FEB

Kategori: s3_pdie

  • Kuliah Umum PDIE Angkat Tema Riset Terkini Pasca Pandemi

    Kuliah Umum PDIE Angkat Tema Riset Terkini Pasca Pandemi

    Penelitian merupakan kebutuhan pokok di dunia pendidikan, baik sebagai dosen maupun sebagai mahasiswa. Dosen dituntut menyusun penelitian dalam rangka tugas tri dharma perguruan tinggi, serta dalam upaya mengembangkan profesionalismenya. Mahasiswa dituntut untuk menyajikan tugas-tugas perkuliahannya dalam bentuk riset, terutama pada pemenuhan tugas akhirnya, dari jenjang sarjana S1 sampai jenjang doktoral S3.

    Penulisan yang baik dan menarik akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi, baik di jurnal nasional maupun internasional yang bereputasi. Semakin banyak dan berkualitas publikasi hasil riset akan semakin mendorong tercapainya kualitas akademik di Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Hal demikian sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam Renstra dan visi misi PDIE FEB UNS serta mempertahankan predikat unggul pada akreditasi PDIE FEB UNS.

    Dari latar belakang tersebut, PDIE menggelar Kuliah Umum dengan tema Riset Terkini Pasca Pandemi,  Jumat 8 September 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi  Lantai 3 FEB UNS

    Kegiatan yang diikuti oleh  Dosen dan mahasiswa PDIE FEB UNS serta peserta umum tersebut dilakukan secara luring/tatap muka.

    Dua pakar yang kompeten di bidang riset serta berbagai pengalaman publikasi dihadirkan sebagai narasumber yakni Prof. Indah Susilowati, Ph.D. dari Universitas Diponegoro dan Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, S.E.,M.M. dari Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama.

    Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan motivasi dosen dan mahasiswa untuk melakukan riset dalam rangka melaksanakan tugas baik sebagai dosen maupun sebagai mahasiswa. Riset sebagai salah satu tugas tri dharma bagi dosen dan riset dalam rangka mencapai target kelulusan studi bagi mahasiswa terutama di PDIE FEB UNS.

    Kegiatan diawali sambutan Ketua PDIE FEB UNS, dilanjutkan pemaparan materi oleh para narasumber kemudian dilanjutkan dengan diskusi. terkait hambatan, kendala, tantangan, serta peluang riset terniki pasca pandemic Covid-19.

    Diskusi dan sharing pengalaman antara narasumber dengan peserta workshop yang utamanya terdiri dari dosen dan mahasiswa PDIE FEB UNS dapat lebih memotivasi peserta untuk melakukan riset yang berkualitas.

  • Workshop Tips dan Trik Lulus S3 Tepat Waktu, PDIE Hadirkan Dua Narasumber

    Workshop Tips dan Trik Lulus S3 Tepat Waktu, PDIE Hadirkan Dua Narasumber

    Penyelesaian studi tepat waktu merupakan target bagi semua mahasiswa, termasuk mahasiswa program doktoral – S3 di Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Tingkat kelulusan ini juga menjadi kepentingan institusi dimana hal ini terkait dengan akreditasi program studi. Semakin lama masa studi mahasiswa sebuah program studi, akan semakin memperkecil poin nilai yang terkait dengan hal ini dalam akreditasi. Sebaliknya semakin pendek masa studi sesuai dengan target, akan semakin meningkatkan nilai terkait kelulusan ini dalam akreditasi.

    Kelulusan yang tepat waktu juga merupakan target proses pembimbingan dosen sebagai salah satu bentuk pelayanan akademik.

    Hal tersebut yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan workshop Workshop Tips dan Trik Lulus S3 Tepat Waktu, Senin 21 Agustus 2023 di Ruang Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa PDIE FEB UNS untuk dapat mencapai target kelulusan studi S3 tepat waktu, sehingga lama masa studi mahasiswa terutama di PDIE FEB UNS dapat tercapai sesuai harapan yakni kelulusan tepat waktu.

    Workshop dilakukan secara tatap muka oleh pakar yang kompeten di bidang pembelajaran pada jenjang pasca sarjana serta berbagai pengalaman publikasi dan penyusunan karya ilmiah. Kedua narasumber yakni Dr. Wuryan Andayani, S.E., M.Si., Ak. dari Universitas Brawijaya  dan Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., MM. dari Universitas Gajayana.

    Kegiatan diikuti oleh Dosen dan mahasiswa PDIE FEB UNS, serta peserta umum dengan diawali sambutan Ketua PDIE FEB UNS, dilanjutkan pemaparan materi oleh para narasumber dan sesi terkait hambatan, kendala, tatangan, serta peluang untuk dapat mencapai kelulusan studi S3 tepat waktu.

  • PDIE FEB UNS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu,  Adakan Workshop Pendampingan

    PDIE FEB UNS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu,  Adakan Workshop Pendampingan

    Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Workshop Pendampingan yang ber Pemanfaatan AI dalam Riset dengan narasumber Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS CA Akuntan dari STIE YKPN Yogyakarta, Selasa 15 Agustus 2023.

    Kepala Program Studi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dalam sambutannya memotivasi para mahasiswa agar fokus mengikuti kegiatan yang difasilitasi oleh prodi dan dapat langsung berkonsultasi dengan narasumber untuk memperlancar penyusunan disertasinya, tentang cara pengolahan data, analisis data dan lain sebagainya.

    Prof. Rahma sangat berharap agar mahasiswa bisa menyelesaikan studinya tepat waktu.

    Selain Pendampingan Pemanfaatan AI dalam Riset, PDIE juga mendatangkan dua narasumber Tips dan Trik Lulus S3 Tepat Waktu yang akan digelar di Aula Konimex FEB UNS dan menghadirkan Dr. Wuryan Andayani S.E., M.Si, Ak dari Universitas Brawijaya dan Prof. Dr. Dyah Sawitri, SE, MM dari Universitas Gajayana pada Senin, 21 Agustus 2023.

    Sebelum memasuki materi, Dr. Wing menyampaikan pengantar kepada hampir 50 mahasiswa PDIE bahwa kesulitan pertama bagi sebagian mahasiswa adalah mencari topik yang kira-kira menyakinkan pembimbing, promotor kopromotor, para penguji dan juga meyakinkan diri sendiri.

    “Jika bisa, topik disertasi Anda adalah topik yang keren, yang fenomenal sehingga bisa dikutip banyak orang. Tapi jika tidak bisa, pokoknya memenuhi kriteria sebuah disertasi, ada rumusan masalah, ada teorinya, ada alat analisisnya, dan studi literaturnya” ungkapnya.

    Permasalahan yang kedua adalah faktor dari luar, promotor dan kopromotor (2 orang). Menyatukan pendapat tiga orang itu tidak mudah. Bagaimana mengatasi itu, mahasiswa harus tahu bagaimana karakteristik masing-masing promotor dan kopromotor, interesnya dimana dan waktu mahasiswa harus memahami waktu yang baik untuk berkonsultasi. Faktor eksternal lainnya adalah faktor dari lingkungan keluarga.

    Ada dua faktor yang mempengaruhi kelancaran studi mahasiswa S3, faktor akademik 50%, faktor  non akademik 50%, sama pentingnya.  tidak cukup hanya fakotr aksmeisnya. Mahasisa harus punya ilmu bagaimana memahami pembimbing, karena karakternya berbeda-beda.

    Lebih lanjut,  Dr. Wing menunjukkan beberapa tahapan menulis karya ilmiah. Dalam hal  bagaimana mencari topik, Dr. Wing menyampaikan carilah beberapa paper utama (3-5 paper) yang akan dijadikan acuan. Temukan research gap-nya.  (scholar.google.com, openknowledgemaps.org,  connectedpapers,com).  Hal ini wajib agar kita tahu paper-paper yang menulis itu siapa, harus mengacu kepada penelitian-penelitian yang sudah ada.

    Setelah itu mencari referensi-refensi pendukung untuk:  landasan teori, studi pustaka, referensi  model dan analisis (semanticscholar.org, researchrabbit.org, connnectedpapers.com).

    Lebih lanjut menggunakan AI untuk mempelajari konten tiap paper, untuk membuat literature review, hanya untuk memancing ide (lateral.ai, TYPESET.IO. chatpdf.com).

    Lalu mulai menulis mulai dari membuat outline, menuliskan artikel, menganalis data, memuliskan pembahasan.  Manfaatkan berbagai program penulisan (MS Word dengan fitur-fiturnya, grammarly, Quibot, Speedwrote, Mendelety, Zotero Endnote). Manfaatkan fitur-fitur yang ada,  jangan menulis dengan tangan kosong

    Selesaikan naskah dan pilihlah jurnal yang dituju. Perhatikan bagian about The Journal, pilih yang sesuai dengan paper anda (journalfinder.elsevier.com, journalfinder.wiley.com, journalsuggester.springer.com.

  • Pengelola Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM Berkunjung ke FEB UNS

    Pengelola Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM Berkunjung ke FEB UNS

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Pengelola Program Magister Sains dan Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa 20 Juni 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kunjungan yang dipimpin oleh Koordinator Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM, Prof. Catur Sugiyanto, M.S., Ph,D di sambut oleh Dekanat, Kepala Program Studi  (Kaprodi) Magister dan Doktor serta Kepala UPM dan P4M FEB.

    Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com (Hons), Ph.D, Ak, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM beserta staf  yang berkenan berkunjung ke FEB UNS.

    Dekan juga mengenalkan pimpinan FEB UNS yang hadir menyambut kedatangan Tim dari UGM dan menyampaikan sekilas profil Magister dan Doktor FEB UNS .

    FEB memiliki tiga Program Magister yakni Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan serta memiliki satu Program Doktor Ilmu Ekonomi.

    Dekan juga menjelaskan secara garis besar tahapan yang harus dilalui oleh mahasiswa program magister dan doktor sampai pada kelulusan.

    “Sebagai syarat wisuda, ada Peraturan Rektor UNS yang mewajibkan mahasiswa  S2 untuk publikasi di jurnal internasional dan nasional Sinta 2 sedangkan S3 wajib untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi” paparnya.

    Sementara itu, Prof. Catur sebagai pemimpin dalam kunjungan tersebut menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk bersilaturahmi ke FEB UNS.

    “Tujuan kami pada intinya adalah kami ingin belajar pada yang lebih muda, biasanya yang muda sangat dinamis. Supaya kami tidak ditinggal kami harus sering jalan-jalan. Tadi pagi bertemu rekan-rekan di UI untuk diskusikan tentang Program S1, S2, S3 dan saat ini dengan Magister dan Doktor di UNS” ungkapnya.

    Dikatakan, Pengelola Program Magister Sains dan Doktor UGM ingin mengetahui lebih banyak terkait publikasi yang telah sangat intensif dilakukan oleh FEB UNS.

    Diskusi yang berlangsung sekitar dua jam berjalan dengan lancar, semoga memberikan manfaat bagi FEB UGM dan juga UNS.

  • Berkunjung ke PDIE FEB UNS, Program Doktor FBE Universitas Islam Indonesia Diskusikan Pengelolaan Program Doktor

    Berkunjung ke PDIE FEB UNS, Program Doktor FBE Universitas Islam Indonesia Diskusikan Pengelolaan Program Doktor

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan dari Pengelola Program Studi Ilmu Ekonomi Program Doktor Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia  UII di Ruang Sidang 1 Gedung Bachtiar Effendi, Senin  9 Januari 2022.

    Rombongan diterima oleh Kepala Program Studi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak. dan Ketua Peminatan Ekonomi Pembangunan PDIE,  Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D.

    Prof. Rahmawati mengucapkan selamat datang kepada Pengelola Program Studi Ilmu Ekonomi Program Doktor FBE UII  atas kunjungannya ke PDIE FEB UNS untuk berdiskusi tentang pengelolaan program doktor.

    Dalam sambutannya, Prof. Rahma juga menyampaikan secara singkat proses studi di PDIE dan juga beberapa kerja sama yang selama ini telah dilaksanakan.

    Menurutnya, problem utama yang sebelumnya ada di PDIE terutama terkait masa studi mahasiswa dan ini telah diupayakan solusinya dengan melakukan monitoring dan evaluasi yang secara rutin dilakukan di tengah semester dan akhir semester.

    Tri Mulyaningsih menambahkan, proses monitoring dan evaluasi yang telah diinisiasi Prof. Rahma tersebut harapannya mahasiswa akan melakukan laporan ke prodi dan studinya dapat berjalan dengan lancar. Untuk kasus tertentu, bagi mahasiswa yang memerlukan pertolongan, Kaprodi mengirimkan surat ke pimpinan tempat mahasiswa bekerja.

    “Pada semester 2, mahasiswa melakukan independen studi, sekarang sudah terstruktur. Mahasiswa  melakukan literature review di bidangnya yang tujuannya adalah untuk mencari riset gap, khusus untuk minat manajemen dan ekonomi pembangunan. Di semester 3 ada research project agar mahasiswa terbiasa menulis dan di semester 4 mahasiswa menyusun proposal, dikondisikan juga dengan seminar proposal, baru kemudian bisa ujian proposal” jelasnya.

    Lebih lanjut dikatakan,  PDIE juga memfasilitasi mahasiswa dengan ruang belajar di lantai 3 Gedung Bachtiar Effendi yang cukup memadai dengan kemudahan akses internet.

    Kegiatan diskusi berlangsung sekitar dua jam, diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.

  • Seminar PDIE Bahas Peluang Topik Disertasi di Bidang  Knowledge, Innovation dan Entrepreneurship

    Seminar PDIE Bahas Peluang Topik Disertasi di Bidang Knowledge, Innovation dan Entrepreneurship

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan seminar yang membahas Peluang Topik Disertasi di Bidang Knowledge, Innovation dan Entrepreneurship, Selasa 13 Desember 2022 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa PDIE itu menghadirkan Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom., Cand, Merc., Ph.D., Guru Besar Universitas Gadjah Mada.

    Dihadapan lebih dari 40 mahasiswa PDIE, Prof. Indarti mengatakan topik adalah titik kerangka pertama dalam sebuah kajian atau khususnya disertasi. Memilih topik ibaratnya menentukan keputusan apakah kajian kita itu akan cepat atau tidak. Dengan pemilihan topik ini, dari sisi eksternal kita akan dianggap memiliki kompetensi dan yang akan memiliki nilai jual.

    Ada beberapa hal pertimbangan yang bisa diambil ketika memilih topik, yang pertama adalah kebaruan. Yang kedua adalah relevansi, itu bicara tentang kepentingan sebuah topik. Lalu personal interest yang merepresentasikan pengetahuan kita di topik itu dan juga ketertarikan. Jika kita melakukan kajian pada sesuatu yang kita sukai, maka akan lebih mudah kita menyelesaikannya.

    Di seminar itu Prof. Indarti memaparkan detil terkait topik-topik disertasi di bidang knowledge, innovation dan entrepreneurship dilanjutkan dengan sesi diskusi. (Tetri)

    Materi selengkapnya di >>>>>> Materi Seminar PDIE

     

  • PDIE FEB UNS Gelar The 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    PDIE FEB UNS Gelar The 4th International Colloquium of Business and Economics in 2022

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar  The 4th International Colloquium of Business and Economics (ICBE) dengan tema The Business and Economic Ramifications of the COVID-19 Pandemic, 27-28 September 2022 secara hybrid, di Aula Konimex FEB UNS dan Zoom Meeting.

    Kolokium internasional tersebut terselenggara atas kerjasama dengan beberapa mitra yakni Universitas Gajayana Malang, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang, Universitas Dian Nusantara, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), dan Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI).

    Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto

    Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com., Hons. Ph.D, Ak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolokium internasional ini merupakan salah satu tradisi akademik dari Program Doktor Ilmu Ekonomi. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong mahasiswa doktoral dalam mendiseminasikan karya ilmiah yang telah mereka hasilkan di lingkungan internasional.

    “Saya berharap acara ini akan menginspirasi Civitas Akademika Universitas Sebelas Maret di Surakarta, khususnya PDIE untuk terus maju dan berkembang, serta dapat mengimplementasikan  “Program Merdeka Belajar”, mengembangkan sumber daya manusia yang unggul untuk memimpin Indonesia ke depan” paparnya.

    Peserta yang hadir luring

    Prof. Djoko juga berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada para pembicara utama kolokium yakni Prof. Dr. Corina ak Joseph (Universiti Teknologi Mara Serawak, Prof. Dr. Evan Lau Poh Hock, (Universiti Malaysia Sarawak),  Rayenda Khresna Brahmana, Ph. D  (Universiti of Bahrain) serta Prof. Dr. Irwan Trinugroho  (Universitas Sebelas Maret Surakarta).

    Kaprodi PDIE, Prof. Dr. Rahmawati

    Sementara itu, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak,  Kaprodi PDIE dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para peserta  atas partisipasinya di Kolokium Doktor ke-4 Bidang Bisnis dan Ekonomi. Juga kepada semua pembicara dan pembahas atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas kolokium ini.

    Selanjutnya dikatakan, ada lebih dari 300 peserta yang terdaftar dalam acara ini dan 45 makalah dipresentasikan.

    Acara ini pada dasarnya didedikasikan untuk memfasilitasi mahasiswa doktoral dan cendekiawan lainnya untuk mendiseminasikan makalah penelitian yang telah dihasilkan. Reviewer  akan mengkritik dan memberikan masukan kepada makalah yang disajikan dalam kolokium ini.

    Prof. Evan Lau Poh Hock (kanan) saat presentasi

    Prof. Rahma juga memperkenalkan secara singkat PDIE FEB UNS. PDIE telah terakreditasi A (unggul) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2015. Sejalan dengan visi jangka panjang UNS dan FEB untuk menjadi world class university, PDIE juga telah merancang roadmap untuk mempercepat reputasi internasionalnya termasuk hasil penelitian yang khususnya dihasilkan oleh para mahasiswa.

    Prof. Dr. Corina ak Joseph

    Pada hari pertama kolokium, 45 peserta yang terbagi dalam 9 ruang mempresentasikan makalahnya.  Diakhir acara kolokium,  besok,  Rabu 28 September 2022 akan diumumkan 3 makalah terbaik berdasarkan hasil penilaian dari reviewer. (Tetri & Aulia)

  • Mahasiswa Baru Program Pascasarjana FEB UNS Ikuti PKKMB

    Mahasiswa Baru Program Pascasarjana FEB UNS Ikuti PKKMB

    Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Tahun 2022 mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis, 15 September 2022, di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan yang dihadiri oleh Dekanat, Kepala Program Studi (Kaprodi) S2 Magister Akuntansi (MAKSI), Magister Manajemen (MM), Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP), Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) serta Sub Koordinator Akademik dilaksanakan usai penerimaan mahasiswa baru di universitas.

    Mewakili sambutan Dekan, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru pascasarjana FEB UNS.

    “Selamat datang kepada para mahasiswa baru, kalian sangat beruntung, mahasiswa yang jempolan, mahasiswa yang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar karena tidak setiap mahasiswa memiliki kesempatan bergabung menjadi mahasiswa FEB” ucapnya.

    Prof. Izza menyampaikan, masa pandemi  membawa dampak yang luar biasa terhadap tingkat kemandirian dan tingkat kecepatan mahasiswa S1 dalam melaksanakan tugas dan sebagainya. Industri 4.0 benar-benar sudah mulai masuk ke dalam perkuliahan. Mahasiswa S2 dan S3 diharapkan jauh lebih dari itu, karena mahasiswa pascasarjana sudah memiliki pengalaman yang lebih banyak, teori-teori dari S1 yang sudah matang.

    Selanjutnya dikatakan, FEB memiliki SDM yang bagus yang terdiri dari 17 profesor dan hampir  50% dosen di FEB bergelar doktor. Seluruh prodi di FEB UNS telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Prodi MM telah terakreditasi internasional ABEST21. PDIE,  MAKSI dan  MESP sudah proses akreditasi internasional ABEST21. FEB telah menjadi member AACSB dan juga masuk ke 500 Top Perguruan Tinggi di dunia

    Dalam mendukung proses pembelajaran pascasarjana, FEB memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, work station dan sebagainya.

    Harapan kami, mahasiswa dapat memanfaatkan semua fasilitas yang telah kami miliki. Mahasiswa berangkat bersama-sama, keluar pun bersama, jangan sampai ada yang tertinggal, artinya lulus tepat waktu sesuai yang telah dicanangkan pada saat ini. Dari level prodi akan selalu melakukan monitoring kepada mahasiswa dan di level fakultas akan melakukan monitoring prodi. 

    “Kami berharap masuknya gampang keluarnya juga gampang artinya dalam proses pembelajaran, mahasiswa bisa cepat menyelesaikan tugas-tugas, tepat waktu  lulusnya dan dengan indeks prestasi yang terpuji atau cumload. Kami selaku dosen merasa sangat senang apabila para mahasiswa melebihi dari apa yang kami miliki”  ungkapnya memotivasi.

    Mahasiswa harus selalu semangat belajar dan memperkuat jati diri di kawah candradimuka FEB, tempat menggembleng agar semua menjadi sukses, dan diharapkan menjalani prosesnya dengan bahagia.

    Usai paparan dari Wakil Dekan dan Sub Koordinator Akademik, mahasiswa dari masing-masing prodi menuju ruang-ruang kelas untuk menerima penjelasan kurikulum dari Kaprodi. (Tetri)

  • Dekan: Kuliah Perdana Luring di FEB Berjalan Lancar

    Dekan: Kuliah Perdana Luring di FEB Berjalan Lancar

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mulai melaksanakan perkuliahan secara luring atau tatap muka, Senin 22 Agustus 2022.  Sekitar 40-an kelas di sesi pertama terlihat mulai dipenuhi dengan aktifitas belajar mengajar, setelah hampir 2,5 tahun aktifitas perkuliahan dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19.

    Ditemui seusai berkeliling meninjau pelaksanaan perkuliahan luring, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons)., Ph.D, Ak.,  Dekan FEB UNS menyampaikan bahwa secara umum perkuliahan luring  atau tatap muka di FEB berjalan lancar. Hal ini dikarenakan sejak ada kebijakan akan diadakannya perkuliahan luring, FEB sudah mempersiapkan jauh-jauh hari.

    Perkuliahan luring mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona virus Disease  (Covid-19), tertanggal 12 Juli 2022.

    Dosen dan mahasiswa bersiap memulai kuliah luring 

    “Syukur alhamdulillah, perkuliahan luring perdana hari ini berjalan dengan lancar. Masalah kecil tetap ada, tapi secara keseluruhan lancar, mulai dari distribusi ke kelas-kelas, properti yang ada di ruang kelas, laboratorium, toilet, tempat parkir, ruang tunggu serta formulir-formulir yang diperlukan untuk kuliah luring telah disiapkan dengan baik. Terima kasih kepada semuanya terutama tenaga kependidikan (tendik) FEB UNS yang telah bekerja keras untuk kelancaran perkuliahan luring” paparnya.

    Menurutnya, transfer “knowledge” lebih “enjoy” dilakukan dengan aktifitas perkuliahan luring, demikian juga untuk kegiatan diskusi-diskusi dan sebagainya. Para dosen dan mahasiswa akhirnya dapat berinteraksi langsung di kampus, mereka tampak gembira. Mahasiswa dan dosen bisa mengenal lebih dekat.

    Dekan juga berharap semoga pandemi segera berakhir. Meskipun saat ini belum 100% terlepas dari pandemi Covid-19 tapi kekebalan kita semoga mampu menanggulangi virus Covid-19.

    Sementara itu, seusai mengajar di ruang kelas 2203, Prof. Dr. Bandi, M.Si, Ak, Wakil Rektor Umum dan Sumber Daya Manusia UNS, yang juga Dosen pengampu matakuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan melihat mahasiswa sangat antusias sekali mengawali perkuliahan luring hari ini.

    Sebelum memulai perkuliahan, Prof. Bandi melakukan tes untuk melihat sejauhmana pemahaman mahasiswa yang saat ini duduk di semester V.

    Dekan, dosen dan tendik berdiskusi di ruang transit

    “Saya tadi sebelum memulai perkuliahan matakuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan memberikan beberapa pertanyaan kepada mahasiswa semester V yang selama lebih dari 2 tahun menerima materi secara daring, dan mahasiswa lemah dalam pemahaman materi, ini beban berat, kita perlu kerja keras” ungkapnya.

    Untuk mendorong agar mahasiswa memiliki pemahaman materi seperti yang diharapkan, selain di kelas, Prof. Bandi melalui WAG aktif  membimbing mahasiswa, memberikan penugasan.

    Prof. Bandi mengusulkan agar mahasiswa lebih banyak diberi tugas terutama untuk mahasiswa di semester III dan V yang memang sebelumnya belum pernah mendapatkan perkuliahan luring.

    Petugas siap melayani perkuliahan luring

    Setelah jam kuliah berakhir,  dua orang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Prof. Bandi yakni Muhammad Risad dan Santi Wijayanti mengatakan sangat senang dengan dimulainya perkuliahan luring, lebih memberikan kenyamanan berinteraksi antara dosen dan mahasiswa.

    Saat perkuliahan daring kemarin, mereka memiliki keterbatasan berkomunikasi ataupun berdiskusi, baik dengan dosen pengampu maupun dengan sesama teman kuliah. Hal ini juga diiyakan oleh seluruh mahasiswa yang masih berada di ruang kelas itu.

    Menurut mereka, keterbatasan ini berdampak pada mahasiswa kesulitan untuk memahami materi yang diberikan oleh dosen (Tetri).

  • Asesor BAN PT Lakukan Pemantauan Tahap 3 PDIE Secara Daring

    Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan Pemantauan Tahap 3 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) secara daring, Rabu-Kamis, 24-25 November 2021.

    Asesor yang ditunjuk untuk melakukan pemantauan yakni Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sec. dari Universitas Gadjah Mada dan  Prof. Dr. Agus Suman, SE, DEA dari Universitas Brawijaya.

    Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ir. Ahmad Yunus, M.S dalam sambutannya mewakili Rektor UNS di acara pembukaan, menyampaikan bahwa UNS sudah satu tahun  berubah statusnya dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Usaha (PTN BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). UNS senantiasa meningkatkan mutu pendidikan terutama dalam hal akreditasi.

    “Hingga tahun ini, sudah ada 15 Program Studi (Prodi) di UNS divisitasi akreditasi internasional, tahun depan kita tingkatkan lagi, paling tidak mencapai 20 program studi. Hal ini untuk memenuhi persyaratan UNS sebagai PTN BH” tegasnya.

    Prof. Ir. Ahmad Yunus, M.S saat memberikan sambutan

    Dikatakannya, dari prodi-prodi yang sudah terakreditasi unggul oleh BAN PT, paling tidak yang sudah mendapatkan dua kali penilaian baik maka kita ajukan untuk akreditasi internasional.

    Peran dari lembaga penjaminan mutu di UNS besar sekali, setiap semester ada monitoring dan evaluasi internal dan juga audit internal di akhir tahun. Dan yang penting lagi adalah pengawasan penjaminan mutu,  baik dari BAN PT maupun lembaga akreditasi mandiri.

    Prof. Yunus berharap kepada kedua asesor BAN PT, di pemantauan tahap 3 ini untuk memberikan pendampingan dan bimbingan, khususnya kepada Tim Taskforce PDIE FEB UNS.

    Sementara itu, Prof. Samsubar dalam sambutannya menyampaikan, pemantauan yang dilakukan asesor adalah untuk mengkonfirmasi terhadap data-data PDIE yang telah disampaikan Tim Taskforce ke BAN PT.

    Dekan bersama Tim Akreditasi  PDIE FEB UNS

    Asesor yakin Tim Taskforce sudah berusaha optimal dan dalam proses asesmen ini, asesor tidak akan mencari di luar dari yang telah disampaikan tim ke BAN PT. Asesor berharap tim bisa memanfaatkan Pemantauan Tahap 3 BAN PT selama dua hari ini dengan baik, memperbaiki  atau menambahkan data-data sepanjang berada dalam periode akreditasi.

    Senada dengan pernyataan Prof. Samsubar, Prof. Agus mempercayai bahwa di pemantauan terakhir ini, tim sudah menyiapkan dokumennya dengan baik.  Kita manfaatkan kegiatan ini, barangkali ada data-data yang akan diperbaiki atau ditambahkan, tentu saja sepanjang berada di dalam periode akreditasi.

    Asesmen lapangan secara daring ini dimulai dengan konfirmasi data Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT),  sesi dengan tim akreditasi dan dilanjutkan dengan pelaksana penjaminan mutu internal.

    Prof. Dr. Agus Suman, SE, DEA dari Universitas Brawijaya

    Di hari kedua, diagendakan kerja mandiri tim asesor untuk penyiapan draf berita acara dan rekomendasi hasil pemantauan serta penyampaian feedback dan penandatanganan berita acara. (Humas)