Tim Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan program pembelajaran bertemakan “Perempuan Paham Parenting”, Jumat, 25 Agustus 2023.
Program Perempuan Paham Parenting ini menjadi program ke-4 yang diadakan oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS melalui Sekolah Perempuan Karangturi (SEANTURI) yang berfokus terhadap pemberdayaan masyarakat perempuan di Desa Karangturi.
Program ke-4 dari Sekolah Perempuan Karangturi (SEANTURI) ini diusung dengan tema “Perempuan Paham Parenting” dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat perempuan akan pentingnya pemahaman terhadap komunikasi positif dan pola asuh anak.
Dihadiri oleh ibu-ibu yang sebagian besar tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangturi, Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS sedari awal memang menargetkan Ibu-Ibu PKK sebagai sasaran audien, mengingat masih terdapatnya ibu-ibu maupun calon ibu yang minim pengetahuan terkait pola asuh anak yang baik dan benar. Padahal, pemahaman yang tepat terkait pola asuh anak merupakan stimulus dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan sang anak, khususnya secara karakter.

Guna mendukung implementasi target output dari program ini, Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS mengundang Citra Tyas Laksmadita, S.Psi., M.Psi., sebagai eksekutor penyampaian poin-poin pola asuh anak kepada Ibu-Ibu PKK Desa Karangturi.
Pembelajaran dalam program ini dikemas dengan interaktif untuk menarik antusias dari masyarakat perempuan serta menghindari model pembelajaran yang monoton.

Kegiatan inti dari program ini diawali dengan pengenalan materi oleh pembicara dengan tema “Pentingnya Parenting: Pola Asuh dan Komunikasi Positif serta Digital Native untuk Mewujudkan Insan Cerdas dan Unggul”. Pembicara terlihat sangat semangat dan interaktif dalam menyampaikan materi parenting, sehingga dapat membangkitkan semangat para peserta.
Sesi materi dalam program ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan pembicara. Dalam sesi ini sangat terlihat antuasias dari ibu-ibu PKK yang cukup banyak menanyakan pertanyaan-pertanyaan seputar parenting berdasarkan pengalaman pribadi maupun orang-orang terdekat.
Setelah sesi tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang didampingi oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS dan juga penugasan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Para peserta juga dipersilahkan secara sukarela untuk mempresentasikan hasil penugasan secara interaktif.

Pelaksanaan program “Perempuan Paham Parenting” diakhiri dengan pemberian hadiah kepada peserta yang telah aktif dalam penugasan dan juga sesi dokumentasi yang diikuti oleh peserta dan pembicara yang dipandu oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB UNS.

Tentunya melalui implementasi program ke-4 ini diharapkan “para bunda” lebih paham dan mampu menerapkan komunikasi positif dan pola asuh yang tepat kepada “sang buah hati”.


Tim SAR UNS sebagai kolaborator dari program ini berpendapat bahwasannya potensi bencana yang sekiranya terjadi di Desa Karangturi adalah gempa bumi dan kebakaran, melihat bahwa secara tata letak geografisnya, Desa Karangturi merupakan daerah yang cukup berbukit dan gersang. Oleh karena itu, sesi materi yang dibawakan dalam program ini yakni terkait dengan gempa bumi dan mitigasinya. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi praktik berupa simulasi pemadaman api kebakaran yang dipandu oleh tim dari SAR UNS. Baik dari peserta maupun Tim PPK Ormawa BEM FEB sangat antusias dalam mempratikkan simulasi mitigasi kebakaran.

































