FEB

Kategori: fakultas

  • Hebat, Dosen FEB UNS Didaulat Sebagai Ketua AIBI

    Hebat, Dosen FEB UNS Didaulat Sebagai Ketua AIBI

    Capaian luar biasa kembali ditorehkan oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sebelas Maret (UNS). Catur Sugiarto, S.E., M.SM.,M.Rech.,Ph.D.,CDMP., yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Inkubator Bisnis UNS Innovation Hub, didaulat menjadi Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) untuk periode 2023-2027.

    Penugasan tersebut diserahterimakan secara simbolis oleh Prof. Hadi K. Purwadaria sebagai Founder dari AIBI, melalui prosesi singkat dalam pembukaan Seminar Internasional ISSIE 2023 dan Rapat Kerja AIBI 2023, Sabtu, 27 Mei 2023 di De Tjolomadu, Karanganyar.

    Dalam pidato singkatnya, Dr. Catur mengungkapkan rasa terimakasih kepada peserta yang telah hadir dalam agenda ISSIE dan rapat kerja AIBI. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan pada pengurus yang terpilih untuk periode 2023-2027.

    “Terima kasih atas kepercayaan telah diberikan kepada kami sebagai pengurus AIBI, sebuah organisasi yang telah berdiri sejak 1995. Saya ingin mengajak semua anggota dan pengurus AIBI untuk dapat terus mengembangkan bangsa dan negara lewat inovasi. Mari kita sambut ide baru dan tantangan konstruktif. Mari kita terus membangun AIBI menjadi asosiasi yang besar dan mengarahkan kita ke masa depan yang cerah,” ungkapnya.

    Selain Dr. Catur, dilantik pula Dr. Harry (Kiwi) Aliwarga, yang saat ini menjabat sebagai CEO dan Founder UMG Idealab, sebagai Sekjen AIBI.

    Gelaran ISSIE dan Rapat Kerja AIBI tersebut menghadirkan dua pembicara keynote dan tiga invited speakers. Acara hybrid yang dilaksanakan di De Tjolomadoe Karanganyar serta berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting dan Youtube Live Streaming tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 peserta baik secara daring dan luring. Peserta yang hadir terdiri dari pengurus dan anggota AIBI, pelaku startup, pelaku inkubator bisnis, pemerhati kewirausahaan, mahasiswa, dan peserta umum.

    Selamat kepada Dr. Catur Sugiarto semoga dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sukses!

  • Kolaborasi FEB, UNS Innovation Hub, LPDP dan AIBI Sukses Gelar International Seminar on Startup and Innovation-Driven Entrepreneurship 2023

    Kolaborasi FEB, UNS Innovation Hub, LPDP dan AIBI Sukses Gelar International Seminar on Startup and Innovation-Driven Entrepreneurship 2023

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkolaborasi dengan UNS Innovation Hub, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI serta Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) dalam gelaran International Seminar on Startup and Innovation-Driven Entrepreneurship (ISSIE) 2023, Sabtu 27 Mei 2023.

    Seminar internasional diadakan secara hybrid, di De Tjolomadu Karanganyar dan Zoom Meeting     menghadirkan dua pembicara kunci dan tiga pembicara sesi plenary.

    Kelima pembicara tersebut adalah Assoc. Prof. Dr. Omar Khadeer Hussain dari UNSW Canberra Australia, Assoc. Prof. Dr. Fabien Pecot dari TBS Business School Spanyol, Adi Rosanto yang merupakan CEO dari Rosin Group, Dr. Kiwi Aliwarga dari UMG Idealab yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal AIBI, dan Khresna Bayu Sangka, PhD dari UNS, Kepala Divisi Studi dan Riset AIBI.

    Dalam pidato pembukaan, Timotius Suryadi, Sekda Kabupaten Karanganyar membacakan pidato sambutan mewakili Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M.

    Melalui pidatonya, Timotius mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan untuk menyambut peserta seminar dan anggota AIBI yang hadir pada seminar internasional tersebut.

    “Startup dan kewirausahaan adalah bagian vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua sektor tersebut juga membawa perubahan yang positif. Saya berharap Anda semua dapat berinteraksi dengan para pembicara dan belajar dari pengetahuan serta keahlian beliau,” ungkapnya.

    Terkait peran penting bisnis startup, seminar internasional ini juga diharapkan dapat menjadi media untuk membangun jejaring antar startup, dengan menumbuhkan kesempatan akan tantangan baru, media pertukaran ide, serta pertukaran pengalaman.

    Hal senada diungkapkan oleh Prof. Venty Suryanti, S.Si., M.Phil., Ph.D., Direktur Direktorat Inovasi dan Hilirisasi UNS melalui pidato pembukaannya.

    “”Saat ini start-up memiliki peran yang esensial di bidang ekonomi, dengan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan lingkungan sekitar. Dalam hal ini, inovasi merupakan aspek krusial bagi start-up, dimana inovasi dapat mendorong performa dari bisnis startup” paparnya.

    Selain menyampaikan pidato pembukaan, Prof. Venty juga secara resmi membuka pagelaran ISSIE 2023.

    Prof. Venty mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh anggota komite yang telah bekerja keras demi terlaksananya perhelatan seminar internasional dengan topik ‘Startup & Innovation Ecosystems: Driving Economic Competitiveness.’

    Prosesi acara berlanjut dengan pelantikan Presiden AIBI dan pengurus untuk periode 2023-2027.

    Melalui upacara tersebut, Catur Sugiarto, S.E., M.SM.,M.Rech.,Ph.D.,CDMP., Dosen FEB UNS, juga  Kepala Inkubator Bisnis UNS sebagai Ketua AIBI bersama dengan Dr. Harry (Kiwi) Aliwarga sebagai Sekjen AIBI.

    Sementara itu, dua pembicara keynote yaitu Assoc. Prof. Dr. Omar Khadeer Hussain dan  Assoc. Prof. Dr. Fabien Pecot, menyampaikan materi secara virtual.

    Assoc. Prof. Dr. Khadeer menyampaikan materi berjudul ‘Agile Logistic for Economic Competitiveness.’ Pidato keynote selanjutnya disampaikan oleh Assoc. Prof. Pecot, dengan judul ‘From Branding to Brand Image.’ Pembicara ketiga, Dr. Khresna Bayu Sangka menyampaikan materi berjudul ‘Educational Logistic for Higher Education-based Business Incubator,’ yang disambung dengan materi berjudul ‘Make Ideas Happen’ oleh Dr. Kiwi Aliwarga. Dan Adi Rosanto sebagai pembicara terakhir menyampaikan materi berjudul, ‘Marketing and Innovation in Business.’

    Acara kemudian berlanjut dengan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Dr. Tri Mulyaningsih sebagai moderator. Agenda tersebut diikuti lebih dari 300 peserta baik secara luring dan daring. Turut hadir pula, Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Dr. Dwi Prasetyani.

    Agenda seminar tersebut dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional AIBI, yang dipimpin oleh Dr. Catur Sugiarto, Presiden AIBI.

  • RG Akuntansi Keperilakuan FEB UNS Dampingi Pengrajin Kain Pantai di Desa Laban

    RG Akuntansi Keperilakuan FEB UNS Dampingi Pengrajin Kain Pantai di Desa Laban

    Riset Grup Akuntansi Keperilakuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan program pengabdian masyarakat pada kelompok pengrajin Sarung Pantai Lilik di Desa Laban,  Sukoharjo,  Sabtu, 06/05/2023.

    Tim pengabdian diketuai Dra. Y Anni Aryani, M.Prof.Acc.,Ph.D.,Ak dan beranggotakan, Dr. Evi Gantyowati, M.Si., Ak,  Dr. Payamta, M.Si,. Ak,. CPA., Isna Putri Rahmawati, S.E.,M.Sc,.Ak, Prof. Doddy Setiawan, SE.,MSi,. Ph.D, Ak, Dian Perwitasari, S.Ak., M.Si  serta An Nurrahmawati, S.E., M.Sc.

    Kegiatan yang berlangsung di Rumah Usaha Pengrajin Kain Pantai Lilik diikuti oleh pemilik usaha dan sejumlah karyawan.

    Usaha kain pantai ini baru berdiri pada tahun 2019 dengan operasi utama membuat kain sarung pantai dalam partai besar. Hasil produksi telah dikirimkan baik ke dalam negri maupun luar negeri.

    Sebagai usaha yang baru dirintis, usaha kain pantai ini memiliki beberapa masalah yang menyebabkan diperlukannya pendampingan. Diantaranya, pengetahuan kewirausahaan pemilik usaha masih belum optimal sehingga pemilik hanya berfokus pada pemenuhan pesanan namun kurang berfokus pada pengelolaan usaha secara keseluruhan.

    Selain itu, komponen mesin peder untuk pencuci dan pewarnaan kain perlu segera diganti karena sudah kurang layak pakai.

    Untuk itu, tim memandang pentingnya peningkatan pengetahuan kewirausahaan bagi para pengrajin. Hal ini bertujuan agar pemilik dapat mengelola dan mengembangkan usahanya semakin besar.

    Tim menyampaikan materi kewirausahaan disertai dengan diskusi terbuka dengan para pengrajin. Materi yang disampaikan berkaitan dengan perencanaan keuangan, perencanaan produksi, dan strategi marketing yang tepat sasaran untuk memperluas jangkauan pasar.

    Selain memberikan edukasi, tim juga memberikan bantuan alat berupa komponen mesin peder juga diserahkan. Pemberian mesin ini sebagai solusi atas permasalahan yang diidentifikasi melalui wawancara sebelum tim pengabdian.

    Tim memesan jasa/bengkel pembuatan dan perakitan rangka mesin peder dan bak peder. Setelah pesanan jadi, pemilik dan para pengrajin Lilik Sarung Pantai bersama Tim Pengabdi melakukan uji coba operasi mesin peder setelah pemasangan rangka dan bak pewarnaan yang baru.

    Setelah uji coba berhasil, prosesi selanjutnya adalah serah terima hibah komponen-komponen mesin peder. Harapannya proses produksi dapat berjalan cepat dan dapat memenuhi permintaan para pelanggan dalam jumlah yang lebih banyak dengan cepat, efektif, dan efisien.

    Di akhir kegiatan, tim mengevaluasi tingkat pemahaman para pengrajin sarung pantai terhadap materi yang telah disampaikan.

    Kegiatan sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan memberikan cukup pengetahuan kepada para warga pengrajin Lilik Sarung Pantai dalam upaya meningkatkan keterampilan kewirausahaan baik secara teoritis maupun praktis.

    Pengrajin Lilik Sarung Pantai juga merasa bersyukur karena sekarang mereka memiliki mesin yang dapat mengakomodasi pesanan pelanggan. Artinya, telah terjadi peningkatan kapasitas produksi yang lebih produktif di periode berikutnya.

  • Baru 1 Tahun Berdiri, Prodi S1 Bisnis Digital Capai Tingkat Keketatan Tertinggi

    Baru 1 Tahun Berdiri, Prodi S1 Bisnis Digital Capai Tingkat Keketatan Tertinggi

    Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memiliki tingkat keketatan tertinggi, yakni 1:73. Berikutnya Prodi Ilmu Komunikasi 1:42 dan Prodi Manajemen 1:39.

    Data tersebut diperoleh dari Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS pada peminat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2023.

    Prodi S1 Bisnis Digital baru genap 1 tahun berdiri pada 27 Mei 2023 nanti, namun peminatnya di dua tahun penerimaan mahasiswa baru selalu meningkat.

    Pada tahun pertama penerimaan mahasiswa baru,   tahun 2022 lalu, meski hanya dibuka pada jalur Seleksi Mandiri, namun peminatnya  sudah sangat tinggi.

    Peresmian HMPBG

    Atas capaian ini, Kepala Prodi S1 Bisnis Digital yang sekaligus menjabat sebagai Plt. Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D. menyampaikan bahwa capaian ini memang diluar ekspektasi.

    “Terkait angka keketatan, kami sebenarnya menargetkan 5 besar di bidang ilmu Soshum, dan alhamdulillah kemarin tercapai bahwa kami 3 besar di Soshum di jalur SNBP. Tak disangka, alhamdulillah kita juga menjadi yang terketat se-UNS di jalur SNBT. Capaian ini salah satunya berkat kerja keras dari tim prodi dalam melakukan promosi digital dan kerjasama dengan eksternal. Kami setahun terakhir telah melakukan promosi program di twitter, instagram, influencer, dan lain lain” paparnya.

    Sementara itu,  Athaya, mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital menyampaikan kesannya selama menjadi mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital.

    Mahasiswa Prodi S1 Bisnis Digital Angkatan I

    Berdasarkan pengalamannya kuliah selama dua semester ini, Prodi S1 Bisnis Digital membekali ilmu yang sangat bermanfaat karena menurutnya dosen-dosennya visioner dan memberi insight di dunia akademik maupun non-akademik yang sangat luas.

    “Selain dosen-dosennya yang visioner, kurikulum yang ada di Prodi S1 Bisnis Digital menjadi salah satu pertimbangan saya memilih prodi ini. Kurikulum yang ditawarkan sangat sesuai dengan tuntutan jaman saat ini, disaat dunia marak dengan digitalisasi di segala aspek, Prodi S1 Bisnis Digital menawarkan hal tersebut” ungkapnya.

    Mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan oleh dosen internal, namun juga mengikuti berbagai program yang diselenggarakan prodi, diantaranya aktifitas yang menghadirkan para praktisi dari luar kampus untuk memperluas pengetahuan mahasiswa di bisnis digital.

  • Lebih dari 1000 Alumni Ikuti NYARENG, Halal Bihalal dan Reuni Akbar KAFEB UNS

    Lebih dari 1000 Alumni Ikuti NYARENG, Halal Bihalal dan Reuni Akbar KAFEB UNS

    Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Universitas Sebelas Maret (KAFEB UNS) menggelar acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar dalam tajuk NYARENG (Nyangkruk Ngguyu Bareng) yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Mei 2023 di Plataran Kinandari Jakarta Selatan.

    Acara dihadiri oleh lebih dari 1.000 Alumni FEB UNS dari berbagai angkatan. Meskipun acara ini digelar di Jakarta, namun antusiasme kehadiran alumni yang hadir lebih dari 100 Kota atau Kabupaten di seluruh Indonesia.

    Dekan FEB UNS, Prof. Dr. Djoko Suhardjanto , M.Com (Hons) Ak sangat mengapresiasi kegiatan akbar itu.

    “Saya sangat mengapresiasi kepada panitia, khususnya Ketua KAFEB, yang bisa mendatangkan seluruh angkatan, ada 46 angkatan,  hebat sekali. Semoga nanti bisa diwadahi,  bagaimana kontribusi para alumni kepada lembaga, FEB UNS, UNS maupun bangsa dan negara” ungkapnya.

    Ketua KAFEB UNS, Doni Primanto Joewono, Alumni angkatan 1983 yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia mengungkapkan bahwa utamanya acara Nyareng ini selain untuk menyambung tali silaturahmi Alumni FEB UNS lintas angkatan, namun juga sebagai media komunikasi Alumni dengan Almamater.

    Ditegaskan, KAFEB merupakan organisasi profesional, akademis, dan sosial, bukan politik. Tujuan pendirian KAFEB UNS adalah mewujudkan alumni yang akademis, produktif, berdaya saing dan pengabdi masyarakat yang berbudaya dan berkepribadian Indonesia melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jadi, tujuannya semata-mata menjadikan alumni yang profesional dan membantu para alumni.

    Ketua Kafeb juga mengucapkan terima kasih kepada Dekan FEB yang telah merealisasikan harapan Kafeb untuk membentuk Laboratorium Coding dan Bigdata di FEB dan juga harapan Pak Wimboh untuk terjuwudnya Program Bisnis Digital.

    “Salah satu harapan Pak Wimboh agar ada prodi baru di FEB UNS yaitu Bisnis Digital, alhamdulillah terwujud dan di dunia digital khususnya ekonomi ini membutuhkan laboratorium coding dan big data bagi mahasiswa. Terima kasih kepada Pak Dekan yang telah mendengar dan mewujudkan harapan kami” ungkap Doni.

    KAFEB UNS juga telah menetapkan beberapa program konkret untuk mewujudkan sinergi dengan pihak kampus, antara lain Alumni Tracer melalui data base alumni yang up to date, Alumni Menginspirasi melalui kegiatan mengajar atau kegiatan akademis lain, networking dan connecting melalui kegiatan jobfair, magang, sekolah yang melibatkan tempat alumni berkarya, voluntary dan charity salah satunya adalah pemberian beasiswa kepada mahasiswa FEB yang kurang mampu dan berprestasi.

    Harapan para senior alumni kepada yang muda yaitu untuk membuat dana abadi yang tentunya dibawah bimbingan rekan rekan senior.

    “Dikesempatan kali ini mari bersama-sama galang dana abadi ini untuk kampus kita. Meskipun kita sudah alumni, namun kontribusi untuk almamater dan negara tidak boleh berhenti” pungkas Doni.

    Turut hadir pula dalam acara tersebut Wakil Rektor Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi  UNS, Prof. Irwan Tri Nugroho, M.Sc, Ph.D.

    Acara NYARENG terdiri dari beberapa rangkaian, antara lain talkshow terkait Tranformasi UMKM, sharing session oleh Alumni, lomba karaoke, festival jajanan UMKM, dan ditutup dengan penampilan Reza Arthamevia melengkapi kemeriahan acara.

  • Seminar PDIE Angkat Tema Penelitian Berbasis Artificial Intelligence

    Seminar PDIE Angkat Tema Penelitian Berbasis Artificial Intelligence

    Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menghadirkan Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Akuntan untuk mendiskusikan topik menarik di Seminar bertajuk Penelitian Berbasis Artificial Intelligence (AI).

    Kegiatan yang digelar secara luring di Aula Konimex FEB UNS, Jumat 5 Mei 2023 diikuti oleh mahasiswa PDIE.

    Pada paparannya, Dr. Wing menunjukkan beberapa aplikasi AI yang digunakan untuk membantu penulisan karya ilmiah.

    Menurutnya, saat ini AI belum dapat sepenuhnya digunakan untuk membuat karya ilmiah, karena masih memerlukan banyak campur tangan manusia untuk menjalankannya. AI hanyalah alat, jadi dapat digunakan untuk melakukan hal baik atau hal buruk.

    “AI memang memiliki banyak fitur yang bagus, namun tetap belum dapat mengalahkan Real Intelligence” ungkapnya.

    Beberapa urutan  menulis paper dengan AI yakni:

    1. Mencari topik: Google Scholar, scopus.com, seforra.com, ChatGPT, DeepAI
    2. Mengumpulkan paper: Researcher-app, Publish or Perish, Sci-hub, SEforRA.com, sciencedirect.com
    3. Mencari research gap Connected Papers, Litmaps, Open Knowledge Maps, Research Rabbit, VOSviewer
    4. Mempelajari isi paper: ChatPDF, ChatGPT, Lateral, Elicit, wordtune.com
    5. Mencari referensi connectedpapers.org, Scite
    6. Mengelola referensi EndNote, Mendeley, Zotero, References (Word)
    7. Menulis paper & mengutip: Ms Word (dengan Style), Grammarly, Mendeley/Zotero
    8. Melakukan paraphrase: Speed Write, Quillbot, paraphrasetools.com
    9. Mencari data: Instant Data Scrapper, browse.ai
    10. Menguji kemiripan/sitasi: Turnitin, Plagiarism Checker, paraphrasetools.com
    11. Publikasi ke Sinta/Scopus: https://sinta.kemdikbud.go.id/journals, scopus.com, Journal Finder

    Dikatakan, aplikasi diatas akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa maupun dosen yang akan melakukan penelitian dan menuangkannya dalam sebuah paper, lebih efektif dan juga efisien.

    “Jadi sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk berlama-lama dalam  menyusun tesis, disertasi ataupun laporan penelitian lainnya karena saat ini kita sangat terbantukan oleh teknologi yang canggih, hanya tinggal kemauan, mau memanfaatkannya atau tidak” jelasnya.

    Dihadapan mahasiswa, Dr. Wing juga mendemokan bagaimana menggunakan berbagai aplikasi tersebut. Dr. Wing juga membuka diskusi agar para mahasiswa benar-benar memahami dan mampu mengaplikasikan dalam penyusunan disertasinya.

     

    Materi: [Penelitian-Berbasis-AI.pptx”]

     

     

  • Dosen FEB Ikuti Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4

    Dosen FEB Ikuti Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4

    Sejumlah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) ikuti kegiatan Pendampingan Pengisian Data IKU 3 dan IKU 4 di SISTER oleh Tim Penilaian Kinerja, Kamis 27 April 2023 di Laboratorium FEB UNS.

    Wakil Dekan Sumber Daya Manusia Keuangan dan Logistik FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ibu Dosen yang telah meluangkan hadir untuk mengikuti kegiatan pendampingan pengisian IKU 3 dan IKU 4.

    Dikatakan juga bahwa update data SISTER itu selain untuk kepentingan IKU 3 dan IKU 4 yang sangat mendesak, juga ke depannya menjadi dasar penilaian BKD.

    “Diharapkan para dosen bisa memanfaatkan kesempatan pendampingan ini agar selanjutnya setiap pemilik AKUN SISTER bisa secara mandiri meng-update untuk setiap periode secara rutin, minimal per semester. Dengan demikian diharapkan setelah masa transisi ini, semua pihak merasa nyaman dengan kewajiban Up-date data SISTER tersebut,” paparnya.

    Bagi Dosen yang sudah melakukan pemutakhiran data silahkan bisa dimanfaatkan untuk diskusi hal lainnya yang masih relevan dengan  SISTER ini.

    Sebelumnya, Dr. Djuminah telah beberapa kali mengingatkan melalui grup  dosen informasi seputar pengisian IKU 3 dan IKU 4.  Power point  sudah dishare agar Dosen dapat mempelajari terlebih dahulu, disertai persiapan dokumen yang diperlukan dan sudah disimpan dalam bentuk pdf agar saat pendampingan bisa berjalan dengan efisien dan efektif.

    Daftar kelompok-I memberikan data dosen yang belum termasuk dalam IKU-4 sehingga diperlukan dukungan data Sertifikat Kompetensi.

    Daftar kelompok-II menunjukkan dosen yang berkegiatan di kampus lain, seperti:  QS-100, bekerja sebagai praktisi industri, dan pembimbingan Mahasiswa Berprestasi.

    Sementara itu, Iwan Kusmartono, S.H., Koordinator Bagian SDM UNS dalam pengantarnya menyampaikan, Bagian SDM akan memantau atau  mendampingi proses pengisian IKU 3 dan UKI 4 yang hari ini adalah batas akhir pengisian.

    Mudah-mudahan semua dosen FEB UNS dapat membantu mengisi kegiatan-kegiatannya yang difokuskan pada IKU 3 yaitu dosen yang bekerja di luar institusi dan juga dosen yang membimbing mahasiswa beprestasi. Untuk IKU 4 menurutnya sudah cukup terpenuhi.

    Di pendampingan ini, para dosen bisa langsung menanyakan jika ada hal-hal yang kurang jelas kepada tim SDM yang bertugas di FEB hari ini.

    Iwan juga mengingatkan apabila Dosen mendapatkan penugasan yang berlaku di tahun 2021 hingga 2024 maka bisa dipakai terus di setiap tahunnya untuk diinputkan.

  • Webinar Grup Kearifan Lokal Angkat Tema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    Webinar Grup Kearifan Lokal Angkat Tema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia

    Jika dalam keseharian, kita sudah mengenal bagaimana biodiversifikasi atau keanekaragaman hayati sudah jelas memberikan kontribusi terhadap ekonomi namun sisi lain diversikasi budaya atau keanerakaragam budaya belum banyak riset-riset yang mengukur bagaimana dampaknya  terhadap ekonomi.

    Grup riset kami memandang budaya adalah kapital atau modal didalam pembangunan, dalam hal ini konteks pembangunan ekonomi.

    Pernyataan itu disampaikan Sarjiyanto S.E., MBA., Ph.D, Akademisi FEB UNS dalam Webinar Grup Riset Kearifan Lokal yang bertema Cultural Capital dalam Studi Ekonomi: Peran Budaya dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia, Jumat, 28 April 2023.

    Lebih lanjut dikatakan, Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman budaya yang sangat banyak dan beragam tentunya ini menjadi modal dasar di dalam melakukan pembangunan.

    “Bahkan komisi kebudayaan dan pembangunan internasional mengatakan ketika melakukan pembangunan dalam konteks pembangunan ekonomi itu harusnya juga membangun dari sisi budayanya. Pembangunan yang terlepas dari konteks manusia dan budaya adalah pembangunan yang tanpa jiwa. Pembangunan ekonomi yang berkembang pesat itu adalah bagian dari budaya masyarakat, seharusnya begitu” paparnya.

    Sarjiyanto mengajak peserta webinar untuk tertarik mendiskusikan bagaimana keanekaragaman budaya ini bisa menjadi semangatnya di dalam ekonomi dan pembangunan itu sama dengan keanekaragaman hayati.

    Ekonomi budaya dalam indeks yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, indikatornya adalah prosentase penduduk yang pernah terlibat sebagai pelaku atau pendukung pertunjukan seni yang menjadikan keterlibatan sebagai sumber penghasilan.

    Dari data terakhir, dari provinsi-provinsi itu ada daerah-daerah yang ekonomi budayanya sudah  sangat tinggi, contohnya Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara.

    Sebetulnya, ekonomi budaya juga sangat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi di suatu daerah. Bagaimana penduduk bisa mendapatkan sumber penghasilan dari aktifitas kebudayaan.

    Kita sebagai akademisi masih perlu mendiskusikan kembali apakah ini merupakan satu ukuran yang tunggal, kita perlu membuat pengukuran-pengukuran yang lebih mendekati bagaimana ekonomi budaya bisa kita prediksi dan kita ukur secara riil di lapangan.

    Dari beberapa penelitian, budaya bisa berkontribusi terhadap capaian pembangunan berkelanjutan. Budaya itu memediasi pencapaian 17 peran Sustainable Development Goals (SDGs) yang diwakili 70% dari target SDGs itu dan 25% bisa dijelaskan dari nilai-nilai budaya.

    Dalam kajian ekonomi pembangunan khususnya sesuatu yang baru, masih banyak celah-celah termasuk bagaimana menciptakan mekanisme pengukuran dan juga pemodelannya.

    Webinar di hari ini sedikit membuka wacana kita berdiskusi bagaimana cultural capital ini bisa kita masukkan di dalam sebuah model-model atau penelitian ekonomi pembangunan. Kita memberikan dukungan data dan juga menghasilkan sebuah riset  bahwa modal budaya bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan ekonomi khususnya di Indonesia.

  • Sidak Rektor ke FEB: Mari Kita Jaga Semangat Kebersamaan

    Sidak Rektor ke FEB: Mari Kita Jaga Semangat Kebersamaan

    Dalam rangka disiplin pegawai Universitas Sebelas Maret (UNS), Pimpinan UNS melakukan sidak ke Fakultas, Sekolah, Rumah Sakit UNS dan Unit Kerja di lingkungan UNS pasca cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Rabu 26 April 2023.

    Kehadiran Rektor dan sejumlah Pimpinan UNS di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS disambut oleh Dekanat, Kaprodi, Dosen dan Tenaga Kependidikan di Lobi Gedung Soeharno .

    Berdasarkan pengamatan Rektor usai mengunjungi beberapa fakultas di lingkungan UNS, peserta terbanyak di hari pertama kerja adalah FEB.

    Setelah foto bersama di halaman Gedung Bachtiar Effendi, Rektor memberikan arahan singkat agar sivitas akademika FEB mampu menjaga semangat kebersamaan.

    “Mari kita menjaga semangat kebersamaan. Dengan kebersamaan maka  kita yakin akan lebih dapat memajukan UNS” ungkapnya.

    Rektor meminta maaf jika dalam memimpin UNS ada kekurangan. Rektor juga sangat terbuka jika ada yang hal-hal atau permasalahan yang ingin disampaikan oleh sivitas akademika demi kemajuan UNS.

    Diakhir arahannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, Dosen dan Tendik FEB atas kebersamaannya.

    Usai melakukan sidak, Rektor dan Pimpinan UNS lainnya berkesempatan sejenak beramah tamah dengan Pimpinan FEB di Ruang Alumni Lounge FEB UNS.

  • Seru! Halal bi Halal Fun Football Alumni FEB UNS antar Lintas Angkatan

    Seru! Halal bi Halal Fun Football Alumni FEB UNS antar Lintas Angkatan

    Momentum lebaran memang banyak dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi. Hal itu juga dilakukan oleh alumni Unit Kegiatan Mahaisiswa (UKM) Bola Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan menyelenggarakan Halal bi Halal Fun football alumni antar lintas Angkatan.

    Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan konsep Trofeo Cup, yaitu dengan mempertemukan 3 tim sekaligus.

    Pertandingan tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 April 2023 mulai pukul 19.00 WIB di Lapangan Klumprit Kecamatan Mojolaban Sukoharjo.

     

    Peserta Trofeo Cup tersebut kurang lebih 50 orang dari Angkatan 1998 sampai Angkatan 2018. Bester (alumni Angkatan 2005) selaku panitia menyatakan event ini diselenggarakan untuk temu kangen alumni UKM Bola dan sekaligus memulai kembali kegiatan sepakbola antar alumni yang sempat vakum beberapa tahun. Dulu FEB memiliki event sepakbola yang disebut Dokarmasale (Dosen Karyawan Mahasiswa dan Alumni Ekonomi) yang diselenggarakan tiap tahun.

    Selaku tuan rumah, Sapto, alumni Angkatan 2003 yang saat ini juga sebagai Wakil DPRD Kabupaten Sukoharjo menyampaikan event ini tidak hanya untuk menjaga Kesehatan tetapi juga bertujuan untuk mengenalkan potensi lapangan-lapangan sepakbola di desa yang sekarang sudah banyak dikelola dengan baik, salah satunya adalah lapangan Desa Klumprit ini. Lapangan ini dilengkapi dengan lampu yang sudah distandarisasi sehingga dapat digunakan untuk pertandingan pada malam hari.

    Ariyanto Adhi Nugroho, Pembina UKM bola FEB UNS yang juga alumni angkatan 2002 mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini yang sangat bermanfaat bagi temen-temen alumni untuk memperluas jaringan. Even ini tidak hanya bertujuan untuk olahraga tetapi memperkuat jaringan Alumni FEB UNS. 

    Jalannya kegiatan Trofeo Cup ini cukup menghibur. Peserta pertandingan dibagi menjadi 3 tim yaitu tim Legend (Angkatan 1998-2007), Oldstar (Angkatan 2008-2013) dan Young star (Angkatan 2014-2018).

    Hasil pertanding tersebut Tim Legend vs Tim Oldstar dengan Skor 2-1, Tim Oldstar vs Tim Youngstar dengan skor 3-0 dan Tim Youngstar vs Tim Legend dengan skor (5-4) lewat adu pinalti. Secara keseluruhan pertandingan dimenangkan oleh Tim Youngstar. Urutan peringkat pertandingan ini adalah Tim Youngstar sebagai peringkat 1, kemudian Tim Legend peringkat 2 dan Tim Oldstar Peringkat 3.