FEB

Kategori: fakultas

  • Dampingi UKM Putri Kawung Klaten, Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Beri Edukasi Pengembangan Digital Marketing dan Pewarnaan Alam

    Dampingi UKM Putri Kawung Klaten, Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Beri Edukasi Pengembangan Digital Marketing dan Pewarnaan Alam

    Tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret  (UNS) Solo melakukan pendampingan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Putri Kawung di Desa Jarum Bayat Klaten pada bulan Mei 2024.

    Pengabdian masyarakat yang mengambil tema Pengembangan Digital Marketing dan Pewarnaan Alam Serta Pemanfaatan Mesin Pemanas diketuai oleh Prof. Dr. Rahmawati, MSi, Ak dan juga melibatkan mahasiswa dalam program-program yang dilakukan.

    Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam rangka perbaikan kapasitas proses produksi yang ramah lingkungan, perbaikan kapasitas pemasaran berbasis teknologi informasi, penguatan kelembagaan, serta penyempurnaan adopsi teknologi tepat guna dalam rangka perbaikan kualitas produk batik dengan warna alam.

    Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini meliputi: edukasi tentang brand awareness dan sejumlah ketrampilan manajemen usaha seperti manajemen keuangan, kemasan berdaya jual dan promosi; praktik proses produksi yang ramah lingkungan dengan warna alam campur bubuk tulang sapi; adopsi Teknologi Tepat Guna (TTG) mesin pemanas; penguatan kapasitas diversifikasi baik diversifikasi motif ciri khas Klaten ataupun produk turunan batik; pengujian kualitas dan sertifikasi kualitas batik mark khususnya bagi produk batik tulis warna alam; TTG pemanfaatan bahan tulang sapi dalam proses pewarnaan alam dalam rangka meningkatkan kualitas produk anti luntur; serta praktik pengelolaan bisnis berbasis teknologi informasi melalui digital marketing.

    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sedemikian rupa sehingga memberikan manfaat untuk semua pihak.

    Bagi KUBE Batik Putri Kawung, kegiatan ini memberikan pengalaman untuk peningkatan kualitas produk selanjutnya. Bagi akademisi dosen adalah sebagai bentuk implementasi kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bagi mahasiswa yang ikut membantu sebagai tambahan pengetahuan untuk pembelajaran secara langsung tentang permasalahan yang ada di masyarakat dan solusi yang dapat diambil.

    Dukungan lain yang telah menumbuhkan motivasi perajin di Desa Jarum adalah bantuan pemerintah desa berupa showroom untuk memajang produk yang dihasilkan oleh anggota paguyuban; bantuan 6 mesin jahit dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh KUBE Putri Kawung.

    Selain itu juga terdapat dukungan dari pemerintah daerah melalui pemerintahan desa, Bappeda serta dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Klaten. Proses pemandirian industri batik tulis di desa Jarum khususnya UKM mitra KUBE Putri Kawung juga mengajukan dukungan kepada Kemenristekdikti berupa dukungan sarana prasarana untuk pengembangan jejaring pasokan dan pemasaran berbasis teknologi informasi, sarana dan prasarana penunjang gerai pemasaran bagi paguyuban juga pengembangan keterampilan manajerial bagi UKM mitra juga pengurus paguyuban.

    Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan pelaku usaha di KUBE Putri Kawung dalam rangka meningkatkan inovasi produk yang pada akhirnya dapat mendorong optimalisasi pendapatan dan ekonomi masyarakat di wilayah Bayat Kabupaten Klaten.

     

  • Riset Grup Ekonomi Kerakyatan Gelar Kegiatan Pengabdian dan Kelembagaan Peternak Ikan Tulungagung

    Riset Grup Ekonomi Kerakyatan Gelar Kegiatan Pengabdian dan Kelembagaan Peternak Ikan Tulungagung

    Riset Grup (RG) Ekonomi Kerakyatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik Pemberdayaan dan Kelembagaan Peternak Ikan Konsumsi Tulungagung.

    Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak ikan lokal, tetapi juga menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS, mahasiswa terlibat secara langsung dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

    Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 16-17 Juli 2024 melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan masyarakat setempat.

    Berbagai kegiatan edukatif dan pelatihan telah dilaksanakan, mulai dari teknik budidaya ikan yang efektif, manajemen pakan, hingga pengelolaan hasil produksi ikan.

    Selain itu, fokus utama kegiatan ini adalah membangun kelembagaan peternak ikan agar mereka memiliki daya tawar yang lebih kuat di pasar.

    Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D, ketua Riset Grup Ekonomi Kerakyatan UNS, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen UNS dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

    “Kami percaya bahwa dengan pemberdayaan yang tepat dan pembentukan kelembagaan yang solid, peternak ikan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara signifikan,” ujarnya.

    Lebih lanjut dikatakan, program KKN yang juga menjadi bagian dari kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para mahasiswa. Mereka merasa mendapatkan pengalaman berharga dan ilmu praktis yang tidak hanya berguna dalam studi mereka tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

    “Melalui KKN ini, kami dapat langsung terjun ke lapangan dan melihat bagaimana ilmu yang kami pelajari di bangku kuliah diterapkan secara nyata,” ungkap salah satu mahasiswa peserta KKN.

    Salah satu peternak ikan yang mengikuti kegiatan ini, Pak Eko, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada UNS.

    “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Kami jadi lebih tahu cara budidaya yang baik dan cara menjual hasil panen dengan harga yang lebih menguntungkan,” katanya.

    Ke depan, Riset Grup Ekonomi Kerakyatan FEB UNS berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa di berbagai daerah lain dengan harapan dapat memberdayakan lebih banyak masyarakat dan membangun ekonomi kerakyatan yang lebih kuat.

  • RG Manajemen Keuangan FEB UNS Beri Pelatihan dan Pendampingan Pedagang Kuliner di Kota Barat Solo

    RG Manajemen Keuangan FEB UNS Beri Pelatihan dan Pendampingan Pedagang Kuliner di Kota Barat Solo

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner di Kota Barat Solo menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi.

    Dari hasil pengamatan Riset Grup (RG) Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai Dr. Setianingtyas Honggowati, M.M., Ak. dan beranggotakan Dr. Bambang Hadinugroho, S.E.,M.Si , Dr. Endang Suhari, M.Si., Drs. Harmadi, MM, serta Yohana Tamara, S.E., M.M. ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh para pedagang.

    Permasalahan tersebut diantaranya adalah masih rendahnya motivasi strategi usaha para pelaku usaha; masih rendahnya pemahaman tentang digital marketing baik melalui media sosial seperti e-commerce dan media sosial, serta pencatatan keuangan digital; serta masih rendahnya pemahaman tentang kelembagaan yang telah didirikan, tugas tanggungjawab pengelola dan manfaat yang diterima bagi para pelaku usaha.

    Sehubungan dengan hal tersebut RG Manajemen Keuangan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertemakan Penguatan UMKM Pedagang Kuliner di Kota Barat Solo untuk Meningkatkan Pendapatan Melalui Pendampingan dan Pengelolaan Usaha, 9 Juli 2024.

    Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan partisipasi aktif UMKM pedagang kuliner, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, serta memastikan peningkatan pendapatan mereka melalui program pendampingan.

    Tim memberikan ceramah pembekalan, konsultasi, diskusi dan juga pendampingan tentang pentingnya penguatan motivasi dan kreativitas dalam usaha. Harapannya para pelaku UMKM benar-benar sadar dan termotivasi untuk mempunyai semangat baru untuk maju.

    Tim juga memberikan pembekalan pengembangan teknologi, baik itu penjelasan maupun praktik pemasangan aplikasi yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM kuliner.

    Untuk mengatasi pemahaman dan kemanfaatan lembaga-lembaga yang mendukung usaha, maka pedagang diberikan pembekalan tentang fungsi, manfaat, tugas dan tanggung jawab pengurus dan anggota lembaga.

  • Mahasiswa FEB Ikuti Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics & Export Import serta Effective Logistics Management

    Mahasiswa FEB Ikuti Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics & Export Import serta Effective Logistics Management

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UNS) bekerja sama dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics dan Export Import serta Pelatihan Logistics Management, Rabu-Kamis, 17-18 Juli 2024 di Ruang 2203 Gedung Djarwanto PS FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh 27 mahasiswa  semester 7 ke atas itu dibuka langsung oleh Dr. Dwi Prastyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan  FEB UNS.

    Dalam sambutannya, Dr. Dwi  mewakili institusi mengucapkan terimakasih atas kedatangan narasumber dari ALFI dan berharap dua hari ke depan akan bisa memberikan banyak pengetahuan yang bermanfaat terutama kepada para mahasiswa.

    Kepada seluruh mahasiswa, Dr. Dwi menyampaikan pentingnya memiliki sertifikat kompetensi.

    “Anda bisa berada disini adalah kesempatan luar biasa, kami mohon Anda bisa memanfaatkan momen ini sebaik baiknya, sekali lagi ini untuk Anda sendiri untuk kedepannya. Sertifikasi itu penting, ketika anda memiliki sertifikasi atas kompetensi tertentu maka itu akan menjadi portofolio yang baik sekali dan akan pasti dilirik oleh mereka yang akan membuka lowongan kerja. Apapun profesinya harus punya sertifikasi”paparnya memotivasi.

    Sementara itu,  Teguh Arif Handoko, Ketua Umum ALFI Jawa Tengah dan DIY dalam arahannya menyampaikan harapannya agar mahasiswa FEB usai pelatihan ini bisa mendapatkan ilmu dan wawasan tentang perusahaan logistik, perusahaan ekspor impor. Saat mahasiswa lulus dan kemudian bekerja diperusahaan tersebut juga sudah siap.

    “Nanti saat mahasiswa magang di perusahaan logistik, magang di eksportir, magang di importir. semuanya sudah siap. Masuk magang itu tidak posisi nol” ungkapnya.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dipandu oleh 4 orang trainer dari ALFI. Beberapa materi yang disampaikan diantaranya Packaging & Cargo Consolidation, Kepabeanan dan Pengangkutan Barang Internasional, Warehouse Management, IT in Logistics dan materi lainnya yang pastinya memberikan wawasan pengetahuan di bidang logistik bagi peserta.

  • Benchmarking Internasional, Unit Penjaminan Mutu FEB UNS Hadirkan Dean of School of Social Science Universiti Sains Malaysia

    Benchmarking Internasional, Unit Penjaminan Mutu FEB UNS Hadirkan Dean of School of Social Science Universiti Sains Malaysia

    Unit Penjaminan Mutu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Benchmarking Internasional Penjaminan Mutu FEB UNS dengan Mr. Dr. Mohamad Shaharudin bin Samsurijan Dean of School of Social Science Universiti Sains Malaysia (USM), Selasa 16 Juli 2024 secara daring.

    Hadir dalam kegiatan itu, Dekanat, Koordinator Bidang (Korbid) Monitoring dan Evaluasi (Monev), Korbid Sistem Penjaminan Mutu Internal (Koorbid SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) serta Koordinator FEB UNS.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si.,  Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Assoc. Prof. Dr.  Mohamad Shaharudin Samsurijan, Dekan School of Social Science USM yang berkenan hadir secara daring untuk berbagi pengalaman tentang quality assurance yang telah diterapkan di School of Social Science USM.

    Ia berharap di pertemuan ini akan mendapatkan banyak manfaat bagi FEB UNS dan juga School of Social Science USM.

    Lebih lanjut Dr. Dwi menyampaikan informasi  bahwa di FEB UNS terdapat 4 program studi (prodi) S-1, 3 prodi S-2, dan 1 prodi S-3. Prodi tersebut telah terkakreditasi internasional AQAS dan memperoleh kategori unggul di akreditasi nasional LAMEMBA. Kemudian pada tahun ini FEB UNS berusaha untuk berkomitmen dalam mempersiapkan pengajuan akreditasi AACSB.

    “Seperti yang kita tahu quality assurance atau penjaminan mutu dapat dibagi menjadi dua internal dan eksternal, dimana terkadang kita terlalu berfokus pada penjaminan mutu ekternal. Meskipun begitu sekarang UNS telah membangun sebuah sistem internal untuk mendukung proses penjaminan mutu internal”  ungkapnya.

    Harapannya di masa depan antara UNS dan USM dapat membangun kolaborasi dan kerja sama, Prof. Shaharudin dapat mengundang civitas academika FEB UNS ke USM atau suatu saat nanti UNS bisa mengundang USM untuk menyampaikan kuliah di Solo.

    Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M, Ketua UPM FEB UNS dalam sambutannya memperkenalkan seluruh pengelola di UPM FEB UNS dari koordinator bidang hingga GKM yang bertanggunggjawab dalam penjaminan mutu di setiap studi program.

    “Perlu kami sampaikan bahwa FEB UNS telah melaksanakan berbagai aktifitas akademik untuk mencapai visi dan misi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga dapat mencapai peringkat superior sebagai universitas global yang bereputasi. Dalam rangka tersebut kami melaksanakan benchmarking yang kami anggap sebagai salah satu aktifitas yang harus dilakukan. Melalui benchmarking ini kami dapat belajar dari pengalaman universitas lain dalam mengatur proses belajar mengajar, sehingga di masa depan FEB UNS dapat mendapatkan pengakuan baik secara nasional maupun internasional” paparnya.

    Prof. Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Assoc. Prof. Shaharudin beserta tim dari School of Social Science USM yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dengan UPM FEB UNS.

    Sesi berikutnya Assoc. Prof. Shaharudin menjelaskan secara detil penjaminan mutu yang telah diterapkan di School of Social Science USM dan membuka diskusi dengan para peserta.

  • Tingkatkan Kemampuan Manajerial UMKM Kulit di Magetan,  RG Ekonomi Kreatif FEB UNS Berikan Pelatihan Pembukuan Sederhana berbasis Aplikasi

    Tingkatkan Kemampuan Manajerial UMKM Kulit di Magetan, RG Ekonomi Kreatif FEB UNS Berikan Pelatihan Pembukuan Sederhana berbasis Aplikasi

    Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara utamanya Indonesia dan kontribusinya pada perekonomian nasional cukup besar terutama dalam hal penyediaan kesempatan kerja, maka mengembangkan usaha menjadi hal yang sangat penting.

    Salah satu kunci sukses pengembangan usaha antara lain dengan peningkatan ketrampilan, kemampuan manajerial dan kemauan UMKM untuk terus berproduksi dan berinovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

    Hambatan terbesar dalam pengembangan tersebut biasanya kurangnya kemampuan manajerial dari pemilik UMKM dalam mengelola bisnis mereka sehingga usaha cenderung stagnan atau bahkan dapat gulung tikar.

    Hal ini  juga yang dialami oleh UMKM Kerajinan kulit Desa Mojopurna Magetan ini berlokasi di  RT 3, RW 4, Desa Mojopuro, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kelompok ini terdiri atas 5 UMKM yang kesemuanya mengolah bahan dasar kulit menjadi produk alas kaki dan berbagai souvenir.

    Setiap pelaku usaha mempunyai karyawan antara 5 – 7 orang karyawan yang merupakah warga sekitar. Pemilik UMKM ini bersaudara, dengan koordinator  UD. Latansa.

    UMKM ini berdiri sejak tahun 1990-an namun pada tahun 2012 mengalami kejatuhan karena kurangnya kemampuan manajerial pemilik dalam menjalankan usahanya dimana terjadi kesalahan dalam perhitungan usaha karena kurang disiplinnya dalam melakukan pembukuan sehingga akhirnya mengalami kebangkrutan.

    Keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan tentang pembukuan ini menyebabkan terjadinya salah perhitungan sehingga hutang dari bank tidak mampu dibayarkan dan usahanya bankrut dan vakum.

    Berdasarkan permasalahan tersebut, RG Ekonomi Kreatif yang diketuai oleh Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, S.E., M.Si, beranggotakan Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, MS, Suryandari Istiqomah, SE, MSc,  Dr. Anastasia Riani Suprapti, M.Si, Dr. Intan Novela Qurrotul Aini, S.E., M.Si., dan Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si melakukan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok UMKM ini pada akhir April 2024.

    Pelatihan utama yang dilaksanakan adalah pemberian materi pengetahuan dan ketrampilan pembukuan serta praktik langsung melakukan pembukuan sederhana dengan aplikasi LAMIKRO.

    Materi pengetahuan tentang pentingnya pembukuan dalam proses bisnis disampaikan oleh Dr. Wahyu Widarjo, M.Si sebagai narasumber. Penjelasan ini dilakukan dengan pendekatan sederhana sehingga dapat diterima dengan baik oleh para peserta.

    Selanjutnya pelatihan praktik dengan aplikasi LAMIKRO disampaikan oleh Frank Aligarh, M.Sc. Dalam penjelasannya diberikan contoh jurnal-jurnal yang terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh UMKM sehingga memberikan gambaran nyata bagaimana kegiatan pembukuan yang akan dilakukan diwaktu yang akan datang.

    Dalam pelatihan ini, para peserta juga diminta langsung untuk menginstal dan mempraktekkan kegiatan pembukuan di mobile phone mereka masing-masing.

    Selain pelatihan pembukuan sederhana, pengabdian ini juga memberikan pelatihan manajerial lainnya yaitu terkait dengan pelaksanaan pemasaran khususnya terkait dengan peningkatan kualitas produk dan turunannya serta pemasaran digital.

  • Prodi MESP UNS Kunjungi PERMAI di Penang Malaysia, Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Internasional

    Prodi MESP UNS Kunjungi PERMAI di Penang Malaysia, Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Internasional

    Dalam rangka memperkuat sinergi pengabdian masyarakat internasional sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan kunjungan pada tanggal 5 Juli 2024 pada Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang di Penang Malaysia.

    PERMAI merupakan sebuah  Non Governmental Organization (NGO) non politik non Pemerintah yang bergerak dibidang sosial edukasi dan Kebudayaan. Ahli terdiri dari masyarakat Indonesia yang berdomisili di Malaysia antara lain: expatriat, pebisnis, dosen, guru, mahasiswa, pelajar, pekerja yang berada di Malaysia.

    Kunjungan ini bertujuan untuk kolaborasi pengabdian masyarakat secara internasional yang saling menguntungkan antar keduanya.

    Delegasi dari MESP UNS dipimpin oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) MESP, Dr. Evi Gravitiani,S.E.,M.Si. serta beberapa dosen MESP lainnya Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si, Dr. Suryanto.S.E., M.Si, Dr Sarjiyanto, S.E.M.M, dan Dewi Ismoyowati, S.E.,M.Ec.dev.

    Delegasi MESP UNS diterima oleh Pengurus PERMAI, Khozaeni Ambon selaku Wakil Presiden Permai, Agung Kartajaya selaku Sekretaris 1 Permai dan beberapa pengurus lain serta para pengajar dari Sanggar Bimbingan Permai.

    Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan anak-anak Sanggar Bimbingan Permai yang dipimpin oleh Khozaeni Rahmad.

    Khozaeni sangat berterima kasih dan memberi apresiasi kepada delegasi dari MESP UNS yang telah datang ke PERMAI, memberikan kontribusi serta peduli kepada anak-anak bangsa di luar negeri dengan memberikan motivasi, memperkenalkan Indonesia pada anak-anak Sanggar Bimbingan PERMAI dan memberikan beberapa permainan.

  • Kerjasama Internasional MESP dengan School of Social Sciences University Sains Malaysia dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Penelitian Dosen

    Kerjasama Internasional MESP dengan School of Social Sciences University Sains Malaysia dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Penelitian Dosen

    Sebagai bentuk peningkatan mutu pembelajaran dan penelitian, Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan kerja sama internasional dengan Prodi Development Planning and Management School of Social Science Universiti Sains Malaysia (USM) di Pulau Pinang Malaysia.

    Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2024 di School of Social Sciences, Universiti Sains Malaysia, Pulau Pinang Malaysia.

    Tujuan kerja sama internasional adalah peningkatan mutu pembelajaran dan penelitian bagi dosen dan mahasiswa baik dari Prodi MESP dan Development Planning and Management USM.

    Bentuk kegiatan yang dirancang adalah kolaborasi dalam pembelajaran dan penelitian dalam bentuk saling memberikan kesempatan terlibat dalam seminar proposal tesis mahasiswa dan joint research antara dosen MESP dan SoC USM, rancangan kegiatan tersebut telah dituangkan dalam Naskah Kerja Sama (MoA) yang ditandatangi oleh kedua belah pihak.

    Kegiatan kerja sama internasional dipimpin langsung oleh Kaprodi MESP, Dr. Evi Gravitiani, S.E., M.Si dan perwakilan dosen MESP antara lain; Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE., M.Si, Dr. Suryanto, SE., M.Si, Sarjiyanto, SE., MBA., Ph.D dan Dewi Ismoyowati, SE., Mec Dev.

  • Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kolaborasi Riset, Prodi MESP Kunjungi Tiga Universitas di Malaysia

    Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kolaborasi Riset, Prodi MESP Kunjungi Tiga Universitas di Malaysia

    Dalam rangka memperkuat sinergi pendidikan dan kolaborasi riset antara kedua institusi, Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan kunjungan ke tiga universitas di Malaysia.

    Kunjungan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM) pada tanggal 4 Juli 2024, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Sains Malaysia (USM)  di Penang pada tanggal 5 Juli 2024.

    Kunjungan ini bertujuan untuk mengintensifkan kerjasama dan mengidentifikasi peluang kolaborasi yang saling menguntungkan antar kedua universitas.

    Delegasi dari MESP UNS  dipimpin oleh Kaprodi MESP Ibu Dr. Evi Gravitiani,S.E.,M.Si., Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si bersama dengan Dr. Suryanto.S.E., M.Si , Dr Sarjiyanto, S.E.M.M, dan Dewi Ismoyowati, S.E.,M.Ec.dev.

    Selama kunjungan tersebut, kedua belah pihak mengadakan pertemuan yang konstruktif untuk membahas berbagai bidang kerja sama. Fokus utama kerja sama ini adalah melaksanakan dan meningkatkan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kedua institusi dan masyarakat luas.

    Dalam pertemuan tersebut membahas berbagai bidang kerjasama yang potensial, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, pengembangan kurikulum yang relevan, dan pelaksanaan program-program pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, mereka juga membahas peluang dalam pengembangan program aplikasi, penyelenggaraan seminar dan kegiatan ilmiah bersama guna memperkuat jejaring akademik.

    Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kerjasama yang lebih erat antara MESP UNS dan ketiga Universiti. Kedua institusi sepakat untuk terus berdiskusi dan mengembangkan inisiatif kolaboratif yang dapat meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jangkauan riset, serta memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

    Dengan memperkuat sinergi pendidikan dan kolaborasi riset antara MEP UNS dan Ketiga Universiti di Malaysia, diharapkan akan tercipta lingkungan akademik yang stimulatif dan inovatif, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat. Kerjasama ini juga merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi internasional antar universitas untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

  • Prodi MESP Mengadakan Pengabdian Internasional Bahas Penanganan Permasalahan Pekerja Migran di Malaysia

    Prodi MESP Mengadakan Pengabdian Internasional Bahas Penanganan Permasalahan Pekerja Migran di Malaysia

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sosial, Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia dan NGO PERMAI (Pertubuhan Masyarakat Indonesia) di Pulau Pinang Malaysia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan tema Penguatan Kelembagaan, Pemberdayaan dan Pendampingan bagi Pekerja Migran di Malaysia.

    Tujuan pengabdian internasional ini adalah untuk menggali permasalahan yang dihadapi oleh LSM Permai sebagai pendamping pekerja migran di Malaysia dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh PMI.

    Melalui FGD dengan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pendampingan PMI ini diharapkan dapat disusun rencana kegiatan lanjutan pengabdian internasional pada tahun mendatang, dengan mengambil tema dan peran khusus pada pemberdayaan ekonomi bagi PMI baik selama di Malaysia maupun pasca menjadi PMI, kembali ke Indonesia.

    Bentuk kegiatan yang dirancang adalah mengenai pendampingan perencanaan keuangan dan manajemen usaha. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 6 – 7 Juli 2024 di Learning Centre Permai di Bukit Jambul Malaysia.

    Tim pengabdian dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) MESP, Dr. Evi Gravitiani, S.E., M.Si. dan anggota tim yakni Prof. Dr. Izza Mafruhan, SE., M.Si, Dr. Suryanto, SE., M.Si, Sarjiyanto, SE., MBA., Ph.D dan Dewi Ismoyowati, SE., Mec Dev.

    Pada hari pertama, tim pengabdian melakukan FGD dengan para pengurus PERMAI dan perwakilan PMI di Malaysia.

    Hasil FGD akan menjadi bahan kajian dan penyusunan rencana aksi program pengabdian pada tahun mendatang, tentunya topik dan tema disesuaikan dengan bidang dan kepakaran dosen dan mahasiswa MESP.

    Di hari kedua, tim pengabdian juga melakukan kegiatan pengabdian dengan anak-anak PMI yang menjadi anak asuh dari PERMAI.

    Salah satu materi pengabdian yang diberikan pada hari kedua adalah tentang motivasi belajar dan pengenalan budaya Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Izza dan Dr. Suryanto.

    Melalui materi ini, tim pengabdian ingin memberikan motivasi belajar kepada anak-anak dari PMI yang ada di Malaysia untuk tetap semangat belajar dan mengejar cita-cita walapun dalam kondisi keterbatasan  di negeri orang. Dr. Suryanto juga menitipkan pesan ke Indonesia-an kepada mereka.