FEB

Kategori: fakultas

  • Ratusan Mahasiswa UNS Ikuti Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bertema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable Future

    Ratusan Mahasiswa UNS Ikuti Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bertema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable Future

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal Kemenkeu yang diikuti oleh lebih dari 250 mahasiswa di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, 28 Februari 2024 .

    Serangkaian kegiatan dengan mengambil tema Unlocking Creativity, Innovations for a Sustainable telah terselenggara, diantaranya: (i) penandatanganan kerja sama antara FEB UNS dan Kemenkeu, (ii) Conference perekonomian terkini dan arah kebijakan fiskal, talkshow ekonomi kreatif dan dukungan APBN, serta peresmian Fiscal Corner.

    Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dalam sambutannya mengatakan bahwa Kemenkeu sudah saatnya menggandeng FEB dan fakultas lain di UNS untuk maju bersama-sama mengembangkan SDM baik di UNS maupun Kemenkeu.

    Prof. Yunus juga memandang bahwa fitur-fitur di Fiscal Corner yang telah digagas oleh Kemenkeu dan FEB UNS sangat mendukung bagi pelaksanaan perkuliahan di FEB terutama pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Di fitur-fitur Fiscal Corner yang akan diisi dengan adanya materi perkuliahan itu sangat penting karena untuk kerja sama di kampus ada MBKM, mahasiswa diberi kesempatan 1 sampai 2 semester untuk beraktivitas di luar kampus, dosennya juga demikian boleh mengajar di luar kampus baik sebagai pengajar maupun sebagai konsultan dan sebagai tutor” tegasnya.

    Menurutnya, perguruan tinggi memiliki SDM yang berlebih sehingga menjadi motor pendorong untuk memajukan inovasi-inovasi dalam melakukan penelitian. Untuk ini, UNS  memberikan seluas-luasnya bagi Kemenkeu untuk berkolaborasi.

    Sementara itu, Tri Wahyuningsih, Kepala Perwakilan Kemenkeu Jawa Tengah (Jateng) di hadapan peserta yang mayoritas mahasiswa menegaskan bahwa Kemenkeu merupakan institusi yang diberikan mandat untuk mengelola kebijakan fiskal atau menyelenggarakan urusan di bidang keuangan dan kekayaan negara di dalam pemerintahan yang tentunya dalam kapasitas membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

    Dikatakan, amanah yang diemban oleh kemenkeu adalah mengelola APBN yang merupakan uang rakyat Indonesia yang digunakan tentunya untuk sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Lebih lanjut, dijelaskan pertumbuhan ekonomi global berdampak pada ekonomi khususnya di Jateng, namun APBN mampu berperan menjadi peredam. APBN dapat menjadi peredam benturan atas resiko-resiko yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat

    “Jika kita lihat kinerja APBN tahun 2023 yang sehat dan terjaga kuat serta momentum pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan merupakan pijakan kuat bagi APBN di dalam rangka mencapai target pembangunan Jawa Tengah di tahun 2024. Penerimaan APBN Jawa Tengah sampai dengan 31 Desember 2023 berhasil mencapai Rp111,85 triliun atau 105,73% dari target serta realisasi belanja APBN mencapai 108,57 triliun atau 97,63% dari pagu.  Selain itu, kemanfaatan APBN di dalam pembangunan provinsi Jawa Tengah diantaranya adalah sebagai instrumen di dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi” paparnya.

    Hari ini Kemenkeu telah lebih dekat dengan mahasiswa ditandai dengan adanya Fiscal Corner yang merupakan wadah atau ruang bersama dengan mahasiswa untuk mengetahui lebih mendalam tentang Kemenkeu ataupun terkait APBN.

    Dia juga mengingatkan agar mahasiswa membangun koneksi dan lingkungan yang dapat menjadi support system untuk berkembang dan maju, salah satunya adalah dengan menjadi anggota dari komunitas yang berkualitas dan berdampak positif.  Saat ini Kemenkeu telah membina Komunitas Uang Kita atau Komunita yaitu sebagai wadah generasi produktif yang memahami kebijakan pengelolaan uang.

    Pada sesi conference, Analis Kebijakan Ahli Madya BKF, Dewi Puspita menyampaikan overview mengenai kondisi perekonomian terkini dan arah strategi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan. Kepada generasi muda, beliau berpesan agar senantiasa produktif, kreatif, inovatif, dan berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

    Selanjutnya, pada sesi talk show, Heru Mataya, pelaku industri kreatif di Solo, menyatakan bahwa kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia merupakan potensi yang besar dalam pengembangan industri kreatif. “Potensi itu (Ekonomi Kreatif) sudah sangat banyak sekali ya, artinya memang Indonesia itu negara yang sangat kaya terhadap seni budayanya dan memang dia juga sudah sangat ratusan tahun ada. Menurut saya ketika kita sekarang ini ada era industri kreatif saya pikir memang tinggal bagaimana kita mengolah yang ada, pusaka-pusaka nusantara kita itu menjadi bagian dalam atas proses-proses kreatif yang kita laksanakan,” jelas Heru.

    Sependapat dengan pernyataan tersebut, Analis Kebijakan Ahli Pertama BKF, M. Olgiano juga menyatakan jika kekayaan budaya dieksplorasi dan dioptimalkan dengan baik, maka akan berpengaruh pada perekonomian. “Bayangin kalo budaya Indonesia yang demikian ragam, bisa dieksplorasi lebih, bisa dibuat cerita, dibuat film, dibuat animasi itu bisa memberikan efek (perekonomian),” ujar Olgi.

    Sementara itu, Direktur Kreatif Nussa Rarra, Bony Wirasmono, mengapresiasi pelaksanaan Nyimak dan Bicara Kebijakan Fiskal sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah pada industri kreatif. “Acara-acara seperti ini merupakan salah satu dukungan ya buat kami di pelaku industri kreatif ini untuk mendapatkan exposure yang lebih, karena memang di industri ini terutama di animasi, ini industri sangat muda banget”, tutup Bony.

    Masih dalam rangkaian kegiatan Nyimak dan Bicara Fiskal Kemenkeu,  telah dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Perwakilan Kemenkeu Provinsi Jateng dengan FEB UNS tentang Fiscal Corner.

    Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Tri Wahyuningsih Retno Mulyani, S.H., M.Hum., Kepala Perwakilan Kemenkeu Jateng dan  Prof. Djoko Suhardjanto, M,Com. (Hons), Ph.D, Ak,  Dekan FEB UNS .

    Perjanjian kerja sama tersebut bertujuan untuk menyediakan wadah dalam penyelenggaraan kegiatan pengkajian, penelitian, pelatihan dan edukasi serta publikasi terkait keuangan negara di lingkungan perguruan tinggi.

    Selain itu, juga sebagai bentuk komitmen civitas academica dalam mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

  • Pelantikan Pengurus BEM, DEMA, Ormawa Periode Tahun 2024, Pengurus Baru Diharapkan Lakukan Tugas Lebih Baik

    Pelantikan Pengurus BEM, DEMA, Ormawa Periode Tahun 2024, Pengurus Baru Diharapkan Lakukan Tugas Lebih Baik

    Bismillahirahmanirahim, atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Jumat 23 Februari 2024 telah dilantik Pengurus  BEM, DEMA dan Ormawa FEB UNS Periode 2024. Semoga Allah SWT melimpahkan taufik dan hidayah-Nya serta ketabahan dan kesabaran kepada segenap pengurus untuk melakukan tugas dan kewajiban sebagai pengurus BEM, DEMA dan Ornawa FEB UNS Periode 2024 sejalan dengan aturan-aturan organisasi. Ditetapkan pada tanggal 23 Februari 2024. Atas nama Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ph.D., Ak.

    Demikian naskah yang dibacakan Dr. Dwi Prasetyani, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Dwi Prasetyani mewakili Dekan saat melantik Pengurus BEM, Dema dan Ormawa Tahun 2024.

    Pelantikan digelar pada Jumat 23 Februari 2024 di Aula Konimex FEB UNS yang diikuti oleh sejumlah pimpinan FEB.

    “Saya mewakili Dekan FEB UNS mengucapkan terima kasih, apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus BEM, DEMA dan Ormawa tahun 2023, atas kerja kerasnya dedikasinya dan legacy,  apa yang bisa Anda tinggalkan dan tinggalkan kebermanfaatan untuk FEB dan tentu saja untuk organisasi di bawah Anda  masing-masing. Semoga pengalaman Anda selama memimpin  organisasi ini memberikan pengalaman yang berharga, memberikan kemanfaatan karena Anda , termasuk mahasiswa yang tidak hanya mengejar kinerja akademis saja tapi mengisi waktu selama menjadi mahasiswa FEB dengan kegiatan-kegiatan positif” ungkap Dr. Dwi Prasetyani.

    Dr. Dwi Prasetyani juga mengucapkan selamat kepada pengurus BEM, DEMA dan Ormawa   tahun 2024, sebuah pengharapan yang tinggi, terimakasih atas kesediaannya untuk menjadi pengurus. Berharap kepengurusan 2024 bisa lebih baik membawa FEB menjadi fakultas yang lebih gemilang.

    Beberapa rangkaian acara pelantikan terselenggara dengan lancar diantaranya penandatanganan berita acara pelantikan pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2024, penandatanganan dan serah terima pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2023 kepada pengurus tahun 2024.

    Dalam kepengurusan yang baru, telah terpilih  Surya Azhar Ketua BEM, dan Ketua Dema, Liesa Sandea dan beberapa pengurus Ormawa lainnya.

    Pimpinan yang hadir secara bergantian memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA 2023 dan juga arahan kepada para pengurus baru.

  • Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan Lubuklinggau Berkunjung ke FEB UNS Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

    Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan Lubuklinggau Berkunjung ke FEB UNS Jalin Kerja Sama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Kunjungan Pimpinan  dan Mahasiswa Universitas Bina Insan Lubuklinggau , Rabu 31 Januari 2024 di Gedung Suhardi.

    Dekan mengucapkan selamat datang di Kota Solo, di UNS kepada rombongan Universitas Bina Insan yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Akbar, M.IT Wakil Rektor Bidang Akademik.

    Dekan juga memperkenalkan beberapa pimpinan FEB yang turut diundang untuk menyambut, Wakil Dekan Akademik, Riset  dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan SDM, Keuangan dan Logistik, Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, para Kaprodi S1, Koordinator dan sub koordinator.

    “Kami ucapkan selamat datang di kota Solo dan juga di UNS kampus yang teduh. Di tahun 2023, Solo berada pada peringkat pertama dalam daftar kota ternyaman di Indonesia. Saat ini, Solo banyak destinasi wisata baru, diantaranya Masjid Raya Sheikh Zayed yang baru dibuka satu tahun ini, wisata Solo Safari. Wisata kulinernya 24 jam dan murah, dimanapun tempat ada kulinernya, Solo juga terhubung oleh tol” paparnya.

    Lebih lanjut Dekan memaparkan berbagai capaian prestasi UNS maupun FEB.

    Pada kurun waktu 5 tahun terakhir ini, UNS selalu masuk dalam klasifikasi 10 besar universitas terbaik di Indonesia. UNS terdiri dari 13 fakultas dan FEB menjadi salah satu fakultas favorit.

    FEB UNS memiliki 7 program studi (prodi), 4  S-1, Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Bisnis Digital;   3 prodi S-2 , Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi Studi Pembangunan; 1  program S-3, Program Doktor Imu Ekonomi.

    Disampaikan juga, berdasarkan World University Ranking (WUR),  Prodi S-1 Akuntansi masuk dalam peringkat 300 besar dunia dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan masuk dalam peringkat 400 besar dunia.

    Prodi S1 Akuntansi, prodi S1 Manajemen dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan telah meraih Akreditasi Internasional AQAS. Ketiga prodi tersebut juga memperoleh akreditasi Unggul dari LAMEMBA.

    Semua prodi S-1 sudah terakreditasi internasional AQAS. Demikian juga untuk Prodi S-2 dan S-3 telah terakreditasi unggul.

    Di kunjungan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara FEB UNS dan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan.

    Pelaksanaan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masayarkat  (Tridharma) tertanggal Rabu 20 Desember  2023.

    Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan kurikulum bersama (merencanakan output pembelajaran, konten dan metode pembelajaran), mengisi kegiatan pembelajaran dengan dosen tamu praktisi, menyediakan resource sharing sarana dan prasarana, melakukan kegiatan tridharma lainnya, misalnya penelitian bersama dan/atau publikasi ilmiah bersama dan pengabdian masyarakat.

    Usai penandatanganan kerja sama digelar sesi sharing dengan nara sumber Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora Universitas Bina Insan, Dr. Dhe Rimbano. Sesi ini dimoderatori oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D.

  • Siapkan Perkuliahan Semester Februari-Juli 2024, FEB Gelar Rapat Dewan Dosen

    Siapkan Perkuliahan Semester Februari-Juli 2024, FEB Gelar Rapat Dewan Dosen

    Rapat Dewan Dosen merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mempersiapkan perkuliahan dan juga evaluasi pembelajaran di setiap semesternya.

    Untuk persiapan semester Februari-Juli 2024, Rapat Dewan Dosen digelar di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Selasa 6 Februari 2024.

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ak. dalam sambutannya menyampaikan beberapa informasi agenda universitas diantaranya pemilihan anggota Majelis Wali Amanat (MWA), pemilihan Rektor, Dekan dan seterusnya. Diinformasikan juga beberapa agenda dalam rangka Dies Natalis ke-48 UNS.

    Dikatakan, Upacara Dies Natalis akan diselenggarakan pada tanggal 7 Maret 2024 dan Sidang Senat Terbuka pada tanggal 8 Maret 2024.

    Dies Natalis FEB UNS bersamaan dengan Dies Natalis UNS, dan untuk memeriahkan pelaksanaan Dies Natalis tersebut, pimpinan telah menugaskan Retno Tanding Suryandari, Ph.D sebagai Ketua  dan untuk kegiatannya menyesuaikan yang ada di universitas.

    Dekan juga menyampaikan berbagai prestasi FEB. FEB masuk dalam peringkat 600 besar dunia berdasarkan World University Ranking (WUR). Dalam konteks ini, dimana Prodi S1 Akuntansi masuk dalam peringkat 300 besar dunia dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan masuk dalam peringkat 400 besar dunia.

    Prodi S1 Akuntansi, prodi S1 Manajemen dan prodi S-1 Ekonomi Pembangunan telah meraih Akreditasi Internasional AQAS. Ketiga prodi tersebut juga memperoleh akreditasi Unggul dari LAMEMBA.

    “Untuk Prodi S-1 Bisnis Digital akan diakreditasi tahun ini, mohon disiapkan dengan baik untuk akreditasi LAMEMBA-nya. Sehingga seluruh Prodi di FEB terakreditasi unggul” ungkapnya.

    Dekan juga menyampaikan adanya penambahan Dosen ASN yang akan bergabung di FEB, 10 dosen yang benar-benar baru, dan tiga dosen lainnya, sebelumnya telah berstatus Non ASN.

    Lebih lanjut, Dekan juga akan berjuang untuk mendapatkan CSR untuk perluasan masjid Al Latief.

    “Kalau Jumatan sampai ke sebelah ruang dekan, saya akan berjuang untuk mendapatkan CSR untuk perluasan masjid.  Semoga Masjid Al-Latief lebih baik, lebih makmur” tegasnya.

    Setelah pengantar Dekan, dilanjutkan dengan paparan Wakil Dekan Akademik Riset dan kemahasiswaan khususnya mengenai persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) Semester Genap Februari-Juli 2024.

    Perkuliahan semester genap akan dimulai pada tanggal 12 Februari hingga 21 Juni 2024.

    “Dikarenakan pada Minggu pertama ada pesta demokrasi,  sehingga perkuliahan dilakukan secara daring. Minggu kedua luring kembali, diharapkan para dosen dapat betul-betul melaksanakan PBM-nya secara luring yang dimulai pada pekan kedua. Jika berhalangan bisa memberikan alasan” tegasnya.

    Paparan selanjutnya oleh Wakil Dekan Sumber Daya Manusia Keuangan dan Logistik serta Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi.

    Dalam kegiatan itu, juga digelar Sosialisasi Penghitungan Kinerja Pengajaran Dosen dari Tim Remunerasi dan juga dari Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu (LPPMP) tentang Penarikan dan Penghitungan Beban Kerja Dosen (BKD) di Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER).

    Usai pengantar Dekan, paparan Wakil Dekan serta sosialisasi dari Tim Remunerasi dan LPPMP, para dosen berkesempatan untuk memberikan pertanyaan, saran dan masukan.

  • UiTM Undang Dosen FEB UNS pada Guest Speaker for Collaborative Teaching: Market Structure-Perfect Competition

    UiTM Undang Dosen FEB UNS pada Guest Speaker for Collaborative Teaching: Market Structure-Perfect Competition

    Universiti Teknologi MARA (UiTM) mengundang sejumlah dosen FEB UNS untuk mengisi kegiatan kuliah umum. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari  kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Faculty of Business and Management, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Negeri Sembilan, Seremban Campus, Malaysia.

    Tastaftiyan Risfandy, M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Infromasi, Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D., Kaprodi S1 Bisnis Digital dan Linggar Ikhsan Nugroho, S.E., M.Ec.Dev. dosen FEB UNS menjadi dosen tamu dalam kegiatan “Guest Speaker for Collaborative Teaching: Market Structure-Perfect Competition” yang dilangsungkan secara online melalui Zoom Cloud Meeting, pada 5 Januari 2024.

    Putra Pamungkas, Ph.D. memaparkan materi mengenai “International Trade”. Ia menjelaskan tentang mengapa negara perlu melakukan perdagangan, apa saja benefit dari perdagangan hingga kegiatan ekspor di  negara Malaysia.

    Sementara Linggar Ikhsan Nugroho, M.Ec.Dev., Dosen FEB UNS menyampaikan materi dengan topik “Inflation and Unemployment” bersama Dr. Jamilah Binti Mohd Mahyideen.

    Selanjutnya  pada tanggal 12 Januari 2024, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., memberikan materi kuliah mengenai “Entrepreneurial Management: How to Start a Business? Indonesia Case”.

    Kuliah dosen tamu tersebut terlaksana dengan lancar dan dihadiri oleh para mahasiswa dan juga beberapa dosen dari Faculty of Business and Management, UiTM.

    Kegiatan ini dinilai menarik dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan terkait dunia bisnis dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat berperan dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif bagi Faculty of Business and Management, Universiti Teknologi MARA dan juga meningkatkan kerja sama dalam bidang akademik dengan FEB UNS.

  • FEB UNS dan Universitas Bangka Belitung Diskusikan Kemajuan Riset dan Publikasi Penelitian

    FEB UNS dan Universitas Bangka Belitung Diskusikan Kemajuan Riset dan Publikasi Penelitian

    Wakil Dekan Bidang Perencanaan Kerja Sama, Bisnis, dan Informasi dengan sejumlah Mahasiswa Manajemen FEB UNS melakukan perjalanan dinas sebagai peneliti ke Universitas Bangka Belitung, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

    Bentuk kegiatan tersebut adalah diskusi kemajuan riset dan publikasi Penelitian Kerja Sama Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PKPTDN-UNS) yang dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 9 November 2023.

    Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjalin hubungan antar mitra riset di Universitas Dalam Negeri. Dalam hal ini antara UNS dengan Universitas Bangka Belitung.

    Diskusi yang dilakukan yaitu mengenai progres riset dan rencana publikasi penelitian yang berjudul “How Does Fintech Lending Affect Islamic Local Banks’ Efficiency? Evidence From Indonesia” dengan mitra riset dari FEB Universitas Bangka Belitung.

    Perwakilan peneliti UNS yang diketuai Tastaftiyan Risfandy, M.Sc., Ph.D. dan pembantu pelaksana Vira Amalia Putri, Bimo Saktiawan, Inas Nur Fadia Futri, dan Desti Indah Pratiwi melakukan kunjungan ke FEB Universitas Bangka Belitung untuk mendiskusikan kemajuan riset bersama dengan perwakilan peneliti dari FEB Universitas Bangka Belitung, Dr. Reniati.

    Pelaksanaan diskusi ini dilaksanakan kurang lebih 3 jam selama masa perjalanan dinas. Diskusi kemajuan riset berupa penyampaian progress dan review bersama mengenai subtansi dari keseluruhan draft artikel hingga pembahasan peluang kerja sama penelitian kedepannya.

    Selain itu, kegiatan ini juga mendiskusikan perencanaan publikasi dari artikel draf penelitian kerja sama. Dengan demikian, dengan adanya kegiatan ini segala masukan dan saran hasil dari review bersama dapat menjadi koreksi penting untuk meningkatkan kualitas manuskrip dan peluang terpublikasinya artikel di jurnal bereputasi.

    Hasil kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan mutu publikasi karya ilmiah UNS di jurnal-jurnal bereputasi.

  • FEB UNS Jalin Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi dengan Faculty of Business and Management Universiti Teknologi MARA  

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkomitmen mendukung upaya UNS menjadi World Class University (WCU). Bentuk komitmen yang dapat dilakukan salah satunya melalui kerja sama dengan universitas lain di luar negeri.

    Untuk mewujudkan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Perencanaan Kerjasama, Bisnis, dan Informasi FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, M.Sc., Ph.D. bersama dengan dosen FEB UNS, Linggar Ikhsan Nugroho, S.E., M.Ec.Dev. melakukan kunjungan sekaligus kerja sama Tridharma di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Negeri Sembilan, Seremban Campus, Malaysia pada tanggal 10 -14 Desember 2023 lalu.

    UiTM merupakan salah satu universitas di Malaysia yang berkembang cepat. Pada tahun 2023, UiTM memperoleh peringkat ke-111 berdasarkan UI GreenMetric World University dan pada 2024 telah berhasil memperoleh peringkat ke-159 di dunia versi QS World University Rankings. Cepatnya pertumbuhan tersebut membuat FEB UNS tertarik untuk bekerja sama lebih lanjut dengan UiTM.

    Pada 11 Desember 2023, Faculty of Business and Management UiTM mengadakan Welcoming Ceremony di HEA Meeting Room UiTM untuk menyambut kedatangan Tastaftiyan Risfandy,  Ph.D. dan Linggar Ikhsan Nugroho, M.Ec.Dev sebagai visiting lecture dari FEB UNS.

    Acara tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang diisi oleh Linggar Ikhsan Nugroho, M.Ec. Dev., bertema “Motivational Talk: Unleash Your Potential” di DK TPSU 3, Seremban Campus yang diikuti oleh para mahasiswa dan dosen.

    Pada hari berikutnya Faculty of Business and Management UiTM mengundang Tastaftiyan Risfandy, M.Sc., Ph.D. untuk memberikan kuliah umum dengan tema ”Entrepreneural Management” yang bertempat di TPSU2, Seremban Campus. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa Faculty of Business and Management UiTM.

    Setelah itu, pada tanggal 13 Desember 2023 kedua visiting lecture melakukan kegiatan Discussion of Research Collaboration with Faculty of Business and Management UiTM dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama.

    Kedua universitas mitra ini juga berencana untuk melakukan beragam kegiatan ke depan seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, peningkatan kualitas jurnal ilmiah, dan pengabdian masyarakat internasional.

  • Lebih dari 200 Mahasiswa Ikuti Sosialisasi MBKM yang Digelar Prodi S-1 Manajemen

    Lebih dari 200 Mahasiswa Ikuti Sosialisasi MBKM yang Digelar Prodi S-1 Manajemen

    Program Studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Sosialisasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada mahasiswa melalui daring, Rabu 10 Januari 2024.

    Prodi mewajibkan kepada mahasiswa Prodi S-1 Manajemen angkatan 2021 dan 2022 untuk aktif mengikuti sosialisasi MBKM. Prodi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa lainnya jika ingin bergabung.

    Plt. Kepala Program Studi S-1 Manajemen, Dr. Atmaji, M.M. dalam sambutannya menyampaikan, dengan sosialisasi ini diharapkan ada pencerahan, baik bagi Koordinator Bidang MBKM, dosen dan khususnya kepada para mahasiswa semester 5 dan diatasnya.

    Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, dengan adanya sosialisasi seperti ini ternyata Mahasiswa Prodi S-1 Manajemen banyak yang tertarik untuk mengikuti MBKM.

    “Kita bangga karena dengan Anda ikut MBKM itu berarti berani mengambil tantangan yang cukup besar tetapi di sisi lain bahwa dengan MBKM itu, saya yakin Anda akan punya pengalaman yang lebih. Alhamdulillah pengalaman kemarin, mahasiswa Prodi S-1 Manajemen banyak yang tertarik, sekitar 50% mahasiswa yang ikut MBKM, mudah-mudahan ini nanti juga banyak yang tertarik untuk berbagai bidang MBKM” ungkapnya memotivasi.

    Di kegiatan sosialisasi itu terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi Materi MBKM disampaikan oleh Dr. Joko Suyono, S.E.,M.Si, Koordinator MBKM dan Materi Minat Studi oleh Dr. Atmaji, MM.

    Diawal paparannya, Dr. Joko Suyono mengutip pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim,  MBKM adalah memberikan kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokratisasi yang berbelit serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai.

    Lebih lanjut dijelaskan, selama ini kita mengenal ada 2 jalur kurikulum, Kurikulum konvensional ada empat minat studi yakni Minat Studi Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Operasi dan Manajemen SDM. Sebagian besar, aktifitas banyak dilakukan di dalam kampus, meskipun nanti banyak matakuliah yang membawa dunia industri ke dalam kampus.

    Kemudian untuk jalur yang kedua, mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar di luar kampus  selama satu sampai dengan dua semester, setara dengan 20 SKS dalam 1 semesternya.

    “MBKM kata kuncinya adalah kebebasan atau otonomi universitas, fakultas, prodi. Dalam hal ini ya termasuk dosen dan mahasiswa, kata kuncinya adalah memilih bidang yang disukai. Jadi rekan-rekan diberi kesempatan belajar di luar kampus untuk memilih bidang-bidang tertentu untuk mempertajam atau bahkan mempelajari bidang  lain yang diperlukan di dunia usaha atau dunia bisnis” jelasnya.

    Prodi S-1 Manajemen berusaha keras untuk mengimplementasikan kebijakan MBKM. MBKM Prodi S-1 Manajemen tujuannya adalah untuk peningkatan kompetensi lulusan untuk penguatan link and match  dengan dunia usaha dan dunia industri.

    Dikatakan, saat ini ada kesenjangan antara apa yang dibutuhkan dunia usaha atau dunia industri dengan apa yang dipelajari di dalam kampus. Untuk mengurangi kesenjangan itu maka ditawarkan beberapa pilihan pendalaman terkait dengan bidang-bidang tertentu diluar yang diajarkan prodi.

    Ada 8 bidang MBKM yang bisa dipilih mahasiswa yakni Magang Industri, Riset, Kewirausahaan, Proyek di Desa, Proyek Kemanusiaan, Proyek Independen, Asistensi Mengajar, dan Pertukaran Pelajar.

    Untuk menjalankan program MBKM, Kaprodi Manajemen telah menunjuk delapan dosen untuk membantu menjadi penanggung jawab masing-masing bidang MBKM dengan satu dosen sebagai Koordinator MBKM.

    Pada sesi berikutnya, sesi minat studi yang dijelaskan secara detil oleh Dr. Atmaji.

    Seluruh mahasiswa diberi kesempatan untuk mendiskusikan atau bertanya terkait materi yang telah disampaikan kedua narasumber.

  • Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Bawa Pulang 2 Penghargaan Abdidaya Ormawa 2023

    Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS Bawa Pulang 2 Penghargaan Abdidaya Ormawa 2023

    Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil membawa pulang 2 penghargaan Abdidaya Ormawa.

    Dua penghargaan tersebut yakni sebagai Terbaik 2 Sistem Ormawa Pendukung Kategori Ormawa dengan Dukungan Terlengkap dan Terbaik 3 Tim Pelaksana Kategori Tim dengan Dukungan Ormawa Terlengkap.

    Abdidaya Ormawa 2023 adalah Ajang kompetisi tertinggi bagi mahasiswa yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tanggal 7-9 Desember 2023 di Universitas Jember.

    Abdidaya Ormawa merupakan ajang bergengsi yang melibatkan penyeleksian dari 660 sekian subproposal. Kegiatan ini diikuti para tim terbaik PPK Ormawa se-Indonesia, yakni 160 Tim PPK Ormawa, 79 Perguruan Tinggi, 60 Dosen Pembimbing dan 9 Mitra PPK Ormawa.

    Alvin Yusuf Akbar, Presiden BEM FEB UNS 2023 menjelaskan kepada feb.uns.ac.id mengenai latar belakang tim PPK Ormawa BEM FEB UNS mengikuti Abdidaya Ormawa 2023.

    Menurutnya, keikutsertaan tim PPK Ormawa BEM FEB UNS adalah adanya kesadaran untuk memenuhi salah satu tridarma perguruan tinggi yaitu, pemberdayaan masyarakat. Maka dari itu dilakukanlah program ini melalui kementerian sosial masyarakat BEM FEB UNS.

    “BEM FEB memiliki semangat pengabdian dan kesadaran akan tridarma perguruan tinggi, serta sudah menjadi tradisi untuk mengikuti perlombaan serupa dan pasti membawa pulang kejuaraan yang membuat kami semakin termotivasi” jelas  Alvin.

    Dalam pelaksanaanya, tim dihadapkan pada tantangan antara lain penyesuaian pemikiran antara mahasiswa dan masyarakat Desa Karangturi yang tentu saja tidak mudah mengingat jarak usia dan generasi di dalamnya.

    Namun demikian, tantangan itu tidak menyurutkan Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS bergerak dan berhasil menyelenggarakan 9 program dan 12 kelas dimana di setiap kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 36-41 peserta dari sasaran utama perempuan desa terutama Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangturi.

    Selain itu, kelompok abdidaya wajib memiliki minimal 10 orang anggota lalu dipilih 3 terbaik untuk maju sebagai perwakilan, lalu harus dinaungi ukm yaitu bem feb uns, dan banyak melakukan pengajuan data ke pihak fakultas dan univ untuk mendapat pendanaan.

    Terakhir, Alvin memberikan closing statement sebagai motivasi bagi civitas academica FEB, “Mahasiswa harus paham terhadap tridarma perguruan tinggi, disini kami sudah melaksanakan salah satunya yaitu pengabdian masyarakat. Maka dari itu, teman teman juga harus memiliki kesadaran terhadap tridarma perguruan tinggi untuk bisa membangun indonesia”.

  • Motivasi dari Sang Juara 3 Brilliant Youth Competition, Magdalena Asmara

    Motivasi dari Sang Juara 3 Brilliant Youth Competition, Magdalena Asmara

    Brilliant Youth Competition (BYC) adalah Business Case Competition yang diselenggarakan oleh LifeatBRI pada tanggal 30 November – 1 Desember 2023 di Jakarta.

    Melalui Brilliant Youth Competition, mahasiswa bisa mendapatkan pendanaan Rp 75 juta dan kesempatan magang, hingga berkarier di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

    BYC membuka kesempatan luas bagi para mahasiswa dan lulusan baru sarjana (S-1) yang memiliki jiwa kompetitif, kolaboratif, serta berani unjuk diri menciptakan ide kreatif dan inovatif dalam mengembangkan perekonomian khususnya pada industri perbankan Indonesia di masa depan.

    Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Magdalena Asmara merupakan satu-satunya mahasiswa UNS yang mengikuti kompetisi tersebut.

    Motivasi dan semangatnya yang sangat kuat untuk mengikuti BYC akhirnya dibuktikan dengan keberhasilannya membawa pulang penghargaan sebagai Juara 3 Business Case Competition.

    Kompetisi BYC ini bukanlah kompetisi business case pertama bagi Magdalena. Ia sudah sering mengikuti lomba serupa dan tak jarang pula membawa pulang piala penghargaan.

    Kepada feb.uns.ac.id, Magdalena menjelaskan alasan utamanya menyukai business case competition adalah karena ketertarikannya terhadap dunia perbankan dan fintech. Perlombaan ini dijadikan sebagai suatu ajang challenging yang asik dan penuh peluang baginya.

    Dijelaskan juga dalam kompetisi BYC ini, ada beberapa tahap seleksi yang harus dilewati tiap peserta. Diawali dengan seleksi berkas dengan mengirimkan curriculum vitae dan motivation letter. Dari tahap seleksi berkas diambil 30 finalis dari total 1.400+ peserta dari 11 universitas di Indonesia. Setelah itu 30 finalis tersebut dikelompokkan menjadi 10 kelompok yang diambil berdasarkan proporsi tema case yang dipilih. H-7 perlombaan diberikan case baru yang akan di brainstorming oleh masing masing kelompok, Analisis case menggunakan beberapa tools seperti SCQA, Pastel TOWS, dll. diskusi strategi dan juga presentasi.

    “Selebihnya prepare diri aja sih, pastikan untuk selalu berpikir positif, optimis dan jangan mudah menyerah, pede aja dulu” ucapnya.

    Dibalik semua tahap seleksi tersebut, tentunya ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh Magdalena.

    Tantangan yang dihadapi dalam perlombaan ini adalah tentang bagaimana peserta bisa ‘not only serve best’ tapi juga harus ‘make it different and interesting’. Apalagi masing masing tim adalah bentukan dari panitia sehingga semua serba baru dan pertama kali. Disini juga ditantang perihal teamwork dan agility dari tiap tim.

    Tips and trik yang manjur dalam perlombaan ini, menurut Magdalena adalah dengan “PDKT” (pendekatan).

    “Peserta harus melakukan PDKT terhadap company profile, value and goals dari perusahaan. Tidak lupa juga PDKT dengan anggota tim, karena sebagus apapun ide tapi tidak disertai gotong royong dan teamwork yang bagus maka akan menjadi kurang sempurna” ungkapnya.

    Terakhir, Magdalena mengungkapkan salah satu motto hidup dan motivasinya selama ini. “Jangan takut gagal, coba terus aja sampe stok gagalnya habis dan berhasil.”

    Harapannya, closing statement tersebut bisa memberikan pancingan semangat bagi kita semua untuk bisa terus mencoba dan jangan pernah takut gagal.