FEB

Blog

  • Dekan FEB Lantik Pengurus BEM, Dema dan Ormawa Tahun 2023

    Dekan FEB Lantik Pengurus BEM, Dema dan Ormawa Tahun 2023

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret  (UNS) melantik Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA), Kamis 23 Februari 2023 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    “Selamat kepada pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA yang baru dan kepada pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA yang lama kami ucapkan terima kasih atas dukungannya di semua kegiatan FEB” ucapnya.

    Dekan berharap kepada pengurus yang baru agar semangat untuk mendukung dan meningkatkan prestasi-prestasi yang telah ditorehkan sebelumnya.

    Mahasiswa barus berkegiatan yang positif, bersinergi, produktif, dan berprestasi agar harapan UNS menjadi word class university lebih cepat tercapai.

    “Berorganisasi adalah sarana yang tepat bagi kalian untuk melatih soft skill, bekerja sama, melatih kepemimpinan dan banyak hal baik lainnya. Gunakan waktu dengan baik dalam berorganisasi, jangan lupa untuk lulus kuliah tepat waktu. Jangan menjadikan organisasi sebagai alasan untuk meninggalkan kuliah” tegasnya.

    Dekan FEB saat memberikan arahan kepada pengurus BEM,DEMA dan ORMAWA

    Dekan juga mengingatkan agar mahasiswa menjalin kerja sama dengan alumni-alumni FEB. Banyak alumni FEB yang sukses,  di jajaran menteri, BI, OJK, BUMN dan lain sebagainya.

    “Semangat bekerja, semangat untuk menaikkan prestasi dan semangat untuk kompak selalu menjaga nama baik UNS dan khususnya FEB” pungkasnya menyemangati.

    Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Pengurus BEM, DEMA dan Ormawa yang telah menyelesaikan masa bakti tahun 2022 kemarin dan cukup sukses dengan berbagai kegiatan, keilmiahan, olah raga dan seni.

    Harapannya, untuk pengurus di tahun 2023 ini akan bisa melakukan aktifitas yang lebih bagus lagi.

    Prof. Izza juga mengingatkan kepada mahasiswa agar bijak dalam bermedia sosial.

    Penandatanganan berita acara pelantikan pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2023

    “Berita, informasi begitu cepat sekali tersebar melalui media sosial, tolong adik-adik bijak dalam bermedia sosial, berhati hati dengan opini, polemik dan dengan segala macam yang mendiskreditkan institusi kita, khususnya di FEB UNS. Kita sudah berusaha keras menjaga nama baik institusi. Prestasi-prestasi telah ditorehkan oleh alumni-alumni sebelumnya, jangan sampai itu rusak karena keisengan kita. Jika ada masalah tolong sampaikan kepada kami, ada  para sub koordinator, koordinator, kaprodi atau dengan dekanat, insyaAllah kami siap menampung dan memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi adik-adik semuanya” paparnya.

    Penandatanganan dan serah terima pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2022 kepada pengurus tahun 2023

    Mahasiswa diharapkan mampu saling menjaga dan menghormati, jangan sampai merugikan pihak manapun, baik sesama mahasiswa,  tenaga kependidikan, dosen maupun juga masyarakat.

    “Tolong kita saling menjaga dan menghormati. Adik-adik kuliah selama 4 tahun dan selama 4 tahun itu kami akan menjadi orang tua kalian dikampus. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung dan memfasilitasi kalian” ungkapnya.

    Semangat berkarya dalam kebersamaan

    Beberapa rangkaian acara pelantikan terselenggara dengan lancar diantaranya penandatanganan berita acara pelantikan pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2023, penandatanganan dan serah terima pengurus BEM, DEMA dan ORMAWA Tahun 2022 kepada pengurus tahun 2023, pembacaan ikrar oleh Ketua BEM yang baru, Alfin Yusuf Akbar dan pembacaan sumpah pengurus oleh Ryas Himawan MS, Ketua DEMA tahun 2023.

  • Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Diresmikan, Hadirkan 2 Narasumber

    Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Diresmikan, Hadirkan 2 Narasumber

    Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) telah diresmikan oleh Dekan yang diwakili oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si, Rabu  22 Februari 2023  di Ruang Sidang 1 FEB UNS.

    “Dengan mengucap bismillahirrohmanirohim, atas nama Dekan FEB UNS, pada hari ini Rabu  22 Februari 2023, Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital diresmikan” terang Prof. Izza.

    Dalam sambutannya, Prof. Izza mengatakan sebagai prodi yang paling baru, Prodi S1 Bisnis Digital sangat luar biasa. Peminatnya sangat banyak, yang mendaftar hingga ribuan dan 60 yang terseleksi masuk ke Prodi S1 Bisnis Digital.

    Pada tahun pertama, Prodi S1 Bisnis Digital juga sudah membawa mahasiswanya untuk melakukan kunjungan studi di Universiti Putra Malaysia (UPM).

    Lebih lanjut Prof. Izza berharap HMBD memiliki aktifitas tahunan yang tidak hanya melibatkan mahasiswa di UNS tapi juga secara nasional. Seperti halnya yang menjadi agenda rutin tahunan dari HMJ lainnya, HMJ Akuntansi mempunyai ACTIVE, HMJ Manajemen mempunyai Manajemen Carnival dan HMJ EP mempunyai ALCOFE.

    Bidang Akademik, Riset dan Kemasiswaan rutin sebulan sekali mengadakan pertemuan dengan organisasi kemahasiswaan (Ormawa). Aktifitas ini dilakukan agar kegiatan-kegiatan mahasiswa itu bisa saling membantu dan mendukung serta pihak fakultas mengetahui.

    Prof. Izza juga menyarankan agar mahasiswa bisa bergabung di ormawa yang telah difasilitasi fakultas.

    Dikatakan, mahasiswa yang aktif di berbagai kegiatan ormawa adalah mahasiswa yang memiliki talenta yang bagus karena terbiasa bekerja sama, bersosialisasi dengan karakter-karakter yang berbeda. Harapannya, mahasiswa aktif di organisasi kemahasiswaan namun juga tetap belajar dengan tekun agar bisa menyelesaikan studi tepat waktu.

    “Silahkan melakukan aktifitas apapun tapi jangan lupa tugas utama kalian adalah belajar” pungkasnya.

    Dalam peresmian itu diadakan pemotongan tumpeng oleh Kepala Program Studi Si Bisnis Digital Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D. dan diberikan kepada Ketua HMBD, Athaya.

    Di acara peresmian itu, Prodi Si Bisnis Digital juga mengundang 2 pembicara, Addy Wahyu Fitriadi S.ST, M.T.I. dari Badan Pusat Statistik Surakarta dengan topik “Digitalisasi di Kantor dan Pemerintahan”, dan Syaiful Amri, Sub Branch Head BTN Syariah Sragen dengan topik “Milenial dan Perbankan Digital”.

  • Prodi MM Adakan Workshop Penguatan Bidang Akademik

    Prodi MM Adakan Workshop Penguatan Bidang Akademik

    Dosen Program Studi (Prodi) Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Workshop Penguatan Bidang Akademik Prodi MM, 17-18 Februari 2023 di Salatiga.

    Retno Suryandari, SE, ME, Ph.D , Kepala Prodi MM dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini memiliki tujuan selain untuk bersilaturahmi juga untuk mencari solusi bersama terkait permasalahan yang dihadapi mahasiswa MM dan juga dosen sebagai pembimbing dalam penyusunan tesis dan publikasi mahasiswa.

    Dikatakan, workshop ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi perkuliahan yang telah diselenggarakan sebelumnya.

    Di sharing session terbagi menjadi 2 bahasan, yang pertama tentang Penulisan Tesis dan Publikasi Mahasiswa MM: Masalah, Tantangan dan Usulan Solusi.  Pada sesi ini menghadirkan dua pembicara Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si. dan Dr. Atmaji, MM. Berikutnya tentang Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) oleh Dr. Werner Ria Murhadi, SE, MM. , CSA, CIB, CRP (APMMI) dan Dr. Sinto Sunaryo, M.Si.

    Kegiatan dilanjutkan dengan working session penguatan fasilitas dan sistem penyelesaian tesis dan publikasi mahasiswa serta CPL rumpun konsentrasi Manajemen SDM, Keuangan, Pemasaran, Keuangan Syariah dan Manajemen Strategi /Operasi.

     

  • FEB UNS Dorong Mahasiswa Ikuti IISMA

    FEB UNS Dorong Mahasiswa Ikuti IISMA

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan UPT Kerjasama dan International (KLI) UNS menggelar Sosialisasi IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) pada Kamis 9 Februari 2023.

    IISMA adalah skema beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia untuk membiayai mahasiswa Indonesia dalam program mobilitas satu semester di universitas terkemuka dan industri terkemuka di luar negeri. Beasiswa ini menawarkan dua skema untuk mahasiswa dan sarjana dan vokasi.

    Pada program ini, mahasiswa yang terpilih dapat menghabiskan satu semester untuk belajar di luar negeri, mengembangkan komunikasi antar budaya dan keterampilan kepemimpinan. Selain itu mereka akan mendalami budaya negara tuan rumah, memperluas jaringan internasional dan melakukan tugas praktis untuk meningkatkan keterampilan.

    Sosialisasi yang digelar secara daring itu diikuti oleh mahasiswa FEB dari empat program studi yang ada di FEB UNS, S1 Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Bisnis Digital.

    Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si., Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang tergabung di kegiatan ini, yang punya potensi dan keberminatan terhadap aktifitas IISMA.

    Menurutnya, dengan ikut di IISMA, mahasiswa akan akan mendapatkan opportunity yang sangat banyak.

    “Mahasiswa yang mengikuti IISMA akan menjadi kebanggaan bagi semuanya, bukan hanya mahasiswa tetapi juga kampusnya dan orangtuanya. Di IISMA, mahasiswa akan banyak mendapatkan pembelajaran dan pengalaman. Kalian akan mendapatkan bekal softskill, ketika  kalian selesai kuliah dan akan bekerja atau melanjutkan perkuliahan yang lebih tinggi pada level magister, saya yakin opportunity-nya akan menjadi sangat besar” ungkapnya.

    Sementara itu, Rino Ardhian Nugroho, S.Sos., M.T.I. Ph. D, Kepala UPT KLI UNS menyampaikan bahwa IISMA di tahun 2023 ini adalah tahun ketiga.

    Rino Ardhian Nugroho, Ph. D paparkan Program IISMA

    Di tahun 2021, ada 4 mahasiswa FEB yang lolos seleksi IISMA yaitu Dian Cita Putri ke Universiti Kebangsaan Malaysia, Hanifah El Sandy ke University of Pisa Italy, Nabila Rania Dewi ke Hanyang University Korea dan Anastasia Kiranahita Santikajati ke University of Szeged Hungaria. Sedangkan di tahun 2022, Chaya Edita Anggraeni ke University of Warsaw Poland.

     “IISMA adalah salah satu program Dikti untuk mahasiswa yang sangat dibanggakan Mas Menteri.  Tentu program ini banyak positifnya, sebagai upaya meningkatkan keilmuan mahasiswa. Selain belajar ilmu baru, mahasiswa juga belajar bersaing secara global dengan mahasiswa di negara-negara lain. Kesempatan yang tidak akan didapat jika MBKM di dalam negeri, kesempatan menikmati hidup di luar negeri, percaya bahwa IISMA itu menyenangkan” paparnya

    Lebih lanjut dikatakan mahasiswa akan diberikan beasiswa selama 1 semester . Selama mahasiswa di sana tidak boleh bekerja, harus kuliah penuh.

    Dari KLI UNS akan membantu memfasilitasi dan membimbing mahasiswa agar peluang masuknya semakin  besar, misalnya dalam membuat esai dan pembimbingan lainnya.

    Marieti Debyora Gardiana, S.Si., Subkoordinator Subbagian Tata Usaha UPT KLI menjelaskan secara teknis Program IISMA. Untuk mempersiapkan mahasiswa mengikuti IISMA, UPT KLI telah lebih awal mensosialisasikan IISMA. KLI membekali mahasiswa dalam hal penyusunan esai, pelatihan Bahasa Inggris, pendampingan wawancara, mendapatkan pengalaman dari para alumnus IISMA dan sebagainya.

    Chaya Edita, alumni IISMA saat berbagi success story

    Mahasiswa juga akan mengikuti screening internal di UNS dengan tujuan untuk memastikan bahwa yang mendaftar ditingkat pusat sudah memenuhi ketentuan.

    Di kegiatan itu, juga dihadirkan 4 Mahasiswa alumni IISMA, Dian Cita, Nabila, Chaya Edita, dan Hanifah dengan success story-nya mengikuti IISMA.

  • FEB UNS Community Service Team Provides Assistance for Surakarta Qoryah Thoyibah Group in Solo Traditional Snack Production

    FEB UNS Community Service Team Provides Assistance for Surakarta Qoryah Thoyibah Group in Solo Traditional Snack Production

    Qoryah Thoyibah is one of the programs organized by Aisyiyah focusing on ‘Amar makruf nahi munkar’ (promoting good deeds and avoiding evil actions). This program has been circulated to numerous regions and established Qoryah Thoyibah regional offices. One of them is the Qoryah Thoyibah Mawadah Warohmah, whose activity focuses on the Kampung Jagalan area.

    Currently, the Qoryah Thoyibah is not only focused on studies and sermons. The group also engages in social activities such as community service and assisting community members with business potential. Qoryah Thoyibah helps those in need to develop their home industry or small business that produce Surakarta’s specialties souvenirs and traditional snacks.

    A community service team from the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, led by Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, S.E, MM., along with Prof. Dr. Bambang Sutopo, M.Com., Ak., and Lina Nur Ardila, S.E., M.Ak., as the members, organized a coaching session on Surakarta’s specialties production management. The event, which was attended by the members of the Qoryah Thoyibah Kampung Jagalan Surakarta, focused on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).

    On this occasion, the FEB community service team explained to business owners about entrepreneurship and how to establish market share, including the SWOT analysis. The team also provided training and mentoring in financial management for small business owners to help them understand financial recordings related to their business in detail. Using this financial record, they can analyze and evaluate their business at any time required.

    Marketing management training and coaching were also conducted to help participants develop the most appropriate promotion strategy to expand to a broader customer outreach beyond the Surakarta region.

    The team provided training in promotional materials development for online media and SWOT analysis trial for marketing management purposes. The online media is expected to extend the MSMEs’ customer outreach, considering the product offered can be promoted better through online media branding, thus increasing consumers buying interest.

    Through this assistance, business owners are expected to gain comprehensive knowledge and insights on how to be tenacious entrepreneurs with high optimism for their future endeavors.

  • Improving Management Study Program Academic Activity, FEB UMS Conducted Comparative Study Visit to FEB UNS

    Improving Management Study Program Academic Activity, FEB UMS Conducted Comparative Study Visit to FEB UNS

    The Management Study Program of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) received a Visit from the Team of Management Study Program, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Thursday, February 9, 2023, in Assembly Room 1 of the Soeharno TS Building.

    The delegation was welcomed by the Vice-Dean of Academic Research and Academic FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si., Head of Management Study Program, Dr. Atmaji, MM., and several Lecturers of the Re-accreditation Task Force Team of the Management Study Program, Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si., Sarwoto, S.E., M.Sc., and Miftachul Ma ‘Arif, S.E.I., M.M.

    Prof. Izza Mafruhah welcomed the FEB UMS Management Study Program Team and thanked them for their visit to FEB UNS. Furthermore, three undergraduate study programs in FEB UNS, Management, Accounting, and Development Economics Study Program have been accredited ‘A’ (Excellent) by the National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT).

    In addition, the study programs have also been accredited by the Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) and the International Agency for Quality Assurance (AQAS) with conditional status. Upon this status, the three Undergraduate Study Programs have sent supporting and revised documents for several required aspects to the AQAS. Hopefully, AQAS can immediately process all amendments, thus, an accreditation certificate with unconditional status can be issued.

    Meanwhile, Imronudin, S.E., M.Si, Ph.D., Vice Dean III of FEB UMS said that his visit to FEB UNS aims to improve the quality of learning at the FEB UMS Management Study Program, both for the regular and international classes. “We from the Management Study Program Team to conduct a benchmarking study to FEB UNS Management Study Program, related to the regular and international classes, international accreditation, and also international class management. Because we see UNS is one step ahead of us,” he explained.

    At the beginning of the opening remarks, Dr. Atmaji said that his duty as the Head of the Management Study Program was greatly helped by the Task Force Team, both for the preparation of the re-accreditation process, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program implementation, and international classes.

    Dr. Atmaji also explained the outline of curriculum preparation in the Management Study Program FEB UNS and the implementation of teaching and learning activities. The preparation of the curriculum, was conducted in 2020, however, there are still adjustments in its implementation.

    “Regarding the curriculum, the Management Study Program has implemented the MBKM curriculum. This curriculum, accommodates students who do not participate and those who take the MBKM Program, and Alhamdulillah, last semester, there were 70 undergraduate Management Study Program students who participated in MBKM activities, the most participation within UNS,” he said.

    In terms of recognizing the equivalency of the 20-semester credits for students who take part in MKBM, the Management Study Program faces no difficulty. The Study Program also has a system that can monitor the daily activities of students who participated in the MBKM Program.

    It is said that the curriculum that has been prepared, other than applied in the regular classes, is also used for international classes, it’s just that in international classes the learning process uses English. Meanwhile, to improve the quality of learning, the quota for each regular class was reduced from 40 students to 30 students. In addition, the curriculum accommodates students’ interests in finance, human resources, marketing, and operations.

    When taking MBKM, students must previously submit proposals, which will be assessed by the task force team for their feasibility and recognition. Recognition or equivalency of the 20-semester credit resulting from the MBKM program is based on the student’s study interest in the MBKM. Students who have completed the MBKM Program, are directed to write the final project which corresponds to their study interests.

    “For example, for students who take MBKM internships in finance, we will recognize 20-semester credits with courses in finance, this also applies to other interests taken by students,” he explained.
    Furthermore, in the discussion session, Dr. Sinto and Sarwoto, M.Sc., added an explanation related to the international class and also the MBKM Program that has been carried out by the Management Study Program.

  • Dalam Rangka Peningkatan Pembelajaran Prodi Manajemen, FEB UMS Studi Banding ke FEB UNS

    Dalam Rangka Peningkatan Pembelajaran Prodi Manajemen, FEB UMS Studi Banding ke FEB UNS

    Program Studi (Prodi) S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Kunjungan Tim Prodi Manajemen  Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis 9 Februari 2023 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Rombongan disambut baik oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Akademik FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.SI, Kepala Prodi S1 Manajemen,  Dr. Atmaji, MM dan beberapa Dosen Tim Task Force Reakreditasi Prodi S1 Manajemen, Dr. Sinto Sunaryo, S.E., M.Si., Sarwoto, S.E., M.Sc., dan Miftachul Ma’Arif, S.E.I., M.M.

    Prof. Izza Mafruhah mengucapkan selamat datang kepada Tim Prodi Manajemen FEB UMS  dan berterima kasih atas kunjungannya ke FEB UNS .

    Lebih lanjut disampaikan tiga Prodi S1 di FEB, Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Selain itu juga telah terakreditasi internasional Agency for Quality Assurance (AQAS) dan Asean University Network-Quality Assurance (AUN-QA) dengan status conditional. Atas status tersebut, ketiga Prodi S1 telah menyusulkan perbaikan-perbaikan atas beberapa aspek kepada AQAS dan melengkapi berbagai dokumen yang diperlukan.

    Semoga AQAS dapat segera memproses seluruh tahap perbaikan tersebut, sehingga segera terbit sertifikat akreditasi untuk status yang unconditional.

    Sementara itu, Imronudin, S.E., M.Si, Ph.D., Wakil Dekan III FEB UMS menyampaikan bahwa kunjungannya ke FEB UNS dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran Prodi Manajemen FEB UMS, baik kelas reguler dan juga kelas internasional.

    “Kami dari Tim dari Prodi Manajemen bermaksud untuk mengkaji banding ke Prodi Manajemen FEB UNS terkait kelas reguler dan internasional,  akreditasi internasional dan juga pengelolaan kelas internasional. Karena kami melihat UNS sudah selangkah di depan kami”  terangnya.

    Di awal sambutan,  Dr. Atmaji menyampaikan bahwa dalam bekerja sebagai Kaprodi S1 Manajemen sangat terbantu dengan adanya Tim Task Force, baik untuk persiapan reakreditasi, proses pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) maupun kelas internasional.

    Dr. Atmaji juga menjelaskan garis besar penyusunan kurikulum di Prodi S1 Manajemen dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Penyusunan kurikulum, terakhir pada tahun 2020 meskipun demikian dalam perjalanannya masih ada penyesuaian-penyesuaian.

    “Terkait kurikulum, Prodi S1 Manajemen sudah menggunakan kurikulum MBKM. Dalam kurikulum ini, mengakomodasi mahasiswa yang tidak mengambil MBKM dan juga yang mengambil MBKM. Dan Alhamdulillah pada semester  kemarin, ada 70 mahasiswa Prodi S1 Manajemen yang mengikuti kegiatan MBKM, paling banyak se UNS. ” ungkapnya.

    Dalam hal merekognisi atau menyetarakan 20 SKS bagi mahasiswa yang mengikuti MKBM, Prodi S1 Manajemen tidak mengalami kesulitan. Prodi juga sudah memiliki sistem yang bisa memantau secara harian aktifitas mahasiswa yang melakukan MBKM.

    Dikatakan, kurikulum yang telah disusun, selain untuk kelas reguler juga dipakai untuk kelas internasional, hanya saja pada kelas internasional proses pembelajarannya menggunakan bahasa Inggris. Dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kuota per kelas reguler diperkecil dari semula 40 mahasiswa menjadi 30 mahasiswa.

    Disamping itu, dalam kurikulum mengakomodasi mahasiswa untuk minat studi, keuangan, SDM, pemasaran, dan operasi.

    Saat mengambil MBKM, sebelumnya mahasiswa harus mengumpukan proposal dan dinilai tim untuk kelayakan rekognisinya. Rekognisi atau penyetaraan 20 SKS itu diambil dari minat MBKM yang dilakukan mahasiswa. Bagi mahasiswa yang telah selesai MBKM diarahkan untuk menulis tugas akhir dan tugas akhir itu kembali ke minat.

    “Misalnya mahasiswa mengambil MBKM magang bidang keuangan, maka kami rekognisi 20 SKS dengan mata kuliah-matakuliah bidang keuangan, demikian juga untuk minat-minat lain yang diambil oleh mahasiswa” terangnya.

    Lebih lanjut, dalam diskusi, Dr. Sinto dan Sarwoto, M.Sc menambahkan penjelasan terkait kelas internasional dan juga MBKM yang telah dilaksanakan Prodi S1 Manajemen.

  • Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Dampingi Kelompok Qoryah Thoyibah Surakarta  dalam Pengelolaan Usaha Makanan Khas Solo

    Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Dampingi Kelompok Qoryah Thoyibah Surakarta dalam Pengelolaan Usaha Makanan Khas Solo

    Qoryah Thayibah merupakan salah satu program Aisyiyah yang berorientasi dalam dakwah amar makruf nahi munkar. Program ini telah tersebar diberbagai wilayah dan membentuk cabang Qoryah Thayibah. Salah satu diantaranya adalah Qoryah Thayibah Mawadah Warrohmah, di mana kegiatannya berada di kampung Jagalan.

    Saat ini, Qoryah Thayibah tidak hanya berfokus pada kegiatan mengaji dan dakwah, namun juga mengupayakan kegiatan sosial, yaitu bakti sosial dan kepedulian terhadap para anggota dan masyarakat sekitar yang mempunyai potensi usaha. Qoryah Thayibah turun tangan membantu mereka dalam mengembangkan usaha kecil/home industry makanan khas solo.

    Tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai oleh Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, S.E, MM dan beranggotakan  Prof. Dr. Bambang Sutopo, M.Com., Ak serta Lina Nur Ardila, S.E., M.Ak. memberikan pendampingan dalam pengelolaan usaha makanan khas Solo.

    Kegiatan yang diikuti oleh anggota Qoryah Thayibah Desa Jagalan Surakarta itu berfokus pada bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM).

    Di kegiatan ini, Tim Dosen menjelaskan kepada para pelaku usaha mengenai wirausaha dan teknik meraih pasar, termasuk memberikan gambaran tentang analisis SWOT. Selanjutnya tim juga memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan untuk pelaku usaha agar mereka mengetahui pencatatan keseluruhan transaksi keuangan yang terjadi berkaitan dengan usahanya.

    Dengan hal ini, para pelaku usaha dapat melakukan analisa dan evaluasi dalam setiap periode tertentu. Pelatihan dan pendampingan terkait manajemen pemasaran juga dilakukan untuk membantu mereka mengembangkan strategi promosi yang tepat agar jangkauan konsumen semakin luas di luar Kota Surakarta.

    Dalam manajemen pemasaran, tim  memberikan pelatihan dan pendampingan berkaitan dengan kegiatan promosi melalui media online dan uji coba analisis SWOT. Melalui media online diharapkan memperluas jangkauan konsumen mengingat bahwa produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha berupa makanan khas Solo yang berpotensi dapat dikenal dengan branding dan menjadi minat beli konsumen.

    Dengan pendampingan ini, diharapkan para pelaku usaha mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana menjadi wirausahawan yang mempunyai daya juang dan optimis akan keberhasilan setiap usaha yang dilakukan.

  • Angkat Tema Peningkatan Produktivitas di Era VUCA, FEB Hadirkan Tiga Pembicara

    Angkat Tema Peningkatan Produktivitas di Era VUCA, FEB Hadirkan Tiga Pembicara

    Dalam menghadapi adanya VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity) yang biasa disebut sebagai wilayah abu-abu maka dalam filosofi kewirausahaan disebutkan bahwa kalau kita melihat kabut dari bawah, kabut itu pekat, namun kalau kita masuk ke sana maka kita bisa mengurai kepekatan itu dan bisa menjinakkan kabut itu menjadi sebuah peluang.

    Sehingga yang bisa dilaksanakan di sini adalah bersatunya empat pihak yaitu akademisi, government dan pelaku bisnis, juga ditambah dari sosial media. Ketika keempatnya bersama dapat menghasilkan kesepakatan bagaimana caranya untuk menjinakkan kabut yang oleh para pakar ekonomi diperkirakan bahwa tahun 2023 ke atas ini beban ekonomi itu fragile, cukup berat.

    Hal inilah yang mendorong FEB UNS mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan Peningkatan Produktivitas di Era VUCA.

    Pernyataan itu disampaikan Wakil Dekan Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi FEB UNS, Dr. Mugi Harsono, S.E, M.Si pada FGD – Business Gathering bersama Regulator dan Industri, Rabu 15 Februari 2023 di Ruang Indraprastha UNS Inn.

    Dr. Mugi berharap dalam acara ini akan tercipta sebuah kesepakatan atau formula yang bisa dipakai sebagai dasar kebijakan. Bagi pengambil kebijakan bisa membuat aturan yang bisa mendukung agar ekonomi semakin cerah, bagi para pelaku bisnis untuk menentukan apa yang harus dilakukan kemudian juga akademisi bisa menambahkan berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan agar secara akademik, proses-proses seperti ini bisa terselesaikan.

    Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi UNS, Prof. Dr.rer.nat Sajidan, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan sejak tanggal 6 Oktober 2020 UNS ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) yang diberikan keleluasaan atau fleksibilitas di dalam bisnis akademik dan bisnis non akademik.

    “UNS sudah masuk pada jajaran PTNBH.  Di Indonesia, sekarang ada 21 perguruan tinggi  yang berbadan hukum yang diharapkan memberikan kontribusi yang positif dalam hal mencari solusi-solusi nasional di era global diera VUCA dan juga pasca pandemi Covid 19” papar Prof. Sajidan.

    Lebih lanjut Prof. Sajidan berharap agar FGD ini dapat menghasilkan rumusan naskah-naskah akademik yang secara konseptual dapat mencari solusi di era VUCA.  Pada akhirnya, kontribusi kerja sama antara akademisi, businessman, government dan  media ini bisa bersinergi  memberikan kekuatan yang luar biasa di dalam mencari suatu solusi,  berkarya demi negeri tercinta Indonesia.

    FGD diikuti oleh lebih dari 70 peserta dari instansi Pemerintah, BUMN dan BUMD, swasta, instansi pendidikan serta instansi bisnis.  Di kegiatan itu menghadirkan secara daring Keynote Speaker, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita dan tiga pembicara yakni Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta, Wahyu Kristina, S.S, M.M., Dr. Ir. Heru Dewanto, ST., M.Sc (Eng) serta Akademisi FEB UNS, Mulyaningsih, Ph.D.

    Jalannnya diskusi dipandu oleh Suryandari Istiqomah, SE, M.Sc., Akademisi FEB UNS yang membidangi Kewirausahaan.

     

    Materi FGD:

    Materi-FGD_Wahyu-Kristina.pptx

    Materi-FGD_Kadin_Business-under-VUCA_Dr.Heru-Dewanto.pptx

    Materi-FGD_Tri-Mulyaningsih.pptx

     

     

  • Benchmarking Visit to FEB UNS, Dean of UNISBA: UNS is an Excellent and Established State University

    Benchmarking Visit to FEB UNS, Dean of UNISBA: UNS is an Excellent and Established State University

    Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, welcomed a benchmarking visit from the Accounting Study Program and Master in Management Study Program, FEB, Universitas Negeri Bandung (UNISBA), Thursday, January 19th, 2023, at 1st Assembly Room of Soeharto TS Building FEB UNS.

    The entourage led by the Dean of FEB UNISBA, Dr. Nunung Nurhayati, was welcomed directly by the Dean of FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, FEB UNS Vice-Dean for Planning, Partnership, Business, and Information Affairs, Dr. Mugi Harsono, Head of Accounting Study Program, Agung Nur Probohudono, Ph.D., Head of Master in Accounting Study Program, Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si., and Accounting Study Program lecturers Dr. Eko Arief Sudaryono, and Dian Perwitasari, M.Si.

    In his opening remarks, Prof. Djoko introduces the Head of study programs and the attending lecturers to welcome the FEB UNISBA entourage. Following the introduction, Prof. Djoko briefly introduces the FEB UNS profile. FEB UNS currently has eight study programs, consisting of four Bachelor’s Degree Programs, three Postgraduate Programs (Master’s Degree), and one Doctoral Program.

    The four Bachelor programs are Development Economy Study Program, Management Study Program, Accounting Study Program, and Digital Business Study Program. The postgraduate programs consist of the Master in Accounting Study Program, the Master in Management Study Program, and the Master in Economics and Development Study Program, while the Doctoral program available is the Doctoral Program in Economics, offering three studies in Accounting, Management, and Development Economy.

    Furthermore, Prof. Djoko also states that the Digital Business Study Program had only its first batch of student admission but received a huge demand. He further revealed numerous accreditation achievements accomplished by FEB UNS at international and national levels.

    Meanwhile, the Dean of FEB UNISBA expressed her gratitude and joy for being welcomed at FEB UNS.

    “Alhamdulillah, we can conduct this benchmarking visit to UNS. We consider UNS an outstanding and well-established state university, accredited with an ‘A’ predicate or excellent. We want to learn and expand our knowledge, especially for the Bachelor in Accounting Study Programs and the Master in Accounting Study Program,” she said.

    She also reveals that their party wants to know better about Outcome Based Education (OBE) curriculum, which has been applied in UNS. OBE is a curriculum focused on learning outcomes, where students are expected to fulfill several aspects, namely, knowledge, skills, and appropriate attitude according to social, economic, and academic culture.

    The team also wishes to gain knowledge on the fast-track program, which allows students to enroll in the following education stage even before graduating from their previous studies.

    The two-hour discussion is expected to bring plenty of benefits, motivation, and improvement in participants’ knowledge to enhance academic quality, especially in Bachelor’s Degree in Accounting and Master in Accounting Study Program at FEB UNISBA.