FEB

Kategori: fakultas

  • Ketua Unit Penjaminan Mutu FEB Serahkan Laporan Kegiatan UPM

    Ketua Unit Penjaminan Mutu FEB Serahkan Laporan Kegiatan UPM

    Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan Gathering Peningkatan Kinerja UPM, Jumat 25 Oktober 2024 di Tawangmangu.

    Kegiatan diikuti Pimpinan, UPM dan Gugus Kendali Mutu (GKM) FEB serta pimpinan periode 2019-2024.

    Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M., Ketua UPM dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang telah dilakukan oleh UPM selama bertugas tahun 2019 hingga 2024.

    Pada kesempatan itu, Prof. Budhi menyerahkan Laporan Kegiatan UPM FEB UNS kepada Pimpinan FEB yang diwakili oleh Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA. Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) FEB .

    “Pada kesempatan ini UPM akan memberikan laporan aktifitas yang dilakukan UPM selama 4 tahun. Dokumen mutu yang telah disusun diserahkan kepada pimpinan yang baru. Kami juga minta maaf kepada rekan-rekan Kaprodi, jika apa yang sudah kami lakukan dalam waktu 4 tahun banyak kekurangannya. Dengan laporan ini, pimpinan FEB sekiranya bisa memberikan koreksi untuk pengelola UPM berikutnya” ungkapnya.

    Laporan tersebut merupakan rangkuman aktifitas UPM, diantaranya berisi hasil Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2022-2024,  hasil survei pengguna lulusan, benchmarking ke beberapa universitas, Unit Jaminan Mutu FEB UGM dan UI.

    Dari benchmarking yang dilakukan, UPM FEB bisa belajar dari universitas lain bagaimana UPM berperan serta untuk membantu peningkatan proses pengajaran.

    Benchmarking ke UGM  dan UI juga banyak memberikan wawasan, memberikan peningkatan mutu pembelajaran yang telah dilaksanakan dari kedua universitas tersebut.

    Selain itu, juga telah dilaksanakan benchmarking internasional ke Universiti Sains Malaysia.

    Harapannya, untuk pengelola UPM berikutnya, kegiatan benchmarking internasional lebih diperluas lagi ke Eropa atau Amerika karena benchmarking tidak lagi sebagai kebutuhan tapi tuntutan, jadi harus dilakukan.

    Untuk lebih mengakrabkan seluruh undangan yang hadir, di penutup kegiatan diadakan permainan di dalam ruangan. Para peserta mengikuti kegiatan dengan semangat.

  • Bangun Platform Pendamping Financial Planner bagi Gen Z, Mahasiswa FEB Raih Juara III Business Plan Competition

    Bangun Platform Pendamping Financial Planner bagi Gen Z, Mahasiswa FEB Raih Juara III Business Plan Competition

    Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara  3 Business Plan Competition dalam Festival Ilmiah Syariah (FALAH) 2024 yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam FEB UNAIR, 13 – 14 September 2024 lalu.

    Ketiga mahasiswa tersebut Kharisma Mayang Puspita, Zida Fauziya Kamala dari Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi Pembangunan dan Abdilah Adib Had Farhan dari Prodi S-1 Akuntansi.

    “Tim kami mengambil subtema Islamic Finance dengan topik mengenai financial planner dengan tujuan untuk membantu dalam proses perencanaan keuangan bagi gen z yang menjadi generasi sandwich dan berada di kalangan keluarga middle income” ungkap Kharisma kepada feb.uns.ac.id.

    Menurutnya, permasalahan mengenai generasi sandwich banyak dibahas oleh para generasi muda.

    Berdasarkan data survei CBNC Indonesia tahun 2021 sebanyak 48,7% masyarakat produktif usia 15-45 tahun merupakan generasi sandwich yang memiliki tanggungan financial atas keluarganya.

    Sehingga memunculkan sebuah ide bisnis dengan judul: “zyfin.id (Zoya Fintech of Sharia): Platform Pendamping Financial Planner dengan Metode Wakalah Bagi Gen Z dalam Membangun Kesiapan Masa Depan Generasi Sandwich yang Melek terhadap Literasi Keuangan.

    Harapannya dengan adanya rancangan ide bisnis ini gen z dapat lebih siap dalam mempersiapkan perencanaan keuangannya untuk masa depan khususnya pada generasi sandwich yang berada di middle income.

    Dalam kompetisi itu, 10 tim yang masing-masing tim terdiri dari 3 orang lolos ke babak yakni dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Institut Agama Islam Tazkia Bogor, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Pembangunan Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Universitas Sebelas Maret.

    Tahapan dalam mengikuti lomba Business Plan Competition FALAH 2024 terdiri dari seleksi awal yaitu membuat BMC (Business Model Canvas), seleksi full proposal business plan, dan seleksi final yaitu pitching di depan dewan juri.

    Strategi yang dilakukan oleh tim yaitu membuat sebuah perencanaan di awal dari mulai pemilihan topik bisnis yang saat ini sedang dibutuhkan oleh banyak orang dan menjadi kendala bagi anak muda yaitu tentang Financial Planning.

    Lalu setelah berdiskusi mengenai topik kami membuat BMC dan Proposal dengan mempelajari berkas-berkas dari tahun sebelumnya yang sudah pernah menang.

    “Ketika menuju final, kami juga mempersiapkan proses pembuatan PPT bisnis yang menarik dan cara presentasi yang dapat membangun semangat juri terhadap rencana bisnis yang kita rancang. Alhamdulillah Tim kami masih menjadi Juara 3 Business Plan Competition dalam FALAH 2024″ jelasnya kemudian.

    Kharisma dan tim memperoleh banyak manfaat yang didapatkan dari perlombaan ini.  Selain mendapatkan begitu banyak insight baru khususnya proses pembuatan ide bisnis yang dipresentasikan  kampus lain yang masuk final.

    Selain itu pertanyaan dari dewan juri yang memiliki background dari teknik industri dan manajemen  memberikan insight baru kepada peserta untuk lebih mendalam lagi ketika ingin membuat rencana bisnis untuk business plan.

    “Di lomba ini, kami banyak belajar untuk lebih kreatif lagi dalam pembuatan ide bisnis yang realistis. Selain itu, kami juga mendapatkan relasi baru dari kampus lain dan pelayanan yang diberikan oleh panitia sangat bagus” pungkasnya.

  • Mahasiswa FEB Ikuti Kuliah Dosen Tamu Lembaga Penjamin Simpanan

    Mahasiswa FEB Ikuti Kuliah Dosen Tamu Lembaga Penjamin Simpanan

    Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti perkuliahan dosen tamu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Rabu 16 Oktober 2024 di Aula Gedung Soedarah Soepono.

    Kegiatan ini merupakan implementasi dari perjanjian kerja sama antara FEB UNS dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Perkuliahan dosen tamu diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa Program Studi S-1 Manajemen dan Ekonomi Pembangunan dengan narasumber Daly Rustamblin, Direktur Group Likuidasi Bank.

    Materi Likuidasi Bank menjadi tema yang diangkat dalam forum itu.

    Harapannya mahasiswa mampu memahami filosofi dasar likuidasi bank (mindset) dan juga dapat memahami dan menguasai keahlian konsep dan desain likuidasi bank (skill set).

    Di awal paparannya, Daly menjelaskan berdasarkan UU, LPS memiliki 4 opsi dalam melakukan Resolusi Bank, yaitu: Purchase & Assumption (P &A), Bridge Bank, Penyertaan Modal Sementara dan Likuidasi.

    Dalam opsi P&A, good asset akan dialihkan kepada bank penerima, dan bad asset akan dilikuidasi; Dalam opsi Bridge Bank akan didirikan bank perantara dan selanjutnya good asset akadialihkan kepada bank perantara dan bad asset akan dilikuid; Penyertaan modal: menambah kekurangan modal bank sehingga mencukupi rasio kecukupan modal sesuai ketentuan; Likuidasi, melikuidasi/mencairkan seluruh aset untuk membayar kewajiban.

    Dikatakan, Likuidasi Bank adalah tindakan penyelesaian seluruh aset dan kewajiban Bank sebagai akibat pencabutan izin usaha dan pembubaran badan hukum bank.

    Dasar pelaksanaan likuidasi bank diatur dalam UU LPS dan diatur lebih lanjut pada PLPS No.1/PLPS/2011 tentang Likuidasi Bank sebagaimana telah diubah terakhir dengan PLPS No. 1 Tahun 2022.

    Sejak LPS beroperasi pada tahun 2005 sampai dengan 20 September 2024, jumlah BPR/BPRS yang telah dilikuidasi adalah sebanyak 137 Bank yang terrdiri dari 1 Bank Umum, 122 BPR dan 13 BPRS.

    Sedangkan jumlah Bank dalam proses likuidasi adalah sebanyak 19 BPR/BPRS. Adapun untuk bank yang telah selesai  likuidasinya adalah sebanyak 118 Bank, terdiri dari 1 Bank Umum, 106 BPR dan 11 BPRS.

    Lebih lanjut Daly menjelaskan secara detil proses likuidasi secara end-to-end dijabarkan dalam 17 tahapan, yang terbagi dalam 3 kegiatan utama yaitu tahapan perencanaan likuidasi, pelaksanaan likuidasi dan pengakhiran likuidasi.

    Dalam forum itu, mahasiswa diberi kesempatan untuk berdiskusi usai paparan materi dari narasumber.

  • FEB UNRI dan UNS Tandatangani Dokumen Implementasi Kerja Sama

    FEB UNRI dan UNS Tandatangani Dokumen Implementasi Kerja Sama

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan kerja sama FEB Universitas Riau (UNRI), Rabu 16 Oktober 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Dalam kunjungan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementasi Kerja Sama  antara FEB UNRI dan FEB UNS.

    Kehadiran delegasi UNRI diterima oleh Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D., Ketua Program Studi (Kaprodi) dan beberapa dosen S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS.

    Kaprodi EP FEB mewakili pimpinan fakultas menyambut baik para delegasi FEB UNRI.

    “Kami sangat menyambut baik inisiasi kerja sama ini, minggu lalu juga ada beberapa kampus datang dengan agenda yang sama, seperti FEB UNRI, tentunya  FEB UNRI juga punya semangat yang sama. Kita maju bersama, berbagi pengetahuan, pengalaman. Harapannya dengan PKS dan implementasinya akan membawa manfaat bagi kedua institusi” katanya.

    Dr. Yusni Maulida, S.E., M.Si., Kepala Jurusan EP FEB UNRI menyampaikan kunjungan kerja sama ini adalah upaya FEB UNRI menjaga kualitas lulusan dan juga dosen.

    Dikatakan, implementasi kerja sama ini adalah sebagai landasan dalam rangka pelaksanaan PKS antara FEB UNRI dan FEB UNS yakni dengan melakukan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Mandiri melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    FEB UNRI mengirimkan 4 orang mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di tahun akademik Ganjil 2024/2025.

    “Kami berharap kerja sama ini akan berlanjut di tahun datang, dan akan banyak kerja sama lainnya, tidak hanya pengiriman mahasiswa, juga kegiatan-kegiatan misalnya guest lecture dan visiting lecture. Kita harapkan ke depan memperluas bentuk kerja sama yang bisa dilakukan antara Prodi EP FEB UNRI dan UNS” jelasnya.

    Seusai seremoni penandatanganan kerja sama, para delegasi FEB UNRI juga berkesempatan untuk berdiskusi dengan Kaprodi dan Dosen EP FEB UNS untuk membahas lebih lanjut kerja sama yang dilakukan.

  • Launching Desa Wisata di Sragen: “Grebeg Klobot” Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat Tiga RG FEB UNS

    Launching Desa Wisata di Sragen: “Grebeg Klobot” Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat Tiga RG FEB UNS

    Masyarakat Desa Bagor antusias mengikuti Festival Grebeg Klobot, Minggu 13 Oktober 2024. Arak-arakan gunungan dari jagung dan hasil bumi dari masing-masing dukuh dibawa ke lapangan Desa Bagor. Ada sebanyak 13 bentuk gunungan yang difestivalkan dalam rangka launching Desa Wisata.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tiga Riset Grup (RG) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) di Desa Bagor Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen.

    RG Kearifan Lokal menginisiasi kegiatan budaya Grebeg Klobot sebagai daya tarik wisata dan sebagai agenda tahunan. “Grebeg Klobot” yaitu gunungan dari hasil tanaman jagung yang merupakan komoditi unggulan di Desa Bagor.

    RG Pemasaran membantu website sebagai sarana promosi guna meningkatkan pemasaran destinasi baru ini, sedangkan dari Riset Manajemen Operasi memberikan dukungan berupa layout dan peta wisata desa yang dapat dijadikan pedoman dalam mengembangkan desa wisata kedepannya.

    Secara simbolis penyerahan luaran program pengabdian kepada masyarakat oleh masing-masing perwakilan RG kepada pemerintah desa disaksikan oleh bupati dan pejabat di lingkungan Kecamatan Miri Sragen.

    Replika Gunungan Jagung sebagai simbul ikon desa wisata (DEWI JAGUAR: Desa Wisata Kampung Jagung Bagor) diserahkan oleh Sarwoto, Ph.D selaku perwakilan RG Kearifan Lokal.

    Website Desa Wisata secara simbolis diserahkan oleh Prof. Budi Haryanto selaku perwakilan dari RG Pemasaran dan Peta dan Layout Desa Wisata diserahkan oleh Miftachul Ma’arif, MM.

    Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Program dan Kegiatan dari Tim Pengabdian FEB UNS Kepada Pemerintah Kabupaten Sragen disaksikan oleh Muspika Sragen

    Program dan luaran pengabdian masyarakat tersebut juga menjadi rangkaian kegiatan launching desa wisata.

    Harapannya, dengan kegiatan pengabdian masyarakat dari FEB UNS, mimpi masyarakat Desa Bagor untuk memiliki desa wisata dapat terwujud, mengingat letak Desa Bagor merupakan kawasan penopang daerah segitiga berlian objek wisata di kabupaten Sragen yaitu Gunung Kemukus, Waduk Kedung Ombo dan Situs Sangiran.

    Desa wisata ini diberinama DEWI JAGUAR, merupakan singkatan kata dari Desa Wisata Kampung Jagung Bagor, penamaan ini berdasarkan penggalian potensi desa, dimana desa ini merupakan penghasil komoditas jagung di wilayah sragen.

    Melihat jagung sebagai produk unggulan desa, maka jagung dijadikan ikon dan simbul desa wisata, sehingga melahirkan ide terselenggaranya Festival Grebeg Klobot.

    Pada saat kegiatan launching desa wisata ini, baru pertama kalinya diselenggarakan Festival Grebeg Klobot, namun kemeriahan dan kreatifitas warga mengikuti luar biasa, masing-masing dukuh membawa gunungan jagung dan hasil bumi untuk arak dari balai desa menuju lapangan desa dengan berbagai iringan kesenian daerah untuk dinilai oleh dewan juri dari UNS dan dudayawan.

    Kemeriahan dan komitmen warga desa untuk terus berbenah diri menyiapkan sebagai desa wisata adalah kunci keberlanjutan program ini.

    UNS akan terus memberikan dukungan dan pendampingan untuk mewujudkan mimpi masyarakat Desa Bagor menciptakan DEWI JAGUAR ini.

    Koordinator Tim Pengabdian Masyarakat UNS Bersama Tim Dewan Juri Festival Grebeg Klobot Berfoto Bersama didepan 13 Gunungan Jagung di Lapangan Desa Bagor

    “Jika tahun ini dukungan dan support dari UNS untuk total hadiah festival Grebeg Klobot sebesar 12 juta, insyaallah tahun depan UNS akan membantu lebih banyak lagi jika warga desa juga komit dan semangat” ucap Sarjiyanto, Ph.D, Koordinator Tim Pengabdian 3 RG FEB sekaligus sebagai Kepala Seksi Peraihan Dana Eksternal Pengabdian Masyarakat LPPMUNS dalam sambutannya mewakili pihak dari UNS.

  • Kuliah Praktisi Manajemen Angkat Tema Managing Transformational Changes: What Leader’s Roles and Challenges?

    Kuliah Praktisi Manajemen Angkat Tema Managing Transformational Changes: What Leader’s Roles and Challenges?

    Program Studi S-1 Manajemen FEB UNS adakan Kuliah Praktisi Kepemimpinan yang bertema Managing Transformational Changes: What Leader’s Roles and Challenges?, Kamis 17 Oktober 2024 secara daring.

    Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 100 peserta menghadirkan narasumber Dr. Rumaji., S.Sos., M.Sc., Department Head Pengawasan Internal PT. Pelindo (Persero).

    Dalam materinya, Dr. Rustamaji menyampaikan bahwa sebuah perusahaan yang melakukan transformasi harus mempertimbangkan banyak hal.

    Transformasi harus dilakukan secara detil, harus dilakukan secara jelas, harus dilakukan sistematis karena transformasi ini memiliki konsekuensi kegagalan yang cukup besar.

    “Tidak banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan transformasi mengalami keberhasilan. Menurut beberapa data yang diolah dari beberapa sumber, 70% sampai dengan 80% itu perusahaan yang melakukan transformasi itu belum dikatakan berhasil.  Dalam hal ini,  peranan seorang pemimpin sangat penting, perlu peranan seorang pemimpin yang betul-betul berkomitmen dalam melakukan transformasi tersebut” ungkapnya.

    Menurutnya, ada beberapa hal yang juga akan mempengaruhi apa saja yang menyebabkan transformasi tidak berhasil.

    Yang pertama adalah karena desain strategi transformasi tidak jelas. Dalam melakukan transformasi harus didesain dengan jelas, harus memahami bahwa transformasi ini untuk apa, apa yang harus ditranformasi, apakah parsial, apakah bidang SDM saja, apakah bidang marketing dan komersial, apakah transformasi korporasi. Transformasi itu harus betul-betul detil,  mempertimbangkan banyak faktor yang strategis.

    Yang kedua, transformasi itu bisa dikatakan gagal apabila transformasi hanya bersifat simptomatis, artinya perusahaan tetap menjalankan transformasi, namun hanya disibukkan pada sesuatu yang tidak berisi, sesuatu yang tidak strategik, hanya disibukkan sesuatu yang seremonial saja tapi tidak mencari akar penyebab masalahnya di dalam perusahaan itu apa. ‘

    Transformasi yang bersifat simptomatis tidak menyelesaikan akar masalah. Jadi transformasi itu akan berhasil apabila kita ingin menyelesaikan akar masalahnya sehingga itu yang dikatakan efektif dari efisien.

    Yang ketiga, transformasi itu gagal karena tidak ada titik referensi posisi saat ini,  di setingnya tidak jelas karena kita tidak mengetahui positioning perusahaan kita dimana, apakah kita menjadi market leader, apakah kita menjadi market follower ataukah kita hanya menjadi posisi yang ada di tengah-tengah, hanya menjaga jarak antara posisi leader ataupun follower.

    Yang keempat adalah tidak adanya allignment transformasi. Perusahaan tidak melakukan transformasi secara utuh dan menyeluruh, hanya parsial-parsial. Kegagalan sebuah transformasi karena perusahaan hanya memikirkan sepotong-potong dari bagian tertentu, tidak melihat secara utuh bahwa alignment antar departemen. Terlebih bahwa latar belakang dari kapabilitas SDM juga bervariasi, itu yang harus dipertimbangkan.

    Dalam paparannya, selain menyampaikan beberapa beberapa hal terkait sejauh mana peran dan tantangan yang dihadapi oleh seorang leader  dengan adanya perubahan-perubahan ataupun transformasi yang telah dilakukan, Dr. Rumaji juga memaparkan tentang bagaimana pengalaman-pengalaman di Pelindo dalam melakukan transformasi.

    Pelindo mengalami transformasi di tahun 2021 tepatnya di 1 Oktober 2021. Jadi saat ini genap 3 tahun telah menjalankan transformasi bisnis atau transformasi korporasi yang telah berjalan cukup challenging saat ini.

  • FEB UNS dan FEBM UMRAH Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

    FEB UNS dan FEBM UMRAH Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) telah bersepakat untuk melakukan kerja sama.

    Kesepakatan ini ditandai dengan dilaksanakannya seremoni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Bhimo Rizky Samudro, S.E, M.Si, Ph.D.,  Dekan FEB UNS  dan Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si., Dekan FEBM UMRAH pada Selasa 8 Agustus 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

    PKS tersebut bertujuan untuk menjalin kerja sama, koordinasi dan efektifitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, pelaksanaan merdeka belajar kampus merdeka serta pengembangan sumber daya.

    Adapun ruang lingkup PKS mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta impelementasi Merdeka Belajar Kampus Medeka (MBKM).

    Di bidang pendidikan diantaranya pengembangan kurikulum bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, kegiatan seminar dan pelatihan serta pengembangan kapasitas dosen.

    Di bidang penelitian meliputi kolaborasi riset, publikasi ilmiah bersama dan penyelanggaraan konferensi Ilmiah yang melibatkan para peneliti kedua belah pihak.

    Sedangkan di bidang pengabdian kepada masyarakat meliputi program pemberdayaan masyarakat dan proyek sosial berbasis teknologi.

    Di dalam rangkaian acara itu juga dilaksanakan penandatanganan PKS dalam rangka Program Visiting Lecturer oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Bisnis Digital (Bisdig) FEB UNS, Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.REch., Ph. D dan Kaprodi Bisdig UMRAH, Risdy Absari Indah Pratiwi, S.E., M.Si.

    Dekan FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan delegasi FEB UMRAH dalam rangka penandatanganan kerja sama yang dilanjutkan dengan diskusi.

    Dikatakan, antara FEB UNS memiliki hubungan yang baik dengan FEBM UMRAH, dimulai saat Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., Dosen FEB UNS menjabat sebagai Dekan di FEB UMRAH pada 2014-2015 lalu.

    “Ini merupakan kunjungan FEBM UMRAH yang ke 2. Kunjungan pertama 2020 lalu. Dari tahun 2014 sudah ada hubungan yang erat antara FEB UNS dengan FEB UMRAH, saat Dr.  Mugi menjadi Dekan UMRAH. Punya hubungan baik, saling menjalin kerja sama dan silaturahmi dengan UMRAH” paparnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, sejak jadi Dekan di FEB UMRAH, Dr. Mugi mengirimkan lulusan S1 FEBM menjadi mahasiswa S2, ada 4 orang alumni FEBM yang melanjutkan  S2 di FEB UNS. Dan juga alumni S2 ada 1 orang yang melanjutkan ke PDIE.

    FEB UNS dan UMRAH juga sama-sama memiliki Prodi Bisnis Digital. Hal ini sangat baik untuk menjalin kerja sama, memberikan kemanfaatan bagi kedua belah pihak.

  • FEB UNS Terima Kunjungan SMA IT Nurul Fikri Depok

    FEB UNS Terima Kunjungan SMA IT Nurul Fikri Depok

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu (IT) Nurul Fikri Depok, Rabu 9 Oktober 2024.

    Ratusan siswa SMAIT dan beberapa guru pendamping diterima oleh pimpinan FEB UNS di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.Rech.,Ph.D, Ketua Program S1 Bisnis Digital FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan profil FEB UNS.

    Dikatakan, di FEB UNS ada 4 program studi S1, Manajemen, Ekonomi dan Pembangunan, Akuntansi serta Bisnis Digital. Penjelasan detil terkait prodi akan dipaparkan oleh masing-masing kaprodi yang hadir.

    Dari kunjungan ini, para siswa diharapkan bisa mengambil banyak hal positif, mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Ketika akan masuk ke FEB UNS tahu gambarannya program studi, mencoba mengenal FEB UNS.

    Selain mendapatkan wawasan Prodi Bisnis Digital yang disampaikan Aldy Fariz Achsanta, Ph.D, para siswa juga mendapat banyak wawasan tentang Prodi S1 Manajemen dari  Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si.,SHRM.CP., Kaprodi S1 Manajemen  dan juga tentang prodi Ekonomi pembangunan yang dipaparkan oleh Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D, Kaprodi EP.

    Kepala Sekolah SMA IT Nurul Fikri, Dra. Euis Ernawati berterima kasih kepada pimpinan FEB UNS atas penyambutan siswa-siswinya.

    “Kami dari SMA IT sangat berterima kasih dan berbahagia bisa berkunjung ke FEB UNS pada kesempatan program visit kampus untuk tahun ini. Kedatangan kami banyak harapan yang diinginkan untuk terealisir agar siswa-siwa kami kelas XII, 2 dari jurusan IPS dan 1 dari jurusan IPA untuk mendapatkan wawasan tambahan terkait FEB UNS” ungkapnya.

    Kepala Sekolah juga memohon agar FEB UNS bisa memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya untuk banyak bertanya. Hal ini agar para siswa banyak mendapat wawasan menjelang pengisian data PDSS di akhir tahun 2024, bulan Desember. Sehingga para siswa mendapat penguatan dalam pemilihan program studi atau universitas yang akan dituju dalam penerimaan melalui SNBT dan seleksi mandiri.

  • FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka (UT) untuk melakukan diskusi dan juga penyerahan dokumen kerja sama, Kamis, 10 Oktober 2024 di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB  UNS.

    Kehadiran delegasi dari Sekolah Pascasarjana UT yang dipimpin oleh Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana disambut oleh Dekanat, Pengelola Prodi S2 Magister Manajemen, Pengelola Program Doktor Ilmu Ekonomi dan Unit Penjamin Mutu FEB UNS.

    Seperti tertuang dalam Draf Perjanjian Kerja Sama (PKS), kerja sama tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan kelembagaan di antara PARA PIHAK dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi pada jenjang pendidikan pascasarjana.

    Adapun ruang lingkup PKS mencakup kerja Sama di pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. 

    Di bidang pendidikan diantaranya sharing dosen dalam rangka kuliah tamu, kuliah pakar, dosen penguji, kolaborasi mengajar, dan rekognisi; kerja sama penyusunan dan review kurikulum; kerja sama penyusunan bahan tutorial, penulisan, dan pemeriksaan soal ujian; kolaborasi penyusunan modul dan bahan ajar; kolaborasi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); dan kerja sama dalam pelaksanaan praktikum.

    Di bidang penelitian, meliputi kolaborasi penelitian dan publikasi; pertukaran reviewer jurnal; publikasi bersama dosen dan mahasiswa; kolaborasi penyusunan buku monograf dan referensi; dan kepanitian bersama dalam melaksanakan kegiatan seminar internasional.

    Sedangkan di bidang pengabdian kepada masyarakat, meliputi kegiatan kerja sama dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat; kerja sama dalam pengisian materi pengabdian kepada Masyarakat; dan publikasi bersama hasil pengabdian kepada masyarakat.

    Bhimo Rizky Samudro,S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS di awal sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi Sekolah Pascasarjana UT dan juga memperkenalkan pimpinan FEB yang hadir.

    Dr. Bhimo menyambut baik adanya inisiasi kerja sama yang dijalin antara FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana UT.

    Dikatakan, FEB meliliki grup riset, memiliki beberapa peminatan, dan berbagai kegiatan penunjang akreditasi. Terutama untuk kegiatan penunjang akreditasi internasional yang harus dilakukan secara masif, sehingga sangat perlu adanya kolaborasi.

    Sementara itu, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana UT menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari FEB UNS.

    Dr. Joko juga menyampaikan jumlah mahasiswa UT tahun ini mencapai 662 ribu mahasiswa per registrasi semester ini dari total 1,4 juta mahasiswa. Sedangkan S-2 punya sekitar 2000-an mahasiswa yang registrasi.

    “Kami berterimakasih dengan FEB bisa bekerja  sama dengan kami sehingga bisa menemuni kebutuhan akan pembimbing, penguji, pembahas ahli karena total dosen hanya sekitar 700 orang untuk mahasiswa sebanyak itu, untuk pascasarjana 70 dosen dari 11 program studi ” ungkapnya..

    Sekolah Pascasarjana UT sudah mendapatkan akreditasi unggul dari LAMEMBA sehingga lebih memantabkan untuk bekerja sama dengan FEB UNS.

    Diskusi terkait kerja sama yang dimoderatori oleh Dr. Lilik Wahyudi, S.E., M.Si., Ketua Program Studi S-2 Manajemen berlangsung dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama.

  • Final Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Diikuti 10 Tim

    Final Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 Diikuti 10 Tim

    Sebelas Maret Business Case Competition (SMBCC) 2024 merupakan pembuka acara dari rangkaian Management Carnival yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Acara yang mengangkat tema “Sustaining Innovative Business in Technology Information on a Digital Marketing” diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia.

    Para peserta yang tergabung dalam sebuah tim akan berkompetisi dalam mencari solusi dari suatu masalah bisnis.

    Agenda SMBCC yang rutin digelar sekali dalam setahun mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir analitik, kritis serta mampu menyusun strategi bisnis yang inovatif .

    SMBCC yang dilaksanakan pada 10-12 Oktober 2024 di FEB UNS terbagi dalam empat tahapan yaitu tahap registration, preliminary, semifinal, dan final round. Tiga tahapan awal dilaksanakan secara online dan tahap final round dilaksanakan secara offline.

    10 tim berhasil lolos ke final yakni 3 tim dari Intitut Teknologi Bandung,  3 tim dari Universitas Indonesia, 1 tim dari Universitas Gadjah Mada, 1 tim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, serta 2 tim dari UNS.

    Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si.,SHRM.CP, Ketua Program Studi (Kaprodi) S-1 Manajemen dalam sambutannya di Final SMBCC menyampaikan selamat kepada seluruh tim mahasiswa yang telah berhasil masuk ke final.

    “Selamat kepada seluruh tim yang masuk final, kami sangat mengapresiasi acara tahunan dari SMBBC karena menjadi salah satu kompetisi bisnis yang diakui ditingkat nasional” ucapnya.

    Dikatakan, prestasi mahasiswa yang diakui di tingkat nasional sangat penting. Prestasi itu akan bermanfaat bagi lembaga atau prodi, menjadi poin yang tercatat unggul diakreditasi LAMEMBA.

    Prestasi nasional yang telah dicapai juga akan memperkaya Curriculum Vitae (CV) mahasiswa yang telah lulus studi dan akan memasuki dunia kerja, kaya dengan berbagai capaian.

    “Yang berkompetisi di tingkat nasional, adalah tim-tim terbaik dari sekolah bisnis atau univerisitas yang ada di Indonesia. Kami dari prodi mendorong teman-teman untuk semangat mengikuti SMBCC, berkompetisi, memperkaya prestasi Anda dan persiapan Anda masuk ke dunia kerja, saya sering menyampaikan kepada mahasiswa jangan jadi mahasiswa yang kupu-kupu, kuliah pulang kuliah pulang tapi mahasiswa harus buktikan punya karakakter, yang punya prestasi” tutupnya.

    Sebagai tanda dimulainya acara Final SMBCC 2024, dilaksanakan penyematan simbolis delegasi SMBCC 2024 oleh Dyah Wasita Winahyu, S.E.. Sub Koordinator Non Akademik FEB UNS kepada dua mahasiswa peserta SMBCC.