FEB

Kategori: s1_akt

  • Kenalkan Arabian Food, Prodi S-1 Akuntansi Adakan Pengabdian Masyarakat Internasional

    Kenalkan Arabian Food, Prodi S-1 Akuntansi Adakan Pengabdian Masyarakat Internasional

    Program Studi (Prodi) S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan pengabdian masyarakat dengan tema Pelatihan Arabian Food: Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food untuk UMKM Kuliner Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024 di Karanganyar.

    Tiga mahasiswa FEB UNS dari Libya yakni Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, dan Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan menjadi narasumber pada pengabdian masyarakat internasional tersebut.

    Ketiganya mengenalkan makanan khas Libya yakni Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia kepada lebih dari dua puluh Pengurus PKK Mangkubumen yang diketuai oleh Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Prodi S-1 Akuntansi sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA, Kepala Prodi S-1 Akuntansi menyampaikan kegiatan ini merupakan ajang  silaturahmi antara dosen dan mahasiswa FEB UNS dan juga masyarakat dari Mangkubumen.

    “Di kegiatan pengabdian ini, beberapa mahasiswa FEB dari Libya memberikan pelatihan cara memasak masakan Libya kepada Ibu-Ibu yang memiliki usaha kuliner di Mangkubumen, diharapkan nantinya bisa menambah kemajemukan atau keragaman cita rasa yang ada di Kota Surakarta, khususnya di Mangkubumen” ungkapnya.

    Dosen-dosen prodi S-1 Akuntansi juga terlibat di kegiatan ini, ikut mengarahkan Ibu-Ibu khususnya para pengusaha kuliner di kota Surakarta.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya nggak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu, bisa juga menjadi usaha sampingan” ungkapnya.

    Di pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa S-1,S-2 dan S-3. Untuk luaran dari kegiatan ini dalam bentuk tayangan di youtube, media cetak, website FEB UNS, publikasi, jurnal pengabdian, sebagai bentuk diseminasi.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • 10 Mahasiswa Akuntansi Ikuti Summer Program di UiTM Sarawak

    10 Mahasiswa Akuntansi Ikuti Summer Program di UiTM Sarawak

    Program Studi (Prodi) S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan kesempatan bagi 10 mahasiswa untuk mengikuti Summer Program di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Sarawak, 12-17 Agustus 2024.

    Summer Program di UiTM juga diikuti oleh mahasiswa dari beberapa negara yakni Malaysia, Indonesia, Cambodia dan Tiongkok.

    4 mahasiswa Prodi S-1 Akuntansi Kelas Internasional angkatan 2023 dan 6 mahasiswa angkatan 2021 yang mengikuti program tersebut didampingi Risca Dwi Jayanti SE, M.Ak, Dosen FEB UNS.

    Ke 10 mahasiswa tersebut yakni Muhammad Hisyam Asadul Haq, ⁠Nabila Syaharani Selima, ⁠Naufal Sadewa, ⁠Michelle Chin Lee Yan, ⁠Sandi Bimasena dan Alwan Faiz raditiyo utomo, Muhammad Haidar Ashif, ⁠Muhammad Daffif Abyan Rusydi, ⁠Nurul Yantika serta ⁠Syeda Seerat Fatma.

    Kepada feb.uns.ac.id, Hisyam menceritakan kehadirannya bersama tim dan juga mahasiswa lainnya dari berbagai negara disambut dengan sangat hangat oleh Local Buddies dari UiTM, yang menambah kesan positif pada program ini.

    Pada hari pertama, peserta belajar bahasa Sarawak, mulai dari kosakata, cara mengeja, hingga membuat kalimat. Kemudian berlatih percakapan dengan lawan bicara yang acak dari beberapa universitas lain, untuk membantu agar lebih memahami budaya setempat.

    Hari kedua dan ketiga, peserta belajar leadership di Sumiran. Ini adalah pengalaman favorit bagi peserta melalui berbagai lomba yang mengasah kemampuan leadership, sambil juga mendapatkan pengetahuan tentang alam.

    Pada hari keempat, peserta mengunjungi Sarawak Culture Village, tempat kami dapat melihat langsung rumah adat dan tradisi yang ada di Malaysia, memberikan wawasan mendalam tentang budaya lokal.

    Hari berikutnya mempraktekkan cara membatik khas Malaysia, yang merupakan pengalaman sangat berharga dan mendalam tentang seni tradisional mereka.

    Selama mengikuti program ini, peserta berlatih secara intensif pada malam hari untuk mempersiapkan penampilan di acara penutupan.

    Acara penutupan diadakan di Riverside Hotel, dihadiri oleh Permanent Secretary Kementerian Pariwisata Malaysia, Datu Sherrina Hussain.

    Foto Saat Pembukaan Acara Come Discover Bumi Kenyalang 2024

    Acara ini diisi dengan makan malam dan pertunjukan dari berbagai universitas. UNS  menampilkan medley lagu daerah Indonesia dengan gerakan atraktif dan mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.

    “Alhamdulillah, kami berhasil meraih Piala Best Group Performance yang diserahkan langsung oleh Datu Sherrina Hussain” ungkap mahasiswa yang ditunjuk sebagai penanggung jawab closing ceremony.

    Penyerahan Piala Best Group Performance

    Menurutnya, pengalaman mengikuti Summer Program ini tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta, tetapi juga membuka wawasan tentang budaya lain dan memperkuat kemampuan leadership serta teamwork.

    “Kami sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam program ini dan berharap bisa menerapkan semua yang kami pelajari” katanya.

    Hisyam mengatakan, dengan kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang budaya Malaysia, khususnya di Sarawak. Interaksi langsung dengan masyarakat setempat, belajar bahasa dan tradisi mereka, serta keterlibatan dalam kegiatan seperti membatik dan membuat kue lapis Sarawak memberikan perspektif baru yang sangat berharga.

    Selain itu, program ini juga meningkatkan kemampuan leadership dan teamwork kami. Kegiatan di Sumiran, misalnya, sangat efektif dalam mengasah keterampilan kepemimpinan melalui lomba-lomba dan simulasi yang menantang.

    “Pengalaman ini mengajarkan kami bagaimana bekerja sama dalam tim di bawah tekanan, yang merupakan keterampilan penting di dunia profesional. Kami semua merasa lebih percaya diri dalam berkomunikasi lintas budaya, yang penting di era globalisasi ini”  katanya kemudian.

    Selain itu, kesempatan untuk tampil dalam closing ceremony juga memperkuat rasa bangga terhadap budaya Indonesia, sekaligus meningkatkan kemampuan kami dalam menyusun dan menampilkan program secara profesional. Keseluruhan pengalaman ini, meski singkat, sangat memperkaya baik secara akademis maupun pribadi.

  • Polines Kunjungi FEB UNS, Diskusikan Tata Kelola Pembelajaran Kelas Internasional

    Polines Kunjungi FEB UNS, Diskusikan Tata Kelola Pembelajaran Kelas Internasional

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Politeknik Negeri Semarang (Polines), Jumat 14 Agustus 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

    Rombongan kunjungan yakni Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Ketua Program Studi dan Ketua Laboratorium di Jurusan Akuntansi.

    Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan tata kelola pembelajaran Kelas Internasional Jurusan Akuntansi Polines.

    Diawal sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak menyampaikan terima kasih kepada rombongan dari Polines telah berkunjung ke FEB UNS.

    Prof. Djoko juga  memperkenalkan pimpinan dan sejumlah dosen yang turut hadir dalam kunjungan tersebut.

    Selanjutnya Prof. Djoko menyampaikan sekilas profil FEB UNS.

    FEB UNS memiliki empat Prodi S-1 yakni Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital. Lalu tiga Prodi S-2 yaitu Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan serta satu Prodi S-3, Program Doktor Ilmu Ekonomi dengan peminatan Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Manajemen

    Prodi-prodi di FEB sudah terakreditasi A atau jika penilaian lamemba, unggul. Untuk Prodi S-1 Bisnis Digital karena prodi baru dan sedang proses akreditasi.

    FEB UNS memiliki 3 kelas internasional, Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan,  semuanya sudah MoU dengan luar negeri, double degree.

    Kelas internasional yang ada di FEB UNS dibawah program studi S-1 Ekonomi Pembangunan, Akuntansi dan Manajemen, belum menjadi program studi. Namun FEB telah mengupayakan agar kelas internasional ini nantinya menjadi program studi, International Undergraduate Program (IUP)

    “Kelas internasional di FEB menjadi pionir di UNS, dalam prosesnya tentunya masih perlu pembenahan, silahkan nanti bisa berdiskusi dengan prodi untuk lebih detilnya” ungkapnya kemudian.

    Sementara itu, Siti Arbainah, Ketua Jurusan Akuntansi Polines  menyampaikan terima kasih atas penerimaan kunjungan yang baik dari FEB UNS.

    Lebih lanjut dikatakan Polines baru mulai tahun ini membuka kelas internasional, khususnya di program komputerisasi akuntansi.

    “Kami sangat membutuhkan sharing pengalaman dan pengetahuan, belajar lebih baik, bagaimana pengelolaan kelas internasional, kurikulum dan proses pembelajarannya” ungkapnya.

     

    Usai diskusi, rombongan dari polines berkesempatan melihat-lihat fasilitas yang ada  di EB UNS khususnya untuk kelas internasional, ruang-ruang dosen dan fasilitas lainya.

     

  • Mahasiswa FEB Ikuti Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics & Export Import serta Effective Logistics Management

    Mahasiswa FEB Ikuti Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics & Export Import serta Effective Logistics Management

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UNS) bekerja sama dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar Pelatihan Persiapan Sertifikasi Logistics dan Export Import serta Pelatihan Logistics Management, Rabu-Kamis, 17-18 Juli 2024 di Ruang 2203 Gedung Djarwanto PS FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh 27 mahasiswa  semester 7 ke atas itu dibuka langsung oleh Dr. Dwi Prastyani, S.E., M.Si., Plt. Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan  FEB UNS.

    Dalam sambutannya, Dr. Dwi  mewakili institusi mengucapkan terimakasih atas kedatangan narasumber dari ALFI dan berharap dua hari ke depan akan bisa memberikan banyak pengetahuan yang bermanfaat terutama kepada para mahasiswa.

    Kepada seluruh mahasiswa, Dr. Dwi menyampaikan pentingnya memiliki sertifikat kompetensi.

    “Anda bisa berada disini adalah kesempatan luar biasa, kami mohon Anda bisa memanfaatkan momen ini sebaik baiknya, sekali lagi ini untuk Anda sendiri untuk kedepannya. Sertifikasi itu penting, ketika anda memiliki sertifikasi atas kompetensi tertentu maka itu akan menjadi portofolio yang baik sekali dan akan pasti dilirik oleh mereka yang akan membuka lowongan kerja. Apapun profesinya harus punya sertifikasi”paparnya memotivasi.

    Sementara itu,  Teguh Arif Handoko, Ketua Umum ALFI Jawa Tengah dan DIY dalam arahannya menyampaikan harapannya agar mahasiswa FEB usai pelatihan ini bisa mendapatkan ilmu dan wawasan tentang perusahaan logistik, perusahaan ekspor impor. Saat mahasiswa lulus dan kemudian bekerja diperusahaan tersebut juga sudah siap.

    “Nanti saat mahasiswa magang di perusahaan logistik, magang di eksportir, magang di importir. semuanya sudah siap. Masuk magang itu tidak posisi nol” ungkapnya.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dipandu oleh 4 orang trainer dari ALFI. Beberapa materi yang disampaikan diantaranya Packaging & Cargo Consolidation, Kepabeanan dan Pengangkutan Barang Internasional, Warehouse Management, IT in Logistics dan materi lainnya yang pastinya memberikan wawasan pengetahuan di bidang logistik bagi peserta.

  • 6 Mahasiswa FEB Akan Ikuti Short Course di Osaka University  

    6 Mahasiswa FEB Akan Ikuti Short Course di Osaka University  

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) akan mengirimkan 6 mahasiswa Kelas Internasional untuk mengikuti short course di Osaka University Jepang, 10- 20 Juni 2024 mendatang.

    Ke enam mahasiswa tersebut yakni Alya Faiza, Andika Satria Ramadhan, Rachmadilla Putri Heryanto dan Salsabila Azka Maharani Sasongko dari Program Studi S-1 Ekonomi Pembanguman serta dua mahasiswa dari Prodi S-1 Akuntansi, M. Hisyam Asadul dan Sandi Bima.

    Seremoni pelepasan keenam mahasiswa digelar di UNS Inn, Senin 3 Juni 2024.

    Selain keenam mahasiswa kelas internasional, hadir juga dalam seremoni itu, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc,.Ph.D, Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi UNS, Kepala Program Studi di FEB, dan juga Dr. Jaka Aminata S.E., M.A, Kaprodi IE Departemen Ilmu Ekonomi FEB Universitas Diponegoro.

    Bhimo Rizky Samudro, Ph.D. di awal sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu undangan pada seremoni yang spesial yaitu pelepasan mahasiswa Kelas Internasional FEB UNS untuk mengikuti short course ke Osaka University Jepang.

    Lebih lanjut disampaikan, short course ini tidak hanya memberi kesempatan bagi mahasiswa FEB untuk kuliah di luar negeri, tapi juga membangun koneksi internasional dengan budaya global.

    “Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa program Kelas internasional Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi untuk membangun koneksi dan mempelajari budaya unik di Osaka Jepang University” ungkapnya.

    Bhimo menyampaikan terima kasih kepada Osaka University yang telah memperpanjang kolaborasi dengan FEB UNS.

    Terima kasih juga disampaikan kepada Dr. Jaka Aminata yang turut membantu dalam short course ini.

    Ia berharap keenam mahasiswa dapat mengikuti short course dengan bahagia selama program dan juga perjalanan, baik akademik dan non-akademik.

    “Kami yakin program ini akan bermanfaat bagi mahasiswa dan universitas di masa yang akan datang” tutupnya.

    Sementara itu Dr. Jaka Aminata S.E., M.A. menekankan agar mahasiswa serius menjalani short course.

    “Mas dan Mbak harus serius, karena kalau tidak serius, maka akan menjadi merepotkan bagi mahasiswa dan juga universitas, karena kita semua membawa nama UNS, sehingga kita harus menjaga nama baik UNS” nasihatnya.

    Dijelaskan, mahasiswa dari FEB UNS akan bergabung dengan mahasiswa yang ada di Osaka University Jepang dan akan ada tiga mata kuliah yang harus diikuti yakni Research Method , Evaluasi Project dan Sustainable Development Goals.

    “Jadi kalian akan mengikuti tiga mata kuliah, tiga ujian, mungkin ujian take home, untuk mata kuliahnya disampaikan selama dua hari penuh, setelah itu ada ujian, jangan panik jangan takut, enjoy. Jadilah mahasiswa profesional” katanya menyemangati.

    Prof. Irwan dalam sambutannya mengatakan short course akan menjadi pengalaman belajar di luar negeri bagi mahasiswa kelas internasional. Ke depan UNS akan mendorong, tidak hanya short course tapi juga kredit transfer selama satu semester di perguruan tinggi partner di luar negeri.

    “Selamat jalan, Kalian akan belajar di lintas negara, akan berinteraksi dengan teman-teman dari Jepang. Selama 10 hari, manfaatkan ini menjadi pengalaman cross cultural, belajar budaya di luar negeri. Di sana juga Kalian bisa berdiskusi mengenai bagaimana perguruan tinggi me-manage lulusannya, lalu bisa disampaikan ke prodi. Pesan saya, semangat, Kalian akan dapat ilmu dan pengalaman banyak, dapat teman, jaga nama baik UNS” tuturnya.

    Di akhir sambutannya, Prof. Irwan juga menyampaikan selamat kepada Prodi S-1 Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan yang akan mengirimkan mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri.

  • Prodi S1 Akuntansi Hadirkan Alumni pada Kuliah Umum bertema Behind the Scenes of Forensic Audit: Tracing the Footprints of Financial Crime Audit Investigatif

    Prodi S1 Akuntansi Hadirkan Alumni pada Kuliah Umum bertema Behind the Scenes of Forensic Audit: Tracing the Footprints of Financial Crime Audit Investigatif

    Pada dasarnya kejahatan keuangan itu terjadi karena adanya gap antara kepentingan investor dengan kepentingan manajemen suatu entitas atau pengelola keuangan negara.

    Gap antara harapan investor dengan tindakan manajemen suatu entitas itu memunculkan ketidakpercayaan, karena mungkin ada kepentingan-kepentingan yang tidak bertemu. Investor ingin investasinya kembali secara menguntungkan, di manajemen satu sisi merasa perlu menyejahterakan dirinya tapi sisi lain juga harus memenuhi harapan investor

    Gap itulah yang harus dijembatani oleh suatu proses yang namanya audit. Audit harus dilakukan oleh pihak yang independen yang bertindak secara profesional menurut kode etik dan standar.

    Pernyataan itu disampaikan oleh Widhi Widayat S.E., M.Si., Ak., CA, CSFA, Kepala Perwakilan BPK Daerah Istimewa Yogyakarta, mengawali presentasinya di Kuliah Umum  “Behind the Scenes of Forensic Audit: Tracing the Footprints of Financial Crime”, Rabu 29 November 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Lebih lanjut dijelaskan kecurangan (fraud) adalah salah saji atau penghilangan secara sengaja jumlah atau pengungkapan dalam laporan keuangan untuk mengelabuhi pemakai laporan keuangan.

    Kecurangan atau fraud ini ternyata terus berkembang seiring perkembangan teknologi, perkembangan bisnis entitas juga, dan terutama teknologi yang sangat membuka peluang membuat kecurangan itu makin berkembang.

    Hal ini juga yang membuat akhirnya teorinya bagaimana mengidentifikasi suatu fraud terjadi juga makin berkembang.

    “Penyebab fraud itu terus berkembang, awalnya karena adanya tekanan, kemudian penyebab yang lain yaitu kapabilitas atau kemampuan karena biasanya fraud dilakukan oleh orang-orang yang punya kewenangan besar dalam sebuah entitas. Kemudian makin berkembang, faktor penyebab baru yang disebut arogansi. Arogansi seorang dengan kedudukan yang sangat tinggi merasa tidak terjangkau atau tidak terikat oleh aturan-aturan rasa kebal hukum sehingga merasa bebas melakukan fraud” ungkapnya.

    Dikatakan juga, fraud itu tidak mungkin hanya dilakukan seorang atau dua orang pasti dilakukan berjamaah baik di dalam internal maupun melibatkan eksternal.

    Menurut undang-undang no 30/1999 jo UU No. 20/2001 tentang Tipikor Ada 7 besar korupsi yakni kerugian keuangan negara, suap menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dan gratifikasi.

    Di pembahasan berikutnya, Widhi yang juga merupakan alumni S1 Akuntansi FEB UNS  menyebutkan ada lima karakteristik pemeriksaan investigatif. Yang pertama, teknik pemeriksaan yang dilakukan sangat mendalam, harus mengungkap fakta-fakta kecurangan yang disembunyikan; Kedua, pembuktian terbalik pasti dilakukan untuk membuktikan apakah fraud betul terjadi atau tidak terjadi; Ketiga dilakukan dengan cara yang sesuai ketentuan dan HAM; Keempat, kecukupan dan ketepatan bukti melebihi pemeriksanan non investigatif; Dan kelima menyajikan fakta dan proses kejadian, pembuktian di persidangan.

    Rangkaian pemeriksaan investigatif meliputi pra perencanaan, perencanan,  pelaksanaan dan pelaporan.

    Di penutup presentasinya, Widhi berpesan kepada para mahasiswa bahwa profesi akuntan itu adalah memberikan keyakinan yang memadai kepada pihak-pihak yang berkepentingan maka dari sekarang biasakan jadi orang yang kredibel di mata siapapun, kompeten dimata siapapun dan independen dimata siapapun.

    Narasumber kedua yang juga merupakan alumni Prodi S1 Akuntansi FEB UNS adalah M Alif Nur Irfan, Ex- Senior Associate Auditor menjelaskan lebih detil tentang perbedaan antara forensik audit dan audit secara konvensional.

    Kegiatan yang digelar Prodi S1 Akuntansi dan dibuka oleh Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA, Kaprodi S1 Akuntansi diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa.

    Sesi diskusi memberikan banyak kesempatan peserta untuk menyampaikan pertanyaan kepada kedua narasumber.

  • PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    Mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) diterima oleh jajaran pimpinan FEB UNS, Selasa 22 Agustus 2023 di Halaman Gedung Djarwanto PS dalam rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons) Ph.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan juga memperkenalkan Dekanat, Kepala Program Studi S1, Koordinator dan Sub Koordinator.

    “Selamat datang Saudara-Saudara semua yang di hari kedua PKKMB ini masuk ke kampus FEB UNS. Saya sangat bangga dan bahagia bisa bertemu Saudara-Saudara semua yang sangat tangguh dan pintar. Saudara merupakan pilihan dari sekian ribu calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin masuk ke FEB. Dan ada 546 mahasiswa di hari ini bergabung dan akan berkuliah di FEB. Jadi jika Saudara-Saudara beberapa bulan lalu masih disebut anak-anak sekarang sudah menjadi mahasiswa dan menjadi bagian dari keluarga besar FEB” kata Dekan.

    Dekan juga memotivasi maba untuk tekun selama menjalani aktifitas perkuliahan. Selama kuliah, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, belajar sendiri, cari jurnal sendiri, cari buku sendiri dengan bimbingan dosen atapun asisten. Mahasiswa  harus bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dapat lulus tepat waktu.

    Prof. Djoko juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya kuliah namun juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang telah difasilitasi FEB diantaranya Badan Eksekutif Mahasiswa, DEMA, Himpunan Mahasiswa Program Studi, dan Unit Kegiatan Kemahasiswaan lainnya.

    Kegiatan PKKMB berlangsung selama 3 hari. Hari pertama, Maba mengikuti berbagai kegiatan dari Universitas dan dua hari berikutnya kegiatan dari fakultas, program studi dan himpunan mahasiswa jurusan.

  • Riset Grup FEB UNS Beri Pelatihan Akuntansi Zakat, Infaq, dan Shadaqah pada Organisasi Pengelola ZIS

    Riset Grup FEB UNS Beri Pelatihan Akuntansi Zakat, Infaq, dan Shadaqah pada Organisasi Pengelola ZIS

    Riset Grup Ekonomi dan Keuangan Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) secara online kepada Organisasi Pengelola ZIS pada hari Rabu, 2 Agustus 2023.

    Tim PKM FEB UNS yaitu Dr. Falikhatun, M.Si., Ak, CA, SAS sebagai ketua tim PKM memberikan Pelatihan Akuntansi ZIS bekerja sama dengan Majelis Daerah (MD) Forum Alumni HMI Wati (Forhati) kepada pengelola dana Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) se Solo Raya.

    Kegiatan digelar secara on line tersebut bertujuan untuk mendampingi para pengelola ZIS dalam mengimplementasikan standar akuntansi syariah PSAK 109. Dalam paparannya, Falikhatun menyampaikan bahwa ide PKM ini muncul karena Laporan keuangan yang disusun oleh OPZ belum sesuai dengan standar Akuntansi Zakat, Infaq, dan Sahadaqah.

    ”Laporan Keuangan merupakan sarana untuk mempertangungjawabkan sumber dana yang dikelola oleh OPZ, baik dana yang berasal dari Zakat, Infaq, maupun Shadaqah. Laporan keuangan juga harus berisi aliran dana sebagai bentuk pendistribusian kepada mustahiq atau biaya pengelolaan OPZ. Laporan keuangan OPZ sesuai dengan PSAK 109 terdiri dari Laporan Posisi Keuangan, Laporan Perubahan Dana, Laporan Perubahan Aset Kelolaan, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas laporan Keuangan” jelas Dr. Palikhatun.

    Dikatakan, kegiatan ini  diharapkan memotivasi pengelola Dana ZIS agar menyusun Laporan Keuangan sesuai dengan PSAK 109, sehingga kepercayaan Musakki semakin tinggi kepada OPZ, dan  pada akhirnya akan meningkatan jumlah penghimpunan dana Zakat, Infaq, dan Shaqadah masing-masing OPZ.

  • Asesor LAMEMBA Lakukan Asesmen Lapangan pada Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS

    Asesor LAMEMBA Lakukan Asesmen Lapangan pada Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS

    Pada hari Kamis-Jumat, 20-21 Juli 2023 telah berlangsung kegiatan visitasi asesmen lapangan akreditasi LAMEMBA bagi Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Tim asesor yang ditunjuk oleh LAMEMBA untuk melakukan asesmen lapangan yaitu Prof. Dr. Dedhy Sulistiawan, S.E., M.Sc., Ak., C.A. dari Universitas Surabaya dan Dr. Wuryan Andayani, C.A., MSi., CSRS., CSRA., CMA dari Universitas Brawijaya.

    LAMEMBA merupakan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi yang bertugas untuk melakukan proses Akreditasi untuk Program Studi di Bidang Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi.

    Kedua Asesor di terima di Ruang Sidang Rektor oleh Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Dekanat FEB, Kaprodi S1 Akuntansi serta dan Pengelola Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan UNS.

    Prof. Dedhy dalam sambutannya menyampaikan bahwa kedatangannya dengan Dr. Wuryan merupakan penugasan dari LAMEMBA untuk melakukan sesuatu yang harus dilakukan sebagai asesor.

    “Setelah melihat DED dan DKPS, seharusnya lebih mudah, kami hanya mengkonfirmasi beberapa dokumen dan informasi-informasi tentang masalah internasionalisasi yang telah dilakukan oleh Prodi S1 Akuntansi” ungkapnya.

    Sementara itu, Dr. Wuryan menegaskan, tujuan keduanya ke UNS bukan untuk mengaudit dan tidak perlu ditakuti karena  hanya mengkonfirmasi yang sudah ditulis di Dokumen Evaluasi Diri (DED) dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS).

    Dikatakan, tujuan akreditasi adalah agar universitas selalu melakukan continues improvement atau perbaikan yang  berkelanjutan agar semakin baik dan profesional.

    Dr. Wuryan yakin  Prof. Djoko sebagai Dekan dan beberapa Asesor LAMEMBA di UNS mengetahui apa yang harus dilakukan asesor .

    Di hari pertama pelaksanaan asesmen berlangsung sesi konfirmasi dengan Pimpinan Unit Pengelola Program Studi, Pelaksana Penjaminan Mutu Internal, Tim Akreditasi, Middle Manajemen di UPPS, Dosen serta Alumni dan Pengguna Eksternal. Dilanjukan dengan hari kedua sesi peninjauan fasilitas di FEB.

    Asesmen lapangan ditutup dengan pembacaan berita acara dan penyampaian  rekomendasi oleh kedua asesor.

  • Prodi S1 Akuntansi Hadirkan Tiga Alumni, Berbagi Pengalaman Sukses

    Prodi S1 Akuntansi Hadirkan Tiga Alumni, Berbagi Pengalaman Sukses

    Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan Kuliah Umum bertemakan Exploring Career Opportunities for Accounting Graduates, Sabtu 17 Juni 2023.

    Acara yang digelar secara hybrid di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS dan Zoom Meeting itu menghadirkan tiga narasumber alumni Akuntansi FEB UNS, Aldiansyah Syahrizal, Accounting di BUMN ID Food, Akhila Santika Kirana, Junior Supervisor di OJK dan Alma Yulia Putri Azahari, Junior Consultant di Baldwin Bayle Group.

    Plt. Kepala Program Studi S1 Akuntansi, Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan  seluruh peserta yang hadir.

    “Saya harapkan di acara kali ini teman-teman narasumber bisa mengeksplor pengalaman karirnya dan bisa dibagikan kepada mahasiswa, setelah lulus dari akuntansi itu arahnya ke mana kemudian tips-tips bagaimana, soft skill yang diperlukan apa saja ketika  nanti masuk di dunia kerja dan bagaimana proses rekrutmennya” ungkapnya.

    Selanjutnya Prof. Agung menyampaikan, setelah memasuki dunia kerja pastinya berbeda dengan dunia kampus. Sebagai seorang lulusan akuntansi apakah harus menjadi akuntan atau berbagai peluang lain dan bagaimana cara mempersiapkannya. Saat ini, lulusan Akuntansi UNS sudah dibekali sertifikat pendamping ijazah, menurut ketiga narasumber apakah itu juga sangat memiliki manfaat.

    Narasumber juga bisa berbagi pengalaman semasa kuliah dulu, apakah cukup belajar menjalani perkuliahan di setiap semesternya apakah juga sangat perlu untuk berorganisasi, silahkan kalian bisa berbagi cerita kepada adik-adik kelas.

    Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan pemeringkatan World University Ranking (WUR) by Subject yang dirilis pada Januari 2023,  Akuntansi UNS masuk 300 besar dunia, di Indonesia peringkat 4 setelah UNAIR, UI, dan UGM.

    Adanya pencapaian ini menjadi modal penting untuk teman-teman semuanya untuk bisa percaya diri sebagai lulusan dari FEB UNS, khususnya S1 Akuntansi untuk sukses ke depannya.

    Ketiga narasumber berbagi pengalamannya mulai dari lulus sebagai mahasiswa akuntansi FEB UNS hingga meniti karirnya di dunia kerja.

    Materi ketiga narasumber dapat disimpulkan bahwa persiapan karir itu panjang maka persiapkan dengan baik, pastikan tujuan, jangan pernah takut untuk belajar dan berubah dan jangan ragu untuk mengambil opportunity.