Program Studi (Prodi) Magister Akuntansi adakan Scientific Paper Writing Workshop dengan tema How to become a Scholarly Writer of Scientific Papers, Kamis 19 Oktober 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Magister Akuntansi tersebut menghadirkan Prof. Andrea Moro, Professor of Entrepreneurial Finance, Cranfield University, UK
Dalam sambutannya, Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Akuntansi, Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si., CRP., CFrA. mengucapkan terima kasih atas kehadiran Prof. Andrea Moro atas kesediaannya menjadi dosen tamu untuk Program Studi Magister Akuntansi, FEB UNS.

Dr. Wahyu mengatakan Prodi Magister Akuntansi memiliki visi “Menjadi program studi magister akuntansi yang unggul dan berkelanjutan di tingkat nasional dan internasional berdasarkan nilai-nilai luhur budaya nasional”. Oleh karena itu, Program Studi Magister Akuntansi berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat bersaing secara internasional.
Tahun ini, Program Studi Magister Akuntansi menginisiasi kegiatan terkait tujuan ini, untuk meningkatkan daya saing internasional. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas publikasi mahasiswa.

“Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada Prof. Moro yang akan memberikan materi tentang cara menulis artikel untuk publikasi di jurnal internasional terkemuka. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi untuk menulis karya ilmiah dan mempublikasikannya di jurnal internasional terkemuka’ ungkapnya.

Di dalam sesi penyampaian materi, Prof. Moro memberikan beberapa point penting terkait bagaimana cara menulis artikel untuk dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional. Ia menjelaskan tentang komponen-komponen penting dalam sebuah paper, termasuk pada bagian literatur review dan methodology and data yang bisa kita sebut dengan the research tools. Prof. Moro juga memberikan beberapa tips terkait pencarian data di AI dan juga terkait pure marketing.

Harapannya dengan adanya seminar ini, dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi dalam menulis karya ilmiah dan mempublikasikannya di jurnal bereputasi internasional.







FEB UNS Sustainable Business Summit 2023 mengundang empat pembicara dengan berbagai fokus bidang, yakni Yeshika Alversia, S.E., M.Sc. Veronica Ken Adiani Windoe, Willy Bachtiar, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Anthony Hartanto. FGD dihadiri lebih dari 10 peserta, termasuk Wakil Dekan FEB UNS, Kepala Divisi Inkubator Bisnis UNS Innovation Hub, serta para panitia yang telah menyiapkan acara tersebut.
FGD diawali dengan pemaparan materi Yeshika Alversia, S.E., M.Sc., selaku Kepala Akreditasi Internasional FEB Universitas Indonesia. “Peran Akreditasi Internasional dalam Peningkatan Kualitas dan Reputasi Universitas” merupakan judul yang dipaparkan dalam kesempatannya sebagai pembicara. Yeshika menyarankan FEB UNS untuk segera mengurus akreditasi internasional. “Akreditasi internasional dilakukan ketika fakultas telah memiliki visi dan misi yang sejalan, semangat untuk continuous improvement, international benchmark, dan menciptakan Standar Mutu Internasional (World Class University).”, jelasnya.
FGD dilanjutkan dengan pembicara kedua, yaitu Willy Bachtiar, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku Dosen Komunikasi Digital dan Media Institut Pertanian Bogor. Beliau menyampaikan materi dengan judul “FEB UNS: World Class Branding in a Sustainable World”, topiknya berfokus pada pentingnya branding dalam FEB UNS. “Branding dalam fakultas sangatlah penting, karena fakultas juga merupakan suatu merek yang nantinya berdampak pada reputasi internasionalnya”, ujar Willy.
Setelah sesi pembicara kedua selesai, langsung dilanjutkan sesi pemaparan oleh pembicara ketiga, Veronica Ken Adiani Windoe. Perempuan yang kerap disapa Kendi ini adalah seorang Brand Expert dan Dewan Penasihat Perhumas Indonesia. Sama hal nya dengan Willy Bachtiar, Kendi juga memiliki fokus pada branding. Dalam pemaparan materinya, Kendi mengidentifikasi dan memberi saran cara-cara yang cocok untuk diterapkan FEB UNS dalam melakukan rebranding. Selain itu, Ia juga memberikan strategi komunikasi untuk meningkatkan reputasi FEB UNS ke arah yang lebih maju setara standar internasional.
Sesi pemaparan materi terakhir disampaikan oleh Anthony Hartanto selaku Business Development Strategist pada Suitmedia Digital Agency. Anthony memaparkan materi terakhir dengan membawakan judul “Being Academically Social ”. Menurutnya dalam melakukan kegiatan rebranding, FEB UNS dapat lebih fokus pada kegiatan research journal. Hal ini dikarenakan tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah.
Setelah sesi FGD pertama yaitu pemaparan materi oleh keempat pembicara selesai dilakukan, maka kegiatan selanjutnya adalah sesi FGD kedua. Pada sesi ini dilakukan diskusi penerapan rencana rebranding FEB UNS. Dilanjut dalam sesi FGD yang ketiga, ditetapkannya rumusan strategi rencana rebranding FEB UNS dalam membangun brand dan positioning yang ditetapkan serta kebijakan branding yang diperlukan untuk kebutuhan fakultas. Di penghujung acara, Dila Maghrifani S.E., B.Sc., M.Sc., Ph.D moderator FGD menyampaikan hasil diskusi.

























