The distribution Bank BRI account for UNS PNS Employee will be carried out in the Alumni Lounge Room, Soeharno TS Building, 1st Floor FEB UNS, Thursday and Friday 8-9 December 2022. The following documents are required: Copy of KTP, Copy of NPWP, a cell phone with an active telephone number (other than Flexy, SmartFren, Axis) and with a minimum credit available of IDR 3000.
Badan Pengelola Usaha (BPU) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Seminar Economic Outlook 2023: Prospek Ekonomi Indonesia 2023 dan Revitalisasi Strategi Bisnis, Jumat 9 Desember 2022 di UNS Inn.
Kegiatan yang diikuti oleh pelaku bisnis, perbankan, birokrat dan akademisi tersebut menghadirkan Keynote Speaker Doni Primanto Joewono, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) serta narasumber Lukman Hakim, SE, M.Si., Ph.D., Komisaris Bank DKI yang juga Pakar Ekonomi UNS dan Dr. Dina Nurul Fitria, SE, MT, Konsultan Sektor Energi.
Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si, Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini penting digelar karena banyak sekali pengamat ekonomi yang mengatakan masa depan akan suram. International Monetary Fund (IMF) akan menurunkan proyeksi terhadap pertumbuhan global pada 2023. Ini menandakan hal yang serius di perekonomian global bahkan sudah menunjukkan arah resesi.
“Lalu bagaimana kondisi Indonesia? Di kegiatan ini kita tampilkan beberapa pendapat dari pembuat regulator dan juga pengamat ekonomi. Jika kita dapat mengenali kabut maka tidak sepekat yang terlihat, bagaimana menyikapinya dengan kebijakan” ungkapnya.
Dr. Mugi Harsono saat memberikan sambutan
Dr. Mugi berharap acara ini menjadi sebuah diskursus yang bisa dilakukan terkait arah kebijakan, bagaimana perbankan menyikapi fenomena yang ada atau bagaimana akademisi membuat sebuah penguraian atas simpul-simpul gelap di tahun 2023.
Pada kesempatan awal sebagai Keynote Speaker, Doni Primanto mengutip penyataan Presiden Joko Widodo pada pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) di tahun 2022 bahwa saat ini dunia belum baik-baik saja. Kondisi ekonomi global saat ini menghadapi situasi yang cukup persisten yang dinamakan stagflasi dan reflasi.
Stagflasi merupakan situasi dimana lemahnya kondisi ekonomi negara, inflasi tinggi dan pengangguran yang meningkat di waktu bersamaan dalam periode tertentu. Reflasi merupakan keadaan dimana sebenarnya pertumbuhan ekonomi cukup baik namun dibarengi tingkat inflasi yang tinggi.
Peserta memenuhi seluruh kursi ruangan
Lebih lanjut Doni menjelaskan Indonesia masih terhindar dari kedua risiko tersebut, namun harus tetap waspada dengan permasalahan ekonomi global.
Keynote Speaker: Doni Primanto
“Alhamdulillah kita bersyukur di tahun 2022 ini, Indonesia masih terhindar dari kedua risiko tersebut, staglasi dan reflasi. Namun demikian kita tetap perlu mewaspadai lima permasalahan ekonomi global yakni pertumbuhan ekonomi global yang menurun serta meningkatnya risiko resesi di Amerika Serikat dan Eropa, tekanan inflasi yang sangat tinggi yang mendorong kenaikan harga energi dan pangan global, suku bunga tinggi, kuatnya Dolar Amerika dan fenomena penarikan dana investor global” tegasnya.
Salah satu peserta menyampaikan pendapatnya sekaligus bertanya kepada narasumber
Menurutnya, prospek nasional ekonomi Indonesia saat ini masih diperkirakan membaik. Bertambah kuatnya ekspor dan daya beli masyarakat juga masih terjadi ditengah kenaikan inflasi.
“Kita yakin bahwa prospek ekonomi ini didukung dengan keberlanjutan transformasi hilirisasi, pembangunan infrastruktur dan pariwisata. Di tahun 2022 ini, pertumbuhan kita masih berkisar 4,5% sampai 5,3% dan tentunya di tahun 2023 diperkirakan tetap kuat tapi sedikit melambat ke titik tengah, masih kisaran 4,5% sampai 5,3%. Kita perkirakan di tahun 2024 akan meningkat dikisaran 4,7% sampai 5,5% ” ungkapnya
Demikian juga stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah sangat kuatnya Dolar Amerika dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Hal ini karena komitmen tinggi BI untuk terus berada di pasar dalam menjaga tingkat volatilitas rupiah dan tetap kita jaga geraknya sesuai fundamentalnya.
Stabilitas eksternal tetap sehat karena didukung transaksi berjalan yang diperkirakan terus mencatat surplus dan untuk keseluruhan tahun 2022 tetep surplus 0,4% sampai dengan 1,2% dari PDB. Hal ini karena kuatnya kinerja ekspor kita sejalan dengan tingginya harga komoditas dan masih baiknya permintaan terhadap komoditas Indonesia.
Penyerahan cinderamata oleh Kepala BPU FEB UNS Dr. Akhmad Ikhwan, SE, MT kepada narasumber
Sementara itu, Lukman Hakim menyatakan tantangan global sudah mereda seperti pandemi dan rantai pasok, namun beberapa tantangan lain seperti kenaikan inflasi, normalisasi kebijakan dan pelemahan ekonomi masih menjadi penyebab tingginya ketidakpastian ekonomi dan keuangan.
Peserta foto bersama dengan narasumber
Lebih lanjut dikatakan ekonomi 2023 tetap optimis. Berdasarkan data dari BPS dan Bank Indonesia, Ekonomi Indonesia triwulan III-2022 terhadap triwulan III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,72%. Dari sisi produksi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 25,81%. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,64%.
Upaya transformasi ekonomi di tahun 2023 membutuhkan laju pemulihan ekonomi yang cepat dan kuat.
Melalui kebijakan fiskal tahun 2023 pemerintah akan menggunakan seluruh sumber daya untuk mengakselerasi agenda reformasi struktural pasca pandemi dan penguatan supply untuk peningkatan produktivitas. (Tetri)
Hosting another event under the Visiting Professor Program for the Kompetisi Kampus Merdeka Program (PKKM) 2022, the Bachelor of Management Study Program, FEB UNS, invited Associate Professor Clotilde Coron from IAE Paris Sorbonne Business School France. In the current Guest Lecture Management agenda, Assoc. Prof. Coron delivers material entitled ‘Organizational Justice and Flexibility’ through the Zoom Cloud Meeting platform. The Guest Lecture session was conducted on Wednesday, December 7th, 2022, and was led by Dr. Wulan Permatasari as Moderator.
The material presentation started with the organization configuration approach proposed by Mintzberg regarding the five internal actors in an organization, namely, the strategic plan officer (executive), middle management, center operation, technostructure, and supporting staff. “In the organizational configuration approach, each part of the five categories has a different role,” said Prof. Coron.
Related to Mintzberg’s approach, Prof. Coron further explains five coordination mechanisms that can be applied to different types of organizations. One of the coordination mechanisms is Participative Management (mutual adjustment), which is suitable for an organization with high competency and qualification, where only limited formal coordination is needed. “Example of this mechanism is project management, innovation research, and organization with complex problems. However, the challenge in applying this model is determining the collective objective. Because without this objective, the organization cannot operate well,” explains Prof. Coron.
The discussion about organization management is followed by the advantage of systems in human resource management and the significance of workplace flexibility. According to Prof. Coron, this flexibility is crucial in this VUCA environment, where transformation can happen quickly. For an organization, flexibility can be defined as the capacity to execute an initiative quickly and the capability to adjust organizational processes and structure.
Concluding the material presentation, Prof. Coron discussed organizational justice and the contribution of various theories in human resource management research. At the end of the session, students participated in an enthusiastic question-and-answer session with Prof. Coron.
Masih dalam rangkaian kegiatan Visiting Profesor dalam Rangka Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022, Program Studi S1 Manajemen FEB UNS kembali mengundang Associate Professor Clotilde Coron dari IAE Paris Sorbonne Businees School France, Rabu 7 Desember 2022 secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting.
Agenda Guest Lecture Management yang bertajuk ‘Organizational Justice and Flexibility,’ dipandu oleh Dr. Wulan Permatasari, selaku Moderator.
Paparan materi dimulai dengan pendekatan konfigurasi organisasi yang dicetuskan oleh Mintzberg yang meliputi lima pelaku internal dalam organisasi yaitu pemegang tugas strategi (eksekutif), manajemen tengah, pusat operasi, technostructure (desain metode kerja), serta staf pendukung.
“Dalam pendekatan konfigurasi organisasi, setiap bagian dari lima kategori tersebut memiliki peran yang berbeda,” jelas Prof. Coron.
Masih terkait pendekatan Mintzberg, Prof. Coron kemudian menjelaskan lima mekanisme koordinasi yang dapat diterapkan di jenis organisasi berbeda. Salah satu dari kelima mekanisme koordinasi tersebut yaitu Manajemen Partisipatif (mutual adjustment), contohnya, cocok diterapkan pada organisasi dengan kompetensi dan kualifikasi tinggi, dimana hanya sedikit koordinasi formal dibutuhkan.
“Contoh penerapan mekanisme ini adalah dalam manajemen proyek, kegiatan inovasi, dan organisasi dengan masalah yang kompleks. Meskipun begitu tantangan yang dihadapi dalam penerapan model ini adalah bagaimana caranya untuk menetapkan tujuan kolektif. Karena, tanpa tujuan ini maka organisasi tidak akan dapat berjalan,” ungkap Prof. Coron.
Paparan materi kemudian berlanjut dengan fungsi sistem dalam manajemen SDM serta pentingnya fleksibilitas di tempat kerja.
Menurut Prof. Coron, fleksibilitas ini sangat penting di era lingkungan VUCA (volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas), dimana perubahan sangat cepat terjadi. Bagi organisasi fleksibilitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengeksekusi sebuah inisiatif dengan cepat dan kemampuan untuk menyesuaikan proses dan struktur organisasi.
Mengakhiri paparan materi, Prof. Coron menyampaikan materi terkait keadilan dalam organisasi (Organizational Justice) serta kontribusi berbagai teori dalam sektor manajemen SDM.
Di akhir acara, mahasiswa tampak antusias dalam menyampaikan pertanyaan di sesi tanya jawab interaktif bersama Prof. Coron. (Tetri & Aulia)
The Management Study Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, hosted another Visiting Professor Series in Kompetisi Kampus Merdeka Program (PKKM) 2022. The current Guest Lecture: Human Resource Management, discusses the topic of ‘Digital and HRM’ on Tuesday, December 6th, 2022. The virtual Guest Lecture through Zoom Cloud Meeting invited Associate Professor Clotilde Coron from IAE Paris Sorbonne Business School, France, as the main speaker.
Led by Management Study Program lecturer, Dewanti Cahyaningsih, M.Rech., the agenda goes for around two hours, starting from 15.00 to 17.00 Western Indonesia Time.
Starting the material dissemination, Assoc. Prof. Coron explained the concept of digital to more than 130 participants. “Digital is no longer limited to tools, but now, the concept of digital covers revolution of space and time, collaboration, information, datafication, and personalization. For instance, right now, it is highly possible for us to access the same information even if we are not in the same room or location.”
Further, she explains the digital technology applied in the human resource management sector and the existing challenges, which include disruption, economic platforms, collaboration, and automatization. On the other hand, she also mentioned the advantages of digital technology adoption in human resource management, including productivity improvement, enhanced focus on high-added-value assignments, and data usage for human resource performance improvement.
An interactive discussion ensues after the material presentation between Assoc. Prof. Coron with the participants of the Visiting Professor Lecture.
Yth.
Para Dosen Pengampu MK
Para Mahasiswa
Prodi S1, S2 dan S3
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS
Kami sampaikan info tahapan perkuliahan Semester Ganjil Agustus 2022 – Januari 2023 sebagai berikut :
1️⃣ UAS, tanggal 12 sd 23 Desember 2022
2️⃣ Masa sanggah nilai, tanggal 9 sd 13 Januari 2023
3️⃣ Entry Nilai di Siakad paling lambat, tanggal 20 Januari 2023
4️⃣ Yudisium, tanggal 23 Januari 2023
Distribusi Rekening Pegawai PNS pada Bank BRI akan dilaksanakan di Ruang Alumni Lounge Gedung Soeharno TS Lantai 1 FEB UNS, Kamis dan Jumat 8-9 Desember 2022. Persyaratan yang harus dibawa: FC KTP, FC NPWP, Membawa HP dengan No Telp Aktif (Selain Flexy, SmartFren, Axis) serta tersedia pulsa reguler minimal Rp 3000.
Program Studi (Prodi) S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengadakan Rangkaian Kegiatan Visiting Profesor dalam Rangka Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022 yakni Guest Lecture Human Resource Management, Selasa 6 Desember 2022
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut membahas topik ‘Digital and HRM’ dengan menghadirkan Associate Professor Clotilde Coron dari IAE Paris Sorbonne Businees School France.
Dewanti Cahyaningsih, M.Rech., Dosen Prodi S1 Manajemen FEB UNS memandu jalannya acara dan berlangsung selama kurang lebih 2 jam.
Assoc. Prof. Coron mengawali paparan materi dengan menjelaskan tentang konsep digital kepada lebih dari 130 peserta yang hadir secara daring.
“Digital tidak lagi terbatas pada alat, namun sekarang konsep digital mencakup revolusi ruang dan waktu, kolaborasi, informasi, datafication, dan personalisasi. Contohnya, saat ini sangat mungkin bagi kita untuk mengakses informasi yang sama meskipun kita tidak berada di satu ruang atau lokasi yang sama”, tuturnya.
Lebih lanjut Prof. Coron menjelaskan mengenai teknologi digital yang telah diterapkan di sektor manajemen sumber daya manusia (SDM), tantangan yang dihadapi, yang mencakup disrupsi, platform economy, kolaborasi, dan otomatisasi.
Disisi lain, manfaat dari penerapan teknologi digital di sektor SDM meliputi peningkatan produktifitas, peningkatan fokus pada tugas-tugas dengan nilai tambah yang tinggi, serta penggunaan data untuk peningkatan performa SDM.
Setelah paparan materi, acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara Assoc. Prof. Coron dan peserta kuliah umum Visiting Professor. (Tetri & Aulia)
Management Study Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), hosted a Guest Lecture Operation Research as part of the Visiting Professor Series under the Kompetisi Kampus Merdeka Program (PKKM) 2022. The agenda invited Prof. Daniel Chicksand from Birmingham Business School, UK, as the main speaker.
The guest lecture entitled ‘Guest Lecture Operation Research: Inventory Management’ was conducted on Thursday, December 1st, 2022, through the Zoom Cloud Meeting and was led by Dr. Yong Digiatmo as Moderator.
Opening the discussion, Prof. Chicksand reviewed the material delivered in the previous visiting professor session to start the discussion regarding production capacity. Inventory management aims to align companies’ production capacity to market demand. “Capacity can be defined as the quantity of product or service that can be provided by a company at a certain time. Therefore, inventory management can help to avoid unnecessary costs arising due to waste,” explained Prof. Chicksand.
In the first session, Prof. Chicksand explains the types of inventory and the advantage of inventory for a company. Meanwhile, in the second session, he explains more about inventory decisions, involving management decisions regarding the level of inventory, price, supplier, and purchasing period. The discussion also covers the Economic Order Quantity (EOQ) as well as other aspects that need to be considered in choosing suitable inventory technology.