FEB

Kategori: fakultas

  • Pimpinan FEB UNS Sambut Kunjungan SMA Islam Al Azhar 19 Jakarta

    Pimpinan FEB UNS Sambut Kunjungan SMA Islam Al Azhar 19 Jakarta

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menerima kunjungan SMA Islam Al Azhar 19 Jakarta, terdiri dari 23 siswa dan 6 guru.

    Kunjungan dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Januari 2020 di Ruang Sidang II FEB UNS pukul 15.00 WIB.

    Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Yayasan Pendidikan Al Islam Bahrul Ulum Yayasan Mitra Al Azhar, H. Awaluddin Daulae disambut dan diterima dengan hangat oleh Pimpinan FEB UNS serta Tim dari SPMB UNS.

    Dr. Djuminah bersama dengan H Awaluddin dan Tri Agus Rachmaningsih M.Si. (dari kiri ke kanan)

    H. Awaluddin dalam prakatanya menyampaikan tujuan kunjungan SMA Islam Al Azhar 19 ke FEB UNS adalah untuk mengetahui lebih detil tentang proses penerimaan mahasiswa baru maupun informasi akademik FEB UNS.

    Harapannya, agar semakin memotivasi, memantapkan siswa dalam memilih perguruan tinggi sesuai dengan cita-cita mereka dan FEB UNS sebagai salah satu tujuannya.

    Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Djuminah dalam sambutannya mewakili Dekan FEB UNS menyampaikan ucapan selamat datang kepada para guru dan siswa SMA Islam Al Azhar 19 Jakarta.

    Lebih lanjut, Dr. Djuminah menyampaikan bahwa FEB UNS menawarkan pendidikan berkualitas untuk program sarjana, master dan doktor yang semuanya telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

    Di FEB UNS, mahasiswa disediakan banyak fasilitas kegiatan ekstra kurikuler yang dapat dipilih untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa akan mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang sangat berguna untuk kelengkapan melamar pekerjaan.

    Guru dan Siswa SMA Islam Al Azhar mendengarkan paparan tentang SPMB dan Informasi Akademik FEB UNS

    Saat akan memilih program studi, siswa juga harus berhati-hati dan harus benar-benar memiliki kemantapan atas pilihannya.

    “Di FEB UNS, ada tiga program studi S1 yang ditawarkan yakni Manajamen, Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan yang ketiganya berbeda arah pembelajarannya, pilihlah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki” pesannya

    Di akhir paparannya, Dr. Djuminah juga memperkenalkan UNS sebagai Benteng Pancasila, dengan berdirinya tempat-tempat ibadah ,Masjid, Gereja, Pura, Wihara dan Klenteng yang berdekatan, tepatnya di belakang kampus UNS. Hal ini menggambarkan harmonisnya kehidupan beragama di lingkungan UNS.

    Usai saling bertukar cendera mata antara FEB UNS dan SMA Islam Al Azhar 19, peserta berdiskusi dengan Tim SPMB UNS yang saat itu dipandu oleh Tri Agus Rachminingsih, S.Kom, M.Si.

  • Pasar Murah Sangat Efektif Membantu Mengendalikan Inflasi

    Pasar Murah Sangat Efektif Membantu Mengendalikan Inflasi

    Kegiatan Pasar Murah yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta bersama BUMN dan BUMD di Pasar Gede pada tanggal 22 hingga 24 Januari lalu dinilai sangat efektif dilakukan sebagai salah satu upaya  pengendalian inflasi,  menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan masyarakat.

    Pernyataan itu disampaikan  Dr. Izza Mafruhah  SE ,M.Si,  Pengamat  Ekonomi  dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) saat Bincang Pagi  di RRI  Surakarta,   Selasa  28  Januari 2020.

    Bersama  dengan narasumber Statistisi Ahli Madya Pejabat Fungsional  Badan  Pusat Statistik Kota Surakarta,  Christina Sugiyanti, Bincang Pagi itu bertajuk “Efektifitas  Pasar Murah Untuk  Turunkan  Harga  “.

    Menurut Dr. Izza,  pasar murah yang diselenggarakan di masa seperti ini akan sangat membantu masyarakat. Dalam dua bulan ini, musim yang tidak menentu menyebabkan produksi pertanian cenderung turun, beberapa harga komoditas pertanian seperti cabe, melonjak dengan sangat cepat. Meskipun demikian, sampai sekarang harga cabe masih sangat terkendali.

    Selain itu, di masa ini, sebagian besar orang fokus kepada pembiayaan sekolah.   Kebutuhan keluarga akan dialihkan kepada kepentingan sekolah sehingga daya beli masyarakat menjadi turun, terutama untuk masyarakat yang rentan miskin.

    “Bagi masyarakat yang rentan miskin, masa-masa seperti ini adalah sangat sulit.  Jika orang miskin mungkin banyak mendapatkan  bantuan, namun untuk yang rentan miskin, yang  satu level diatas miskin,  kemungkinan akan menjadi miskin dan pasar murah sebaiknya lebih menyasar juga ke masyarakat rentan miskin ” tegasnya

    Lebih lanjut dijelaskan, pasar murah akan efektif pada masa tertentu dan mungkin tidak berkesinambungan,  akan sangat efektif jika masyarakat juga mengambil peran. Pemerintah perlu melakukan sosialisasi dan menggerakkan masyarakat dalam program ketahanan pangan. Masyarakat harus mulai memberdayakan dirinya dalam mengelola pekarangan, memanfaatkan lingkungan di sekitar, atau bagi yang tidak memiliki lahan, dengan cara hidroponik.

    “Hidroponik,  budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah, sangat sederhana dan sangat murah, bisa dengan memanfaatkan botol-botol bekas. Sekitar Rp 1500, 00 saja sudah bisa mendapatkan benih” papar dosen  yang saat ini menjabat sebagai  Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNS.

    Dr. Izza memberikan masukan kepada TPID agar sebelum menggelar pasar murah  perlu melakukan seleksi, memperhatikan siapa yang akan  membeli. Jangan sampai ketika ada yang membeli,  baik dengan menggunakan girik ataupun kartu dan dilebihkan sedikit dari harga pasar murah untuk dijual kembali ke tengkulak.

    Tim juga sebaiknya melakukan survei terlebih dahulu,  kebutuhan masyarakat  mana yang paling dibutuhkan. Hal ini sebagai upaya agar tujuan pemerintah dalam menggelar pasar murah dapat tercapai sesuai dengan sasaran.

    Di akhir perbincangan, Dr. Izza menyarankan agar penyelenggaraan pasar murah lebih rutin dan lebih besar, terutama difokuskan pada masa-masa harga melonjak, misalnya menjelang tahun baru, bulan puasa ataupun hari raya. Perlu juga menggandeng banyak pihak yang terlibat, misalnya dengan perusahaan-perusahaan besar di Solo agar lebih banyak masyarakat mendapatkan manfaatnya.

  • Yong Dirgiatmo Lulus Program Ph.D Bidang Sistem Informasi di UUM Malaysia

    Yong Dirgiatmo Lulus Program Ph.D Bidang Sistem Informasi di UUM Malaysia

    Yong Dirgiatmo, salah satu tenaga pengajar di Fakultas Ekonomi dan  Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Program Studi Manajemen  telah dinyatakan lulus program Ph.D Bidang Sistem Informasi pada jurusan Akuntansi di Tunku Putri Intan Safinaz, School of Accountancy (TISSA), Universiti Utara Malaysia (UUM), Malaysia, Selasa, 21 Januari 2020.

    Kelulusan tersebut diumumkan setelah Yong Dirgiatmo mampu mempertahankan disertasinya di hadapan  tiga tim penguji (VIVA VOCE). Diantara ketiga penguji tersebut, hadir  Prof. Nor Asiah Omar dari Universiti Kebangsaan Malaysia sebagai penguji eksternal.

    Kepada Media FEB UNS, Yong menyampaikan bahwa topik yang dipilih  dalam disertasinya mengenai peran penggunaan media sosial untuk peningkatan kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM) manufaktur di Indonesia yang dimediasi oleh orientasi kewirausahaan.

    “Inti dari disertasi saya, membahas tentang bagaimana meningkatkan kinerja UKM manufaktur melalui pemberdayaan orientasi kewirausahaan yang dimiliki pemilik atau manajer UKM melalui penggunaan media sosial” paparnya.

    Area penelitian meliputi UKM manufaktur di wilayah Eks Karesidenan Surakarta, dengan mengambil sampel sebanyak 220 UKM yang menjalankan usaha di bidang batik dan  bahan batik; sarung dan tenun; mebel kayu dan rotan; cor logam dan tembaga; makanan kering dan keju; tas dan sepatu, gitar, serta herbal.

    Dari hasil temuannya, UKM manufaktur bisa memberdayakan orientasi kewirausahaan yang dimilikinya dalam bentuk kreativitas, inovasi, lebih berani mengambil risiko dan lebih siap bersaing di pasar, khususnya pasar online, melalui optimalisasi penggunaan media sosial.

    Dengan media sosial UKM dapat lebih bisa melayani dan memberi kepuasan kepada konsumen, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kinerja usahanya, baik keuangan maupun non-keuangan.

     

  • FEB UNS Terima Kunjungan Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila

    FEB UNS Terima Kunjungan Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menerima kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila, Selasa, 21 Januari 2020 di Ruang Sidang I FEB UNS.

    Rombongan yang dipimpin oleh Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Sutjipto diterima langsung oleh Dekanat dan pimpinan FEB UNS serta tim dari LPPMP UNS.

    Foto bersama sebelum kegiatan

    Prof. Drs. Djoko Suhardjanto, M.Com.(Hons)., Ph.D., Ak., Dekan FEB UNS menyampaikan ucapan selamat datang dan mengenalkan para pimpinan yang hadir saat itu.

    Selanjutnya, Dekan memaparkan profil FEB UNS meliputi jumlah program studi, capaian akreditasi BAN PT yang seluruhnya telah terakreditasi A dari program S1 hingga program doktor, capaian akreditasi internasional, kerjasama, dan lain sebagainya.

    Prof. Sutjipto dalam prakatanya juga memperkenalkan seluruh pimpinan yang turut serta di kegiatan kunjungan pagi tadi.

    “Tujuan kunjungan kami ke FEB UNS adalah untuk menggali informasi tentang beberapa hal, diantaranya pengembangan kurikulum menghadapi 4.0, sistem pembelajaran daring, sistem pengembangan dosen, pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sistem pendidikan yang mengarah kepada akreditasi internasional” papar Prof. Dr. Sutjipto dalam prakatanya.

    Prof. Sutjipto juga memperkenalkan segenap pimpinan dari Universitas Pancasila yang saat itu turut hadir.

    Acara selanjutnya, kegiatan dikemas dalam bentuk diskusi yang dipandu oleh Dr. Mugi Harsono, M.Si, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNS dengan narasumber untuk pembelajaran daring dari LPPMP UNS.

    Kegiatan berjalan selama kurang lebih dua jam dan acara diakhiri dengan saling bertukar cenderamata antara FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila dilanjutkan dengan mengunjungi ke beberapa fasilitas di FEB UNS.

  • Sri Hartoko, Lulus Program Doktor

    Sri Hartoko, Lulus Program Doktor

    Sri Hartoko berhasil mempertahankan disertasinya pada Ujian Terbuka Program Doktor di Aula Konimex Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), Solo, Selasa, 21 Januari 2020.

    Di Ujian tersebut, pengajar pada Program Studi Akuntansi FEB UNS itu meraih predikat sangat memuaskan.

    Prof. Drs. Sutarno, M.Sc. Ph.D, Direktur Pascasarjana UNS yang memimpin langsung ujian doktor menjelaskan bahwa Sri Hartoko merupakan lulusan ke-594 program doktor di UNS dan lulusan ke-89 dari program Doktor Ilmu Ekonomi.

    Usai Ujian, Dr. Sri Hartoko berfoto bersama dengan tim penguji

    Dengan memilih judul disertasi “Peran Komite Audit pada Keinformatifan Laba”, Sri Hartoko berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan delapan penguji.

    Dalam disertasinya, Sri Hartoko menyatakan bahwa tugas dan tanggungjawab KA diantaranya menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan emiten atau perusahaan publik kepada publik dan/atau pihak tertentu.

    Begitu strategisnya posisi seorang KA dalam sebuah perusahaan sehingga wajar jika pemerintah memandang perlu untuk mengatur kegiatan/ perilaku KA ini.

    Peneliti menduga bahwa atensi pemerintah terhadap perilaku KA yang ditunjukkan dengan perubahan SK telah memotivasi peneliti untuk mengkaji lebih jauh tentang kualltas laba selama ini.

    Informasi yang berkualitas tentunya akan mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kualitas laba, satu diantaranya bisa ditentukan oleh keinformatifan laba.

    Dari hasil risetnya, Sri Hartoko memberikan simpulan: masa jabatan KA tidak terbukti meningkatkan keinformatifan laba, proporsi anggota KA wanita meningkatkan keinformatifan laba serta aktifitas KA menurunkan keinformatifan laba

  • PDIE Gelar Temu Alumni dan Mahasiswa

    PDIE Gelar Temu Alumni dan Mahasiswa

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menggelar Temu Alumni dan Mahasiswa, Senin 20 Januari 2020.

    Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk diskusi dan dihadiri oleh mahasiswa PDIE semua angkatan serta alumni.

    Kepala PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si. Ak dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini rutin dilakukan oleh PDIE sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara alumni dan mahasiswa.

    Aktifitas-aktifitas yang melibatkan mahasiswa dan alumni sangat bermanfaat untuk akreditasi, baik dalam penelitian , pengabdian masyarakat dan kegiatan lainnya

    Prof. Rahmawati dan Dr. Izza beri sambutan di Temu Alumni dan Mahasiswa PDIE

    Di kegiatan ini, PDIE sekaligus membuat company profil untuk disosialisasikan melalui jalur daring selain sosialisasi langsung ke beberapa daerah dan negara yang masih terus dilakukan.

    Dengan sosialisasi melalui daring ini, diharapkan PDIE dapat diakses lebih luas, nasional maupun internasional.

    Dikatakannya pula, mulai September tahun ini, PDIE menerima mahasiswa asing dari Malaysia. Ke depan akan lebih dikembangkan untuk menerima mahasiswa dari mancanegara.

    Sementara itu, Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik mewakili sambutan Dekan memberikan apresiasi kepada mahasiswa, alumni dan dosen PDIE yang telah banyak memberikan dukungan bagi kemajuan FEB UNS pada umumnya dan PDIE khususnya.

    PDIE merupakan salah satu program doktor yang diperhitungkan dikancah dunia.

    “Di tanggal 18 November tahun lalu, PDIE sudah berhasil lolos dalam Presentasi Akreditasi International Abest 21 dan di bulan Juli tahun ini akan divisitasi. Di tingkat nasional, PDIE telah terakreditasi A dan di 2021 akan reakreditasi. Kaprodi dan tim sudah mempersiapkannya untuk kemudian disusun dalam borang, jadi tepat jika para mahasiswa memilih PDIE FEB UNS untuk studinya” paparnya menyemangati.

    Dr. Izza juga berterima kasih kepada PDIE yang memberikan kontribusi besar kepada pencapaian Key Performance Indikator (KPI) FEB, diantaranya melalui berbagai aktifitas international conference, visiting professor, international colloquium. Dukungan juga dari artikel-artikel mahasiswa PDIE yang terpublikasi di jurnal nasional dan internasional yang bereputasi.

    Diakhir sambutannya, Dr. Izza menyampaikan peraturan terbaru Rektor UNS, mahasiswa program doktor akan dinyatakan lulus tanpa ujian terbuka jika menulis satu Scopus Q1 atau dua Scopus Q2 atau tiga Scopus Q3 atau empat Scopus Q4. Harapannya adalah mahasiswa dapat lulus tepat waktu, 3 tahun.

    Dr. Krismiaji dan Dr. Abdul Kharis Bahas Revolusi Industri 4.0

    Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi, dibimbing oleh dua narasumber yang juga alumni PDIE berprestasi, Dr. Krismiaji, M.Sc., Ak. dan Dr. Abdul Kharis Almasyhari,SE, M.Si.,Ak.

    Di forum itu, keduanya memaparkan tentang revolusi industri 4.0 dan dampaknya. Bagaimana mahasiswa- mahasiswa calon doktor mengambil peluang tersebut sebagai bahan kajian dalam penelitiannya.

  • Stata, Salah Satu Program Analisis Data yang Populer

    Stata, Salah Satu Program Analisis Data yang Populer

    Stata adalah sebuah program statistik yang sangat lengkap dari segi kemampuan fungsi statistik, sehingga menjadikan stata sebagai salah satu program paling populer yang digunakan oleh peneliti-peneliti dari berbagai kalangan untuk pengolahan atau analisis data.

    Secara umum, analisis data dengan stata meliputi tiga proses yakni memasukkan dataset ke memori, mengolah dataset dengan seperangkat perintah dan menyimpan atau menampilkan output.

    Tastaftiyan Risfandy, Ph.D. dan Heni Wahyuni, Ph.D saat pemaparan materi

    Pernyataan itu disampaikan Heni Wahyuni, S.E., M.Ec., Dev., Ph.D. dari UGM, salah satu pembicara Worskhop Pelatihan Stata untuk Analisis Data, Sabtu, 18 Januari 2020.

    Di workshop itu, pembicara yang telah 21 tahun menjadi dosen berpesan kepada peserta untuk menggunakan stata yang original.

    “Meskipun ada versi yang lebih tinggi, stata versi 11, 12 dan 13 sudah cukup untuk digunakan menganalisis data, yang penting original. Hati-hati menggunakan stata yang tidak original karena hasilnya sering tidak valid. Stata yang tidak original bisa untuk latihan, namun untuk riset sesungguhnya disarankan menggunakan stata yang original” tegasnya.

    Lebih lanjut diterangkan, manual stata terintegrasi dengan software stata sehingga sangat mudah diakses jika diperlukan. Dictionary menempel pada softwarenya dan tidak perlu koneksi internet untuk mengaksesnya.

    Di stata sebenarnya mahasiswa bisa belajar sendiri. Jika kesulitan, bisa langsung melihat ke menu “help”. Tidak perlu mengingat semua perintahnya, namun yang penting tahu triknya. Semakin sering berlatih stata, semakin mudah dalam menggunakannya.

    Sementara itu, narasumber lain, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS), disesi kedua menjelaskan materi tentang regresi.

    Usai paparan dari kedua narasumber, peserta langsung berdiskusi dan berlatih menganalisis data dengan menggunakan program stata.

    Retno Tanding Suryandari, Ph.D., beri sambutan

    Kegiatan yang dibuka oleh Retno Tanding Suryandari, SE, ME, Ph.D., Kepala Program Studi Magister Manajemen (MM) FEB UNS diikuti oleh mahasiswa MM dan Magister Akuntansi kelas kerjasama, dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT . Kereta Api Indonesia (KAI).

  • Kaprodi MESP Semangati Mahasiswa Baru

    Kaprodi MESP Semangati Mahasiswa Baru

    Selama tiga hari,  14-16 Januari 2020, Program Studi Magister  Ekonomi dan Studi Pembangunan (Prodi MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan Orientasi Mahasiswa Baru.

    Acara yang diselenggarakan di Ruang Sidang II Gedung IV FEB UNS diikuti oleh 9 orang mahasiswa baru MESP. Dari sebelas  orang mahasiswa yang diterima di Prodi MESP, sembilan orang yang melakukan heregistrasi dan mengikuti kegiatan orientasi.

    Mahasiswa MESP Ikuti Masa Orientasi

    Orientasi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Prodi  MESP untuk refreshing, dengan diskusi-diskusi ringan terkait materi-materi dasar perkuliahan yang pernah dipelajari semasa S1. Dengan adanya orientasi ini, seluruh mahasiswa akan memiliki start yang sama, memiliki gambaran yang sama selama 2 semester ke depan  di MESP.

    Vita Kartika Sari, S.E., M.Sc., Memantau Mahasiswa saat Pre Test

    Dr. Evi Gravitiani, SE, M.Si, Kaprodi MESP dalam sambutannya berharap mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan dan bisa lulus tepat waktu. Dari data yang ada, rata-rata kelulusan mahasiswa MESP adalah 2 tahun 2 bulan.

    “Kami berharap mahasiswa bisa  lulus tepat waktu, tidak lebih dari dua tahun” tegasnya menyemangati mahasiswa baru yang di periode ini seluruhnya freshgraduate S1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS.

    Proses yang paling berat bagi mahasiswa semasa kuliah  adalah diakhir , karena  selain mengerjakan tesis, mahasiswa harus melakukan publikasi, mengerjakan paper untuk disubmit ke jurnal dengan persyaratan tertentu, tidak harus scopus tapi yang penting bukan jurnal predator. Mahasiswa juga harus melakukan  presentasi di seminar nasional dan internasional.

    Selama tiga hari tersebut, mahasiswa diajak berdiskusi tentang materi-materi dasar,  Matematika Ekonomi, Ekonomi Mikro, dan Ekonomi Makro yang disampaikan oleh tiga dosen  MESP, Aulia Hapsari Juwita, SE.,M.E, Danur Condro Guritno, S.E., M.E. dan Vita Kartika Sari, S.E., M.Sc. Sebelum materi disampaikan diadakan pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk dapat mengukur kesiapan mahasiswa memasuki awal semester di MESP .

  • Mahasiswa Prodi MM dan Maksi Ikuti Workshop Penulisan Proposal Penelitian

    Mahasiswa Prodi MM dan Maksi Ikuti Workshop Penulisan Proposal Penelitian

    Program Studi Magister Manajemen (Prodi MM) Fakultas  Ekonomi Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) gelar Workshop Penulisan Proposal Penelitian, Sabtu 11 Januari 2020 di Aula Konimex FEB UNS.

    Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 90 mahasiswa Prodi MM dan Maksi (Magister Akuntansi)   menghadirkan narasumber Dr. Nuryakin dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Retno Tanding Suryandari, Ph.D, Kepala Prodi MM FEB UNS.

    Retno Tanding, Ph.D Jelaskan Penulisan Proposal Penelitian

    Dalam paparan presentasinya, Retno Tanding, Ph.D  menyampaikan bahwa proposal penelitian merupakan tulisan formal yang menjelaskan topik dan rencana penelitian, untuk meyakinkan bahwa penulis telah memiliki ide riset yang relevan, fokus, dan menarik serta rencana risetnya dapat dijalankan.

    Proposal penelitian mencakup tiga  hal penting yakni ide penelitian,  tentang apa yang ingin dicapai; kepentingan penelitian,  mengapa ingin meneliti topik tersebut, serta rencana dan desain penelitian,  bagaimana melakukan penelitian.

    Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih ide penelitian adalah ide  tersebut yang menarik diri peneliti , penting , dapat diteliti (akses data, dosen pembimbing, akses literature) , layak (dana, waktu, teknik pelaksanaan),  serta bernilai praktis.

    Workshop Diikuti Mahasiswa Prodi MM dan Maksi

    “Buatlah ide yang menarik hati  Anda, jangan untuk menarik orang lain dulu. Ketika Anda tidak bisa menjadikan diri anda tertarik, bagaimana Anda bisa meyakinkan ide penelitian Anda kepada orang lain . Setelah itu yakinkan  bahwa  rencana riset dapat dijalankan karena ada kemungkinan ide tersebut tidak bisa dijalankan” jelasnya.

    Selanjutnya dikatakan, beberapa elemen yang perlu ada dalam proposal penelitian yakni Judul (tidak harus dituliskan diawal, bisa menyusul), Pendahuluan yang berisi ide dan perumusan masalah, kajian pustaka yang mencakup formulasi tujuan penelitian , metodologi riset,  serta rencana kerja penelitian yang meliputi budget, waktu, dan sumber dana.

    Senada dengan Retno Tanding,  Dr. Nuryakin juga menjelaskan,  yang paling mendasar dalam memulai sebuah penelitian/tesis adalah mencari ide penelitian, hindari topik yang kurang back-up theory atau minim penelitian terdahulu,  gambar kerangka konsep,  cari referensi yang mendukung, koleksi referensi yang mendukung dengan software (endnote, zootero, mendeley), serta akses informasi dari jurnal-jurnal bereputasi.

    Usai paparan dari dua narasumber, peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait materi.

     

  • Unit Kerja Internship and Career Development Sosialisasikan Program Magang

    Unit Kerja Internship and Career Development Sosialisasikan Program Magang

    Kegiatan magang merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman pada dunia kerja dan sebagai sarana mengasah softskill mahasiswa serta sebagai sarana belajar untuk memahami berbagai alternatif penyelesaian masalah dengan menggunakan kajian ilmu yang telah diperoleh dari kampus.

    Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kemahasiswaan Membuka Sosialisasi Magang

    Untuk memperkenalkan program magang,  Unit Kerja Internship and Career Development Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembekalan Magang bagi mahasiswa Program Sarjana dan Diploma III, Kamis dan Jumat, 9-10 Januari 2020 di Aula FEB.

    Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Mugi Harsono, sebelum membuka acara menjelaskan pentingnya program magang yang menjadi salah satu matakuliah wajib.

    “Program magang diadakan karena kuliah klasikal yang diberikan selama ini dirasa belum memberikan kecukupan bekal untuk mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Mahasiswa belum siap secara optimal karena belum dilibatkan dalam pekerjaan riil pada sebuah organisasi atau perusahaan. Terdapat perbedaan antara dunia kampus dengan dunia kerja’ papar Dr. Mugi .

    Ketika magang akan banyak yang dipelajari, tentang etika, standar prosedur, menyikapi adanya perbedaan pendapat, konflik dan bagaimana cara bernegosisiasi.

    Praliyana Berikan Bekal Sebelum Mahasiswa Magang

    Di kegiatan itu, Praktisi dari Human Resources Department Hotel Novotel dan IBIS Solo, Praliyana Megasari, dihadirkan untuk memberikan kesiapan bagi para mahasiswa dalam memasuki dunia kerja.

    Di awal paparannya, Praliyana yang juga alumni FEB UNS Prodi Manajemen angkatan 2003 memaparkan bekal yang perlu dipersiapkan ketika magang.

    “Magang adalah pintu pertama mahasiswa mempersiapkan dunia kerja, saatnya untuk memperkaya pengetahuan, memperkaya skill, memperkaya jaringan, memperluas koneksi, serta mengetahui hal-hal baru di dunia kerja sesungguhnya” jelas Praliyana

    Lebih lanjut Praliyana berpesan agar saat memasuki dunia kerja, perilaku harus benar benar dijaga, karena itu merepresentasikan siapa dan bagaimana Anda.

    Beberapa hal yang diperhatikan oleh para user di sebuah perusahaan ketika memilih freshgraduate masuk di dunia kerja diantaranya adalah kemampuan freshgraduate dalam berkomunikasi, keloyalan, daya tahan, kerjasama, kinerja dan kepekaan.

    Diakhir acara, salah satu pengelola ICD yang lain, Juliati, M.Si menjelaskan kepada seluruh peserta segala sesuatu yang menjadi pedoman magang diantaranya kriteria tempat kuliah magang, dosen pembimbing magang, kewajiban peserta dan pelaksana magang, prosedur magang hingga evaluasi dan aspek penilaian magang.