FEB

Kategori: s1_ep

  • Prodi S-1 EP Gelar Seminar Personal Branding: Menggali Kekuatan Identitas Individu

    Prodi S-1 EP Gelar Seminar Personal Branding: Menggali Kekuatan Identitas Individu

    Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Nutrifood menyelenggarakan seminar yang membahas Personal Branding.

    Acara yang informatif ini dirancang untuk melengkapi mahasiswa dengan keterampilan yang tak tergantikan untuk membentuk personal branding yang unik dalam lanskap profesional yang kompetitif saat ini.

    Acara yang berlangsung pada 24 April 2024 menghadirkan pembicara utama Bastian Zeller Marsudi, Manajer Marketing area Jawa Tengah dari Nutrifood.

    Bastian, seorang pakar yang berpengalaman dalam pemasaran dan manajemen merek, berbagi wawasan yang mendalam tentang pentingnya personal branding dan dampaknya yang sangat signifikan pada kemajuan karir.

    Seminar dimulai dengan sambutan Plt. Kepala Program Sudi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D.. Ia menegaskan pentingnya personal branding dalam menavigasi lintasan karir kontemporer, mempersiapkan panggung untuk diskusi yang menarik dan mendalam.

    Personal branding berfungsi sebagai katalisator untuk kesuksesan profesional, memungkinkan individu untuk menciptakan identitas unik mereka di tengah persaingan yang ketat. Dalam lanskap ekonomi yang dinamis saat ini, kemampuan untuk secara strategis membentuk dan mengkomunikasikan personal branding sangatlah penting, ” ujarnya.

    Melalui presentasi dinamis dan sesi interaktif oleh pembicara yaitu Bastian Zeller Marsudi, peserta akan mendapatkan wawasan berharga tentang berbagai aspek personal branding, termasuk mengungkap dan memanfaatkan kekuatan dan atribut personal, membangun kehadiran online yang menarik dan kohesif, membentuk narasi merek yang resonan yang secara autentik mencerminkan nilai dan aspirasi individual serta menavigasi tantangan dan memelihara keaslian dalam usaha personal branding

    “Saya sangat antusias untuk mendapatkan pengetahuan dari Nutrifood dalam menawarkan kesempatan transformasional ini untuk dapat menjelajahi ranah personal branding,” ungkap Fikri Nufian sebagai mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.

    Sementara itu, Amelia, Mahasiswa Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS mengatakan dengan berinvestasi dalam pengembangan pribadi, mahasiswa dapat membuka pintu menuju kemungkinan tak terbatas dan mendorong diri menuju keunggulan profesional.

    Seminar ini terbuka untuk mahasiswa, alumni, dan profesional, mengundang mereka untuk memulai perjalanan penemuan diri dan pemberdayaan melalui personal branding. Peserta memiliki kesempatan untuk terhubung dengan para ahli industri dan rekan sejawat, membentuk hubungan yang berarti dan kolaborasi untuk usaha masa depan.

  • Chelsea dan Raida, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Lolos IISMA 2024

    Chelsea dan Raida, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Lolos IISMA 2024

    FEB UNS – Chelsea Nadia Maharani dan Raida Raisa Pari, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret lolos mengikuti Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024. Keduanya berhasil lolos bersama dengan 25 mahasiswa UNS lainnya.

    Pada program ini, Chelsea Nadia Maharani  memilih tujuan Palacky University Olomouc, Czech Republic, sedangkan Raida memilih  Universiti Sains Malaysia, Malaysia.

    IISMA merupakan program Kampus Merdeka dengan skema beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk membiayai mahasiswa Indonesia dalam program mobilitas satu semester di universitas dan industri terkemuka di luar negeri.

    Tahun ini, Pendaftaran seleksi IISMA dibuka mulai tanggal 23 Januari – 19 Februari 2024 dengan tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi dan tes kebangsaan serta wawancara.

    Rangkaian persiapan IISMA di UNS diawali dengan internal screening yang menyaring mahasiswa yang berminat mengikuti IISMA. Dari proses internal screening yang dilakukan oleh International Office (IO), mahasiswa yang lolos akan mengikuti persiapan English Proficiency Test (EPT) di Unit Pelaksana Teknis (UT) Bahasa selama 20 kali pertemuan.

    Bagi mahasiswa yang mendapatkan nilai EPT sesuai standar IISMA, maka dapat mengikuti persiapan penulisan essay, persiapan menghadapi wawancara dan pendampingan oleh alumni IISMA. Pendampingan oleh alumni IISMA dilakukan selama proses pendaftaran hingga selesainya seleksi wawancara.

    Kepada feb.uns.ac.id, Chelsea dan Raida membagikan ceritanya sehingga dapat lolos dalam IISMA 2024.

    Chelsea Nadia Maharani: Jangan Takut untuk Mencoba Semua Hal Baru

    Chelsea menuturkan bahwa keinginannya untuk mengikuti program IISMA sudah ada sejak semester 4.

    Menurutnya program ini bisa jadi jalan yang cukup baik yang bisa diambil untuk bisa belajar dan memberikan impact, baik untuk perkembangan diri atau bahkan lingkungan sekitar.

    Tujuan dari program ini sendiri menurut Chelsea sangat baik karena membuka peluang untuk mahasiswa Indonesia agar bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman di luar negeri yang nantinya bisa di implementasikan untuk perkembangan Indonesia.

    “Saya pribadi merasa ada beberapa tahapan pendaftaran yang cukup tricky. Memang harus commit untuk menyelesaikan segala persiapan dan pendaftarannya karena dokumen yang dibutuhkan cukup banyak. Tetapi dikarenakan saya berada di lingkungan yang cukup supportif, saya merasa selalu termotivasi selama persiapan kemarin” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan alasan memilih Palacky University Olomouc dikarenakan sebelumnya Chelsea sudah merencanakan jenjang karirnya di masa depan.

    “Host university yang saya ambil memang sudah berada dalam top list host university yang akan saya ambil sejak tahun lalu dikarenakan courses yang ditawarkan bisa menunjang karir saya kedepannya” tegasnya.

    Chelsea pun berpesan kepada teman-teman mahasiswa seperti yang telah dituliskan juga dalam essay yang disusunnya sebagai salah satu persyaratan IISMA

    life just like a box of chocolate, you never knew what flavour you get unless you try it first” -Forest Gump. Manfaatkan semua kesempatan yang ada di sekeliling teman-teman. Because personally, I believe every academic and organizational activity can offers you a completely different experience and knowledge. Soo, jangan takut untuk mencoba semua hal baru” tutupnya.

     

    Raida Raisa Pari: Tantangan itu Bisa Menjadi Kesempatan untuk Tumbuh dan Belajar

    Keinginan untuk mengikuti IISMA, sebenarnya sudah ada sejak awal perkuliahan karena kesempatan untuk berkuliah di luar negeri itu sangat menarik, namun Raida baru bisa mendaftar saat semester 6 ini.

    Menurutnya, kesulitan saat mendaftar IISMA adalah banyaknya berkas yang harus diurus. Hal ini karena Raida memiliki waktu yang mepet ketika hendak mendaftar IISMA, dan saat itu bertepatan dengan magang di Jakarta.

    Selain itu, tahapan yang menurutnya sulit adalah wawancara. Untungnya pihak UPT KLI memberikan zoom meeting untuk persiapan wawancara dan hal itu sangat membantu saya untuk berlatih wawancara.

    “Karena waktu yang terbatas, saya tidak sempat banyak mempersiapkan diri terutama ketika melakukan tes bahasa Inggris, jadi saya hanya bisa mengandalkan ingatan saja. Kalau untuk persiapan wawancara, dari sehari sebelumnya saya sudah berlatih menjawab beberapa pertanyaan dan tidak lupa juga beribadah serta mempersiapkan mental” paparnya.

    Universitas Sains Malaysia memiliki ranking universitas yang bagus dan lokasinya yang berada di Pulau Pinang menurutnya menarik. Raida memilih negara tujuan Malaysia karena lokasinya yang dekat dengan Indonesia serta kemiripan demografi yang ada.

    Sebagai mahasiswa beragama Islam, Raida berpikir kalau Malaysia akan menjadi negara yang tepat karena disana pasti akan mudah untuk menemukan tempat ibadah serta makanan halal. Alasan saya memilih tujuan

    Raida berpesan agar mahasswa yang ingin mendaftar IISMA  dapat mempersiapkan diri dari tahun sebelumnya supaya tidak tertinggal informasi, karena UNS menyediakan tahapan internal screening untuk para pendaftar. Lalu sebaiknya juga mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tes bahasa Inggris karena biayanya tidak murah. Dan kalau bisa jangan sampai mengulang tes karena alasan teknis (terutama jika memilih tes DET).

    “Tetap percaya pada potensi diri kalian dan ingat kalau setiap tantangan itu bisa menjadi kesempatan untuk tumbuh dan belajar” pungkas Raida menyemangati.

  • Forum Akademik Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024, Kemenko PMK Ajak Kampus Tangani Kemiskinan

    Forum Akademik Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024, Kemenko PMK Ajak Kampus Tangani Kemiskinan

    Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Sesmenko PMK) Andie Megantara mendorong civitas akademika kampus untuk mendalami isu-isu kemiskinan. Hal tersebut dijelaskannya saat menyampaikan pidato kunci pada Forum Akademik “Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024”, di Aula Gedung Suhardi Fakultas Ekonomi Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS),Rabu, (27/9/2023).

    “Kami ingin mengajak teman-teman terutama para mahasiswa untuk menyenangi dan memahami topik-topik masalah kemiskinan. Karena pemikiran kemiskinan agak langka, dan jarang yang menekuni,” ujarnya.

    Sesmenko Andie menyampaikan, selama ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani kemiskinan. Mulai dari upaya pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan, serta  penurunan jumlah wilayah kantong-kantong kemiskinan.

    Setelah upaya-upaya tersebut dilakukan, ditemukan bahwa persoalan kemiskinan bukan hanya berkaitan dengan dimensi ekonomi saja. Kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang melibatkan tinjauan persepktif bidang antropologi, sosiologi, psikologi, dan budaya.

    Sesmenko Andie mengungkapkan masih sulitnya mengentaskan kemiskinan di Indonesia berkaitan dengan, pola pikir masyarakat, budaya, mental miskin, dan gaya hidup miskin. Karena itu, sumber daya yang ada di kampus sangat mumpuni untuk membantu pemerintah dalam mencari solusi untuk mengentaskan kemiskinan dan mengatasi masalah mental miskin. Potensi mahasiswa yang mendalami keilmuan dari berbagai program studi, kemudian para dosen dan guru besar memiliki pemikiran, riset, dan karya ilmiah yang dapat membantu dalam perumusan kebijakan.

    “Kami membutuhkan kampus untuk mendukung pemerintah dalam menangani kemiskinan. Kami berharap melalui kegiatan Forum Akademik ini membuat teman-teman mahasiswa mulai tertarik untuk menekuni masalah kemiskinan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan Forum Akademik “Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024” hadir Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono; Kepala Kebijakan TNP2K Elan Satriawan; Direktur Inovasi dan Hilirisasi UNS Venty Suryanti mewakili Rektor Universitas Sebelas Maret, Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto.

    Sebagai upaya sinergi pemerintah dengan perguruan tinggi dalam penanganan kemiskinan, Kemenko PMK dan Universitas Negeri Sebelas Maret melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang disaksikan oleh Sesmenko PMK Andie Megantara, Kepala Kebijakan TNP2K Elan Satriawan.

    Di kegiatan itu juga dilaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman antara Kemenko PMK dan UNS tentang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

    Acara dilanjutkan kuliah umum dengan narasumber Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono; Kepala Bappeda Kota Surakarta Sri Wardhani Poerbowidjojo; Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda Kemenkeu Yadi Hadian; Wakil Dekan Riset, Akademik dan Kemahasiswaan FEB UNS Dwi Prasetyani. Kegiatan kuliah umum ini diikuti oleh civitas akademika FEB UNS baik secara daring ataupun luring.

    Di sesi siang, digelar Lokakarya Penajaman  Kolaborasi dan Fiksasi Kegiatan Program Kolaborasi di Ruang Aula Gedung Soedarah Soepono. Kegiatan diikuti oleh Deputi 1 Kemenko PMK, Pimpinan FEB, Para Dosen, Tim Kemenko PMK, Tim Kebijakan TNP2K dan Perwakilan fakultas lain.

    Dua rangkaian kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UNS dengan Kemenko PMK dan TNP2K .

     

    Editor: Humas FEB

  • 30 Tenan Bergabung di Culinary of Development Economics yang Digelar HMJ EP

    30 Tenan Bergabung di Culinary of Development Economics yang Digelar HMJ EP

    Culinary of Development Economics (CODE) Presented by Pekan Kewirausahaan (PKWU) dengan tema “Membangun Ekonomi dari Generasi Emas dengan Merangkul Peran Seni” merupakan  salah satu Program Kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Periode 2023.

    Di era digital saat ini, ekonomi kreatif atau yang biasa disingkat sebagai ekraf mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Berbagai bisnis dijalankan dengan mengutamakan konsep kreatif sehingga tidak saja memudahkan masyarakat, tapi juga mengintensifkan kreativitas.

    Sektor bisnis kuliner memiliki potensi kuat untuk berkembang, perlu mendapatkan perhatian semua pihak untuk membantu mengembangkan dan penting untuk memperkenalkan bisnis kuliner yang dimiliki oleh mahasiswa atau pun masyarakat luas agar mereka dapat meningkatkan produksi, penjualan dan terbukanya pasar untuk bisnis tersebut.

    Faktor inilah yang menjadi pendorong Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan untuk menyelenggarakan bazar kuliner bagi seluruh mahasiswa Ekonomi Pembangunan, UNS, masyarakat, dan para pecinta kuliner.

    Culinary of Development Economics pada tahun 2023 diharapkan mampu memberikan impact yang besar dalam bidang ekonomi dan sosial, karena acara ini mengutamakan prinsip from us. to us, and for us yang memiliki fokus pada pengembangan bisnis kuliner dan acara seni yang berguna dalam penyebaran dan pengembangan seni untuk mahasiswa serta dapat menjadi acara hiburan yang dapat mempererat hubungan antar mahasiswa terutama mahasiswa baru S-1Ekonomi Pembangunan.

    Bazar CODE (Culinary of Development Economics) berlangsung selama 3 hari dari Selasa, 29 Agustus – Kamis, 31 Agustus 2023 diikuti oleh 30 tenant makanan mulai dari makanan tradisional hingga modern food. Diisi dengan berbagai rangkaian acara yang terdiri dari TalkShow, Perlombaan Makan, Panco, PES, dan Performance dari Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Mahasiswa FEB, dan Spesial Guest Star lokal.

  • Jalin Kerja Sama dengan BKF, Prodi EP Adakan Kuliah Simulasi APBN

    Jalin Kerja Sama dengan BKF, Prodi EP Adakan Kuliah Simulasi APBN

    Pada pekan pertama perkuliahan, Tim dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berbagi pengalaman tentang APBN kepada mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis 31 September 2023 di Gedung Suhardi FEB UNS.

    Kegiatan yang bertajuk Kuliah Simulasi APBN merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan antara Prodi EP FEB dengan BKF Kemenkeu.

    Dalam sambutannya, Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS menyampaikan ucapan terima kasih kepada BKF atas jalinan kerja sama dengan FEB.

    “Kami mewakili fakultas mengucapkan terimakasih kepada BKF atas kesediaannya untuk selalu menjalin kerjasama. Kami harapkan terobosan-terobosan yang bisa kita lakukan ke depan,  supaya kerjasama ini bisa lebih bermakna dan berdampak untuk para mahasiswa” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Dwi berharap jalinan kerja sama ini tidak hanya berdampak bagi civitas akademika FEB, namun juga UNS,  perguruan tinggi di luar UNS, dan juga untuk pemerintah daerah.

    Salah satu inisiasi kerja sama yang masih dalam proses penggodokan yakni pembentukan Fiscal Corner. Fiscal Corner akan menjadi sebuah wadah kerja sama antara FEB dengan Kementerian Keuangan.

    Dikatakan juga, Prodi EP termasuk sebagai prodi yang bisa memberikan kontribusi jumlah kerja sama peringkat sepuluh besar tertinggi di UNS. Ini adalah capaian yang membanggakan.

    Usai mendapatkan arahan di Gedung Suhardi, mahasiswa mengikuti kegiatan simulasi yang terbagi dalam 3 kelas dan dipandu oleh Tim BKF serta masing-masing Dosen Pengampu Prodi EP.

  • Sambut Mahasiswa Baru di Hari Pertama Kuliah, Prodi Ekonomi Pembangunan Undang Dosen Tamu dari Universitas Sains Malaysia

    Sambut Mahasiswa Baru di Hari Pertama Kuliah, Prodi Ekonomi Pembangunan Undang Dosen Tamu dari Universitas Sains Malaysia

    Di hari pertama masuk perkuliahan semester gasal Agustus 2023-Januari 2024, Senin 28 Agustus 2023, Prodi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menyambut maba dengan mendatangkan Dosen Tamu, Assoc. Prof. Dr. Radij Firdaus Radin Badaruddin dari Universitas Sains Malaysia. Selain itu, hadir pula sebagai narasumber. Dr. Suryanto, S.E., M.Si. Dosen Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan.

    Kegiatan yang diadakan di Aula Gedung Suhardi FEB membahas The Impact of Climate Change on Food Security and Economic Growth. Di kegiatan yang dibuka oleh  Kepala Program Studi S1 Pembangunan,  Dr. Bhimo Rizky Samudra, SE. M.Si , juga diikuti oleh beberapa dosen Ekonomi Pembangunan .

    Prof. Radij dalam paparannya menyampaikan bahwa perubahan iklim telah masuk dalam SDG, lebih spesifiknya adalah SDG13, karena dianggap sebagai hambatan yang paling signifikan dalam pertumbuhan ekonomi. Hal ini didukung dengan banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa perubahan iklim secara langsung mempengaruhi kondisi pertumbuhan dan perkembangan sosial, ekonomi, dan sumberdaya manusia di sebuah negara.

    Perubahan iklim sendiri bukanlah sebuah kejadian alam yang baru-baru saja terjadi. Meskipun begitu peningkatan atau percepatan perubahan iklim mulai terjadi sejak pertengahan tahun 1970-an.

    Dilain sisi, beberapa aktifitas kegiatan manusia terbukti memiliki peran dalam kenaikan level karbondioksida (CO2). Diantara banyak kegiatan, sektor produksi listrik dan pertanian (termasuk kehutanan dan penggunaan lahan lainnya) masing-masing berkontribusi sebesar 25% dan 24% pada kenaikan tingkat CO2 di dunia. Kenaikan ini akan membawa banyak efek negatif seperti mencairnya permafrost (salju abadi), kenaikan tinggi air laut, sering terjadinya kekeringan dan cuaca ekstrim, hingga ancaman terhadap produksi pangan. Lebih lanjut dijelaskan mengenai mitigasi perubahan iklim yang dapat dilakukam melalui enam langkah yaitu reduce, remove, regulate, put a price, use of government subsidies, dan international cooperation.

    Sementara itu, Dr. Suryanto mengatakan Indonesia sebagai wilayah agraris juga dipastikan mendapat pengaruh negatif dari perubahan iklim. Menurut catatan KLH (2004), perubahan iklim seperti suhu udara dan curah hujan yang terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang antara 50 sampai 100 tahun. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa temperatur udara global telah meningkat 0,6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit) sejak 1861.

    “Kenaikan suhu dari tahun ke tahun semakin meningkat, meskipun mungkin tidak terasa, namun jika tidak segera diantisipasi maka suhu akan semakin panas, mungkin bukan Saudara atau kita yang menerima dampaknya, tapi generasi dibawah kita yang mendapatkan efek yang luar biasa” ungkapnya.

    Terkait ketahanan pangan, masalahya bukan hanya pada ketersediaan pangan saja namun  juga tetang aksesibilitas dan pada pilihan bagaimana kita bisa memanfaat kan pangan untuk kesehatan.. Impacts of Climate Change

    Secara garis besar disampaikan bahwa dalam food security atau Impacts of Climate Change terhadap food security adalah cukup signifikan. Ketika gaya dalam kita berekonomi atau ketika mengejar pertumbuhan ekonomi masih menggunakan cara-cara lama yang tidak ramah lingkungan, dan lingkungan memiliki daya tampung dan daya dukung yang terbatas,

    “Sama seperti kita, jika kita diganggu sekali mungkin bisa tahan, dua kali tahan, ketiga mungkin sudah tidak tahan dan marah. Demikian juga dengan  bumi, lingkungan, bagaimana kita bisa berbaik hati terhadap lingkungan supaya ada imbal balik lingkungan dengan kita, bisa beraktifitas ekonomi, lingkungan juga masih mendukung kehidupan kita” jelasnya.

    Ekonomi tidak perlu tinggi jika harus menghancurkan bumi dan manusia menderita.Namun pertumbuhan yang ramah lingkungan tapi jangan panjang, berkelanjutan.

  • PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    PKKMB 2023: Pimpinan FEB Sambut Mahasiswa Baru dari 4 Prodi S1    

    Mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) diterima oleh jajaran pimpinan FEB UNS, Selasa 22 Agustus 2023 di Halaman Gedung Djarwanto PS dalam rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB UNS.

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons) Ph.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan juga memperkenalkan Dekanat, Kepala Program Studi S1, Koordinator dan Sub Koordinator.

    “Selamat datang Saudara-Saudara semua yang di hari kedua PKKMB ini masuk ke kampus FEB UNS. Saya sangat bangga dan bahagia bisa bertemu Saudara-Saudara semua yang sangat tangguh dan pintar. Saudara merupakan pilihan dari sekian ribu calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin masuk ke FEB. Dan ada 546 mahasiswa di hari ini bergabung dan akan berkuliah di FEB. Jadi jika Saudara-Saudara beberapa bulan lalu masih disebut anak-anak sekarang sudah menjadi mahasiswa dan menjadi bagian dari keluarga besar FEB” kata Dekan.

    Dekan juga memotivasi maba untuk tekun selama menjalani aktifitas perkuliahan. Selama kuliah, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, belajar sendiri, cari jurnal sendiri, cari buku sendiri dengan bimbingan dosen atapun asisten. Mahasiswa  harus bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dapat lulus tepat waktu.

    Prof. Djoko juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya kuliah namun juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang telah difasilitasi FEB diantaranya Badan Eksekutif Mahasiswa, DEMA, Himpunan Mahasiswa Program Studi, dan Unit Kegiatan Kemahasiswaan lainnya.

    Kegiatan PKKMB berlangsung selama 3 hari. Hari pertama, Maba mengikuti berbagai kegiatan dari Universitas dan dua hari berikutnya kegiatan dari fakultas, program studi dan himpunan mahasiswa jurusan.

  • RG Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Latih Digital Marketing dan Produk Kreatif Kewirausahaan kepada SMK Bhakti Karya Karanganyar

    RG Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Latih Digital Marketing dan Produk Kreatif Kewirausahaan kepada SMK Bhakti Karya Karanganyar

    Research Group (RG) Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar  Pengabdian Masyarakat dengan tema  “Literasi Digital Marketing dan Produk Kreatif Kewirausahaan” di SMK Bhakti Karya Karanganyar, 20 Juli 2023.

    Dalam menjalankan kegiatannya, Tim RG  yang diketuai Dr. Ahmad Daerobi dan beranggotakan Dr. Guntur Riyanto,  Dr. Dwi prasetyani, Dr. Vinc Hadiwiyono, Vita kartika Sari, Msc dan Aulia Hapsari Juwita, M. E  juga berkolaborasi dengan mahasiswa tim KKN 165.

    Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi waktu yang cukup efektif bagi tim untuk memperkenalkan pelajaran kewirausahaan kepada para siswa. Mata pelajaran kewirausahaan merupakan mapel baru bagi siswa SMK Karanganyar ini baru diberikan kepada murid mulai tahun ajaran 2022/2023.

    Pihak sekolah berharap dengan kedatangan Tim RG bisa memotivasi dan memberikan wawasan lebih kepada para murid agar tumbuh jiwa kewirausahaannya. sehingga dapat mempersiapkan anak didik dalam rangka menciptakan lapangan kerja sejak dini.

    Produk kreatif merupakan suatu produk yang diperoleh dari ide unik atau inovasi individu yang kemudian memiliki nilai jual tinggi. Produk kreatif banyak dijadikan sebagai salah satu lahan pendapatan per individu.

    Mengembangkan jiwa kewirausaahan dikalangan siswa merupakan salah satu hal yang penting untuk menjadi bagian dari kesempatan kerja, pendapatan dan kesejahteraan bagi setiap orang/ individu.

    Tim pengabdian menyampaikan jika produk kreatif dapat berupa pembuatan keramik hias yang berasal dari tanah liat, pemanfaatan kain perca dijadikan sebagai celana santai, pemanfaatan limbah akrilik menjadi hiasan ruangan atau rumah. Semakin unik ide dari produk kreatif tersebut, dan semakin tinggi manfaat dalam penggunaanya, maka akan semakin tinggi pula konsumen yang menggunakannya.

    Tidak hanya fokus pada proses pembuatan dan hasil produksinya namun, Tim RG juga menjelaskan bagaimana cara untuk memasarkan produk tersebut. Digitalisasi marketing terbukti lebih efektif, namun bukan berarti semua strategi digital marketing akan membuahkan hasil.

    Dalam menyusun strategi digital marketing, perlu menghindari kesalahan-kesalahan dan kode etik yang tidak boleh dilanggar.

    Di agenda berikutnya, para murid akan diperkenalkan tentang Business Model Canvas (BMC),  kemudian akan diadakan perlombaan terkait BMC. Sehingga secara tidak langsung para murid juga belajar tentang strategi manajemen, mengkomunikasikan ide atau konsep bisnis dengan cepat dan mudah.

    Acara ditutup dengan penyerahan buku yang ditulis oleh tim pengabdian kepada SMK Bhakti Karya Karanganyar

  • Raih Juara 2 pada National Islamic Economic Olympiad, Tim Mahasiswa FEB Kembangkan Inovasi Koperasi Jasa Keuangan Syariah

    Raih Juara 2 pada National Islamic Economic Olympiad, Tim Mahasiswa FEB Kembangkan Inovasi Koperasi Jasa Keuangan Syariah

    Tim Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 2 pada  National Islamic Economic Olympiad yang digelar di Universitas Gunadarma, 18 – 22 Juli 2023.

    Kerja sama tiga mahasiswa FEB yakni Novita Anggun Pratiwi (Prodi S1 Manajemen), Fathir Faiq Aqil Murtadlo (Prodi S1 Ekonomi Pembangunan) dan Fathir Fikro Al Ishlah (Prodi S1 Ekonomi Pembangunan) menghantarkan ketiganya meraih kemenangan itu.

    Pada babak penyisihan, kompetisi diikuti oleh 50 tim dari perguruan tinggi se-Indonesia, babak semi final diikuti oleh 12 tim dan babak final diikuti oleh 4 tim.

    Inovasi bertemakan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Program Indonesia Berdaya Ukhuwah yang menjadi gagasan ketiganya mampu menarik perhatian juri.

    Gagasan yang dikembangkan Novita dan rekan-rekannya yakni koperasi modifikasi pola Grameen Bank yang pernah dilakukan di Bangladesh dan diinisiasi oleh Muhammad Yunus.

    “Kami tertarik untuk menyoroti isu kemiskinan di Indonesia yang sampai saat ini masih terjadi. Grameen Bank menjadi salah satu cara yang dulu pernah dilakukan oleh Muhammad Yunus di Bangladesh untuk mengentaskan kemiskinan. Grameen Bank ini hanya dikhususkan untuk perempuan dengan tujuan meminimalisir angka kemiskinan. Ide ini akhirnya dimodifikasi dengan mengarahkannya kepada kelompok wanita tani yang ada di Kabupaten Karanganyar” jelas Novita yang merupakan Ketua Tim FEB UNS dalam National Islamic Economic Olympic.

    Sebelumnya, PPK Ormawa BEM FEB UNS sudah menjalankan program pengabdian masyarakat pada Kelompok Wanita Tani Kabupaten Karanganyar dan berfokus pada UMKM. Gagasan Novita dan Tim mengarah pada jenis pembiayaan kelompok wanita tani Kabupaten Karanganyar yang tetap memperhatikan prinsip-prinsip syariah, dengan sistem kepercayaan. Tujuan utamanya yaitu mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Karanganyar.

    Nantinya, kelompok wanita tani ini akan membentuk suatu himpunan semacam PKK. Pada saat kelompok tani tersebut membutuhkan pembiayaan dari KJKS (Koperasi Jasa Keuangan Syariah), mereka tinggal memenuhi prasyarat yang berlaku.

    Gagasan Novita dan Tim yang diperkuat dengan cara mempresentasikan serta bukti-bukti pendukung materi dinilai oleh juri sebagai ide program yang bagus dan diharapkan ke depannya mampu diimplementasikan.

  • Gatrik Goes to Campus (GGTC) 2023, Mengenal Lebih Dekat Tarif dan Subsidi Listrik

    Gatrik Goes to Campus (GGTC) 2023, Mengenal Lebih Dekat Tarif dan Subsidi Listrik

    Gatrik Goes to Campus 2023 dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Tarif dan Subsidi Listrik”  diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Universitas Sebelas Maret (UNS), 24 Juli 2023 di Aula Gedung Konimex, Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3.

    Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D, Kepala Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan mewakili Dekan FEB menyambut baik kegiatan GGTC yang sasarannya adalah mahasiswa di UNS.

    Harapannya, dengan kegiatan ini dan dari paparan ketiga narasumber, awareness masyarakat terhadap listrik juga semakin baik, tambahan wawasan bagi mahasiswa misalnya dengan hemat dalam pemakaian listrik.

    Ida Nuryatin Finahari, Sekretaris Dirjen Gatrik mengatakan Kegiatan di FEB ini merupakan pengalaman pertama dari Dirjen Gatrik.

    “Kegiatan ini diadakan karena kami memandang dalam kehidupan sehari-hari, listrik merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat. Tidak semua orang memahami bagaimana pengaturan tarif dan subsidi listrik. Dan kenapa mahasiswa, karena kami ini adalah tempat yang tepat. Kita belum pernah menyampaikan secara sedetil ini kepada mahasiswa. Itulah kenapa kami memperkenalkan tarif dan subsidi listrik kepada mahasiswa bekerja sama dengan FEB UNS” jelasnya.

    Lebih lanjut dikatakan pelanggan listrik ada 83-an juta, hampir separuhnya mendapat subsidi. Terdapat 38  jenis pelanggan. Dari 38 jenis pelanggan tersebut, 25 pelanggan masih disubsidi dan 13 lainnya tidak. Tetapi setiap 3 bulan ada penyesusaian tarif dan jika dari Gatrik tidak menyesuaikan tarif, maka pemerintah akan memberikan kompensasi. Dua-duanya, subsidi dan kompensasi menjadi beban pemerintah.

    Dari sisi kebijakan,  Analis Kebijakan Muda Ditjen Ketenagalistrikan, Syariffudin Ahmad mengatakan Kebijakan subsidi listrik tahun anggaran 2023 yakni memberikan subsidi listrik tepat sasaran dengan diselaraskan pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat, subsidi listrik untuk rumah tangga diberikan secara tepat sasaran bagi rumah tangga miskin dan rentan; dan mendorong pengembangan energi baru terbarukan yang lebih efisien.

    Kebijakan Tariff adjustment ditetapkan oleh Direksi PT PLN (Persero) setelah mendapatkan persetujuan Menteri. Tariff Adjusment sendiri diterapkan terhadap golongan pelanggan non subsidi setiap tiga bulan karena beberapa faktor yang bersifat uncomfortable (kurs, inflasi, ICP dan harga batu bara). Tariff Adjusment merupakan  kebijakan berskala nasional, penting, strategis dan berdampak luas kepada masyarakat sehingga dalam pembahasannya sendiri dilaksanakan  pada Sidang Kabinet Paripurna atau Rapat Terbatas.

    Disisi lain,  Moh. Arief Mudhari menjelaskan tentang Subsidi dan Tarif Listrik.  Subsidi listrik adalah bentuk bantuan dari pemerintah untuk masyarakat agar bisa membayar tarif listrik lebih murah dari tarif kehidupan ekonominya. Pelanggan PLN penerima subsidi terdiri dar 25 golongan atau 45,25% dari  total pelanggan, sementara untuk pelanggan non subsidi yang dikompensasi terdiri dari 13 golongan atau 54,75% dari total pelanggan.

    Tarif listrik terdiri dari 38 golongan dan dibagi menjadi dua kelompok, yakni: subsidi dan non subsidi. Tarif subsidi diterima oleh 25 golongan tarif yang meliputi pelanggan rumah tangga kecil (450 VA dan 900 VA) bersubsidi serta semua pelanggan S, B kecil, I kecil dan sedang, P kecil, Traksi dan Curah. Sedangkan tarif non subsidi diterima oleh 13 golongan tarif yang meliputi pelanggan R mampu, B menengah/besar dan I menegah ke atas, P  menengah/besar. Lampu penerangan jalan dan layanan khusus.

    Sementara itu,  Dosen Ilmu Ekonomi FEB UNS, Hery Sulistio Jati N S, SE, MSE menegaskan perlu momen tepat dalam menentukan kenaikan TDL, yaitu saat jangka pendek dan jangka panjang yang lebih optimis.

    Lebih lanjut, struktur subsidi listrik perlu dibangun dengan formula yang lebih progresif guna memastikan trilemma energi listrik tidak menjadi progresif guna memastikan trilemma energi listrik tidak menjadi impossible trinity dalam makroekonomi dengna biaya yang tinggi ketika Indonesia mengoptimalkan semuanya di tahun 1998.