FEB

Kategori: fakultas

  • Bakti Sosial KAFE 88, Menuju Persahabatan yang Abadi

    Bakti Sosial KAFE 88, Menuju Persahabatan yang Abadi

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi (KAFE) 88 mengadakan serangkaian kegiatan reuni pada tanggal 10-12 November 2023.  Salah satu kegiatan yang digelar adalah  Bakti Alumni KAFE 88  di Lobi Gedung Soeharno TS Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) .

    KAFE 88 memberikan bantuan kepada seluruh petugas keamanan dan kebersihan di FEB. Selain itu, KAFE 88 juga mengadakan pemeriksaan gratis untuk Tenaga Kependidikan (Tendik).

    Dr. Mugi Harsono, S.E., M.Si., Ketua Panitia Reuni KAFE 88 dalam sambutannya mengatakan KAFE 88 mempunyai program setiap tiga tahun sekali untuk bersama.

    “Kami pernah dididik di sini, di FEB UNS akhirnya kami lulus hingga pada posisi sekarang, dan kami KAFE 88 kembali ke kampus. Terima kasih kepada rekan-rekan KAFE 88 atas kebersamaannya untuk peduli kampus. Terima kasih kepada para Tendik yang membantu kami, juga kepada rekan-rekan cleaning service yang setiap hari memoles ruangan di FEB tampak bagus, juga security yang telah menjaga kampus. Kami sangat berterima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga FEB dan ini sekedar tali asih, ada bingkisan dari kami” tuturnya.

    Lebih lanjut, Umi Setiawati, SE, Ketua Umum Kafe 88 berterima kasih kepada kampus kesayangan, FEB.

    “ Terima kasih kepada FEB.  Angkatan kami membuat kenangan dengan kegiatan bakti sosial.    Jangan dilihat nilainya, besarnya, tapi tali kasih kami terhadap kampus FEB tercinta, menuju persahabatan abadi dari KAFE 88. Kita coba untuk berkontribusi sedikit kepada fakultas, mudah-mudahan tidak hanya sampai disini. Jangan pernah putus silaturahmi karena itu membawa kesehatan dan banyak rezeki’’ ungkapnya.

    Sementara itu, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si. mengucapkan selamat datang kepada KAFE 88.

    “Selamat datang Mas dan Mbak angkatan 88, kembali ke rumah, kampus FEB.  FEB saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah perubahan nama-nama gedung-gedung di FEB dengan nama Tokoh FEB, Gedung Soeharno TS, Gedung Djarwanto, Gedung Soedarah Soepono, Gedung Bachtiar Effendi, Gedung Soehardi. Kami nanti akan membuat histori atas penamaan gedung tersebut agar branding  kita semakin bagus, supaya semua dapat mengenali sejarah FEB.

    Dr. Dwi Prasetyani juga menjelaskan berbagai capaian akreditasi nasional dan internasional yang telah diraih FEB. Seluruh capaian keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan alumni.

    Lebih lanjut disampaikan Yayasan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisni (KAFEB) sudah didirikan, ini sebagai titik temu antara yang ada di FEB sebagai pengelola dan KAFEB untuk secara bersama-sama memajukan FEB.

    “Alumni bersama-sama menggalang dana abadi, angkatan 88 kami harap bisa berkontribusi dan kami  berterima kasih” ungkapnya.

    Dikatakan, dana abadi itu bisa menjadi semacam “tambah darah” untuk membuat kehidupan pengelolaan di FEB lebih baik. Kegiatan-kegiatan yang dicreate oleh KAFEB luar biasa,  tidak hanya perhatian alumni kepada adiknya-adiknya, namun dengan teman-teman tendik dan juga kontribusi networking. 

    Kami memastikan bahwa semua penyelengaraan pendidikan disini berjalan dengan baik, bereputasi global.

    Dr. Dwi Prasetyani menambahkan saat ini FEB lebih sering melibatkan alumni untuk pengembangan FEB.

    Ketika alumni dilibatkan dalam perencanaan, kerja sama dan implementasi ternyata lebih cepat. Bagaimanapun, bekerja dengan  alumni akan memudahkan FEB untuk bergerak lebih luas daripada kami harus bekerja sendiri.

    Ke depan, FEB akan menjalin hubungan yang semakin erat dengan alumni, untuk memberi masukan dan selalu mengawal FEB.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan RUDN University, Bahas Kerja Sama Internasional

    FEB UNS Menerima Kunjungan RUDN University, Bahas Kerja Sama Internasional

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari RUDN University Rusia, Rabu 8 November 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB.

    Delegasi RUDN University yang berkesempatan hadir yakni Svetlana Ratner, Professor RUDN University, Irina Pugacheva, Senior Lecturer RUDN University, Mark Agafoshin, Graduate student RUDN University, serta dua mahasiswa Matvei Slavkin dan Svetlana Tretiakova.

    Kunjungan diterima oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si,  Kepala UPT Kerjasama dan Layanan Internasional, M.Si, Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I., Ph.D., Kepala Program Studi di FEB dan sejumlah Dosen UNS.

    Dalam sambutannya, Dr. Dwi Prasetyani menyambut baik kedatangan delegasi dari RUDN University sekaligus memperkenalkan program studi yang ada di FEB UNS.

    “Kami sangat bahagia karena dapat menyambut Anda di FEB UNS, semoga kunjungan hari ini dapat memberikan kesan dan pengalaman yang menyenangkan. Kami di FEB UNS senantiasa berusaha untuk mengembangkan jaringan kerja sama internasional, oleh karenanya semoga dalam kesempatan ini kita dapat mendiskusikan program-program yang dapat dilaksanakan antar kedua institusi,” jelasnya.

    Lebih lanjut Dr. Dwi menyampaikan bahwa di FEB UNS saat ini terdapat 4 program studi sarjana, 3 program studi master (S2), dan satu program studi doktoral (S3).

    Menyambung perkenalan dari FEB UNS, Rino Ardhian, Ph.D. turut menyampaikan informasi terkait program riset dan pendidikan di UNS.

    Dikatakan, kunjungan ke UNS ini adalah kali kedua bagi RUDN University, yang sebelumnya juga telah mengunjungi UNS, meskipun belum sempat bertemu dengan perwakilan dari program studi yang ada di lingkungan UNS.

    Svetlana Ratner menyampaikan ucapan terima kasih atas penerimaan kunjungan tersebut.

    “Terima kasih kepada FEB UNS, ini adalah kali kedua kami datang ke UNS, kami sangat bahagia dapat bertemu dan berdiskusi dengan pihak IO UNS dan FEB UNS,” ungkap beliau.

    Dalam perkenalan tersebut dibahas mengenai program riset yang dilaksanakan yang mayoritas berfokus pada topik terkait ekonomi berkelanjutan (sustainable economy) dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

    Menanggapi pertanyaan diskusi terkait program yang tersedia bagi mahasiswa dari Rusia, Prof. Dr. Drs. Pranoto, M.Sc., Kepala Program Studi S3 Ilmu Lingkungan UNS menjelaskan bahwa UNS secara rutin menyediakan short course yang diselenggarakan oleh Pusat Unggulan IPTEK (PUI) yang ada di UNS.

    Selain itu, UNS juga mengembangkan customized course untuk Future ASIAN Program yang merupakan salah satu program internasional.

    “Salah satu PUI di UNS, yaitu PUI Fintech dan Banking, secara rutin telah menyelenggarakan short course yang banyak menarik peserta dari berbagai negara. Selain itu kami di UNS juga menyediakan mata kuliah normal dan mata kuliah khusus untuk program tertentu, dan juga tersedia beasiswa bagi mahasiswa internasional di UNS” paparnya kemudian.

    Acara berlanjut dengan diskusi antara peserta yang hadir dan delegasi dari Rusia.

  • Kembangkan Potensi, Minat dan Bakat, BEM FEB Gelar FEBstival 2023

    Kembangkan Potensi, Minat dan Bakat, BEM FEB Gelar FEBstival 2023

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melalui Kementrian Pengembangan Minat dan Karir Mahasiswa menggelar FEBstival yang mengusung tema “EXCELLENT”, Kamis – Jumat, 26 – 27 Oktober 2023.

    FEBstival yang digelar di Gedung Djarwanto PS FEB itu terdiri dari tiga rangkaian acara yaitu UMKM EXPO, FEB GOT TALENT, dan FEB AWARDS.

    FEBstival merupakan kegiatan yang diharapkan dapat menjadi wadah dalam memfasilitasi mahasiswa FEB UNS untuk mengembangkan potensi minat dan bakat serta sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di FEB UNS.

    Kegiatan ini diikuti oleh tamu undangan, UKM/ORMAWA FEB, dan juga kalangan umum.

    Melalui laporan tertulisnya,  Lili Suryani, Ketua Pelaksana FEBstival 2023, Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS menyampaikan bahwa tujuan yang diharapkan dapat tercapai dalam kegiatan FEBstival 2023 adalah untuk menciptakan mahasiswa yang kreatif, cerdas, dan berprestasi dari FEB UNS.

    Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas, mendorong serta menumbuhkan minat dan bakat mahasiswa FEB dan UKM dengan adanya pemberian apresiasi serta menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan dirinya dalam bidang bisnis.

    FEBstival 2023 berlangsung selama dua hari dengan tiga kegiatan yakni UMKM EXPO diadakan pada tanggal 26 – 27 Oktober 2023. Kemudian, FEB GOT TALENT yang diadakan pada hari 27 Oktober 2023 yang menampilkan peserta FEB GOT TALENT yang telah mendaftar sebelumnya.

    Puncak acara sekaligus penutup kegiatan FEBstival, yaitu, FEB AWARDS. Nominasi telah disediakan dan dilakukan votting sebelum hari H, dengan 3 kategori nominasi, diantaranya: Nominasi dosen, Nominasi mahasiswa, dan Nominasi UKM/ORMAWA.

  • PDIE Adakan Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, Cerdik Menaklukkan Scopus

    PDIE Adakan Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, Cerdik Menaklukkan Scopus

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menggelar Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, 10 – 11 Oktober 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Workshop yang diikuti oleh mahasiswa S1, S2, dan S3 tersebut menghadirkan narasumber  Dr. Jumintono, M.Pd., Presiden Rumah Scopus, Yogyakarta.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini masih dalam rangkaian di acara sebelumnya yang mengundang pakar untuk membekali mahasiswa.

    Dikatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dan publikasi di jurnal internasional bereputasi sehingga dapat mendorong publikasi karya ilmiah mahasiswa yang lebih optimal.

    Sementara itu, Dr. Jumintono, M.Pd. menjelaskan Scopus adalah salah satu penyedia database atau pusat data jurnal terbesar yang meliputi abstrak dan kutipan dari literatur peer-review seperti buku, jurnal ilmiah dan prosiding seminar.

    Scopus memberikan gambaran komprehensif dari hasil penelitian dunia di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kedokteran, ilmu sosial, seni, dan humaniora. Scopus menampilkan alat pintar untuk melacak, menganalisis, dan memvisualisasikan penelitian.

    Lebih lanjut Dr. Jumintono menjelaskan manfaat dari scopus bagi para peneliti.   Diantaranya untuk mengidentifikasi dan menganalisis jurnal yang dibaca ataupun disubmit, menetapkan berkolaborasi dengan peneliti yang memiliki minat penelitian yang serupa atau keterampilan yang saling melengkapi, membantu peneliti mengetahui jumlah kutipan dan h-indeks, mengetahui kontribusi penelitian yang sedang dikerjakan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Juga untuk tracking dampak penelitian dan tren penelitian global

    Berdasarkan data IF, Journal Citation Reports yang diterbitkan oleh Thomson Reuters juga peringkat tahunan dari kategori jurnal ilmu pengetahuan dan ilmu sosial, dalam kategori subjek yang relevan untuk setiap jurnal (pada kenyataannya mungkin ada lebih dari satu).

    Oleh karena itu muncul peringkat kuartil/quartile (Q) untuk IF setiap jurnal di masing-masing kategori subjek.  Jurnal Quartile 1menunjukkan posisi atas, memiliki percentile dengan besar 75%-99%, Jurnal Quartile 2 untuk posisi tengah-tinggi memiliki percentile dengan besar 50%-74%, Jurnal Quartile 3 memiliki percentile dengan besar 25%-49% dan Jurnal Quartile 4 memiliki percentile dengan besar 0%-24%.

    Lebih lanjut disampaikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menakar kualitas sebuah paper. Judul dan kesimpulan, apakah sudah mencerminkan kontribusi; Referensi, apakah sdh didominasi paper2 terbaik dan 5 thn terakhir ?; Bahasa Inggris, bagaimana tingkat keterbacaannya dan pastikan no grammatical error ?; Body of paper, apakah sesuai IMRAD Conclusion dengan anatomi yang benar ?; Memahami Peringkat jurnal di Scopus dan di Scimago ?; Sitasi dan referensi apakah sudah digital ?; Template, scope dan author guideline, apakah sdh sesuai yang diminta jurnal?

    Usai paparan materi, narasumber melakukan diskusi dengan peserta workshop. Peserta mendapat pengalaman dan pendampingan dalam rangka submit artikel di jurnal internasional bereputasi.

  • Berkolaborasi dengan Mafindo, PPK Ormawa BEM FEB Adakan Program Perempuan Cerdas Tangkal Hoax

    Berkolaborasi dengan Mafindo, PPK Ormawa BEM FEB Adakan Program Perempuan Cerdas Tangkal Hoax

    Melalui program Perempuan Cerdas Tangkal Hoax, tim PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) BEM FEB UNS 2023 telah berkolaborasi dengan Mafindo untuk menyelenggarakan Kelas Pelatihan Cek Fakta.

    Program ini dilaksanakan pada siang hari, sesuai dengan jadwal kelas SEANTURI (Sekolah Perempuan Karangturi), yaitu pada hari Jumat, 6 Oktober 2023 di Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

    Beberapa poin materi dibawakan oleh Erwinda Tri Sulistiyaningrum, S.Sos, anggota dari organisasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) cabang Surakarta.

    Diharapkan setelah diselenggarakannya program ini, perempuan karangturi khususnya ibu-ibu peserta SEANTURI menjadi lebih aware dan kritis terhadap berita bohong yang beredar dalam masyarakat.  Dengan demikian, mereka memiliki kontrol atas dirinya sendiri dan keluarga untuk melakukan penyaringan terhadap setiap berita atau isu yang mereka dapatkan.

    Selain mendapatkan materi dasar tentang hoax, seperti pengertian, bentuk, dan bahaya berita hoax, bidang-bidang yang menjadi sasaran empuk dalam pembuatan konten berita hoax, media sosial yang kerap menjadi penyebaran berita hoax, jenis-jenis gangguan informasi, ciri-ciri hoax, tujuan hoax diciptakan, cara hoax diproduksi, hingga hukum yang mengatur tentang penyebaran berita bohong dan masih banyak lagi.

    Tak ketinggalan, peserta SEANTURI juga melakukan praktik langsung mengenai Cek Fakta menggunakan inovasi yang diciptakan oleh Mafindo yaitu berupa chat bot WhatsApp.

    Peserta juga diberikan penugasan baik secara individu atau kelompok yang dapat menunjang pemahaman dari para peserta terkait dengan materi yang telah disampaikan.

    Erwinda menilai bahwa peserta SEANTURI ini memiliki antusias yang bagus dalam belajar dan menerima hal baru.

    Antusiasme ini terwujud dalam bentuk interaksi aktif yang tercipta selama pemaparan materi berlangsung, keaktifan peserta dalam diskusi tanya jawab dengan pemicara, serta kesadaran untuk memperhatikan dan mencatat materi yang disampaikan oleh pembicara.

    “Program ini merupakan terobosan yang sangat diperlukan untuk mengimbangi kondisi kemajuan teknologi penyebaran informasi yang terjadi saat ini. Hoax bukanlah permasalahan yang remeh. Berbagai dampak buruk yang terjadi akibat penyebaran hoax telah banyak dirasakan oleh berbagai kalangan. Bahkan pada beberapa kasus terdapat beberapa pelaku yang mendapat hukuman denda hingga penjara. Tak hanya mendapat sanksi hukum, pelaku yang terlibat dalam hoax juga mendapat sanksi sosial dari masyarakat” ungkapnya.

    Masyarakat memiliki peran utama dalam menangkal hoax. Apabila masyarakat memiliki pengetahuan dan daya kritis yang baik, hoax yang beredar tidak akan mampu menimbulkan berbagai polemik. Untuk itu diperlukan daya kritis yang lebih ekstra sebagai benteng perlindungan diri dari buasnya dampak penyebaran berita hoax.

  • Grup Riset Audit dan Sistem Informasi FEB UNS Sosialisasikan Pentingnya Sertifikasi Halal

    Grup Riset Audit dan Sistem Informasi FEB UNS Sosialisasikan Pentingnya Sertifikasi Halal

    Tim Pengabdian Masyarakat Grup Riset Audit dan Sistem Informasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkolaborasi dengan Masyakarat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta Komisi Ekonomi menyelenggarakan sosialisasi pentingnya sertifikasi Halal di masyarakat, Minggu 5 November 2023 di Solo.

    Tim pengabdian yang beranggotakan Dr. Muhammad Agung Prabowo,  Dr. Edy Supriyono, Dr. Nurmadi HS, Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya, dan Drs. Anies Wijayanto juga mendiskusikan dengan para peserta terkait pengembangan industri Halal.

    Kegiatan dihadiri oleh Ulama dan Dai dari berbagai organisasi keummatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta, yakni PCNU Surakarta, MTA, Ponpes Al Kahfi, Ponpes Ibnu Mubarok, Ponpes menara Quran, Ponpes Al Islam Solo, Ponpes Al Mukmin Ngruki serta Dewan Dakwah Indonesia Solo.

    Ketua MUI Surakarta, K.H. Abdul Aziz Akhmad, S.H. membuka diskusi dengan sambutan yang menekankan pada pentingnya melatih Sumber Daya Manusia (SDM) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperbaiki kualitas dan mencapai standar Halal.

    Sementara itu, Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya menjelaskan bahwa pada jaman keemasan Islam, Dunia Islam memasok komoditas penting seperti gula dan Kopi. Selain itu Dr. Ibrahim juga menegaskan pentingnya mengedukasi anak muda jaman sekarang terkait Halal.

    Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai pentingnya sertifikasi halal dan bagaimana cari mengurusnya.

    Di sisi lain, Dr. Edy Supriyono mencontohkan peran pendamping Halal yang cukup penting serta bagaimana komunitas dan masjid bisa ikut berperan dalam sertifikasi halal. Para peserta menyambut baik diskusi seputar Halal tersebut.

     

  • Tiga Pembicara Dihadirkan dalam Seminar Bertajuk Securities CrowdFunding sebagai Alternatif Pendanaan bagi UMKM

    Tiga Pembicara Dihadirkan dalam Seminar Bertajuk Securities CrowdFunding sebagai Alternatif Pendanaan bagi UMKM

    Otoritas Jasa Keuangan bekerja sama dengan Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan UNS Fintech Center serta Pemerintah Kota Surakarta menggelar Seminar bertajuk Securities CrowdFunding (SCF) sebagai Alternatif Pendanaan bagi UMKM, Senin 6 November 2023 di Ballroom Lantai 3 Gedung Ki Hadjar Dewantara, UNS Tower.

    SCF adalah bentuk skema pembiayaan alternatif untuk penggalangan dana (raising fund) melalui pasar modal. Skema ini dinilai memudahkan bisnis atau seseorang dalam memperoleh pen danaan dari pasar modal.

    Tiga pakar dihadirkan sebagai pembicara seminar, James Riyadi, Co-Founder CrowdDana, Ernawan Salimsyah, CFA, CIO Mandiri Manajemen Investasi dan Putra Pamungkas, Ph.D, Kepala UNS Fintech Center dan Kepala Program Studi S1 Bisnis Digital.

    Lebih dari 60 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan juga dari kalangan akademisi memenuhi ruang seminar.

    Prof. Wimboh Santosa, Guru Besar FEB UNS yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2017-2022 dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah upaya untuk memberikan dorongan bagi UMKM agar bisa masuk pasar modal.

    Dikatakan, selama ini UMKM biasanya mendapatkan pinjaman dari perbankan, tetapi tidak semua UMKM bisa memperoleh pinjaman bank. OJK mencoba memberi solusi pembiayaan pasar modal yang sudah secara khusus melalui SCF dan tanpa jaminan.

    “Hari ini kita mendatangkan para pakar untuk memberikan sosialisasi SCF itu apa, bagaimana caranya, bahkan setelah ini kita akan buka klinik, yang tertarik akan dipandu bagaimana agar supaya bisa masuk pasar modal dan usahanya bisa maju” ungkapnya.

    Kegiatan yang diselenggarakan di Solo ini akan menjadi contoh dan bisa dikembangkan di daerah lain.

    Dalam sambutan tertulisnya, Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka yang dibacakan oleh Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa sangat mendukung penuh terhadap SCF  dan akan menerbitkan surat dukungan sebagai jaminan bahwa kontrak tersebut sah dan akan dibayar apabila pekerjaan dilaksanakan  sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Lebih lanjut ditegaskan, yang perlu digarisbawahi adalah dengan diterbitkan surat jaminan tersebut, UMKM harus dapat bertanggung jawab secara penuh mengenai proyek-proyek yang dikerjakannya, jangan sampai terdapat penundaan  atau hasil yang tidak sesuai dengan perjanjian atau kontrak.

    Sementara itu, Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum dalam sambutannya mengatakan permasalahan pendanaan bagi UMKM menjadi masalah yang terus menerus mendapatkan perhatian kita semua. Biasanya UMKM itu pendanaannya disalurkan dari perbankan, SCF adalah sebagai alternatif pendanaan bagi UMKM.

    Lebih lanjut dikatakan, dalam sistem ekonomi di Indonesia, UMKM memberikan peranan penting untuk kehidupan, utamanya pendapatan di masyarakat. Beribu bahkan berjuta UMKM  terus kita tingkatkan agar UMKM berdaya, salah satu yang kita lakukan adalah memberikan pendanaan bagi UMKM.

    “Pembiayaan yang diberikan tampaknya merupakan satu-satunya pilihan yang sangat rasional bagi UMKM agar usaha bisnisnya tetap bisa berjalan, disamping itu pemberian pemahaman tentang teknologi informasi dan inovasi-inovasi dari UMKM itu sendiri” paparnya kemudian.

    Rektor juga mengapresiasi seminar yang diinisiasi dari OJK utamanya kepada Prof. Wimboh Santosa yang beberapa waktu lalu telah mendiskusikan agenda seminar ini. Rektor berharap nantinya dari kegiatan-kegiatan seperti ini bisa menghasilkan sebuah pemikiran yang brilian agar pemberdayaan UMKM menjadi lebih baik.

  • Di Ulang Tahun ke-15, PDIE FEB Gelar Workshop Sukses Story Berbisnis

    Di Ulang Tahun ke-15, PDIE FEB Gelar Workshop Sukses Story Berbisnis

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menggelar Workshop Sukses Story Berbisnis, Jumat 27 Oktober 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Workshop yang digelar bersamaan dengan hari ulang tahun ke-15 PDIE, menghadirkan Dr. Dra. Hj. Endang Dwi Amperawati, M. M., wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Humas, Kerjasama dan Pemasaran, Universitas Prima Graha Serang.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini masih dalam rangkaian di acara sebelumnya yang mengundang pakar untuk membekali mahasiswa, tidak hanya untuk mahasiswa PDIE saja tapi juga untuk mahasiswa S1 dan S2.

    Berbeda dari topik-topik sebelumnya yang lebih banyak tentang riset, di ulang tahun PDIE ini menghadirkan Dr. Eda untuk berbagi tentang sukses berwirausaha.

    “Kegiatan ini bertepatan dengan ulang tahun ke-15 PDIE. Harapannya, sesuai dengan visinya menjadi Program Doktor Ilmu Ekonomi yang bereputasi tinggi di tingkat nasional dan internasional, semoga dapat tercapai” katanya kemudian.

    Sementara itu, narasumber yang lebih familiar dipanggil Dr. Eda itu dalam paparannya berbagi tips sukses dari pengalamannya sebagai akademisi sekaligus sebagai pebisnis.

    Kepada peserta workshop, Dr. Eda mendorong agar mahasiswa selalu berusaha keras belajar, mengembangkan kepercayaan diri dan pantang menyerah dalam mencapai cita-cita. Harapannya banyak mahasiswa yang setelah lulus nantinya berwirausaha, menjadi pengusaha yang sukses.

    “Menjadi pengusaha bukan lagi jadi mimpi yang sulit dicapai. Di masa modern seperti ini, begitu banyak ide usaha yang bisa diwujudkan” ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakan untuk menjadi pengusaha yang sukses, seseorang harus memacu diri untuk bekerja dengan keras dan tekun, berani menantang diri sendiri, melakukan karena passion dan juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

    Dalam paparannya. Dr. Eda juga menyampaikan terkait kepemimpinan yang sukses dalam pengelolaan sebuah organisasi.

    Menurutnya,  pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang mampu mengelola sebuah organisasi dan mampu melaksanakan kepemimpinan secara efektif sehingga tujuan organisasi bisa dicapai.

    Seorang pemimpin harus memiliki manajemen diri, mempunyai visi dan misi yang jelas, berani mengambil resiko serta spontan, kreatif, inovatif.

    “Jika kita mau memahami dan mempelajari ciri-ciri seorang pemimpin yang sukses, kita akan mulai terbiasa dan siap menjadi pemimpin dimanapun. Seorang pemimpin tidaklah harus cerdas secara intelektual. Namun cerdas dalam mengelola diri sendiri dan juga mengelola orang lain” tuturnya kemudian.

    Lebih lanjut Dr. Eda juga menyampaikan peran penting wanita dalam meningkatkan perekonomian.  “Wanita yang berkarya khususnya di bidang ekonomi, sangat berperan penting tidak hanya bagi negara, tetapi juga bagi ketahanan keluarga. Seorang wanita juga harus memiliki sifat dinamis, optimis dan penuh semangat kerja” jelasnya.

    Di kegiatan itu, Dr. Eda membuka kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi.

     

     

     

     

     

  • Agenda Guest Lecture Prodi S1 Manajemen Kenalkan Kondisi Bisnis di Eropa

    Agenda Guest Lecture Prodi S1 Manajemen Kenalkan Kondisi Bisnis di Eropa

    Program Studi (Prodi) S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), kembali menghadirkan seri Kuliah Tamu Pengantar Bisnis menghadirkan praktisi dari Arnold & Riser Consulting Switzerland.

    Kuliah tamu bertajuk Guest Lecture Series ‘Business and Economy in Europe’ tersebut dilaksanakan pada Sabtu 28 Oktober 2023 secara daring melalui Zoom Cloud Meeting.

    Manuel Riser selaku co-founder dari Arnold & Riser Consulting, menyampaikan materi terkait kondisi bisnis dan ekonomi di Eropa, khususnya di Switzerland, serta langkah dan tata cara pendirian bisnis di Eropa.

    “Hal pertama yang perlu dipertimbangkan saat mendirikan bisnis di Eropa adalah pemilihan bentuk perusahaan (legal form). Terdapat tiga bentuk bisnis yaitu bisnis perseorangan, limited liability company (perseroan terbatas), dan public limited company,” jelas Manuel.

    Lebih lanjut Manuel juga menjelaskan terkait peraturan-peraturan yang harus dipenuhi oleh wirausahawan yang akan mendirikan bisnis, termasuk aspek keberlangsungan (sustainability). Menurutnya, topik terkait sustainability saat ini sangat sering dibahas di Eropa. Meskipun begitu sebuah bisnis yang sustainable tidak hanya berfokus pada kondisi lingkungan namun juga perlu berfokus pada kondisi sosial, lingkungan, dan ekonomi.

    “Agar bisnis anda dapat bertahan maka bisnis tersebut perlu menghasilkan laba dan memperhatikan tingkat pengembalian investasi. Aspek ini berfokus pada keseimbangan antara penggunaan sumber daya dan turnover, secara ideal bisnis anda perlu menghasilkan profit tanpa harus mengorbankan lingkungan atau kondisi sosial,” ungkapnya.

    Atensi dari peserta nampak dari sesi tanya jawab antara pembicara dan peserta yang hadir. Mahasiswa tampak tertarik tentang peraturan yang berlaku pada bisnis digital di Eropa, pendanaan bisnis kecil, prospek kerja dan magang untuk mahasiswa, termasuk peraturan untuk organisasi waralaba (non-profit organization).

  • Dorong Publikasi Karya Ilmiah, PDIE Adakan Workshop Riset Akuntansi Terkini

    Dorong Publikasi Karya Ilmiah, PDIE Adakan Workshop Riset Akuntansi Terkini

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan workshop secara daring dengan tema Riset Terkini Akuntansi, Selasa 17 Oktober 2023.

    Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PDIE dan Dosen FEB UNS menghadirkan  Fitra Roman Cahaya, B.Com., Ph.D., CSRS, CSRA dari Department of Accounting at Essex Business School, University of Essex, Inggris.

    Narasumber  merupakan pakar yang kompeten di bidang publikasi baik nasional maupun inetrnasional serta berbagai pengalaman publikasi dan penyusunan karya ilmiah.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si.Ak., Kepala Program Studi PDIE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah yang sesuai dengan perkembangan terkini, selanjutnya dapat mendorong publikasi karya ilmiah PDIE FEB UNS.

    Lebih lanjut dikatakan, penulisan yang relevan dan menarik akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi, baik di jurnal nasional maupun internasional yang bereputasi. Dengan demikian akan semakin mendorong tercapainya kualitas akademik di PDIE FEB UNS sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam Renstra dan visi misi PDIE FEB UNS serta mempertahankan predikat terbaik akreditasi A pada PDIE FEB UNS.

    Sementara itu, Fitra Roman dalam presentasi menegaskan pentingnya topik yang kontemporer dalam riset.

    “Pertanyaan mendasar adalah kenapa mahasiswa membutuhkan topik yang kontemporer dalam melakukan riset? Topik riset kontemporer dalam masa sekarang maupun yang akan datang seperti penggunaan akuntansi dalam teknologi, penggunaan akuntansi dalam kesehatan, penggunaan akuntansi dalam ekonomi sirkuler. Beberapa bisa didalami menjadi sebuah topik yang perlu mendapatkan respon cepat dari mahasiswa.” ungkapnya.

    Selanjutnya dikatakan bahwa landasan teori menjadi sangat penting untuk pengembangan topik ini.

    Fitra juga memberikan beberapa contoh topik kontemporer akuntansi diantaranya: Issues in accounting education (e.g. impacts of AI and online platforms), Narrative disclosure – e.g. readability and decoupling, Issues in corporate governance (e.g. political background of directors/commissioners), Management accounting in family businesses.

    Di forum itu, narasumber banyak memberikan kesempatan kepada peserta workshop untuk berdiskusi, harapannya, peserta memahami mengenai topik-topik karya ilmiah yang dimasukkan ke dalam riset akuntansi terkini serta dapat mengimplementasikannya.