FEB

Kategori: fakultas

  • Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Kenalkan Arabian Food kepada UMKM di Kota Barat

    Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Kenalkan Arabian Food kepada UMKM di Kota Barat

    Grup Riset Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai oleh Dr. Setianingtyas Honggowati, M.M., Ak. adakan pengabdian masyarakat kepada UMKM Kuliner Mangkubumen, Selasa 27 Agustus 2024 di Karanganyar.

    Tim memberikan pelatihan Arabian Food bertema Inovasi Kuliner melalui Diversifikasi Produk Arabian Food yang juga melibatkan mahasiswa.

    Di kegiatan itu, tim menghadirkan tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dari Libya, Nadia Mustafa Sulayman Shenghir, Marwa Abdulgader Abdulsalam Ashaiban, Ahlaam Jarullah Ibrahim Alshoushan menjadi narasumber pada pengabdian masyarakat internasional tersebut.

    Ketiganya mengenalkan makanan khas Libya yakni Mahlabia, Brack, Almubatana dan Rashtah Musqia kepada lebih dari dua puluh Pengurus PKK Mangkubumen yang diketuai oleh Mientansih.

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si. Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir.

    Kegiatan pengabdian seperti ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh PDIE FEB sebagai bentuk pengabdian dari dosen-dosen FEB yang berkolaborasi dengan para mahasiswa untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

    Sementara itu, Dr. Setyaningtyas menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar hari ini merupakan bagian dari pengabdian dosen FEB kepada kelompok kuliner yang ada di Kota Barat Surakarta.

    “Awalnya kita memulai dari permasalahan apa yang mereka butuhkan, dan kita sudah melaksanakan pengabdian secara tutorial. Nampak mereka mengharapkan yang lain, dan itu sudah kami lakukan, misalnya dengan memberikan pelatihan digital marketing, memperkenalkan dengan pendanaan, penguatan-penguatan keberlanjutan. Dan saat ini dilanjutkan dengan inovasi, karena mereka bekerja dibidang kuliner maka kami mencarikan sumber-sumber yang berkaitan dengan bidangnya yaitu kuliner dan kita masuk ke internasional kuliner khususnya Arabian Food” ungkapnya.

    Harapannya, ini dapat dicontoh untuk lebih mendiversifikasi menu agar tidak sama dengan yang lain, bisa menambah pangsa pasar juga.

    Dikatakan, kegiatan ini masuk ke dalam pengabdian masyarakat internasional, karena dalam pelasaksanaannya tim yang terlibat bukan hanya dari UNS tapi juga dari luar negeri.

    “Kegiatan ini untuk pengembangan kewirausahan UMKM kuliner, dengan narasumber mahasiswa FEB yang berasal dari Libya, pesertanya ibu-ibu. Ini merupakan pemberdayaan ibu-ibu yang dulunya tidak tahu tentang masakan dari luar negeri sekarang menjadi tahu” jelasnya kemudian.

    Di penutup acara, Dekan FEB UNS, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua yang hadir di pengabdian masyarakat, Ibu-Ibu PKK, pimpinan para dosen dan juga mahasiswa.

    “Semoga dengan kegiatan ini, memperkenalkan masakan dan cara mengolah masakan dari Libya dapat diketahui banyak oleh masyarakat luas, semoga bisa menikmati dan jika itu cocok dengan budaya kita bisa disajikan, terima kasih, masakan dari Timur Tengah enak sekali” tuturnya menutup acara.

  • Bahas Corporate Social Responsibility, Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan Undang Praktisi

    Bahas Corporate Social Responsibility, Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan Undang Praktisi

    Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan kuliah praktisi yang membahas Corporate Social Responsibility (CSR), Selasa 5 November 2024 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 5 Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi Pembangunan menghadirkan Bobby Derrick Andre Joris, Group Head HCCS PT Eagle High Plantations Tbk (Rajawali Group).

    Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., dosen pengampu mata kuliah Bisnis dan Masyarakat FEB dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kuliah praktisi ini membahas seputar ruang lingkup bisnis dan masyarakat (business and society) dan penerapan praktis oleh entitas bisnis, salah satunya melalui program CSR.

    Selain itu, di kegiatan ini juga dibahas peluang kerja dan magang pada perusahaan.

    “Harapannya apa yang disampaikan narasumber di kuliah praktisi ini, para mahasiswa bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan terkait CSR. Mahasiswa juga akan mendapatkan wawasan terkait peluang kerja dan magang perusahaan. Kami sangat beruntung karena dari praktisi akan dapat cerita tentang CSR yang lebih lengkap dan lebih update. Mahasiswa harus menggunakan kesempatan ini untuk banyak bertanya” ungkapnya.

    Kepada narasumber, Dr. Dwi Prasetyani melaporkan bahwa mata kuliah Bisnis dan Masyarakat yang diampunya merupakan mata kuliah pilihan wajib yang ditawarkan kepada mahasiswa. Di dalam perkuliahan ini, pengampu mendesain agar mahasiswa mengubah mindset-nya menjadi mindset orang bisnis.

    Bobby Derrick dalam paparan materinya menjelaskan bahwa CSR merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholdernya. CSR timbul sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan dalam jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar probability.

    “CSR merupakan satu hal yang memiliki peranan cukup penting dalam hal keberlangsungan hidup suatu perusahaan. Apabila perusahaan mengabaikan tanggung jawab sosialnya maka hal tersebut dapat mengganggu perusahaan yang berupa tuntutan dari lingkungan internal dan eksternal perusahaan” jelasnya.

    Untuk mengantisipasi terganggunya kegiatan perusahaan maka perlu sikap yang tegas dan komitmen yang tinggi dari pihak perusahaan untuk menjaga hubungan baik dan berkesinambungan terhadap stakeholdernya.

    Dikatakan, dalam melaksanakan kegiatannya, CSR harus memperhatikan 3 elemen yang menjadi kunci pembangunan berkelanjutan yaitu people, plant dan profit.

    CSR pada dasarnya adalah menyatukan dan menggerakan elemen people, planet dan profit. Artinya setiap isu yang terkait CSR harus dikaji dari perspekif people, planet dan profit dalam satu kesatuan.

    Perusahaan harus mendasarkan keputusannya tidak hanya berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan, melainkan juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

    Selanjutnya dijelaskan prinsip-prinsip CSR yakni voluntarism, merupakan kegiatan yang bersifat suka rela; fluidity, konsep yang mengalir, berubah sesuai dengan perkembangan dalam ide dan inisiatif baru; flexibility, kegiatan dapat disesuaikan terhadap perubahan keadaan serta harapan dari pemangku kepentingan; responsibility, mempunyai rencana kerja yang dapat dipertanggungjawabkan; communication, kegiatan ini mengomunikasikan nilai kepercayaan dan etika perusahaan kepada pemangku kepentingan.

    Di kegiatan itu, narasumber juga berbagi tentang capaian karirnya hingga saat ini serta pengalamannya dalam memimpin dan mengoordinasikan berbagai tim atau departemen dalam bidang HCCS, memastikan strategi dan kebijakan yang relevan diimplementasikan dengan baik untuk mendukung tujuan perusahaan.

    Usai paparan materi, Bobby Derrick memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk aktif  di sesi diskusi.

    Di penghujung acara, Ia juga menyemangati mahasiswa untuk berjuang keras dalam menggapai cita-citanya.

    “Mahasiswa harus punya daya juang yang tinggi, pantang menyerah dan semangat, pasti bisa!” pungkasnya.

     

  • Webinar Collaborative Teaching: Unemployment among ASEAN Countries

    Webinar Collaborative Teaching: Unemployment among ASEAN Countries

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA mengadakan Webinar Collaborative Teaching: Unemployment among ASEAN Countries, Jum’at, 1 November 2024, melalui platform Google Meet.

    Dalam agenda tersebut, dosen FEB UNS, Dr. Malik Cahyadin hadir sebagai pembicara kunci, bersama Dr. Rosmah Nizam dari Faculty of Business and Management, Universiti Teknologi MARA Cawangan Pahang, Malaysia, sebagai moderator acara.

    Membuka jalannya webinar, Dr. Rosmah Nizam memperkenalkan pembicara utama dalam webinar serta memandu prosesi pembukaan.

    “Pada webinar hari ini kita akan menyimak paparan materi dari Dr. Malik selama kurang lebih dua jam kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab,” jelas Dr. Rosmah.

    Dalam paparan materi yang disampaikan oleh Dr. Malik, dijabarkan makna dari pengangguran (unemployment) serta penyebab dari pengangguran.

    Secara garis besar kategori ketenagakerjaan mencakup empat kelompok yaitu masyarakat yang bekerja, tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan, kelompok tenaga kerja (labor force) yang menunjukkan jumlah penduduk yang tersedia untuk diserap oleh pasar tenaga kerja (mencakup penduduk bekerja dan penduduk tidak bekerja), dan kelompok terakhir adalah bagian penduduk yang tidak masuk kelompok tenaga kerja yaitu menunjukkan penduduk yang tidak bekerja dan tidak mencari pekerjaan.

    Pada acara yang dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa dari UNS maupun Universiti Teknologi MARA Malaysia tersebut, Dr. Malik juga menyampaikan beberapa alternatif kebijakan terkait pengangguran.

    “Pemerintah dapat memberikan program pelatihan tenaga kerja, seperti yang telah diterapkan di Indonesia dan juga mendirikan agensi yang bertugas untuk memberikan informasi lowongan kerja bagi pencari kerja. Sehingga dapat membantu mempertemukan pegawai dengan pekerjaan yang tepat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Dr. Malik membahas secara mendetail terkait kondisi ketenagakerjaan khususnya terkait pengangguran di 5 (lima) negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Philipina.

  • Gelora “One Goal One Spirit” dalam Lima Rangkaian Acara ACTIVE 2024

    Gelora “One Goal One Spirit” dalam Lima Rangkaian Acara ACTIVE 2024

    Accounting in Versatility atau biasa dikenal ACTIVE adalah event nasional yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS).

    Pada tahun yang ke-16 ini, ACTIVE hadir dalam lima rangkaian main event yang bersifat nasional.

    Melalui tangan-tangan dan usaha lebih dari 170 orang mahasiswa akuntansi, seluruh rangkaian acara ACTIVE 2024 berjalan dengan sukses dengan fokus tema Synergy of Youth: Achieving Indonesia Emas 2045 with Economic Excellence.

    Rangkaian acara pertama ialah Talkshow Nasional yang bertempat di Ballroom Gedung Ki Hadjar Dewantara. Acara yang dilaksanakan pada 19 November 2024 ini dipandu oleh Titin Dwi Ariyanti selaku moderator.

    Dengan mengusung tema Success Highway: Navigating Career, Study, and Business Balance, harapannya mahasiswa dapat mengetahui langkah pertama setelah lulus dari jenjang Sarjana.

    Talkshow Nasional berhasil menghadirkan pembicara inspiratif, diantaranya Tinno Susilo (RCEO Bank Mandiri), Erwan Djoko Hermawan (Former Director of Asuransi Kredit Indonesia), Olivia Valentina (Consulting Business Analyst Deloitte dan Peserta Clash of Champion), dan Ibrahim Fatwa Wijaya (Lecturer of  FEB UNS).

    Acara ini dihadiri lebih dari 350 orang yang berasal dari berbagai universitas dan seluruh peserta antusias memberikan pertanyaan kepada seluruh pembicara.

    Selain Talkshow Nasional, ACTIVE 2024 menghadirkan dua kompetisi tingkat nasional, yakni ACCESS (Accounting Competition for College Student) dan BMC (Business Model Canvas).

    Kedua lomba tersebut terdiri dari berbagai tahap yang dilaksanakan secara daring. Setelah melalui tahap yang panjang, dari total sebanyak 45 tim ACCESS dan 120 karya BMC, berhasil tersaring menjadi 14 tim ACCESS dan 9 tim BMC yang merupakan tim-tim terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. 

    Dua rangkaian main event ACTIVE 2024, final kompetisi ACCESS dan BMC diadakan secara luring di area FEB UNS pada tanggal 27 Oktober 2024.

    Warna-warni almamater dari beragam universitas mengiringi sengitnya kompetisi tahun ini, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Trisakti School of Management, Universitas Diponegoro, dan masih banyak lagi.

    Kesembilan tim dalam lomba BMC berlomba memaparkan ide business terbaik dari berbagai bidang kepada para dewan juri. Sedangkan keempatbelas tim dalam final lomba ACCESS bersaing mengerjakan study case dan memaparkan closing presentasion terkait topik yang diberikan.

    Sebagai bentuk dari pengenalan budaya kepada anak muda, ACTIVE 2024, pada acara pasca-perlombaan menggelar acara Field Trip. Delegasi diajak untuk mengenal sejarah dan kultur kota Surakarta dengan eksplorasi menarik di Museum Kraton Kasunanan Hadiningrat. Selanjutnya, sebagai kota yang kaya akan kuliner, lidah para delegasi dimanjakan dengan kuliner variatif di Pasar Gedhe, seperti Es Dawet Telasih, Dimsum, Nasi Rames, sekaligus mencoba pengalaman berkeliling pasar.

    Di penghujung hari, sembari menikmati cahaya sore dan kemegahan Pendhopo Balaikota, delegasi diajak praktik langsung membuat scanted candle yang dipandu oleh salah satu UMKM asal Boyolali. 

    Di malam hari, Indonesia Cultural Gathering Night sebagai acara puncak hadir sebagai malam penghargaan sekaligus pengumuman pemenang bagi perlombaan BMC dan ACCESS.

    Selain itu, beberapa penampilan budaya mulai dari tarian, nyanyian, dan unsur unsur dekorasi turut memeriahkan acara ICGN, juga sebagai salah satu upaya ACTIVE 2024 memperkenalkan budaya yang ada di Indonesia dalam bentuk seni pertunjukan.

    Dengan semarak slogan “One Goal One Spirit” di akhir acara ICGN, ACTIVE 2024 resmi dinyatakan usai.

    “Saya bangga dan berterima kasih dengan panitia yang telah berjuang penuh, tentunya kepada program studi, fakultas, dan pemerintah kota yang mendukung acara ini. Semoga ACTIVE 2024 dapat membawa pengaruh baik dan menjadi batu loncatan bagi setiap mahasiswa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, sesuai dengan tema yang kami angkat tahun ini,” ucap Deus Salvator sebagai Wakil Ketua ACTIVE tahun 2024.

    Semoga acara seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan terus berdampak nyata bagi masyarakat

  • FEB UNS Menerima Kunjungan FEB Universitas Dharma AUB

    FEB UNS Menerima Kunjungan FEB Universitas Dharma AUB

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Menerima Kunjungan FEB Universitas Dharma (UNDHA) AUB Surakarta, Selasa 29 Oktober 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB.

    Delegasi FEB UNDHA AUB yang hadir ke FEB UNS yakni Dekan, Kepala UPT Kerja Sama, Kepala UPT Lab Bisnis dan Kewirausahaan, Kaprodi S-1 Akuntansi dan Dosen disambut oleh jajaran pimpinan FEB UNS.

    Sutaryo, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA, Wakil Dekan Bidang Non Akademik FEB UNS menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan pimpinan FEB UNDHA AUB untuk melakukan diskusi terkait beberapa hal yang bisa dilakukan.

    Di kesempatan itu Dr. Sutaryo juga memperkenalkan pimpinan yang hadir.

    Lebih lanjut disampaikan, FEB memliliki banyak laboratorium untuk menunjang pembelajaran, diantaranya Laboratorium Perbankan, Laboratorium Project Based Learing (PBL), Laboratorium Kewirausahaan, Laboratorium Financial Technologi (Fintech), Laboratorium Logistik dan Ekspor Impor, Laboratorium Data dan Analisis, Galeri Investasi, serta Laboratorium Komputer.

    Dalam kunjungannya, Dr. Lilis Silistuani, S.E., M,SI, Ak, CA, Dekan FEB UNDHA AUB mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh FEB UNS.

    Setelah memperkenalkan tim yang ikut hadir dalam kunjungan, Dr. Lilis menyampaikan bahwa   tujuan kunjungan ke FEB UNS adalah untuk sharing pengalaman perihal Laboratorium Simulasi Bank.

    “Tujuan kami ke FEB UNS untuk sharing pengalaman perihal Laboratorium Simulasi Bank.  Kami berharap mendapatkan pengetahuan terkait pengelolaan laboratorium yang ada di FEB UNS agar kampus kami khususnya laboratorium yang ada di FEB UNDHA AUB lebih baik lagi. Kami berharap juga semoga kerja sama ini tidak hanya ini saja, semoga ada tindak lanjut kerja sama yang lebih, dalam hal pembuatkan buku, bisa ditindaklanjuti dengan Ibu Sinto.” ungkapnya.

    Diskusi dipimpin oleh Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni. Sebelum diskusi,  Kepala Laboratorium Perbankan FEB UNS, Dr. Nurul Istiqomah, S.E., M.Si. menyampaikan profil Laboratorium Perbankan FEB UNS.

  • Sarasehan PDIE, Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional

    Sarasehan PDIE, Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan sarasehan bertema Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional dalam rangka Dies Natalis ke-16, Senin 28 Oktober 2024 di Lobi Gedung Bachtiar Effendi.

    Kegiatan yang menghadirkan pimpinan, dosen, mahasiwa dan alumni digelar lesehan dengan sajian menu khas Solo, Hik (Hidangan Istimewa Kampung).

    Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA, Ketua PDIE diawal sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai media untuk berdiskusi.

    Saran dan masukan dari mahasiswa, dosen dan alumni akan memberikan kontribusi yang sangat berharga untuk kemajuan PDIE FEB ke depan.

    Sarasehan ini digelar sebagai ucapan syukur dalam rangka Dies Natalis ke-16 PDIE.

    “Kenapa kita perlu berkumpul di sini, untuk mensyukuri nikmat Allah bahwa PDIE sudah berumur 16 tahun, Dies Natalis ke 16 atau lustrum ke 2 PDIE FEB UNS” ungkapnya.

    Kaprodi melaporkan jumlah mahasiswa PDIE yang aktif berdasarkan data Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) berjumlah 155 mahasiswa. Sedangkan alumni PDIE berjumlah 186.

    Kaprodi PDIE juga berharap dari ke 155 mahasiswa bisa segera lulus.

    Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan Peraturan Rektor UNS nomor 22 tahun 2024 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister dan Program Doktor, disebutkan bahwa masa studi program doktor paling cepat di semester 5 dan paling lama tidak melebihi 2 kali masa tempuh kurikulum yaitu 6 tahun atau 12 semester.

    Di kesempatan itu, Kaprodi juga memperkenalkan Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu, S.E.,M.Si. sebagai Ketua Peminatan Ekonomi Pembangunan dan Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si, M.M, sebagai Ketua Peminatan Manajemen di PDIE.

    Di sarasehan itu juga langsung dibentuk Himpunan Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (HMPDIE) dengan Ketua Adhitya Agri Putra, mahasiswa angkatan 2022 Ganjil.

    Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa PDIE belum terbentuk. HMPDIE sangat diperlukan sebagai wadah untuk berbagai aktifitas mahasiswa selama menjalani studinya. HMPDIE juga menjadi jembatan antara mahasiswa untuk menyalurkan saran masukan ataupun berbagai permasalahan kepada pengelola PDIE.

    Sarasehan berjalan lancar, berbagai masukan, saran dan kritik dari para dosen, mahasiswa dan alumni menjadi  kontribusi yang berharga bagi PDIE untuk mencapai keunggulan akademik, reputasi nasional dan juga internasional.

  • BEM FEB Adakan Bincang-Bincang Fakultas, Ruang Ekspresi Wadah Aspirasi

    BEM FEB Adakan Bincang-Bincang Fakultas, Ruang Ekspresi Wadah Aspirasi

    Ruang Ekspresi Wadah Aspirasi merupakan tema yang diangkat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) di audiensi yang dikemas dalam Bincang-Bincang Fakultas (BBF), Kamis 31 Oktober 2024 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh Dekanat, Kepala Program Studi S-1, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian. Tendik Kemahasiswaan dan Perwakilan Organisasi Kemahasiswaan FEB merupakan sarana untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa FEB kepada pimpinan fakultas.

    Evaluasi BEM yang disampaikan melalui Bincang-Bincang Fakultas sangat diperlukan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas pelayanan mahasiswa FEB UNS dan menjadi pertimbangan Dekanat dalam menentukan arah kebijakan di FEB UNS.

    Sebelum mengadakan audiensi, BEM telah melakukan survei kepuasan pelayanan terhadap empat aspek yaitu aspek layanan akademik, kemahasiswaan, sarana dan prasarana, dan keuangan.

    Survei telah dilaksanakan pada tanggal 29 September – 13 Oktober 2024 melalui Google Form  dengan jumlah responden sebanyak 126 mahasiswa FEB UNS dengan metode Simple Random Sampling dari seluruh mahasiswa FEB UNS.

    Surya Azhar, Ketua BEM dalam sambutannnya menyampaikan Ruang Ekspresi Wadah Aspirasi merupakan tema besar yang diangkat di BBF kedua di tahun ini.

    Hal ini dikarenakan ada kepentingan-kepentingan yang harus disampaikan mahasiswa ke pihak dekanat atau program studi sehingga dapat terlaksana sinkronisasi serta sinergitas mahasiswa dan fakultas. Sinergitas yang terjalin akan membawa kenyamanan dalam menjalankan aktifitas di FEB.

    “BBF ini menjadi sebuah ajang untuk menyampaikan aspirasi dan pemikiran teman-teman  atau apa saja yang diperlukan sehingga harapannya mahasiswa dapat turut serta aktif menyampaikan pendapat kepada pihak fakultas” ungkapnya.

    Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni mengapresiasi kegiatan BBF yang diinisiasi oleh BEM karena pimpinan fakultas juga memerlukan masukan dari mahasiswa.

    Diharapkan sebelum survei dilakukan, BEM bisa konsultasi terlebih dahulu kepada pimpinan agar hasil survei benar-benar mewakili seluruh aspirasi dari mahasiswa FEB. BBF juga bisa dilaksanakan sore hari agar lebih banyak mahasiswa yang tergabung di BBF ini.

    Sementara itu, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D, Wakil Dekan Akademik dan Penelitian, usai menjawab beberapa hasil survei, berpesan kepada mahasiswa dalam hal penyampaian aspirasi.

    “Mahasiswa memang harus speak up, tapi ketika menyampaikan aspirasi harus dengan santun, etis, dengan kalimat yang baik.  Mahasiswa itu kepalanya harus dingin, ketika menyikapi masalah harus menggunakan batas-batasan etika yang baik, carikan solusi. Kalian harus bisa menjaga marwah Anda sebagai mahasiswa. Bukan dalam arti mengkritik itu harus marah-marah atau emosi ya” katanya menasihati.

    Lebih lanjut dikatakan, sebagai kaum intelektual, maka jika mengkritik dengan cara yang intelektual , misalnya dengan membuat riset atau membuat tulisan di media-media yang memang pas, pasti aspirasinya didengar.

    Kegiatan BBF berjalan lancar, mahasiswa berkesempatan untuk menyampaikan pendapat dan masukan serta langsung mendapatkan respon dan arahan dari pimpinan yang hadir.

  • RG Kelembagaan dan SDM FEB UNS bersama Mahasiswa KKN Dampingi BUMDes di Kecamatan Cepogo

    RG Kelembagaan dan SDM FEB UNS bersama Mahasiswa KKN Dampingi BUMDes di Kecamatan Cepogo

    Research Group (RG) Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali pada Januari 2024.

    Tim pengabdian yang diketuai Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si. dan beranggotakan Dr. Vinc Hadi Wiyono WS, M.A., Dr. Akhmad Daerobi, M.S.,  Dr. Guntur Riyanto, M.Si.,  Vita Kartika Sari, S.E., M.Sc., Aulia Hapsari Juwita, S.E.,M.E. dan Ratna Malisa Indriawati, S.E., M.E. melakukan pendampingan BUMDes yang ada di Kecamatan Cepogo.

    Tim pengabdian dan KKN  Tematik UNS Membangun Desa membantu mengatasi permasalahan yang muncul di Cepogo untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas BUMDes melalui program-program kerja yang telah dicanangkan.

    Salah satu programnya adalah pendampingan Forum BUMDes di Kecamatan Cepogo dengan fokus pada sosialisasi digital marketing untuk BUMDes yang lebih informatif dan dikenal masyarakat luas.

    Kegiatan ini dilatarbelakangi hasil survei yang telah dilaksanakan sebelumnya terhadap kondisi BUMdes di Kecamatan Cepogo.

    Kecamatan Cepogo Boyolali memiliki 15 Desa dan semua desa memiliki BUMDes masing-masing. Namun, dari seluruh total BUMDes hanya beberapa saja yang masih aktif hingga sekarang, yaitu BUMDes Tumang, BUMDes Paras, BUMDes Gedangan, dan BUMDes Bakulan.

    Permasalahan yang muncul dalam BUMDes yang saat ini masih kurang aktif berada pada struktur organisasi yang belum jelas. Keorganisasian pada beberapa BUMDes yang tidak terstruktur menjadi salah satu faktor BUMDes tidak terlalu aktif. Banyak program kerja yang telah dicanangkan namun tidak terlaksana dengan baik.

    Pendampingan forum BUMDES di Kecamatan Cepogo berfokus pada sosialisasi digital marketing untuk BUMDes yang lebih informatif dan dikenal masyarakat luas.

    Antusias masyarakat di kegiatan ini dapat berdampak baik terhadap pengembangan BUMDes kedepan. Para pengurus juga menyadari jika dalam menjalankan BUMDes perlu adanya sinergi program Pembangunan antara pemerintah dengan desa sehingga hasil yang ditempuh akan optimal.

    Kegiatan sosialisasi digital marketing ini dapat memberikan anggota BUMDes pemahaman mendalam tentang konsep digital marketing, termasuk pengaruhnya terhadap    citra dan interaksi BUMDes di platform digital.

    Setiap BUMDes akan memiliki identitas yang kuat dan nilai-nilai yang dapat diidentifikasi oleh masyarakat melalui peningkatan pemanfaatan elemen digital marketing pada sosial media.

    BUMDes dapat membentuk dan memperluas komunitas online yang terlibat aktif, menciptakan ruang untuk diskusi, umpan balik, dan kolaborasi antara BUMDes dan masyarakat.

  • Working Paper Series 2 Hadirkan Prof. Amine Tarazi

    Working Paper Series 2 Hadirkan Prof. Amine Tarazi

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Working Paper Series di Royal Heritage Hotel Solo, Senin 28 Oktober 2024.

    Kegiatan yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEB menghadirkan discussant, Prof. Amine Tarazi, Professor of Economics and Finance University of Limoges.

    Dalam kegiatan itu, tiga dosen FEB UNS mempresentasikan hasil penelitiannya, Putra Pamungkas Ph.D dengan topik Small Business Loans and Repayment Sustainability; Tastaftiyan Risfandy, Ph.D. dengan topik  The Performance of Micro-Financial Institutions: Islamic VS Conventional Cooperatives; serta Arum Setyowati, Ph.D, dengan topik The Role of Directors experiences  on the Relationship between Corporate Rensponsibility toward Employees Practices and Firm Efficiency.

    Terkait kegiatan Working Paper Series, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D, mengatakan agar kegiatan seperti ini dijadikan tradisi di FEB.

    Para dosen terutama dosen-dosen muda serta mahasiswa S-2 dan S-3 harus didorong untuk aktif mengikuti.

    “Kegiatan ini bagus, ini tradisi yang perlu dibangun di FEB, baik bagi dosen, mahasiswa S-2, S-3 yang punya riset perlu didesiminasikan atau dipresentasikan dan mendapatkan masukan dari banyak orang. Ini akan membuat hasil risetnya akan lebih bagus,” ungkapnya.

    Prof. Irwan menekankan agar fakultas selalu mendorong para mahasiswa S-2 dan S-3 serta dosen terutama dosen-dosen muda, baik yang belum S3 dan juga yang sudah S-3 untuk bisa aktif di kegiatan-kegiatan seperti ini. Bagi yang belum S-3 bisa belajar untuk menyiapkan proposal dan bagi yang sudah S-3 harus meng-update keilmuannya.

    Prof. Tarazi menilai ketiga artikel yang dipresentasikan sudah sangat kuat serta telah menunjukkan kontribusi yang baik.

    Selanjutnya disampaikan bahwa riset adalah penjalanan jangka panjang dan bahkan peneliti yang telah senior juga perlu untuk mempresentasikan artikelnya. Hal ini penting, karena ketika kita mempresentasikan hasil riset kita dalam bentuk artikel baik dalam workshop maupun konferensi ilmiah, kita akan mendapatkan masukan/feedback baru yang akan memperbaiki kualitas artikel yang kita tulis.

    “Langkah ini tentunya bisa terasa menyenangkan dan pada saat yang sama memberatkan, tapi perlu diingat bahwa sebaiknya kita tidak menganggap sebuah kritik sebagai sesuatu yang menjatuhkan. Kritik tersebut justru bisa menjadi pelajaran bagi lulusan baru karena setelah lulus sudah tidak ada lagi pembimbing yang akan membimbing kita dalam proses penelitian. Sekali lagi agenda hari ini sangat menarik dan terima kasih telah mengundang saya pada kesempatan hari ini” ungkapnya di penghujung acara.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Kristen 7 Penabur

    FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Kristen 7 Penabur

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan  SMA Kristen 7 Penabur Jakarta di Aula Gedung Suhardi, Kamis, 24 Oktober 2024.

    Para guru dan siswa dengan koordinator Very Silalahi, S.Sos diterima oleh Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Kepala Program Studi (Kaprodi) S-1 Ekonomi Pembangunan,  Muhammad Yusuf Indra Purnama, S.E., M.Rech.,Ph.D dan Kaprodi S-1 Bisnis Digital. Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.Rech.,Ph.D.

    Di awal sambutannya, Tastaftiyan, Ph.D mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para guru dan siswa SMA Kristen 7 Penabur yang telah mengunjungi FEB UNS.

    “Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat terbuka untuk bisa sharing dan bekerja sama, terbuka lebar karena sekarang kampus diminta untuk tidak ekslusif tapi diminta inklusif bagi pihak luar. Salah satu yang bisa dilakukan di kampus yaitu dengan kerja sama berupa pengabdian masyarakat, kampus mengajar di sekolah, bisa juga dengan penelitian dan lainnya, dilakukan di sekolah maupun di eksternal kampus lainnya. InsyaAllah kerja sama ini dan kunjungan Bapak Ibu serta adik-adik semua juga sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa di kunjungan ini, dari perwakilan masing-masing program studi yang hadir bisa berbagi tentang prodi-prodi yang ada  di FEB UNS.

    Very Silalahi, S.Pd dalam penyampaian maksud dan tujuannya menyampaikan kunjungan ke FEB UNS diikuti oleh  72 siswa serta 12 guru pendamping dan kepala sekolah SMA Kristen 7 Penabur Jakarta.  Diharapkan kunjungan ini membawa banyak pengetahuan tentang program studi dan proses pembelajaran di FEB serta  prospek kerja bagi lulusan FEB.

    Tastaftiyan, Ph.D menekankan agar para siswa tidak perlu terlalu bingung untuk memilih program studi di FEB UNS, karena pada dasarnya semua program studi di FEB UNS akan berkaitan dengan bidang-bidang ekonomi yang lebih luas. Demikian, prospek pekerjaannya juga akan luas.

    Di sesi paparan prodi, Kaprodi S-1 EP dan Bisnis Digital menjelaskan sekilas profil dari masing-masing prodi dilanjutkan dengan diskusi.