FEB

Blog

  • Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UNS Menerima Kunjungan PPIE Universitas Indonesia

    Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UNS Menerima Kunjungan PPIE Universitas Indonesia

    Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi (PPIE) Universitas Indonesia, Rabu, 16 November 2022 di ruang Teleconference Gedung Soedarah Soepono FEB UNS.

    Kunjungan PPIE  UI yang dipimpin oleh Diah Widyawati, PhD dan didampingi Rus’an Nasrudin, PhD serta staf tendik Aini Luthfiyah diterima oleh Kepala Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan (EP), Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D dan tim.

    Diah Widyawati mengemukakan bahwa tujuan mereka mengunjungi Prodi EP FEB UNS adalah roadshow kerjasama publikasi artikel jurnal. Secara spesifik, mengemukakan kemungkinan saling bertukar artikel mahasiwa antar jurnal yang dimiliki UI, yaitu Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia (JEPI) dengan Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan (JIEP) dari Prodi EP UNS.

    Bhimo Rizky Samudro, Ph.D, Kaprodi sekaligus Editor Chief JIEP menyambut baik tawaran dari UI sekaligus menjelaskan tentang posisi JIEP saat ini. Hal serupa ditambahkan oleh koordinator peminatan Ekonomi Pembangunan Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) FEB UNS, Tri Mulyaningsih, PhD  tentang kemungkinan pertukaran artikel terutama untuk kalangan mahasiswa pasca. Selain itu, Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu mewakili Dosen Ekonomi Pembangunan UNS juga menyampaikan kemungkinan penulisan artikel secara bersama dari dosen prodi Ekonomi Pembangunan UNS dan UI.

    Kegiatan yang berlangsung dalam bentuk diskusi ini berlangsung akrab dan interaktif. Usai kegiatan dilanjutkan dengan bertukar cinderamata dan foto bersama. (Tetri)

  • Hosting Workshop on Mastering the Art of Research Article Publication in Ranked Journal, Management Study Program Invited Dr. Chandana Hewege

    Hosting Workshop on Mastering the Art of Research Article Publication in Ranked Journal, Management Study Program Invited Dr. Chandana Hewege

    Management Study Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, hosted another Visiting Professor lecture as part of the Visiting Professor Series Kompetisi Kampus Merdeka Program (PKKM) 2022. In the agenda conducted on Thursday, November 17th, 2022, the Study Program invited Dr. Chandana Hewege from Swinburne Business School, Australia, through a Zoom Cloud Meeting.

    This Workshop session discusses research article publication submission to a reputable international journal. Starting the material presentation, Dr. Hewege shared motivation with the participants. “When facing rejection in the scientific research article publication process, don’t give up. This failure is common in the publication process for a scientific research article, especially when we targeted to get published in a reputable journal,” said Dr. Hewege.

    Research, according to Dr. Hewege, is an interesting activity, but of course, there are academic members who are less interested in conducting research activities. However, to develop an excellent academic career, an academician must be involved in a balanced activity. “On this occasion, the material I am about to share is based on my experiences on various processes of publications. Hopefully, the material and the discussion can be a motivation for all the participants,” hopes Dr. Hewege.

    The material delivered in this event covers several points starting from the publication process, publication outlet selection, the importance of special issues journal, understanding journal editors, understanding good quality research articles, how to pass the desk review process, and tips on improving article quality. Regarding publication outlet selection, Dr. Hewege suggested that the author should be careful with predatory journals.

    Concluding the material presentation, Dr. Hewege shares essential tips on the research article publication process. The event went on with a discussion with the workshop participants.

  • Mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital Ikuti Digilife, Elevate Your Career Through the Digital Industry

    Mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital Ikuti Digilife, Elevate Your Career Through the Digital Industry

    Mahasiswa Progam Studi (Prodi) S1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti kegiatan Kuliah Dosen Tamu yang bertemakan DIGILIFE, Elevate Your Career Through the Digital Industry, Senin 7 November 2022 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

    Di kegiatan itu, dua pembicara dihadirkan untuk memberikan wawasan terkait bisnis digital, Natali Ardianto, Co-founder & CEA Lifepack.id formet CTO Tiket.com dan Dian Cita Putri, Talent Acquisition Intern at Segari.

    Kepala Program Studi S1 Bisnis Digital Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D dalam sambutannya  menyampaikan, kegiatan ini telah dirancang untuk menyiapkan mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital agar selain paham teori yang diajarkan di perkuliahan, juga mengetahui bisnis yang sesungguhnya.

    Tastaftiyan Risfandy, Ph.D, Kepala Program Studi S1 Bisnis Digital saat memberikan sambutan
    Natali Ardianto berdiskusi dengan mahasiswa

    “Dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Medeka (MBKM), mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi atau teori-teori di perkuliahan saja, namun juga belajar bisnis yang riil dari para praktisi, yang kompeten di bidangnya”

    Dian Cita Putri saat presentasi

    Kepada Mahasiswa angkatan pertama tersebut, Dr. Tastaftiyan menyampaikan mahasiswa akan mendapat materi dari semester 1 hingga 5. Selanjutnya di semester 6 dan 7 itu, mahasiswa dapat magang di luar kampus, misalnya dengan magang di perusahaan-perusahaan  teknologi.

    Natali Ardianto dalam presentasinya mengajak kepada mahasiswa untuk memiliki mindset atau pola pikir yang tepat. Disekitar kita ada banyak masalah, maka dengan segala kemampuan kita cari solusinya. Generasi yang kuat adalah generasi yang siap menghadapi masalah.

    Mahasiswa juga harus memiliki nilai lebih. Cara menambahkan value adalah dengan berorganisasi. Mahasiswa jangan hanya berhenti dari apa yang diajarkan di kelas tapi juga berorganisasi dan menjalin networking itu penting sekali, bergabung dengan komunitas yang jelas. Mahasiswa diharapkan juga selalu berusaha mempertajam kemampuannya. (Tetri)

  • Adakan Workshop Mastering the Art of Research Article Publication in Ranked Journal, Prodi S1 Manajemen Hadirkan Dr. Chandana Hewege

    Adakan Workshop Mastering the Art of Research Article Publication in Ranked Journal, Prodi S1 Manajemen Hadirkan Dr. Chandana Hewege

    Prodi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali hadirkan Visiting Professor sebagai bagian dari Rangkaian kegiatan Visiting Profesor Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022.

    Dr. Chandana Hewege dari Swinburne Business School, Australia menjadi narasumber dalam agenda daring melalui Zoom Cloud Meeting yang dilaksanakan Kamis 17 November 2022 tersebut. Workshop ini membahas secara mendalam tentang penerbitan artikel riset pada jurnal bereputasi.

    Mengawali paparan materi, Dr. Hewege memberikan motivasi penting kepada peserta yang hadir.

    “Saat menghadapi ‘rejection’ dalam proses penerbitan artikel ilmiah, jangan berputus asa. Kegagalan ini adalah hal yang umum terjadi dalam proses publikasi artikel ilmiah, terlebih jika kita menargetkan artikel kita untuk terpublikasi di jurnal bereputasi,” ungkap Dr. Hewege.

    Menurut Dr. Hewege, riset adalah kegiatan yang menarik, namun tentunya ada juga akademisi yang kurang tertarik dalam melakukan kegiatan penelitian. Meskipun begitu, untuk mengembangkan karir akademik yang baik, tentu seorang akademisi dan dosen perlu menyeimbangkan berbagai kegiatan.

    “Dalam kesempatan ini materi yang akan saya sampaikan adalah pengalaman saya dalam berbagai proses publikasi. Semoga materi tersebut dan diskusi yang akan berlangsung dapat memberikan dorongan dan motivasi bagi seluruh peserta yang hadir,” harap Dr. Hewege.

    Paparan materi yang disampaikan mencakup beberapa poin, antara lain proses publikasi, pemilihan outlet publikasi, pentingnya special issues journal, memahami editor jurnal, memahami kualitas artikel yang baik, cara lolos dari desk review, serta tips-tips untuk memperbaiki kualitas artikel.

    Terkait pemilihan outlet, Dr. Hewege menyarankan agar penulis berhati-hati terhadap jurnal-jurnal predator.

    Menutup paparan materi, Dr. Hewege membagikan tips esensial dalam proses publikasi artikel riset.  Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab bersama peserta workshop. (Tetri & Aulia)

  • Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Olimpiade Ekonomi Islam  2022

    Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Olimpiade Ekonomi Islam  2022

    Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Novita Anggun Pratiwi bersama anggota tim dari fakultas yang berbeda, Nasim Hamid dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan serta Risyad dari Fakultas Teknik berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Ekonomi Islam 2022 yang digelar di Universitas Riau, 9-12 November 2022. Ketiganya merupakan mahasiswa dari pembinaan beasiswa yang sama yaitu Rumah Kepemimpinan.

    Kolaborasi yang hebat dan supportif ketiga mahasiswa UNS tersebut berhasil membawa piala kemenangan setelah berkompetisi dengan 27 tim dari berbagai universitas yang ada di Indonesia. Tim mendapat peringkat 1 dengan perolehan skor 664.

    Novita yang juga Ketua Tim sangat bahagia dan bersyukur atas peraihan yang telah dicapai timnya di Olimpiade Ekonomi Islam  2022.

    “Ketika diumumkan menjadi juara 1, kami benar-benar bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan amanah juara di pundak kami. Kami tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Meskipun kami dari 3 jurusan yang berbeda, hal itu tidak menjadikan kami membatasi diri untuk mempelajari hal lain untuk memperluas wawasan dan tidak hanya spesifikasi ilmu. Selain itu, selama di sana kami bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah yang sangat ramah dan seru. Kami sampai di titik ini tidak bisa dilepas dari doa orang tua kami dan teman-teman kami serta dorongan dari lingkungan Rumah Kepemimpinan” ungkapnya.

    Novita dan tim berhasil melalui tahapan kompetisi olimpiade dengan lancar. Di babak penyisihan, tim mengerjakan soal sebanyak 300 soal secara online dan setelah itu dinyatakan lolos kebabak semifinal dengan total nilai tertinggi.

    Babak semifinal dilaksanakan secara offline di Universitas Riau dengan metode cerdas cermat. Dari semifinal tersebut dipilih 7 besar untuk melanjutkan ke babak final. Untuk teknis final para peserta diberikan study case dan timnya mendapat case tentang Investasi Syariah.

    Menurutnya, keinginan mengikuti lomba ini berawal dari keresahan ketiganya tentang prestasi yang belum optimal dalam memanfaatkan peluang dengan lomba-lomba yang ada. Dorongan untuk mengikuti lomba ini tidak hanya dari individu, tetapi dari iklim Rumah Kepemimpinan yang prestatif. Hal itu yang memicu mereka untuk meng-upgrade diri ke depannya dengan hal-hal baik.

    Novita juga berharap rekan-rekan mahasiswa yang lain agar bisa memperoleh juara dalam perlombaan. Dikatakannya, usaha tidak hanya sekedar usaha tetapi perlu dirancang secara strategis agar dapat menghasilkan yang optimal. Usaha saja tidak cukup untuk mengantarkan ke panggung juara tetapi lengkapilah perjuangan kita dengan doa kepada Allah SWT dan orang tua. Jangan pernah tidak melibatkan Tuhan yang memiliki skenario terindah dalam kehidupan. (Tetri)

     

  • Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik FEB UNS: Mari Kita Tanamkan Rasa Memiliki FEB

    Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik FEB UNS: Mari Kita Tanamkan Rasa Memiliki FEB

    Sense of belonging  atau rasa memiliki organisasi harus selalu kita tanamkan. Dengan hal itu, akan menumbuhkan sense of responsibility atau tanggung jawab terhadap organisasi tersebut. Sikap ini yang harus selalu kita tumbuhkan pada diri kita semua untuk memajukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS). Dengan rasa memiliki itu, maka ketika bekerja, kita akan merasa bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang kita lakukan dan akan memberikan yang terbaik.

    Pernyataan itu disampaikan Dr. Djuminah, M.Si., Ak, Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik FEB UNS pada kegiatan Evaluasi Kinerja dan Perilaku Pegawai yang diselenggarakan di Aula Konimex Gedung Bakhtiar Effendi FEB UNS, Rabu, 16 November 2022.

    Di hadapan seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) FEB UNS,  Dr. Djuminah juga mengingatkan agar Tendik FEB harus selalu bersinergi, menjaga kekompakan.

    “Sesuai dengan arahan Rektor UNS yang sering didengungkan kepada seluruh pegawai untuk bekerja dengan keras, cerdas,  tuntas dan ikhlas, mari kita selalu bersinergi. Bekerja secara ikhlas untuk kepentingan bersama dan bukan untuk kepentingan pribadi. Dan jika ada perbedaan di sana-sini itu adalah hal biasa, yang terpenting visi kita tetap sama” tegasnya.

    Dr. Djuminah juga berpesan kepada Tendik untuk dapat bersikap dewasa apabila menghadapi situasi atau kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan dan tetap selalu menjaga layanan yang prima untuk kemajuan FEB UNS.

    Kegiatan yang diadakan secara serius tapi santai tersebut diawali dengan evaluasi kinerja dan perilaku oleh Wakil Dekan Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik FEB dilanjutkan oleh Koordinator dan Sub Koordinator. Tendik juga diberi kesempatan untuk memberikan masukan atau saran terhadap kinerja pimpinan.

    Hasil dari kegiatan tersebut akan dicatat dan dijadikan bahan untuk evaluasi pimpinan. (Tetri)

  • Bahas Penulisan Tesis dan Publikasi Jurnal Ilmiah, Prodi MESP Hadirkan 2 Narasumber

    Bahas Penulisan Tesis dan Publikasi Jurnal Ilmiah, Prodi MESP Hadirkan 2 Narasumber

    Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Penulisan Tesis dan Publikasi Jurnal Ilmiah,  Senin, 14 November 2022 di Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3 FEB UNS.

    Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut dibuka oleh Kepala Prodi MESP, Dr. Evi Gravitiani, SE., M.Si. Dua pembicara dihadirkan yakni Prof. Dr. Djoni Hartono, S.Si., M.E., Kepala Faculty Academy UI dengan materi Strategi Menulis Publikasi Ilmiah dan Tri Mulyaningsih, SE, M.Si,.Ph.D, Dosen FEB UNS dengan materi Tips Menulis Tesis dengan Baik dan Benar.

    Sebelum masuk ke materi, melalui aplikasi mentimeter, Tri Mulyaningsih, Ph.D mengajak peserta menyampaikan pendapat atau pengalamannya terhadap makanan kesukaan. Peserta secara langsung menyampaikan pendapatnya melalui handphone masing-masing. Selanjutnya, beberapa pertanyaan terkait disampaikan lebih spesifik lagi.

    Contoh sederhana ini untuk menggambarkan bahwa sebenarnya sebuah topik besar bisa dengan mudah untuk dikerucutkan atau dibuat lebih spesifik. Demikian juga dalam sebuah penelitian, seorang peneliti harus bisa membuat topik penelitian yang lebih spesifik.

    Peserta yang hadir di Aula Konimex

    Menggali pendapat dengan mentimeter ini mulai biasa digunakan oleh Tri Mulyaningsih, Ph.D di setiap akan memulai presentasi agar suasana lebih menyenangkan, komunikatif  dan interaktif.

    Menurutnya, aplikasi ini sebagai solusi untuk membuat survey sederhana secara online sehingga presentasi yang disampaikan lebih interaktif karena bisa langssung menggali pendapat peserta secara langsung.

    Masuk ke materi, Dosen Prodi Ekonomi dan Pembangunan FEB UNS tersebut menyampaikan bahwa tahap awal dalam sebuah penelitian adalah dengan menemukan masalah penelitian.

    “Permasalahan di bidang ilmu ekonomi banyak sekali ditemukan di sekeliling kita, misalnya tentang Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Setelah menemukan masalah, tahap berikutnya adalah mengidentifikasi masalah tersebut lebih khusus lagi. Lalu berikan alasan mengapa Anda melakukan penelitian itu. Dan tunjukkan research gap-nya” jelasnya.

    Lebih lanjut dijelaskan, Research gap itu dapat berupa kebaruan penelitian; Masalah yang akan diteliti belum pernah diteliti sebelumnya oleh peneliti lain; Masalah penelitian sudah pernah diteliti namun ada aspek penting yang terlewat; Kebijakan baru dan memerlukan studi bagaimana pengaruhnya pada masyarakat; Metode Penelitian yang digunakan lebih baik dibandingkan metode sebelumnya atau bisa juga dengan menguji teori pada satu setting penelitian yang berbeda dan belum pernah dilakukan sebelumnya.

    Seorang peneliti memiliki peluang yang lebih besar untuk melakukan penelitian dari permasalahan yang masih sangat baru, misalnya tentang Cryptocurrency. Masalah ini masih sangat menarik untuk dieksplorasi, karena barang baru berarti belum banyak yang melakukan penelitian.

    Peserta yang mengikuti secara daring

    Dia juga menyemangati dan memotivasi peserta yang sebagian besar mahasiswa bahwa menyusun penelitian itu sebenarnya mudah dan berpesan untuk rajin berkonsultasi dengan pembimbing.

    “Penelitian ekonomi itu sebenarnya mudah, jika akan melihat ke belakang maka yang diteliti adalah pengaruhnya  ataukah melihat ke depan, berarti yang diteliti dampaknya. Saya harap kalian lebih rajin untuk berkonsultasi dengan pembimbing masing-masing, insyaAllah penelitiannya  akan lebih lancar dan cepat selesai” katanya memotivasi.

    Sementara itu, Prof. Djoni  menekankan kepada peserta untuk lebih fokus dan sabar dalam melakukan penelitian hingga terpublikasikan.

    “Penelitian hingga publikasi memerlukan proses yang panjang.  Dimulai dari melakukan penelitian atau riset, lalu menyusun dalam bentuk tulisan, memilih jurnal dan submit artikel, serta publikasi artikel. Untuk sampai pada publikasi artikel, seorang peneliti itu perlu fokus dan juga punya daya tahan, pantang menyerah, perlu kesabaran” tegasnya.

    Prof. Djoni juga menjelaskan bahwa paper yang diinginkan editor adalah paper yang kualitasnya baik, dari tampilan maupun substansinya. Tampilan paper meliputi penulisan persamaan, gambar,  tabel, cara menyajikan tulisan. Sedangkan substansinya meliputi pentingnya penelitian dilakukan, kontribusi, konsistensi antara  tujuan,  metode dan hasil serta kesimpulan/ implikasi kebijakan. (Tetri)

  • FEB UNS Students Won Second Place in National Accounting Competition

    FEB UNS Students Won Second Place in National Accounting Competition

    Students from the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, successfully won second place in the National Accounting Competition (NAC) organized by Universitas Muria Kudus. The three students, Nur Pujiastuti, Sukma Mely Asmara, and Raditya Puspa Oksavin, were students of the Accounting Study Program FEB UNS.

    The Team leader, Nur Pujiastuti, or Puji for short, states that the virtual competition was attended by 33 teams from 17 universities in 9 provinces across Indonesia. Their team successfully passed four strict competition stages.

    Final Round in Impromptu Motion Debate

    In the elimination stages, the team must solve 100 multiple-choice accounting quiz questions, while in the main round, they must solve individual multiple-choice questions, followed by relay essay questions. As for the semifinal round, the team is required to work on a case study and present their discussion conclusion under the topic of Inventory Audit.

    On the final round on October 19th, 2022, the finalists competed in Impromptu Motion Debate entitled The Dead of Accounting, Dissipation of CSR Virtue and Transfer Pricing.

    The three students were currently enrolled in their seventh semester and, since their fourth semester, had participated in numerous virtual competitions. However, most of their past endeavors stopped at the semifinal rounds. Fortuitously the NAC was conducted this semester, and the three took the opportunity to compete for the winning medal.

    Group photo with the winner and NAC organizer

    According to Puji, their motivation for participating in this championship is to give the best memento for FEB UNS.

    “At the beginning, we were encouraged to take this opportunity with great expectation to win the medal for FEB UNS. Alhamdulillah, our wishes were finally accomplished. We don’t know whether we can compete at the future championship since next semester we must start focusing on our bachelor thesis research,” she revealed.

    Another team member, Raditya, states that his team was optimistic about winning the competition. From the beginning, the team has set a target to win the challenge. In each competition stage, the three encourage and trust each other, and they are confident to pass each stage well.

    Aside from their optimism, they always pray and trust in Allah’s provisions for all of their efforts.

    Group Photo with Leaders of Universitas Muara Kudus

    For Sukma, participating in competitions such as NAC brings valuable experiences. To accomplish an achievement, indeed, is not easy and full of challenges, but according to her, they must stay tenacious.

    Moreover, other than pursuing study at a higher education institution, students must develop their competency and carve various achievements through competition participation. Supporting facilities are provided by the faculty, and students can take advantage of these facilities the best they can.

    “Our team had faced failures in previous championships, but through those failures, we found the motivation to evaluate our shortcomings and strive better in the next opportunities. While doing our best, it is not enough to only work hard, and we also need to pray. God will bless us according to our effort. God is blessing us not because of our status but because He is the Most Gracious and Merciful.

  • Mahasiswa FEB UNS Juara 2 di National Accounting Competition

    Mahasiswa FEB UNS Juara 2 di National Accounting Competition

    Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 2 pada National Accounting Competition (NAC) yang diselenggarakan di Universitas Muara Kudus. Ketiganya, Nur Pujiastuti, Sukma Mely Asmara dan Raditya Puspa Oksavina merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Akuntansi FEB UNS.

    Ketua Tim, Nur Pujiastuti atau biasa dipanggil Puji menyampaikan  kompetisi yang digelar secara luring itu diikuti oleh 33 tim dari 17 universitas dan 9 provinsi di Indonesia. Tim berhasil melalui 4 babak kompetisi dengan persaingan yang sangat ketat.

    Di babak penyisihan, tim menyelesaikan 100 soal akuntansi pilihan ganda dan di babak mainround menyelesaikan soal individu pilihan ganda dan soal estafet uraian. Sementara itu pada babak semifinal mengerjakan soal studi kasus dan presentasi dengan topik Studi Kasus Audit Persediaan.

    Sesi Final Debat Mosi Impromptu

    Sedangkan di babak final yang diselenggarakan pada 19 Oktober 2022 lalu, tim beserta dengan finalis lainnya melalui tahapan debat mosi impromptu dengan judul: The Dead of Accounting,  Mengaburnya Marwah CSR dan Transfer Pricing.

    Ketiga mahasiswa tersebut, saat ini kuliah semester 7 dan sejak semester semester 4 sudah membentuk tim untuk mengikuti lomba-lomba yang dilaksanakan daring.  Namun tim hanya mencapai pada semi final.  Kebetulan di  semester ini, NAC dilaksanakan secara luring dan ketiganya mengambil kesempatan baik untuk  membawa piala di kompetisi itu.

    Menurut Puji, motivasi mereka mengikuti lomba ini adalah memberikan kenang-kenangan terbaik bagi FEB UNS.

     “Di awal, kami bertiga semangat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan harapan besar dapat membawa piala bagi FEB, yang alhamdulillah akhirnya tercapai juga. Kapan lagi kami mengikuti perlombaan karena semester depan kami bertiga harus sudah fokus pada skripsi” ungkapnya gembira.

    Foto bersama pemenang lomba dan penyelenggara NAC 

    Anggota tim lain, Raditya mengatakan timnya sangat optimis untuk memenangkan kompetisi ini. Dari awal, sudah menargetkan bawa piala.   Dalam setiap babak yang dilalui, mereka selalu saling menguatkan dan saling memberikan kepercayaan satu sama lain dan yakin akan bisa melewati setiap babak dengan baik.

    Disamping rasa optimis untuk dapat membawa piala, mereka juga terus berdoa dan bertawakal kepada Allah atas semua yang telah diupayakan.

    Bagi Sukma, mengikuti kompetisi seperti NAC ini memberikan banyak pengalaman berharga. Untuk mencapai sebuah prestasi memang tidak mudah dan akan banyak tantangan namun kita harus tetap semangat.

    Menurutnya, selain menuntut ilmu di bangku kuliah, mahasiswa juga harus mengembangkan diri, mengukir prestasi dengan mengikuti berbagai kompetisi. Berbagai fasilitas telah disediakan oleh pihak kampus dan mahasiswa harus  bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.

    Foto bersama Pimpinan Universitas Muara Kudus

     “Tim kami juga pernah gagal dalam beberapa perlombaan, tapi dengan kegagalan itu, kami jadikan motivasi untuk mengevaluasi  diri dan melakukan usaha yang lebih baik lagi di kesempatan mendatang. Dalam menjalani proses,  selain usaha, kita juga harus berdoa. Tuhan akan memberikan sesuai dengan apa yang sudah kita lakukan. Tuhan akan memberi bukan karena siapa kita tapi karena Tuhan itu Maha Pemurah dan Penyayang” pungkasnya. (Tetri)

  • DESP FEB UNS Visited IUP UI, Discussing International Class Development

    DESP FEB UNS Visited IUP UI, Discussing International Class Development

    The Development Economics Study Program (DESP), Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, visited Universitas Indonesia Wednesday, 9 November 2022.

    The visit led by the Head of the Development Economics Study Program FEB UNS,  was conducted as Focus Group Discussion (FGD) between DESP FEB UNS and IUP UI. The agenda was conducted at Meeting Room of Main Administration Building 2nd Floor, Universitas Indonesia.

    Dr. Isfandiarni, S.E., M.A., the Coordinator of IUP UI welcomed the Head of Development Economics Study Program FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., and the team.

    “Welcome to IUP UI. On this occasion, we will exchange experiences, we have our experiences in IUP UI, and also, there is knowledge brought by the UNS entourage to be shared and discussed. Hopefully, this discussion will lead to a collaboration between UI and UNS, especially DESP FEB UNS,” she said welcomed the FEB Team.

    Further, Dr. Isfa explained the journey of IUP UI and the process they undergo to reach its current state. A strong commitment from UI leaders becomes one of the crucial keys to conducting a qualified international class.

    The discussion moderated by the Head of Economics Department UI, Vid Adrison, S.E., M.A., Ph.D., goes amicably with interactive discussion. The agenda was concluded with a group picture taken as a token of appreciation.