FEB

Blog

  • Program Studi S1 Akuntansi UNS Jalin Kerja Sama dengan Center for Economic, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga Selenggarakan Stata Training Class

    Program Studi S1 Akuntansi UNS Jalin Kerja Sama dengan Center for Economic, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga Selenggarakan Stata Training Class

    Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS)  menjalin kolaborasi strategis dengan Center for Economic, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga melalui penyelenggaraan Stata Training Class yang diadakan pada 7–8 Agustus 2025 di Laboratorium Project Based Learning FEB UNS.

    Kegiatan ini dirancang khusus untuk dosen Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS dengan cakupan materi yang mengakomodasi tingkat pemula hingga menengah, sehingga baik peserta yang baru pertama kali menggunakan Stata maupun yang ingin mendalami teknik lanjutan dapat memperoleh manfaat optimal.

    Pada hari pertama, sesi Using Stata Effectively: The Fundamentals membuka rangkaian pelatihan dengan pengenalan antarmuka Stata, manajemen basis data, dan penggunaan do-file untuk memudahkan dokumentasi skrip analisis.

    Materi disampaikan oleh Hamidah Dwi Nita dan didampingi oleh Meifaza Ainur Rosyidah dan Cindi Nandita Dewi, mengajak peserta untuk melakukan praktik langsung mulai dari pembersihan data, penyusunan variabel, hingga penerapan analisis statistik deskriptif dan inferensial.

    Tidak ketinggalan, teknik pembuatan grafik informatif dan pembuatan laporan yang dapat direproduksi (reproducible reporting) turut dibahas guna mendukung kualitas publikasi ilmiah dan transparansi proses analisis.

    Memasuki hari kedua, materi bergeser ke topik Panel-Data Analysis Using Stata yang mencakup konsep dan implementasi regresi linier sederhana, regresi berganda, serta perbedaan antara fixed effects dan random effects.

    Peserta juga diperkenalkan pada metode estimasi variabel instrumental untuk mengatasi masalah endogenitas, serta model panel-data dinamis yang memungkinkan analisis data deret waktu lintas individu. Setiap teknik dianalisis secara mendalam, mulai dari pemilihan perintah Stata yang tepat hingga interpretasi keluaran (output) dan verifikasi asumsi model.

    Stata Training Class ini tidak hanya bersifat edukatif tetapi juga berfungsi sebagai “refresh ulang” bagi dosen yang sudah pernah menggunakan Stata sebelumnya, mengulang dasar-dasar sekaligus mempelajari fitur lanjutan memungkinkan kita menjaga konsistensi kualitas riset dan tetap up-to-date dengan perkembangan kemampuan analisis data.

    Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, pelatihan ini menyediakan kesempatan bagi dosen Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS untuk berdiskusi langsung dengan para pakar statistik CESGS UNAIR.

    Diskusi tersebut meliputi pemecahan permasalahan riil dalam riset akuntansi, strategi pengolahan data besar (big data), dan cara mengoptimalkan sumber daya Stata untuk publikasi di jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

    Dengan bekal keterampilan ini, diharapkan para dosen Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS akan lebih percaya diri dalam merancang penelitian kuantitatif, meningkatkan mutu pengajaran, serta mendongkrak produktivitas publikasi ilmiah berbasis analisis data yang kuat.

    Kegiatan pelatihan Analisis Data Stata Training Class mencerminkan kontribusi Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS terhadap SDG 4: Quality Education—dengan meningkatkan kompetensi dosen melalui penguasaan teknik analisis kuantitatif modern—serta SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure, khususnya target 9.5, yang mendorong peningkatan riset dan kapasitas teknologi akademik di perguruan tinggi.
    (SDG 9 target 9.5 terkait peningkatan penelitian dan inovasi teknologi)

  • Curriculum Review: MAKSI Program Invites Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan from Universiti Putra Malaysia

    Curriculum Review: MAKSI Program Invites Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan from Universiti Putra Malaysia

    The Master of Accounting (MAKSI) Study Program, Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) held a Curriculum Review for the Master of Accounting Study Program (MAKSI) on Tuesday, August 5, 2025, in Meeting Room 1, Soeharno TS Building, FEB UNS. On this occasion, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan from Universiti Putra Malaysia (UPM) joined virtually to review the MAKSI curriculum.

    In his opening remarks, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., Dean of FEB UNS, welcomed and expressed his gratitude to Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan for taking the time to attend the curriculum review session. “Currently, our faculty has achieved the “Excellent” category from LAMEMBA and is ranked 350th in Asia. Nevertheless, we still require reviews and suggestions from external parties to gain fresh perspectives that will help us enhance our quality,” said Prof. Bhimo.

    He further noted that an external review would greatly assist the program in identifying areas for improvement as future development targets. Prof. Bhimo also hoped that the discussion would yield new perspectives and insights from Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan, particularly considering that UPM has successfully obtained AACSB accreditation.

    Serving as moderator, Nasyi’ah Hasanah Purnomowati, S.E., M.Sc., Ak., stated that the aim of the event was to gather feedback and recommendations from relevant stakeholders, including the external reviewer present. She expressed her hope that the suggestions provided would offer valuable input for improving the quality of teaching and learning activities, contribute to curriculum development, and serve as a guide for achieving international quality standards.

    Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan conveyed his appreciation for the invitation to serve as a reviewer, particularly to the Dean of FEB UNS, Prof. Bhimo. He mentioned that on this occasion, he would mainly share his experiences in conducting curriculum reviews and serving as an auditor at various universities.

    He expressed his hope for an interactive session where all participants could actively engage in discussions about the MAKSI curriculum. “This opportunity will be more of a sharing session, and I am very open to any questions. I will certainly have a few questions (for the Study Program) myself, so let’s make this event as interactive as possible,” he remarked.

    Lulus Kurniasih, S.E., M.Si., Ak., Ph.D., Head of the MAKSI Program and MAKSI faculty member, was actively involved in the discussion.

    This curriculum review, inviting Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan does not only serves to strengthen the quality of education (in line with the SDG 4: Quality Education), but also highlighting the need for international partnership to broaden academic perspective, a concrete step in achieving the SDG 17: Partnership to achieve the Goals.

  • Review Kurikulum, Prodi MAKSI Hadirkan Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan dari Universiti Putra Malaysia

    Review Kurikulum, Prodi MAKSI Hadirkan Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan dari Universiti Putra Malaysia

    Program Studi Magister Akuntansi (MAKSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan Review Kurikulum Prodi Magister Akuntansi, Selasa 5 Agustus 2025  di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

    Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan dari Universiti Putra Malaysia (UPM) hadir secara daring untuk mereview kurikulum Prodi MAKSI.

    Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan yang telah bersedia hadir dalam rangka review kurikulum Prodi MAKSI.

    “Saat ini fakultas kami telah berhasil mendapatkan akreditasi Unggul dari LAMEMBA dan juga berada di ranking 350 di level Asia. Meskipun begitu kami masih memerlukan review dan saran dari pihak eksternal untuk bisa mendapatkan perspektif baru untuk dapat meningkatkan kualitas kami,” ungkap Prof. Bhimo.

    Lebih lanjut Prof. Bhimo menyampaikan bahwa review eksternal akan sangat membantu prodi untuk dapat memetakan kekurangan sebagai target perbaikan di kemudian hari.

    Prof. Bhimo juga berharap agar diskusi tersebut dapat memperoleh perspektif dan informasi baru dari Assoc. Prof. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan, mengingat UPM telah sukses mendapatkan akreditasi AACSB. 

    Moderator acara, Nasyi’ah Hasanah Purnomowati, S.E.,M.Sc, Ak mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan masukan dan saran dari stakeholder terkait, termasuk dari external reviewer yang telah hadir saat ini.

    Diharapkan saran yang diberikan dapat memberikan input bagi prodi untuk dapat memperbaiki kualitas kegiatan belajar mengajar, yang juga relevan bagi pengembangan kurikulum serta menjadi panduan agar prodi dapat mencapai standar kualitas internasional.

    Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan mengucapkan terimakasih atas undangan sebagai reviewer, khususnya kepada Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo. Ia menyatakan bahwa dalam kesempatan tersebut akan lebih banyak sharing mengenai pengalamannya dalam melakukan review kurikulum serta sebagai auditor pada beberapa universitas.

    Ia berharap agar sesi tersebut dapat berjalan dengan interaktif, dimana semua peserta dapat terlibat dalam diskusi kurikulum Prodi MAKSI.

    “Sehingga mungkin kesempatan ini akan lebih berfokus sebagai sharing session, dan saya sangat terbuka apabila terdapat pertanyaan, karena pastinya nanti akan ada beberapa pertanyaan dari saya. Jadi mari kita buat kegiatan ini agar menjadi se-interaktif mungkin,” ungkapnya.

    Lulus Kurniasih, S.E., M.S.Ak., Ph.D., Kaprodi MAKSI dan juga Dosen Maksi terlibat aktif dalam diskusi yang digelar.

    Kegiatan review kurikulum Prodi MAKSI bersama Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fahmi Sheikh Hassan tidak hanya memperkuat mutu pendidikan (sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas), tetapi juga mencerminkan pentingnya kemitraan internasional dalam memperluas perspektif akademik, sebuah langkah konkret menuju SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

  • Capacity Building FEB UNS 2025: Fostering Synergy in Togetherness

    Capacity Building FEB UNS 2025: Fostering Synergy in Togetherness

    Faculty members and Academic Support Staff of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), participated in the FEB UNS Employee Capacity Building activities, held on Tuesday–Wednesday, 29–30 July 2025, in Bandungan. The event aimed to foster synergy, strengthen collaboration, and enhance communication among FEB UNS’ academic community, especially between faculty members and Academic Support Staff.

    The series of activities included a Sarasehan (Forum) of the Faculty Member Welfare Association (KKFE), program-level meetings for faculty member, and Academic Support Staff meeting session, as well as a gathering session with the Dean’s Office.

    On the second day, the faculty and Academic Support Staff took part in outbound activities featuring various fun games designed to develop social skills, boost self-confidence, build teamwork, enhance problem-solving abilities, and improve communication. Outbound activities also served as a refreshing break from daily routines.

    Opening the Sarasehan session, FEB UNS Dean, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., expressed his appreciation to all faculty members and Academic Support Staff who participated.

    “Thank you to everyone present — faculty members and also Academic Support Staff. I also appreciate our senior lecturers who are here today: Prof. Tulus, Bu Tyas, Pak Wartono, Pak Agustinus, and Bu Djum. Let’s take a moment to relax today and enjoy this friendly gathering. Hopefully, this will strengthen our closeness. We need solidarity and unity — supporting each other,” he said.

    Prof. Bhimo also emphasized that the Dean’s Office relies on the full support and cooperation of all elements within FEB UNS. Without teamwork, the goals they have built together cannot be achieved. Meanwhile, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., QCRO., presented the targets that need to be supported collaboratively for UNS to continue achieving excellence.

    The Sarasehan session with the Dean’s Office also featured a reflective sharing session from retiring faculty members, along with the presentation of mementos to six retirees of FEB UNS lecturers: Drs. Agus Budiatmanto, M.Si., Ak., Dr. Wartono, M.Si., Ak., Dr. Setianingtyas Honggowati, M.M., Ak., Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek., and Dr. Djuminah, M.Si.

    This capacity building for Faculty members and academic support staff strengthen the SDG 4: quality education by improving synergy, social skill, and internal collaboration.

    Meanwhile the amicable atmosphere and interpersonal skill improvement reflects the SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institution, particularly in establishing an inclusive and supporting education institution.

     

     

     

     

  • Capacity Building FEB UNS 2025, Membangun Sinergi dalam Kebersamaan

    Capacity Building FEB UNS 2025, Membangun Sinergi dalam Kebersamaan

    Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti kegiatan Capacity Building Pegawai FEB UNS, Selasa-Rabu, 29-30 Juli 2025 di Bandungan.

    Kegiatan ini diadakan dalam rangka membangun sinergi, mempererat kerja sama dan komunikasi antar Civitas Akademika FEB UNS, terutama dosen dan tendik.

    Berbagai rangkaian acara digelar meliputi Sarasehan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KKFE), Rapat per Prodi dan Tendik, Sarasehan bersama Dekanat.

    Di hari kedua, dosen dan tendik FEB mengikuti aktifitas outbond dengan banyak fun games untuk mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan kepercayaan diri, melatih kerja sama tim, memecahkan masalah, dan meningkatkan kemampuan komunikasi. Selain itu, outbound juga dapat menjadi sarana hiburan, menghilangkan kejenuhan rutinitas kerja.

    Saat membuka acara di sesi Sarasehan, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada dosen dan tendik yang telah berpartisipasi di kegiatan ini.

    “Terima kasih kepada semua yang hadir, dosen, dan juga tendik.  Apresiasi juga kepada senior-senior yang sudah rawuh, Prof. Tulus, Bu Tyas, Pak Wartono, Pak Agustinus, Bu Djum. Silahkan hari ini kita rehat sejenak, hari ini diisi dengan ramah tamah. Mudah-mudahan menambah keakraban, dosen dan tendik. Kita perlu kekompakan dan solid, saling nyengkuyung” ungkapnya.

    Prof. Bhimo juga menyampaikan bahwa Dekanat memerlukan banyak bantuan dan kerja sama dari seluruh elemen FEB UNS. Tanpa kerja sama, maka cita-cita yang telah dibangun tidak akan tercapai.

    Sementara itu Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.,QCRO menyampaikan target-target yang harus di”sengkuyung” bersama  agar UNS bisa terus meraih berbagai capaian.

    Di sesi Sarasehan bersama Dekanat tersebut,  juga digelar  sharing reflektif purnatugas dosen dan penyerahan kenang-kenangan kepada 6 purnatugas FEB UNS yakni  Drs. Agus Budiatmanto, M.Si,Ak., Dr. Wartono, M.Si., Ak., Dr. Setianingtyas Honggowati.M.M,Ak, Prof. Dr. Tulus Haryono, M.Ek, dan Dr. Djuminah, M.Si.

    Kegiatan Capacity Building bagi dosen dan tenaga kependidikan FEB UNS ini memperkuat kapasitas SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan meningkatkan sinergi, keterampilan sosial, dan kolaborasi internal. Sementara atmosfer kebersamaan dan peningkatan kemampuan interpersonal juga mencerminkan esensi SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat, khususnya dalam membangun institusi pendidikan yang inklusif dan suportif.

     

  • FEB UNS Receives Benchmarking Visit from the Quality Assurance Unit of FE UNTIDAR

    FEB UNS Receives Benchmarking Visit from the Quality Assurance Unit of FE UNTIDAR

    The Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS), welcomed a benchmarking visit from the Quality Assurance Unit (GPM) of the Faculty of Economics, Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, on Friday, 1 August 2025, in Meeting Room 1, Soeharno TS Building. The Dean’s Office, the Quality Assurance Unit (UPM), Heads of Divisions, and Heads of Subdivisions of FEB UNS received the leadership team and members of GPM FE UNTIDAR.

    Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., Dean of FEB UNS, expressed his gratitude and extended a warm welcome to the delegation from FE UNTIDAR. He conveyed that FEB UNS is always open to receiving UNTIDAR, noting that in late 2024, FEB UNS also hosted a visit from the Academic Support Staff of FE UNTIDAR. He further explained that the quality assurance implementation at FEB UNS is led by the Head of UPM, Dr. Evi Gantyowati, M.Si., Ak., QA., supported by Dr. Mulyanto, M.E., as Deputy Head for Internal Quality Assurance System (SPMI), and Wahyu Trinarningsih, S.E., M.M., M.A., CFE., as Deputy Head for External Quality Assurance System (SPME), alongside the Quality Control Units in each study program.

    “Quality assurance is highly important. During recent accreditation visitations for several study programs at FEB, the assessors also emphasized the significance of quality assurance. I hope that through this forum, FEB UNS and FE UNTIDAR can exchange ideas and share knowledge regarding quality assurance. Please feel free to engage in discussions; hopefully, this will be mutually beneficial,” stated Prof. Bhimo.

    To enhance quality and develop the internal quality assurance system within FE UNTIDAR, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., Dean of FE UNTIDAR, expressed appreciation to the leadership of FEB UNS for the opportunity to learn particularly about quality assurance.

    “FE UNTIDAR has been established for quite some time, but it only became a state university in 2014. Therefore, most of our lecturers are relatively young, with an extraordinary enthusiasm for learning. With a predominance of younger generations, our pace is quite similar, and this potential needs to be supplemented with input from FEB UNS, which is in a far more advanced position,” remarked Prof. Izza.

    She further noted that with the recent changes in the LAMEMBA accreditation system, one significant point of emphasis is internationalization. For this reason, FE UNTIDAR is learning from UNS, an institution with greater stability. The practices that FEB UNS has implemented and FE UNTIDAR has yet to adopt could serve as valuable examples.

    Quality assurance is not limited to education and curriculum but also encompasses infrastructure, faculty members, and other related aspects. FEB UNS already has an established system for implementing quality assurance processes. The discussion session during the visit proceeded smoothly. The event concluded in the afternoon with a group photo session in the lobby of the Soeharno TS Building, 2nd floor.

    This benchmarking visit from FE UNTIDAR for quality assurance support the SDG 4: quality education by improving academic quality system and reflecting on the SDG 17: Partnership for the Goals, by establishing institutional collaboration as a foundation to strengthen an inclusive and excellent higher education.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan Benchmarking Gugus Penjaminan Mutu FE UNTIDAR

    FEB UNS Menerima Kunjungan Benchmarking Gugus Penjaminan Mutu FE UNTIDAR

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Kunjungan Benchmarking Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Ekonomi Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, Jumat 1 Agustus 2025 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS.

    Kehadiran Pimpinan dan GPM FE UNTIDAR diterima oleh Dekanat, Unit Penjamian Mutu (UPM),  Kepala Bagian dan Kepala Subbagian FEB UNS.

    Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada rombongan dari FE UNTIDAR. FEB UNS sangat terbuka untuk menerima UNTIDAR. Sebelumnya, di akhir tahun 2024, FEB UNS juga menerima kunjungan dari Tendik FE UNTIDAR.

    Disampaikan, dalam melaksanakan penjaminan mutu  di FEB UNS, dipimpin oleh Ketua UPM, Dr. Evi Gantyowati, M.Si., Ak.,QA,  dibantu oleh Dr. Mulyanto, M.E, Wakil Ketua Bidang Sisitem Penjaminan Mutu Intternal (SPMI) dan Wahyu Trinarningsih, S.E., M.M., M.A.,CFE, Wakil Ketua Bidang Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) serta Gugus Kendali Mutu di masing-masing prodi.

    “Penjaminan mutu ini sangat penting, saat kemarin beberapa prodi di FEB menjalani visitasi akreditasi, asesor juga banyak menekankan terkait penjaminan mutu. Saya berharap dengan forum ini, antara FEB UNS dan FE UNTIDAR dapat bertukar pikiran, sharing terkait penjaminan mutu, silahkan berdiskusi, semoga memberikan banyak manfaat.”  ungkap Prof. Bhimo.

      

    Dalam rangka peningkatan mutu dan pengembangan system penjaminan mutu internal di lingkungan FE Untidar

    Dekan FE UNTIDAR, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan FEB UNS atas izin dan perkenan FE UNTIDAR untuk belajar khususnya mengenai penjaminan mutu.

    “FE UNTIDAR telah berdiri cukup lama, hanya proses menjadi negeri baru pada tahun 2014 sehingga yang hadir disini dosen-dosen yang relatif sangat muda, semangat belajar luar biasa. Dengan banyaknya generasi muda, geraknya relatif sama, potensi ini memang perlu untuk tambahan masukan dari FEB UNS yang posisinya jauh di atas FE UNTIDAR” tutur Prof. Izza.

    Lebih lanjut disampaikan, saat ini dengan perubahan akreditasi LAMEMBA yang baru, satu hal yang cukup penting penekanannya yakni pada kegiatan internasional.

    FE UNTIDAR belajar pada UNS, institusi yang sudah sangat lebih stabil. Apa yang selama ini dimiliki oleh FEB UNS dan belum dilakukan oleh FE UNTIDAR, bisa sebagai contoh.

    Dalam penjaminan mutu, bukan hanya bicara tentang pendidikan dan kurikulum, termasuk didalamnya adalah penjaminan mutu terkait infrastruktur, dosen dan lain sebagainya. Terlebih di FEB UNS susah ada sistem dalam melaksanakan proses penjaminan mutu.

    Sesi diskusi di penerimaan kunjungan tersebut berjalan dengan lancar. Acara berakhir siang hari dan ditutup dengan sesi foto bersama di Lobi Gedung Soeharno TS lantai 2.

    Kunjungan FE UNTIDAR ke FEB UNS dalam praktik penjaminan mutu pendidikan tinggi mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan sistem mutu akademik, serta merefleksikan semangat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan menjalin kolaborasi institusional sebagai modal memperkuat pendidikan tinggi yang inklusif dan unggul.

  • FEB UNS Community Engagement Team Promotes the Role of BUMDes Gemilang through Barista Training in Gagaksipat Village, Boyolali

    FEB UNS Community Engagement Team Promotes the Role of BUMDes Gemilang through Barista Training in Gagaksipat Village, Boyolali

    Gagaksipat Village, Ngemplak District, Boyolali Municipality, received special attention from the Community Engagement team of the Faculty of Economics and Business (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS) through a barista training program held on Friday, June 13, 2025. The training was attended by members of BUMDes Gemilang and local residents, featuring coffee practitioner Renggo Putro Widyarta as the trainer. Participants were equipped with professional coffee brewing skills, knowledge of coffee varieties, and sustainable coffee shop business management.

    With the team led by Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CRA., CRP., with members including Danur Condro Guritno, S.E., M.E., Ph.D., Ratna Malisa Indriawati, S.E., M.E., CBEc., Vita Kartika Sari, S.E., M.Sc., Aulia Hapsari Juwita, S.E., M.E., Dr. Vinc Hadi Wiyono WS., M.A., Dr. Akhmad Daerobi, M.S., and Dr. Guntur Riyanto, M.Si. This program become part of a strategic initiative to enhance the technical skills of the community in managing coffee-related businesses professionally, while at the same time optimizing the role of BUMDes Gemilang as a driver of the local economy.

    The activities covered several stages, including community needs assessment, program design, training implementation, and continuous business mentoring. Applying a participatory and empowerment-based approach, the team successfully engaged BUMDes members and Gagaksipat residents at every stage. The training, guided by professional coffee practitioner Renggo Putro Widyarta, provided participants with high-quality coffee brewing techniques, coffee business management, and adaptive marketing strategies aligned with market trends.

    Beyond face-to-face sessions, the Community Engagement team also established a WhatsApp group to ensure ongoing communication and mentoring between participants and experts, supporting the independent and sustainable operation of coffee businesses. “We see tremendous potential in Gagaksipat Village, especially in the coffee sector, which is rapidly growing in Indonesia. Through this training and mentoring, we aim to empower the community not only to be consumers but also to become professional and independent coffee entrepreneurs,” said Dr. Dwi Prasetyani.

    Aside from enhancing technical skills, the team also supported the optimization of BUMDes Gemilang’s basecamp as a center for education and business incubation, which had previously been underutilized. With this facility, new innovations and collaborations are expected to emerge, encouraging the growth of coffee businesses and other microenterprises in the village.

    “We are committed to continuously assisting BUMDes Gemilang in developing its business, including connecting them with coffee industry stakeholders and local communities to ensure broader and sustainable market access,” explained Dr. Dwi Prasetyani.

    The program also opened opportunities for new businesses aligned with current coffee trends, such as fresh milk coffee made from local ingredients and mobile coffee businesses using bicycle carts. These initiatives not only increase community income but also strengthen the role of BUMDes Gemilang as an engine of the village economy.

    Moving forward, the Community Engagement team plans to continue both online and offline mentoring while expanding collaborative networks. With active community participation and consistent support from the team, Gagaksipat Village is expected to strengthen its economic independence and competitiveness in a sustainable way.

    This barista training based on Desa Gagaksipat BUMDes empowerment support the SDG 4: quality education through vocational skills and professional entrepreneurship, SDG 8: decent work and economic growth, by opening opportunities for productive and sustainable business for local residents.

  • Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Dorong Optimalisasi Peran BUMDes Gemilang Melalui Pelatihan Barista di Desa Gagaksipat, Boyolali

    Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Dorong Optimalisasi Peran BUMDes Gemilang Melalui Pelatihan Barista di Desa Gagaksipat, Boyolali

    Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mendapatkan perhatian khusus dari tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan menyelenggarakan program pelatihan barista pada Jumat, 13 Juni 2025.

    Pelatihan diikuti oleh anggota BUMDes dan warga setempat, serta menghadirkan praktisi kopi profesional, Renggo Putro Widyarta, sebagai narasumber. Para peserta dibekali dengan keterampilan meracik kopi secara profesional, pengenalan jenis-jenis kopi, hingga pengelolaan usaha kedai kopi yang berkelanjutan.

    Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam mengelola usaha kopi secara profesional, sekaligus mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gemilang sebagai penggerak ekonomi lokal.

    Tim pengabdian diketuai Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CRA., CRP dan beranggotakan Danur Condro Guritno, S.E., M.E.,Ph.D, Ratna Malisa Indriawati, S.E., M.E., CBEc, Vita Kartika Sari, S.E., M.Sc, Aulia Hapsari Juwita, S.E., M.E., Dr. Vinc Hadi Wiyono WS, M.A., Dr. Akhmad Daerobi, M.S., Dr. Guntur Riyanto, M.Si.

    Tim melakukan serangkaian kegiatan mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.

    Dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat, tim berhasil melibatkan anggota BUMDes Gemilang dan masyarakat Desa Gagaksipat secara aktif dalam setiap tahapannya.

    Pelatihan yang dipandu oleh praktisi kopi profesional, Renggo Putro Widyarta, membekali peserta dengan teknik meracik kopi yang berkualitas, manajemen usaha kopi, serta strategi pemasaran yang adaptif dengan tren pasar.

    Selain pelatihan tatap muka, tim pengabdian juga membangun komunikasi berkelanjutan melalui grup WhatsApp yang memfasilitasi diskusi dan pendampingan antara peserta dan ahli, guna memastikan usaha kopi yang dikembangkan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

    “Kami melihat potensi besar di Desa Gagaksipat, terutama pada sektor kopi yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami ingin memberdayakan masyarakat agar tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga pelaku usaha kopi yang profesional dan mandiri,” ujar Dr. Dwi Prasetyani.

    Selain meningkatkan keterampilan teknis, tim pengabdian juga membantu optimalisasi pemanfaatan basecamp BUMDes Gemilang sebagai pusat edukasi dan inkubasi bisnis, yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan muncul inovasi dan kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan usaha kopi dan usaha mikro lainnya di desa.

    “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi BUMDes Gemilang dalam mengembangkan usahanya, termasuk menghubungkan mereka dengan pelaku industri kopi dan komunitas lokal agar akses pasar lebih luas dan berkelanjutan,” jelas Dr. Dwi Prasetyani.

    Program ini juga membuka peluang usaha baru yang relevan dengan tren kopi saat ini, seperti kopi susu segar berbahan baku lokal serta usaha kopi mobile dengan gerobak sepeda yang fleksibel. Langkah ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tapi juga memperkuat peran BUMDes Gemilang sebagai motor penggerak ekonomi desa.

    Ke depan, tim pengabdian berencana melanjutkan pendampingan intensif secara daring dan luring serta mengembangkan jejaring kerja sama yang lebih luas. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan berkelanjutan dari tim pengabdian, Desa Gagaksipat diharapkan mampu memperkuat kemandirian dan daya saing ekonominya secara berkelanjutan.

    Kegiatan pelatihan barista berbasis pemberdayaan BUMDes di Desa Gagaksipat mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan keterampilan vokasional dan usaha profesional; serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan membuka peluang usaha produktif dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

  • UNS Academic Calendar for the 2025/2026 academic session

    The Universitas Sebelas Maret Academic Calendar for the 2025/2026 session can be accessed from the following link: https://oktobrima.feb.uns.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Kalender-Akademik-2025-2026.pdf