FEB

Kategori: fakultas

  • RG Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Beri Pelatihan Urban Farming pada Kelompok Wanita Tani Griya Asri Karanganyar

    RG Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Beri Pelatihan Urban Farming pada Kelompok Wanita Tani Griya Asri Karanganyar

    Riset Grup (RG) Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta, Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam (DPW IAEI) Propinsi Jawa Tengah, dan Pengurus Daerah Forum Alumni HMI Wati (PD Forhati) Solo Raya, mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Griya Asri, Karanganyar, Jawa tengah, pada hari Sabtu, 13 Juli 2024.

    Tim PKM FEB UNS yaitu Dr. Falikhatun, M.Si., Ak, CA, SAS sebagai ketua tim PKM, dengan anggota Arif Lukman Santoso, SE, MM, M, Pro., Ak., dan Dr. Susanto Tirtoprojo, MM.

    Selain Tim PKM dari RG Ekonomi dan Keuangan Islam, pada kegiatan PKM itu, peserta juga diberikan pelatihan tentang pemanfataan lahan kosong dengan metoda Urban Farming. Materi diberikan oleh pakar Urban Farming  yang juga dosen FEB UNS yakni Drs. Djoko Purwanto, MBA.

    Kegiatan PKM digelar secara langsung dengan melibatkan anggota Komunitas Wanita Tani (KWT) Griya Asri, kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang diketuai oleh Farida Romanti Purwaningsih, S. Pd.

    Pada kesempatan tersebut, Falikhatun menjelaskan tentang pentingnya penerapan prinsip-prinsip Islamicpreneurship pada aktifitas Urban Farming. Prinsip-prinsip tersebut antara lain: Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah, Istiqamah, dan Qana’ah.

    Selain itu, pada aktifitas bisnis hasil kegiatan Urban Farming dianjurkan menerapkan Akuntansi Jual Beli, yaitu Akad Murabahah (PSAK 102), Akad Salam (PSAK 103), dan Akad Istishna’ (PSAK 104).

    ”Akad Muhabahah merupakan akad jual beli untuk produk yang sudah siap dikonsumsi langsung (consumer goods), atau siap digunakan (useable goods), sedangkan akad Salam dan Istishna’ adalah akad jual beli yang barangnya harus dipesan terlebih dulu sesuai dengan spefisikasi yang diminta oleh konsumen. Bedanya kalau akad Salam, pembayarannya harus dilakukan di depan 100%, sedangkan akad Istishna’, pembayaran bisa dilakuakan dengan Down Payment (DP) terlebih dulu, dan sisanya dapat dibayar setelah produk jadi, baik sekaligus maupun secara angsuran” jelas Falikhatun.

    Lebih lanjut, dikatakan bahwa pemahaman tentang akad-akad ini perlu disosialisasikan, agar dalam menjalankan bisnis, kita bisa menggunakan akad-akad tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing konsumen.

    Kegiatan ini  diharapkan memotivasi anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Griya Asri, Karanganyar untuk lebih memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar rumah tinggal, dengan melakukan penanaman sayuran dan tanaman produktif lainnya yang minimal dapat dikonsumsi oleh keluarga masing-masing.

    Selain itu harapan dalam jangka panjang, kegiatan Urban farming ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis halal yang dapat dilakukan oleh  ibu-ibu rumah tangga perkotaan dengan menerapkan prinsip-prinsp Islamicpreneurship dan akad jual beli yang sesuai dengan syariah Islam.

     

  • UPT Kearsipan UNS Melakukan Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan di FEB UNS  

    UPT Kearsipan UNS Melakukan Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan di FEB UNS  

    Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kearsipan Universitas Sebelas Maret (UNS) melakukan Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, selasa 11 Juni 2024.

    Tim Kearsipan UNS yang berjumlah 6 orang diterima di Alumni Lounge Gedung Soeharno TS oleh Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik, serta Koordinator, Subkoordinator dan Staf Fungsional Kearsipan  FEB.

    Pembinaan yang dilakukan adalah dengan pengawasan kearsipan internal dan pendampingan teknis pengelolaan kerasipan.

    Pembinaan dan pengelolaan di lungkungan UNS dilakukan agar penyelenggaraan kegiatan kearsipan di UNS dapat berjalan dengan baik sehingga tercapai pengelolaan arsip yang efektif dan efisien serta sesuai dengan norma, standar dan kriteria (NSPK) kearsipan.

    Objek pembinaan dan pengawasan terdiri dari unit pengolah dan unit kearsipan II (UK II).

    Sebelumnya, sebagai bahan pengawasan kearsipan, fungsional kearsipan FEB diminta untuk menyiapkan contoh Surat Perintah/ Surat Tugas sebanyak 5 surat tahun 2023 dan bersetempel serta contoh surat dinas sebanyak 5 surat tahun 2023 yang memiliki elemen tembusan, lampiran dan bersetempel.

    Bukti dukung sesuai dengan instrumen Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) diunduh di web UPT Kearsipan UNS https://arsip.uns.ac.id/pergulasi. Untuk Unit Pengolah klik Instrumen Aski Unit Pengolah (UP) dan untuk Unit Kearsipan klik Instrumen ASKI Unit Kearsipan (UK).

    Pada waktu pelaksanaan pengawasan juga dilakukan uji petik ke ruang penyimpanan arsip aktif dan in aktif diantaranya di Ruang Kepegawaian, Akademik, Umum dan Keuangan.

    Kegiatan berjalan dengan lancar. Di akhir kegiatan, tim memberikan hasil penilaian dan setelahnya fakultas diberi kesempatan untuk memperbaiki hasil paling lambat 11 Juli 2024.

  • Grup Riset Akuntansi Keperilakuan UNS Beri Pendampingan Teknis Perpajakan di Kabupaten Karanganyar

    Grup Riset Akuntansi Keperilakuan UNS Beri Pendampingan Teknis Perpajakan di Kabupaten Karanganyar

    Grup Riset Akuntansi Keperilakuan (Behavioral Accounting) Universitas Sebelas Maret melakukan pengabdian kepada Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR-UNS) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, 25 Juni 2024.

    Tim melakukan pendampingan teknis perpajakan berdasar Peraturan Pemerintah No. 58 tentang Tarif Pemotongan Pajak Penghasilan 21.

    Grup Akuntansi Keperilakuan PKM HGR-UNS yang diketuai oleh Anni Aryani serta beranggotakan Sutaryo, Taufiq Arifin, Doddy Setiawan, Evi Gantyowati, Payamta, Isna Putri Rahmawati, An Nurrahmawati dan Dian Perwitasari memberikan Buku Pintar sebagai petunjuk teknis dalam kegiatan tersebut.

    Dalam pembukaan acara tersebut Anni Aryani menyampaikan bahwa Ditjen Pajak memberlakukan perubahan tarif pemotongan PPh pasal 21 menggunakan skema tarif efektif rata-rata (TER) guna memudahkan dan menyederhanakan cara perhitungan atas pemotongan PPh pasal 21.

    Anni Aryani juga menambahkan bahwa dengan adanya pemberlakuan perubahan tarif pemotongan PPh pasal 21 dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya serta mewujudkan sistem administrasi perpajakan yang efektif, efisien dan akuntabel.

  • 3 Dosen UNS Dampingi 170 Peserta dalam Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan BLUD UPTD Puskesmas di Kabupaten Wonogiri

    3 Dosen UNS Dampingi 170 Peserta dalam Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan BLUD UPTD Puskesmas di Kabupaten Wonogiri

    Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Sebelas Maret (PKM-UNS) PKM-UNS yang diketuai oleh Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CFrA. serta beranggotakan Sutaryo, SE., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CRA., CRP. dan Dr. Jaka Winarna, M.Si., Ak. telah melaksanakan PKM-UNS dengan judul “Pendampingan Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Wonogiri”.

    PKM-UNS tersebut diadakan di Hotel Griya Persada Kaliurang, Senin (6/5) dan diikuti oleh 170 peserta perwakilan dari 34 puskesmas di Kawasan Kabupaten Wonogiri serta dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri.

    Sutaryo pada saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa pentingnya pengelolaan dan pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas.

    “Dengan pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas di Kawasan Kabupaten Wonogiri menggunakan pola BLUD, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan dampak positif kepada APBD karena pola BLUD memberikan flesibilitas kepada UPTD Puskesmas dalam mengelola keuangan secara mandiri”, ujar Sutaryo.

    dr. Setyarini, M.Kes. selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri juga menyampaikan bahwa UPTD Puskesmas yang menerapkan pola Pengelolaan Keuangan BLUD dapat meningkatkan pelayanan dari instansi Pemerintah Daerah kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

    Oleh karena itu, dalam rangka menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD, maka  pengelolaan dan pelaporan keuangan BLUD perlu adanya pendampingan oleh tenaga ahli.

  • Pengabdian Kemitraan Masyarakat antara Universitas Sebelas Maret dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar

    Pengabdian Kemitraan Masyarakat antara Universitas Sebelas Maret dan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar

      

    Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat Universitas Sebelas Maret (PKM-UNS) bekerja sama dengan Badan Layanan Umum Desa (BLUD) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di lingkungan Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan Program Kemitraan Masyarakat pada hari Selasa, 25 Juni 2024 di Syariah Hotel Solo.

    Kegiatan PKM-UNS tersebut diikuti oleh 105 peserta perwakilan 21 BLUD UPT Puskesmas di Lingkungan Kabupaten Karanganyar serta dihadiri oleh Purwati, S.K.M., M.Kes., Kepala Dinas Kabupaten Karanganyar beserta jajaran.

    Grup PKM-UNS yang diketuai oleh Taufiq Arifin, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak. serta beranggotakan Sutaryo, SE., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CRA., CRP, Anni Aryani, Ph.D, Isna Putri Rahmawati, M.Si dan An Nurrahmawati M.Si. menggelar kegiatan tersebut dengan topik Peningkatan Kapabilitas Pengelolaan Keuangan BLUD Puskesmas Kabupaten Karanganyar.

    Purwanti membahas terkait pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan melalui pengelolaan BLUD.

    “Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama di mana menjadi rujukan pertama bagi masyarakat yang sakit. Oleh karena itu, puskesmas harus menjadi BLUD yang fleksibel dalam pola pengelolaan keuangannya”, tegas Purwanti.

    Taufiq Arifin dalam sambutannya menyampaikan bahwa BLUD yang dapat efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kesehatannya akan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat yang sakit tidak harus dirujuk ke rumah sakit dengan berhasilnya pemberian pelayanan kesehatan promotif dan preventif.

    Taufiq Arifin juga menambahkan bahwa untuk menjadi BLUD yang efektif dan efisien harus dapat meningkatkan kapabilitas pengelolaan keuangan BLUD.

  • FEB UNS Kerja Sama dengan BSI Institute Gelar Kuliah Dosen Tamu  

    FEB UNS Kerja Sama dengan BSI Institute Gelar Kuliah Dosen Tamu  

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkerja sama dengan BSI Institute, Office of Chief Economist PT  Bank Syariah Indonesia (BSI) adakan kuliah tamu dengan tema Ekonomi dan Keuangan Syariah: Perkembangan dan Isu Terkini, Kamis 13 Juni 2024 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital FEB UNS, menghadirkan Dr. Luqyan Tamanni, Head of BSI Institute PT Bank Syariah Indonesia.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Kerja Sama Bisnis dan Informasi FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa diera digital seperti saat ini, mahasiswa tidak cukup hanya menerima pembelajaran di kelas, namun harus mendapatkan pengetahuan dari praktisi.

    “Saat ini mahasiswa berada di era digital, era milenial, era pertumbuhan yang sangat cepat. Ketika mahasiswa kuliah, sebenarnya  apa yang didapatkan dari dosen di kelas saja tidak cukup, mengapa? Karena Dosen dengan kompetensi yang terbatas, misal saya mungkin memiliki sedikit pengetahuan di bidang  keuangan,  jika marketing buka area saya. Jadi banyak dosen yang saling melengkapi satu dengan yang lain. Dan perlu diketahui, dosen bukan seorang yang expert di dunia praktis. Maka inilah perlunya diadakan kuliah umum, juga kerja sama dengan pihak eksternal” paparnya.

    Lebih lanjut dikatakan, kegiatan kuliah dosen tamu  seperti ini selalu diperlukan, salah satunya adalah untuk menambah kemampuan mahasiswa, untuk updating skill, untuk mengasah soft skill mahasiswa. Termasuk juga untuk menyiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Mahasiswa harus memiliki kemampuan lain di luar perkuliahan.

  • Grup Riset Applied Microeconomics FEB UNS Adakan Pelatihan Perencanaan dan Literasi Keuangan untuk UMKM Batik Tradisional di Kalikotes Kabupaten Klaten

    Grup Riset Applied Microeconomics FEB UNS Adakan Pelatihan Perencanaan dan Literasi Keuangan untuk UMKM Batik Tradisional di Kalikotes Kabupaten Klaten

    Kabupaten Klaten memiliki 26 kecamatan dan 391 desa serta 10 kelurahan. Salah satu diantara Desa tersebut adalah Desa Gemblegan Kecamatan Kalikotes.

    Menurut Kepala Desa Gemblegan, desa tersebut mempunyai potensi alam yaitu sebuah embung yang luas dan tidak pernah kering. Selain Potensi alam tersebut, Desa Gemblegan juga memiliki sejumlah Usaha Kecil Mikro (UKM) diantaranya adalah Batik Tradisinal Klaten.

    Alasan dipilihnya mitra pengabdian adalah batik khas Desa Gemblegan ini unik dan menarik perhatian baik di level lokal maupun nasional. Wakil Menteri Desa bahkan sampai mengunjungi suatu event pameran batik tradisional di Desa Gemblegan pada bulan Agustus 2023.

    Oleh karenanya Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret yang diketuai oleh Prof. Yunastiti Purwaningsih bekerja sama dengan mitra pengabdian yaitu Kepala Desa Gemblegan Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten

    Kegiatan pengabdian ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan sehari pada Kamis, 27 Juni 2024 yang diikuti oleh 20 UMKM terpilih di bidang Batik tradisional yang merupakan UMKM binaan di Desa Gemblegan.

    Tujuan kegiatan pengabdian agar pelaku UMKM Batik memahami pentingnya pengelolaan keuangan dengan pencatatan keuangan sederhana. Pemahaman literasi keuangan penting bagi UMKM agar dapat membantu untuk menyimpan uang atau menambah modal kerja melalui pinjaman sehingga memudahkan pelaku UMKM jika ingin melakukan pengembangan usaha.

    Selain tujuan tersebut, pelatihan ini juga memberikan tambahan kemampuan pelaku UMKM untuk meningkatkan pemasaran melalui ketrampilan foto produk.

    Pemateri kegiatan pelatihan seluruhnya dari tim pengabdian Grup Riset FEB UNS.

    Materi pertama tentang strategi pengelolaan keuangan UMKM yang disampaikan oleh Malik Cahyadin, Ph.D. Pemateri kedua oleh Mulyadi, M.Ec.Dev dengan tema praktek foto produk dan optimalisasi pemasaran dengan Marketplace UMKM. Pemateri ketiga adalah Litertasi keuangan UMKM dengan Lembaga keuangan oleh Arif Rahman Hakim, M.Ec.Dev dan terakhir pemateri ke empat, Selfia Bintariningtyas, M.Si dengan tema Praktek Aplikasi Buku Kas menggunakan Aplikasi Si Apik, E-Kas dan Qasir.

    Follow up dari pelatihan ini akan dilakukan proses pendampingan oleh Tim Pengabdian dan dilanjutkan monitoring sampai 2 bulan ke depan untuk menilai efektivitas dampak pelatihan terhadap kinerja dari peserta UMKM Batik, monitoring secara rutin akan dilaksanakan agar tujuan pelatihan benar-benar tercapai.

  • Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S2 Akuntansi FEB UNS Gelar Seminar Bertema A Scientific Writing Journey Begins

    Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S2 Akuntansi FEB UNS Gelar Seminar Bertema A Scientific Writing Journey Begins

    Prodi S2 Akuntansi FEB UNS menyelenggarakan seminar dengan tema A Scientific Writing Journey Begins: Understanding Current Issue In Accounting Research, Rabu, 28 Februari 2024 secara hybrid.

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 mahasiswa baru Prodi S2 Akuntansi FEB UNS.

    Pembicara yang di undang yakni Dr. Yuni Yuningsih dari Curtin University Australia.

    Pemilihan pembicara ini selaras dengan upaya Prodi S2 Akuntansi FEB UNS untuk memberikan international exposure kepada mahasiswanya sedini mungkin.

    Acara diawali dengan sambutan dan pemaparan materi dari Kepala Program Studi S2 Akuntansi, Dr. Wahyu Widarjo.

    Dr. Wahyu memperkenalkan kepada mahasiswa baru mengenai beberapa kepala Prodi S2 Akuntansi sebelumnya sebelum akhirnya beliau menjabat. Selain itu ia juga memperkenalkan beberapa stakeholder yang ada di Prodi S2 Akuntansi.

    Lebih lanjut Dr. Wahyu menunjukkan kurikulum dan mendeskripsikan bagaimana kurikulum baru Prodi S2 Akuntansi menawarkan kemapuan waiver beberapa mata kuliah dalam kurikulum kepada beberapa mata uji sertifikasi CA dan CPA.

    Ia menekankan pentingnya keselarasan pemilihan mata kuliah penjurusan dengan tema thesis yang diambil.

    Peraturan Rektor no 23 tahun 2020 pasal 31 pada bagian capaian pembelajaran juga dijelaskan oleh  Kaprodi untuk menekankan pentingnya menyelesaikan perkuliahan tepat waktu dan prasayarat publikasi bagi mahasiswa untuk bisa lulus.

    Hal ini menjadikan setiap mahasiswa memiliki setidaknya 1 karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional atau nasional terakreditasi minimal sinta 2.

    Selain itu, mahasiswa Prodi S2 Akuntansi juga diwajibkan memiliki karya ilmiah di prosiding internasional maupun nasional.

    Hal ini menjadi syarat wajib pendaftaran ujian thesis sebelum menyelesaikan perkuliahan di Prodi S2 Akuntansi.

    Berdasarkan pemaparan dari Dr. Wahyu tersebut, Prodi  S2 Akuntansi memfasilitasi mahasiswa agar lebih mengenal penulisan publikasi sedini mungkin. Sehingga, acara webinar pada pagi ini selain menjadi media paparan internasionalisasi bagi mahasiswa juga diharapkan membuka pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana memulai menulis dan memilih topik penelitian.

    Dr. Yuningsih memberikan gambaran pemilihan isu terkini penelitian akuntansi dengan menekankan bahwa riset di bidang akuntansi perlu berevolusi dan mengikuti tren kontemporer yang ada di bidang teknologi, lingkungan, dan bidang keilmuan lainnya.

    Khusus untuk topik lingkungan, topik ini telah menjadi tren terutama di Asia Pasific, salah satunya mengenai Net Zero atau pengurangan emisi pada berbagai entitas bisnis. Hal ini juga menjadi concern bagi penulis di bidang akuntansi karena akuntansi menyediakan tools untuk memahami tidak hanya kondisi keuangan, tapi juga kondisi sosial dan lingkungan.

    Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai lingkungan ini di latar belakangi dari perubahan iklim yang juga meningkatkan resiko keuangan. Di Australia, tren penelitian ini juga menjamur dan telah diimplementasikan misalnya di perusahaan AMPOL dan VIVA ENERGY AUSTRALIA.

    Selain menunjukkan beberapa tren topik penelitian terkini di bidang akuntansi, Dr. Yuningsih juga memberikan penekanan untuk tidak berputus asa dalam pembuatan artikel ilmiah. Artikel ilmiah yang di submit akan membutuhkan banyak waktu dan upaya untuk di publish. Akan tetapi mahasiswa perlu mengingat bahawa semua peneliti mengalami hal tersebut.

    Dipenutup materinya, Dr. Yuningsih melarang mahasiswa untuk menyerah, dan menyarankan healing dan take a little break jika mengalami kebuntuan.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi, beberapa mahasiswa baru dan mahasiswa lama Prodi S2 Akuntansi yang mengikuti acara melalui zoom berpartisipasi aktif dalam memberikan pertanyaan.

  • UPM FEB Sambut Kedatangan Tim AMI Level 2

    UPM FEB Sambut Kedatangan Tim AMI Level 2

    Tim Audit Mutu Internal (AMI) Level 2 yang diketuai oleh Dr. Supianto, S.Pd., M.Pd. melakukan audit selama satu hari penuh di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu 12 Juni 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kehadiran Tim AMI di ruang Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEB disambut oleh Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak, Tim Unit Penjaminan Mutu (UPM) Koordinator dan Sub Koordinator FEB UNS.

    Prof. Dr. Budhi Haryanto, M.M, Ketua UPM dalam sambutannya menyampaikan informasi bahwa FEB telah berkali-kali diakreditasi, baik di lingkungan internal dan juga eksternal dan semuanya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

    “Mudah-mudahan, proses penjaminan mutu yang kita lalukan menjadi budaya mutu di FEB sehingga menjadikan kebanggaan bagi seluruh stakeholder yang berkaitan dengan FEB. Terima kasih kepada asesor atas kedatangannya dalam rangka melakukan AMI  level 2, mudah-mudahan Asesor pada tingkat UPPS ini juga membawa berkah kepada kita semua” paparnya.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D., Ak, mengucapkan selamat datang kepada Tim AMI.

    Kegiatan AMI merupakan kegiatan rutin tahunan yang berguna untuk peningkatan mutu. AMI level 1 telah diselesaikan beberapa minggu lalu dan di kesempatan ini adalah AMI level 2, setiap prodi sudah diaudit.

    FEB selalu berusaha untuk meningkatkan layanan dalam proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Meskipun demikan, akan masih ada saja yang kekurangan yang perlu dibenahi.

    Dekan juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. Supianto, Dr. Veronika Ika Budiastuti, Abdul Haris Setiawan, Ph.D yang telah meluangkan waktumya untuk melakukan audit di FEB. Dan untuk mekanismenya, dari FEB mengikuti arahan Tim AMI.

    “Terima kasih kepada Tim Audit, selamat menjalankan audit mutu, apapun hasilnya kita merima dengan lapang dada, semoga akan lebih meningkatkan layanan di FEB” pungkasnya.

    Dr. Supianto, sebagai Ketua AMI di FEB menjelaskan pelaksanaan AMI Level 2 ini merupakan lanjutan dari AMI level 1 yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

    Kegiatan AMI bukan untuk mencari kesalahan dan kekurangan tapi bertujuan agar hasil dari AMI ini untuk meningkatkan layanan, khususnya di FEB.

    Dikatakan, tahun ini LPPM di tahun ini mengerucutkan standar yang diaudit menjadi 3 standar yakni standar proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

    Sesuai dengan kesepakatan, untuk lebih efektif dan efisien maka proses audit dibagi per kelompok sesuai standar masing-masing.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan Delegasi National Dong Hwa University Taiwan

    FEB UNS Menerima Kunjungan Delegasi National Dong Hwa University Taiwan

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari National Dong Hwa University Taiwan, Rabu 12 Juni 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB.

    Delegasi National Dong Hwa University Taiwan yang berkesempatan hadir yakni Prof. Hurng-Jyuhn Wang, Prof. Doo Chul Kim, dan Dr. Yung Yung Chang.

    Kunjungan diterima oleh Wakil Dekan, Kaprodi dan sejumlah Dosen FEB UNS.

    “Selamat pagi semua, Prof. Hurng-Jyuhn Wang, Prof. Doo Chul Kim, dan Dr. Yung Yung Chang. Sebuah kehormatan bagi kami untuk menyambut kedatangan Anda di fakultas kami. Kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya ke FEB UNS. Kolaborasi yang akan kita laksanakan bertujuan untuk meningkatkan keunggulan universitas dan mendorong inovasi, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat” sambutnya.

    Dr. Dwi mengenalkan wakil dekan yang hadir, Dr. Djuminah, Dr. Tastaftiyan Risfandy, Kepala Program Magister dan Sarjana, Ketua tim Internasional FEB, Dr. Tri Mulyaningsih dan sejumlah dosen.

    Di FEB UNS terdapat grup riset yang terdiri dari dosen dengan fokus studi yang sama, sehingga mungkin nantinya kita bisa membahas mengenai potensi kolaborasi seperti kerjasama riset internasional, dan berbagai kegiatan lainnya.

    Narasumber Taiwan, Prof. Hurng-Jyuhn mengungkapkan kebahagiaannya bisa datang ke FEB UNS.

    “Bagi saya ini adalah kunjungan kedua ke Solo. Setiap kunjungan kami, kami selalu mendapatkan pengalaman yang baru. Kota ini berbeda dari kota lainnya, dimana dulunya adalah sebuah kerajaan sehingga memiliki banyak sejarah. Kunjungan ini adalah awal dari kolaborasi di masa yang akan datang” katanya mengawali paparannya.

    Prof. Hurng-Jyuhn juga memperkenalkan universitas National Dong Hwa University melalui presentasinya.

    Dikatakan, National Dong Hwa University berdiri tahun 1994, universitas yang muda tetapi kuat. Universitas kami sangat berfokus pada pembangunan, dengan luas kampus sekitar 251 hektar, dimana kami selalu menjaga dan bekerja dikelilingi lingkungan yang hijau.

    Kementerian Pendidikan Taiwan memilih sekitar 20 universitas di Indonesia dan UNS adalah sebuah universitas yang berkualitas. Sehingga National Dong Hwa University menggunakan daftar tersebut sebagai acuan dalam membangun kolaborasi dengan universitas di Indonesia.