan.

    “Budidaya magot tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga bernilai ekonomi tinggi. Produk seperti maggot kering dan tepung maggot bisa menjadi pakan unggas dan ikan, sekaligus mengurangi biaya pakan hingga 40%,” ungkap Prof. Izza.

    Selanjutnya, dalam sesi FGD yang dipandu oleh Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si.

    Pak Sunarno selaku Pengelola TPS3R Mojo Makmur menyampaikan aktivitas pengolahan kompos, pupuk cair, dan budidaya maggot yang telah berjalan, meski masih terkendala distribusi dan pasokan bahan baku sampah organik.

    Sementara itu, Letkol Inf Fictor J. Situmorang menegaskan dukungan TNI terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa pengelolaan sampah organik sejalan dengan program ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan yang saat ini tengah digencarkan.

    “Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program ini,” katanya.

    Sementara itu, perwakilan warga menyoroti minimnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah. Serta Sekretaris Kelurahan Jebres, Ibu Santi, yang mendorong terbentuknya paguyuban bank sampah sebagai langkah strategis jangka panjang.

    Salah satu solusi inovatif yang muncul dalam diskusi adalah kerja sama dengan warung makan untuk menyuplai sisa makanan sebagai pakan maggot, serta pemanfaatan pupuk cair untuk pertanian hidroponik di TPS3R.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah organik terpadu berbasis partisipasi masyarakat dan teknologi lokal, dengan dukungan dari berbagai elemen termasuk pemerintah, akademisi, dan komunitas.

  • Perkaya Wawasan tentang Kebijakan Publik, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Ikuti Kuliah Kunjungan Lapangan di Pemkab Sukoharjo

    Perkaya Wawasan tentang Kebijakan Publik, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Ikuti Kuliah Kunjungan Lapangan di Pemkab Sukoharjo

    Dalam rangka memberikan gambaran riil kebijakan publik, khususnya oleh pemerintah daerah,  45 mahasiswa semester 6 Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL), Selasa 17 Juni 2025 di Kantor Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian pembelajaran dari dua mata kuliah yaitu Analisis Kebijakan Publik dan Ekonomi Publik II yang diampu oleh Ariyanto Adhi Nugroho, SE, M.Ec.,Dev., MAPPI (Cert), Dosen FEB UNS.

    “Dengan KKL ini, harapannya mahasiswa dapat belajar langsung dari aktor-aktor kebijakan publik, tidak hanya dari teori-teori dan literatur yang ada. Kesempatan ini tentunya menjadi pengalaman yang menarik bagi mahasiswa, apalagi dapat bertemu dan berdiskusi langsung dengan Wakil Bupati dan Kepala Dinas dan pimpinan lain yang terkait” urai Ariyanto.

    Kegiatan ini disambut baik oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, SE.

    Dalam paparannya disampaikan, saat ini kita semua sedang mewujudkan generasi Emas Indonesia 2045. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya kepada Masyarakat, seperti kegiatan ini.

    Mahasiswa dapat belajar bagaimana merumuskan kebijakan di daerah, dan juga sebaliknya mahasiswa juga dapat memberikan kontribusi dari hasil penelitian yang dapat menjawab permasalahan saat ini.

    Disampaikan juga bahwa perkembangan daerah Sukoharjo semakin pesat. Dengan karakteristik daerah yang komplek, dari wilayah perdesaan, urban dan perkotaan tentunya membutuhkan kebijakan yang tepat sasaran.

    Kegiatan juga dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab langsung kepada kepala dinas/ perwakilan dari dinas terkait. Topik yang banyak ditanyakan oleh mahasiswa terkait isu persampahan, pengembangan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan inovasi daerah dalam menjawab permasalahan di masyarakat.

     

  • Dua Tim Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi FEB UNS Raih Penghargaan di SDG No.13 Pitching Video Competition  

    Dua Tim Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi FEB UNS Raih Penghargaan di SDG No.13 Pitching Video Competition  

    SDG No.13 Pitching Video Competition merupakan kompetisi yang diselenggarakan secara daring oleh UiTM Mara Malaysia untuk mewadahi mahasiswa sebagai agent of change dalam mengadvokasikan tentang isu keberlanjutan khususnya perubahan iklim. Peserta diminta untuk membuat video pendek berdurasi 3 menit untuk menyampaikan gagasan – gagasan tentang isu terkait perubahan iklim yang sesuai dengan SDG no 13. Bagaimana isi permasalahannya, solusi yang bisa ditawarkan, dan dampak terhadap lingkungan seperti apa.

    Di kompetisi ini, Dua Tim Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih penghargaan.

    Tim yang beranggotakan Rizki Restu Fauzi, Eric Dwi Muhammad, Thomas Tirta Yudistira dan Zhenix Priskadisa Suryani berhasil meraih juara 3. Satu tim lagi yang beranggotakan Abdillah Adib Had Farhan, Alma Az-zahra, Aisyah Risqi Wardani mendapatkan penghargaan Most Promosing Video.

    Dari kiri ke kanan: Zhenix Priskadisa Suryani, Rizki Restu Fauzi, Eric Dwi Muhammad, dan Thomas Tirta Yudistira

    Selama proses kompetisi, tim melakukan riset sederhana dengan mengumpulkan data-data yang relevan untuk mendukung gagasan. Setelah itu, menyusun skrip video dan mencari bahan-bahan visual seperti video mentahan, infografis, dan footage.  Proses editing dilakukan sendiri, termasuk rekaman suara untuk voice over, dibuat sedemikian rupa hingga terlihat menarik

    Thomas dan timnya mengangkat judul Save Our Earth or Save Our Life.

    “Dengan judul tersebut kami ingin menyadarkan kalau yang sedang dan harus kita selamatkan tuh bukan sekadar bumi kita atau tempat tinggal kita, tapi ya hidup kita sendiri. Karena dampak dari perubahan iklim yang kita lakukan sendiri juga berdampak ke kehidupan kita” ungkapnya kepada feb.uns.ac id.

    Dikatakan,  saat mengambil video, tim mempraktikan hal hal yang harus dilakukan mahasiswa untuk memulai hidup yang berkelanjutan. Hal hal kecil itu sudah jarang dilakukan oleh anak muda sekarang, seperti naik transportasi umum atau mengurangi penggunaan plastik.

    Menjaga bumi benar-benar menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan melakukan hal hal yang mencemari kebersihan dan kemurnian dari tempat tinggal kita yang mungkin aja hanya kerusakannya sudah makin parah.

    Sedangkan Abdillah dan tim mengangkat tema tentang “Penerapan SDG 13 melalui Pengelolaan Limbah Makanan di Lingkungan Kampus”.

    Dari kiri ke kanan: Alma Az-zahra, Aisyah Risqi Wardani, dan Abdillah Adib Had Farhan,

    “Ide ini berawal dari keprihatinan kami terhadap banyaknya sisa makanan di lingkungan kampus, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berkontribusi terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca. Kami memberikan gagasan solusi berupa kolaborasi dengan pihak kantin untuk menyediakan porsi makanan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan makanan  berbasis teknologi agar semakin sedikit makanan yang akan terbuang” paparnya.

    Selanjutnya tim memberikan saran kepada pihak kampus agar memperbanyak kampanye kesadaran untuk para mahasiswa dan civitas kampus tentang pentingnya mengurangi sisa makanan. Selain itu, pihak kampus juga bisa memanfaatkan sisa makanan tadi untuk dijadikan kompos.

    Melalui video ini, tim ingin menunjukkan bahwa kontribusi terhadap aksi iklim tidak harus dimulai dari skala besar. Kampus sebagai pusat pendidikan bisa menjadi role model penerapan gaya hidup berkelanjutan melalui langkah-langkah kecil namun berdampak.

     

  • Alumni FEB UNS Ikuti Seleksi PT Pertamina Hulu Energi

    Alumni FEB UNS Ikuti Seleksi PT Pertamina Hulu Energi

    Ratusan alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti seleksi pada Program Talent Sourcing/ Bimbingan Profesi/Peluang Karir pada PT Pertamina Hulu Energi di Ruang Multimedia Fakultas Teknis UNS, Kamis 12 Juni 2025.   ‘

    Kegiatan ini merupakan kerja sama yang terjalin antara UNS, khususnya FEB, FT dan FH dengan PT Pertamina Hulu Energi.

    Dekan FEB, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D sangat menyambut baik kerja sama yang dijalin antara Pertamina Hulu Energi dan UNS, khususnya dalam hal ini memberikan peluang bagi alumni-alumni FEB, FT dan FH untuk bergabung dengan Pertamina Hulu Energi.

    “Seleksi ini benar-benar sangat membantu, khususnya bagi alumni FEB. Kita sangat menyambut baik, pastinya akan bermanfaat bagi para alumni. Kita harapkan bisa setiap tahun dan dapat lebih diperluas ke fakultas-fakutas lainnya di UNS” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Kerja Sama FEB UNS, Johadi, S.E., M.Sc. mengatakan kegiatan  ini merupakan  bagian dari komitmen FEB UNS untuk memfasilitasi agar alumni FEB terutama dari program S1 Akuntansi dan Manajemen Konsentrasi Keuangan atau konsentrasi lain yang punya pengalaman di bidang keuangan untuk masuk ke pasar tenaga kerja, terutama berkarir di PT Pertamina Hulu Energi.

    Melalui kerja sama ini, alumni FEB UNS yang terseleksi sampai lulus di program ini bisa memberikan kontribusi nyata di dalam membangun kinerja di bidang energi yang dalam hal ini adalah di PT Pertamina Hulu Energi.

    Yang kedua, melalui program ini, harapan kami adalah bahwa alumni kita mampu terserap di pasar tenaga kerja dengan masa tunggu kurang dari 3 bulan.

    “Harapannya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada alumni kita untuk bersaing pada lembaga BUMN yang memang establish dan mapan dengan tingkat ekspektasi upah atau gaji yang lebih bagus” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan, ke depan, program kerja sama ini akan dilanjutkan dan kembangkan,  tidak hanya terbatas pada proses rekrutmen, tetapi pada proses pengembangan karir atau proses persiapan untuk masuk di dunia kerja.

    Dengan program-program itu harapannya lulusan kita masuk pada BUMN, terutama di bawah holding PT Pertamina bisa lebih bagus lagi. Dan kemudian harapan kita, 15-25 tahun kedepan kontribusi alumni kita betul-betul nyata bagi Pertamina.

    Kegiatan seleksi Program Talent Sourcing yang melibatkan alumni FEB, FT , dan Fakultas Hukum UNS ini tidak hanya membuka peluang karir yang luas bagi para lulusan, tetapi juga sejalan dengan komitmen bersama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

    Melalui kerja sama ini, alumni diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta menyediakan lapangan kerja yang layak di sektor energi, sekaligus membantu penguatan sektor industri nasional. Dengan demikian, sinergi antara UNS dan PT Pertamina Hulu Energi tidak hanya memperkuat kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

  • Tingkatkan Kemampuan Pengelola Keuangan BLUD Puskesmas, Tim PKM HGR-UNS Dampingi Teknis Perpajakan BLUD Puskesmas di Lingkungan Kabupaten Karanganyar

    Tingkatkan Kemampuan Pengelola Keuangan BLUD Puskesmas, Tim PKM HGR-UNS Dampingi Teknis Perpajakan BLUD Puskesmas di Lingkungan Kabupaten Karanganyar

    Grup Riset Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan kegiatan pendampingan teknis perpajakan berbasis aplikasi coretax bagi pengelola keuangan BLUD Puskesmas di Lingkungan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut diadakan pada hari Selasa tanggal 10 Juni 2025.

    Grup Riset PKM HGR FEB UNS yang diketuai oleh Prof. Dra. Y Anni Aryani M.Prof.Acc., Ph.D., Ak., CA. bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan pendampingan tersebut yang dihadiri oleh 21 peserta perwakilan puskesmas yang terdapat di lingkungan Kabupaten Karanganyar.

    Kegiatan pendampingan tersebut juga dihadiri oleh dosen FEB UNS, di antaranya Dr. Payamta, M.Si., Ak., CA., CPA., CFI., AseanCPA., CRA., CRP. dan Muhammad Alif Nur Irvan, S.Ak., M.Acc., Akt., CPA.

    Dalam pembukaan acara, Dr. Payamta menyampaikan bahwa pentingnya peran pengelola keuangan BLUD Puskesmas dalam memahami dan mengoperasikan aplikasi coretax guna memastikan kelancaran administrasi perpajakan BLUD Puskesmas.

    Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak BLUD Puskesmas, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi terkait dalam hal administrasi keuangan dan perpajakan.

    Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kepada peserta pendampingan teknis perpajakan berupa buku saku untuk pedoman penggunaan teknis operasional aplikasi coretax.

    Kegiatan pendampingan teknis perpajakan berbasis aplikasi coretax ini merupakan wujud nyata kontribusi akademisi FEB UNS dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh serta Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui peningkatan kapasitas pengelola keuangan BLUD Puskesmas, kegiatan ini mendorong terciptanya tata kelola keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, serta memperkuat kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun sistem administrasi publik yang berintegritas dan berkelanjutan.

  • UNS Bersama Pertamina Hulu Energi Gelar Career Day

    UNS Bersama Pertamina Hulu Energi Gelar Career Day

    Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Career Day bekerja sama dengan Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Dealls Jobs. Kegiatan ini bertempat di Aula Gedung Suhardi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Rabu 11 Juni 2025

    Turut hadir di kegiatan itu, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa (DAKM) UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D, Dekan FEB,  Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, S.T., M.Si., Dekan Fakultas Teknik dan Johadi, S.E., M.Sc., Ketua Kerja Sama FEB UNS.

    Career Day diikuti lebih dari 600 peserta dari berbagai jurusan dan latar belakang pendidikan. Mereka berasal dari kalangan fresh graduate, experience-hired, hingga pencari magang.

    Inspiring Talks, Career Tips, dan On-site Assessment merupakan tiga rangkaian acara utama yang dihadirkan. Peserta mendapatkan berbagai informasi karir, motivasi, serta kesempatan mengikuti proses seleksi langsung dari PHE. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan profesional di bidang minyak dan gas.

    Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa (DAKM) UNS, Dr. Dwi Prasetyani, menyampaikan pentingnya kegiatan talent scouting seperti ini di lingkungan kampus. Menurutnya, UNS terus berupaya menjalin kerja sama dengan banyak instansi nasional.

    “Selain Pertamina Hulu Energi, sebelumnya telah hadir berbagai instansi seperti Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, Bank Indonesia, Bank Mandiri, BRI, dan lainnya. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan lulusan UNS menghadapi dunia kerja,” jelasnya.

    Dalam sesi Inspiring Talks, hadir dua narasumber utama yang juga alumni UNS. Dewi Kurnia Salwa, VP Human Capital Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi, membagikan materi “Unlocking Career Opportunities in Oil & Gas”. Ia menyampaikan peluang karier di sektor migas terbuka luas bagi generasi muda saat ini.

    “Pertamina Hulu Energi tengah berkembang pesat di sektor hulu migas dan lini bisnis energi lainnya. Kami berharap para kandidat dari UNS bisa menjadi bagian dari talent pool PHE ke depan,” ungkapnya.

    Dewi juga menyampaikan bahwa kehadiran alumni UNS di PHE menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan kampus. Ia berharap mahasiswa bisa meneladani semangat kerja keras, loyalitas, dan kompetensi alumni UNS di lingkungan profesional.

    Materi selanjutnya disampaikan Sri Darmastuti, Officer Safety Cepu & ADK HSSE Zona 11 Regional 4 PHE. Ia membawakan materi “Success Stories: Women in Oil & Gas Industry” yang menceritakan pengalamannya berkarier di industri Migas. Sri Darmastuti menjelaskan berbagai fasilitas yang mendukung pekerja, terutama bagi pegawai wanita. Fasilitas tersebut meliputi kesetaraan jenjang karier, cuti melahirkan, dan lain-lain. Menurutnya, sektor energi saat ini sangat terbuka bagi perempuan untuk berkontribusi.

    Selain sesi talkshow, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai profil singkat PT Pertamina Persero. Materi disampaikan tentang peran PHE sebagai Subholding Upstream sejak tahun 2021. PHE saat ini mengelola 40 wilayah kerja domestik dan 27 wilayah kerja internasional di 13 negara. PHE Subholding Upstream berperan sebagai perencana dan penentu kebijakan hulu migas nasional. Sementara itu, wilayah regional berfokus pada pengelolaan operasional dan peningkatan cadangan Migas. Hingga akhir 2021, PHE memiliki 68 anak perusahaan dan enam perusahaan joint venture.

    Nilai-nilai perusahaan yang dipegang teguh Pertamina sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diantaranya Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai tersebut umum disingkat sebagai AKHLAK yang menjadi pedoman bagi pegawai Pertamina Hulu Energi dalam bekerja dan berkarya di lingkungan profesional.

    Andhika Sudarman selaku CEO Dealls Jobs yang juga Founder Kantorku HRIS menyampaikan tips penting dalam menyiapkan langkah awal dalam perjalanan karier seseorang. Ia menyampaikan materi “Guide to Your First Job & Navigating Career Path“. Tiga poin utama yang disampaikannya adalah pentingnya nilai-nilai diri, pembelajaran, serta perkembangan diri.

    Kegiatan Career Day ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kolaborasi dengan dunia industri, UNS membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan kompetensi dan memasuki dunia kerja secara profesional.

  • Kuliah Praktisi Prodi Ekonomi Pembangunan: Kupas Tuntas Makroprudensial dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia

    Kuliah Praktisi Prodi Ekonomi Pembangunan: Kupas Tuntas Makroprudensial dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia

    Dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik kebijakan ekonomi dan peran strategis bank sentral, Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi Industri bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo.

    Kegiatan ini diberikan kepada mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Kebanksentralan, yang diampu oleh Lukman Hakim SE., M.Si., Ph.D, Johadi, SE., M.Sc, dan Ayya Agmulia SE., ME.

    Kuliah praktisi ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama pada 22 Mei 2025 mengusung tema “Kebijakan Makroprudensial”, yang disampaikan langsung oleh Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Aries Purnomohadi, bersama dengan Muhammad Reza Alif S dan Nuhaa Abiyyah.

    Materi membahas secara mendalam mengenai urgensi kebijakan makroprudensial dalam menjaga Stabilitas Sistem Keuangan (SSK), serta sinerginya dengan kebijakan moneter dan sistem pembayaran.

    Sesi kedua pada 5 Juni 2025 mengangkat tema “Bauran Kebijakan Bank Indonesia dan Stabilitas Ekonomi”, yang disampaikan oleh Yohan Agusta Harmawan, Hanita Fitriyani dan Khoirul Anwar.

    Dalam sesi ini dijelaskan bagaimana Bank Indonesia mengimplementasikan strategi bauran kebijakan (policy mix) untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

    Kegiatan kuliah praktisi ini berlangsung dengan sangat interaktif dan menarik. Selain penyampaian materi yang komprehensif, mahasiswa juga diajak mengikuti kuis interaktif terkait materi yang disampaikan. Kegiatan menjadi semakin semarak dengan adanya hadiah menarik dari Bank Indonesia bagi mahasiswa yang berhasil meraih nilai sempurna dalam kuis tersebut.

    Kepala Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UNS, Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kolaborasi dengan Bank Indonesia.

    “Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bernilai bagi mahasiswa, karena mereka memperoleh wawasan langsung dari para praktisi yang memiliki otoritas dan kompetensi di bidangnya. Selain meningkatkan pemahaman konseptual, mahasiswa juga menjadi lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Kami sangat mengapresiasi kontribusi Bank Indonesia, dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut setiap semester. Ke depan, kami juga terbuka untuk menjajaki sinergi yang lebih strategis, termasuk kemungkinan kolaborasi dalam penyusunan kurikulum mata kuliah Kebanksentralan agar selalu kontekstual dan selaras dengan dinamika kebijakan ekonomi terkini,” ungkap beliau.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif dan kontekstual mengenai peran dan kebijakan bank sentral. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan praktik kebijakan, serta mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan nyata di sektor ekonomi dan keuangan.