FEB

Kategori: fakultas

  • Ratusan Peserta Ikuti BINS Goes to Campus: Research Workshop, Diseminasi Hasil Riset dan Promosi Program Pusat Riset Bank Indonesia Institute

    Ratusan Peserta Ikuti BINS Goes to Campus: Research Workshop, Diseminasi Hasil Riset dan Promosi Program Pusat Riset Bank Indonesia Institute

    Bank Indonesia Institute (BINS) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Adakan BINS Goes to Campus: Research Workshop, Diseminasi Hasil Riset dan Promosi Program Pusat Riset Bank Indonesia Institute (PRBI).

    Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis – Sabtu, 19 – 21 September 2024 di Convention Hall, UNS Inn dan diikuti oleh para akademisi, dosen dan mahasiswa juga para praktisi dan peneliti.

    Kegiatan di hari ke-1, Kamis, 19 September 2024 sesi Lecture menghadirkan pembicara Prof. Irwan Tri Nugroho, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS dengan topik Arah Kebijakan Industrialisasi dan Hilirisasi yang Dapat Mendukung Pertumbuhan Indonesia yang Berkelanjutan.

    Prof. Irwan menyampaikan bahwa dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 terdapat 21 komoditas yang menjadi prioritas hilirisasi di Indonesia.

    Komoditas ini mencakup sektor-sektor pertambangan, pertanian, perkebunan dan seterusnya, contoh dari perkebunan adalah sawit.

    Dikatakan, selama ini yang diekspor kebanyakan adalah Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. Ini harus dihilirisasi, diolah menjadi minyak sawit yang sudah disuling, harganya lebih tinggi daripada mengekspor CPO.

    “Begitulah konsepnya hilirisasi, tidak mengekspor barang yang mentah tapi mengekspor barang yang jadi” jelasnya.

    Menurutnya, hilirirasi tidak bisa digebyah-uyah untuk semua jenis komoditas, jadi harus selektif berdasarkan analisis market dan juga cost benefit review-nya dan seharusnya tidak dipengaruhi atau didorong oleh faktor-faktor politik apalagi pencitraan.

    Hilirisasi harus betul-betul clear,  berapa added value ketika berpindah dari raw material export ke dalam produk olahan, jika market analisis dan cost benefit review-nya tidak bagus, maka jangan dilakukan karena bisa jadi tidak akan mendapat nilai tambah.

    Hilirisasi juga harus didukung oleh policy yang kuat dari negara. Contohnya adalah larangan mengekspor bijih nikel. Kebijakan bea keluar ekspor untuk biji kakao dibuat tarif progresif.

    Terkait hilirasi ini, Prof. Irwan memberikan rekomendasi yakni adanya renewable energi dalam proses hilirasi;  memberdayakan masyarakat lokal, banyak melibatkan masyarakat, berdiskusi dengan mereka serta memperkuat pengawasan dan penegakkan hukum.

    Lebih lanjut dijelaskan, dampak positif hilirisasi selama periode Januari-November 2023, ekspor produk nikel Indonesia mencetak rekor tertinggi sebesar USD 4,5 miliar seiring gencarnya kebijakan hilirisasi yang dilakukan pemerintah.

    Usai sesi lecture, dilanjutkan sesi Research Dissemination oleh Dr. Danny Hermawan dari BINS dengan topik Climate Change Implications on the Growth at Risk Framework: Some Evidence from Indonesia dan diakhiri dengan podcast oleh Prof. Noer Azam Achsani dari IPB  dengan topik Peran Generasi Z dalam Pembangunan Ekonomi pada Era Digital.

    Hari ke-2, Jum’at, 20 September 2024 sesi Lecture oleh  Prof. Iwan Jaya Azis dari Research Scholar Bank Indonesia – Cornell University dengan topik Perkembangan dan Pembangunan Produktivitas Regional di Indonesia serta Prof. Hermanto Siregar dari Perbanas Institute dengan topik topik Kesiapan dan Tantangan Human Resource Indonesia untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan pada Era Digital.

    Selanjutnya Research Workshop (conducted in english) pembicara Prof. Paresh Narayan dari Monash University, Australia dengan topik Publication-Worthy Manuscript. Promosi Jurnal dan Program PRBI oleh Bank Indonesia Institute.

    Di hari 3,  Sabtu, 21 September 2024 sesi Lecture dengan topik Metode Kuantitatif untuk Penelitian oleh Prof. M. Firdaus, IPB University,

    Selain rangkaian kegiatan di atas, BINS juga menyelenggarakan Research Clinic secara paralel yang merupakan kegiatan konsultasi riset/penelitian oleh para peneliti internal dan eksternal Bank Indonesia untuk mahasiswa S1 dan S2.

  • Usai Pelantikan Wakil Dekan oleh Rektor UNS, FEB Langung Adakan Sertijab   

    Usai Pelantikan Wakil Dekan oleh Rektor UNS, FEB Langung Adakan Sertijab   

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Sebelas Maret (UNS) mengelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Dekan FEB UNS di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS, Kamis 12 September 2024.

    Sertijab Wakil Dekan FEB digelar usai pelantikan para Wakil Dekan oleh Rektor UNS yang dilaksanakan di Ballroom UNS Inn.

    Periode sebelumnya, Wakil Dekan FEB dijabat oleh  Dr. Djuminah, M.Si., Ak sebagai Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik,  Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si sebagai Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan serta Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D. sebagai Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama  Bisnis dan Informasi.

    Sedangkan Wakil Dekan FEB untuk periode 2024-2029 dijabat oleh Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian; Sutaryo, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA, Wakil Dekan Bidang Non Akademik; serta Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

    Rangkaian acara yang diikuti oleh seluruh pimpinan FEB UNS serta perwakilan dosen dan tendik tersebut diantaranya penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Wakil Dekan, penyerahan simbolis Laporan Akhir Jabatan, sambutan Dekan serta diakhiri dengan ucapan selamat dan foto bersama.

    Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS di awal sambutannya menyampaikan bahwa dalam fase pergantian kepemimpinan pasti banyak dinamika, itu adalah hal yang wajar dan alhamdulillah itu bisa dilalui dengan baik.

    Dekan juga mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan periode sebelumnnya dan akan melanjutkan apa yang menjadi arahan karena tantangan ke depan lebih berat.

    “Temen-temen terima kasih atas inspirasinya, arahan dan nasihatnya, saya masih harus belajar. Kami yang melanjutkan sangat menghormati dan terinspirasi dari pimpinan sebelumnya, terhadap apa yang sudah dilakukan kepada fakultas ini. Mudah-mudahan kita bisa melanjutkan meski tantangan tidak mudah, lebih challenging, lebih berat, tapi dengan berkolaborasi dengan komponen yang ada maka akan berjalan dengan baik, itulah hidup pasti ada tantangan, itu yang saya pegang,” paparnya

    Lebih lanjut disampaikan, setiap orang punya style yang tidak sama, setiap fase kepimpinan punya kekhasan sendiri yang harus dihormati, tidak bisa dibanding-bandingkan karena semua punya gaya sendiri. Ambil yang baik dan kita lanjutkan ke depannya. Yang terpenting adalah semua yang dilakukan untuk kemajuan FEB UNS.

  • Talkshow Keamanan Siber Bank, Kerja Sama Infobank Media, FEB UNS dan ISEI

    Talkshow Keamanan Siber Bank, Kerja Sama Infobank Media, FEB UNS dan ISEI

    Infobank Media Group kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menggelar Talkshow dan Launching Buku Keamanan Siber Bank, Rabu, 18 September 2024 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian Kongres ISEI XXII.

    Dalam talkshow tersebut menghadirkan dua pembicara yakni Zuwin Adriano, Business Development Manager Privy dan Roberto Akyuwen, penulis buku sekaligus Kepala OJK Jabodebek dan Provinsi Banten.

    Turut hadir di kegiatan itu Bhimo Rizky Samudro, SE, M.Si., Ph.D. Dekan FEB UNS; Apriyani Kurniasih, Direktur Infobank; Eko B Supriyanto, Chairman Infobank; dan Lukman Hakim, S.E., M.Si., Ph.D, Ketua ISEI Surakarta.

    Dekan FEB UNS sangat mengapresiasi terselenggaranya talkshow yang mengangkat tema keamanan siber perbankan.

    “Ini sangat bermanfaat sekali terutama bagi kami kalangan akademisi, bagi para mahasiswa untuk selalu improve terutama bagi mahasiswa program studi Bisnis Digital yang merupakan salah satu prodi di FEB yang peminatnya cukup banyak. Saya harap teman-teman mahasiswa bisa memperhatikan terhadap topik kali ini, Keamanan Siber Bank, ini sangat sangat penting” terangnya.

    Dekan  juga mengapresiasi kerja sama dengan ISEI, talkshow ini merupakan satu rangkaian kolaborasi yang sangat baik dari seluruh elemen dan stakeholder. Ke depan semoga ini tidak hanya berhenti sampai di sini, namun berlanjut dengan kerja sama lainnya.

    Sementara itu Eko B Supriyanto, Chairman Infobank Media Group dalam catatan pembuka menyampaikan ungkapan yang luar biasa dengan hadirnya Buku Keamanan Siber Perbankan karya Roberto Akyuwen.

    “Di tengah Indonesia yang rendah literasi keuangan, rendah literasi digital, rendah literasi cyber crime, hadir buku yang luar biasa karya Bapak Roberto dengan  600 halaman lebih. Kaya teori, kaya regulasi, ada praktek yang terjadi, dan jarang buku seperti itu, ada hasil risetnya, jadi ini luar biasa untuk kita” ungkapnya.

    Sebagai editor buku, Eko melihat buku ini sangat menarik. Satu benang merah dalam buku ini adalah bagaimana upaya pencegahan risiko kejahatan siber khususnya di perbankan.

    Buku ini menyebutkan apa sebenarnya definisi dari kejahatan siber. Kejahatan atau cyber crime mengacu pada kegiatan ilegal atau penipuan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dan internet.

    Dalam bab awal dijelaskan jenis-jenis cyber crime yang sering terjadi, diantaranya phising, malware, ransomware dan juga jenis-jenis kejahatan yang merupakan ancaman dari dalam.

    Kasus-kasus yang pernah terjadi yang digambarkan merupakan kasus yang terjadi di seluruh dunia dengan berbagai macam ragam kejahatan siber. Lembaga keuangan mengalami peningkatan tentang adanya kejahatan, trennya naik, hampir setiap hari, setiap menit ada orang menjebol dan jumlahnya adalah jutaan kali.

    Lebih lanjut dijelaskan, perlu ada komitmen dari manajemen puncak tertinggi untuk keamanan siber. Ada keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan.

    “Harus ada prioritas keamanan siber untuk manajemen tingkat tertinggi, bosnya harus aware, bukan hanya satu bagian saja. Dan ini proses harus berkelanjutan, tidak berhenti cukup hari ini beli IT, tapi proses keamanannya perlu terus menerus dijaga, itu adalah pembelajaran dari membaca buku ini” paparnya kemudian.

    Lebih lanjut disampaikan, dalam buku itu juga menjelaskan secara jelas protokol krisis, apa yang harus dilakukan jika terkena cyber crime  dan yang paling penting di bab akhir buku itu adalah pengembangan budaya tentang cyber crime. Setidaknya ada tiga unsur yaitu keamanan kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus menjadi budaya kerja.

  • Apel Pagi Pegawai, Dekan Sampaikan Tiga Hal Pokok Hasil Kontemplasi FEB UNS

    Apel Pagi Pegawai, Dekan Sampaikan Tiga Hal Pokok Hasil Kontemplasi FEB UNS

    Apel Pagi Pegawai di lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) secara daring rutin diselenggarakan pada tanggal 17 setiap bulan. Penanggungjawab Apel Pagi  secara bergilir ditugaskan kepada 17 unit kerja yang ada di UNS.

    Pada tanggal 17 September 2024 ini, FEB bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya.

    Dalam amanat Apel Pagi, Dekan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D. menyampaikan tiga hal pokok sebagai hasil kontemplasi FEB UNS.

    Pertama, kita masih akan dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi di tahun 2024 karena masih adanya dinamika ekonomi global sebagai dampak krisis pembiayaan perumahan di Tiongkok. Selain itu, kita juga harus bersiap menghadapi tantangan global lainnya, seperti ancaman perubahan iklim, peningkatan dinamika geopolitik, serta pemulihan ekonomi global yang tidak merata.

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu terjaga di kisaran 5,0 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4 persen. Penambahan tenaga kerja baru sebanyak 21,3 juta pada periode 2015–2024. Rasio utang kita juga menjadi salah satu yang paling rendah di antara kelompok negara G20 dan ASEAN.

    Di sisi lain, nilai ekspor Indonesia naik lebih dari 70 persen, mencapai 250 miliar dolar AS di akhir tahun 2023. Neraca transaksi berjalan secara bertahap terus menguat. Dan, neraca dagang selalu mencatat surplus selama 51 bulan terakhir ini. Indikator kesejahteraan masyarakat juga meningkat signifikan.

    Tingkat pengangguran turun menjadi 4,8 persen di tahun 2024. Tingkat kemiskinan turun tajam menjadi 9,03 persen di tahun 2024. Angka kemiskinan ekstrem juga turun signifikan menjadi 0,83 persen di tahun 2024.

    Namun, harus tetap waspada, karena perkembangan ekonomi dan situasi global masih sangat dinamis. Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.350 per US Dollar, dan suku bunga Surat Utang Negara 10 tahun diperkirakan sekitar 6,82%, mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia dan pengaruh dinamika global.

    Selain menurunnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia dalam durasi 2021-2024 menjadi salah satu hal yang akan mempengaruhi sektor pendidikan terutama dari sisi permintaan.

    Kedua, UNS sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang berkembang dari Rakyat, Kampus Benteng Pancasila dan mengabdikan seluruh kemampuannya untuk kesejahteraan rakyat, harus berperan aktif dalam mendukung kebijakan ekonomi pemerintah dalam rangka menjawab tantangan seperti disampaikan pada poin pertama.

    Dalam konteks ini, kegiatan Pembelajaran yang melibatkan seluruh stakeholder dalam kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu kontribusi UNS.

     

    FEB UNS juga mengambil bagian dalam peran aktif MBKM untuk seluruh prodi yang ada. Peran serta dalam MBKM ini diperkuat dengan adanya capaian dalam standardisasi internasional bagi keempat prodi yang ada, yaitu prodi Akuntansi, prodi Manajemen, prodi Ekonomi Pembangunan dan prodi Bisnis Digital.

    Prodi Manajemen. Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan memperoleh akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) dan akreditasi internasional AQAS. Selain itu, prodi baru Bisnis Digital mampu menjadi salah satu prodi dengan tingkat peminatan yang progresif dalam rentang 2 tahun ini.

    Capaian akademik ini diharapkan dapat sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam konsolidasi pendidikan tahun 2024, dimana akan lebih fokus untuk mendukung pelaksanaan reformasi pendidikan, terutama akselerasi pendidikan SDM, melalui reformasi bidang kesehatan dan perlindungan sosial.

    Hal ini sejalan dengan pemerintah yang mengalokasikan anggaran perlindungan sosial dialokasikan sebesar Rp427,5 triliun, anggaran Pendidikan sebesar 541,7 triliun dan anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp255,3 triliun.

    Ketiga, sejalan dengan pergerakan capaian pada poin 2 di atas, FEB UNS mencoba berkontribusi sebagai bagian terintegrasi dari UNS, untuk menuju pada aras peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dengan merespon akreditasi Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB).

    Perubahan standar kualitas pelayanan dan budaya kerja akademik diperlukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk bersama bersinergi merespon tantangan ini. Suatu modal yang baik bagi FEB UNS, dimana beberapa prodi nya masuk dalam peringkat 101-300 versi World University Ranking (WUR).

    Hal ini menambah semangat dan optimistis untuk merespon tantangan ini, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi di tahun 2024.  Semoga aras sinergi yang positif ini dapat berproses dan sekaligus berkelanjutan menghasilkan capaian inovatif di tahun-tahun ke depan.

    “Demikian tadi tiga kontemplasi yang kami sampaikan untuk menyambut pertengahan tahun 2024 ini. Harapan kami, UNS semakin berjaya baik dalam ranah nasional maupun internasional dalam mengarungi tahun 2024’ tutupnya.

    Petugas lain di Apel Pagi Pegawai UNS yakni pembawa acara oleh Priyo Widodo, S.E.; Penghormatan kepada Sang Merah Putih dipimpin oleh Ahmad Budianto, A.Md.; Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Dekan, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D; Pembacaan Naskah Pancasila oleh Nur Chayati, M.Sc.; Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 oleh Dr. Wahyu Widarjo; Pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai RI oleh Isna Putri Rahmawati, M.Sc.; Serta doa oleh Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D..

  • FEB UNS dan FEIS UBakrie Tandatangani Kerja Sama Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    FEB UNS dan FEIS UBakrie Tandatangani Kerja Sama Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS) Universitas Bakrie (UBakrie).

    Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FEB UNS dan FEIS UBakrie, Jumat 6 September 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kerja sama tentang Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi itu ditandatangani oleh prof. Dr. Dudi Rudianto, S.E., M.Sc., Ph.D,  Dekan FEIS UBakrie dan Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS.

    Tujuan kerja sama adalah untuk menyelaraskan program kegiatan bersama dalam upaya mengembangkan potensi yang ada dan juga untuk meningkatkan sinergitas potensi sumber daya yang dimiliki FEB UNS dan FEIS UBakrie untuk mewujudkan visi dan misi.

    Ruang lingkup PKS meliputi pengembangan kerja sama penelitian, seminar kegiatan, dosen tamu pertukaran mahasiswa dan pemagangan mahasiswa.

    Di kegiatan itu, hadir pula pimpinan dari Universitas Bakrie yakni  Tri Pujadi Susilo, S.E., M.M., Ak., CA, Wakil Rektor I Universitas Bakrie dan Prof. M. Taufiq Amir , S.E., M.M., Ph.D, Kaprodi S1 Manajemen.

    Dari FEB UNS turut hadir menyaksikan penandatanganan, para Plt. Wakil Dekan, Plt. Kaprodi, Koordinator dan Sub Koordinator.

    Dekan FEB UNS mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kehadiran rombongan dari FEIS UBakrie.

    FEB UNS sangat terbuka untuk kerja sama, baik di bidang pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Kerja sama seperti ini sangat baik untuk menambah khasanah bagi kedua pihak yang bekerja sama.

  • Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Launching Lembaga Ndalem Waru di Karanganyar

    Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Launching Lembaga Ndalem Waru di Karanganyar

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) meresmikan lembaga Ndalem Waru. Lembaga tersebut diinisiasi bersama karang taruna Desa Waru dan Pasewa bersamaan dengan Gelar Budaya Waru.

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Gelar Budaya yang merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Desa Waru bersama masyarakat dan Paguyuban Seniman Waru (Pasewa) di halaman Balai Desa Waru  Rabu (28/8/2024).

    Launching Ndalem Waru dihadiri oleh 35 orang pengurus Ndalem Waru masa bakti 2024–2029, perangkat desa, 10 orang perwakilan Pasewa, masyarakat Desa Waru, Kepala Desa Waru, dosen pendamping PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024, serta perwakilan UNS.

    Ketua Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS, Rosyid Tryanggana Alvi, menyampaikan inisiasi lembaga ini berawal dari kebutuhan desa untuk memiliki wadah inklusif yang dapat memberdayakan masyarakat dan memperkuat branding Desa Waru sebagai desa seni budaya.

    Sementara itu, Retno Tanding Suryandari, Dosen Pendamping menyampaikan manfaat program yang diluncurkan PPK Ormawa.

    “Kegiatan PPK Ormawa ini sangat bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya, baik Desa Waru sebagai desa mitra, mahasiswa tim pelaksana, atau UNS sebagai perguruan tinggi. Launching ini diharapkan menjadi sebuah bentuk komitmen keberlanjutan yang nyata dari program-program yang sudah adik-adik mahasiswa dari BEM FEB rancang sebelumnya,” ujarnya.

    Proses pembentukan lembaga ini melibatkan berbagai diskusi dan kolaborasi dengan masyarakat setempat. Fokus utama dari lembaga ini adalah pada program pengembangan personal branding dan media sosial, termasuk pembuatan akun media sosial dan situs web resmi untuk mempublikasikan kegiatan seni budaya Desa Waru.

    Keberadaan Ndalem Waru diharapkan menjadi awal yang baik untuk dapat meningkatkan kolaborasi dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan dan melestarikan kesenian Desa Waru yang sudah dicanangkan sebagai desa seni budaya.

    Melalui lembaga ini juga diharapkan dapat meningkatkan awareness publik terhadap keberadaan Desa Waru sebagai desa seni budaya.

    “Saya harap dengan adanya lembaga ini semua masyarakat dari berbagai kalangan, muda ataupun tua, seniman atau yang bukan seniman bisa bersama, gotong royong mempromosikan, melestarikan, dan mengelola kesenian dan juga kebudayaan Jawa di Desa Waru,” ujar Kepala Desa Waru, Sularto.

    Acara launching Ndalem Waru juga dimeriahkan penampilan Tari Ronggeng Nyentrik oleh siswi Sekolah Dasar Desa Waru 01.

    Pelatihan seni tari merupakan salah satu program yang diusung oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS 2024 yang bertujuan melestarikan seni budaya kepada generasi muda.

  • FEB UNS Gelar Serah Terima Jabatan Dekan

    FEB UNS Gelar Serah Terima Jabatan Dekan

    Usai pelantikan Dekan oleh Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) yang dilaksanakan di Auditorium UNS, Kamis 5 September 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) langsung mengelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dekan FEB UNS di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB.

    Rangkaian acara yang diikuti oleh seluruh pimpinan FEB UNS tersebut diantaranya pembacaan naskah sertijab, penandatangan naskah dilanjutkan dengan penyerahan laporan memorandum akhir jabatan Dekan FEB UNS periode 2019-2024.

    Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak, Dekan di periode 2019-2024 dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D. yang telah dilantik sebagai Dekan FEB UNS untuk periode  2024-2029.

    Dikatakan, eforia juga nampak dalam penyambutan Dekan periode  2024-2029  oleh Tenaga Kependidikan (Tendik) di  lobi Gedung Soeharno TS usai pelantikan.

    “Selamat atas dilantiknya Pak Bhimo, sambutan oleh Tendik tadi  usai pelantikan begitu meriah ini menandakan bahwa semuanya mendukung untuk kepemimpinan Pak Bhimo, semuanya mendukung” ungkapnya.

    Prof. Djoko juga menjelaskan berbagai capaian perkembangan FEB UNS selama kepemimpinannya serta beberapa program yang masih harus diselesaikan oleh Dekan baru.

    “Prodi di FEB, S-1, S2, dan S-3 telah mendapat akreditasi unggul,  kecuali Prodi S-1 Bisnis Digital karena sedang proses akreditasi. Dan untuk akreditasi internasional sudah terakreditasi AQAS tapi sekarang tidak diakui lagi, mohon Pak Bhimo bisa mengarahkan ke AACSB karena itu yang diakui Kemdikbud untuk akreditasi internasional, itu pekerjaan yang tidak mudah, perlu dukungan semuanya” jelasnya.

    Lebih lanjut disampaikan, Kelas Internasional di FEB telah berjalan, kelas ini merupakan satu-satunya kelas internasional di UNS. Namun tentunya masih banyak pekerjaan agar keberadaan Kelas Internasional di FEB sesuai harapan, semakin berkembang dengan baik.

    Untuk sarana dan prasarana sudah banyak yang dibenahi, namun masih ada beberapa yang perlu diselesaikan, kelas-kelas yang berstandar internasional, ruang-ruang dosen, ruang ujian skripsi dan juga perluasan Masjid Al-Latief FEB.

    Prof. Djoko berpesan untuk mendukung pengembangan yang ada di FEB tidak hanya mengandalkan dari anggaran yang ada tapi juga bisa diraih dari kerja sama dari pihak eksternal, bisa menarik para sponsor.

    Lebih lanjut agar sebagai pimpinan dapat merangkul semua elemen yang ada di FEB, guyup rukun untuk kejayaan FEB.

    “Semua dirangkul jangan hanya memprioritaskan golongan tertentu ataupun pihak pihak tertentu agar FEB semakin moncer go internasional” jelasnya kemudian.

    Dekan menyampaikan banyak terima kasih atas pesan-pesan yang disampaikan Prof. Djoko.

    “Terimakasih Prof. Djoko atas ular-ularnya tadi, nasihat dan juga pekerjaan rumah (PR) yang cukup challenging bagi kami dan sudah menginspirasi kami. Banyak poin-poin yang penting yang harus saya respon dengan baik seperti juga yang disampaikan saat pelantikan dekan oleh Rektor tadi, bahwa jabatan tersebut akan dievaluasi selama 2 tahun, jadi bisa diganti juga jika tidak dapat merespon dengan baik. Ini menjadi suatu tantangan bagi saya pribadi agar bisa melakukan dengan baik. Dan pesan terakhir dari Prof. Djoko menjadi tolak ukur kami dengan teman-teman di Dekanat yang baru yakni untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan yang ada di FEB, dan PR-PR itu semoga bisa kita respon dengan baik” paparnya.

    Di kesempatan itu, Dekan juga berterimakasih kepada para wakil dekan, para kepala program studi (prodi) yang telah bekerja sama selama beliau menjabat sebagai kaprodi S-1 Ekonomi Pembanguman.

    Dekan juga mengingatkan untuk perlunya berkaca kepada kebaikan-kebaikan para pendahulu dan bisa menerapkan kebaikan-kebaikan yang dilahirkan.

    “Meski dengan gaya kepimpinan saya yang berbeda, tidak bisa sama, namun tujuannya sama yakni untuk memajukan FEB agar menjadi fakultas yang lebih maju lagi, lebih baik lagi” pungkasnya.

  • Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu, Prodi Magister Manajemen Adakan Orientasi Mahasiswa Baru

    Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu, Prodi Magister Manajemen Adakan Orientasi Mahasiswa Baru

    Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru yang digelar Prodi MM, Sabtu, 31 Agustus 2024 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Selain pengenalan prodi oleh Kepala Prodi dan Informasi Akademik oleh Sub Koordinator Akademik, di kegiatan orientasi tersebut, Prodi MM menghadirkan juga  narasumber dari akademisi dan praktisi.

    Tri Mulyaningsih, Ph.D. dan Dr. Nuryakin memberikan materi penulisan karya ilmiah, Dr. Mulyanto dan Dr. Roderikus Agus Trihatmoko dengan materi penulisan karya ilmiah populer, Suwarmin, MM dengan materi Tantangan Manajerial, dan serta Vika Laretha Dyahsasanti, S.E dengan materi Digital Literacy.

    Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si. di awal sambutannya secara daring mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dan selamat bergabung di Prodi MM.

     “Selamat karena Anda adalah individu atau insan yang beruntung, begitu banyak yang menginginkan untuk masuk di Prodi MM dan Anda diterima di prodi ini. Ditingkat universitas, Prodi MM merupakan prodi magister yang paling diminati. Banyak yang ingin masuk, tingkat keketatannya cukup tinggi” ungkapnya.

    Dr. Dwi Prasetyani menekankan dengan masa studi 4 semester, mahasiswa diharapkan bisa melaksanakannya dan belajar bagaimana supaya bisa lulus tepat waktu.

    Ia mengatakan memang ada beberapa kendala yang dihadapi oleh beberapa mahasiswa pascasarjana yaitu syarat lulus yang dianggap mungkin berat yaitu luaran berupa publikasi.

    Menurutnya, hal itu tidak masalah apabila para mahasiswa sudah menyiapkan dari awal. Intinya, perencanaan yang baik diperlukan.

    “Kami yakin anda bisa mencapai itu semua, kami harapkan Anda menjadi yang terbaik, baik sebagai individu maupun untuk kami di FEB. Tentunya dengan berbagai hal yang bisa Anda lakukan,  seuatu yang diberikan, mungkin publikasi yang aktif dan kegiatan-kegiatan ilmiah yang lain” tegasnya dihadapan 44 mahasiswa baru yang hadir.

    Mahasiswa baru adalah harapan baru untuk bisa mengembangkan keilmuan, juga menjadi kontributor untuk perkembangan FEB ke depan.

    Kepala Program Studi (Kaprodi) MM, Retno Tanding Suryandari, Ph.D. juga menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru MM.

    Dikatakan, kegiatan orientasi untuk mahasiswa baru MM ini merupakan upaya prodi untuk memastikan bahwa maba memahami alur dari kegiatan belajar mengajar dan memiliki gambaran tentang apa saja yang harus dihasilkan untuk bisa lulus dari Prodi MM. Orientasi ini didesain semenarik mungkin.

    Lebih lanjut Kaprodi menyampaikan  profil MM meliputi Visi Misi, SDM, kurikulum, fasilitas, ekstra kurikuler, dan juga program kerja sama.

    Kurikulum Prodi MM didesain agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam 4 semester. Mahasiswa harus memiliki motivasi dan fokus selama menempuh studi agar dapat menyelesaikannya dalam 4 semester. Prodi telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang studi mahasiswa.

    “Untuk menyelesaikan program studi,  mahasiswa wajib menempuh 36 Satuan Kredit semester (SKS) yang terdiri dari matakuliah inti, mata kuliah minat hingga penulisan tesis. Diharapkan mahasiswa dapat lulus 4 semester. Dan itu sangat bisa. Semester 2 targetnya sudah menyusun proposal tesis, jangan lama-lama dikampus” tegasnya memotivasi.

    Di orientasi itu, Retno Tanding juga menyampaikan 10 modal dasar bagi mahasiswa magister yakni adanya kemauan, kerja sama, kerja keras, motivasi,  kreativitas, terus menerus, belajar, kemampuan komunikasi, kesungguhan serta prediksi/diagnosis.

  • Pengabdian Masyarakat Internasional: Tiga Mahasiswa Magister Manajemen Asal Libya Latih UMKM Kuliner Mangkubumen  

    Pengabdian Masyarakat Internasional: Tiga Mahasiswa Magister Manajemen Asal Libya Latih UMKM Kuliner Mangkubumen  

    Tiga Mahasiswa Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan pelatihan memasak kepada lebih dari dua puluh UMKM Kuliner Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024.

    Ketiga mahasiswa yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan melatih para Ibu-Ibu agar ahli memasak masakan asal yakni Libya Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia.

    Kegiatan yang mengangkat tema Pelatihan Arabian Food: Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food diinisiasi oleh Program Studi MM FEB UNS

    Mientansih, Ketua PKK Mangkubumen dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada FEB UNS,  yang telah memberikan pengetahuan kepada para Ibu-Ibu tentang masakan dari luar negeri, Libya.

    “Harapannya, dengan demo masakan dari Libya, Ibu-Ibu bisa mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya, nanti melihat bagaimana prosesnya dan hasilnya seperti apa, bisa meniru dan kalo bisa juga untuk dijual. Ini dari unit PKK juga ada dapur masak semoga saling bertukar pengetahuan, terima kasih kepada mahasiswa UNS juga telah membantu” ungkap Ibu yang telah berusia  81 tahun itu.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi MM sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahaan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Retno Tanding Suryandari, S.E., M.E., Ph.D, Plt. Kepala Program Studi MM menambahkan, kegiatan ini untuk mewadahi keinginan masyarakat, khususnya pelaku UMKM Kuliner untuk mengenal masakan dari Libya.

    Lebih lanjut disampaikan, usai kegiatan ini, nantinya juga akan ada pendampingan bagi peserta yang memang benar-benar ingin belajar untuk dapat memasak masakan asal Libya ini dan mungkin jenis-jenis masakan lain selain empat jenis makanan yang telah didemokan.

    Usai memasak, seluruh peserta yang hadir mencicipi hidangan menu Libya yang telah disajikan.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • Prodi S-1 Manajemen Sosialisasikan Wirausaha Merdeka 2024

    Prodi S-1 Manajemen Sosialisasikan Wirausaha Merdeka 2024

    MBKM Wirausaha adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang difokuskan pada pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa Indonesia.

    MBKM Wirausaha merupakan program yang sangat membantu mahasiswa dalam rangka menyalurkan talenta-talenta yang belum terwadahi dalam kurikulum konvensional yang diselenggarakan oleh prodi, sehingga MBKM Wirausaha menjadi solusi.

    Program ini diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk memberikan mahasiswa kesempatan memperoleh pengalaman praktis di luar kurikulum akademik mereka melalui kegiatan kewirausahaan.

    Tahun 2024, Universitas Sebelas Maret (UNS) telah ditunjuk Kemendikbudristek untuk menjadi host di MBKM Wirausaha. Kegiatan di tahun ini adalah kelanjutan tahun-tahun sebelumnya, tahun kemarin ada beberapa mahasiswa FEB yang lolos di program MBKM Wirausaha.

    Pernyataan itu disampaikan Sarwoto, S.E., M.Sc., Ph.D., LSS.Cp. Plt. Kepala Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS pada kegiatan Sosialisasi Wirausaha Merdeka 2024, Selasa 3 September 2024 secara daring.

    Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Prodi S-1 Manajemen kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen.

    Kaprodi mengatakan Prodi S-1 Manajemen adalah prodi yang sangat akomodatif dengan MBKM. Prodi Manajemen tidak hanya menawarkan MBKM wirausaha, tapi untuk semuanya, 8 bidang MBKM, MBKM  wirausaha salah satunya.

    “Setiap semester ada pesertanya, kami berharap dari mahasiswa prodi manajemen bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menyalurkan talenta, mensimulasikan wirausaha yang didampingi oleh para mentor sehingga bisa menjadi wirausaha yang berbobot.” jelasnya memberi semangat.

    Kaprodi juga memastikan mahasiswa yang mengikuti MBKM wirausaha bukan menjadi pedagang biasa tapi menjadi wirausaha.

    “Ingat, ikut seleksinya, jika diterima, lapor ke prodi,  jangan berhenti kuliah sebelum dinyatakan diterima agar tidak ada masalah” tegasnya.

    Bagi mahasiswa yang perlu penjelasan lebih lanjut terkait MBKM, Kaprodi sangat terbuka untuk membantu.

    Sementara itu,  Koordinator Bidang MBKM Kewirausahaan Prodi S1 Manajemen FEB UNS Dila Maghrifani, S.E., B.Sc., M.Sc.,Ph.D menjelaskan di kegiatan Wirausaha Merdeka 2024 mahasiswa akan mendapatkan benefit yakni acess funding, coaching clinic, startup community serta expo and business matching.

    Di kegiatan ini, Mahasiswa berpeluang mendapatkan akses pendanaan dari venture capital, government, community dan university. Mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dan mentoring oleh praktisi bisnis dan praktik secara langsung di UKM untuk pengembangan bisnis. Mahasiwa dapat membangun jaringan dengan sesama wirausahawan, mentor dan investor yang bisa membuka peluang kolaborasi, pembelajaran dan pendanaan.

    Selain itu, mahasiswa berkesempatan emas untuk memasarkan produk atau jasa startup kepada calon investor, mitra bisnis dan pelanggan potensial mahasiswa.

    Menjawab pertanyaan salah satu peserta terkait ide bisnis, Dila menyampaikan untuk gambaran  ide bisnis itu tidak perlu terlalu detil.

    “Untuk ide bisnis kalian,  tidak perlu sedetil mungkin, intinya ketika menjelaskan ide bisnis kalian  why, what, how bisa kalian sampaikan. Why mengapa bisnis kalian berdiri, identifikasi ada masalah apa di market yang pengen kalian tuju sehingga menjadikan bisnis ini; What, apa bisnis kalian, misalkan produknya apa, fitur-ftur produkya apa, benefit dari produk itu apa yang menyelesaikan permasalahan dari target market yang kalian tuju;  How, secara garis besar bagaimana kalian akan membuat bisnis ini akan dijangkau oleh target market kalian, misal lewat digital, atau lewat offline, pameran dan sebagainya” paparnya.

    Dila juga menyampaikan di Wirausaha Merdeka 2024 hanya menerima 400 mahasiswa S1, S2, S3 dari seluruh Indonesia. Diharapkan mahasiswa segera melakukan pendaftaran.