FEB

Kategori: fakultas

  • Prodi S-1 EP Gelar Seminar Personal Branding: Menggali Kekuatan Identitas Individu

    Prodi S-1 EP Gelar Seminar Personal Branding: Menggali Kekuatan Identitas Individu

    Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Nutrifood menyelenggarakan seminar yang membahas Personal Branding.

    Acara yang informatif ini dirancang untuk melengkapi mahasiswa dengan keterampilan yang tak tergantikan untuk membentuk personal branding yang unik dalam lanskap profesional yang kompetitif saat ini.

    Acara yang berlangsung pada 24 April 2024 menghadirkan pembicara utama Bastian Zeller Marsudi, Manajer Marketing area Jawa Tengah dari Nutrifood.

    Bastian, seorang pakar yang berpengalaman dalam pemasaran dan manajemen merek, berbagi wawasan yang mendalam tentang pentingnya personal branding dan dampaknya yang sangat signifikan pada kemajuan karir.

    Seminar dimulai dengan sambutan Plt. Kepala Program Sudi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D.. Ia menegaskan pentingnya personal branding dalam menavigasi lintasan karir kontemporer, mempersiapkan panggung untuk diskusi yang menarik dan mendalam.

    Personal branding berfungsi sebagai katalisator untuk kesuksesan profesional, memungkinkan individu untuk menciptakan identitas unik mereka di tengah persaingan yang ketat. Dalam lanskap ekonomi yang dinamis saat ini, kemampuan untuk secara strategis membentuk dan mengkomunikasikan personal branding sangatlah penting, ” ujarnya.

    Melalui presentasi dinamis dan sesi interaktif oleh pembicara yaitu Bastian Zeller Marsudi, peserta akan mendapatkan wawasan berharga tentang berbagai aspek personal branding, termasuk mengungkap dan memanfaatkan kekuatan dan atribut personal, membangun kehadiran online yang menarik dan kohesif, membentuk narasi merek yang resonan yang secara autentik mencerminkan nilai dan aspirasi individual serta menavigasi tantangan dan memelihara keaslian dalam usaha personal branding

    “Saya sangat antusias untuk mendapatkan pengetahuan dari Nutrifood dalam menawarkan kesempatan transformasional ini untuk dapat menjelajahi ranah personal branding,” ungkap Fikri Nufian sebagai mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.

    Sementara itu, Amelia, Mahasiswa Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS mengatakan dengan berinvestasi dalam pengembangan pribadi, mahasiswa dapat membuka pintu menuju kemungkinan tak terbatas dan mendorong diri menuju keunggulan profesional.

    Seminar ini terbuka untuk mahasiswa, alumni, dan profesional, mengundang mereka untuk memulai perjalanan penemuan diri dan pemberdayaan melalui personal branding. Peserta memiliki kesempatan untuk terhubung dengan para ahli industri dan rekan sejawat, membentuk hubungan yang berarti dan kolaborasi untuk usaha masa depan.

  • Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS

    Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS

    Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia (SDM) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo berhasil meraih gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Anto Prabowo berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling” dihadapan dewan penguji yang diketuai oleh Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.

    Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS, Anto Prabowo digelar di Aula Konimex, Gedung 4 FEB UNS, Senin (22/4/2024). Dalam kesempatan tersebut, bertindak sebagai Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D., Promotor 1, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto,M.Com.(Hons).,Ph.D.,Ak; dan Promotor 2, Prof. Irwan Trinugroho,S.E.,M.Sc.,Ph.D. Sedangkan untuk Dewan Penguji terdiri dari Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. sebagai ketua; Dr. Atmaji, M.M.; Tastaftiyan Risfandy, S.E.,M.Sc.,Ph.D.; Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. ; Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak.; dan Prof. Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA. (Penguji Eksternal dari UGM).

    Dihadapan Promotor dan Penguji, Anto Prabowo menyampaikan, pelindungan konsumen menguat sejak krisis 2008 dan digitalisasi di sektor perbankan menjadi suatu keniscayaan. Keduanya berjalan beriringan sehingga akan menjadi ketertarikan peneliti untuk melihat pengaruh diantara keduanya dan kaitannya dengan ukuran perusahaan dan pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital.

    “Masih sangat terbatas penelitian yang telah ada untuk melihat pengaruh antar variabel dimaksud. Layanan perbankan digital melalui orkestrasi ekosistem digital dan pelindungan konsumen merupakan 2 isu strategis di industri perbankan dalam dekade terakhir. Namun sayangnya studi yang secara komprehensif membahas hubungan antara pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem masih sangat terbatas,” terang Anto Prabowo.

    Untuk itu, Anto Prabowo tertarik untuk membuat desertasi dengan judul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital di industri perbankan di Indonesia.

    “Penelitian ini diharapkan bisa mengisi kesenjangan baik secara teoritis maupun empiris pengaruh kompleks dari variabel-variabel dalam penelitian sehingga pertanyaan utama penelitian ini `Apakah terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap pelindungan dan ekosistem orkestrasi digital dan pengaruh keduanya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital, termasuk hubungan dua arah antara kedua kinerja dimaksud,” imbuh Anto Prabowo.

    Studi ini mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital pada kasus bank umum di Indonesia dengan menggunakan metode Structural Equations Modeling (SEM). Studi empiris menggunakan pendekatan kuantitatif ini memperoleh beberapa kesimpulan penting. Pertama, ukuran bank memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital. Kedua, perlindungan konsumen tidak memiliki pengaruh positif atau pengaruh negatif yang signifikan terhadap orkestrasi ekosistem digital. Ketiga, perlindungan konsumen memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital. Keempat, orkestrasi ekosistem digital tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan, namun orkestrasi ekosistem digital memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja digital. Kelima, kinerja keuangan memiliki efek positif yang sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kinerja digital. Kinerja digital memiliki efek yang positif dan relatif besar terhadap kinerja keuangan, namun masih belum signifikan. Dan kesimpulan keenam, ukuran bank memiliki pengaruh positif tidak langsung yang signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital melalui mediasi variabel perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital.

    Diakhir Sidang Terbuka Promosi Doktor, Ketua Tim Penguji, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. menyampaikan, Anto Prabowo dinyatakan lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,81 masa studi 3,3 tahun. “Anto Prabowo merupakan doktor lulusan ke-173 PDIE FEB UNS,” ujar Dr. Chatarina.

    Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D. mengucapkan selamat kepada Anto Prabowo karena telah menyelesaikan studi doktornya. Prof. Wimboh berpesan kepada Anto Prabowo supaya tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan studi doktor. “Tetap produktif, jangan berhenti untuk belajar,” ujar Prof. Wimboh. HUMAS UNS

  • Undang Praktisi dari Eropa, Prodi S-1 Manajemen Hadirkan Guest lecture Business Communication and Marketing

    Undang Praktisi dari Eropa, Prodi S-1 Manajemen Hadirkan Guest lecture Business Communication and Marketing

    Program Studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menghadirkan kuliah tamu bertajuk Guest lecture Business Communication and Marketing: Communication in Global and Business Market.

    Pada sesi kuliah tamu (guest lecture) kali ini, Prodi S1 Manajemen menghadirkan Lisa Arnold, Head of Content, Copywriter/Concept Designer, Deputy Head of Creation In Flagranti Communication, Switzerland, secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting.

    Dalam agenda yang berlangsung secara virtual pada Jum’at, 29 Maret 2024 tersebut, Lisa Arnold, yang merupakan co-founder dari Arnold-Riser Consulting, menyampaikan materi berjudul ‘Multicultural communication in business and its application in marketing,’ kepada lebih dari 90 peserta yang hadir. Menurutnya, komunikasi yang multikultural memiliki peran yang penting dalam marketing, sehingga penting bagi mahasiswa untuk memahami perbedaan budaya, khususnya dalam bisnis.

    “Kesalahan komunikasi sering terjadi di marketing, tidak hanya disebabkan oleh perbedaan bahasa, namun juga karena adanya perbedaan dalam hal budaya, etika bisnis, hingga komunikasi non-verbal,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Lisa menjelaskan pentingnya ‘global language’ dalam bisnis, dimana seorang pelaku bisnis perlu memperhatikan standar komunikasi dalam budaya berbeda. Dalam konteks bisnis, sebuah perusahaan yang bisa menerapkan komunikasi antarbudaya memiliki berbagai kelebihan seperti kemampuan untuk mengembangkan jangkauan pasar, dimana perusahaan mungkin saja menjual dan memasarkan produknya ke daerah lain meskipun memiliki budaya dan preferensi produk yang berbeda.

    Sebuah bisnis dengan komunikasi antarbudaya yang baik juga dapat dengan sukses membangun partnership (kerjasama) internasional, meningkatkan citra produk, hingga menarik perhatian dari talenta global dari berbagai macam budaya sehingga dapat meningkatkan kesuksesan bisnis di tingkat internasional.

    Selain memaparkan materi terkait komunikasi, Lisa juga menampilkan contoh dari brand internasional yang sukses mengaplikasikan keberagaman dalam media marketing perusahaan. Lebih lanjut dalam sesi tanya jawab, Lisa memberikan beberapa tips dalam mengkomunikasikan informasi produk, khususnya untuk pasar Eropa.

    Terkait pertanyaan mengenai sarana yang paling efektif bagi mahasiswa untuk belajar keberagaman budaya, Lisa menjawab bahwa travelling dan agenda kebudayaan seperti ‘UNS Cultural Night’ dapat menjadi media yang efektif bagi mahasiswa untuk mengenal budaya dari negara lain lewat mahasiswa internasional yang sedang belajar di UNS.

  • Chelsea dan Raida, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Lolos IISMA 2024

    Chelsea dan Raida, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Lolos IISMA 2024

    FEB UNS – Chelsea Nadia Maharani dan Raida Raisa Pari, Mahasiswa S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret lolos mengikuti Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024. Keduanya berhasil lolos bersama dengan 25 mahasiswa UNS lainnya.

    Pada program ini, Chelsea Nadia Maharani  memilih tujuan Palacky University Olomouc, Czech Republic, sedangkan Raida memilih  Universiti Sains Malaysia, Malaysia.

    IISMA merupakan program Kampus Merdeka dengan skema beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk membiayai mahasiswa Indonesia dalam program mobilitas satu semester di universitas dan industri terkemuka di luar negeri.

    Tahun ini, Pendaftaran seleksi IISMA dibuka mulai tanggal 23 Januari – 19 Februari 2024 dengan tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi dan tes kebangsaan serta wawancara.

    Rangkaian persiapan IISMA di UNS diawali dengan internal screening yang menyaring mahasiswa yang berminat mengikuti IISMA. Dari proses internal screening yang dilakukan oleh International Office (IO), mahasiswa yang lolos akan mengikuti persiapan English Proficiency Test (EPT) di Unit Pelaksana Teknis (UT) Bahasa selama 20 kali pertemuan.

    Bagi mahasiswa yang mendapatkan nilai EPT sesuai standar IISMA, maka dapat mengikuti persiapan penulisan essay, persiapan menghadapi wawancara dan pendampingan oleh alumni IISMA. Pendampingan oleh alumni IISMA dilakukan selama proses pendaftaran hingga selesainya seleksi wawancara.

    Kepada feb.uns.ac.id, Chelsea dan Raida membagikan ceritanya sehingga dapat lolos dalam IISMA 2024.

    Chelsea Nadia Maharani: Jangan Takut untuk Mencoba Semua Hal Baru

    Chelsea menuturkan bahwa keinginannya untuk mengikuti program IISMA sudah ada sejak semester 4.

    Menurutnya program ini bisa jadi jalan yang cukup baik yang bisa diambil untuk bisa belajar dan memberikan impact, baik untuk perkembangan diri atau bahkan lingkungan sekitar.

    Tujuan dari program ini sendiri menurut Chelsea sangat baik karena membuka peluang untuk mahasiswa Indonesia agar bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman di luar negeri yang nantinya bisa di implementasikan untuk perkembangan Indonesia.

    “Saya pribadi merasa ada beberapa tahapan pendaftaran yang cukup tricky. Memang harus commit untuk menyelesaikan segala persiapan dan pendaftarannya karena dokumen yang dibutuhkan cukup banyak. Tetapi dikarenakan saya berada di lingkungan yang cukup supportif, saya merasa selalu termotivasi selama persiapan kemarin” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan alasan memilih Palacky University Olomouc dikarenakan sebelumnya Chelsea sudah merencanakan jenjang karirnya di masa depan.

    “Host university yang saya ambil memang sudah berada dalam top list host university yang akan saya ambil sejak tahun lalu dikarenakan courses yang ditawarkan bisa menunjang karir saya kedepannya” tegasnya.

    Chelsea pun berpesan kepada teman-teman mahasiswa seperti yang telah dituliskan juga dalam essay yang disusunnya sebagai salah satu persyaratan IISMA

    life just like a box of chocolate, you never knew what flavour you get unless you try it first” -Forest Gump. Manfaatkan semua kesempatan yang ada di sekeliling teman-teman. Because personally, I believe every academic and organizational activity can offers you a completely different experience and knowledge. Soo, jangan takut untuk mencoba semua hal baru” tutupnya.

     

    Raida Raisa Pari: Tantangan itu Bisa Menjadi Kesempatan untuk Tumbuh dan Belajar

    Keinginan untuk mengikuti IISMA, sebenarnya sudah ada sejak awal perkuliahan karena kesempatan untuk berkuliah di luar negeri itu sangat menarik, namun Raida baru bisa mendaftar saat semester 6 ini.

    Menurutnya, kesulitan saat mendaftar IISMA adalah banyaknya berkas yang harus diurus. Hal ini karena Raida memiliki waktu yang mepet ketika hendak mendaftar IISMA, dan saat itu bertepatan dengan magang di Jakarta.

    Selain itu, tahapan yang menurutnya sulit adalah wawancara. Untungnya pihak UPT KLI memberikan zoom meeting untuk persiapan wawancara dan hal itu sangat membantu saya untuk berlatih wawancara.

    “Karena waktu yang terbatas, saya tidak sempat banyak mempersiapkan diri terutama ketika melakukan tes bahasa Inggris, jadi saya hanya bisa mengandalkan ingatan saja. Kalau untuk persiapan wawancara, dari sehari sebelumnya saya sudah berlatih menjawab beberapa pertanyaan dan tidak lupa juga beribadah serta mempersiapkan mental” paparnya.

    Universitas Sains Malaysia memiliki ranking universitas yang bagus dan lokasinya yang berada di Pulau Pinang menurutnya menarik. Raida memilih negara tujuan Malaysia karena lokasinya yang dekat dengan Indonesia serta kemiripan demografi yang ada.

    Sebagai mahasiswa beragama Islam, Raida berpikir kalau Malaysia akan menjadi negara yang tepat karena disana pasti akan mudah untuk menemukan tempat ibadah serta makanan halal. Alasan saya memilih tujuan

    Raida berpesan agar mahasswa yang ingin mendaftar IISMA  dapat mempersiapkan diri dari tahun sebelumnya supaya tidak tertinggal informasi, karena UNS menyediakan tahapan internal screening untuk para pendaftar. Lalu sebaiknya juga mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tes bahasa Inggris karena biayanya tidak murah. Dan kalau bisa jangan sampai mengulang tes karena alasan teknis (terutama jika memilih tes DET).

    “Tetap percaya pada potensi diri kalian dan ingat kalau setiap tantangan itu bisa menjadi kesempatan untuk tumbuh dan belajar” pungkas Raida menyemangati.

  • FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang

    FEB UNS Menerima Kunjungan SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan  SMA Islam Al-Azhar 16 Semarang di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi, Senin, 4 Maret 2024.

    Para guru dan siswa dengan koordinator Sandi Faizal, S.Pd diterima oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Kepala Program Studi (Kaprodi) S-1 Ekonomi Pembangunan Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., Kaprodi S-1 Manajemen, dan Estetika Mutiaranisa Kurniawati, S.E., M.Acc., Dosen Akuntansi mewakili prodi serta Iwan Kusmartono, S.H, Koordinator FEB UNS.

    Di awal sambutannya, Tastaftiyan, Ph.D mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para guru dan siswa SMA  Islam Al-Azhar 16 yang telah mengunjungi dan melakukan kerja sama dengan FEB UNS.

    “Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat terbuka untuk bisa sharing dan bekerja sama, terbuka lebar karena sekarang kampus diminta untuk tidak ekslusif tapi diminta inklusif bagi pihak luar. Salah satu yang bisa dilakukan di kampus yaitu dengan kerja sama berupa pengabdian masyarakat, kampus mengajar di sekolah, bisa juga dengan penelitian dan lainnya, dilakukan di sekolah maupun di eksternal kampus lainnya. InsyaAllah kerja sama ini dan kunjungan Bapak Ibu serta adik-adik semua juga sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa di kunjungan ini, dari perwakilan masing-masing program studi, ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital bisa berbagi tentang prodi-prodi yang ada  di FEB UNS.

    Sandi Faizal, S.Pd dalam penyampaian maksud dan tujuannya menyampaikan kunjungan ke FEB UNS diikuti oleh  62 siswa serta 12 guru pendamping dan kepala sekolah SMA  Islam Al-Azhar 16.  Diharapkan kunjungan ini membawa banyak pengetahuan tentang program studi dan proses pembelajaran di FEB serta  prospek kerja bagi lulusan FEB.

    Tastaftiyan, Ph.D menekankan agar para siswa tidak perlu terlalu bingung untuk memilih program studi di FEB UNS, karena pada dasarnya semua program studi di FEB UNS akan berkaitan dengan bidang-bidang ekonomi yang lebih luas. Demikian, prospek pekerjaannya juga akan luas.

    Dalam kunjungan tersebut, selain sosialisasi program studi FEB UNS, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara FEB UNS dengan SMA Islam 16 Al Azhar Semarang.

  • Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Ikuti Adhi Karya Mengajar

    Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Ikuti Adhi Karya Mengajar

    Pengembangan Bisnis dan Strategi Keuangan Perusahaan menjadi tema yang diangkat pada Adhi Karya Mengajar di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), akhir Februari lalu.

    Kuliah Umum yang diikuti oleh Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS menghadirkan Ir. Lasarus Bambang S., ST., MM., IPM., General Manager, Departemen Pengembangan Bisnis, PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.

    Kegiatan juga dihadiri oleh Tastaftiyan Risfandy, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi FEB UNS, dan Johadi S.E., M.Sc Dosen FEB UNS.

    Perusahaan Adhi Karya merupakan perusahaan publik dibidang konstruksi yang mana sebagain besar kepemilikan sahamnya yakni sebesar 64% dimiliki oleh negara dan sisanya 36% dimiliki oleh publik.

    Perusahaan Adhi Karya memiliki lini Bisnis meliputi: Engineering and Construction, Property, Manufacture, Investment and Concession.

    Beberapa proyek yang terkenal dari Adhi Karya diantaranya Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Preservasi Jalan Nasional Riau, Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu (FPLT), Preservasi Jalan Nasional Sumatera Selatan, LRT, Jabodetabek, dan yang baru-baru ini adalah  Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo.

    Dihadapan mahasiswa, Lasarus menjelaskan beberapa teori yang digunakan oleh perusahaan Adhi karya dalam menjalankan bisnis perusahaan agar dapat maju dan berkembang.

    Lima teori yang dijabarkan yakni (1) Teori Collaborative Governance, merupakan tata Kelola kolaboratif yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk secara bersama-sama Menyusun dan mengimplementasikan suatu kebijakan bersama; (2) Teori Business Development, pengembangan bisnis agar berkembang dengan sukses perlu mencari peluang bisnis baru, membangun dan mempertahankan hubungan klien yang sudah ada atau strategic partnership, dan rencana lainnya untuk meningkatkan profit dan market share; (3) Teori Strategi Keuangan Perusahaan, strategi ini berupaya untuk memaksimalkan nilai keuangan perusahaan dengan memperhatikan Tindakan keuangan yang terbaik; (4) Teori Public Private Partnership, teori ini memiliki arti bahwa penting untuk memiliki hubungan antara pemerintah dengan badan usaha dalam rangka pembangunan dan penyediaan infrastruktur; (5) Teori IMBT (Ijarah Muntahiyah Bit-Tamlik), merupakan akad sewa menyewa berkaitan dengan pemindahan kepemilikan objek akad dari pemberi sewa kepada penyewa.

    Lasarus memberikan pesan bahwa kita harus memandang keberagaman dalam hal ini adalah teman-teman mahasiswa FEB UNS sebagai suatu hal yang positif dan harus dimanfaatkan untuk selalu berinovasi.

  • Disusun Maraton dalam Sebulan, Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi UNS dan Perkembangannya Karya Prof. Tulus Launching pada Dies Natalis ke 48-UNS  

    Disusun Maraton dalam Sebulan, Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi UNS dan Perkembangannya Karya Prof. Tulus Launching pada Dies Natalis ke 48-UNS  

    Prof. Tulus Haryono, M.Ek, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil menyusun buku sejarah bertajuk Buku Sejarah Berdirinya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret dan Perkembangannya.

    Penyusunan buku sejarah itu dilakukan secara maraton dalam waktu satu bulan agar dapat tayang pada saat Dies Natalis ke-48 UNS. Buku yang telah disusun dan telah mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk juga para alumni dilaunching pada Selasa, 5/3/2024 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

    Menurutnya, belum pernah ada yang menulis sejarah berdirinya FEB sehingga keinginannya begitu kuat dan gagasan itu muncul pada akhir Agustus 2023 lalu.

    Prof. Tulus memberanikan menulis buku ini karena boleh dikatakan ia melihat, merasakan dan melakukan apa yang ada di UNS. Melihat peristiwa yang terjadi, merasakan bagaimana susahnya UNS untuk menjadi sebuah perguruan tinggi negeri dan ia juga merasakan setelah UNS jadi negeri.

    Sementara itu, pembedah buku, Drs. K. Tjilik Suwito mengatakan sangat menyetujui dan mengapresiasi penyusunan buku yang dilakukan Prof. Tulus. Ia juga menyampaikan beberapa tambahan koreksi untuk melengkapi kesempurnaan buku tersebut. Salah satunya adalah dengan perlunya disesuaikan dengan  tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebagai contoh, dulu ada Pendidikan Antar Universitas (PAU) dan juga pengabdian masyarakat Pembinaan Golongan Ekonomi Lemah (Pegel).

    Dekan FEB UNS,  Prof. Djoko Suhardjanto dalam sambutannya mengingatkan kepada civitas academica FEB agar Jangan Sekali kali Meninggalkan Sejarah (Jas Merah) seperti kutipan pidato Presiden Pertama Indonesia Soekarno.

    “Seperti yang disampaikan Presiden Soekarno Jas Merah, ‘Jangan Meninggalkan Sejarah’. Civitas Academica FEB harus mengetahui perjuangan para letak dasar perkembangan FEB. Jika kita tidak menggali sejarah berdirinya, maka akan dilupakan para penerus,” ucapnya.

    Selanjutnya dikatakan, penulisan buku sejarah ini menjadi sangat penting dan harus dipahami, dimengerti oleh khususnya generasi-generasi penerus pada saat ini.

    “Dengan buku ini, kita akan terinspirasi, begitu besarnya perjuangan para pendiri maupun para peletak dasar berdirinya FEB, bagaimana perkuliahan pada masa itu. Jika tidak ada buku sejarah ini kita tidak akan tahu, tidak akan paham bagaimana sejarah maupun arah ke mana kita akan mengembangkan FEB. Bagaimana juga pada saat-saat kita mendirikan prodi-prodi misalnya D3, Ekstensi, MM, S2, Maksi, MESP maupun PDIE. Bagaimana juga perjuangan kita untuk meraih hibah-hibah penelitian. Sedangkan saat ini banyak dosen maupun tendik yang masih muda yang belum mengerti belum tahu mengenai sejarah FEB” tuturnya kemudian.

    Prof. Djoko juga mengucapkan terima kasih kepada Prof. Tulus yang telah menggagas dan mempelopori untuk menyusun buku ini, sebagai penulis tunggal sejarah perkembangan FEB.

    Senada dengan Prof. Djoko, Wakil Rektor Riset dan Inovasi Prof. Dr.Ir. Kuncoro Diharjo, S.T., juga menekankan agar civitas academica FEB tidak melupakan pendiri-pendiri FEB yang terdahulu hingga saat ini. Masa itu memang ada generasinya dan generasi itu memang ada masanya. Sebagai generasi penerus harus sangat hormat dan menghargai para pendiri FEB.

    “Kita sebagai generasi penerus yang sekarang menikmati besarnya FEB, ini betul-betul karena jasa pengorbanan dari para pendahulu kita dan launching buku ini kami harapkan benar-benar menjadi momentum penguat untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri kita dalam membangun fondasi FEB UNS dan bahkan menjadikan sejarah pembangunan dan sebagai batu loncatan untuk kita semua generasi muda untuk membangun FEB yang lebih maju, lebih tangguh.

    Bahkan kami memberikan apresiasi yang sangat besar kepada FEB, semua prodi di FEB kalau kita lihat posisinya itu menjadi prodi-prodi yang beauty, yang cantik, yang menarik ketika mahasiswa baru mau mendaftar, manajemen, ekonomi pembangunan, akuntansi dan yang terakhir ini sangat luar biasa ini yaitu Prodi Bisnis Digital yang sekarang lagi sangat didorong untuk maju dalam hal bisnis.

    Dalam forum bedah buku yang dimoderatori oleh Dr. Mulyanto, tamu undangan juga diberi kesempatan berdiskusi dengan penulis dan juga pembedah buku.

  • SMA Assalam Sukoharjo Kunjungi FEB UNS, Kenal Lebih Dekat Prodi S-1 di FEB

    SMA Assalam Sukoharjo Kunjungi FEB UNS, Kenal Lebih Dekat Prodi S-1 di FEB

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan  SMA Assalam Sukoharjo di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi, Selasa, 5 Maret 2024.

    Para guru dan siswa diterima oleh Wakil Dekan Perencanaan Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, Ph.D.; Kepala Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan, Bhimo Rizky Samudro, Ph.D., dan dosen yang mewakili Prodi S-1 Akuntansi serta Bisnis Digital, Isna Putri Rahmawati, M.Sc. dan  Aldy Fariz Achsanta, Ph.D.

    Tastaftiyan, Ph.D dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para guru dan siswa  SMA Assalam Sukoharjo yang telah mengunjungi dan melakukan kerja sama dengan FEB UNS.

    “Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat terbuka untuk bisa sharing dan bekerja sama, terbuka lebar karena sekarang kampus diminta untuk tidak ekslusif tapi diminta inklusif bagi pihak luar, salah satu yang bisa dilakukan di kampus yaitu dengan kerja sama berupa pengabdian masyarakat, kampus mengajar di sekolah, bisa juga dengan  penelitian dan lainnya baik bisa dilakukan disekolah maupun  di eksternal kampus lainnya. InsyaAllah kerja sama ini dan kunjungan Bapak Ibu serta adik-adik semua juga sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya.

    Dalam kegiatan ini, perwakilan masing-masing program studi, Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Digital bisa berbagi tentang prodi-prodi yang ada  di FEB UNS.

    Pengenalan Prodi Bisnis S-1 Digital disampaikan oleh Aldy Fariz Achsanta, Ph.D. Dosen Program Studi Bisnis Digital FEB UNS.

    “Saat ini Program Studi S-1 Bisnis Digital dikepalai oleh Bapak Putra Pamungkas, S.E., M.Rech., Ph.D. Prodi S1 Bisnis Digital FEB UNS menghubungkan pengetahuan dunia bisnis dengan dunia digital. Sehingga teman-teman siswa yang tertarik di prodi ini akan mempelajari penerapan tata kelola dibidang bisnis sekaligus analisis data yang akan digunakan untuk menghadapi tantangan lingkungan bisnis digital.” paparnya.

    Saat ini Program Studi S1 Bisnis Digital FEB UNS juga menjadi program studi yang unggul dengan angka keketatan persaingan yang paling tinggi di UNS.

    Adapun peluang karir yang ditawarkan dari prodi S1 Bisnis Digital FEB UNS diantaranya adalah menjadi wirausaha Start-up Digital, manager e-commerce dan strategi digital, ahli pemasaran digital, analis bisnis digital, dan sebagainya.

    Pengenalan prodi juga disampaikan oleh Prodi S-1 Ekonomi Pembangunan, Akuntansi dan juga Manajemen.

    Tastaftiyan, Ph.D menekankan agar para siswa tidak perlu terlalu bingung untuk memilih program studi di FEB UNS, karena pada dasarnya semua program studi di FEB UNS akan berkaitan dengan bidang-bidang ekonomi yang lebih luas. Demikian, prospek pekerjaannya juga akan luas.

    Di sesi diskusi, para siswa menanyakan beberapa hal diantaranya terkait program short course, prospek Prodi Ekonomi Pembangunan, prodi yang sesuai untuk meneruskan bisnis keluarga dan lainnya.

  • Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S-2 Akuntansi Undang Pembicara dari Curtin University Australia,

    Sambut Mahasiswa Baru, Prodi S-2 Akuntansi Undang Pembicara dari Curtin University Australia,

    Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS menyelenggarakan webinar dengan tema ”A Scientif Writing Journey Begins: Understanding Current Issue In Accounting Research” dan menghadirkan Dr. Yuni Yuningsih dari Curtin University Australia.

    Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid pada Rabu, 28 Februari 2024 ini dilaksanakan dalam rangka menyambut 14 mahasiswa baru Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS.

    Selain menjadi media paparan internasionalisasi bagi mahasiswa, webinar juga diharapkan membuka pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana memulai menulis dan memilih topik penelitian.

    Pemilihan pembicara ini selaras dengan upaya Prodi S-2 Akuntansi FEB UNS untuk memberikan international exposure kepada mahasiswanya sedini mungkin. Mahasiswa diharapkan agar lebih mengenal penulisan publikasi sedini mungkin.

    Dr. Wahyu Widarjo, Kepala Program Studi S-2 Akuntansi diawal sambutannya memperkenalkan kepada mahasiswa baru  beberapa kepala Prodi S-2 Akuntansi sebelum akhirnya ia menjabat. Juga memperkenalkan beberapa stakeholder yang ada di Prodi S-2 Akuntansi.

    Lebih lanjut Dr. Wahyu menunjukkan kurikulum dan mendeskripsikan bagaimana kurikulum baru Prodi S-2 Akuntansi menawarkan kemampuan waiver beberapa mata kuliah dalam kurikulum kepada beberapa mata uji sertifikasi CA dan CPA. Ia juga menekankan pentingnya keselarasan pemilihan mata kuliah penjurusan dengan tema tesis yang diambil.

    Kaprodi juga menjelaskan Peraturan Rektor no 23 tahun 2020 pasal 31 pada bagian capaian pembelajaran untuk menekankan pentingnya menyelesaikan perkuliahan tepat waktu dan prasayarat publikasi bagi mahasiswa untuk bisa lulus.

    ” Setiap mahasiswa memiliki setidaknya satu karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional atau nasional terakreditasi minimal sinta 2. Selain itu, mahasiswa Prodi S-2 Akuntansi juga diwajibkan memiliki karya ilmiah di prosiding internasional maupun nasional. Hal ini menjadi syarat wajib pendaftaran ujian tesis sebelum menyelesaikan perkuliahan di Prodi S-2 Akuntansi” jelasnya.

    Sementara itu, pada paparan materinya, Dr. Yuningsih memberikan gambaran pemilihan isu terkini penelitian akuntansi dengan menekankan bahwa riset di bidang akuntansi perlu berevolusi dan mengikuti tren kontemporer yang ada di bidang teknologi, lingkungan, dan bidang keilmuan lainnya.

    Khusus untuk topik lingkungan, topik ini telah menjadi tren terutama di Asia Pasific, salah satunya mengenai Net Zero atau pengurangan emisi pada berbagai entitas bisnis. Hal ini juga menjadi concern bagi penulis di bidang akuntansi karena akuntansi menyediakan tools untuk memahami tidak hanya kondisi keuangan, tapi juga kondisi sosial dan lingkungan.

    Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai lingkungan ini di latar belakangi dari perubahan iklim yang juga meningkatkan resiko keuangan. Di Australia, tren penelitian ini juga menjamur dan telah diimplementasikan misalnya di perusahaan AMPOL dan VIVA ENERGY AUSTRALIA.

    Selain menunjukkan beberapa tren topik penelitian terkini di bidang akuntansi, Dr. Yuningsih juga memberikan penekanan untuk tidak berputus asa dalam pembuatan artikel ilmiah.

    ”Artikel ilmiah yang disubmit akan membutuhkan banyak waktu dan upaya untuk di-publish. Akan tetapi mahasiswa perlu mengingat bahwa semua peneliti mengalami hal tersebut. Jangan menyerah, healing dan take a little break jika mengalami kebuntuan” tuturnya menyemangati.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi, beberapa mahasiswa baru dan mahasiswa lama Prodi S-2 Akuntansi yang mengikuti acara melalui zoom berpartisipasi aktif dalam memberikan pertanyaan.

  • Artefac Watu Abadi FEB UNS, Dalam Semalam Terkumpul 48 Donatur dan Capai 2 Miliar

    Artefac Watu Abadi FEB UNS, Dalam Semalam Terkumpul 48 Donatur dan Capai 2 Miliar

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mengumpulkan 48 donatur Dana Abadi pada peresmian Artefac Watu Abadi dan mencapai 2 Miliar.

    Artefac Watu Abadi mengadopsi konsep  Endowment Funds For Sustainable Educations.  Dana abadi yang terkumpul akan dikelola secara khusus untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Kegiatan yang digelar dalam rangka kegiatan Dies Natalis ke-48 UNS tersebut diadakan pada Jumat 1 Maret 2024 di FEB UNS.

    Turut hadir di kegiatan itu, Irwan Trinugroho, Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi; Djoko Suhardjanto, Dekan FEB UNS; Wimboh Santoso, Ketua Komisioner OJK 2017-2022; Doni P. Joewono, Ketua Umum KAFEB UNS; Ahmad Sumbalawi, Pembina Yayasan; R. Andiona Boedisoejoto, Dewan Pembina Yayasan dan Jati Haryanto, Ketua Yayasan Dharma Bekti.

    Doni P. Joewono mengatakan dana abadi ini diharapkan terus berkembang, tidak hanya untuk beasiswa tapi juga bisa untuk membiayai kompetisi-kompetisi mahasiswa.

    “Dana abadi ini adalah persembahan alumni kepada kampus, kepada mahasiswa, insyaAllah semuanya akan diridoi Allah SWT. Terima kasih kepada 48 donatur. Artefac Watu Abadi akan melahirkan Magda-Magda yang lain, lulusan FEB UNS yang langsung masuk Bank Indonesia, ternyata viralnya Magda membuat UNS terangkat, seorang anak kuli bangunan menjadi 10 terbaik dan saat ini kita terima di Bank Indonesia” ungkapnya.

    Jati Haryanto menambahkan bahwa dana abadi ini akan dikembangkan agar penerimanya lebih banyak.

    “Untuk tahun ini diberikan kepada 25 orang, target kita bahkan sampai 50 orang,  akan bertambah seiring dengan bertambahnya dana abadi” jelasnya.

    Dikatakan, ada persyaratan untuk memperoleh beasiswa dari dana abadi ini, harus berprestasi dan juga aktif mengikuti  organisasi di kampus.

    Harapannya bagi penerima beasiswa menjadi termotivasi untuk semakin berprestasi, meraih yang terbaik dan menjadi kebanggaan institusi.

    Dekan FEB UNS, Djoko Suhardjanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan KAFEB bagi FEB.

    “Atas nama pimpinan FEB UNS, saya  mengucapkan terimakasih atas kolaborasi dan dukungan dari  KAFEB dalam pengembangan FEB. Banyak program yang kemarin diluncurkan seperti magang, sertifikasi,  beasiswa dan banyak lagi lainnya” ungkapnya.

    FEB menyambut baik dukungan ini dengan mengajak para alumninya untuk  juga masuk ke kampus, ikut mengajar, ikut berpartisipasi di dalam tri dharma perguruan tinggi.

    Dekan juga mengapresiasi kepada KAFEB dan pengurusnya dalam membentuk dana abadi  yang dinamai Artefac Watu Abadi dan diletakkan di Gedung Soeharno TS. Semoga kolaborasi dan partisipasi alumni yang hebat ini bisa membuat FEB semakin jaya.