FEB

Kategori: s3_pdie

  • Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS

    Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS

    Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia (SDM) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo berhasil meraih gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Anto Prabowo berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling” dihadapan dewan penguji yang diketuai oleh Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.

    Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS, Anto Prabowo digelar di Aula Konimex, Gedung 4 FEB UNS, Senin (22/4/2024). Dalam kesempatan tersebut, bertindak sebagai Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D., Promotor 1, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto,M.Com.(Hons).,Ph.D.,Ak; dan Promotor 2, Prof. Irwan Trinugroho,S.E.,M.Sc.,Ph.D. Sedangkan untuk Dewan Penguji terdiri dari Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. sebagai ketua; Dr. Atmaji, M.M.; Tastaftiyan Risfandy, S.E.,M.Sc.,Ph.D.; Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. ; Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak.; dan Prof. Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA. (Penguji Eksternal dari UGM).

    Dihadapan Promotor dan Penguji, Anto Prabowo menyampaikan, pelindungan konsumen menguat sejak krisis 2008 dan digitalisasi di sektor perbankan menjadi suatu keniscayaan. Keduanya berjalan beriringan sehingga akan menjadi ketertarikan peneliti untuk melihat pengaruh diantara keduanya dan kaitannya dengan ukuran perusahaan dan pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital.

    “Masih sangat terbatas penelitian yang telah ada untuk melihat pengaruh antar variabel dimaksud. Layanan perbankan digital melalui orkestrasi ekosistem digital dan pelindungan konsumen merupakan 2 isu strategis di industri perbankan dalam dekade terakhir. Namun sayangnya studi yang secara komprehensif membahas hubungan antara pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem masih sangat terbatas,” terang Anto Prabowo.

    Untuk itu, Anto Prabowo tertarik untuk membuat desertasi dengan judul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital di industri perbankan di Indonesia.

    “Penelitian ini diharapkan bisa mengisi kesenjangan baik secara teoritis maupun empiris pengaruh kompleks dari variabel-variabel dalam penelitian sehingga pertanyaan utama penelitian ini `Apakah terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap pelindungan dan ekosistem orkestrasi digital dan pengaruh keduanya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital, termasuk hubungan dua arah antara kedua kinerja dimaksud,” imbuh Anto Prabowo.

    Studi ini mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital pada kasus bank umum di Indonesia dengan menggunakan metode Structural Equations Modeling (SEM). Studi empiris menggunakan pendekatan kuantitatif ini memperoleh beberapa kesimpulan penting. Pertama, ukuran bank memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital. Kedua, perlindungan konsumen tidak memiliki pengaruh positif atau pengaruh negatif yang signifikan terhadap orkestrasi ekosistem digital. Ketiga, perlindungan konsumen memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital. Keempat, orkestrasi ekosistem digital tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan, namun orkestrasi ekosistem digital memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja digital. Kelima, kinerja keuangan memiliki efek positif yang sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kinerja digital. Kinerja digital memiliki efek yang positif dan relatif besar terhadap kinerja keuangan, namun masih belum signifikan. Dan kesimpulan keenam, ukuran bank memiliki pengaruh positif tidak langsung yang signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital melalui mediasi variabel perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital.

    Diakhir Sidang Terbuka Promosi Doktor, Ketua Tim Penguji, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. menyampaikan, Anto Prabowo dinyatakan lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,81 masa studi 3,3 tahun. “Anto Prabowo merupakan doktor lulusan ke-173 PDIE FEB UNS,” ujar Dr. Chatarina.

    Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D. mengucapkan selamat kepada Anto Prabowo karena telah menyelesaikan studi doktornya. Prof. Wimboh berpesan kepada Anto Prabowo supaya tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan studi doktor. “Tetap produktif, jangan berhenti untuk belajar,” ujar Prof. Wimboh. HUMAS UNS

  • Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Mengenai Statistik dalam Penelitian,  PDIE Adakan Workshop Statistik Lanjutan

    Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Mengenai Statistik dalam Penelitian,  PDIE Adakan Workshop Statistik Lanjutan

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Workshop Statistik Lanjutan di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi di akhir Desember 2023.

    Workshop yang diikuti oleh mahasiswa PDIE tersebut menghadirkan narasumber Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Ak.. Dosen STIE YKPN Yogyakarta.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Program Studi PDIE dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini masih dalam rangkaian kegiatan sebelumnya yang mengundang pakar untuk membekali mahasiswa PDIE.

    “Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai statistik dalam penelitian sehingga meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di PDIE FEB UNS yang dipublikasikan pada jurnal internasional” paparnya.

    Dikatakan, statistik memiliki peran yang sangat penting dalam penelitian. Statistik bukan hanya alat bantu analisis data saja tetapi juga merupakan pondasi untuk membuat kesimpulan yang dapat dipercaya dalam penelitian. Dengan menggunakan metode statistik yang tepat, peneliti dapat mendapatkan wawasan mendalam tentang fenomena yang mereka teliti, serta dapat meningkatkan kualitas hasil penelitian.

    “Semakin banyak dan berkualitas penelitian yang nantinya akan menjadi publikasi ilmiah akan semakin mendorong tercapainya kualitas akademik di PDIE sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam Renstra dan visi misi PDIE serta mempertahankan predikat terbaik akreditasi A pada PDIE FEB UNS” ungkapnya.

    Diawal paparan materi kepada sejumlah mahasiswa yang hadir, Dr. Wing menyampaikan kesulitan umum yang dialami oleh mahasiswa dalam penelitian maupun publikasi. Beberapa kesulitan itu diantaranya dalam hal mencari ide penelitian, mencari referensi yang bagus, proses bimbingan, mencari gap penelitian, menyelesaikan paper dan juga dalam hal memilih jurnal publikasi.

    Selanjutnya Dr. Wing menjelaskan terkait dengan jenis-jenis penelitian khususnya penelitian kuantitatif dan juga jenis-jenis data penelitian.

    Memasuki topik utama, Dr. Wing secara detil menjelaskan tentang Penelitian dengan Regresi Ganda, Penelitian dengan Time Series, Penelitian dengan Regresi Data Panel serta Penelitian dengan SEM/PLS.

    Dalam workshop itu, juga berlangsung diskusi antara narasumber dengan peserta workshop.

    Diharapkan, pemahaman mahasiswa mengenai penyusunan karya ilmiah dengan bantuan aplikasi-aplikasi yang ada dan yang berkembang saat ini serta implementasi dari workshop ini dapat ditingkatkan.

  • Workshop PDIE Hadirkan Prof. Noor Ismawati dari Universiti Malaya

    Workshop PDIE Hadirkan Prof. Noor Ismawati dari Universiti Malaya

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan Prof. Sr. Noor Ismawati Binti Jaafar dari Universiti Malaya di Workshop Metodologi Penelitian. Selasa 14 November 2023.

    Workshop yang digelar secara daring itu sebagian besar diikuti oleh mahasiswa PDIE.

    Dalam pembukaan materinya, Prof. Noor menyampaikan bahwa dalam sebuah Research in Organizations, ada beberapa tantangan dan keahlian yang perlu dimiliki seorang researcher untuk bisa memperkecil kemungkinan kegagalan dalam IT implementations suatu project.

    Tujuan utama workshop ini adalah untuk mengenalkan metode pendekatan yang paling baik untuk mendalami tata kelola IT dalam sebuah organisasi, sehingga bisa mematahkan stereotype negative tentang perkembangan IT di masa kini.

    “Tata kelola IT sebenarnya merupakan gabungan dari banyak hal. Jadi ini melibatkan orang-orang dari departemen IT. Ini melibatkan orang-orang dari bagian akuntansi. Hal ini juga melibatkan orang-orang dari bagian strategi. Jadi, kita dapat melihat betapa kompleksnya masalah yang berkaitan dengan pengelolaan IT dalam organisasi.” Jelas Prof. Noor dalam penjelasannya terkait definisi dari IT.

    Lebih lanjut disampaikan juga bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama tentang performance management. Kita dapat memverifikasi kesesuaian strategis dan meninjau pengukuran kinerja IT dan sentralisasi IT terhadap bisnis. Jadi, saya akan membahas pentingnya tata kelola IT secara singkat. Tata kelola IT sebenarnya membantu organisasi untuk mematuhi peraturan apa pun. Tata kelola IT membantu organisasi untuk menjadi kompetitif dan juga mendukung tujuan perusahaan, apa pun tujuan yang dimiliki oleh organisasi.

    Dengan memiliki tata kelola IT yang tepat, kita dapat memastikan bahwa perusahaan/organisai dapat mencapai tujuannya. Tata kelola IT dapat menjadi faktor penunjang untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi dari sebuah perusahaan/organisasi.

    Usai pemaparan materi, narasumber melakukan sesi diskusi dengan peserta, dan melalui workshop ini peserta mendapatkan pengalaman dan pendampingan dalam tata kelola IT.

  • PDIE Adakan Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, Cerdik Menaklukkan Scopus

    PDIE Adakan Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, Cerdik Menaklukkan Scopus

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menggelar Workshop Submit Artikel Ke Jurnal Internasional Bereputasi, 10 – 11 Oktober 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Workshop yang diikuti oleh mahasiswa S1, S2, dan S3 tersebut menghadirkan narasumber  Dr. Jumintono, M.Pd., Presiden Rumah Scopus, Yogyakarta.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini masih dalam rangkaian di acara sebelumnya yang mengundang pakar untuk membekali mahasiswa.

    Dikatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dan publikasi di jurnal internasional bereputasi sehingga dapat mendorong publikasi karya ilmiah mahasiswa yang lebih optimal.

    Sementara itu, Dr. Jumintono, M.Pd. menjelaskan Scopus adalah salah satu penyedia database atau pusat data jurnal terbesar yang meliputi abstrak dan kutipan dari literatur peer-review seperti buku, jurnal ilmiah dan prosiding seminar.

    Scopus memberikan gambaran komprehensif dari hasil penelitian dunia di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kedokteran, ilmu sosial, seni, dan humaniora. Scopus menampilkan alat pintar untuk melacak, menganalisis, dan memvisualisasikan penelitian.

    Lebih lanjut Dr. Jumintono menjelaskan manfaat dari scopus bagi para peneliti.   Diantaranya untuk mengidentifikasi dan menganalisis jurnal yang dibaca ataupun disubmit, menetapkan berkolaborasi dengan peneliti yang memiliki minat penelitian yang serupa atau keterampilan yang saling melengkapi, membantu peneliti mengetahui jumlah kutipan dan h-indeks, mengetahui kontribusi penelitian yang sedang dikerjakan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Juga untuk tracking dampak penelitian dan tren penelitian global

    Berdasarkan data IF, Journal Citation Reports yang diterbitkan oleh Thomson Reuters juga peringkat tahunan dari kategori jurnal ilmu pengetahuan dan ilmu sosial, dalam kategori subjek yang relevan untuk setiap jurnal (pada kenyataannya mungkin ada lebih dari satu).

    Oleh karena itu muncul peringkat kuartil/quartile (Q) untuk IF setiap jurnal di masing-masing kategori subjek.  Jurnal Quartile 1menunjukkan posisi atas, memiliki percentile dengan besar 75%-99%, Jurnal Quartile 2 untuk posisi tengah-tinggi memiliki percentile dengan besar 50%-74%, Jurnal Quartile 3 memiliki percentile dengan besar 25%-49% dan Jurnal Quartile 4 memiliki percentile dengan besar 0%-24%.

    Lebih lanjut disampaikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menakar kualitas sebuah paper. Judul dan kesimpulan, apakah sudah mencerminkan kontribusi; Referensi, apakah sdh didominasi paper2 terbaik dan 5 thn terakhir ?; Bahasa Inggris, bagaimana tingkat keterbacaannya dan pastikan no grammatical error ?; Body of paper, apakah sesuai IMRAD Conclusion dengan anatomi yang benar ?; Memahami Peringkat jurnal di Scopus dan di Scimago ?; Sitasi dan referensi apakah sudah digital ?; Template, scope dan author guideline, apakah sdh sesuai yang diminta jurnal?

    Usai paparan materi, narasumber melakukan diskusi dengan peserta workshop. Peserta mendapat pengalaman dan pendampingan dalam rangka submit artikel di jurnal internasional bereputasi.

  • Di Ulang Tahun ke-15, PDIE FEB Gelar Workshop Sukses Story Berbisnis

    Di Ulang Tahun ke-15, PDIE FEB Gelar Workshop Sukses Story Berbisnis

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret menggelar Workshop Sukses Story Berbisnis, Jumat 27 Oktober 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Workshop yang digelar bersamaan dengan hari ulang tahun ke-15 PDIE, menghadirkan Dr. Dra. Hj. Endang Dwi Amperawati, M. M., wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Humas, Kerjasama dan Pemasaran, Universitas Prima Graha Serang.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini masih dalam rangkaian di acara sebelumnya yang mengundang pakar untuk membekali mahasiswa, tidak hanya untuk mahasiswa PDIE saja tapi juga untuk mahasiswa S1 dan S2.

    Berbeda dari topik-topik sebelumnya yang lebih banyak tentang riset, di ulang tahun PDIE ini menghadirkan Dr. Eda untuk berbagi tentang sukses berwirausaha.

    “Kegiatan ini bertepatan dengan ulang tahun ke-15 PDIE. Harapannya, sesuai dengan visinya menjadi Program Doktor Ilmu Ekonomi yang bereputasi tinggi di tingkat nasional dan internasional, semoga dapat tercapai” katanya kemudian.

    Sementara itu, narasumber yang lebih familiar dipanggil Dr. Eda itu dalam paparannya berbagi tips sukses dari pengalamannya sebagai akademisi sekaligus sebagai pebisnis.

    Kepada peserta workshop, Dr. Eda mendorong agar mahasiswa selalu berusaha keras belajar, mengembangkan kepercayaan diri dan pantang menyerah dalam mencapai cita-cita. Harapannya banyak mahasiswa yang setelah lulus nantinya berwirausaha, menjadi pengusaha yang sukses.

    “Menjadi pengusaha bukan lagi jadi mimpi yang sulit dicapai. Di masa modern seperti ini, begitu banyak ide usaha yang bisa diwujudkan” ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakan untuk menjadi pengusaha yang sukses, seseorang harus memacu diri untuk bekerja dengan keras dan tekun, berani menantang diri sendiri, melakukan karena passion dan juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

    Dalam paparannya. Dr. Eda juga menyampaikan terkait kepemimpinan yang sukses dalam pengelolaan sebuah organisasi.

    Menurutnya,  pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang mampu mengelola sebuah organisasi dan mampu melaksanakan kepemimpinan secara efektif sehingga tujuan organisasi bisa dicapai.

    Seorang pemimpin harus memiliki manajemen diri, mempunyai visi dan misi yang jelas, berani mengambil resiko serta spontan, kreatif, inovatif.

    “Jika kita mau memahami dan mempelajari ciri-ciri seorang pemimpin yang sukses, kita akan mulai terbiasa dan siap menjadi pemimpin dimanapun. Seorang pemimpin tidaklah harus cerdas secara intelektual. Namun cerdas dalam mengelola diri sendiri dan juga mengelola orang lain” tuturnya kemudian.

    Lebih lanjut Dr. Eda juga menyampaikan peran penting wanita dalam meningkatkan perekonomian.  “Wanita yang berkarya khususnya di bidang ekonomi, sangat berperan penting tidak hanya bagi negara, tetapi juga bagi ketahanan keluarga. Seorang wanita juga harus memiliki sifat dinamis, optimis dan penuh semangat kerja” jelasnya.

    Di kegiatan itu, Dr. Eda membuka kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi.

     

     

     

     

     

  • Dorong Publikasi Karya Ilmiah, PDIE Adakan Workshop Riset Akuntansi Terkini

    Dorong Publikasi Karya Ilmiah, PDIE Adakan Workshop Riset Akuntansi Terkini

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan workshop secara daring dengan tema Riset Terkini Akuntansi, Selasa 17 Oktober 2023.

    Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PDIE dan Dosen FEB UNS menghadirkan  Fitra Roman Cahaya, B.Com., Ph.D., CSRS, CSRA dari Department of Accounting at Essex Business School, University of Essex, Inggris.

    Narasumber  merupakan pakar yang kompeten di bidang publikasi baik nasional maupun inetrnasional serta berbagai pengalaman publikasi dan penyusunan karya ilmiah.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si.Ak., Kepala Program Studi PDIE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah yang sesuai dengan perkembangan terkini, selanjutnya dapat mendorong publikasi karya ilmiah PDIE FEB UNS.

    Lebih lanjut dikatakan, penulisan yang relevan dan menarik akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi, baik di jurnal nasional maupun internasional yang bereputasi. Dengan demikian akan semakin mendorong tercapainya kualitas akademik di PDIE FEB UNS sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam Renstra dan visi misi PDIE FEB UNS serta mempertahankan predikat terbaik akreditasi A pada PDIE FEB UNS.

    Sementara itu, Fitra Roman dalam presentasi menegaskan pentingnya topik yang kontemporer dalam riset.

    “Pertanyaan mendasar adalah kenapa mahasiswa membutuhkan topik yang kontemporer dalam melakukan riset? Topik riset kontemporer dalam masa sekarang maupun yang akan datang seperti penggunaan akuntansi dalam teknologi, penggunaan akuntansi dalam kesehatan, penggunaan akuntansi dalam ekonomi sirkuler. Beberapa bisa didalami menjadi sebuah topik yang perlu mendapatkan respon cepat dari mahasiswa.” ungkapnya.

    Selanjutnya dikatakan bahwa landasan teori menjadi sangat penting untuk pengembangan topik ini.

    Fitra juga memberikan beberapa contoh topik kontemporer akuntansi diantaranya: Issues in accounting education (e.g. impacts of AI and online platforms), Narrative disclosure – e.g. readability and decoupling, Issues in corporate governance (e.g. political background of directors/commissioners), Management accounting in family businesses.

    Di forum itu, narasumber banyak memberikan kesempatan kepada peserta workshop untuk berdiskusi, harapannya, peserta memahami mengenai topik-topik karya ilmiah yang dimasukkan ke dalam riset akuntansi terkini serta dapat mengimplementasikannya.

  • PDIE Diskusikan Pentingnya Renstra Prodi

    PDIE Diskusikan Pentingnya Renstra Prodi

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Workshop “Pentingnya Renstra Prodi”, Jumat 29 September 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3 PDIE FEB UNS.

    Keberadaan RENSTRA merupakan kebutuhan pokok bagi organisasi termasuk di dunia pendidikan. Pada perguruan tinggi, termasuk di dalamnya pada level PRODI, dokumen perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dijelaskan melalui rencana strategi yakni sebagai dasar dalam mengambil keputusan organisasi.

    Dalam Renstra digambarkan tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan dengan memperhitungkan perkembangan strategis yang merupakan proses berkelanjutan dari pembuatan keputusan.

    Tujuan penyusunan Renstra yakni 1) sebagai acuan dalam mengoperasionalkan rencana kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, 2) Tersedianya instrumen yang dapat digunakan oleh pimpinan untuk mengarahkan personil dan mengalokasikan seluruh sumber daya yang ada secara optimal untuk pencapaian tujuan, 3) Tersedianya instrumen awal untuk dijadikan pengukuran pencapaian kinerja yang akan digunakan oleh pihak-pihak dalam rangka menilai dan mengevaluasi kinerja, 4) Menjamin tersedianya rencana program berbasis kinerja yang berorientasi pada pelayanan umum secara terukur, dan 5) Memudahkan penyusunan dan penyampaian laporan kinerja yang terukur.

    Workshop yang diikuti oleh Dosen FEB, mahasiswa PDIE, serta peserta umum menghadirkan narasumber yang kompeten yakni Prof. Dr. Tri Widyastuti, S.E., Ak., M.M., Guru Besar Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

    Kepala Program Studi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. Dalam sambutannya menyampaikan, dengan diselenggarakannya kegiatan workshop ini diharapkan keberadaan dan penyusunan Renstra Prodi dapat optimal mendukung tujuan Prodi seluruh peserta workshop, terutama PDIE FEB UNS.

    “Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas RENSTRA, terutama RENSTRA pada PDIE FEB UNS. Dengan adanya peningkatan kualitas RENSTRA PRODI diharapkan semakin meningkatkan kualitas PRODI secara keseluruhan di berbagai  bidang” ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakan, tindak lanjut dari kegiatan workshop ini adalah dengan melakukan diskusi teknis antara narasumber dengan peserta workshop yang utamanya terdiri dari dosen dan  mahasiswa PDIE FEB UNS. Harapannya, pemahaman mengenai pentingnya RENSTRA PRODI serta implementasi dari workshop ini dapat ditingkatkan.

     

     

     

     

  • Workshop Strategi Peningkatan Publikasi di Jurnal Internasional, PDIE Hadirkan Pakar dari Coventry University Inggris

    Workshop Strategi Peningkatan Publikasi di Jurnal Internasional, PDIE Hadirkan Pakar dari Coventry University Inggris

    Penyusunan karya ilmiah merupakan kebutuhan utama di dunia pendidikan, baik sebagai dosen maupun sebagai mahasiswa. Dosen dituntut menyusun karya ilmiah dalam rangka tugas tri dharma perguruan tinggi, serta dalam upaya mengembangkan profesionalismenya.

    Mahasiswa dituntut untuk menyajikan tugas-tugas perkuliahannya dalam bentuk karya ilmiah, pada pemenuhan tugas akhirnya, terutama pada jenjang doktoral S3 yang harus menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

    Suatu karya ilmiah dapat dikategorikan berkualitas dengan salah satu dari indikatornya adalah diterima di jurnal bereputasi.

    Baik mahasiswa maupun dosen terutama di lingkup PDIE FEB UNS perlu mendapat pengetahuan mengenai bagaimana strategi publikasi di jurnal internasional bereputasi agar dapat semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas karya ilmiah yang dihasilkan.

    Dalam rangka meningkatkan kualitas publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Workshop Strategi Peningkatan Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi, Sabtu 30 September 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3 PDIE FEB UNS.

    Workshop yang dilakukan secara daring (online) menghadirkan pakar yang kompeten dan sangat berpengalaman menghasilkan publikasi internasional yakni Rayendra Khresna Brahmana, Ph.D. dari Coventry University Inggris.

    Selain dihadiri oleh Dosen FEB UNS, mahasiswa PDIE FEB UNS, workshop juga diikuti oleh peserta umum.

    Kegiatan diawali sambutan Kaprodi PDIE, lalu presentasi oleh narasumber dam dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber.

    Diskusi teknis antara narasumber dengan peserta workshop yang utamanya terdiri dari dosen dan mahasiswa PDIE  diharapkan memberikan peningkatan pemahaman mengenai strategi tembus publikasi di jurnal internasional bereputasi.

     

     

  • PDIE Rutin Adakan Monitoring dan Evaluasi Progres Studi Mahasiswa, Kaprodi Dorong Mahasiswa untuk Lulus Sesuai Target yang Diharapkan

    PDIE Rutin Adakan Monitoring dan Evaluasi Progres Studi Mahasiswa, Kaprodi Dorong Mahasiswa untuk Lulus Sesuai Target yang Diharapkan

    Lama masa studi mahasiswa menjadi salah satu komponen penilaian borang akreditasi program studi. Semakin cepat mahasiswa lulus dengan  masa studi sama dengan atau kurang dari yang distandarkan akan memberikan poin yang tinggi dalam penilaian akreditasi program studi, dan sebaliknya semakin lama rata-rata masa kelulusan mahasiswa akan menyebabkan perolehan nilai yang rendah.

    Dalam rangka memantau progres studi mahasiswa, Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Monitoring dan Evaluasi Progres Studi Mahasiswa, 12 September 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3 PDIE FEB UNS.

    Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. CA., Kepala PDIE FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan PDIE untuk memantau progres studi mahasiswa.

    “Kegiatan ini rutin dilakukan dan bertujuan agar masa studi mahasiswa sesuai target yang diharapkan. Prodi senantiasa memberikan solusi bagi para mahasiswa apabila mahasiswa menemui kendala yang berakibat memperlama masa studinya. Terutama kendala yang berkaitan dengan layanan yang telah diperoleh di PDIE FEB UNS” jelasnya.

    Dari berbagai permasalahan yang dihadapi mahasiswa, Kaprodi memberikan solusi dari permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa, terutama apabila kendala tersebut disebabkan oleh tidak maksimalnya layanan dari akademisi UNS yang diterima mahasiswa.

    Dengan solusi yang diberikan prodi diharapkan dapat memacu progres studi mahasiswa, yang pada akhirnya dapat memperpendek masa studi mahasiswa sehingga dapat mendekati jumlah masa studi yang telah ditargetkan.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • The Fifth ICBE Bahas Agenda Riset Bisnis dan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

    The Fifth ICBE Bahas Agenda Riset Bisnis dan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan International Colloquium on Business and Economics (ICBE), 26-27 September 2023 di Aula Konimex Gedung Suhardi.

    Gelaran ICBE tahun ini merupakan seri ke 5 dengan mengusung tema Economic and Business Research Post the Covid-19 Pandemic.

    Dalam agenda tersebut, empat pembicara hadir untuk menyampaikan paparan dalam gelaran ICBE, antara lain, Prof. Dr. Corina Joseph, Prof. Dr. Santi Budiman MM., Prof. Dr. Krismiaji MSc., Ak., C.A., dan Prof. Dr. Amin Pujiati SE., MSi.

    Membuka jalannya konferensi internasional ICBE, Kepala Program Studi PDIE, Prof. Rahmawati menyampaikan ungkapan terima kasih atas partisipasi dari seluruh peserta yang hadir dalam ICBE.

    “Agenda ini didedikasikan bagi mahasiswa program doktoral untuk dapat mendiseminasikan hasil risetnya. Kami harap acara ini dapat membawa manfaat yang baik dan berkontribusi pada kemajuan PDIE di masa depan” ungkapnya. 

    Dekan FEB UNS,  Prof. Djoko Suhardjanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan presenter, termasuk juga pembicara kunci.

    “Tujuan dari agenda hari ini adalah untuk memberikan forum diseminasi hasil riset di bidang ekonomi dan bisnis, serta untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi bereputasi di tingkat nasional dan internasional. ICBE juga memberikan kesempatan bagi peneliti dari universitas dan institusi partner untuk memperluas jejaring kolaborasi, mendiseminasikan dan mendiskusikan hasil riset baik empiris maupun teoritis, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa PDIE FEB UNS untuk dapat mempublikasikan hasil risetnya,” papar Prof. Djoko.

    Sebagai pembicara kunci pertama dalam gelaran ICBE, Prof. Corina Joseph dari Universiti Teknologi Mara Sarawak, Malaysia, menyampaikan materi terkait Post Covid-19 Business and Economic Research.

    Dalam paparan tersebut, Prof. Corina membahas secara rinci terkait pengaruh dari pandemi Covid-19 terhadap lanskap riset serta perkembangan topik riset di bidang bisnis dan ekonomi post Covid pandemic.

    “Untuk menemukan topik-topik terkait post-pandemic issues, mahasiswa dapat mencari melalui conference, journal (special topics), generative AI, bibliometric analysis/systematic literature review. Terima kasih dan selamat pada PDIE UNS atas terlaksananya ICBE,” paparnya.

    Berlanjut dengan pembicara tamu pertama (invited speaker) yaitu Prof. Krismiaji dari Politeknik YKPN Yogyakarta, yang membahas mengenai perkembangan riset di bidang akuntansi.

    Dalam paparan materi berjudul ‘Post Pandemic Research Issues in Accounting: Are There any Significant Changes,’ Prof. Krismiaji menjelaskan empat poin terkait riset di bidang akuntansi. Poin pertama mencakup evolusi literatur riset akuntansi di masa sebelum pandemi, topik selama pandemi, topik setelah pandemi, dan topik riset terkini.

    Sesi kedua dari paparan materi pembicara tamu dilaksanakan setelah short break, dengan pembicara Prof. Santi Budiman dari  STIE Isti Ekatana Upaweda Yogyakarta dan Prof. Amin Pujiati, dari Universitas Negeri Semarang.

    Prof. Santi menyampaikan materi dengan judul ‘Research on Marketing Before and After the Covid Pandemic.’ Dalam paparan tersebut beliau menyinggung tantangan yang dihadapi dalam sektor bisnis dan marketing. Menurutnya setelah pandemi Covid-19 perilaku consumer dipengaruhi oleh peran dari teknologi informasi yang kemudian membentuk sebuah pola perilaku pembelian modern (modern purchasing behavior pattern).

    Lebih lanjut, Prof. Santi juga menyampaikan beberapa topik riset terkini di bidang marketing antara lain brand issues, perkembangan dan integrasi teknologi informasi, culinary aspects dan tourism, perilaku konsumen dan komunikasi bisnis, serta strategi bisnis dan marketing.

    Pembicara selanjutnya, yang merupakan pembicara tamu ketiga dalam agenda ICBE 2023, Prof. Amin Pujiati, menyampaikan paparan berjudul ‘Post-Pandemi Research Issue in Environmental Economics: Are There Any Significant Changes?’ Di awal paparan, Prof. Amin menyampaikan bahwa terdapat empat faktor yang menyebabkan perubahan dalam riset terkini, antara lain adalah global transformation, re-evaluasi norma dan praktik, novelty (kebaruan), dan dinamika perubahan.

    Pada hari kedua ICBE, peserta terbagi ke dalam 4 ruang untuk mempresentasikan artikelnya.

    Dalam gelaran tingkat internasional itu, akademisi di bidang akuntansi, manajemen, dan ekonomi mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan artikel risetnya untuk dapat didiseminasikan melalui jurnal afiliasi dari ICBE ke-5. Beberapa outlet publikasi yang terafiliasi dengan ICBE ke-5 antara lain adalah International Journal of Economics and Management, International Journal of Monetary Economics and Finance, International Journal of Business and Society, Jurnal Keuangan dan Perbankan, Jurnal Akuntansi dan Bisnis, serta Sebelas Maret Business Review.