Lebih dari 80 siswa dan 5 Guru Pendamping SMA Assalam Sukoharjo berkunjung ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Selasa 17 Januari 2023.
Rombongan diterima oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si, Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si., Koordinator Tata Usaha, Tunggul Ardi, S.Si., serta Himpunan Mahasiswa Jurusan di Aula Gedung Soedarah Soepono FEB UNS.
Prof. Izza dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang, terima kasih atas kehadiran siswa dan guru Assalam serta mohon maaf apabila dalam penyambutannya ada hal yang kurang berkenan.

Lebih lanjut Prof. Izza memaparkan profil FEB UNS meliputi program studi yang ada di FEB, capaian akreditasi nasional dan internasional serta profil lulusan.
FEB memiliki 8 program studi (prodi), 4 Prodi S1 yakni Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital; 3 Prodi S2, Magister Akuntansi, Magister Manajemen dan Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan serta 1 Prodi S3, Program Doktor Ilmu Ekonomi.
“Alhamdulillah prodi S1 di FEB angka keketatan masuknya tinggi, bahkan Prodi S1 Bisnis Digital yang baru satu angkatan tapi keketatannya juga tinggi, dari 2 kelas yang diterima sejumlah 60 orang, yang mendaftar di atas 1000 orang, tahun depan kita akan membuka 4 kelas” ungkapnya
Ketiga Prodi di FEB, Manajemen, Akuntansi dan Ekonomi Pembanguman telah terakreditasi A oleh BAN PT, selain itu juga telah terakreditasi internasional AQAS dan AUN QA. FEB juga sudah masuk pada 10 besar perguruan tinggi di level nasional dan 600 besar di dunia.

“Kami mendorong mahasiswa untuk berprestasi sejak awal masuk perkuliahan. Banyak aktifitas yang kita lalukan untuk meningkatkan hard skill maupun soft skill mahasiswa. Alumni kita di atas 50% cumlaude, lulus tepat waktu kurang dari 4 tahun. Kami menfasilitasi seluruh mahasiswa agar lulusan kita BMW, Bekerja, Melanjutkan studi atau Wira Usaha” jelasnya.

Sementara itu, Maryono, ST, Guru Pendamping SMA Assalam menyampaikan ucapan terima kasih karena rombongannya diterima dengan sangat baik oleh FEB, sebuah fakultas favorit bagi anak-anak Asssalam.
Disampaikannya, kunjungan ke FEB bertujuan untuk mendapatkan informasi-informasi tentang FEB UNS langsung dari sumbernya, dengan Bapak Ibu Pimpinan dan juga dari Mahasiswa yang tergabung dari Himpunan Mahasiswa Jurusan di FEB. Yang utama adalah informasi terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

Di sesi tanya jawab, siswa SMA Assalam sangat memanfaatkan kesempatan baik itu, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan. Usai acara, rombongan dipandu oleh himpunan mahasiswa jurusan berkeliling kampus FEB.


n his remarks, Dr. Atmaji, MM, as the Head of the Management Study Program FEB UNS, states that the study program welcomed the MBKM program, initiated by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbud Ristek), by preparing various supporting programs. Responding to the MBKM program, the Management Study Program has designed supporting programs for the students interested in participating in MBKM.

The entourage was welcomed by the Head of PDIE FEB UNS, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., and the Head of Development Economics Study, Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D.
Tri Mulyaningsih added that the monitoring and evaluation process initiated by Prof. Rahma is expected to encourage students to report their progress to the study program, facilitating their study to get completed earlier. In a specific instance, for students who need specific assistance, the Head of the Study Program can send a recommendation letter to get assistance from the student’s workplace or employer.
Further, PDIE also facilitates students with a study room on the third floor of the Bachtiar Effendi Building.
The Development Economics Study Program Community Service team, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, organized community assistance for fish farmers in Trenceng Village, Sumbergempol Sub-District, Tulungagung Regency. The program, which aims to assist the development of community skills in producing fish pellets independently, effectively, and efficiently, was implemented well in 2022.
















