FEB

Kategori: fakultas

  • Kolaborasi UNS, UMPO, UPG dan STIE Arlindo Beri Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Karangpatihan

    Kolaborasi UNS, UMPO, UPG dan STIE Arlindo Beri Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Karangpatihan

    Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Universitas Primagraha (UPG) dan STIE Arlindo mengadakan pengabdian masyarakat bertajuk Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Bonggol Jagung dan Fesyen Berkelanjutan di Desa Karangpatihan Ponorogo, Minggu 28 Juli 2024.

    Tim pengabdian masyarakat diketuai Prof. Dr. Rahmawati, M,Si, Ak. dan beranggotakan M. Rudianto, S.E., S.Sn., M.Sn., Dr. Rochmat Aldi Purnomo, S.E , M.Si., Sarah Rum Handayani Pinta, M.Hum., Siti Nurlaela, Isnayni Sabila.

    Tim memberikan pelatihan produksi Batik Ciprat berbasis fesyen berkelanjutan kepada pekerja difabel Desa Karangpatihan serta mahasiswa difabel Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

    Sebagai pemateri, Prof. Rahmawati menjelaskan beberapa inovasi dalam pelatihan ini termasuk pemanfaatan bonggol jagung dalam pengolahan limbah, penggunaan warna alami sebagai alternatif dari pewarna sintetis yang selama ini digunakan serta penggunaan pupuk tulang sapi untuk meningkatkan efisiensi produksi Batik Ciprat.

    “Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini pertama pemanfaatan bonggol jagung untuk olah limbahnya, Kemudian yang kedua warna alam selama ini warnanya sintetis, jadi kita mencoba memberikan suatu inovasi warna yang baru, warna alam, karena kalau orang luar negeri itu justru senangnya warna alam” ungkapnya.

    Sementara itu, Dr. Rochmat Aldi mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat di Karangpatihan terutama mitra bisa mendapatkan keterampilan baik dari sisi fesyen berkelanjutan maupun bagaimana cara mengolah limbah dengan limbah, limbah Batik Ciprat mengolahnya dengan limbah bonggol jagung.

    “Dan ini tidak hanya selesai di kita saja, bisa dikembangkan dengan metode yang lain misalkan kipas ataupun dengan teknik atau motif batik juga yang lebih baik lagi dan berkelanjutan

    Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabdian Masyarakat yang telah membantu mengentaskan kemiskinan di desa tersebut.

    “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam upaya mengentaskan kemiskinan di desa Karangpatihan, juga kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, sudah berkolaborasi membantu kami bagaimana agar Batik Ciprat bisa berkembang” ungkapnya.

    Dikatakan, pelatihan ini sangat luar biasa, bisa membantu masyarakat Karangpatihan dengan pengembangan Batik Ciprat, selanjutnya bagaimana teknik pengeringan batik yang sangat efisien.

    Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat desa Karangpatihan. pelatihan serta mendorong penggunaan bahan-bahan alami dalam industri batik Indonesia.

  • Persiapkan Reakreditasi, FEB UNDANA Kunjungi FEB UNS

    Persiapkan Reakreditasi, FEB UNDANA Kunjungi FEB UNS

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan FEB Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang, Kamis 8 Agustus 2024.

    Tim yang dipimpin oleh Dr. Apriana H.J Fanggidae, SE, M.Si,  Dekan  FEB UNDANA diterima oleh Dekanat, Kepala Program Studi (Prodi) dan Dosen Ekonomi Pembangunan (EP) FEB UNS.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Dekan FEB UNDANA beserta rombongan  atas kunjungannya ke FEB UNS.

    Tastaftiyan mengatakan UNS telah bertransformasi dari status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

    Perubahan status ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2020 tentang UNS Surakarta PTN-BH.

    Lebih lanjut dijelaskan, untuk transformasi yang ada di level fakultas yaitu dengan akreditasi internasional.

    “Pencapaian akreditasi internasional bukan semata-mata memperoleh akreditasinya, tetapi lebih kepada prosesnya untuk mencapai akreditasi itu, bisa membuat culture atau tata kelola fakultas yang lebih baik” jelasnya.

    Di akhir sambutannya, Tastaftiyan mempersilahkan rombongan dari FEB UNDANA  untuk berdiskusi langsung dengan Kaprodi EP, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D dan beberapa dosen EP yang hadir, semoga kunjungan ini memberikan kemanfaatan bagi FEB UNDANA dan juga FEB UNS.

    Sementara itu, Dr. Apriana menyampaikan tujuan kunjungannya untuk benchmark ke Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS mengingat Prodi di fakultasnya sedang dalam tahapan persiapan untuk mengajukan reakreditasi.

    Dikatakan, salah satu poin penting dalam borang akreditasi adalah terkait benchmark pengelolaan audit mutu dalam pengembangan prodi. Oleh karena itu FEB UNDANA memilih FEB UNS sebagai benchmark.

    Dekan FEB UNDANA juga memperkenalkan peserta yang ikut dalam kunjungan itu yakni Wakil Dekan 1, Koordinator Prodi, Gugus Kendali Mutu dan Dosen Prodi S1 Ekonomi Pembangunan UNDANA.

    Diskusi berjalan dengan lancar dan usai acara diadakan pertukaran cinderamata antara FEB UNS dan FEB Nusa Cendana serta foto bersama.

  • Guyub Rukun Agawe Santosa, FEB Gandeng Pertamina adakan Gathering

    Guyub Rukun Agawe Santosa, FEB Gandeng Pertamina adakan Gathering

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Pertamina adakan Gathering bertemakan Guyub Rukun Agawe Santosa yang digelar di Bandungan, 2-4 Agustus 2024.

    Kegiatan yang diikuti seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik), Pimpinan, Dosen Pembimbing dan Pendamping Mahasiswa Kelas Kerja Sama Pertamina serta Dharma Wanita FEB tersebut diadakan untuk mempererat hubungan antar Civitas Academica FEB UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com, (Hons), P.h.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pertamina yang telah membantu untuk terlaksananya kegiatan gathering FEB.

    Prof. Djoko juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan yang hadir, dosen, tendik, mahasiswa dan juga Dharma Wanita FEB.

    Di kesempatan itu Prof. Djoko juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya beserta jajaran hanya tinggal beberapa minggu, Ia pun meminta maaf apabila selama memimpin FEB ada hal-hal tidak sesuai dengan harapan.

    “Ini adalah minggu-minggu terakhir bagi kami memimpin FEB. Mohon maaf bila ada perkataan maupun tingkah laku, tindakan yang tidak sesuai dengan harapan Bapak Ibu semua” ungkapnya.

    Prof. Djoko juga mengajak agar civitas academica FEB selalu rukun, guyub rukun agawe santoso. Siapapun penggantinya, calon dekan mendatang kita support bersama-sama agar perkembangan FEB lebih jaya lagi.

    “Sekali lagi, kami atas nama jajaran dekanat dan kaprodi mohon maaf, semoga kami tetap sehat, kuat untuk berkontribusi kepada FEB UNS” terangnya.

    Di kegiatan itu, sekaligus dalam rangka mangayubagyo purnatugas Dr. Atmaji, MM, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Program Studi S-1 Manajemen.

    Prof. Djoko mengucapkan terima kasih kepada Dr. Atmaji yang telah berjasa ke FEB UNS, semoga tetap sehat dan tetap semangat, diharapkan tetap berkontribusi.

    Sementara itu, Dr. Atmaji mengucapkan terima kasih kepada Dekan dan jajarannya yang telah mengundang di acara gathering untuk mangayubagyo purna tugas.

    “Terima kasih atas undangan yang diberikan Pak Dekan untuk mengikuti acara ini, atas nama pribadi dan keluarga kami mohon maaf apabila selama berinteraksi dengan bapak Ibu ada salah” tuturnya.

    Dr. Atmaji juga berharap agar keluarga besar FEB tetap menjaga kualitas, semakin mempererat hubungan, guyub rukun untuk bisa bersama-sama membangun FEB.

    “Marilah kita jaga kebersamaan, jika ada yang salah saling memaafkan, saling mengingatkan,  FEB bisa menjadi lebih baik lagi apabila saling mendukung, saling mengisi hingga semakin baik lagi dan lebih baik lagi.

    Untuk lebih mempererat hubungan keluarga besar FEB UNS, membangun kerja sama tim dan meningkatkan komunikasi, di kegiatan itu juga digelar outbond. Dua tim yang dinilai terbaik diberikan hadiah sebagai apresiasi.

    Berbagai hadiah hadir menarik juga diberikan kepada peserta gathering.

    Tiga  hadiah utama yang diundi jatuh kepada Tendik, Ago Yudiantos dan Runi Nuvianti, serta mahasiswa FEB, Arif Santoso.

  • Komunitas Mesen Kampus Kenangan Donasikan Sejumlah Dana untuk Beasiswa

    Komunitas Mesen Kampus Kenangan Donasikan Sejumlah Dana untuk Beasiswa

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Komunitas Mesen Kampus Kenangan  (MKK) FEB UNS 76-80 turut berkontribusi dalam Artefac Watu Abadi FEB UNS Endowment Fund for Sustainable Education.

    Sonny Arifin, perwakilan Komunitas MKK menyerahkan sejumlah dana untuk beasiswa kepada perwakilan Yayasan Dharma Bekti KAFEB yang hadir saat itu, Ellytahatin Indah di Ruang Fiscal Corner FEB UNS, Senin 29 Juli 2024

    Kehadiran MKK FEB UNS 76-80 dan perwakilan Yayasan Dharma Bekti diterima oleh Pimpinan FEB UNS.

    Dalam sambutannya, Sonny mengatakan bahwa dana tersebut dikumpulkan dari seluruh anggota MKK, angkatan 1976 hingga1980.

    Sony juga menceritakan Komunitas MKK 76-80 lahir pada bulan September 2011. Saat itu hanya beberapa yang tergabung, namun saat ini sudah bertambah banyak, semua mahasiswa yang pernah kuliah di kampus Mesen tergabung dalam MKK.

    Sementara itu Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan dalam sambutannya menyampaikan adanya Yayasan Dharma Bekti yang diinisiasi  KAFEB memiliki banyak manfaat bagi  FEB UNS.

    “Adanya Yayasan Dharma Bekti ini sangat mendukung kegiatan kami, beasiswa mahasiswa, UKT, kegiatan-kegiatan kemahasiwaan, pembiayaan lomba dan kegiatan-kegiatan lainnya, pada dasarnya untuk mendukung ketercapaian indikator kinerja utama FEB menjadi lebih baik.” ungkapnya.

    Di kesempatan itu pula, Dr. Dwi Prasetyani juga menyampaikan berbagai capaian FEB. Di skala nasional, FEB masuk dalam peringkat ke-4 untuk Jurusan Ekonomi terbaik di Indonesia

    Saat ini, dengan kerja sama dengan alumni, FEB berusaha untuk memposisikan FEB menjadi yang lebih baik, harapannya menjadi nomor 1 di Indonesia.

    Di skala internasional versi World Class Rangking (WUR), FEB berada di peringkat 301-350 untuk bidang Accounting & Finance dan juga bidang Economics & Aconometrict.

    FEB juga akan bersiap untuk mengikuti akreditasional internasional  AACSB. Harapannya ketika sudah teraih, maka akan lebih mudah dalam program pertukaran mahasiswa ke universitas-universitas top di dunia.  

    Di akhir sambutannya, Dr. Dwi Prasetyani kembali menyampaikan bahwa keberadaan KAFEB sangat membantu dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di FEB.

    “KAFEB sangat membantu kami, mengakselerasi performance kinerja pekerjaan kami, karena tantangan kami semakin besar, sehingga kami perlu support diluar kemampuan kami” ungkapnya.

    Sebagai contoh, berdirinya Ruang Fiscal Corner, merupakan ruang yang dibangun untuk kerja sama FEB dengan kementerian keuangan. Rapat-rapat rutin digelar, program-program bersama antara alumni yang ada di kementerian dan dosen-dosen di FEB mulai dibangun dan secara bertahap direalisasikan.

    Kerja sama dengan alumni juga mempermudah akses untuk melakukan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di luar negeri.

    Ketua Senat FEB UNS Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek. menambahkan bahwa untuk membesarkan FEB tidak bisa sendirian tapi harus menjalin kerja sama dengan para alumni, banyak alumni-alumni FEB yang sukses.

    Usai seremoni penyerahan dana beasiswa oleh MKK 76-80, peserta yang hadir berfoto bersama di depan “Artefac Watu Abadi FEB UNS” yang merupakan simbol keabadian dari kegiatan amal, mengadopsi konsep Endowment Funds.

  • Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS Gelar Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu

    Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS Gelar Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu

    Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan workshop dan rapat dosen dengan tema “Workshop Persiapan Pengajaran dan Sosialisasi Rumpun Ilmu”, Selasa  6 Agustus 2024 di  Hotel Adhiwangsa Solo.

    Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.S.i., Ph.D.

    Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan memperkuat pemahaman tentang rumpun ilmu di kalangan staf pengajar.

    Acara berlangsung dengan sangat antusias, ditandai dengan interaksi aktif dari para dosen anggota program studi.

    “Kami sangat puas dengan tingkat partisipasi dan antusiasme yang ditunjukkan oleh para dosen dalam workshop ini,” ujar Bhimo Rizky Samudro.

    Dikatakan, ini mencerminkan komitmen para dosen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Prodi S1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS

    Workshop ini mencakup berbagai topik penting, termasuk metode pengajaran terkini, pengembangan kurikulum, dan penyelarasan materi kuliah dengan perkembangan terbaru dalam bidang ekonomi pembangunan.

    Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS untuk memastikan bahwa para mahasiswa mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

  • MESP Hadirkan Pembicara dari Universiti Kebangsaan Malaysia di International Workshop

    MESP Hadirkan Pembicara dari Universiti Kebangsaan Malaysia di International Workshop

    Menulis paper untuk publikasi pada jurnal dengan reputasi baik merupakan suatu keterampilan yang sangat penting bagi akademisi khususnya mahasiswa MESP. Proses ini tidak hanya mengharuskan penulis untuk menyampaikan temuan mereka dengan jelas, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh jurnal tempat mereka mengirimkan karya tersebut. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang struktur dan elemen penting dalam penulisan akademik adalah kunci untuk menghasilkan paper yang dapat diterima.

    Senin, 29 Juli 2024 di Ruang Telekonferen Gedung Bachtiar Effendi, MESP mengundang Dr. Suziana Hasan, dosen dari Universiti Kebangsaan Malaysia sebagai narasumber pada agenda workshop berjudul “How to Write an Outstanding Manuscript for A Reputable Publication”.

    Pada workshop tersebut narasumber mengenalkan beberapa jurnal internasional bereputasi baik seperti Scopus, Elsevier, Web of Science dan Springer.

    Adapun langkah-langkah dalam menyusun paper yang baik harus sesuai dengan format penulisan yang telah ditentukan oleh masing-masing jurnal, kelalaian dalam penulisan dapat menjadi salah satu alasan reviwer untuk menolak paper kita.

    Penulisan paper yang dibantu dengan AI merupakan hal yang umum saat ini namun kita mesti teliti dalam memahami hasil yang diberikan agar tetap sesuai dengan maksud yang diinginkan dan menjaga orginalitas tulisan.

    Sebelum paper dikirim lakukan proof read untuk memastikan tidak ada kesalahan baik dalam penulisan maupun konten penelitian.

    ketika akan mempublikasikan paper sebaiknya menyertakan cover letter agar editor jurnal dapar secara singkat memahami paper yang akan dipublikasikan dan mengerti alasan paper layak dipublikasikan pada jurnal tersebut.

    Dalam penentuan permasalahan yang akan diteliti boleh mengambil dari limitasi penelitian terdahulu dan penentuan tema penelitian diharapkan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi signifikan di masyarakat.

    Judul penelitian yang dibuat disarankan untuk tidak lebih dari 10 kata sehingga menarik untuk dibaca. Penulisan abstrak biasanya cukup singkat antara 150-200 saja yang mencakup latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metode, hasil, saran, implikasi, limitasi (usahakan hasil penelitian dapat diimplementasikan pada negara atau objek penelitian lain).

    Diakhir pemaparan, narasumber tidak lupa memberikan motivasi kepada peserta khususnya kepada mahasiswa yang masih dalam proses penyusunan tesis maupun jurnal untuk tetap bersemangat menulis dan memperkaya literatur.

  • Ainina Ratnadewati, Mahasiswi MESP Ikuti Program Joint Supervision UNS dan Universiti Kebangsaan Malaysia

    Ainina Ratnadewati, Mahasiswi MESP Ikuti Program Joint Supervision UNS dan Universiti Kebangsaan Malaysia

    Joint Supervision merupakan program yang memberikan ruang bagi mahasiswa terpilih untuk menulis tugas akhir yang dibimbing langsung dengan dosen dari universitas di luar negeri.

    Ainina Ratnadewati merupakan salah satu mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berkesempatan untuk mengikuti program tersebut.

    Penyusunan tesis yang dilakukan oleh Ainina dibimbing langsung dengan Profesor Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled selaku dosen dari Fakultas Ekonomi Universiti Kebangsaan Malaysia.

    Senin, 29 Juli 2024 telah diadakan kegiatan seminar proposal tesis sebagai salah satu rangkaian kegiatan Joint Supervision yang mendatangkan langsung dosen pembimbing dari Univeristi Kebangsaan Malaysia tersebut.

    Proposal yang dipresentasikan Ainina berjudul “Implementasi Ekonomi Sirkular sebagai Solusi terhadap Permasalahan Sampah pada Pedagang di Taman Wisata Candi Prambanan: Pendekatan Multi-Analisis”.

    Acara ini dihadiri oleh banyak mahasiswa dari beberapa lintas jurusan yakni Program Studi Ekonomi dan Agribisnis.

    Pada agenda tersebut para peserta seminar sekaligus dosen pembimbing, khususnya Profesor Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salled memberikan banyak saran untuk menghasilkan tugas akhir yang berkualitas.

    Program Joint Supervision ini diharapkan dapat dikenal dan diminati oleh banyak mahasiswa di lingkup UNS, sehingga dapat meningkatkan relasi dengan universitas di luar negeri dan mampu meningkatkan kualitas kepenulisan tugas akhir yang baik.

  • Pengabdian Masyarakat di Desa Krikilan Sragen, MESP FEB UNS Gandeng Universiti Kebangsaan Malaysia

    Pengabdian Masyarakat di Desa Krikilan Sragen, MESP FEB UNS Gandeng Universiti Kebangsaan Malaysia

    Dalam rangka memperkuat sinergi pengabdian masyarakat internasional sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Krikilan, Sragen, Senin, 29 Juli 2024.

     

    Pengabdian ini bertujuan untuk kolaborasi masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah pariwisata yang berada di Desa Krikilan secara internasional. Harapannya saling menguntungkan dari pertukaran pengetahuan pariwisata antara masyarakat Desa Krikilan dengan delegasi dosen Universiti Kebangsaan Malaysia.

    Delegasi dari pihak Universiti Kebangsaan Malaysia dipimpin oleh Prof. Madya Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh bersama dengan Dr. Suziana Binti Hasan yang kemudian disambut dan diterima baik oleh Tim FEB UNS yang dipimpin oleh Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si, Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si, Dewi Ismoyowati, S.E., M.Ec.Dev beserta tim.

     

    Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan masyarakat UMKM di Desa Krikilan diawali dengan sambutan oleh Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si serta perangkat Desa Krikilan.

     

    Perangkat Desa memberikan sambutan selamat datang dan ucapan terimakasih, serta memberikan harapan kedepannya dengan adanya kegiatan ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat UMKM di Desa Krikilan untuk terus mengembangkan nilai tambah pariwisata.

     

    Kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Prof. Mayda Dr. Norlida Hanim Binti Mohd Salleh. Ia memaparkan mengenai pariwisata baik di negara Malaysia maupun di Indonesia sehingga mendorong dan memotivasi masyarakat UMKM di Desa Krikilan untuk terus mengembangkan nilai tambah pariwisata di Desa Krikilan, Sangiran.

  • Working Paper Series Hadirkan 3 Presenter FEB UNS dan Pembahas dari Khalifa University Qatar

    Working Paper Series Hadirkan 3 Presenter FEB UNS dan Pembahas dari Khalifa University Qatar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB Universitas Sebelas Maret (UNS)  dan Fintech Center UNS Adakan Working Paper Rising Star Student in Finance, Jumat 26 Juli 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB.

    Tiga pembicara dihadirkan dalam kegiatan itu M. Yusuf Indra Purnama, lulusan Program Doktor dari National Central Univerity Taiwan yang juga Dosen FEB UNS; Bambang Sutrisno, mahasiswa PDIE UNS dan  Inas Nurfaida Futri, mahasiswa Magister Manajemen FEB UNS. Dan sebagai pembahas Prof. Ahmet Faruk Aysan, Hamad Bin Khalifa University, Qatar.

    Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D., Kepala Program Studi S-1 Bisnis Digital mewakili Pimpinan FEB UNS menyampaikan ucapan terimakasih kepada Prof. Aysan dan juga kepada ketiga presenter.

    “Terima kasih kepada Prof. Ahmed Faruk Aysan, karena telah bersedia hadir ke FEB UNS untuk berbagi pengetahuan bersama tiga presenter kita hari ini. Terima kasih juga kami ucapkan kepada ketiga presenter yang telah bersedia untuk mempresentasikan working paper-nya di bidang keuangan,” ungkap Putra.

    “Kami harap agenda hari ini menjadi kesempatan yang sangat baik dimana kita dapat berbagi, sehingga dapat belajar dan mendiskusikan bagaimana mengembangkan topik yang ada” ungkapnya.

    Putra juga berterima kasih kepada peserta yang hadir, agenda hari ini adalah merupakan kesempatan yang baik bagi peserta, di sesi pertama ini akan ada tiga presenter dan di sesi kedua peserta bisa berkonsultasi, berdiskusi tentang topik, serta menanyakan tentang kesulitan yang sedang dihadapi kepada Prof. Aysan.

    Ketiga presenter yang hadir untuk mempresentasikan artikelnya adalah M. Yusuf Indra Purnama dengan arikel berjudul ‘Robot Deployment and Corporate Risk-Taking,’ yang membahas mengenai dampak ekonomi dari penggunaan robot di sektor industri.

    Dalam riset tersebut, ia menemukan bahwa penerapan robot di sektor industri berkaitan dengan turunnya tingkat ‘risk-taking’ oleh perusahaan sampel.

    Sementara itu, presenter kedua, Bambang Sutrisno dengan artikel berjudul ‘Dividend Policy, Stock Price Crash Risk, and Islamic Label’, mengemukakan efek dari keberadaan anggota Dewan Komisioner dengan relasi politis di perusahaan.

    Lebih lanjut riset tersebut menemukan perbedaan efek dari anggota Dewan Komisioner dengan hubungan politis transaksional dan hubungan politis relasional, dimana anggota dengan hubungan transaksional meningkatkan risiko jatuhnya perusahaan.

    Presenter terakhir, Inas Nurfadia Futri, menemukan bahwa kegiatan penggalangan dana untuk kegiatan sosial memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penggalangan dana untuk tujuan lainnya, dalam artikelnya berjudul ‘The Success of Social Project in Online Crowdfunding in Indonesia.’

  • Bedah Soal-Soal Tes Potensi Akademik Bersama Dr. Guntur Riyanto

    Bedah Soal-Soal Tes Potensi Akademik Bersama Dr. Guntur Riyanto

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Keluarga Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFEB) UNS menyelenggarakan Pelatihan Tes Potensi Akademik (TPA), 24-25 Juli 2024 secara hybrid, di ruang Telekonferen FEB UNS dan melalui Zoom Meeting.

    Kegiatan yang diikuti lebih dari 50 peserta itu menghadirkan instruktur  Dr. Guntur Riyanto, M.Si, Dosen FEB UNS

    Diawal pelatihan, Dr. Guntur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya fakultas memberikan pengetahuan kepada mahasiswa dan juga kepada lulusan untuk memasuki pasar kerja.

    “Ini merupakan upaya fakultas melatih mahasiswa dan juga  alumni yang belum bekerja yang baru bersiap masuk ke pasar kerja, untuk kita bimbing dan latih dalam menghadapi soal-soal TPA sehingga mendapatkan  penilaian yang tinggi, soal-soal seperti ini perlu ada triknya karena tidak hanya harus menjawab dengan tepat namun juga harus bisa cepat” tegasnya.

    Lebih lanjut dijelaskan TPA merupakan tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan intelektual umum seseorang, termasuk kemampuan berpikir logis, analitis, dan kemampuan pemahaman verbal serta kuantitatif. TPA sering digunakan dalam berbagai seleksi masuk perguruan tinggi, seleksi beasiswa, maupun rekrutmen pegawai.

    TPA biasanya terdiri dari beberapa subtes, antara lain verbal, numerikal, logika atau penalaran dan spasial.

    Verbal, mengukur kemampuan memahami dan menganalisis teks tertulis, serta kemampuan kosakata dan pemahaman makna kata; Numerikal, mengukur kemampuan berpikir logis dan kuantitatif, termasuk pemahaman matematika dasar dan kemampuan menyelesaikan masalah numerik; Logika, mengukur kemampuan berpikir logis dan analitis, termasuk kemampuan menyusun argumen dan menyelesaikan masalah logis; Spasial, mengukur kemampuan memahami dan memanipulasi bentuk dan ruang, termasuk kemampuan visualisasi objek tiga dimensi.

    Menurutnya. untuk bisa mengerjakan TPA perlu memperbanyak latihan, kerjakan contoh soal-soal dan latihan dari berbagai sumber. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa dengan tipe soal dan pola pikir yang diperlukan. Karena soal-soal TPA, hampir sama polanya.

    Selain itu perlu manajemen waktu, Saat berlatih, usahakan untuk mengerjakan soal dalam waktu yang ditentukan agara terbiasa dengan tekanan waktu dan prioritaskan soal yang lebih mudah dan pastikan menyisakan waktu untuk soal yang lebih sulit.

    Untuk mengasah kemampuan logika dan numerik, dasar-dasar matematika dan logika perlu dipelajari.

    Selama dua hari, Dr. Guntur membedah soal-soal TPA, di hari pertama pembahasan soal-soal numerik dan logika, sedangkan di hari kedua membahas soal-soal verbal dan spasial.