FEB

Blog

  • Siapkan Perkuliahan semester Februari-Juli 2023, FEB Adakan Rapat Dewan Dosen

    Siapkan Perkuliahan semester Februari-Juli 2023, FEB Adakan Rapat Dewan Dosen

    Rapat Dewan Dosen merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk mempersiapkan perkuliahan dan juga evaluasi pembelajaran di setiap semesternya. Pada semester Februari-Juli 2023, Rapat Dewan Dosen digelar di Aula Gedung Suhardi FEB UNS, Rabu, 8 Februari 2023 .

    Selain menyampaikan agenda perkuliahan yang dilaksanakan pada Senin  13 Februari 2023, Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, M.Com. (Hons), Ak. dalam sambutannya juga menyampaikan agenda yang harus dijalankan di semester genap ini yakni pengajuan akreditasi ke LAMEMBA oleh Prodi S1 Akuntansi dan Manajemen.

    “Penilaian di Lamemba sangat berlainan dengan penilaian yang dilakukan oleh BAN PT, di BAN PT hampir semuanya kuantitatif, 90%, di LAMEMBA semuanya kualitatif.  Semua kriteria sebanyak 27 itu diharapkan berdaya saing internasional.  Visi, misi, pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat harus berdimensi internasional” kata Dekan.

    Dekan juga menyampaikan agenda Dies Natalis UNS ke 47 yang melibatkan seluruh sivitas akademika di UNS, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan juga alumni.

    Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E, M.Si, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan  memaparkan beberapa hal di bidang 1 meliputi Metode Perkuliahan, Kalender Akademik Februari-Juli 2023, Akselerasi Studi Dosen Internal, Home Dosen, dan Pencapaian IKU Bidang 1.

    Selanjutnya, Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik, Dr. Djuminah, M.Si. Ak memaparkan secara singkat Informasi SDM dan juga rencana renovasi sarana FEB diantaranya penambahan ruang kelas berstandar internasional, ruang lab e coding (Coding of Electrical Laboratory, penambahan ruang dosen di gedung Soedarah Sepono dan perluasan lahan parkir, sentralisir ruang tendik di Gedung Soeharno TS, Lantai 1 .

    Sedangkan di bidang 3, Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi menjelaskan Kerjasama Kebijakan MBKM dengan Perusahaan yang telah dijalankan, Rintisan Pengabdian Internasional, dan Kerja Sama dengan Alumni. Dr. Mugi juga menyampaikan adanya kesempatan partisipasi dosen dalam Badan Pengelola Usaha Usaha Fakultas (BPUF).

    Usai paparan Wakil Dekan, para dosen berkesempatan untuk memberikan pertanyaan, saran dan masukan untuk menjadikan FEB UNS  semakin berprestasi dan  berkembang lebih pesat lagi.

  • Leaflet Dies Natalis UNS ke 47

    Universitas Sebelas Maret di Dies Natalis ke 47 akan menggelar berbagai perhelatan.  Agenda kegiatan Dies Natalis UNS terangkum dalam leaflet berikut:

    Leaflet-Dies-47-UNS.pdf

     

     

  • Pakaian Kerja Hari Bebas Emisi dan Pakaian Batik UNS

    Universitas Sebelas Maret mengatur penggunaan seragam untuk hari Bebas Emisi dan Pakaian Batik UNS  pada tahun 2023 sebagai berikut:

    [Pemberitahuan pakaian kerja untuk Hari Bebas Emisi dan pakaian Batik UNS]

  • Strategi dan Kerja Sama yang Apik, Mahasiswa FEB Raih Juara 2 Islamic Economics Olympiad

    Strategi dan Kerja Sama yang Apik, Mahasiswa FEB Raih Juara 2 Islamic Economics Olympiad

    Tim Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 2 pada   Islamic Economics Olympiad yang digelar Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor), 10-24 Januari 2023.

    Kerja sama tiga mahasiswa FEB yakni Novita Anggun Pratiwi (Prodi S1 Manajemen), Muhammad Fatih Mafaiziddin (Prodi S1 Manajemen) dan Fathir Fikro Al Ishlah (Prodi S1 Ekonomi Pembangunan)  mengantarkan ketiganya masuk final setelah berkompetisi secara online di babak penyisihan dengan 25 tim dari perguruan tinggi di Indonesia.

    Di babak final tersisa 6 tim yang harus berjuang keras yakni UNS, Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya (2 tim) dan Universitas Mataram untuk beradu kecerdasan dan ketangkasan secara offline. Di setiap babaknya, peserta wajib menggunakan Bahasa Inggris.

    Dalam lomba itu, peserta harus melalui empat babak, pertama babak soal wajib, kedua babak lemparan, ketiga babak rebutan dan yang ke 4 babak tokoh ekonomi. Sistem lomba mengunakan nilai minus untuk setiap jawaban yang salah.

    Materi yang diberikan juri seputar ekonomi mikro dan makro syariah,  lembaga keuangan,  fatwa dan undang-undang, pasar modal, perkembangan pra ekonomi Islam,  tokoh ekonomi Islam dunia serta pengetahuan kandungan Quran tentang muamalah.

    Di ke empat babak final ini, Tim FEB menyusun strategi dengan hanya menjawab ketika yakin benar saja, sehingga Tim FEB tidak ada pengurangan dan inilah yang menjadikan tim mendapat juara 2.

    Ketua tim, Novita Anggun yang sering mengikuti berbagai olimpiade mengatur strategi untuk memenangkan Islamic Economics Olympiad. Dia membuat konstruksi rangka lomba dari awal sampai akhir mulai dari pendaftaran, pembagian materi, sistem belajar, bekerja sama saat lomba, membuat presentasi, komposisi menyampaikan kepada dewan juri dan sebagainya.

    “Sebelum mengikuti lomba ini, saya berusaha menanamkan suatu nilai ke tim agar ketika apapun masalah yang ada nantinya di depan, karena kita tidak bisa memprediksi setiap masalah yang terjadi itu apa, tapi kita tetap akan lanjut dengan lomba ini. Jangan pernah takut untuk mencoba, kita tidak pernah tahu kemampuan dan kapasitas kita jika tidak pernah mencoba” ungkapnya.

    Dikatakan juga, berlomba-lomba dalam kebaikan adalah suatu hal yang dianjurkan kepada umat manusia. Kebaikan yang saling dikompetisikan akan membuahkan sesuatu yang jauh lebih baik sebab ukuran kemenangan akan selalu berubah sehingga perlu adanya semangat juang.

    Di setiap lomba, kita akan mendapat pengalaman bagaimana belajar terkait aspek manajemen waktu dan mengatur prioritas untuk kita semakin terakselerasi saat mengikuti lomba.

    “Kami juga mendapatkan hikmah agar kita belajar mempercayai segala perencanaan Allah, belajar yakin dan ikhlas serta bersyukur dengan setiap kesempatan yang didapat” tutupnya.

  • Angkat Tema Platform Optimalisasi Pemasaran Micro Influencer dengan UMKM,  Mahasiswa FEB UNS Juara 1 Business Plan Competition

    Angkat Tema Platform Optimalisasi Pemasaran Micro Influencer dengan UMKM, Mahasiswa FEB UNS Juara 1 Business Plan Competition

    Banyak prestasi yang diraih Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) di berbagai ajang kompetisi. Salah satu diantaranya adalah prestasi yang dicapai Tim FEB beranggotakan Kgs M Mullah Ibadurrahman, Hanun Aulia Yasmin dan Nufika Mariyatul Kiptiyah.

    Ibadurrahman dan tim berhasil menyabet Juara 1 Business Plan Competition yang diselenggarakan KOPMA BM Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Januari 2023.

    Inflane (Influencer Lane): Platform Optimalisasi Pemasaran Micro Influencer dengan UMKM Guna Mendukung Pengembangan Talenta Digital Indonesia Emas menjadi topik yang membawa Tim FEB UNS pada kemenangan itu. Untuk perencanaan bisnisnya seputar platform penghubung media pemasaran antara influencer dan UMKM.

    Ibadurrahman menyampaikan kepada feb.uns.ac.id, di ajang kompetisi itu timnya berjuang untuk menang dengan belajar dari pengalaman berbagai lomba yang diikuti sebelumnya,  belajar dari masukan juri serta karya presentasi peserta terbaik. Selain itu, tim juga mengambil beberapa course di luar.

    Persaingan yang cukup ketat pada final yang menyisakan 10 besar tim dari perguruan tinggi se-Indonesia itu membuat tim harus bekerja lebih keras lagi.

    “Kami tidak menyangka dapat juara di perlombaan terakhir, terlebih persaingannya lumayan berat untuk mendapatkan juara 1 sehingga kesempatan tersebut memang memberikan saya dan tim untuk bisa lebih banyak belajar dari bidang masing-masing yang kami fokuskan di awal” ungkapnya.

    Bersama tim yang sama, Ibadurrahman beberapa kali mempersembahkan piala untuk FEB, diantaranya  juara 1 Business plan National Shariah Economic Competition UIN RMS Surakarta dan juara 2 Karya Tulis Ilmiah Nasional Annual Conference Economics Forum (ALCOFE) UNS pada  oktober 2022.

    Menurutnya, komitmen bersama rekan satu tim menjadi kunci agar bisa melakukan eksekusi dan mencari rekan tim yang memiliki visi misi yang sama bukan hal yang mudah. Sehingga penting untuk bisa selalu fokus dan terus evaluasi diri agar bisa terus mencapai cita-cita ke depan.

    Mahasiswa yang pernah menjabat Ketua Kajian Ekonomi Islam (KEI)  FEB UNS itu selalu mengingat yang dikatakan kakak tingkatnya di organisasi yang sama bahwa kunci di setiap lomba adalah untuk selalu percaya diri akan ide di awal. Berbekal lingkungan yang positif dan rekan satu tim yang mendukung, akhirnya membuatnya bisa terlatih agar mengembangkan kepercayaan diri.

    “Pesan yang bisa saya bagikan untuk teman-teman semua yaitu berani untuk bermimpi besar, karena pengalaman di perkuliahan tidak terulang dan kesempatan yang ada untuk bisa kita coba sangatlah banyak.  Tapi disamping itu penting juga untuk menanamkan ke diri sendiri untuk selalu terbuka, belajar hal baru serta mampu untuk bisa bertanggung jawab hingga akhir” pungkasnya.

  • PPK Ormawa BEM FEB Juara Harapan 2 di Penganugerahan Abdi Daya  

    PPK Ormawa BEM FEB Juara Harapan 2 di Penganugerahan Abdi Daya  

    Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara Harapan 2 pada Penganugerahan Abdidaya untuk Kategori Sistem Pendukung Ormawa.

    Penghargaan  yang diraih PPK Ormawa BEM FEB itu merupakan satu dari tiga penghargaan yang di dapat oleh PPK Ormawa UNS. Tim lain yang juga memperoleh penghargaan yakni dari Tim PPK Ormawa BEM FP sebagai Juara Harapan 3 Kategori Tim Pelaksana dan Tim PPK Ormawa LSP PGSD Kebumen sebagai Juara Harapan 3 kategori Tim Pelaksana.

    Dari 7 Tim PPK Ormawa UNS yang lolos pendanaan, hanya 3 tim tersebut yang akhirnya lolos di final Abdidaya untuk berkompetisi lebih lanjut dengan PPK Ormawa perguruan tinggi se Indonesia.

    Penganugerahan Abdidaya merupakan puncak kegiatan PPK Ormawa yang di gelar di Institut Pertanian Bogor  (IPB) pada 11 Desember lalu.

    Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI dan diikuti oleh universitas yang telah melaksanakan PPK ORMAWA selama kurang lebih 6 bulan memberikan pendampingan kepada masyarakat.

    Kepada feb.uns.ac.id, salah satu anggota tim, Hendrika Ayuliani Muntiyas menceritakan kerja keras tim yang diketuai oleh Dimas Yusuf Agil dan anggota lain Muhammad Hafidz Pradana Putra serta Legenda Telaga Asih.

    “Alhamdulillah kami berhasil masuk ke final Abdidaya, dan untuk kategori sistem pendukung Ormawa meraih juara Harapan Dua.  Tim kami telah bekerja keras dan dengan pembagiaan kerja yang apik oleh Ketua. Pembagian tugasnya jelas, ketua tim kami, Dimas membagi job desknya secara adil, manajemen SDMnya bagus, Dimas membagi timnya agar kerja semuanya, sesusah apapun bisa kita lalui” ungkapnya.

    Menurutnya, di ajang Abdi Daya tersebut, tim mempersiapkan segala sesuatunya dalam waktu yang sangat pendek. Berkas yang dipersiapkan sangat banyak sehingga Tim harus berlembur kadang sampai jam satu  atau dua malam.

    Untuk mempersiapkan ajang Abdidaya, Tim memperoleh bimbingan dari para dosen di Bina Desa Center (BDC) yang merupakan unit di bawah Direktorat Reputasi Akademik (DRAK) UNS.

    Beberapa tahapan dilalui tim mulai dari registrasi,  technical meeting, pembukaan Abdidaya Ormawa, penjurian, sarasehan Ormawa, expo Abdidaya Ormawa, semiloka, dan puncak penganugerahan Abdidaya.

    Sebelum tersaring dalam Finalis Abdidaya, seluruh tim PPK Ormawa melakukan presentasi secara online terkait program yang telah dilaksanakan kemudian tim yang dinilai baik divisitasi secara offline ke tempat pelaksanaan program oleh Tim dari DIKTI.

    Untuk PPK Ormawa BEM FEB mengambil tema Komunitas Langkah Berdikari sebagai Wadah Pengembangan UMKM Desa Karangturi. Pengembangan kepada UMKM yang dipilih oleh Tim PPK Ormawa BEM FEB yakni pada segmen makanan.

    “Kita merebranding produk dari 5 UMKM yang ada di Desa Karangturi. Banyak UMKM yang menjual produknya, keripik pisang, balung ketek, abon lele, karakturi, rambak jari masih dijual di hik-hik dengan kemasan  kecil-kecil yang dijual Rp 1000 atau Rp 2000. Kita bimbing ke 5 UMKM tersebut, kemasan dibuat bagus, produknya dibuat variasi rasa dan kita membantu mendaftarkan juga di HAKI agar memiliki merk sendiri, kita daftarkan untuk memperoleh sertifikat Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) serta membantu memasarkan secara online” paparnya.

    Hendrika berharap kegiatan ini nantinya bisa dilanjutan oleh adik-adik tingkat. Timnya sudah membuka jalan, jadi kemungkinan besar untuk pendanaannya akan lolos karena yang selalu ditekankan oleh Dikti di Abdidaya adalah keberlanjutan dari program yang telah dilaksanakan sebelumnya. (Humas FEB)

  • FEB UNS Hadiri Undangan APINDO, Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama dengan APINDO UMKM Akademi dan APINDO Training Center

    FEB UNS Hadiri Undangan APINDO, Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama dengan APINDO UMKM Akademi dan APINDO Training Center

    Dua agenda kerja sama menjadi pembahasan yang menarik pada Audiensi dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar dalam rangka kerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan APINDO UMKM Akademi (AUA) dan APINDO  Training Center (ATC), Kamis, 19 Januari 2022 di Gedung Permata Kuningan Lantai 10  Jakarta.

    Kerja sama yang direncanakan FEB UNS dengan ATC meliputi pelatihan dan sertifikasi untuk dosen dan mahasiswa. Sedangkan dengan AUA terkait pengembangan UMKM.

    Dalam FGD tersebut, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan, Prof. Izza Mafruhah bersama Dosen FEB, Catur Sugiarto, Ph.D dan Nurul Istiqomah, M.Si disambut baik oleh Prof. Soeprayitno, Direktur ATC yang juga Profesor Kehormatan UNS, Ronald Walla, Presiden Direktur Wismilak Group dan Arief Budiman, Komisaris PT AGRINDO Prakarsa Group,  produsen alat pertanian terbesar di Jawa.

    Kerja sama pertama antara FEB dan ATC yang menjadi pembahasan dalam FGD tersebut adalah terkait pelatihan-pelatihan kompetensi bagi dosen dan mahasiswa.

    “Alhamdulillah dengan ATC, kami merencanakan untuk mengadakan pelatihan-pelatihan kompetensi baik untuk dosen dan juga mahasiswa. Dosen sangat memerlukan ilmu-ilmu yang sifatnya soft skill dari dunia usaha sehingga ketika memberikan pengetahuan kepada mahasiswa akan menjadi lebih lengkap karena bukan hanya dari aspek akademis teori tetapi juga dari aspek praktis. Kemudian untuk training yang kedua akan kita berikan kepada mahasiswa” paparnya .

    Kerja sama yang kedua yang dibahas dalam FGD tersebut adalah kerja sama FEB UNS dengan AUA yang berfokus pada pengembangan UMKM dalam rangka implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

    Kegiatan ini dalam bentuk pendampingan, bina desa dan magang mahasiswa, misalnya pendampingan literasi keuangan, penyusunan SPT bagi UMKM, pemasaran dan lain-lain.

    “Salah satu tagline yang akan kita kembangkan itu disebut dengan UMKM Merdeka yakni UMKM yang mampu untuk berekspresi, bertindak di dalam pengembangan” ungkapnya

    Untuk teknisnya, dalam UMKM Merdeka ini, setiap UMKM didampingi oleh 5 orang mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.

    “Di UMKM Merdeka  tidak menutup kemungkinan dari fakultas lain, misalnya UMKM yang bergerak di bidang pertanian ingin naik kelas agribisnis maka kita bisa gunakan mahasiswa dari Teknologi Hasil Pertanian. Dari tiga kelompok UMKM tersebut akan ada 15 mahasiswa yang mendampingi dan dengan satu mentor dari Apindo,  nah titik menariknya di sini” paparnya.

    Mahasiswa akan mendapatkan ilmu langsung dari mentor APINDO, sementara UMKMnya mendapat pendampingan dari para mahasiswa.  Di UMKM Merdeka ini terjadi saling sinergi antara APINDO, Mahasiswa dan UMKM.

  • FEB UNS Jalin Kerja Sama Pengabdian dengan BNI Hongkong

    FEB UNS Jalin Kerja Sama Pengabdian dengan BNI Hongkong

    Pengabdian masyarakat internasional menjadi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi dalam Akreditasi LAMEMBA. Untuk itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan BNI Hongkong menjalankan aktifitas pengabdian.

    Salah satu kegiatan yang telah dilakukan yaitu Live Podcast bertema Investasi dan Kewirausahaan dengan menghadirkan pembicara Indra Kusuma, Direktur BNI Remittance HK dan  Muhammad Yusuf Indra Purnama Dosen FEB UNS  pada bulan Juni tahun 2022 lalu.

    Kegiatan yang diikuti oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu bertujuan untuk memberikan literasi keuangan. Para PMI diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan.

    Peserta juga diberikan pengetahuan tentang digital marketing agar PMI memiliki kecakapan dalam kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet.

    Sebelumnya, selama 2 tahun berturut-turut, tepatnya di tahun 2018-2019 Prof. Izza Mafruhah bersama dengan Tim Riset Grup telah mengadakan penelitian dan pengabdian internasional di Hongkong.

    Kerja sama yang dilakukan di Hongkong tersebut melibatkan tiga elemen, akademisi,  bisnis atau pelaku usaha dan community atau masyarakat yang diwakili oleh PMI.

    FEB UNS masih akan terus melanjutkan kegiatan itu dengan Tri Dharma yaitu aspek pengajaran, penelitian dan aspek pengabdian masyarakat.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Dekan Akademik. Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. pada pertemuan daring untuk membahas lebih lanjut pengabdian internasional antara FEB UNS dan BNI Hongkong, Kamis 19 Januari 2023 melalui Zoom Meeting.

    “Ketika para PMI pulang ke Indonesia, mereka siap untuk melakukan wirausaha baru dan tidak kembali lagi menjadi PMI. Pekerjaan di luar negeri itu harapannya kan hanya menjadi katup pengaman ketika di Indonesia belum ada lapangan kerja.  Karena kalau di sana, harkat martabat bangsa sebenarnya agak turun karena mereka banyak yang bekerja pada sektor-sektor informal” ungkapnya.

    Senada dengan Prof. Izza, Indra Kusuma, Direktur BNI Remittance HK juga berharap bahwa pelatihan-pelatihan lanjutan yang akan diadakan sebagai bentuk kerja sama internasional antara FEB dan BNI Hongkong akan memberikan manfaat yang lebih bagi para PMI.

    “Kita akan melakukan Pelatihan Kewirausahaan bagi PMI yang tidak hanya sekedar diklat, harapannya teman-teman PMI tidak usah berlama-lama di Hongkong. Di Hongkong benar-benar bekerja mencari modal usaha, dibekali kewirausahaan sesuai pasionnya. Ketika mereka pulang ke Indonesia sudah mendapatkan ilmu dan modal sudah terkumpul” jelasnya

    Lebih lanjut dikatakan, sekembali ke Indonesia PMI juga ada bimbingan karena untuk memulai tentunya memerlukan dukungan psikologis supaya mereka benar-benar yakin atas usaha yang akan dilakukannya.

    Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi menambahkan, Dosen FEB UNS sudah ada yang mendapat sertifikat Pendamping UMKM dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan dapat terlibat langsung dalam pendampingan secara daring kepada PMI di luar negeri maupun ketika PMI kembali ke tanah air untuk menjalankan usahanya.

     

  • Studi Banding ke FEB UNS, Dekan FEB UNISBA: Kami melihat UNS adalah PTN yang Bagus dan Mapan

    Studi Banding ke FEB UNS, Dekan FEB UNISBA: Kami melihat UNS adalah PTN yang Bagus dan Mapan

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan studi banding Program Studi (Prodi) S1 Akuntansi dan Prodi Magister Akuntansi FEB Universitas Islam Bandung (UNISBA), Kamis 19 Januari 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

    Rombongan yang dipimpin oleh Dekan FEB UNISBA, Dr. Nunung Nurhayati diterima langsung oleh Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Dr. Mugi Harsono, Kaprodi S1 Akuntansi, Agung Nur Probohudono, Ph.D., Kaprodi Magister Akuntansi,  Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si., serta dosen Akuntansi, Dr. Eko Arief Sudaryono dan Dian Perwitasari, M.Si.

    Di awal sambutannya, Prof. Djoko memperkenalkan pimpinan dan dosen yang hadir menyambut  kedatangan rombongan FEB UNISBA.

    Selanjutnya, Prof. Djoko menyampaikan secara ringkas profil FEB. FEB memiliki 8 Program Studi (prodi), 4 Prodi S1 yakni Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital;  3 Prodi S2, Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan serta dan 1 Prodi S3, Program Doktor Ilmu Ekonomi dengan peminatan Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan Manajemen.

    Dikatakan juga, Prodi S1 Bisnis Digital yang baru menerima satu angkatan namun peminatnya luar biasa.

    Lebih lanjut Prof. Djoko menyampaikan berbagai capaian akreditasi, nasional maupun internasional.

    Sementara itu, Dekan FEB UNISBA mengucapkan syukur dan merupakan suatu kebahagiaan FEB UNISBA diterima di FEB UNS.

    “Alhamdulillah kami bisa melakukan studi banding ke UNS. Kami melihat UNS adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang bagus dan mapan, sudah terakreditasi A atau unggul. Kami ingin belajar dan menambah ilmu khususnya Prodi Akuntansi dan Magister Akuntansi.” katanya.

    Disampaikannya, tim ingin tahu lebih detil terkait kurikulum OBE atau Outcome-Based Education yang pastinya telah diimplementasikan di UNS. OBE merupakan kurikulum yang fokus pada capaian pembelajaran dimana diharapkan mampu memenuhi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai keadaan sosial, ekonomi dan budaya akademik.

    Tim juga ingin memperoleh pengetahuan terkait program fast track, program yang memungkinkan seorang mahasiswa bisa mengambil jenjang pendidikan yang lebih tinggi sebelum lulus dari jenjang sebelumnya.

    Diskusi yang berjalan sekitar dua jam dan diharapkan memberikan manfaat, memotivasi dan meningkatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas akademik, khususnya di Prodi S1 Akuntansi dan Magister Akuntansi FEB UNISBA.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan SMAN 2 Tangerang

    FEB UNS Menerima Kunjungan SMAN 2 Tangerang

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan SMAN 2 Tangerang, Rabu 11 Januari 2023 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si., Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi FEB UNS di awal sambutannya mengenalkan nama UNS.

    Pada awalnya Universitas Sebelas Maret bernama Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret yang resmi berdiri pada 11 Maret 1976. Dalam perkembangannya, pada tahun 1982 nama dan singkatan Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret Surakarta (UNS Sebelas Maret), ditetapkan menjadi Universitas Sebelas Maret yang disingkat UNS. Perubahan nama dan singkatan ini diresmikan dengan Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1982

    Dikatakan, UNS termasuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang relatif muda dari beberapa PTN di Indonesia lainnya namun saat ini UNS masuk dalam klaster 1, sejajar dengan perguruan tinggi yang lahir lebih awal.

    Dr. Mugi juga menjelaskan keunggulan FEB UNS diantaranya seluruh Prodi di FEB sudah terakreditasi A, Prodi Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi terakreditasi internasional AQAS. FEB memiliki Prodi baru yakni Prodi S1 Bisnis Digital yang sudah menerima mahasiswa satu angkatan melalui jalur mandiri. Alumni FEB juga banyak yang sukses dan menduduki jabatan penting.

    “Terima kasih kepada Para Guru dan Siswa SMAN Tangerang yang telah berkunjung ke FEB UNS dan untuk mengetahui lebih dekat, diharapkan Bapak Ibu Guru dan juga para siswa nanti bisa melihat langsung fasilitas yang ada di lingkungan FEB UNS” ucapnya.

    Drs. Sutanto, Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Tangerang mengucapkan banyak terima kasih atas diterimanya siswa SMAN Tangerang dengan sangat ramah. Disampaikannya, kunjungannya ke FEB UNS adalah untuk mengetahui lebih banyak tentang FEB, kebetulan siswa yang mengikuti kunjungan adalah dari jurusan IPS.

    Sutanto berpesan kepada para siswa, mumpung pintu sudah dibuka, kesempatan para siswa untuk bisa menanyakan apa saja yang terkait FEB UNS, ada juga kakak-kakak mahasiswa FEB yang siap memberikan motivasi untuk masuk ke perguruan tinggi. Apa yang nantinya didapat dari kunjungan ini, juga akan diteruskan  ke kelas X dan XI serta teman guru sejawat. Semoga silaturahmi hari ini memberikan manfaat.

    Usai tanya jawab, di kegiatan itu para siswa dipandu oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) FEB berkeliling area FEB UNS.